JUARY KULE
2025 · Thesis · Open Access
Tumbuhan obat merupakan segala jenis tumbuhan yang diyakini mempunyai khasiat obat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui jenis, bagian, manfaat/khasiat, dan cara penggunaan tumbuhan yang berpotensi sebagai obat tradisional di Desa Nawang Baru Kecamatan Kayan Hulu Kabupaten Malinau. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan jenis eksploratif. Pengumpulan data melalui studi pustaka, observasi partisipan, wawancara semi berstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian ditemukan sebanyak 22 jenis tumbuhan obat yang yang tergolong kedalam 17 famili. Bagian organ tumbuhan yang digunakan adalah daun, akar, batang, buah, rimpang, kulit, umbut dan umbi. Organ tumbuhan yang paling banyak digunakan adalah bagian daunnya. Manfaat dan khasiat dari tumbuhan obat yang dimanfaatkan untuk keperluan sehari-hari yaitu untuk mencegah penyakit seperti menurunkan kadar gula darah dan tekanan darah tinggi, mengobati penyakit ringan seperti sakit perut, masuk angin, luka-luka, demam, mimisan, sakit maag, batuk-batuk, sakit gigi dan cacingan. Penyakit berat seperti malaria, asam urat, pelien, batu ginjal, usus buntu, tekanan dan gula darah, serta sebagai obat penawar racun. Cara pengolahan tumbuhan obat antara lain ditumbuk, diparut, dikikis/iris, diasapkan/dipanggang, direbus, dikunyah, dibakar, digosok, diperas dan tanpa diolah. Cara penggunaannya adalah diminum, dimakan, dikunyah, ditempelkan, diusap, diperas dan dikompres. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut sebagai acuan atau bahan referensi dalam kajian mengenai tumbuhan obat dan pemanfaatannya dalam pengobatan tradisional.
DESI
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kelayakan media pembelajaran Big book yang ditinjau dari validasi ahli media, ahli materi dan praktisi. Selain itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana kemenarikan siswa terhadap media pembelajaran Big book yang ditinjau dari angket kemenarikan siswa. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development), adapun prosedur penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas 5 tahapan yaitu, Analysis (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi). Hasil perhitungan kelayakan media Big book ditinjau dari validasi media dengan persentasenya sebesar 93%, validasi materi persentasenya sebesar 80% dan validasi oleh praktisi persentasenya sebesar 98%. Kemenarikan media Big book diperoleh persentase pada uji coba terbatas sebesar 94% dan uji coba lapangan sebesar 96%. Berdasarkan hasil validasi ahli media, ahli materi dan praktisi serta kemenarikan siswa pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan, maka media pembelajaran Big book dinyatakan layak dan menarik digunakan dalam proses pembelajaran.
LEDY JUIKA
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket selanjutnya di dukung berdasarkan hasil wawancara. Sebanyak 27 siswa menjadi partisipan dalam penelitian dan mengisi angket motivasi belajar siswa pada pelajaran matematika kemudian dikelompokan berdasarkan kategori. Ada 3 kategori motivasi belajar siswa pada pelajaran matematika yaitu motivasi belajar rendah, sedang, dan tinggi. Peneliti menentukan sebanyak 3 orang siswa yang akan dijadikan subjek dalam penelitian yaitu 1 subjek kategori motivasi belajar matematika rendah, 1 subjek kategori motivasi belajar matematika sedang, dan 1 subjek kategori motivasi belajar tinggi. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut presentase motivasi belajar siswa kelas V-B pada mata pelajaran matematika di SDN 015 Tarakan Timur memiliki kecenderung tergolong sedang. Di mana terdapat hanya dua siswa yang memiliki motivasi belajar rendah, sebanyak dua puluh empat siswa yang memiliki motivasi belajar sedang, dan sebanyak satu siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi. This study aims to describe the learning motivation of students in mathematics. The study employs a qualitative methodology. Data collection was primarily conducted through questionnaires, further supported by interview results. A total of 27 students participated in the study, completing a questionnaire on learning motivation in mathematics, after which they were categorised based on their motivation levels. Three categories of student learning motivation in mathematics were established: low, medium, and high. From these categories, three students were selected as research subjects: one representing low mathematics learning motivation, one representing medium mathematics learning motivation, and one representing high mathematics learning motivation. The findings indicate that the learning motivation of fifth-grade B students in mathematics at SDN 015 East Tarakan tends to fall predominantly within the medium category. Specifically, only two students exhibited low learning motivation, twenty-four students demonstrated medium learning motivation, and one student displayed high learning motivation.
NOFTALIA
2025 · Thesis · Open Access
This study aimed to improve students' vocabulary through the use of English songs in class VII of SMP Negeri 3 Tarakan. The background of this study was the low level of students' vocabulary mastery, which had an impact on their learning motivation and English skills in general. This study used the Classroom Action Research (CAR) based on the Kemmis and McTaggart model, which consisted of two cycles, each covering the stages of planning, action, observation, and reflection. Data were collected through observation sheets of teacher and student activities and vocabulary tests in the form of fill-in-the-blank questions. The results showed an increase in students' vocabulary mastery through the use of songs. In Cycle I, the results showed that only 39% of students achieved the minimum mastery criteria (KKTP), while 61% did not reach the target. Teacher and student activity was recorded at 70% and 60%, respectively, in the first meeting, and increased to 85% and 70% in the second meeting. Based on these findings, several improvements were made for the second cycle. In the second cycle, the percentage of students who achieved KKTP increased significantly to 77%, while only 23% did not meet the minimum criteria. Teacher and student activity also increased, reaching 92% and 89%, respectively. Then, the vocabulary test results also showed improvement, with an average score of 39% of students meeting the success criteria, while 61% o students did not meet the criteria. In Cycle Two, 77% of students met the success criteria, while 23% did not meet the criteria. exceeded the minimum mastery criteria (KKM). The final reflection was that the teacher successfully integrated songs to introduce new vocabulary, motivated students through interesting activities, and applied classroom management strategies that kept students active and focused Therefore, the effective use of English songs enhances the teaching and learning process, resulting in satisfactory vocabulary mastery, improved vocabular understanding, and increased student interest, attention, and engagement in English language learning.
HERLINA EMA
2025 · Thesis · Open Access
Kecemasan mengajar matematika sering kali dialami oleh mahasiswa calon guru, khususnya dalam Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP). Oleh karena itu, Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kecemasan mahasiswa PLP PGSD UBT angkatan 2021 dalam mengajar matematika di Sekolah Dasar. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian kuantitatif deskriptif ini melibatkan 104 mahasiswa PLP PGSD UBT angkatan 2021 sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui angket dan wawancara, kemudian dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 66% (68 mahasiswa) mengalami kecemasan mengajar matematika pada kategori sedang, diikuti 19% (20 mahasiswa) kategori tinggi, dan 15% (16 mahasiswa) kategori rendah. Wawancara mendalam dengan tiga sampel kunci menunjukkan mahasiswa mengalami kecemasan meliputi keterbatasan penguasaan materi, kurangnya pengalaman mengajar matematika yang berdampak pada rendahnya kepercayaan diri dan self efficacy, serta kurangnya kesiapan dan keterampilan manajemen kelas. Temuan ini mengindikasikan perlunya dukungan lebih lanjut bagi mahasiswa PLP PGSD untuk mengatasi kecemasan dalam pengajaran matematika.
DENI ANDIKA PUTRA
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah cangkang kerang temberungun (Telescopium telescopium) sebagai katalis heterogen dalam produksi biodiesel dari minyak jelantah melalui proses transesterifikasi. Cangkang dikalsinasi pada suhu 600°C dan 750°C serta dibandingkan dengan sampel tanpa kalsinasi. Sintesis biodiesel dilakukan dengan rasio berat jelantah terhadap metanol 5:1 menggunakan katalis sebanyak 2% dari berat minyak, direaksikan dengan refluks pada suhu 60°C selama 3 jam. Biodiesel yang dihasilkan dianalisis melalui uji rendemen, densitas, viskositas dan karakteristik nyala. Hasil menunjukkan bahwa kalsinasi suhu tinggi berhasil mengubah CaCO3 menjadi CaO yang aktif secara katalitik. Spektrum FTIR menunjukkan bahwa sampel 750°C menampilkan puncak khas Ca-O, menandakan konversi sempurna dari CaCO3. Biodiesel dari katalis non-kalsinasi menghasilkan rendemen tertinggi (10,09%), namun suhu 600°C memberikan hasil densitas dan viskositas paling sesuai dengan standar. Studi ini menunjukkan bahwa cangkang kerang temberungun memiliki potensi sebagai katalis ramah lingkungan dan ekonomis dalam produksi biodiesel.
MEYRIZQA KRISTYANTY
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan teknik storytelling terhadap kemampuan berbicara siswa kelas XI di SMAN 2 Tarakan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan metode pembelajaran yang lebih kontekstual dan komunikatif dalam pembelajaran berbicara Bahasa Inggris. Storytelling adalah teknik pembelajaran yang melibatkan aktivitas menyampaikan cerita secara lisan dengan struktur yang jelas dan ekspresi yang menarik, yang diyakini dapat meningkatkan keterampilan berbahasa secara menyeluruh. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental, menggunakan model one-group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 34 siswa kelas XI Bahasa yang dipilih secara purposive. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah tes kemampuan berbicara yang mengacu pada lima aspek penilaian menurut Brown (2004), yaitu pronunciation, vocabulary, grammar, fluency, dan comprehension. Tes dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan (treatment) berupa empat sesi pembelajaran berbasis storytelling yang terintegrasi dengan teks hortatory exposition. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan Uji Wilcoxon Signed-Rank karena data tidak berdistribusi normal. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor siswa dari 4,25 pada pretest menjadi 6,78 pada posttest. Seluruh siswa mengalami peningkatan skor, dengan nilai signifikansi 0,000 (p 0,05), yang menunjukkan bahwa teknik storytelling memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berbicara siswa. Peningkatan paling dominan terjadi pada aspek pronunciation dan vocabulary. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa teknik storytelling merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan performa berbicara siswa, serta mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, komunikatif, dan relevan dengan konteks kehidupan siswa.
DINI RAMADANI
2025 · Thesis · Open Access
Membaca merupakan keterampilan dasar yang sangat penting dikuasai siswa sekolah dasar, khususnya di kelas rendah. Namun, pada kenyataannya masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam mengenal huruf, membaca kata, hingga memahami isi bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengatasi kesulitan membaca siswa kelas I di SDN 031 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah guru kelas I-A dan I-B beserta siswa yang mengalami kesulitan membaca. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam mengatasi kesulitan membaca meliputi tiga aspek utama. Pertama, pada tahap pengenalan huruf, guru menggunakan metode fonik, pengulangan bunyi huruf, latihan menebalkan huruf, serta memanfaatkan media seperti kartu huruf, papan tulis, dan buku membaca permulaan. Kedua, pada tahap membaca kata, guru menggunakan metode eja, latihan bertahap sesuai kemampuan siswa, serta bimbingan individual agar siswa lebih fokus dan terarah. Ketiga, pada tahap memahami isi bacaan, guru menerapkan metode storytelling dengan membacakan cerita sederhana, menjelaskan kembali isi bacaan dengan bahasa yang mudah, mengaitkan isi cerita dengan kehidupan sehari-hari siswa, serta memberikan evaluasi berupa pertanyaan sederhana. Strategi-strategi ini terbukti membantu siswa dalam mengatasi kesulitan membaca, meskipun sebagian siswa masih memerlukan bimbingan lebih intensif, terutama dalam membedakan huruf mirip dan memahami bacaan panjang. Strategi guru dalam mengatasi siswa yang kesulitan mengenal huruf, kesulitan membaca kata, dan kesulitan dalam memahami makna bacaan dilakukan dengan sangat baik.
MELY AGUSTIANI
2025 · Thesis · Open Access
Mikroalga merupakan organisme penting yang berperan sebagai pakan alami dalam akuakultur karena kaya nutrisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi, mengidentifikasi, dan membudidayakan mikroalga lokal sebagai kandidat pakan alami dalam akuakultur. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Tahapan penelitian terdiri dari pengambilan sampel menggunakan planton net (20 µm), isolasi mikroalga dengan teknik pengenceran bertingkat menggunakan air steril dilanjutkan dengan agar platting diperkaya nutrisi KW21, serta identifikasi jenis mikroalga berdasarkan pendekatan morfologi dan tudi literatur. Parameter pertumbuhan sel diukur berdasarkan nilai absorbansipada panjang gelombang 680 nm menggunakan spektrofortometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah berhasil diisolasi lima genus mikroalga, yaitu Pleurocapsa sp., Chlorella sp., Dunailella sp., dua isolat bertipe Chlorelloid, dan Chlamydomonas sp. Isolat Chlamydomonas sp. menunjukkan laju pertumbuhan spesifik (SGR) tertinggi. Dari ke 6 isolat diperoleh 5 isolat yang memiliki karakteristik dan potensi untuk dikembangkan sebagai pakan alami dalam akuakultur.
HASLINA
2025 · Thesis · Open Access
Kosakata merupakan salah satu aspek penting dalam penguasaan bahasa inggris karena berperan penting dalam seluruh keterampilan berbahasa, seperti berbicara, mendengar, membaca, dan menulis. Namun, berdasarkan observasi di SMP Negeri 3 Tarakan, banyak siswa kelas VII mengalami kesulitan dalam memahami teks berbahasa Inggris akibat keterbatasan penguasaan kosakata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh signifikan penggunaan media Wordwall terhadap penguasaan kosakata siswa kelas VII. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental (one group pre-test and post-test design). Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-4 berjumlah 32 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes tertulis sebanyak 30 soal yang mencakup pilihan ganda, mencocokkan kata dengan gambar, teka-teki kata, dan mencocokkan petunjuk dengan gambar. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test siswa adalah 62,03 dan meningkat menjadi 81,25 pada post-test. Uji statistik menggunakan paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 0,05, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan media Wordwall terhadap peningkatan penguasaan kosakata siswa. Dengan demikian, media Wordwall terbukti efektif sebagai media pembelajaran interaktif dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa inggris siswa kelas VII-4 di SMP Negeri 3 Tarakan. Vocabulary is a fundamental aspect of English language acquisition, playing a crucial role in the development of all language skills, including speaking, listening, reading, and writing. However, based on observations at SMP Negeri 3 Tarakan, many seventh-grade students struggle to comprehend English texts due to limited vocabulary mastery. This study aims to investigate the effect of using Wordwall media on the vocabulary mastery of the seventh-grade students. A quantitative approach was employed, using a pre-experimental design (one-group pre-test and post-test design). The sample consisted of 32 students from class VII-4, selected through purposive sampling. The research instrument was a written test comprising 30 items, including multiple-choice questions, word-picture matching, word puzzles, and clue-picture matching tasks. The data analysis revealed that the students' average pre-test score was 62.03, which increased to 81.25 in the post-test. A paired sample t-test showed a significance value (Sig. 2-tailed) of 0.000 0.05, indicating a statistically significant effect of Wordwall media on students' vocabulary mastery. Therefore, Wordwall media is proven to be an effective interactive learning tool in enhancing the English vocabulary mastery of class VII-4 students at SMP Negeri 3 Tarakan.
FITRIANA
2025 · Thesis · Open Access
Kenakalan remaja sering di sebabkan oleh terjadinya perubahan-perubahan dalam aspek fisik, psikis dan sosial sehingga remaja cenderung mengabaikan peraturan atau norma yang ada. Kenakalan remaja merupakan tindakan penyimpang yang mengakibatkan terjadinya pelanggaran aturan tata tertib disekolah maupun masyarakat. Salah satu upaya menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan memberikan layanan bimbingan klasikal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan klasikal terhadap kenakalan remaja di SMP Negeri 1 Tanjung Selor, jenis penelitian pada penelitian ini yaitu kuantitatif dengan metode penelitian pre-experimental design dengan jenis one group pretest-posttest. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa angket, menggunakan indikator kenakalan remaja dari (Iqbal,2014) adapun penyebab kenakalan remaja yaitu: 1) faktor keluarga; 2) pengaruh teman sebaya; 3) lingkungan sekolah; dan 4) media sosial dan media massa. Populasi penelitian ini adalah 257 siswa dikelas VIII di SMP Negeri 1 Tanjung Selor, dengan menggunakan teknik Purposive sampling, yang menjadi sampel dalam penelitian ini berjumlah 8 siswa. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan software SPSS 25. Hasil penelitian pada saat pemberian pretest berada pada kategori tinggi dapat dilihat dari hasil analisis data tingkat kenakalan remaja dengan nilai rata-rata 101,1 dan setelah pemberian posttest berada pada kategori rendah dapat dilihat dari hasil analisis data Tingkat kenakalan remaja dengan nilai rata-rata 94,3. Berdasarkan hasil penelitian prestest dan posttest bahwa adanya pengaruh bimbingan klasikal terhadap kenakalan remaja di SMP Negeri 1 Tanjung Selor dilihat dari uji hipotesis melalui paired sample t-test dengan menggunakan bantuan software SPSS 25 dan diperoleh nilai Sig. (2-tailed) adalah sebesar 0,000 > 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima.
JEFRI
2025 · Thesis · Open Access
JEFRI 2025. Struktur dan Fungsi Mantra Pagar Diri Suku Dayak Lundayeh Di Desa Long Simau Kecamatan Mentarang Hulu Kabupaten Malinau. Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan. Dosen Pembimbing Utama, Siti Fathonah, M.Pd. Anggota Pembimbing Rita Kumala Sari, M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Struktur dan Fungsi Mantra Pagar Diri Suku Dayak Lundayeh di Desa Long Simau, Kecamatan Mentarang Hulu, Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan Deskriptif Kualitatif. Data penelitian berupa frasa atau kalimat mantra pagar diri Suku Dayak Lundayeh yang diperoleh dari informan/narasumber. Instrumen Penelitian adalah Human Instrument. Teknik Pengumpulan data meliputi Observasi, Wawancara, Teknik Catat, Teknik Perekaman, dan Dokumentasi. Analisis Data dilakukan melalui tahap Identifikasi, Klasifikasi, Analisis Data, dan Kesimpulan. Diperoleh sebanyak delapan data mantra pagar diri. Analisis struktur mantra menunjukkan bahwa unsur judul setiap mantra memiliki unsur judul sebagai penanda identitas dan tujuan. Unsur pembuka, menunjukkan kerendahan hati penutur kepada penguasa yang diyakini dapat mengabulkan permintaan. Unsur niat, sugesti, dan tujuan. Tidak semua mantra memiliki keenam unsur pembangun (judul, pembuka, niat, sugesti, tujuan, penutup) secara lengkap. Beberapa mantra hanya terdiri dari tiga unsur karena makna kalimatnya tidak dapat dipahami secara keseluruhan, meskipun demikian setiap mantra pagar diri tetap memiliki kegunaannya sebagai pelindung diri. Fungsi mantra secara keseluruhan, mantra pagar diri Suku Dayak Lundayeh di Desa Long Simau, Kecamatan Mentarang Hulu, Kabupaten Malinau, memiliki tiga fungsi: fungsi budaya, fungsi kepercayaan, dan fungsi pendidikan. Fungsi budaya, mantra merupakan warisan budaya lisan yang diturunkan secara turun-temurun. Fungsi kepercayaan, mantra digunakan sebagai perisai diri dari berbagai gangguan, seperti serangan hama dan gagal panen (Mantra Nawar Mengai), gangguan makhluk halus (Mantra Otu), gangguan binatang buas (Mantra Amaa, Amalun), niat jahat seseorang (Mantra Febey), gangguan ilmu hitam (Mantra Iyo, Iyolun), tersedak tulang ikan (Mantra Meker), gangguan kesehatan dan penyakit keras (Mantra Tuwe), serta musibah dan marabahaya saat membangun rumah (Mantra Biyen). Fungsi pendidikan, mantra-mantra ini kini diwariskan sebagai bahan pembelajaran sejarah lokal bagi generasi muda, mengingat masyarakat Dayak Lundayeh saat ini telah menganut sistem kepercayaan beragama dan tidak lagi mempraktikkan animisme dan dinamisme.
NUR SARAZIDA
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh teknik Cognitive Restructuring dalam mengurangi perilaku merokok pada siswa kelas X di SMA Negeri 1 Nunukan. Perilaku merokok di kalangan remaja merupakan masalah serius dengan dampak negatif terhadap kesehatan fisik dan mental, serta prestasi akademik. Teknik Cognitive Restructuring, sebagai bagian dari pendekatan kognitif-behavioral, berfokus pada identifikasi dan modifikasi pola pikir yang mendukung perilaku merokok. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan one group pre-test-post-test design. Subjek penelitian adalah siswa kelas X di SMA Negeri 1 Nunukan yang memiliki perilaku merokok, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui skala perilaku merokok yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya dengan metode Cronbach's Alpha sebesar 0.941, menunjukkan instrumen yang sangat reliabel. Intervensi Cognitive Restructuring diberikan kepada subjek selama 6 sesi. Hasil analisis data menggunakan Paired Sample T-Test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil (pre-test) dan (post-test). Hal tersebut terdapat pada nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) yang diperoleh adalah 0.001 (p 0.05), dan terdapat nilai thitung sebesar 13,986 > dari ttabel sebesar 0,304 yang berarti hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Ini menunjukkan bahwa ada pengaruh teknik cognitive restructuring untuk mengurangi perilaku merokok pada siswa kelas X di SMA Negeri 1 Nunukan. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa teknik cognitive restructuring dapat menjadi strategi yang efektif dalam program pencegahan dan penanganan perilaku merokok di sekolah.
RESKY ANANDA NOVITA
2025 · Thesis · Open Access
Remaja yang melakukan perilaku seksual bersiko dapat menyebabkan terjadinya kehamilan yang tidak diinginkan, masalah kesehatan reproduksi, dan penularan IMS (Infeksi Menular Seksual). Perilaku seksual dilakukan pada remaja karena adanya rasa keingintahuan sehingga remaja melakukan tindakan seksualitas tanpa memikirkan risiko apa yang akan terjadi pada dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran teman sebaya terhadap perilaku seksual pada remaja di SMPN 4 Kota Tarakan. Jenis penelitian ini merupakan kuantitatif dan menggunakan metode analisis korelasi dengan desain penelitian cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah siswa-siswi kelas 8 di SMPN 4 Kota Tarakan yang berjumlah 288. Sampel penelitian ini berjumlah 81 orang yang dipilih secara purposive sampling, dan menentukan responden di setiap kelas menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner mengenai peran teman sebaya dan perilaku seksual. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji chi square. Hasil analisis menunjukkan nilai p value = 0,000 (p0.05) yaitu terdapat hubungan peran teman sebaya terhadap perilaku seksual pada remaja di SMPN 4 Kota Tarakan. Diharapkan penelitian ini dapat meningkatkan kesadaran oleh berbagai pihak (orang tua, sekolah, tenaga kesehatan, masyarakat) agar lebih berperan aktif dalam memberikan pendidikan serta informasi yang benar, akurat, dan mudah dipahami mengenai kesehatan reproduksi dan perilaku-perilaku menyimpang dikalangan remaja untuk mencegah terjadinya perilaku seksual berisiko.
DHEA NINGRUM
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keanekaragaman dan dominansi jenis capung (Odonata) di Kawasan Agrowisata Air Terjun Karungan, Kota Tarakan, serta menganalisis potensinya sebagai sumber belajar biologi. Penelitian dilakukan dengan metode jelajah (field method), menggunakan jaring serangga untuk menangkap capung, serta pengukuran faktor lingkungan Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menghitung indeks keanekaragaman dan indeks dominansi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 10 spesies capung yang berasal dari dua famili, yaitu Libellulidae dan Coenagrionidae, dengan jumlah total 348 individu. Indeks keanekaragaman (H') yang diperoleh sebesar 1,85 termasuk kategori sedáng, sedangkan nilai indeks dominansi (C) sebesar 0,19 termasuk kategori rendah, menunjukkan bahwa kawasan penelitian memiliki ekosistem yang relatif stabil dengan penyebaran spesies yang cukup merata dan tidak ada spesies yang mendominasi secara berlebihan. Hasil penelitian berpotensi dijadikan sumber belajar kontekstual pada materi keanekaragaman hayati, dan ekologi.
RANDI SETIAWAN
2025 · Thesis · Open Access
Randi Setiawan, 2025. “Pengaruh Layanan Klasikal Menggunakan Media Word Wall Terhadap Motivasi Belajar Siswa Dalam Kurikulum Merdeka di SMP Muhammadiyah 2 Tarakan”. Siti Rahmi selaku pembimbing utama dan Dr. Urotul Aliyah, S.Pd.,M.Pd selaku pembimbing anggota. Dalam Kurikulum Merdeka, motivasi belajar siswa bisa diartikan sebagai kemauantulusdaridalam dirimereka untukterlibat penuh dalamkegiatan belajar. Artinya, siswa semangat belajar bukan karena tekanan atau ancaman, melainkan karena siswa menemukan kegembiraan, keterkaitan dengan hidupnya, dan nilai penting dalam materi yang sedang dipelajari.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan klasikal menggunakan media word wall terhadap peningkatan motivasi belajar siswa dalam kurikulum merdeka di SMP Muhammadiyah2Tarakan.Penelitianinimenggunakanmetodekuantitatifdengan desain Pre-Ekperimental Designtipeone Group Pretest-Posttest Design.Populasi penelitan adalah siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 2 Tarakan, dengan sampel penelitiansebanyak22siswakelasVIIDyangdipilihmelalui purposivesampling. Instrumenpenelitianyangdigunakanadalahskala likert,sedangkanteknikanalisis data meliputi analisis deskriptif dan infrensial dengan uji hipotesis paired sample T-test menggunakanSPSSversi 26.0.1.Hasil analisismenunjukkanhipotesispada penelitian ini bahwa nilai Sig. (2 tailed) yang diperoleh .000 yang dimana nilai skor tersebut 0,05, dan nlai t-hitung -7,645=nilai abslut 7,645 dimana nilai skor tersebut ≥ 1,717 sehingga alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak. Berdasarkan teks awal tersebut ada Pengaruh Layanan Klasikal Menggunakan MediaWordWallTerhadapMotivasiBelajarSiswaDalamKurikulum Merdeka di SMP Muhammadiyah 2 Tarakan.
NIMAS ADILLIA FAZA RENATA
2025 · Thesis · Open Access
Perilaku bullying melibatkan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh seorang individu atau kelompok terhadap individu lain yang lebih lemah. Tindakan ini dilakukan secara berulang kali atau terus-menerus dalam bentuk fisik maupun non-fisik dengan tujuan untuk menyakiti, merendahkan, mengintimidasi, dan mendapatkan kepuasan pribadi. Pada hasil observasi ditemukan perilaku bullying secara fisik, verbal, dan sosial yang masih sering terjadi di lingkungan sekolah. Hal ini mengakibatkan siswa merasa perilaku bullying adalah hal yang biasa atau wajar tanpa memikirkan dampak negatif dari perilaku bullying tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan R&D (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE dengan melalui tahap analysis, design, development, implementation, evaluation. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dari segi kelayakan pada pengembangan media board game sebagai media bimbingan kelompok untuk mengurangi perilaku bullying siswa di SMPN 12 Tarakan. Penelitian ini menggunakan uji kelompok kecil dengan jumlah 7 orang siswa responden dan 1 orang Guru BK yang berperan sebagai penilai sejauh mana kelayakan media board game. Berdasarkan hasil validasi media diperoleh presentase sebesar 94% dengan kategori sangat tinggi atau sangat layak, hasil validasi materi diperoleh presentase sebesar 88,8% dengan kategori sangat tinggi atau sangat layak. Kemudian hasil uji coba kelompok kecil dengan 7 responden diperoleh presentase sebesar 97,1% dengan kategori sangat tinggi atau sangat layak dan hasil respon guru BK diperoleh presentase sebesar 100% dengan kategori sangat tinggi atau sangat layak. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa media board game sebagai media bimbingan kelompok untuk mengurangi perilaku bullying siswa di SMPN 12 Tarakan memenuhi kriteria kelayakan untuk digunakan.
AGNESIA TANDIRAU
2025 · Thesis · Open Access
Self confidence merupakan keyakinan individu terhadap kemampuan diri dalam berpikir, bertindak dan mengambil keputusan secara mandiri, serta kemampuan untuk menyampaikan pendapat tanpa rasa takut. Fenomena rendahnya self confidence di kalangan siswa, khususnya di SMP Negeri 14 Tarakan, terlihat dari kurangnya keberanian untuk tampil didepan kelas, menyampaikan pendapat dan keraguan terhadap kemampuan diri sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik cinema therapy terhadap self confidence siswa. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-experimental tipe one-group pretest-posttest design. Sampel penelitian terdiri dari 8 siswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen pengumpulan data berupa skala Likert yang mengukur self confidence siswa. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial, dengan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test sebagai metode non-parametrik untuk dua sampel berpasangan. Hasil pengujian menunjukkan nilai signifikansi (Asymp. Sig. 2-tailed) sebesar 0.012 0.05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara layanan bimbingan kelompok teknik cinema therapy dalam peningkatan self confidence siswa kelas VII SMP Negeri 14 Tarakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bimbingan kelompok dengan teknik cinema therapy merupakan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan self confidence siswa. Oleh karena itu, intervensi ini dapat dijadikan sebagai alternatif dalam praktik bimbingan konseling di sekolah, terutama dalam membantu siswa mengatasi tantangan psikologis yang berkaitan dengan self confidence siswa.
NADILLA PUTRI ZAGITA
2025 · Thesis · Open Access
Keterampilan berbicara merupakan salah satu aspek penting dalam penguasaan bahasa Inggris yang masih menjadi tantangan bagi banyak pelajar di Indonesia, termasuk di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Permasalahan yang dihadapi siswa antara lain adalah rendahnya kelancaran berbicara, pengucapan yang kurang tepat, serta kurangnya kepercayaan diri siswa dalam menyampaikan ide secara lisan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh role play terhadap speaking ability siswa, teknik role-play digunakan sebagai alternatif pendekatan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode pre-experimental design dengan model one-group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 29 siswa kelas XI SMKN 4 Tarakan yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan rata-rata nilai speaking terendah. Instrumen penelitian meliputi tes berbicara (pre-test dan post-test), observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil uji normalitas, data tidak berdistribusi normal sehingga analisis dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada nilai rata-rata kemampuan berbicara siswa dari pre-test ke post-test. Nilai signifikansi uji Wilcoxon sebesar 0,000 (p 0,05) menunjukkan bahwa teknik role-play memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan berbicara siswa. Temuan kualitatif juga menunjukkan adanya peningkatan partisipasi siswa, keberanian dalam menyampaikan pendapat, serta penggunaan ekspresi yang lebih bervariasi. Dengan demikian, teknik role-play terbukti efektif dan dapat dijadikan strategi alternatif dalam pengajaran berbicara bahasa Inggris yang lebih komunikatif dan interaktif di lingkungan sekolah kejuruan. Speaking is one of the most critical yet challenging aspects of mastering the English language for many Indonesian students, particularly at the vocational secondary school level. Learners often encounter difficulties with fluency, pronunciation accuracy, and confidence when expressing ideas orally. This study examined the effect of the role-play technique on students' speaking ability, employing it as an alternative instructional strategy. The research adopted a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest model. The sample consisted of 29 Year 11 students from SMKN 4 Tarakan, selected purposively based on their low average speaking scores. Instruments included speaking tests (pre- and post-tests), observation, and documentation. Due to non-normal data distribution, the Wilcoxon Signed-Rank Test was used for analysis. The findings revealed a significant improvement in students' speaking scores, with a significance value of 0.000 (p 0.05), indicating a positive impact of role-play. Qualitative observations further highlighted increased student participation, greater confidence, and more varied language use. Thus, role-play proves to be an effective and communicative strategy for enhancing speaking skills in vocational education contexts.
JUMRAH
2025 · Thesis · Open Access
This study investigated the impact of the shadowing technique on the pronunciation skills of year 10 students at SMK Kesehatan Kaltara Tarakan. The research was motivated by students’ limited proficiency in English pronunciation, influenced by insufficient intensive practice, mother tongue interference, and low confidence. Shadowing, which involves the immediate and repeated imitation of native speaker pronunciation, was implemented to improve segmental accuracy, suprasegmental features and connected speech. A pre-experimental one-group pretest-posttest design was employed. The sample comprised 17 pharmacy students selected for their low average pronunciation scores. Research instruments included oral tests, field notes, and video recordings. Results showed a substantial increase in average pronunciation scores from 7.53 to 14.00. The Wilcoxon test produced a significance value of 0.000 (p 0.50), confirming the effectiveness of the technique. Qualitative data supported these findings, showing greater student participation, improved confidence, and gradual enhancement in pronunciation accuracy. The shadowing technique is thus shown to be a practical, interactive, and effective method for improving pronunciation in vocational English learning. Penelitian ini mengkaji dampak teknik shadowing terhadap kemampuan pengucapan siswa kelas 10 di SMK Kesehatan Kaltara Tarakan. Penelitian ini didorong oleh keterbatasan kemampuan pengucapan bahasa Inggris siswa, yang dipengaruhi oleh kurangnya latihan intensif, gangguan bahasa ibu, dan rendahnya kepercayaan diri. Teknik shadowing, yang melibatkan peniruan langsung dan berulang terhadap pengucapan penutur asli, diterapkan untuk meningkatkan akurasi segmen, fitur suprasegmental, dan pengucapan yang terhubung. Desain pra-eksperimental satu kelompok dengan tes pra dan pasca diterapkan. Sampel terdiri dari 17 siswa farmasi yang dipilih berdasarkan skor rata-rata pengucapan yang rendah. Alat penelitian meliputi tes lisan, catatan lapangan, dan rekaman video. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam skor rata-rata pengucapan dari 7,53 menjadi 14,00. Uji Wilcoxon menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (p 0,50), mengonfirmasi keefektifan teknik ini. Data kualitatif mendukung temuan ini, menunjukkan partisipasi siswa yang lebih besar, peningkatan kepercayaan diri, dan peningkatan bertahap dalam akurasi pengucapan. Teknik shadowing terbukti sebagai metode praktis, interaktif, dan efektif untuk meningkatkan pengucapan dalam pembelajaran bahasa Inggris vokasi.