2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik sosiodrama terhadap perilaku agresif siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Tarakan. Perilaku agresif merupakan salah satu permasalahan yang dapat menghambat perkembangan sosial siswa dan mengganggu hubungan interpersonal di lingkungan sekolah. Pemberian teknik sosiodrama diarahkan untuk membantu siswa memahami dan mengelola perilaku agresif melalui pengalaman bermain peran dan refleksi terhadap situasi yang diperankan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pre-experimental dan desain one group pretest-posttest design. Subjek penelitian berjumlah delapan siswa kelas VIII yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kecenderungan perilaku agresif. Data dikumpulkan menggunakan skala perilaku agresif dan dianalisis menggunakan uji Paired Samples t-Test. Teknik sosiodrama diberikan selama delapan sesi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor perilaku agresif siswa sebelum diberikan layanan sebesar 81,38 dan setelah diberikan layanan menurun menjadi 61,25. Hasil uji Paired Samples t-Test menunjukkan nilai t sebesar 11,948 dengan nilai signifikansi (2-tailed) 0,001 (p 0,05), sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara perilaku agresif siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan. Dengan demikian, teknik sosiodrama berpengaruh terhadap penurunan perilaku agresif siswa dan dapat menjadi salah satu alternatif layanan konseling kelompok di sekolah.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
HUBUNGAN POTENSI LINGKUNGAN DAN PERILAKU TIDAK AMAN TERHADAP KEJADIAN TERTUSUK JARUM DAN BENDA TAJAM PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT ABSTRAK Kejadian tertusuk jarum dan benda tajam merupakan salah satu kecelakaan kerja yang sering dialami perawat. Kejadian ini dapat dipengaruhi oleh potensi lingkungan kerja yang tidak aman maupun perilaku tidak aman dalam menangani jarum suntik dan benda tajam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan potensi lingkungan kerja tidak aman dan perilaku tidak aman terhadap kejadian tertusuk jarum dan benda tajam pada perawat di salah satu rumah sakit di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain crosssectional. Sampel berjumlah 319 responden yang diambil dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner kejadian tertusuk jarum dan benda tajam, kuesioner potensi lingkungan tidak aman, serta kuesioner perilaku tidak aman, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji koefisien kontingensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 98 perawat (30,7%) pernah mengalami kejadian tertusuk jarum dan benda tajam dalam lima tahun terakhir. Penyebab tersering adalah jarum suntik (48,9%), lokasi cedera paling banyak pada jari tangan (93,9%), dan kegiatan yang paling sering menimbulkan cedera adalah mematahkan ampul (31,7%). Sebanyak 74 perawat (23,2%) menyatakan lingkungan kerjanya tidak aman, sedangkan 287 perawat (90%) masih melakukan perilaku tidak aman. Hasil uji bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara potensi lingkungan kerja tidak aman dengan kejadian tertusuk jarum dan benda tajam (p = 0,716). Sebaliknya, terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku tidak aman dengan kejadian tersebut (p = 0,018) dengan arah korelasi positif, yaitu semakin tinggi perilaku tidak aman maka semakin tinggi peluang terjadinya kejadian tertusuk jarum dan benda tajam. Kesimpulan penelitian ini adalah perilaku tidak aman berperan sebagai faktor risiko yang berkontribusi terhadap kejadian tertusuk jarum dan benda tajam pada perawat, sedangkan potensi lingkungan kerja tidak aman belum terbukti menjadi faktor penentu utama.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
HUBUNGAN HARAPAN DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 ABSTRAK Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit kronis yang dapat memengaruhi kondisi fisik, psikologis, sosial, dan lingkungan sehingga berdampak pada penurunan kualitas hidup pasien. Salah satu faktor psikologis yang diduga berhubungan dengan kualitas hidup adalah harapan. Harapan yang baik dapat meningkatkan motivasi pasien dalam menjalani pengobatan, melakukan perawatan diri, serta mempertahankan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara harapan dengan kualitas hidup pada pasien diabetes melitus tipe 2. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan analitik cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 85 pasien diabetes melitus tipe 2 yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner State Hope Scale (SHS) untuk mengukur harapan dan Diabetes Quality of Life (DQOL) untuk mengukur kualitas hidup. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara harapan dengan kualitas hidup pada pasien diabetes melitus tipe 2 dengan nilai p = 0,014 dan r = 0,267, yang menunjukkan hubungan positif dengan kekuatan korelasi lemah. Berdasarkan temuan ini pasien Diabetes melitus tipe 2 diharapkan dapat terus meningkatkan harapan untuk kualitas hidup yang baik.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang berkontribusi terhadap tingginya angka morbiditas dan mortalitas neonatal di Indonesia. Berbagai faktor maternal diketahui berperan terhadap kejadian BBLR, namun hasil penelitian sebelumnya masih menunjukkan inkonsistensi sehingga diperlukan kajian pada berbagai karakteristik populasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan faktor ibu, meliputi usia ibu, paritas, usia kehamilan, status anemia, penyakit selama kehamilan, dan jarak anak terdahulu dengan kejadian BBLR serta mengidentifikasi faktor yang paling dominan di Rumah Sakit Pertamina Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain case-control retrospektif menggunakan data rekam medis persalinan periode Januari–Desember 2025. Sampel penelitian berjumlah 154 responden yang terdiri atas 77 kelompok kasus (BBLR) dan 77 kelompok kontrol (BBLN). Sampel kasus ditentukan menggunakan teknik total sampling, sedangkan kelompok kontrol dipilih dengan teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan karakteristik responden, analisis bivariat untuk menguji hubungan antarvariabel, serta analisis multivariat menggunakan regresi logistik berganda untuk menentukan faktor yang berhubungan secara independen dengan kejadian BBLR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada usia reproduksi sehat (20–35 tahun), memiliki paritas tidak berisiko, usia kehamilan aterm, tidak mengalami anemia, tidak memiliki penyakit selama kehamilan, dan memiliki jarak anak terdahulu yang tidak berisiko. Analisis bivariat menunjukkan bahwa paritas (p=0.004), usia kehamilan (p0.001), penyakit selama kehamilan (p=0.010), dan jarak anak terdahulu (p=0.002) berhubungan secara bermakna dengan kejadian BBLR, sedangkan usia ibu dan status anemia tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p>0,05). Hasil analisis regresi logistik berganda menunjukkan bahwa paritas (OR=2.700), usia kehamilan (OR=36.576), dan penyakit selama kehamilan (OR=4.886) merupakan faktor yang berhubungan secara independen dengan kejadian BBLR, dengan usia kehamilan sebagai faktor yang paling dominan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa risiko BBLR dipengaruhi terutama oleh usia kehamilan, paritas, dan penyakit selama kehamilan. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar dalam memperkuat deteksi dini kehamilan berisiko, mencegah persalinan preterm, meningkatkan pemantauan ibu dengan paritas berisiko dan penyakit penyerta, serta mengoptimalkan pelayanan antenatal sebagai upaya menurunkan kejadian BBLR.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang berkontribusi terhadap tingginya angka morbiditas dan mortalitas neonatal di Indonesia. Berbagai faktor maternal diketahui berperan terhadap kejadian BBLR, namun hasil penelitian sebelumnya masih menunjukkan inkonsistensi sehingga diperlukan kajian pada berbagai karakteristik populasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan faktor ibu, meliputi usia ibu, paritas, usia kehamilan, status anemia, penyakit selama kehamilan, dan jarak anak terdahulu dengan kejadian BBLR serta mengidentifikasi faktor yang paling dominan di Rumah Sakit Pertamina Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain case-control retrospektif menggunakan data rekam medis persalinan periode Januari–Desember 2025. Sampel penelitian berjumlah 154 responden yang terdiri atas 77 kelompok kasus (BBLR) dan 77 kelompok kontrol (BBLN). Sampel kasus ditentukan menggunakan teknik total sampling, sedangkan kelompok kontrol dipilih dengan teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan karakteristik responden, analisis bivariat untuk menguji hubungan antarvariabel, serta analisis multivariat menggunakan regresi logistik berganda untuk menentukan faktor yang berhubungan secara independen dengan kejadian BBLR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada usia reproduksi sehat (20–35 tahun), memiliki paritas tidak berisiko, usia kehamilan aterm, tidak mengalami anemia, tidak memiliki penyakit selama kehamilan, dan memiliki jarak anak terdahulu yang tidak berisiko. Analisis bivariat menunjukkan bahwa paritas (p=0.004), usia kehamilan (p0.001), penyakit selama kehamilan (p=0.010), dan jarak anak terdahulu (p=0.002) berhubungan secara bermakna dengan kejadian BBLR, sedangkan usia ibu dan status anemia tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p>0,05). Hasil analisis regresi logistik berganda menunjukkan bahwa paritas (OR=2.700), usia kehamilan (OR=36.576), dan penyakit selama kehamilan (OR=4.886) merupakan faktor yang berhubungan secara independen dengan kejadian BBLR, dengan usia kehamilan sebagai faktor yang paling dominan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa risiko BBLR dipengaruhi terutama oleh usia kehamilan, paritas, dan penyakit selama kehamilan. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar dalam memperkuat deteksi dini kehamilan berisiko, mencegah persalinan preterm, meningkatkan pemantauan ibu dengan paritas berisiko dan penyakit penyerta, serta mengoptimalkan pelayanan antenatal sebagai upaya menurunkan kejadian BBLR.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan investasi, modal, dan motivasi terhadap minat investasi. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa fakultas ekonomi dan bisnis, khususnya program studi manajemen di universitas Borneo Tarakan yang telah menempuh mata kuliah pasar modal pada angkatan 2022 dan 2023. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 180 responden yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen kuesioner melalui Google form. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi SPSS versi 31. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan investasi, modal, dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan. Selain itu secara simultan pengetahuan investasi modal, dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi mahasiswa
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
A
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tanggung Pemerintah Kota Tarakan terhadap Pemenuhain Hak Atas Pendidikan Bagi Anak Usia Sekolah. Serta untuk mengetahui dan menganalisis Hambatan dan Tantangan Pemerintah Kota Tarakan terhadap Pemenuhan Hak Atas Pendidikan Bagi Anak Usia Sekolah. Penelitian ini menunjukkan bahwa tanggung jawab hukum Pemerintah Kota Tarakan dalam memenuhi hak pendidikan anak usia sekolah, didorong oleh amanat konstitusi dan masih adanya anak tidak sekolah di Kota Tarakan. Penelitian Empiris ini menganalisis tanggung jawab pemerintah dan hambatannya melalui wawancara dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, serta studi dokumen hukum. Pengumpulan data dilakukan dengan penelusuran perundang-undangan, buku, jurnal, media internet dan wawancara. Hasilnya menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Tarakan telah melakukan berbagai upaya nyata, seperti penyediaan fasilitas sekolah, pendidikan gratis, beasiswa, sekolah rakyat, dan pendidikan inklusif, menunjukkan komitmen terhadap tanggung jawab hukumnya. Namun, implementasinya menghadapi hambatan dan Tantangan kompleks, termasuk hambatan hukum, hambatan keuangan daerah, hambatan sarana-prasarana, hambatan sosial ekonomi, serta mindset masyarakat.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Keanekaragaman anggrek memiliki nilai ekologis, ekonomi dan edukatif. Namun informasi mengenai keanekaragaman anggrek di Kawasan Hutan Bukit Mas Kota Tarakan masih terbatas sehingga belum dimanfaatkan secara optimal sebagai sumber bahan ajar. Habitat anggrek tersebar dari daratan rendah sampai daratan tinggi. Pertumbuhan anggrek dipengaruhi oleh kondisi lingkungan yang dimana pada kawasan Hutan Bukit Mas, faktor intensitas cahaya yang rendah dapat menyebabkan kurangnya pertumbuhan anggrek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks keanekaragaman anggrek di Kawasan Hutan Bukit Mas serta mengetahui potensinya sebagai bahan ajar pada pembelajaran biologi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode jelajah (eksploratif) dengan teknik purposive sampling yaitu memperhatikan aksesibilitas dan keberadaan anggrek yang tumbuh alami di sepanjang jalur Kawasan Hutan Bukit Mas, khususnya disisi kanan dan kiri jalur joging yang telah dibuat oleh pengelola kawasan. Data sampel anggrek yang ditemukan terdapat 579 individu yang meliputi dua spesies yaitu Bromheadia finlaysoniana (Lindl) berjumlah 576 individu dan Dendrobium crumenatum Sw berjumlah 3 individu. Hasil perhitungan nilai indeks keanekaragaman pada anggrek Bromheadia finlaysoniana (Lindl) sebesar 0,912 dan anggrek Dendrobium crumenatum Sw sebesar 0,636 yang keduanya dalam kategori rendah. Hasil penelitian ini dapat berpotensi sebagai bahan ajar dalam pembelajaran biologi pada mata pelajaran Keanekaragaman Hayati untuk siswa SMA/MA kelas X (fase E) kurikulum merdeka. Data ini dapat digunakan sebagai bahan diskusi, studi kasus dan proyek pembelajaran berbasis masalah untuk menganalisis tngkat keanekaragaman yang rendah dan upaya pelestarian anggrek di lingkungan sekitar.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kelayakan media pembelajaran Big book yang ditinjau dari validasi ahli media, ahli materi dan praktisi. Selain itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana kemenarikan siswa terhadap media pembelajaran Big book yang ditinjau dari angket kemenarikan siswa. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development), adapun prosedur penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas 5 tahapan yaitu, Analysis (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi). Hasil perhitungan kelayakan media Big book ditinjau dari validasi media dengan persentasenya sebesar 93%, validasi materi persentasenya sebesar 80% dan validasi oleh praktisi persentasenya sebesar 98%. Kemenarikan media Big book diperoleh persentase pada uji coba terbatas sebesar 94% dan uji coba lapangan sebesar 96%. Berdasarkan hasil validasi ahli media, ahli materi dan praktisi serta kemenarikan siswa pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan, maka media pembelajaran Big book dinyatakan layak dan menarik digunakan dalam proses pembelajaran.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap berbagai masalah kesehatan reproduksi akibat rendahnya pengetahuan dan tingginya rasa ingin tahu. Salah satu metode efektif untuk meningkatkan pengetahuan remaja adalah melalui media edukatif yang menarik seperti video. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan video sebagai media penyuluhan terhadap pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi di SMAN 3 Kota Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunankan desain pra-eksperimen dengan pendekatan kuantitatif one group pre-test dan post-test. Sampel penelitian terdiri dari 78 siswa kelas XI yang dipilih dengan teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan kesehatan reproduksi. Data dianalisis menggunakan uji statistik wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan signifikan pada pengetahuan responden setelah diberikan penyuluhan melalui media video dengan p = 0.000. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan video sebagai media penyuluhan berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi. Disarankan agar institusi pendidikan dan tenaga kesehatan mempertimbangkan penggunaan media video dalam program edukasi kesehatan remaja
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan Instrumen Penilaian Aspek Psikomotorik pada kegiatan praktikum biologi yang layak digunakan. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Penelitian ini dibatasi hanya pada tahap Development. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI-I SMA Negeri 2 Tarakan yang berjumlah 36 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah pedoman wawancara dan kuesioner, lembar validasi ahli, dan lembar angket. Hasil validasi ahli evaluasi diperoleh persentase sebesar 85% dengan kategori layak. Respon guru terhadap instrumen penilaian aspek psikomotorik memperoleh persentase sebesar 87% dengan kategori sangat layak. Sedangkan respon siswa pada uji coba terbatas memperoleh persentase sebesar 85% dengan kategori sangat menarik. Instrumen penilaian aspek psikomotorik yang dikembangkan telah memenuhi aspek kelayakan berdasarkan penilaian ahli evaluasi serta respon guru dan siswa. Oleh karena itu, instrumen penilaian aspek psikomotorik ini dapat direkomendasikan untuk kegiatan praktikum biologi.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH PENAMBAHAN PROBIOTIK EM4 DENGAN DOSIS YANG BERBEDA PADA PAKAN TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN LELE (Clarias Sp). ABSTRAK Budidaya ikan lele yang dilakukan oleh masyarakat pada umumnya menggunakan pakan buatan sekitar 60-75% dari total biaya produksi yang dikeluarkan. Harga pakan buatan dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, sehingga dibutuhkan alternatif untuk meminimalkan penggunan pakan buatan tanpa mengurangi komposisi nutrisi pakan ikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh penambahan probiotik EM4 dengan dosis yang berbeda pada pakan terhadap laju pertumbuhan benih Ikan Lele (Clarias Sp). Metode penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Benih ikan lele yang digunakan sebanyak 120 ekor dengan ukuran 4-5 cm dan padat penebaran 1 ekor/liter (volume wadah 10 l). Benih ikan sebelum dilakukan pengujian terlebih dahulu diadaptasikan selama 7 hari. Rancangan penelitian ini menggunakan Perlakuan yaitu: P1 tanpa penambahan probiotik EM4 (kontrol), P2 (30 ml/kg pakan), P3 (40 ml/kg pakan), dan P4 (50 ml/kg pakan). Penelitian ini dilakukan selama 30 hari dengan frekuensi pemberian pakan tiga kali sehari sebanyak 5% dari bobot ikan. Data yang diperoleh ditabulasikan dan dianalisis menggunakan aplikasi software SPSS 29 yang meliputi Analisis Ragam (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan probiotik EM4 pada pakan dengan dosis yang berbeda memberikan pengaruh nyata (P≤0,05) terhadap pertumbuhan bobot mutlak, panjang mutlak, laju pertumbuhan spesifik (SGR), dan tingkat kelangsungan hidup. hasil yang terbaik adalah perlakuan P3 (pakan crumble dengan dosis 40 ml/kg pakan). Penambahan probiotik EM4 pada pakan dapat meningkatkan pertumbuhan berat dan panjang yang lebih tinggi yaitu 3.29 gr dan 6.8 cm dan kelangsungan hidup benih ikan lele sebesar 98%.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh minat belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 5 Tarakan. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian Kuantitatif dengan metode survei. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 5 Tarakan dengan Populasi sebanyak 209 siswa. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan sampel cluster random sampling sehingga didapat jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 137 responden. Metode pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner (angket) dengan instrumen skala likert. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi sederhana dan pengujian hipotesis uji t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara minat belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 5 Tarakan dengan persamaan regresi Y = 20.763 + 0,875 X. Sedangkan Berdasarkan hasil perhitungan koefisien determinasi, diketahui bahwa minat belajar memberikan pengaruh sebesar 13,3% terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 5 Tarakan.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai ekonomi Obyek Wisata Kawasan Konservasi Hutan Mangrove di Kota Tarakan dengan menggunakan metode analisis Willingness To Pay (WTP) dan Nilai Total Ekonomi. Pendekatan ini menggunakan penelitian kualitatif dan kuantitatif. Pengambilan data diambil dengan cara menyebarkan kuesioner lalu pengolahan data menggunakan Excel. Pengambilan sempel pada penelitian ini menggunakan metode Qouted Accidential Sampling dan menggunakan sampel sebanyak 60 responden. Berdasarkan hasil perhitungan keseluruhan WTP yaitu sebesar Rp.740.000 dalam waktu pertahun. Kemudian hasil dari perhitungan Nilai Total Ekonomi wilayah Kawasan Konservasi Hutan Mangrove di Kota Tarakan menunjukkan bahwa hasil total nilai guna langsung yaitu sebesar Rp. 458.974.360 , kemudian total nilai pilihan sebesar Rp. 5.375.700, total nilai keberadaan sebesar Rp. 8.016.666.667 , dan total nilai warisan sebesar Rp. 45.897.436. Berikutnya untuk perhitungan Nilai Total Ekonomi keseluruhan sebesar Rp. 8.526.914.16.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MENYIMAK CERITA ANAK KELAS IV-B SDN 035 TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar menyimak cerita anak dengan menggunakan media Audio Visual. Jenis penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subjek penelitian adalah kelas IV-B yang berjumlah 27 siswa, 14 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Penelitian dilaksanakan sebanyak dua siklus, dimana setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan dengan prosedur langkah-langkah siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil bahwa penggunaan media Audio Visual dapat meningkatkan hasil belajar menyimak cerita anak kelas IV-B di SDN 035 Tarakan. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan menyimak cerita anak pada siklus I dan siklus II. Pada siklus I hasil menyimak cerita anak mencapai ketuntasan dengan persentase 74%. Setelah diadakan perbaikan pada siklus II mengalami peningkatan menyimak cerita anak mencapai ketuntasan dengan persentase 81%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa indikator ketercapaian peneliti dapat dikatakan berhasil dalam meningkatkan hasil belajar menyimak cerita anak menggunakan media Audio Visual pada siswa kelas IV-B di SDN 035 Tarakan.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kemampuan representasi matematis siswa ditinjau dari adversity quotient. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan populasi penelitian 120 siswa pada Kelas VIII MTs Negeri Tarakan Tahun ajaran 2022/2023. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling, dimana 60 siswa sebagai sampel. Instrumen pengumpulan data berupa tes kemampuan representasi matematis berbentuk uraian dan angket adversity quotient. Teknik analisis data yang digunakan ialah statistika deskriptif. Kemudian data tes diidentifikasi berdasarkan indikator kemampuan representasi matematis, dan data angket diidentifikasi berdasarkan tingkat Adversity Quotient (AQ). Data yang telah diidentifikasi kemudian diklasifikasikan berdasarkan kemampuan representasi matematis siswa ditinjau dari Adversity Quotient (AQ). Berdasarkan analisis data, hasil penelitian menunjukkan siswa Kelas VIII MTs Negeri Tarakan didominasi oleh siswa yang memiliki kemampuan representasi matematis yang kurang dan memiliki Adversity Quotient (AQ) camper. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan karakteristik dimana siswa climber menunjukkan kemampuan representasi matematis yang baik dan mampu memenuhi seluruh indikator kemampuan representasi matematis dibandingkan siswa camper dan quitter. Siswa climber mampu menyajikan dan memvisualisasikan permasalahan ke dalam gambar, mampu menyelesaikan perhitungan matematis, dan mampu menyajikan permasalahan dengan kata-kata. Sedangkan siswa camper belum mampu menyajikan dan memvisualisasikan permasalahan ke dalam gambar, belum mampu menyelesaikan perhitungan matematis, dan belum mampu menyajikan permasalahan dengan kata-kata. Adapun siswa quitter belum mampu menyajikan dan memvisualisasikan permasalahan ke dalam gambar, belum mampu menyelesaikan perhitungan matematis, dan tidak memiliki kemampuan dalam mengolah informasi dengan kata-kata.