Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

9.639 item publik

Publikasi

Halaman 128 dari 482

Kesulitan Guru Dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Di SMA Kota Tarakan

SITI FATIMAH
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesulitan yang dihadapi guru Biologi dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di SMA Kota Tarakan. Latar belakang penelitian berangkat dari fenomena bahwa meskipun Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas pembelajaran, guru masih menghadapi hambatan pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek tujuh guru Biologi di SMA Negeri dan Swasta Kota Tarakan. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik Braun & Clarke (2021). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada perencanaan pembelajaran, guru kesulitan menurunkan Capaian Pembelajaran (CP) menjadi Tujuan Pembelajaran (TP) yang terukur, menyesuaikan model dan metode pembelajaran dengan karakter siswa, serta menyusun modul ajar berdiferensiasi. Pada pelaksanaan pembelajaran, kendala meliputi penerapan model dan metode pembelajaran aktif, pemanfaatan teknologi yang belum optimal, keterbatasan sarana prasarana, tantangan pembelajaran berdiferensiasi, dan pengelolaan waktu Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Pada penilaian Pembelajaran, guru mengalami kesulitan dalam asesmen formatif, keterbatasan referensi instrumen penilaian, serta pelaksanaan remedial terkait kebijakan kenaikan kelas. Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor internal seperti pemahaman guru terhadap komponen kurikulum dan faktor eksternal seperti sarana prasarana serta kebijakan sekolah memengaruhi keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka.

Kajian Etnobotani Ritual Adat Suku Bugis Di Desa Tanjung Aru Kecamatan Sebatik Timur dan Keterkaitannya Dalam Pembelajaran Biologi

NOVITASARI
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi jenis tumbuhan yang digunakan dalam ritual adat pernikahan Suku Bugis di Desa Tanjung Aru beserta pemanfaatannya, dan (2) mengetahui keterkaitan temuan tersebut dengan pembelajaran biologi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan naratif, yang berfokus pada pemahaman terhadap fenomena sosial berupa pemanfaatan tumbuhan dalam ritual adat pernikahan masyarakat Suku Bugis di Desa Tanjung Aru. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Subjek penelitian dipilih menggunakan metode non-probability sampling dengan teknik snowball sampling, yang melibatkan empat orang responden. Analisis data dilakukan melalui teknik pengodean, yaitu dengan mentranskripsikan data lapangan terkait jenis tumbuhan yang digunakan dalam ritual adat serta pemanfaatannya. Data tersebut kemudian disajikan dalam bentuk tabel, gambar, dan uraian naratif untuk mendukung penarikan kesimpulan. Adapun keterkaitannya dengan pembelajaran biologi dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Suku Bugis di Desa Tanjung Aru masih melaksanakan tahapan-tahapan ritual pernikahan, antara lain: mapettu ada, mappasau, mapasili, mappacci, maduppa botiing, mapanre temme, mappasikarawa, dan maparola. Bagian tumbuhan yang paling banyak digunakan dalam ritual tersebut adalah buah, sedangkan bagian yang paling sedikit digunakan adalah biji dan bunga. Pengolahan tumbuhan dilakukan dengan cara dicuci, dan beberapa jenis tumbuhan digunakan tanpa proses pengolahan terlebih dahulu. Berdasarkan hasil analisis, keterkaitan antara penelitian ini dan pembelajaran biologi sangat relevan, khususnya pada kelas X Fase E. Penelitian ini sesuai dengan materi keanekaragaman makhluk hidup, interaksi, dan peranannya dalam ekosistem, yakni pada kompetensi dasar 3.1 (mengidentifikasi dan mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan ciri-cirinya) dan 3.2 (menjelaskan keanekaragaman hayati dan perannya dalam kehidupan).

PEMANFAATAN TANAMAN BULUNANGKO (Coleus scutellarioidesn lamiacea benth) OLEH MASYARAKAT SUKU TORAJA DI KAMPUNG TATOR KAB.NUNUKAN

PATRICH PAYUNG TASIK
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan tanaman Bulunangko (Coleus scutellarioides) oleh masyarakat Suku Toraja di Kampung Tator, Kabupaten Nunukan, serta menganalisis potensi integrasinya ke dalam pembelajaran Biologi di tingkat SMA. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi non-partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman Bulunangko dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai obat tradisional untuk mengatasi berbagai penyakit seperti batuk, demam, TBC, muntah darah, dan anemia. Selain itu, tanaman ini juga dikonsumsi sebagai sayuran harian. Bagian tanaman yang digunakan mencakup daun, pucuk, dan batang muda, dengan teknik pengolahan seperti peremasan, perendaman, serta pencampuran dengan madu atau telur ayam kampung. Pengetahuan mengenai penggunaan tanaman ini diwariskan secara turun-temurun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan tanaman Bulunangko dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran Biologi berbasis potensi lokal dan penguatan literasi budaya, sehingga penting untuk dilestarikan sebagai bagian dari warisan budaya dan pengetahuan tradisional

Pemahaman karir siswa berbasis mini game education portable pada SMK negeri 4 tarakan

SHOLATIAH
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kelayakan dan kepraktisan media pengembangan pemahaman karir siswa berbasis mini game education portable pada SMK Negeri 4 Tarakan, yang di tinjau berdasarkan dari validasi ahli media dan materi serta respon pengguna peserta didik dan guru BK. Jenis penelitian yang di gunakan adalah penelitian Research and Development (R&D) Prosedur penelitian dan pengembangan dalam penelitian ini berdasarkan alur model penelitian dan pengembangan yang di modifikasi oleh ADDIE dalam Sugiyono (2018). Dimodifikasi dengan tahapan yaitu: Analisis (Analyze), Desain (Design), Pengembangan (Development), Implementasi (Implementation), dan Evaluasi (Evaluation). Instrument pengumpulan data yang digunakan adalah lembar validasi dan lembar respon pengguna. Teknik pengambilan data menggunakan uji kelompok kecil dengan jumlah 9 orang peserta didik dan 1 orang guru BK. Teknik analisis data hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 91,66% dengan kategori sangat layak dan hasil dari validasi materi sebesar 76,56% dengan kategori layak, di tinjau dari penilaian yang dilakukan berdasarkan aspek kelayakan sebuah media. Hasil dari respon siswa memperoleh persentase 88,70% dengan kategori sangat praktis yang di tinjau dari penilaian berdasarkan aspek kepraktisan. Hasil respon pengguna guru BK pada uji coba kepraktisan memperoleh hasil akhir 94,44% yang di kategorikan sangat praktis. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dari berbagai penilaian dari validator ahli media dan materi, serta respon siswa dan guru BK, maka media permainan Quizwhizzer ini di nyatakan sangat layak dan praktis dalam penggunaannya pada proses layanan pemahaman karir.

PERILAKU ARGUMEN INTI BAHASA BUGIS BONE DI KECAMATAN NUNUKAN KABUPATEN NUNUKAN (KAJIAN TIPOLOGI SINTAKSIS)

NORMAN HAKIM
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini mengkaji struktur argumen inti bahasa Bugis Bone, dengan fokus pada bentuk klausa dasar serta pola argumen inti pada tatanan Bahasa Bugis Bone. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis tipologi sintaksis. Data yang digunakan berupa tuturan dari penutur asli bahasa Bugis Bone, dikumpulkan melalui teknik rekam, simak, dan catat. Instrumen penelitian berupa pedoman wawancara tidak berstruktur serta alat rekam sebagai dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan metode distribusional, dilengkapi dengan teknik bagi unsur langsung dan teknik penyisipan sebagai langkah lanjutan. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis mengenai tatanan bahasa Bugis Bone, peneliti mendapatkan dua kategori utama, yaitu klausa nonverbal sebanyak 6 data yang ditemukan dan klausa verbal sebanyak 22 data yang ditemukan. Struktur klausa nonverbal mencakup: (1) Klausa nomina sebanyak 3 data (2) Klausa adjektiva sebanyak 2 data (3) Klausa numeralia sebanyak 1 data. Sedangkan struktur klausa verbal terdiri dari (1). Klausa verbal intransitif sebanyak 11 data (2). Klausa verbal aktif sebanyak 7 data, dan (4) Klausa verbal pasif sebanyak 4 data. Berdasarkan hasil analisis bentuk pola argumen inti dalam tatanan bahasa Bugis Bone, ditemukan 12 pola bentuk argumen, yaitu: S-P-O-Ket terdapat 5 contoh kalimat , S-P-O terdapat 5 contoh, S-P-Ket terdapat 3 contoh kalimat, P-O-S-Ket terdapat 2 contoh kalimat, S-O-P terdapat 1 contoh kalimat, S-P terdapat 1 contoh kalimat, P-O-S terdapat 1 contoh kalimat, P-S terdapat 1 contoh kalimat, S-P-O-Ket-Pel terdapat 1 contoh kalimat, S-Pel-P-Ket terdapat 1 contoh kalimat, jika dijumlahkan tedapat sebanyak 21 contoh data yang dianalis dan didapatkan dari hasil penelitian yang dilakukan.

ASUHAN KEBIDANAN PADA REMAJA DENGAN PEMBERIAN KOMPRES AIR HANGAT TERHADAP PENURUNAN DISMENOREA

ISDAYANTI
2025 · Thesis · Open Access

Dismenorea adalah keluhan nyeri saat menstruasi yang umum terjadi pada remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari serta menurunkan kualitas hidup. Salah satu alternatif penanganan non-farmakologis yang efektif adalah pemberian kompres air hangat, yang bertujuan untuk meredakan nyeri melalui mekanisme peningkatan sirkulasi darah dan relaksasi otot.Tujuan: Mengetahui efektivitas pemberian kompres air hangat terhadap penurunan nyeri Dismenorea pada remaja putri. Metode: Laporan ini merupakan studi kasus yang dilakukan pada remaja putri usia 16 tahun di wilayah kerja Puskesmas Juata Permai, Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Intervensi berupa pemberian kompres hangat pada perut bagian bawah dilakukan selama 3 hari saat menstruasi dengan durasi 15–20 menit, dua kali sehari. Evaluasi nyeri dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Skala nyeri sebelum intervensi adalah 6 (nyeri sedang), dan setelah pemberian kompres hangat selama 3 hari, nyeri menurun hingga skala 1 (nyeri ringan). Klien juga menunjukkan peningkatan kenyamanan, aktivitas, dan pemahaman tentang manajemen nyeri haid. Kesimpulan: Pemberian kompres air hangat terbukti efektif sebagai metode non-farmakologis untuk menurunkan intensitas nyeri Dismenorea pada remaja. Intervensi ini aman, murah, dan dapat dilakukan secara mandiri, serta layak diterapkan sebagai alternatif penanganan nyeri haid di tingkat komunitas.

ASUHAN KEBIDANAN NIFAS DENGAN PENERAPAN AROMATERAPI LAVENDER UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR DI PUSKESMAS KARANG REJO

TANTRY SULISTIYOWATI
2025 · Thesis · Open Access

Gangguan tidur merupakan salah satu ketidaknyamanan yang sering dialami ibu nifas akibat perubahan fisiologis dan psikologis pascapersalinan. Kondisi ini dapat mengganggu proses pemulihan, keseimbangan emosional, serta kelancaran menyusui. Prevalensi gangguan tidur pada ibu nifas tercatat sebesar 74,7% di Amerika Utara, 53,6% di Asia, dan 50,4% di Eropa. Di Indonesia sendiri, gangguan tidur pada ibu nifas juga menjadi perhatian, karena dapat berkontribusi terhadap tingginya angka postpartum blues, yang tercatat mencapai 50–70%. Aromaterapi lavender menjadi salah satu metode non farmakologi dalam membantu ibu mengatasi gangguan tidur. Kandungan linalool dan linalyl acetate dalam minyak lavender diketahui memiliki efek relaksasi, menenangkan, serta dapat membantu meningkatkan kualitas tidur tanpa efek samping bagi ibu maupun bayi. Penelitian ini bertujuan: Mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap kualitas tidur pada ibu nifas di Puskesmas Karang Rejo. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus terhadap satu orang ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo yang mengalami gangguan tidur. Intervensi diberikan berupa aromaterapi lavender melalui diffuser sebanyak 5 tetes minyak lavender ke dalam 100 mL air, dihirup dari jarak 1 meter selama 10 menit menjelang tidur malam selama 7 hari berturut-turut. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: pre-test PSQI menunjukkan skor kualitas tidur ibu nifas tergolong buruk skor 12, setelah intervensi aromaterapi lavender selama 7 hari, hasil post-test menunjukkan adanya penurunan skor PSQI menjadi 5, yang berarti kualitas tidur ibu mengalami perbaikan dan masuk dalam kategori baik. Pemberian aromaterapi lavender efektif dalam meningkatkan kualitas tidur pada ibu nifas di Puskesmas Karang Rejo.

ASUHAN KEBIDANAN REMAJA DENGAN PEMBERIAN SARI KACANG HIJAU UNTUK MENINGKATKAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GUNUNG LINGKAS

DELLA MIERSHELLA
2025 · Thesis · Open Access

Latar Belakang: Anemia pada remaja putri merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius karena dapat berdampak pada penurunan konsentrasi belajar, produktivitas, serta perkembangan fisik dan mental. Salah satu upaya pencegahan anemia secara nonfarmakologis yang efektif adalah melalui pemberian jus kacang hijau yang kaya zat besi, asam folat, dan vitamin B kompleks. Tujuan: Memberikan asuhan kebidanan pada remaja putri dengan anemia menggunakan intervensi jus kacang hijau sebagai upaya meningkatkan kadar hemoglobin (Hb) dan mencegah komplikasi jangka panjang. Metode: Pendekatan studi kasus dilakukan pada Nn. D, usia 19 tahun dengan anemia sedang (Hb 9,5 gr/dl) di wilayah kerja Puskesmas Gunung Lingkas. Intervensi berupa pemberian jus kacang hijau 250 ml sekali sehari selama 4 hari. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan pemeriksaan Hb menggunakan GChb Easy Touch. Hasil: Setelah intervensi selama 4 hari, terjadi peningkatan kadar hemoglobin dan perbaikan gejala anemia seperti kelelahan dan sulit konsentrasi. Remaja juga menunjukkan pemahaman yang baik terhadap pentingnya gizi seimbang dan dukungan keluarga dalam pencegahan anemia. Kesimpulan: Pemberian jus kacang hijau merupakan intervensi nonfarmakologis yang efektif, murah, dan mudah diterima dalam meningkatkan kadar Hb serta memperbaiki gejala anemia pada remaja putri. Diperlukan edukasi dan pendampingan berkelanjutan untuk meningkatkan kepatuhan dan keberhasilan intervensi

THE EFFECT OF LISTEN-READ-DISCUSS STRATEGY ON STUDENTS READING COMPRHENSION AT SMPN 13 TARAKAN

INDY LIANI FADILLA
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek dari menggunakan strategi Listen-Read-Discuss terhadap keterampilan pemahaman membaca siswa kelas delapan SMPN 13 Tarakan. Dengan menggunakan desain pra-eksperimental dengan design one group pre-test dan post-test pada tes awal dan tes akhir. Populasi dari penelitian ini adalah kelas delapan sebanyak 31 siswa. Tehnik pengambilan sampel pada penelitian ini melalui test tertulis berupa pre-test dan post-test untuk mengetahui adanya efek terhadap pemahaman membaca. Hal ini dapat dilihat dari hasıl analisis data nilai rata-rata pre-test dan post-test menunjukkan bahwa adanya peningkatan sebesar 10,32. Hasil Uji Wilcoxon Sign Rank Test digunakan karena hasil penelitian tidak normal yaitu 0,000 lebih kecil dari 0,05 yang berarti hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak. Temuan ini mendukung kesimpulan bahwa strategi LRD adalah metode yang efektif untuk meningkatkan pemahaman membaca siswa dan dapat bermanfaat dalam meningkatkan kemampuan mereka untuk memahami dan terlibat dengan teks tertulis.

Meningkatkan Keterampilan Menulis Puisi Berbasis Kearifan Lokal Kalimantan Utara Menggunakan Model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Pada Siswa Kelas VIII-I SMP Negeri 2 Tarakan

PUTRI RAMADHANI
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi berbasis kearifan lokal Kalimantan Utara menggunakan model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) siswa kelas VIII-I SMP Negeri 2 Tarakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi siswa adalah tindakan kelas yang melibatkan satu kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran CIRC mampu meningkatkan keterampilan menulis puisi berbasis kearifan lokal Kalimantan Utara pada siswa kelas VIII-I SMP Negeri 2 Tarakan. Hal ini terbukti dari peningkatan hasil belajar siswa pada siklus I dan siklus II. Penelitian yang dilaksanakan pada siklus I diperoleh hasil belajar dari total 32 siswa hanya 11 siswa yang mendapatkan nilai tuntas dengan persentase (34%) dan 21 siswa yang mendapat nilai di bawah KKM dengan persentase (66%). Hasil belajar pada siklus II menunjukkan peningkatan dimana total 32 siswa terdapat 29 yang tuntas dengan persentase (91%) dan terdapat 3 siswa yang tidak tuntas dengan persentase (9%). Hasil analisis data menunjukkan bahwa penilaian mengalami peningkatan pada hasil belajar menulis puisi berbasis kearifan lokal Kalimantan Utara menggunakan model CIRC pada siklus I yang masih kurang, pada siklus II siswa sudah mampu dan memahami cara menulis puisi dengan baik secara kolaboratif

The Students Reading Comprehension Problems In The Implementation of Independent Learning Curriculum At SMPN 10 Tarakan

FALENSIA PENI MAKIN
2025 · Thesis · Open Access

This research aimed to determine the reading comprehension problems experienced by students in the implementation of Merdeka Curriculum at SMPN 10 Tarakan and the causes of reading comprehension issues among seventh-grade students in class 7-1 at SMPN 10 Tarakan. The study employed a qualitative research with a descriptive qualitative model. This research was conducted at SMPN 10 Tarakan. The subjects of this study were 31 students from class 7-1, and one of English teacher who teaches in class 7-1 at SMPN 10 Tarakan. This research used observation sheets and interview guides to collect data. The researcher conducted classroom observation three times. And then the researcher interviewed six selected students and one English teacher. The data obtained were analyzed using the Miles & Hubberman theory. The research results indicated that students at SMPN 10 Tarakan faced difficulties in reading comprehension, including difficulties in understanding word meanings, comprehending long texts, identifying the main ideas of texts, understanding vocabulary and drawing conclusions. Furthermore, this research showed that the causes of students’ reading comprehension problems in the implementation of Merdeka Curriculum at SMPN 10 Tarakan are the students’ own background knowledge, the teaching techniques used by the teachers, and the environmental factors surrounding the students.

PENERAPAN TERAPI PURSED LIPS BREATHING TERHADAP PERUBAHAN RESPIRATORY RATE PADA KELUARGA DENGAN ASMA

MIRA SEVIA
2025 · Thesis · Open Access

Asma merupakan penyakit inflamasi kronis pada saluran napas yang ditandai dengan sesak napas, batuk, dan mengi yang berulang. Penyakit ini dapat menurunkan kualitas hidup dan menjadi beban bagi individu maupun keluarga. Salah satu terapi nonfarmakologis yang efektif untuk membantu mengontrol gejala asma adalah Pursed Lips Breathing (PLB). Teknik ini bertujuan untuk memperlambat laju pernapasan, meningkatkan ventilasi paru, serta mengurangi udara yang terperangkap di paru-paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penerapan terapi PLB terhadap perubahan respiratory rate (RR) pada pasien asma dalam keluarga. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada dua pasien dengan riwayat asma yang dilakukan intervensi PLB selama tiga hari. Respiratory rate diukur sebelum dan sesudah terapi. Hasil menunjukkan bahwa setelah dilakukan PLB secara konsisten, terjadi penurunan RR pada kedua pasien serta perbaikan gejala sesak napas. Pasien juga menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap teknik pernapasan dan dapat melakukan latihan secara mandiri. Intervensi ini tidak memerlukan alat khusus dan dapat diterapkan sebagai strategi promotif dan preventif di lingkungan keluarga. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa terapi PLB efektif dalam menurunkan RR pada pasien asma dan dapat dijadikan intervensi keperawatan non-farmakologis yang praktis dan mudah diterapkan.

Perbandingan Intervensi Kombinasi Rendam Kaki Air Hangat dan Aromaterapi dengan Rendam Kaki Air Hangat terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi

DWI NUR AMALIA
2025 · Thesis · Open Access

Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah diatas normal yaitu diatas 120/80 mmHg, yang pada tahap awal tidak menunujukkan gejala yang jelas namun dapat menimbulkan komplikasi serius seperti penyakit, gagal ginja, stroke dan kerusakan pembuluh darah lainnya. Angka kejadian hipertensi di Kota Tarakan mencapai 92,12% dengan total 2.925 jiwa, tingginya angka kejadian hipertensi dapat menjadi alasan untuk menelaah berbagai macam upaya yang dapat membantu menurunkan tekanan darah serta meningkatkan kondisi kesehatan dan kualitas hidup penderita hipertensi. Terapi non-farmakologi yang dapat diterapkan untuk menurunkan tekanan darah yaitu dengan kombinasi rendam kaki air hangat dengan aromaterapi lavender. Karya ilmiah akhir ners ini bertujuan untuk membandingkan kombinasi rendam kaki air hangat dan aromaterapi lavender dengan rendam kaki air hangat dalam menurunkan tekanan darah pada pasien Hipertensi. Metode karya ilmiah akhir ners ini menggunakan metode case report. Pasien yang dilibatkan dalam karya ilmiah ini berjumlah 2 orang, pasien 1 diberikan intervensi rendam kaki air hangat dan aromaterapi, sedangkan pasien 2 diberikan intervensi rendam kaki saja. Hasil karya ilmiah ini menunjukkan terdapat penurunan tekanan darah lebih banyak pada pasien 1 yang diberikan intervensi rendam kaki air hangat dengan aromaterapi dengan penurunan tekanan sistolik sebanyak 24 mmHg dan tekanan diastolik sebanyak 8,2 mmHg dibandingkan dengan pasien 2 yang hanya diberikan terapi rendam kaki air hangat dengan penurunan tekanan darah sistolik 13 mmHg dan tekanan diastolic 6.4 mmHg. Kesimpulan terapi kombinasi ini rendam kaki air hangat dengan aromaterapi lavender terbukti menurunkan tekanan darah lebih banyak dibandingkan dengan terapi rendam kaki air hangat saja.

KOMBINASI TERAPI SEDUHAN BAWANG PUTIH DAN PIJAT AKUPRESUR SEBAGAI STRATEGI NON-FARMAKOLOGIS UNTUK MENURUNKAN HIPERTENSI PADA LANSIA

MELLYANI BORU MANIHURUK
2025 · Thesis · Open Access

Lansia merupakan kelompok usia yang rentan terhadap berbagai penyakit degeneratif, salah satunya adalah hipertensi. Penatalaksanaan hipertensi secara nonfarmakologis semakin dikembangkan untuk mengurangi ketergantungan pada obat dan mencegah komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberian kombinasi seduhan bawang putih dan akupresur dalam menurunkan tekanan darah dan nyeri pada lansia hipertensi. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan pre-test dan post-test terhadap dua pasien lansia yang mengalami nyeri akut dan defisit pengetahuan terkait hipertensi. Intervensi ini dilakukan selama tiga hari berturut-turut. Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan tekanan darah dan tingkat nyeri pada kedua pasien setelah intervensi. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman pasien tentang hipertensi dan pengelolaannya. Terapi kombinasi ini terbukti efektif, alami, murah, dan dapat dilakukan di rumah dengan pendampingan tenaga kesehatan. Penelitian ini merekomendasikan penerapan terapi seduhan bawang putih dan akupresure sebagai alternatif intervensi nonfarmakologis yang aman dan efektif dalam praktik keperawatan gerontik.