2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keberlanjutan aset penghidupan petani hortikultura sayuran di Pulau Bunyu, Kabupaten This study aims to analyze the sustainability level of livelihood assets among vegetable horticulture farmers on Bunyu Island, Bulungan Regency, North Kalimantan. The assets assessed include social, infrastructure, financial, economic, and natural capital. A quantitative approach was employed using the Multi-Dimensional Scaling (MDS) technique with the Rapfish software tool. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and documentation from 45 purposively selected respondents. The analysis results indicate that three assets—social (68.24), economic (56.35), and natural (57.33)—fall within the moderately sustainable category. Infrastructure assets (46.53) are categorized as less sustainable, while financial assets (17.27) are deemed unsustainable. The most sensitive attributes influencing sustainability include social participation, storage facilities, water access, agricultural insurance ownership, input prices, and the impacts of climate change. These findings highlight the need for improvements in financial and infrastructure aspects through enhanced funding support and strengthened agricultural facilities, while also maintaining and further developing the performance of assets that are already moderately sustainable.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
GAMBARAN PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI DI KOTA TARAKAN ABSTRAK Merokok pada remaja merupakan masalah kesehatan global dengan dampak serius, termasuk di Indonesia yang menempati peringkat ke-4 negara dengan perokok aktif tertinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perilaku merokok pada siswa Sekolah Menegah Pertama Negeri di Kota Tarakan, dengan fokus pada karakteristik usia, jenis kelamin, frekuensi merokok, serta faktor sosial yang memengaruhinya. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan sampel 355 responden yang dipilih secara random sampling. Berdasarkan hasil penelitihan ini menunjukkan kurangnya pemahaman tentang bahaya merokok . Upaya preventif yang ada masih kurang efektif karena terbatas kesadaran individu secara mendalam. Gambaran perilaku merokok pada remaja berada dalam katagori kurang dalam perilaku merokok.
2025 · Thesis ·
Ardianto. 2025. “Pengaruh Positive Reinforcement Terhadap Peningkatan Kedisiplinan Siswa Datang Tepat Waktu Di Sekolah”. program Studi Bimbingan dan Konseling. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing Utama oleh Riski Sovayunanto, S.Psi.,M.Si dan anggota Nurul Fadilah, S.Pd.I.,M.Pd. Positive reinforcement merupakan respon terhadap pentingnya kedisiplinan siswa datang tepat waktu agar berulangnya kembali tingkah laku yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh positive reinforcement terhadap peningkatan kedisiplinan siswa datang tepat waktu di sekolah. jenis penelitian ini adalah penelitian pre-experimental design dengan bentuk one group pretest-posttest, populasi sebanyak 290 siswa dan jumlah sampel dari hasil Purposive sampling sebanyak 5 siswa kelas XI. Teknik pengumpulan data menggunakan skala likert dengan indikator yang dikembangkan berdasarkan Moenir (2016). Jenis reinforcement atau penguatan yang diberikan dalam penelitian ini adalah penguatan verbal diantaranya motivasi, pujian, dorongan serta penguatan non-verbal yang disepakati bersama berupa reward yaitu minuman kopi, makanan nasi goreng dengan pemberian diakhir pertemuan berdasarkan jumlah poin yang telah dikumpulkan. Teknik analisis data dalam penelitian ini, mengunakan teknik analisis statistik deskriptif untuk menguji rata-rata skor perubahan sebelum dan setelah diberi perlakuan yakni sebesar 57,60 menjadi 98,80 dan teknik analisis inferensial untuk menguji hipotesis menggunakan uji wilcoxon dengan bantuan program aplikasi Statistical Product And Service Solution (SPSS) version 27.0.1 for windows. Berdasarkan hasil penelitian sebelum dan setelah pemberian perlakuan, diperoleh hasil perhitungan uji hipotesis dengan pengambilan keputusan berdasarkan propabilitas dengan nilai asyimp sig = 0,042 α = 0,05 maka hipotesis kerja (Ha) diterima yang berarti bahwa ada pengaruh positive reinforcement terhadap peningkatan kedisiplinan siswa datang tepat waktu di sekolah.
2025 · Book ·
Partisipasi ibu balita ke Posyandu merupakan salah satu indikator penting dalam perkembangan anak, namun tingkat kunjungan yang belum merata menunjukkan bahwa masih terdapat ibu yang belum sepenuhnya memanfaatkan layanan ini secara rutin. Berbagai faktor seperti kesibukan, kurangnya informasi, atau persepsi terhadap manfaat Posyandu dapat memengaruhi partisipasi tersebut. Keterlibatan ibu dalam kegiatan Posyandu berperan penting dalam deteksi dini dan pencegahan gangguan perkembangan balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara partisipasi ibu dalam kegiatan Posyandu dengan perkembangan balita di wilayah Puskesmas Tideng Pale. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan metode observasional analitik korelatif. Sampel berjumlah 149 responden, ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner partisipasi ibu dan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu yang aktif dalam kegiatan Posyandu memiliki balita dengan perkembangan sesuai usia. Terdapat hubungan yang signifikan antara partisipasi ibu dan perkembangan balita (p 0,05). Berdasarkan temuan ini, penting bagi puskesmas dan kader posyandu untuk meningkatkan partisipasi ibu melalui edukasi dan pelayanan yang lebih menarik agar perkembangan pada balita dapat terpantau optimal.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Partisipasi ibu balita ke Posyandu merupakan salah satu indikator penting dalam perkembangan anak, namun tingkat kunjungan yang belum merata menunjukkan bahwa masih terdapat ibu yang belum sepenuhnya memanfaatkan layanan ini secara rutin. Berbagai faktor seperti kesibukan, kurangnya informasi, atau persepsi terhadap manfaat Posyandu dapat memengaruhi partisipasi tersebut. Keterlibatan ibu dalam kegiatan Posyandu berperan penting dalam deteksi dini dan pencegahan gangguan perkembangan balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara partisipasi ibu dalam kegiatan Posyandu dengan perkembangan balita di wilayah Puskesmas Tideng Pale. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan metode observasional analitik korelatif. Sampel berjumlah 149 responden, ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner partisipasi ibu dan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu yang aktif dalam kegiatan Posyandu memiliki balita dengan perkembangan sesuai usia. Terdapat hubungan yang signifikan antara partisipasi ibu dan perkembangan balita (p 0,05). Berdasarkan temuan ini, penting bagi puskesmas dan kader posyandu untuk meningkatkan partisipasi ibu melalui edukasi dan pelayanan yang lebih menarik agar perkembangan pada balita dapat terpantau optimal.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
GAMBARAN PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI DI KOTA TARAKAN ABSTRAK Merokok pada remaja merupakan masalah kesehatan global dengan dampak serius, termasuk di Indonesia yang menempati peringkat ke-4 negara dengan perokok aktif tertinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perilaku merokok pada siswa Sekolah Menegah Pertama Negeri di Kota Tarakan, dengan fokus pada karakteristik usia, jenis kelamin, frekuensi merokok, serta faktor sosial yang memengaruhinya. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan sampel 355 responden yang dipilih secara random sampling. Berdasarkan hasil penelitihan ini menunjukkan kurangnya pemahaman tentang bahaya merokok . Upaya preventif yang ada masih kurang efektif karena terbatas kesadaran individu secara mendalam. Gambaran perilaku merokok pada remaja berada dalam katagori kurang dalam perilaku merokok.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
2025 · Book ·
PERAN UKURAN PERUSAHAAN DAN STRUKTUR MODAL DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN LABA DENGAN INVESTMENT OPPORTUNITY SET SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI PADA PERUSAHAAN MAKANAN DAN MINUMAN DI INDONESIA Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran ukuran perusahaan dan struktur modal dalam meningkatkan pertumbuhan laba dengan investment opportunity set sebagai variabel pemoderasi pada perusahaan makanan dan minuman di indonesia. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling yang diperoleh sebanyak 39 perusahaan sehingga data yang diperoleh sebanyak 195 data observasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan SEM-PLS dengan aplikasi WarpPLS 8.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap pertumbuhan laba, struktur modal tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan laba, investment opportunity set tidak dapat memoderasi ukuran perusahaan terhadap pertumbuhan laba, dan investment opportunity set tidak dapat memoderasi struktur modal terhadap pertumbuhan laba. Implikasi teoritis penelitian ini mendukung teori skala ekonomi, teori trade-off dan teori pertumbuhan endogen dalam menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan laba. Kata kunci: Ukuran Perusahaan, Struktur Modal, Pertumbuhan Laba dan Investment Opportunity Set
2025 · Thesis ·
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PERAN UKURAN PERUSAHAAN DAN STRUKTUR MODAL DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN LABA DENGAN INVESTMENT OPPORTUNITY SET SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI PADA PERUSAHAAN MAKANAN DAN MINUMAN DI INDONESIA Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran ukuran perusahaan dan struktur modal dalam meningkatkan pertumbuhan laba dengan investment opportunity set sebagai variabel pemoderasi pada perusahaan makanan dan minuman di indonesia. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling yang diperoleh sebanyak 39 perusahaan sehingga data yang diperoleh sebanyak 195 data observasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan SEM-PLS dengan aplikasi WarpPLS 8.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap pertumbuhan laba, struktur modal tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan laba, investment opportunity set tidak dapat memoderasi ukuran perusahaan terhadap pertumbuhan laba, dan investment opportunity set tidak dapat memoderasi struktur modal terhadap pertumbuhan laba. Implikasi teoritis penelitian ini mendukung teori skala ekonomi, teori trade-off dan teori pertumbuhan endogen dalam menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan laba. Kata kunci: Ukuran Perusahaan, Struktur Modal, Pertumbuhan Laba dan Investment Opportunity Set
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
a
2025 · Book ·
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi etnomatematika pada rumah adat tidung baloy dikabupaten Nunukan. Berdasarkan studi pendahuluan di objek wisata rumah adat Tidung, bahwa terdapat beberapa bagian bentuk rumah adat memiliki unsur yang biasa ditemukan pada pembelajaran matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan triangulasi waktu untuk membantu dalam menganalisis serta pemeriksaan keabsahan data. Berdasarkan hasil analisis data menunjukan bahwa terdapat beberapa unsur etnomatematika pada rumah adat Tidung baloy kabupaten Nunukan, mempresentasikan bentuk segitiga, persegi panjang, jajar genjang, persegi, belah ketupat, balok, dan pola bilangan.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemilikan publik dalam memoderasi hubungan antara kepemilikan institusional dan efisiensi operasional terhadap harga saham pada perusahaan sektor property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019-2023. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 92 perusahaan, dengan metode pengumpulan data menggunakan purposive sampling menghasilkan 42 perusahaan sebagai sampel penelitian. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan aplikasi WarpPLS 8.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional serta efisiensi operasional yang diproksikan dengan Total Asset Turnover (TATO) berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham dan peran kepemilikan publik terbukti mampu memoderasi hubungan antara efisiensi operasional dan harga saham. Sebaliknya, peran kepemilikan publik tidak dapat memoderasi hubungan antara kepemilikan institusional dan harga saham.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini membahas penegakan hukum pidana terhadap larangan perdagangan ilegal RON 95 petrol di Pulau Sebatik Kalimantan Utara, serta hambatan yang dihadapi dalam proses penegakannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan empiris, yaitu menganalisis interaksi hukum dalam masyarakat dan tidak hanya melihat hukum sebagai perangkat normatif tertulis. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif, dengan mengelompokkan informasi berdasarkan kualitas dan validitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum pidana terhadap perdagangan ilegal RON 95 petrol belum berjalan efektif. Meskipun terdapat dasar hukum yang kuat, seperti Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi serta Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan, penerapan sanksi pidana masih lemah. Aparat penegak hukum lebih mengutamakan upaya preventif, seperti penertiban dan himbauan, daripada tindakan represif yang seharusnya mampu menciptakan efek jera bagi pelaku. Hambatan penegakan hukum disebabkan oleh faktor geografis, kurangnya koordinasi antarinstansi, perbedaan pemahaman aparat terkait regulasi, serta ketergantungan ekonomi masyarakat terhadap BBM Malaysia yang lebih murah dan mudah diperoleh. Sebagai upaya perbaikan, penegakan hukum represif harus ditegakkan secara tegas untuk menjamin kepastian hukum. Selain itu, koordinasi antarinstansi perlu diperkuat, disertai dengan peningkatan patroli di jalur tikus dan pemanfaatan teknologi pemantauan perbatasan. Pemerintah pusat perlu menetapkan kebijakan khusus, berupa subsidi BBM dan pemerataan distribusi BBM resmi di Pulau Sebatik, guna mengurangi ketergantungan masyarakat pada BBM ilegal. Pemerintah Daerah bersama DPRD Kabupaten Nunukan diharapkan menginisiasi Peraturan Daerah (Perda) Inisiatif yang mengatur tata kelola distribusi BBM di wilayah perbatasan, sebagai solusi hukum yang sesuai dengan kebutuhan lokal masyarakat Sebatik. Dengan demikian, penegakan hukum yang berkeadilan dapat terwujud, kepastian hukum tercapai, dan kesejahteraan masyarakat perbatasan meningkat.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi etnomatematika pada rumah adat tidung baloy dikabupaten Nunukan. Berdasarkan studi pendahuluan di objek wisata rumah adat Tidung, bahwa terdapat beberapa bagian bentuk rumah adat memiliki unsur yang biasa ditemukan pada pembelajaran matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan triangulasi waktu untuk membantu dalam menganalisis serta pemeriksaan keabsahan data. Berdasarkan hasil analisis data menunjukan bahwa terdapat beberapa unsur etnomatematika pada rumah adat Tidung baloy kabupaten Nunukan, mempresentasikan bentuk segitiga, persegi panjang, jajar genjang, persegi, belah ketupat, balok, dan pola bilangan.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini membahas penegakan hukum pidana terhadap larangan perdagangan ilegal RON 95 petrol di Pulau Sebatik Kalimantan Utara, serta hambatan yang dihadapi dalam proses penegakannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan empiris, yaitu menganalisis interaksi hukum dalam masyarakat dan tidak hanya melihat hukum sebagai perangkat normatif tertulis. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif, dengan mengelompokkan informasi berdasarkan kualitas dan validitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum pidana terhadap perdagangan ilegal RON 95 petrol belum berjalan efektif. Meskipun terdapat dasar hukum yang kuat, seperti Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi serta Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan, penerapan sanksi pidana masih lemah. Aparat penegak hukum lebih mengutamakan upaya preventif, seperti penertiban dan himbauan, daripada tindakan represif yang seharusnya mampu menciptakan efek jera bagi pelaku. Hambatan penegakan hukum disebabkan oleh faktor geografis, kurangnya koordinasi antarinstansi, perbedaan pemahaman aparat terkait regulasi, serta ketergantungan ekonomi masyarakat terhadap BBM Malaysia yang lebih murah dan mudah diperoleh. Sebagai upaya perbaikan, penegakan hukum represif harus ditegakkan secara tegas untuk menjamin kepastian hukum. Selain itu, koordinasi antarinstansi perlu diperkuat, disertai dengan peningkatan patroli di jalur tikus dan pemanfaatan teknologi pemantauan perbatasan. Pemerintah pusat perlu menetapkan kebijakan khusus, berupa subsidi BBM dan pemerataan distribusi BBM resmi di Pulau Sebatik, guna mengurangi ketergantungan masyarakat pada BBM ilegal. Pemerintah Daerah bersama DPRD Kabupaten Nunukan diharapkan menginisiasi Peraturan Daerah (Perda) Inisiatif yang mengatur tata kelola distribusi BBM di wilayah perbatasan, sebagai solusi hukum yang sesuai dengan kebutuhan lokal masyarakat Sebatik. Dengan demikian, penegakan hukum yang berkeadilan dapat terwujud, kepastian hukum tercapai, dan kesejahteraan masyarakat perbatasan meningkat.
2025 · Thesis ·
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemilikan publik dalam memoderasi hubungan antara kepemilikan institusional dan efisiensi operasional terhadap harga saham pada perusahaan sektor property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019-2023. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 92 perusahaan, dengan metode pengumpulan data menggunakan purposive sampling menghasilkan 42 perusahaan sebagai sampel penelitian. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan aplikasi WarpPLS 8.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional serta efisiensi operasional yang diproksikan dengan Total Asset Turnover (TATO) berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham dan peran kepemilikan publik terbukti mampu memoderasi hubungan antara efisiensi operasional dan harga saham. Sebaliknya, peran kepemilikan publik tidak dapat memoderasi hubungan antara kepemilikan institusional dan harga saham.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan, kedisiplinan dan motivasi terhadap efektivitas kerja pada pegawai kecamatan Bahau Hulu Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada 50 responden. Variabel independen dalam penelitian ini adalah kepemimpinan, kedisiplinan dan motivasi sedangkan variabel dependen adalah efektivitas kerja pegawai. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, analisis regresi linier berganda, dan pengujian hipotesis secara parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan, kedisiplinan dan motivasi secara simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja pada pegawai. Secara parsial, masing-masing variabel kepemimpinan, kedisiplinan dan motivasi juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja pada pegawai. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan yang baik akan membuat efektivitas kinerja semakin baik, sedangkan untuk kedisiplinan dalam hal pengelolaan waktu, kepatuhan terhadap aturan, dan penyelesaian tugas memengaruhi efektivitas kerja pegawai serta motivasi kerja yang tinggi, sistem kompensasi yang adil dan kompetitif, merupakan faktor kunci dalam meningkatkan efektivitas kerja. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah organisasi perlu memberikan perhatian lebih pada kepemimpinan, kedisiplinan dan pemberian motivasi yang adil salah satu hal positif dalam meningkatkan efektivitas pegawai.