Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

GUNAWAN

26 karya publik ditemukan.

2026: 52025: 32024: 52023: 22022: 42021: 12020: 6

Kajian faktor pembatas produksi sawit berdasarkan tingkat kualitas lahan pada lokus Sei Menggaris dan Sebatik

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) merupakan komoditas perkebunan strategis yang memiliki peranan penting dalam perekonomian Indonesia, Kondisi lahan dapat menjadi faktor pembatas yang berpengaruh terhadap pertumbuhan kalapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kualitas lahan serta mengidentifikasi faktor pembatas produksi kelapa sawit pada lokus Sei Menggaris dan Sebatik, Kabupaten Nunukan. Landasan penelitian mengacu pada konsep evaluasi kualitas dan kesesuaian lahan berdasarkan FAO serta metode matching dengan prinsip simple limitation, yaitu mencocokkan karakteristik lahan dengan persyaratan tumbuh tanaman kelapa sawit. Penelitian dilaksanakan pada Januari–April 2026 menggunakan metode survei. Penggalian data dilakukan melalui observasi lapangan, penentuan titik pengamatan, pengukuran karakteristik fisik lahan, pengambilan sampel tanah pada kedalaman 0–60 cm, pengumpulan data iklim, serta analisis sifat kimia tanah di Laboratorium Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Penelitian dilakukan pada lima unit lahan, terdiri atas dua unit di Sebatik dan tiga unit di Sei Menggaris, dengan empat sampel tanah pada setiap titik pengamatan yang dikompositkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi iklim wilayah penelitian tergolong sesuai bagi pertumbuhan kelapa sawit, dengan rata-rata curah hujan 2.419 mm tahun⁻¹ dan rata-rata bulan kering 0,4 bulan. Karakteristik fisik lahan secara umum berada pada kelas sesuai, dengan tekstur agak halus hingga halus, kedalaman tanah 105–115 cm, serta kondisi lereng, drainase, erosi, genangan, batuan permukaan, dan singkapan batuan yang tidak menjadi faktor pembatas. Sifat kimia tanah menunjukkan pH H₂O 5,58–6,06, N-total 0,08–0,18%, P tersedia 5,80-8,22 ppm, K tersedia 5,29–9,63 ppm, dan C-organik 0,74–1,17%. Hasil evaluasi menunjukkan Sebatik 1, Sebatik 2, dan Sei Menggaris 2 termasuk kelas S1 (sangat sesuai), sedangkan Sei Menggaris 1 dan Sei Menggaris 3 termasuk S2 (cukup sesuai) dengan faktor pembatas utama berupa rendahnya C-organik. Produktivitas Sebatik mencapai 1.690 kg ha⁻¹, lebih tinggi dibandingkan Sei Menggaris sebesar 1.305 kg ha⁻¹. Dengan demikian, peningkatan bahan organik dan pemupukan berimbang diperlukan untuk memperbaiki kualitas lahan dan mendukung peningkatan produktivitas kelapa sawit secara berkelanjutan.

URGENSI PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBENTUKAN PERATURAN DESA DI WILAYAH KECAMATAN KAYAN SELATAN KABUPATEN MALINAU

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini mengkaji urgensi partisipasi masyarakat dalam pembentukan Peraturan Desa di Kecamatan Kayan Selatan, Kabupaten Malinau. Partisipasi masyarakat dianggap sebagai elemen krusial untuk memastikan legitimasi, efektivitas, dan keberlanjutan peraturan desa yang disusun. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) mengapa partisipasi masyarakat menjadi hal yang urgen dalam pembentukan Peraturan Desa di wilayah Kecamatan Kayan Selatan, dan (2) bagaimana bentuk partisipasi masyarakat yang diterapkan dalam proses pembentukan Peraturan Desa tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa urgensi partisipasi masyarakat dalam pembentukan Peraturan Desa didasarkan pada kebutuhan untuk menjamin keterwakilan aspirasi masyarakat, kesesuaian materi muatan peraturan dengan kondisi sosial dan kearifan lokal, serta peningkatan legitimasi hukum Peraturan Desa. Partisipasi masyarakat menjadi sarana kontrol sosial terhadap pemerintah desa agar proses pembentukan peraturan berlangsung secara transparan dan akuntabel. Bentuk partisipasi masyarakat yang diterapkan di Kecamatan Kayan Selatan meliputi konsultasi publik, musyawarah desa, serta pelibatan tokoh masyarakat dan tokoh adat dalam proses perumusan dan pembahasan rancangan Peraturan Desa. Penelitian ini merekomendasikan penguatan mekanisme partisipasi masyarakat secara lebih terstruktur dan berkelanjutan, antara lain melalui peningkatan akses informasi, penguatan forum musyawarah desa, serta penjaminan ruang partisipasi yang inklusif bagi seluruh elemen masyarakat. Dengan demikian, pembentukan Peraturan Desa tidak hanya memenuhi aspek formal yuridis, tetapi juga mampu mencerminkan kebutuhan nyata masyarakat serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan desa yang demokratis dan responsif di Kecamatan Kayan Selatan.

IDENTIFIKASI PERAN DAN TANTANGAN PENGELOLA KAWASAN KONSERVASI MANGROVE BEKANTAN KOTA TARAKAN SERTA POTENSINYA SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN BIOLOGI

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB) di Kota Tarakan tidak hanya memiliki fungsi ekologis yang penting, tetapi juga berpotensi sebagai sarana pendidikan lingkungan. Namun, pengelolaan kawasan di tengah wilayah perkotaan ini dihadapkan pada berbagai kendala. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran dan tantangan pengelola KKMB Kota Tarakan, serta menganalisis potensi kawasan tersebut sebagai sumber pembelajaran biologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam bersama informan pengelola kawasan, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pengelola dalam menjaga kelestarian KKMB telah berjalan melalui manajemen kawasan secara rutin, yang mencakup pemeliharaan vegetasi mangrove dari sampah, perlindungan populasi bekantan (Nasalis larvatus) melalui pemantauan bulanan dan pemberian pakan tambahan, pengawasan aktivitas pengunjung, serta pelaksanaan edukasi lingkungan. Dalam pelaksanaannya, pengelola menghadapi tantangan berupa gangguan dari luar seperti tumpukan sampah plastik yang masuk ke kawasan, keterbatasan sumber daya manusia, dan minimnya fasilitas pendukung. Selain itu, terdapat kendala yuridis berupa tumpang tindih status kepemilikan lahan yang menghambat perbaikan aset fisik. Meskipun demikian, KKMB memiliki potensi dan keselarasan yang kuat untuk diintegrasikan sebagai sumber pembelajaran biologi yang kontekstual. Kawasan ini sangat relevan untuk mendukung materi ekosistem, keanekaragaman hayati, interaksi makhluk hidup, dan pelestarian lingkungan. Disimpulkan bahwa pengelola telah menjalankan fungsi manajemen konservasi dengan baik di tengah berbagai tantangan, dan kawasan ini sangat potensial untuk dimanfaatkan secara maksimal sebagai laboratorium alam bagi dunia pendidikan.

SISTEM REAL-TIME PENGHITUNGAN OTOMATIS BENIH UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) BERBASIS COMPUTER VISION DAN DEEP-LEARNING

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penghitungan manual benih udang windu (Penaeus monodon) memiliki kelemahan berupa ketidakakuratan, durasi proses yang lama dengan rentang 15–20 menit per 500–700 larva, serta risiko mortalitas benih yang tinggi akibat penanganan berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi sistem penghitungan otomatis real-time berbasis computer vision menggunakan algoritma YOLOv8 dan pelacak BoT-SORT. Dataset yang digunakan setelah melalui tahapan augmentasi berjumlah 780 citra dengan pembagian proporsi 92% data latih, 4% data validasi, dan 4% data uji. Kemudian dataset dilatih menggunakan lima varian arsitektur YOLOv8, di mana model YOLOv8s dipilih sebagai arsitektur paling optimal karena mencapai mAP@0,50 sebesar 91,59%, precision 90,67%, recall 84,76%, dan F1-score 87,04% terhadap data uji dari dataset. Selanjutnya pengujian dilakukan terhadap video (di luar dataset) dengan 16 kombinasi kepadatan (50, 75, 100, dan 150 benur) dan frame rate (120, 60, 30, dan 24 FPS) menunjukkan akurasi rata-rata tertinggi pada kepadatan 150 benur sebesar 93,83% (RMSE 14,72 ekor), dengan konfigurasi terbaik (60 FPS) mencapai 99,33%. Model YOLOv8s yang telah terevaluasi kemudian diintegrasikan ke dalam Graphical User Interface (GUI) berbasis PyQt5 dengan fitur visualisasi deteksi real-time, log waktu inferensi, jumlah hitungan, serta pemantauan beban CPU dan GPU secara bersamaan. Seluruh fitur tersebut telah melalui pengujian black-box dengan persentase keberhasilan 100%. Pengujian real-time menggunakan kamera langsung melalui GUI dilaksanakan dalam 8 sesi yang mencakup 4 kelompok kepadatan, menghasilkan rata-rata FPS sistem 22,11 dengan waktu inferensi 45,28 ms per frame, memenuhi dan melebihi ekspektasi FPS sistem sebesar 15 FPS, serta penggunaan GPU yang efisien (37,7%) dan CPU (25,6%). Namun, akurasi penghitungan pada skenario real-time menurun menjadi rata-rata 54,92% akibat pola kesalahan karena faktor variabilitas kondisi lingkungan yang tidak terkontrol penuh. Hasil penelitian membuktikan bahwa sistem mampu mendeteksi dan menghitung benih udang windu secara real-time dan otomatis, sehingga hipotesis penelitian dinyatakan diterima.

ANALISIS BIBLIOMETRIK DALAM MEMETAKAN TREN PENELITIAN PADA LITERATUR CONTENT MARKETING TERINDEX SCOPUS 2015-2025

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan memetakan perkembangan literatur ilmiah mengenai content marketing menggunakan pendekatan bibliometrik. Data diperoleh dari database Scopus periode 2015–2025 sebanyak 751 dokumen dan dianalisis menggunakan Biblioshiny pada R Studio melalui performance analysis, co-word analysis, network analysis, dan citation analysis. Hasil menunjukkan bahwa publikasi content marketing mengalami pertumbuhan pesat dengan tingkat pertumbuhan tahunan 23,49% serta didominasi kolaborasi penulis dengan rata-rata 3,56 penulis per dokumen dan kolaborasi internasional sebesar 28,1%. Tema penelitian berfokus pada social media, customer engagement, dan digital strategy yang mencerminkan sifat interdisipliner. Selain itu, rata-rata sitasi sebesar 22,85 menunjukkan dampak ilmiah yang kuat. Secara keseluruhan, content marketing merupakan bidang riset yang dinamis, relevan, dan berpotensi untuk dikembangkan pada penelitian selanjutnya.

POTENSI PENGELOLAAN SEMUT RANGRANG (Oecophylla smaragdina) SECARA BERKELANJUTAN DI PULAU TARAKAN

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Semut rangrang, khususnya kroto merupakan salah satu sumberdaya hayati yang dimanfaatkan sebagai pakan, pangan, dan manfaat lainnya. Pulau Tarakan memiliki potensi semut rangrang, yang saat ini dikelola melalui hasil perburuan atau pemanenan kroto di alam. Hal tersebut dapat berdampak bagi keberlangsungan semut rangrang di alam. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi dari aspek ekologi, aspek teknologi, dan sosal ekonomi pengelolaan semut rangrang (O. smaragdina). Serta, strategi pengelolaan berkelanjutan di Pulau Tarakan. Penelitian menggunakan metode survey dan wanwancara. Adapaun data yang dikumpulkan aspek ekologi yakni karekteristik habitat, karakteristik pohon, iklim mikro, sarang dan koloni. Selanjutnya, aspek teknologi yakni alat, bahan, dan metode pemanenan kroto. Serta, aspek sosial ekonomi meliputi karakteristik pengumpul dan pedangang kroto, dan analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukan (1) pinggiran hutan, permukiman, dan daerah pertanian merupakan ekosistem bagi semut rangrang. Sedangkan, jenis tumbuhan terdiri dari Akasia, Beringin, Kelapa, Ketapang, Mangga, Mengkudu, Sukun, Waru, dan Nyiri Abang, dan rata-rata jumlah sarang ± 8–12 sarang per lokasi per area lokasi Pengumpul. Selain itu, Struktur pohon (tinggi dan luas kanopi), kondisi mikrohabitat (intensitas cahaya), serta keberadaan pohon inang tertentu berpengaruh terhadap distribusi sarang dan produksi kroto; (2) aspek teknologi pemanfaatan kroto menggunakan peralatan sederhana, tanpa standar operasional panen yang baku. Penentuan lokasi dan pohon yang memiliki sarang umumnya dilakukan berdasarkan pengalaman individu pengumpul; (3) aspek sosial–ekonomi menunjukkan hanya terdapat 5 (lima) pengumpul yang aktif, dan 3 (tiga) pedangag kroto. Nilai ekonomi kroto yang relatif tinggi dengan harga berkisar Rp180.000 – 220.000/kg serta permintaan pasar yang meningkat, dan masih kategori layak untuk kegiatan usaha; (4) hasil analisis strategi menggunakan SWOT yang dipertajam dengan matriks IFAS–EFAS dan evaluasi kuadran Internal–Eksternal menunjukkan bahwa pengelolaan kroto berada pada Kuadran I (+,+). Kondisi ini menandakan bahwa pengelolaan kroto memiliki kekuatan internal dan peluang eksternal yang dominan. Strategi yang tepat adalah strategi progresif–agresif yang memanfaatkan kekuatan ekologis dan peluang pasar, namun tetap mengendalikan ancaman utama berupa eksploitasi berlebihan dan alih fungsi lahan. Strategi prioritas meliputi penerapan SOP panen berkelanjutan, pengembangan semi-budidaya berbasis pohon inang, perlindungan habitat, peningkatan kapasitas pengumpul, serta penguatan kemitraan pasar.

Pengaruh Disiplin, Motivasi dan Lingkungan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Kantor Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan Kota Tarakan

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan Pengaruh Disiplin, Motivasi dan Lingkungan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Kantor Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan Kota Tarakan. Jenis penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan metode survey yaitu teknik pengumpulan data dengan kuesioner. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 38 pegawai dengan menggunakan teknik sampling jenuh yang artinya semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Metode analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji koefisien determinasi, uji t dan uji F dengan menggunakan bantuan aplikasi SPSS Versi 26.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa disiplin tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap kepuasan kerja. Sedangkan motivasi dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK KORBAN TINDAK PIDANA PERSETUBUHAN OLEH AYAH KANDUNG DI WILAYAH HUKUM KEPOLISIAN RESOR TANA TIDUNG

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tindak pidana persetubuhan terhadap anak oleh ayah kandung merupakan kejahatan berat yang tidak hanya melanggar hukum pidana tetapi juga nilai-nilai moral dan perlindungan anak sebagai hak asasi manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum yang diberikan kepada anak korban tindak pidana persetubuhan oleh ayah kandung di wilayah hukum Kepolisian Resor Tana Tidung serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya kejahatan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris dengan metode pengumpulan data melalui wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap anak dilakukan dalam dua bentuk, yaitu preventif melalui edukasi, sosialisasi, dan kerja sama lintas sektor, serta represif melalui proses hukum dan pendampingan korban. Namun, hambatan dalam pelaksanaan perlindungan masih terjadi, seperti tekanan keluarga terhadap korban dan lemahnya efek jera bagi pelaku. Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya tindak pidana ini meliputi lemahnya pengawasan keluarga, rendahnya pendidikan, serta kurangnya kesadaran hukum masyarakat. Diperlukan penguatan sistem perlindungan hukum berbasis komunitas, serta penegakan hukum yang konsisten dan berkeadilan untuk menjamin pemulihan dan keadilan bagi korban. Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Anak, Tindak Pidana, Persetubuhan Ayah Kandung, Kepolisian Resor Tana Tidung

Kata Sapaan Suku Dayak Tahol Di Desa Mansalong Kecamatan Lumbis Kabupaten Nunukan

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

KATA SAPAAN SUKU DAYAK TAHOL DI DESA MANSALONG KECAMATAN LUMBIS KEBUPATEN NUNUKAN Abstrak Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengembangkan bahasa daerah khususnya kata sapaan suku Dayak Tahol. Penelitian ini mendeskripsikan bentuk kata sapaan hubungan keluarga, kata sapaan menurut jenis kelamin, kata sapaan berdasarkan usia, dan kata sapaan menurut kedudukannya. Metode pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, teknik observasi, simak, cakap, wawancara. Teknik analisis data yaitu menerjemahkan sapaan tersebut sesuai dengan hasil wawancara dengan informan. Hasil dari penelitian Kata Sapaan Suku Dayak Tahol di Desa Mansalong Kecamatan Lumbis Kabupaten Nunukan ini yaitu menunjukkan bahwa ada beberapa bentuk kata sapaan menurut (1) hubungan keluarga contohnya anak dengan saudara-saudara dari ayah atau ibu, (2) menurut jenis kelamin berupa kata sapaan untuk laki-laki (Ama) dan untuk perempuan (Ina), (3) menurut usia contohnya Aka (orang yang dianggap lebih tua,/kakak), (4) menurut kedudukannya Ama (bapak) sebagai kepala keluarga, dan Abuk (anak) sebagai anggota keluarga. Fungsi dari sapaan dalam bentuk kata sapaan dalam bahasa Dayak Tahol menurut hubungan keluarga, jenis kelamin, usia, dan kedudukan harus mengikuti pola sapaan di masyarakat Dayak Tahol. Kata Kunci: Kata Sapaan, Suku Dayak Tahol. KATA SAPAAN SUKU DAYAK TAHOL DI DESA MANSALONG KECAMATAN LUMBIS KEBUPATEN NUNUKAN Abstrak Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengembangkan bahasa daerah khususnya kata sapaan suku Dayak Tahol. Penelitian ini mendeskripsikan bentuk kata sapaan hubungan keluarga, kata sapaan menurut jenis kelamin, kata sapaan berdasarkan usia, dan kata sapaan menurut kedudukannya. Metode pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, teknik observasi, simak, cakap, wawancara. Teknik analisis data yaitu menerjemahkan sapaan tersebut sesuai dengan hasil wawancara dengan informan. Hasil dari penelitian Kata Sapaan Suku Dayak Tahol di Desa Mansalong Kecamatan Lumbis Kabupaten Nunukan ini yaitu menunjukkan bahwa ada beberapa bentuk kata sapaan menurut (1) hubungan keluarga contohnya anak dengan saudara-saudara dari ayah atau ibu, (2) menurut jenis kelamin berupa kata sapaan untuk laki-laki (Ama) dan untuk perempuan (Ina), (3) menurut usia contohnya Aka (orang yang dianggap lebih tua,/kakak), (4) menurut kedudukannya Ama (bapak) sebagai kepala keluarga, dan Abuk (anak) sebagai anggota keluarga. Fungsi dari sapaan dalam bentuk kata sapaan dalam bahasa Dayak Tahol menurut hubungan keluarga, jenis kelamin, usia, dan kedudukan harus mengikuti pola sapaan di masyarakat Dayak Tahol. Kata Kunci: Kata Sapaan, Suku Dayak Tahol. KATA SAPAAN SUKU DAYAK TAHOL DI DESA MANSALONG KECAMATAN LUMBIS KEBUPATEN NUNUKAN Abstrak Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengembangkan bahasa daerah khususnya kata sapaan suku Dayak Tahol. Penelitian ini mendeskripsikan bentuk kata sapaan hubungan keluarga, kata sapaan menurut jenis kelamin, kata sapaan berdasarkan usia, dan kata sapaan menurut kedudukannya. Metode pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, teknik observasi, simak, cakap, wawancara. Teknik analisis data yaitu menerjemahkan sapaan tersebut sesuai dengan hasil wawancara dengan informan. Hasil dari penelitian Kata Sapaan Suku Dayak Tahol di Desa Mansalong Kecamatan Lumbis Kabupaten Nunukan ini yaitu menunjukkan bahwa ada beberapa bentuk kata sapaan menurut (1) hubungan keluarga contohnya anak dengan saudara-saudara dari ayah atau ibu, (2) menurut jenis kelamin berupa kata sapaan untuk laki-laki (Ama) dan untuk perempuan (Ina), (3) menurut usia contohnya Aka (orang yang dianggap lebih tua,/kakak), (4) menurut kedudukannya Ama (bapak) sebagai kepala keluarga, dan Abuk (anak) sebagai anggota keluarga. Fungsi dari sapaan dalam bentuk kata sapaan dalam bahasa Dayak Tahol menurut hubungan keluarga, jenis kelamin, usia, dan kedudukan harus mengikuti pola sapaan di masyarakat Dayak Tahol.

ANALISIS KEBUTUHAN RUANG PARKIR PADA KAWASAN PERTOKOAN DI JALAN RE.MARTADINATA.

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Berdasarkan hasil pengamatan yang terdapat di jalan RE Martadinata terdapat banyak sekali pertokoan dengan pengaturan lahan parkir yang kurang maksimal. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui kebutuhan ruang parkir. Penelitian ini di lakukan untuk menentukan berapakah satuan ruang parkir yang tersedia pada kawasan pertokoan yang ada di jalan RE Martadinata dan Menguraikan kondisi karakteristik parkir yang terdapat pada jalan RE Martadinata. Metode yang digunakan mengacu pada dasar - dasar MKJI dan Pedoman Teknik Direktorat Jendral Perhubungan Darat. Dalam pengumpulan data tahap pertama yaitu dilakukan pengukuran luas lahan parkir, kemudian penelitian selanjutnya melakukan survei dengan mencatat jumlah kendaraan yang masuk atau keluar pada kawasan pertokoan di jalan RE Martadinata. Sehingga di dapatkan hasil satuan ruang parkir sebanyak 413 petak parkir untuk kendaraan sepeda motor dan 9 petak parkir untuk mobil. Karakteristik parkir menunjukkan bahwa Volume parkir sebesar 271 motor, 43 mobil. Durasi parkir terlama untuk motor 2,72 jam, mobil 2,49 jam. Pergantian parkir untuk motor sebanyak 2 kendaraan dan mobil 1 kendaraan. Indeks Parkir maksimum motor 128,95 %, mobil 222,22 %. Space Hours Occupancy maksimum motor dengan nilai 71.90 %, mobil 84,92 %. dari sepuluh lokasi titik parkir yang diteliti terdapat 3 lokasi yang tidak dapat menampung aktivitas parkir di kawasan pertokoan pada Jalan RE Martadinata yang sudah melebihi kapasitas yang tersedia.

STUDI PERTUMBUHAN BIBIT MANGROVE (Rhizhopora mucronata) DI KAWASAN KONSERVASI MANGROVE DAN KEPITING KELURAHAN PAMUSIAN KOTA TARAKAN

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

STUDI PERTUMBUHAN BIBIT MANGROVE JENIS (Rhizhopora mucronata) DI KAWASAN KONSERVASI MANGROVE DAN KEPITING KELURAHAN PAMUSIAN KOTA TARAKAN ABSTRAK Hutan mangrove di definisikan sebagai hutan yang terdapat di sepanjang pantai atau muara yang terpengaruh oleh pasang surut air laut, tergenang air laut, tetapi tidak terpengaruhi oleh iklim hutan mangrove. Hutan mangrove terdapat pada tanah berlumpur, berpasir, atau tanah berpasir. Rhizophora mucronata adalah salah satu jenis mangrove. Salah satu alasan yang membuat jenis ini banyak dipilih untuk rehabilitasi hutan mangrove karena buahnya yang mudah diperoleh, mudah disemai serta dapat tumbuh pada daerah ge-nangan pasang yang tinggi maupun genangan rendah,Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan pertumbuhan bibit mangrove jenis (Rhizophora mucronata) di Kawasan Konservasi Mangrove dan Kepiting Kelurahan Pamusian Kota Tarakan. Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan April 2024 yang meliputi persiapan bahan penelitian pengukuran data pertumbuhan di lapangan dan pengolahan data. Lokasi penelitian berada di pembibitan mangrove KKMK Kelurahan Pamusian Kota Tarakan. Pada tahap awal penelitian, dilakukan persiapan dengan mengumpulkan kecambah benih Rhizophora mucronata yang akan diteliti yaitu sebanyak 120 buah pada masing – masing lokasi penelitian. Agar mendapatkan kondisi buah yang memiliki umur yang sama, maka penentuan bibit dilakukan dengan mempertimbang induk pohon yang sama. Pengamatan juga dilakukan secara visual terhadap buah mangrove yang ditemukan dengan memperhatikan ukuran dan kondisi buah mangrove. Pada tahap persiapan berikutnya adalah mendapatkan data awal benih mangrove dengan mengukur panjang kecambah awal dan panjang tunas awal yang telah didapatkan,Jenis bibit yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan jenis Rhizophora mucronata. Sumber bibit berasal pohon induk Rhizophora mucronata dari KKMK. Jumlah bibit yang dgunakan sebanyak 120 bibit mangrove siap tanam. Adapun ukuran panjang kecambah bibit mangrove Rhizhopora. mucronate antara 49, cm sampai dengan 80 cm.

Evaluasi Sambaran Petir Menggunakan Metode Sudut Proteksi pada Gedung Rektorat Universitas Borneo Tarakan

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Bangunan tinggi merupakan salah satu objek yanag kemungkinan besar memiliki resiko sambaran petir. Oleh karena itu penting untuk memproteksi bangunan tinggi dengan sistem yang handal. Penelitian ini mengevaluasi sistem penangkal petir pada Gedung Rektorat Universitas Borneo Tararkan . Metode yang di gunakan adalah sudut proteksi. Untuk menganalisa diperoleh data pengukuran tahanan (Grounding) sebesar 35,6 Ω. Berdasrkan hasil perhitungan diperoleh nilai pararel tahanan grounding sebesar 0,67Ω. Dengan standar SNI perhitungan tahanan grounding diperoleh sebesar 0,24Ω. Data hasil guruh yang di peroleh pada tahun 2023 pada BMKG kota Tarakan selama 12 bulan diperoleh nilai rata-rata kerapatan sambaran petir ketanah sebesar 10,02km. Sedangkan perhitungan area proteksi (Ac) pada atap tengah dan samping diperoleh sebesar 115.883,25km dengan rata-rata sambaran petir pertahun sebesar 1,16 kali sambaran petir. Berdasarkan Analisa perhitungan diperoleh efisensi sambaran petir pada Gedung Rektorat Univerasitas Borneo Tarakan sebesar 0,91%..

Analisa Pembuatan Arang Dari Kayu Limbah Mebel Menggunakan Alat Pembuat Arang

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

*Limbah kayu adalah sisa-sisa kayu atau bagian-bagian kayu yang dianggap tidak lagi bernilai ekonomis dari sebuah proses kegiatan industri maupun ekonomi. Salah satu penghasil limbah kayu adalah industri mebel. Limbah kayu mebel akan kembali bermanfaat apabila diubah menjadi arang. Arang adalah bahan padat dan berpori yang dibuat oleh proses pirolisi (karbonisasi) bahan yang mengandung karbon. Limbah kayu hasil industri mebel yang ada di kota Tarakan adalah jenis kayu meranti dan kempas. Dengan menggunakan alat pembuat arang yang dimiliki oleh Jurusan Teknik Mesin Universitas Borneo Tarakan, maka dilakukan proses pembuatan arang dari limbah kayu meranti dan kempas. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat arang berbahan dasar limbah kayu mebel dengan menggunakan alat pembuat arang dan mengetahui seberapa efektif hasil proses pembuatan arang tersebut. Pembuatan dilakukan menggunakan bahan dasar limbah mebel berupa masing-masing 8 kg kayu meranti dan kampas. Proses awal pembuatan arang dengan meninjau kadar air menggunakan alat Moisteure Meter, dimana hasilnya menunjukan kadar air kayu meranti lebih tinggi dibandingkan kayu kempas. Kadar air meranti dan kempas masing-masing 16% dan 12%. Hasil akhir pembuatan arang menunjukan bahwa dengan menggunakan alat pembuat arang maka diperoleh hasil arang kayu meranti dan kempas berturut-turut adalah 43% dan 50%.

PENGARUH HARGA, KUALITAS PELAYANAN DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN GALILEO CAFE KOTA TARAKAN

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Harga, Kualitas Pelayanan dan Kualitas Produk terhadap Kepuasan Konsumen Galileo Cafe kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode Kuantitatif Survei dan pengumpulan data dengan menyebarkan kuisioner. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 200 sampel penelitian. Analisis data menggunakan software SPSS Model 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kualitas pelayanan tidak berpengaruh terhadap kepuasan konsumen Galileo Cafe. Variabel Harga,Kualitas Produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen Galileo Cafe Kota Tarakan.

POST-REFORMASI MEREKONSTRUKSI SEMANGAT PANCASILA DAN REFORMASI BERBASIS ONLINE

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku ini merupakan paham baru yang bernama post-reformasi dimana penulis menemukan ide orisinal tentang penguatan nilai-nilai Pancasila dan Reformasi. Buku ini menjadi dasar peningkatan SDM di indonesia berbasiskan Pancasila dan menawarkan konsep integrasi online sesuai dengan tuntutan Revolusi Industri 4.0. Buku ini dapat menjadi acuan referensi pemerintah dan rakyat Indonesia mengatasi masalah pengangguran, kemiskinan, korupsi , perekonomian, hukum, dan lain-lain.

POLA PENGASUHAN ORANG TUA DI MASA NEW NORMAL DI SMP N 13 KOTA TARAKAN

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Gunawan. 2022. “ Pola Pengasuhan Orang tua di Masa New Normal Covid-19 SMPN 13 Kota Tarakan”. Program Studi Bimbingan dan Konseling. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Borneo Tarakan. Dibimbing oleh ibu Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd, Selaku Pembimbing Utama dan Bapak Riski Sovayunanto, S.Psi.,M.Si, Selaku Pembimbing Anggota. Penelitian ini adalah penelitian jenis Survei dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pola Pengasuhan Orang Tua Di Masa New Normal Pandemi Covid-19 di SMP N 13 Kota Tarakan. Skala pola asuh orang tua menggunakan alat ukur yang telah diadaptasi dari skala pola asuh orang tua yang telah disusun oleh Abdul Gafoor K dan Abidha Kurukkan (2014).Teknik yang digunakan adalah random sampling yaitu peneliti mengambil sampel dan populasi secara acak sebanyak 84 siswa. Hsil penghitungan dengan menggunakan teknik anlisiss deskriptif hal ini menunjukan bahwa terdapat beberapa pola pengasuhan yang ada di SMP N 13 Kota Tarakan yaitu pola asuh authoritative sebanyak 52 siswa dari 84 responden, Permissive sebanyak 10 siswa dari 84 responden, Authoritarian sebanyak 5 siswa dari 84 siswa, dan Negligent sebanyak 17siswa dari 84 responden. Pada indikator Responssivenss menunjukan kategori tinggi dan Demandingness menunjukan kategori tinggi dengan Dari data keseluruan pola pengasuhan orang tua maka pola pengasuhan orang tua yang authoritative menujukan dengan kategori tinggi sebanyak 52 dari 84 siswa. Kata Kunci: Pola asuh authoritative, Permissive, Authoritarian, dan Negligent,new normal.

Evaluasi perancangan metode jala sudut proteksi petir eksternal pada gedung laboratorium sentral ilmu hayati universitas borneo tarakan

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

.Petir merupakan suatu proses peristiwa di atmosfer berupa pelepasan listrik dari awan bermuatan. Pada saat pelepasan muatan ini menuju suatu objek, yang bisa disebut dengan sebutan sambaran petir. Bangunan tinggi merupakan salah satu objek yang memiliki kemungkinan besar tersambar petir, oleh karena itu pentingnya untuk memproteksi bangunan tinggi dengan sistem yang handal. Kerusakan pada sarana dan peralatan proteksi handal agar dapat melindungi dan mengamankan bangunan dari sambaran petir, sehingga sarana dalam bangunan tersebut dapat berfungsi dengan baik. Sistem penangkal petir meliputi penangkal petir eksternal, penangkal petir dibuat dan mempunyai tahanan pentahanan/pembumian yang sekecil mungkin. Tujuanya adalah ketika terjadi petir, arus dapat mengalir ke dalam tanah secara cepat dan netral. Sistem proteksi eksternal pada dasarnya terdiri dari terminasi udara (Air terminal), konduktor penyalur (Down Conductor), dan sistem pembumian (Grounding). Cara kerja penangkal petir, anti petir atau penyalur petir sistem proteksi petir eksternal adalah pada saat permukaan awan sudah dipenuhi muatan ion negatif dan mulai mencari pembuangan maka secara otomatis muatan ion positif yang ada didalam bumi (Grounding System) akan tertarik muatan ion negatif yang ada di awan (seperti magnet). Oleh karena itu dapat dikatakan penangkal petir, anti petir atau penyalur petir sistem proteksi petir eksternal yaitu sebuah media perantara penghantar ion positif yang ada dibumi agar energi utama arus petir tidak merusak benda apapun yang dilewatinya. Metode yang digunakan dalam penentuan proteksi petir yaitu metode jala untuk keperluan perlindungan permukaan yang datar karena bisa melindungi seluruh permukaan bangunan. Pada nilai grounding dan penangkal petir didapatkan hasil 2 Ω, Sedangkan pada penangkal petir menggunakan metode sudut proteksi didapatkan hasil 8 terminasi udara.

ANALISIS PENDAPATAN PEDAGANG DI TAMAN BERKAMPUNG KOTA TARAKAN SEBELUM DAN ERA PEMULIHAN PANDEMI COVID-19

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengindentifikasi perbedaan penerimaan dan pendapatan pada pedagang sebelum dan era pemulihan pandemi covid-19 di taman berkampung kota tarakan, dalam penelitian ini pendapatan diperoleh dari hasil penerimaan di dikurangi dengan biaya. Penelitian ini dibatasi dengan cakupan biaya yakni hanya pada biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja. Alat analisis yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah Uji Beda (Paired Sampel T Test)) dengan menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan penerimaan pedagang sebelum pandemi dan era pemulihan covid-19 menunjukkan hasil t hitung sebesar 23,979 > t tabel 1,673 dengan tingkat signifikansi 5% serta nilai signifikansi 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara penerimaan pedagang di taman berkampung kota tarakan sebelum pandemi dan era pemulihan, perbedaan pendapatan pedagang sebelum pandemi dan era pemulihan covid-19 menunjukkan hasil t hitung sebesar 23,979 > t tabel 1,673 dengan tingkat signifikansi 5% serta nilai signifikansi 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pendapatan pedagang di taman berkampung kota tarakan sebelum pandemi dan era pemulihan.

STUDI KECELAKAAN LALU LINTAS PADA JALAN KOTA DI KOTA TARAKAN

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Studi kecelakaan lalu lintas pada jalan Kota di Kota Tarakan diharapkan dapat memberikan gambaran kepada pengguna jalan agar berhati-hati ketika berkendara dan instansi terkait agar merencanakan upaya penanganan terhadap lokasi rawan terjadi kecelakaan lalu lintas. Dalam hal ini penulis bermaksud menjawab tiga pertanyaan terkait kecelakaan lalu lintas yang terjadi. Pertama, berapakah nilai setiap parameter kecelakaan yang terjadi di Kota Tarakan selama 5 tahun terakhir? Kedua, daerah manakah yang menjadi lokasi rawan kecelakaan lalu lintas di Kota Tarakan? Ketiga, berapakah biaya satuan korban kecelakaan di Kota Tarakan. Metode yang digunakan untuk menganalisa tingkat kecelakaan dan angka kematian menggunakan pedoman dari Direktorat Keselamatan Transportasi Darat dan Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah, untuk perhitungan biaya satuan korban kecelakaan menggunakan metode the gross output. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari instansi terkait kecelakaan lalu lintas di Kota Tarakan. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa: Pertama, dari hasil perhitungan nilai parameter kecelakaan yang terjadi selama 5 tahun diperoleh nilai rata-rata tingkat kecelakaan pertahun untuk Kriteria Reaksi sebesar 23,572, RPABR 29,806 kematian/100.000 populasi, RDRBOR 1,127 kematian/10.000 registrasi kendaraan, Indeks Kekerasan 0,256 kematian per kejadian kecelakaan, TK per KM 5,476 kecelakaan per km, AEK 530,4, dan EPDO 595,2. Kedua, analisis penentuan daerah rawan kecelakaan lalu lintas di Kota Tarakan (black area) selama periode 5 tahun terakhir (2016-2020), diperoleh nilai tingkat keparahan tertinggi di Kecamatan Tarakan Timur dan Tarakan Barat, kemudian disusul Kecamatan Tarakan Tengah dengan nilai tingkat keparahan kedua, dan terakhir Kecamatan Tarakan Utara dengan nilai tingkat keparahan ketiga. Ketiga, besaran biaya korban kecelakaan lalu lintas tertinggi terjadi pada tahun 2017, dengan nilai Rp.12.059.281.937. Untuk total jumlah besaran biaya korban kecelakaan selama 5 tahun terakhir sebesar Rp.51.606.018.329, dengan rata-rata biaya per tahun sebesar Rp.10.321.203.666.

Asuhan Keperawatan Pada Ny. D Dengan Rheumathoid Arthritis Di Ruang Angsana Rumah Sakit Umum Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Rheumatoid Arthritis merupakan salah satu penyakit autoimun dengan peradangan yang tersebar diseluruh tubuh, mencakup keterlibatan sendi dan berbagai organ di luar persendian. Tujuan penulis mendapatkan gambaran dan pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan pada Ny. D metode penulisan: deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan, pada Ny. “D”. Hasil pengkajian klien terdapat 6 masalah keperawatan yaitu: nyeri akut, perfusi perifer tidak efektif, gangguan mobilitas fisik, gangguan pola tidur, defisit perawatan diri dan defisit pengetahuan. Kesimpulan: penulis menemukan 2 kesenjangan yang ada pada teori tapi tidak ada pada kasus, dan pada saat pelaksanaan ada tiga diagnosis yang intervensinya masih teratasi sebagian yaitu nyeri akut, perfusi perifer tidak efektif, gangguan mobilitas fisik. Proses asuhan keperawatan klien membutuhkan stimulus dari perawat, untuk melakukan tindakan yang dianjurkan karena klien mampu melakukan dengan benar tetapi klien belum mampu melakukan secara mandiri, intervensi didelegasikan pada perawat ruangan. Diharapkan perawat mampu melanjutkan intervensi sesuai dengan yang diharapkan perawat agar indikator dapat teratasi.