Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ASMA

86 karya publik ditemukan.

2026: 142025: 122024: 142023: 152022: 172021: 32020: 10

SURVEI TINGKAT IMPLEMENTASI SHIFT KERJA, STRES KERJA, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PUSKESMAS PELAYANAN 24 JAM DI KOTA TARAKAN

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan hasil uji beda dari tingkat implementasi shift kerja, stres kerja, dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai Puskesmas pelayanan 24 jam di kota Tarakan yaitu Puskesmas Karang Rejo dan Puskesmas Juata Permai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode polling atau kuesioner. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dengan teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah pegawai Puskesmas pelayanan 24 jam di kota Tarakan dengan jumlah sampel sebanyak 78 responden. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi dengan bantuan program SPSS versi 22. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel shift kerja dan lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja. Sedangkan untuk variabel Stres kerja berpengaruh negatif terhadap kinerja pegawai Puskesmas pelayanan 24 jam di kota Tarakan. Adapun Hasil Uji Beda dalam penelitian ini yaitu tidak terdapat perbedaan Shift kerja antara Puskesmas Karang Rejo dan Puskesmas juata Permai, Namun terdapat perbedaan pada tingkat Stres kerja dan Lingkungan kerja antara pegawai Puskesmas Pelayanan 24 jam di kota Tarakan yaitu antara Puskesmas Karang Rejo dan Puskesmas Juata Permai.

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.H DI PMB rubiyah,A.md.Keb

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tingginya AKI dan AKB menjadi masalah di Indonesia, disebabkan karena pertolongan oleh non tenaga kesehatan, pengawasan antenatal yang masih kurang memadai sehingga terjadinya resiko tinggi dalam kehamilan, terlalu banyak anak, terlalu muda dan terlalu tua untuk hamil. Masalah ini dapat diatasi dengan meningkatkan pelayanan kebidanan yang berkualitas sesuai dengan standar kebidanan. Tujuan diberikan asuhan kebidanan komprehensif sejak masa hamil, hingga bayi baru lahir, mulai dari mengidentifikasi, mendiagnosa, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi setiap kunjungan dan pemeriksaan sehingga dapat menurunkan resiko terjadinya komplikasi pada ibu dan bayi. Penatalaksanaan asuhan komprehensif dari masa dilakukan sebanyak 7 kali. Pada trimester pertama 1 kali, trimester kedua 2 kali dan trimester ketiga 4 kali dengan standar pelayanan 10 T, pertolongan persalinan menggunakan 60 langkah, nifas dilakukan 3 kali kunjungan 6 jam, 7 hari dan 14 hari asuhan pada bayi baru lahir dilakukan 3 kali kunjungan 6 jam, 3-7 hari dan 8-28 hari. Asuhan kebidanan masa kehamilan tidak ditemukan adanya masalah ibu dalam keadaan normal, pada kunjungan ke-1 37 minggu 6 hari ibu mengalami sakit punggung sehingga diberikan KIE, kehamilan berlangsung normal. Asuhan persalinan normal. Asuhan persalinan dilakukan dengan APN 60 langkah tidak teridentifikasi penyulit atau komplikasi. Persalinan kala I,II,III,IV berlangsung normal. Asuhan masa nifas dilakukan 3 kali kunjungan yang meliputi 6 jam postpartum, 7 hari dan 14 hari tidak teridentifikasi adanya masalah penyulit atau komplikasi, nifas berlangsung normal. Asuhan bayi baru lahir dilakukan 3 kali kunjungan yang meliputi 6 jam, 3 hari dan 8 hari tidak teridentifikasi adanya masalah atau komplikasi, bayi baru lahir dalam keadaan normal. Asuhan komprehensif mampu berlangsung dengan baik jika adanya kerjasama antara bidan dengan tenaga kesehatan yang lain, serta dukungan dari pemerintah berupa peningkatan fasilitas kesehatan, dengan dilakukan asuhan kebidanan persalinan, nifas, dan bayi baru lahir terdeteksi dan dapat segera diatasi, agar mampu mengurangi angka kematian ibu dan bayi.

STUDI TENTANG KEHIDUPAN LESBIAN BUTCHI DI KABUPATEN NUNUKAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kasmawati, 2020. Studi Tentang Kehidupan Lesbian Butchi Di Kabupaten Nunukan. Program Studi Bimbingan Dan Konseling Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing oleh Siti Rahmi, S.Sos.,I.M.Pd. Pada kenyatannya, dalam masyarakat tidak semua anak memiliki orientasi seksual yang pada umumnya atau yang biasa disebut heteroseksual, namun juga ditemui individu dengan orientasi seksual sesama jenis atau yang dikenal dengan sebutan homoseksual. Istilah homoseksual dapat diterapkan baik pada pria maupun wanita, pria dengan homoseksual biasa disebut dengan gay dan pada wanita disebut lesbian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kehidupan sosial dan asmara Lesbian Butchi. Jenis penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian ini adalah salah seorang Lesbian Butchi yang terdapat di Kabupaten Nunukan dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini pada kehidupan sosial lesbian butchi dalam lingkungan keluarga, masyarakat sekitar serta lingkungan pertemannya dalam menyikapi perilaku serta penampilan lesbian butchi biasa-biasa saja, mereka tidak menunjukkan adanya rasa tidak suka terhadap perilaku serta penampilan lesbian butchi. Pada kehidupan asmara lesbian butchi saat ini memiliki pasangan yang juga seorang perempuan. Lesbian butchi dan pasangannya mengatakan tidak pernah berhubungan seks, hanya melakukan ciuman saja. Hubungan percintaan lesbian butchi bersama pasangannya tidak akan berlangsung selamanya, terkadang lesbian butchi juga ingin mengakhiri hubungannya bersama pasangannya, namun takut untuk menyesalinya dikemudian hari ketika mengakhiri hubungan tersebut. Lesbian butchi juga memiliki keinginan menikah dengan lawan jenis. Berdasarkan fenomena tersebut diharapkan penelitian ini dapat dijadikan sebagai salah satu referensi bagi peneliti selanjutnya yang ingin meneliti tentang objek penelitian sejenis.

THE STUDENTS' DIFFICULTIES IN LEARNING ENGLISH ON EIGHTH GRADE IN SMPN 7 TARAKAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesulitan siswa di dalam pembelajaran skills dan components Bahasa Inggris pada kelas 8 di SMPN 7 Tarakan tahun pembelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan studi kasus. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik Cluster Sampling. Peneliti mengambil 48 siswa dari 8 kelas untuk melaksanakan penelitian ini. Data dari penelitian ini dikumpulkan dengan kuesioner, catatan lapangan, dan wawancara dengan guru dan siswa. Peneliti menggunakan metode triangulasi untuk memeriksa keabsahan data. Peneliti menggunakan metode berbeda untuk mendapatkan beberapa data. Untuk mendapatkan keabsahan data dalam penelitian ini, penelitian memberikan kuesioner, menuliskan catatan lapangan, dan melakukan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan 1) Dari kuesioner, kesulitan siswa dalam pembelajaran keterampilan Bahasa Inggris sebagian besar dalam berbicara. Para siswa sulit berbicara dengan lancar. Kesulitan siswa dalam mempelajari komponen bahasa Inggris sebagian besar dalam pengucapan. Para siswa biasanya tidak dapat mengucapkan dengan benar karena dalam bahasa Inggris cara mengucapkannya berbeda dengan menulis. 2) Dari catatan lapangan, kesulitan siswa sebagian besar adalah kurangnya kosa kata dan mereka tidak dapat mengucapkan dengan benar yang membuat siswa merasa tidak tertarik dan malas belajar bahasa Inggris. 3) Dari wawancara, hasil menunjukkan bahwa guru memiliki banyak upaya untuk mengajar mata pelajaran Bahasa Inggris. Para guru membimbing siswa saat proses belajar mengajar. Para guru selalu bertanya kepada siswa apa yang menurut siswa sulit dan guru serta siswa belajar bersama. Para guru juga memberi contoh bagaimana cara mengucapkan kata yang sulit. Hasil wawancara kepada siswa menunjukkan bahwa hampir siswa mengalami kesulitan dalam belajar bahasa Inggris. Kesulitan kebanyakan siswa dalam belajar bahasa Inggris adalah siswa kurang memiliki kosakata sehingga siswa tidak mengerti arti ketika siswa mendengarkan apa yang dikatakan guru, ketika siswa berbicara, ketika siswa membaca teks, dan ketika siswa menulis tugas mereka.

STUDI TENTANG KEHIDUPAN LESBIAN BUTCHI DI KABUPATEN NUNUKAN

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kasmawati, 2020. Studi Tentang Kehidupan Lesbian Butchi Di Kabupaten Nunukan. Program Studi Bimbingan Dan Konseling Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing oleh Siti Rahmi, S.Sos.,I.M.Pd. Pada kenyatannya, dalam masyarakat tidak semua anak memiliki orientasi seksual yang pada umumnya atau yang biasa disebut heteroseksual, namun juga ditemui individu dengan orientasi seksual sesama jenis atau yang dikenal dengan sebutan homoseksual. Istilah homoseksual dapat diterapkan baik pada pria maupun wanita, pria dengan homoseksual biasa disebut dengan gay dan pada wanita disebut lesbian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kehidupan sosial dan asmara Lesbian Butchi. Jenis penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian ini adalah salah seorang Lesbian Butchi yang terdapat di Kabupaten Nunukan dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini pada kehidupan sosial lesbian butchi dalam lingkungan keluarga, masyarakat sekitar serta lingkungan pertemannya dalam menyikapi perilaku serta penampilan lesbian butchi biasa-biasa saja, mereka tidak menunjukkan adanya rasa tidak suka terhadap perilaku serta penampilan lesbian butchi. Pada kehidupan asmara lesbian butchi saat ini memiliki pasangan yang juga seorang perempuan. Lesbian butchi dan pasangannya mengatakan tidak pernah berhubungan seks, hanya melakukan ciuman saja. Hubungan percintaan lesbian butchi bersama pasangannya tidak akan berlangsung selamanya, terkadang lesbian butchi juga ingin mengakhiri hubungannya bersama pasangannya, namun takut untuk menyesalinya dikemudian hari ketika mengakhiri hubungan tersebut. Lesbian butchi juga memiliki keinginan menikah dengan lawan jenis. Berdasarkan fenomena tersebut diharapkan penelitian ini dapat dijadikan sebagai salah satu referensi bagi peneliti selanjutnya yang ingin meneliti tentang objek penelitian sejenis.

THE STUDENTS' DIFFICULTIES IN LEARNING ENGLISH ON EIGHTH GRADE IN SMPN 7 TARAKAN

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesulitan siswa di dalam pembelajaran skills dan components Bahasa Inggris pada kelas 8 di SMPN 7 Tarakan tahun pembelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan studi kasus. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik Cluster Sampling. Peneliti mengambil 48 siswa dari 8 kelas untuk melaksanakan penelitian ini. Data dari penelitian ini dikumpulkan dengan kuesioner, catatan lapangan, dan wawancara dengan guru dan siswa. Peneliti menggunakan metode triangulasi untuk memeriksa keabsahan data. Peneliti menggunakan metode berbeda untuk mendapatkan beberapa data. Untuk mendapatkan keabsahan data dalam penelitian ini, penelitian memberikan kuesioner, menuliskan catatan lapangan, dan melakukan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan 1) Dari kuesioner, kesulitan siswa dalam pembelajaran keterampilan Bahasa Inggris sebagian besar dalam berbicara. Para siswa sulit berbicara dengan lancar. Kesulitan siswa dalam mempelajari komponen bahasa Inggris sebagian besar dalam pengucapan. Para siswa biasanya tidak dapat mengucapkan dengan benar karena dalam bahasa Inggris cara mengucapkannya berbeda dengan menulis. 2) Dari catatan lapangan, kesulitan siswa sebagian besar adalah kurangnya kosa kata dan mereka tidak dapat mengucapkan dengan benar yang membuat siswa merasa tidak tertarik dan malas belajar bahasa Inggris. 3) Dari wawancara, hasil menunjukkan bahwa guru memiliki banyak upaya untuk mengajar mata pelajaran Bahasa Inggris. Para guru membimbing siswa saat proses belajar mengajar. Para guru selalu bertanya kepada siswa apa yang menurut siswa sulit dan guru serta siswa belajar bersama. Para guru juga memberi contoh bagaimana cara mengucapkan kata yang sulit. Hasil wawancara kepada siswa menunjukkan bahwa hampir siswa mengalami kesulitan dalam belajar bahasa Inggris. Kesulitan kebanyakan siswa dalam belajar bahasa Inggris adalah siswa kurang memiliki kosakata sehingga siswa tidak mengerti arti ketika siswa mendengarkan apa yang dikatakan guru, ketika siswa berbicara, ketika siswa membaca teks, dan ketika siswa menulis tugas mereka.