Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ARDI

244 karya publik ditemukan.

2026: 582025: 472024: 382023: 342022: 372021: 162020: 122019: 2

STRUKTUR KOMUNITAS MANGROVE DI PANTAI AMAL LAMA KOTA TARAKAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2025 · Book ·

Kelurahan Pantai Amal, Tarakan Timur, Kota Tarakan, merupakan daerah pesisir yang sebagian besar wilayahnya ditutupi ekosistem mangrove dan termasuk dalam kawasan konservasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur komunitas mangrove di Pantai Amal Lama melalui pengukuran kerapatan, frekuensi, dominansi, serta perhitungan indeks keanekaragaman (H’), keseragaman (E), dan dominansi (C). Pengambilan data dilakukan dengan metode transek kuadrat dan teknik purposive sampling pada 15 stasiun, masing-masing memiliki tiga transek berukuran 10×10 m untuk pohon, 5×5 m untuk anakan, dan 1×1 m untuk semai. Parameter lingkungan yang diukur meliputi salinitas dan pH air, sedangkan analisis menggunakan formula Bengen (2004) untuk menentukan kerapatan, frekuensi, dominansi relatif, dan Indeks Nilai Penting (INP). Hasil penelitian menunjukkan Sonneratia sp. merupakan jenis paling dominan dengan nilai INP tertinggi 296,05%, sedangkan Rhizophora sp dan Avicennia sp terbatas. Nilai H’ 2,0, E 0,50–0,75, dan C 0,903–0,924 menandakan dominasi satu spesies. Dengan salinitas rata-rata 26 ppt dan pH 7,4–7,6, kondisi masih sesuai untuk pertumbuhan mangrove. Disarankan rehabilitasi Penanaman Jenis Avicennia sp dan Rizophora sp guna menjaga keseimbangan ekosistem serta edukasi masyarakat penting untuk mendukung pelestarian mangrove dan keberlanjutan sosial-ekonomi di wilayah pesisir.

PENGARUH INFLASI, NILAI TUKAR, DAN HARGA BATU BARA TERHADAP EKSPOR BATU BARA DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, nilai tukar rupiah, dan harga batu bara terhadap ekspor batu bara di Provinsi Kalimantan Utara, baik secara parsial maupun simultan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada peran penting batu bara sebagai komoditas unggulan ekspor Indonesia, khususnya Kalimantan Utara yang memiliki cadangan besar dan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah. Data yang digunakan berupa data sekunder berbentuk time series triwulanan periode 2015–2024, yang diperoleh dari Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Utara. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan uji asumsi klasik sebagai prasyarat analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel inflasi dan nilai tukar tidak berpengaruh signifikan terhadap ekspor batu bara, sedangkan harga batu bara berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, inflasi, nilai tukar, dan harga batu bara berpengaruh signifikan terhadap ekspor batu bara di Provinsi Kalimantan Utara. Nilai koefisien determinasi (Adjusted R²) sebesar 0,333 yang berarti bahwa ketiga variabel independen hanya mampu menjelaskan variasi ekspor sebesar 33,3%, sedangkan sisanya 66,7% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian.Temuan ini menunjukkan bahwa faktor harga batu bara memiliki peran dominan dalam memengaruhi ekspor, sementara inflasi dan nilai tukar tidak memberikan pengaruh langsung yang signifikan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah dan pelaku usaha dalam merumuskan strategi perdagangan dan kebijakan ekspor, serta bagi penelitian selanjutnya untuk memperluas variabel yang dianalisis.

STRUKTUR KOMUNITAS MANGROVE DI PANTAI AMAL LAMA KOTA TARAKAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kelurahan Pantai Amal, Tarakan Timur, Kota Tarakan, merupakan daerah pesisir yang sebagian besar wilayahnya ditutupi ekosistem mangrove dan termasuk dalam kawasan konservasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur komunitas mangrove di Pantai Amal Lama melalui pengukuran kerapatan, frekuensi, dominansi, serta perhitungan indeks keanekaragaman (H’), keseragaman (E), dan dominansi (C). Pengambilan data dilakukan dengan metode transek kuadrat dan teknik purposive sampling pada 15 stasiun, masing-masing memiliki tiga transek berukuran 10×10 m untuk pohon, 5×5 m untuk anakan, dan 1×1 m untuk semai. Parameter lingkungan yang diukur meliputi salinitas dan pH air, sedangkan analisis menggunakan formula Bengen (2004) untuk menentukan kerapatan, frekuensi, dominansi relatif, dan Indeks Nilai Penting (INP). Hasil penelitian menunjukkan Sonneratia sp. merupakan jenis paling dominan dengan nilai INP tertinggi 296,05%, sedangkan Rhizophora sp dan Avicennia sp terbatas. Nilai H’ 2,0, E 0,50–0,75, dan C 0,903–0,924 menandakan dominasi satu spesies. Dengan salinitas rata-rata 26 ppt dan pH 7,4–7,6, kondisi masih sesuai untuk pertumbuhan mangrove. Disarankan rehabilitasi Penanaman Jenis Avicennia sp dan Rizophora sp guna menjaga keseimbangan ekosistem serta edukasi masyarakat penting untuk mendukung pelestarian mangrove dan keberlanjutan sosial-ekonomi di wilayah pesisir.

ARGUMEN DALAM KALIMAT PASIF BAHASA MASSENREMPULU DIALEK DURI DI KOTA TARAKAN (KAJIAN SINTAKSIS)

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini membahas mengenai variasi kalimat pasif dan bentuk argumen dalam bahasa Massenrempulu dialek Duri. Kalimat pasif merupakan bentuk turunan dari kalimat aktif transitif yang mengalami perubahan struktur, di mana objek dalam kalimat aktif dapat beralih menjadi subjek dalam kalimat pasif. Fokus penelitian ini adalah mengidentifikasi variasi bentuk pasif serta menganalisis argumen inti maupun non-inti yang muncul dalam kalimat pasif bahasa Massenrempulu dialek Duri. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, pencatatan, dan dokumentasi terhadap penutur asli bahasa Massenrempulu dialek Duri di Kota Tarakan. Data yang terkumpul diklasifikasikan dan dianalisis berdasarkan pendekatan sintaksis. Dari hasil penelitian diperoleh kalimat pasif kanonikal (agent demotion, theme promotion, dan morphological marking), kalimat pasif non-kanonikal (pasif ti- dan bare pasif), argumen inti dan data argumen non-inti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa Massenrempulu dialek Duri memiliki variasi kalimat pasif yang khas, baik dari segi struktur maupun peran argumennya. Temuan ini memberikan kontribusi dalam kajian sintaksis bahasa daerah serta berperan dalam dokumentasi dan pelestarian bahasa Massenrempulu dialek Duri di tengah komunitas diaspora.

Keanekaragaman Jenis Ikan Di Area Budidaya Rumput Laut Pantai Amal Kota Tarakan

2025 · Book ·

Esktensifikasi area budidaya rumput laut di pesisir Pantai Amal Kota Tarakan berimplikasi pada perubahan struktur ekosistem rumput laut Kappaphycus alvarezii yang dibudidayakan dalam pondasi dapat mengundang kehadiran berbagai jenis ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis – jenis ikan dan mengetahui tingkat keanekaragaman yang berada di area budidaya rumput laut Pantai Amal Kota Tarakan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2024 hingga Juni 2025. Sampel ikan yang diperoleh dengan menggunakan jaring insang dan bubu dasar yang di letakkan di antara bentangan pondasi rumput laut dengan memanfaatkan pasang dan surut. Hasil penelitian menunjukkan kelimpahan jenis yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu sebanyak 1.665 individu yang diklasifikasikan menjadi 35 famili 55 genus dengan 75 spesies. Hasil kelimpahan ikan yang telah dilakukan didapatkan komposisi tertinggi terdapat pada spesies ikan bulu ayam (Coilia reynaldi) dengan nilai kelimpahan 19%. Nilai indeks keanekaragaman (H’) keseluruhan lokasi pengamatan berada pada rentang 0,52-2,89, nilai keseragaman (E) berada pada rentang 0,33-0,97 dan dominansi (D) 0,21-0,91. Nilai indeks keanekaragaman keseluruhan lokasi pengamatan menunjukkan tingkat keanekaragaman spesies berada pada kondisi rendah hingga sedang, nilai keseragaman menunjukkan berada pada kondisi tertekan hingga stabil dan dominansi menunjukkan pada kondisi rendah hingga tinggi. Distribusi ukuran sampel yang diperoleh mengindetifikasi bahwa area budidaya rumput laut diperairan dipesisir kelurahan Pantai Amal berperan sebagai daerah asuhan bagi berbagai jenis ikan baik ikan bernilai ekonomis penting maupun jenis ikan lainnya.

Keanekaragaman Jenis Ikan Di Area Budidaya Rumput Laut Pantai Amal Kota Tarakan

2025 · Thesis ·

Esktensifikasi area budidaya rumput laut di pesisir Pantai Amal Kota Tarakan berimplikasi pada perubahan struktur ekosistem rumput laut Kappaphycus alvarezii yang dibudidayakan dalam pondasi dapat mengundang kehadiran berbagai jenis ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis – jenis ikan dan mengetahui tingkat keanekaragaman yang berada di area budidaya rumput laut Pantai Amal Kota Tarakan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2024 hingga Juni 2025. Sampel ikan yang diperoleh dengan menggunakan jaring insang dan bubu dasar yang di letakkan di antara bentangan pondasi rumput laut dengan memanfaatkan pasang dan surut. Hasil penelitian menunjukkan kelimpahan jenis yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu sebanyak 1.665 individu yang diklasifikasikan menjadi 35 famili 55 genus dengan 75 spesies. Hasil kelimpahan ikan yang telah dilakukan didapatkan komposisi tertinggi terdapat pada spesies ikan bulu ayam (Coilia reynaldi) dengan nilai kelimpahan 19%. Nilai indeks keanekaragaman (H’) keseluruhan lokasi pengamatan berada pada rentang 0,52-2,89, nilai keseragaman (E) berada pada rentang 0,33-0,97 dan dominansi (D) 0,21-0,91. Nilai indeks keanekaragaman keseluruhan lokasi pengamatan menunjukkan tingkat keanekaragaman spesies berada pada kondisi rendah hingga sedang, nilai keseragaman menunjukkan berada pada kondisi tertekan hingga stabil dan dominansi menunjukkan pada kondisi rendah hingga tinggi. Distribusi ukuran sampel yang diperoleh mengindetifikasi bahwa area budidaya rumput laut diperairan dipesisir kelurahan Pantai Amal berperan sebagai daerah asuhan bagi berbagai jenis ikan baik ikan bernilai ekonomis penting maupun jenis ikan lainnya.

Pengaruh Keikutsertaan Organisasi Terhadap Interaksi Sosial Mahasiswa Bimbingan Konseling

2025 · Book ·

Hasbi Nur Ardi, 2025. “Pengaruh Keikutsertaan Organisasi Terhadap Interaksi Sosial Mahasiswa Bimbingan Konseling”. Program studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing utama Riski Sovayunanto, S.Psi., M.Si dan pembimbing anggota Nurul Fadilah, S.Pd.I., M.Pd. Tujuan dari penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh keikutsertaan organisasi terhadap interaksi sosial mahasiswa bimbingan konseling. Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode ex-post facto yang bersifat kausalitas. populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa bimbingan dan konseling FKIP, UBT angkatan 2022 berjumlah143. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 105 siswa diambil dengan menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan skala likert. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tingkat keikutsertaan organisasi mahasiswa pada kategori sangat tinggi 13 mahasiswa atau 12,38%, pada kategori tinggi sebesar 54 mahasiswa atau 51,43% dan pada kategori sedang sebesar 38 atau 36,19%. Tingkat interaksi sosial pada kategori sedang sebesar 74 mahasiswa atau 70,48% dan pada kategori rendah sebesar 31 mahasiswa atau 29,52%. Dengan memenuhi uji asumsi klasik sehingga hasil Pengujian Koefisien Regresi Secara Parsial (Uji t) Keikutsertaan Organisasi Terhadap interaksi Sosial yaitu nilai Thitung sebesar 17,959 > Ttabel pada taraf 5% sebesar 1,983 maka berdasarkan hipotesis yang telah dipaparkan peneliti yaitu H0 di tolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa “Ada Pengaruh Keikutsertaan Mahasiswa Dalam Organisasi Terhadap Interaksi Sosial Bimbingan Konseling”.

PENGARUH POSITIVE REINFORCEMENT TERHADAP PENINGKATAN KEDISIPLINAN SISWA DATANG TEPAT WAKTU DI SEKOLAH

2025 · Book ·

Ardianto. 2025. “Pengaruh Positive Reinforcement Terhadap Peningkatan Kedisiplinan Siswa Datang Tepat Waktu Di Sekolah”. program Studi Bimbingan dan Konseling. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing Utama oleh Riski Sovayunanto, S.Psi.,M.Si dan anggota Nurul Fadilah, S.Pd.I.,M.Pd. Positive reinforcement merupakan respon terhadap pentingnya kedisiplinan siswa datang tepat waktu agar berulangnya kembali tingkah laku yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh positive reinforcement terhadap peningkatan kedisiplinan siswa datang tepat waktu di sekolah. jenis penelitian ini adalah penelitian pre-experimental design dengan bentuk one group pretest-posttest, populasi sebanyak 290 siswa dan jumlah sampel dari hasil Purposive sampling sebanyak 5 siswa kelas XI. Teknik pengumpulan data menggunakan skala likert dengan indikator yang dikembangkan berdasarkan Moenir (2016). Jenis reinforcement atau penguatan yang diberikan dalam penelitian ini adalah penguatan verbal diantaranya motivasi, pujian, dorongan serta penguatan non-verbal yang disepakati bersama berupa reward yaitu minuman kopi, makanan nasi goreng dengan pemberian diakhir pertemuan berdasarkan jumlah poin yang telah dikumpulkan. Teknik analisis data dalam penelitian ini, mengunakan teknik analisis statistik deskriptif untuk menguji rata-rata skor perubahan sebelum dan setelah diberi perlakuan yakni sebesar 57,60 menjadi 98,80 dan teknik analisis inferensial untuk menguji hipotesis menggunakan uji wilcoxon dengan bantuan program aplikasi Statistical Product And Service Solution (SPSS) version 27.0.1 for windows. Berdasarkan hasil penelitian sebelum dan setelah pemberian perlakuan, diperoleh hasil perhitungan uji hipotesis dengan pengambilan keputusan berdasarkan propabilitas dengan nilai asyimp sig = 0,042 α = 0,05 maka hipotesis kerja (Ha) diterima yang berarti bahwa ada pengaruh positive reinforcement terhadap peningkatan kedisiplinan siswa datang tepat waktu di sekolah.

PERSEPSI DAN MINAT GENERASI MUDA MENJADI PETANI DI DESA SADUMAN KECAMATAN SEMBAKUNG ATULAI KABUPATEN NUNUKAN

2025 · Book ·

PERSEPSI DAN MINAT GENERASI MUDA MENJADI PETANI DI DESA SADUMAN KECAMATAN SEMBAKUNG ATULAI KABUPATEN NUNUKAN. ABSTRAK Sektor pertanian memiliki peran penting dalam perekonomian nasional dan ketahanan pangan, namun saat ini mengalami tantangan besar akibat menurunnya minat generasi muda untuk menjadi petani. Krisis regenerasi petani disebabkan oleh berbagai faktor, seperti persepsi negatif terhadap profesi petani, rendahnya pendapatan, keterbatasan akses modal dan lahan, serta kurangnya dukungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi dan minat generasi muda terhadap sektor pertanian, serta menawarkan solusi guna meningkatkan minat mereka dalam bidang ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan kuesioner yang disebarkan kepada generasi muda, petani, serta aparat desa di Desa Saduman, Kecamatan Sembakung Atulai, Kabupaten Nunukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas generasi muda memiliki persepsi bahwa pertanian adalah sektor yang kurang menjanjikan karena pendapatan yang tidak stabil, tingkat risiko tinggi, serta dianggap sebagai profesi yang kurang bergengsi. Namun, sebagian responden menyadari bahwa modernisasi pertanian dan pemanfaatan teknologi dapat meningkatkan daya tarik sektor ini. Berdasarkan hasil penelitian, beberapa solusi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan minat generasi muda dalam sektor pertanian adalah melalui edukasi dan kampanye mengenai pentingnya pertanian, pemberian akses modal dan teknologi bagi petani muda, serta promosi agribisnis yang lebih inovatif. Dukungan dari pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mengubah pola pikir generasi muda agar lebih tertarik terjun ke sektor pertanian. Dosen Pembimbing Zulhafandi,S.P.,M.Si NIDN. 0019039003

Keberlanjutan Aset Penghidupan Petani Hortikultura Sayuran Di Pulau Bunyu

2025 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keberlanjutan aset penghidupan petani hortikultura sayuran di Pulau Bunyu, Kabupaten This study aims to analyze the sustainability level of livelihood assets among vegetable horticulture farmers on Bunyu Island, Bulungan Regency, North Kalimantan. The assets assessed include social, infrastructure, financial, economic, and natural capital. A quantitative approach was employed using the Multi-Dimensional Scaling (MDS) technique with the Rapfish software tool. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and documentation from 45 purposively selected respondents. The analysis results indicate that three assets—social (68.24), economic (56.35), and natural (57.33)—fall within the moderately sustainable category. Infrastructure assets (46.53) are categorized as less sustainable, while financial assets (17.27) are deemed unsustainable. The most sensitive attributes influencing sustainability include social participation, storage facilities, water access, agricultural insurance ownership, input prices, and the impacts of climate change. These findings highlight the need for improvements in financial and infrastructure aspects through enhanced funding support and strengthened agricultural facilities, while also maintaining and further developing the performance of assets that are already moderately sustainable.

PERSEPSI DAN MINAT GENERASI MUDA MENJADI PETANI DI DESA SADUMAN KECAMATAN SEMBAKUNG ATULAI KABUPATEN NUNUKAN

2025 · Thesis ·

PERSEPSI DAN MINAT GENERASI MUDA MENJADI PETANI DI DESA SADUMAN KECAMATAN SEMBAKUNG ATULAI KABUPATEN NUNUKAN. ABSTRAK Sektor pertanian memiliki peran penting dalam perekonomian nasional dan ketahanan pangan, namun saat ini mengalami tantangan besar akibat menurunnya minat generasi muda untuk menjadi petani. Krisis regenerasi petani disebabkan oleh berbagai faktor, seperti persepsi negatif terhadap profesi petani, rendahnya pendapatan, keterbatasan akses modal dan lahan, serta kurangnya dukungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi dan minat generasi muda terhadap sektor pertanian, serta menawarkan solusi guna meningkatkan minat mereka dalam bidang ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan kuesioner yang disebarkan kepada generasi muda, petani, serta aparat desa di Desa Saduman, Kecamatan Sembakung Atulai, Kabupaten Nunukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas generasi muda memiliki persepsi bahwa pertanian adalah sektor yang kurang menjanjikan karena pendapatan yang tidak stabil, tingkat risiko tinggi, serta dianggap sebagai profesi yang kurang bergengsi. Namun, sebagian responden menyadari bahwa modernisasi pertanian dan pemanfaatan teknologi dapat meningkatkan daya tarik sektor ini. Berdasarkan hasil penelitian, beberapa solusi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan minat generasi muda dalam sektor pertanian adalah melalui edukasi dan kampanye mengenai pentingnya pertanian, pemberian akses modal dan teknologi bagi petani muda, serta promosi agribisnis yang lebih inovatif. Dukungan dari pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mengubah pola pikir generasi muda agar lebih tertarik terjun ke sektor pertanian. Dosen Pembimbing Zulhafandi,S.P.,M.Si NIDN. 0019039003

Pengaruh Keikutsertaan Organisasi Terhadap Interaksi Sosial Mahasiswa Bimbingan Konseling

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hasbi Nur Ardi, 2025. “Pengaruh Keikutsertaan Organisasi Terhadap Interaksi Sosial Mahasiswa Bimbingan Konseling”. Program studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing utama Riski Sovayunanto, S.Psi., M.Si dan pembimbing anggota Nurul Fadilah, S.Pd.I., M.Pd. Tujuan dari penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh keikutsertaan organisasi terhadap interaksi sosial mahasiswa bimbingan konseling. Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode ex-post facto yang bersifat kausalitas. populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa bimbingan dan konseling FKIP, UBT angkatan 2022 berjumlah143. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 105 siswa diambil dengan menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan skala likert. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tingkat keikutsertaan organisasi mahasiswa pada kategori sangat tinggi 13 mahasiswa atau 12,38%, pada kategori tinggi sebesar 54 mahasiswa atau 51,43% dan pada kategori sedang sebesar 38 atau 36,19%. Tingkat interaksi sosial pada kategori sedang sebesar 74 mahasiswa atau 70,48% dan pada kategori rendah sebesar 31 mahasiswa atau 29,52%. Dengan memenuhi uji asumsi klasik sehingga hasil Pengujian Koefisien Regresi Secara Parsial (Uji t) Keikutsertaan Organisasi Terhadap interaksi Sosial yaitu nilai Thitung sebesar 17,959 > Ttabel pada taraf 5% sebesar 1,983 maka berdasarkan hipotesis yang telah dipaparkan peneliti yaitu H0 di tolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa “Ada Pengaruh Keikutsertaan Mahasiswa Dalam Organisasi Terhadap Interaksi Sosial Bimbingan Konseling”.