Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

TANTRI RATU WARNADI

2 karya publik ditemukan.

2026: 12025: 1

Penegakan Hukum Terhadap Siswa Yang Mengendarai Sepeda Motor Tanpa Surat Izin Mengemudi di Kota Tarakan

2026 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penegakan hukum terhadap siswa yang mengendarai sepeda motor tanpa surat izin mengemudi di kota Tarakan. Serta untuk mengetahui penegakan hukum terhadap siswa yang mengendarai sepeda motor tanpa surat izin mengemudi (SIM) di kota Tarakan dan faktor yang menghambat penegakan hukum terhadap siswa yang mengendarai sepeda motor tanpa surat izin mengemudi (SIM) di kota Tarakan. Seluruh data yang diperoleh dalam penelitian, baik data primer dan data sekunder akan dianalisis dengan menggunakan metode penelitian empris. Selain itu dideskripsikan, dengan menelaah permasalahan yang ada, menggambarkan, menguraikan hingga menjelaskan permasalahan- permasalahan yang berkaitan dengan penelitian ini. Penggunaan metode deskriptif ini dimaksudkan untuk memperoleh gambaran yang baik, jelas dan dapat memberikan data sedetail mungkin tentang objek yang diteliti, dalam hal ini menggambarkan bagaimana penegakan hukum terhadap siswa yang mengendarai sepeda motor tanpa surat izin mengemudi di kota Tarakan. Pada penelitian ini penulis melakukan penelitian di kepolisian satuan lalu lintas (Satlantas), SMAN 1, SMAN 2, SMAN 3, SMAN 4, dan SMKN 1 Tarakan. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa banyak siswa yang masih menganggap SIM hanya sebatas syarat administratif untuk menghindari tilang, bukan bukti legalitas dan keselamatan berkendara. Selain itu rendahnya frekuensi patroli ataupun durasi razia menunjukkan kegagalan dalam implementasi pelaksanaan penegakan hukum dan keterbatasan sumber daya kepolisian dari segi personel menyebabkan patroli yang kurang maksimal.

Penegakan Hukum Terhadap Siswa Yang Mengendarai Sepeda Motor Tanpa Surat Izin Mengemudi di Kota Tarakan

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penegakan hukum terhadap siswa yang mengendarai sepeda motor tanpa surat izin mengemudi di kota Tarakan. Serta untuk mengetahui penegakan hukum terhadap siswa yang mengendarai sepeda motor tanpa surat izin mengemudi (SIM) di kota Tarakan dan faktor yang menghambat penegakan hukum terhadap siswa yang mengendarai sepeda motor tanpa surat izin mengemudi (SIM) di kota Tarakan. Seluruh data yang diperoleh dalam penelitian, baik data primer dan data sekunder akan dianalisis dengan menggunakan metode penelitian empris. Selain itu dideskripsikan, dengan menelaah permasalahan yang ada, menggambarkan, menguraikan hingga menjelaskan permasalahan- permasalahan yang berkaitan dengan penelitian ini. Penggunaan metode deskriptif ini dimaksudkan untuk memperoleh gambaran yang baik, jelas dan dapat memberikan data sedetail mungkin tentang objek yang diteliti, dalam hal ini menggambarkan bagaimana penegakan hukum terhadap siswa yang mengendarai sepeda motor tanpa surat izin mengemudi di kota Tarakan. Pada penelitian ini penulis melakukan penelitian di kepolisian satuan lalu lintas (Satlantas), SMAN 1, SMAN 2, SMAN 3, SMAN 4, dan SMKN 1 Tarakan. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa banyak siswa yang masih menganggap SIM hanya sebatas syarat administratif untuk menghindari tilang, bukan bukti legalitas dan keselamatan berkendara. Selain itu rendahnya frekuensi patroli ataupun durasi razia menunjukkan kegagalan dalam implementasi pelaksanaan penegakan hukum dan keterbatasan sumber daya kepolisian dari segi personel menyebabkan patroli yang kurang maksimal.