PERILAKU PROKRATINSI AKADEMIK SISWA PADA MASA PANDEMI DI SMK NEGERI SE-KOTA TARAKAN
Prokrastinasi akademik merupakan segala sesuatu yang dilakukan berkaitan dengan penunda penyelesaian tugas-tugas akademik tanpa adanya alasan yang jelas. Umumnya siswa yang melakukan prokrastinasi tidak menyelesaikan tugas, dan tugas tidak dapat diselesaikan tepat waktu atau bahkan tidak dikerjakan. Ciri-ciri perilaku prokrastinasi akademik yaitu penundaan untuk memulai dan menyelesaikan tugas, keterlambatan dalam menyelesaikan tugas, kesenjangan waktu antara rencana dan kinerja aktual, dan melakukan aktivitas yang lebih menyenangkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMK Negeri 1 Tarakan, SMK Negeri 2 Tarakan, SMK Negeri 3 Tarakan, dan SMK Negeri 4 Tarakan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah simple random sampling sebanyak 150 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan skala prokrastinasi akademik dan analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa perilaku prokrastinasi akademik siswa SMK Negeri se-Kota Tarakan, berada pada kategori rendah sebanyak 17 siswa dengan presentase 11,3 %, siswa yang berada pada kategori sedang sebanyak 131 siswa dengan presentase 87,3%, dan siswa yang berada pada kategori tinggi 2 siswa dengan presentase 1,3%.