Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

9.639 item publik

Publikasi

Halaman 130 dari 482

ASUHAN KEBIDANAN REMAJA DENGAN PENERAPAN AROMATERAPI LAVENDER UNTUK MENGURANGI DISMENOREA DI KELURAHAN JUATA LAUT

NENDEN IMAS ANDINI
2025 · Thesis · Open Access

Dismenorea merupakan salah satu keluhan yang sering dialami oleh remaja putri saat menstruasi, ditandai dengan nyeri di perut bagian bawah yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Terapi non-farmakologis seperti aromaterapi lavender menjadi alternatif aman dan efektif untuk mengatasi keluhan ini. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap penurunan tingkat dismenorea pada remaja. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi kasus pada seorang remaja berusia 14 tahun yang mengalami dismenorea primer. Intervensi dilakukan dengan pemberian aromaterapi lavender secara inhalasi menggunakan diffuser, air bersih 100 cc dan essential oil sebanyak 4 tetes selama dua hari pertama menstruasi. Hasil pengukuran skala nyeri menunjukkan penurunan tingkat nyeri dari kategori sedang menjadi ringan setelah intervensi, terjadi pula peningkatan relaksasi, kualitas tidur, dan suasana hati. Temuan ini menunjukkan bahwa aromaterapi lavender dapat menjadi salah satu intervensi efektif dalam mengurangi dismenorea. Penggunaan aromaterapi lavender disarankan dapat digunakan sebagai alternatif non-farmakologis yang praktis dan aman dalam penanganan nyeri dismenorea pada remaja. Terapi ini juga dapat diterapkan secara mandiri di rumah untuk meningkatkan kenyamanan selama menstruasi.

ASUHAN KEBIDANAN PADA REMAJA DENGAN PENERAPAN AROMATERAPI LAVENDER UNTUK MENGURANGI DISMENOREA PADA REMAJA DI PUSKESMAS MAMBURUNGAN

ROBIATUL NURLAILA
2025 · Thesis · Open Access

Dismenorea adalah nyeri menstruasi yang menyebabkan gejala seperti nyeri perut bawah, sakit kepala, diare, nyeri ulu hati, mual, dan muntah. Gejala ini dapat menyebabkan perubahan emosional, kesulitan tidur, gangguan aktivitas, dan konsentrasi. Dismenorea berdampak pada fisik, psikologis, sosial, dan ekonomi, termasuk kelelahan dan kemarahan. Aromaterapi lavender memiliki banyak manfaat dan terdiri dari bahan seperti minyak esensial, alpha linalool, borneol, dan linalyl acetate dalam 100 gram bunga lavender. Bunga lavender didominasi oleh linalool (18-48%) dan linalyl asetat (1-36%). Linalool dapat memberikan efek sedatif dan linalyl asetat menunjukkan adanya aksi narkotik yang nyata. Penggunaan dua kandungan ini dapat mengurangi kecemasan, gangguan pola tidur, meningkatkan perasaan kesejahteraan, mendukung kewaspadaaan mental serta menekan agresi yang bertindak sebagai relaksasi dan obat penenang sehingga dapat digunakan dengan terapi pereda nyeri (dismenore). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap dismenore pada remaja putri. Metode yang digunakan ini studi kasus dengan rancangan pre-test dan post-test. Sampel dalam penelitian ini adalah seorang remaja putri yang mengalami dismenore. Instrument yang digunakan adalah Numeric Rating Scale (NRS). Hasil analisis tingkat nyeri haid menunjukkan adanya perbedaan berdasarkan lembar observasi pengukuran skala nyeri menggunakan NRS yang di isi oleh responden, yaitu dari tingkat nyeri 6 (nyeri sedang) menjadi tingkat nyeri 3 (nyeri ringan). Sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap dismenorea pada remaja putri. Diharapkan studi kasus ini dapat menjadi layak untuk memberikan informasi kepada Masyarakat terkait pengonbatan secara non-farmakologis seperti menggunakan aromaterapi lavender untuk menurunkan dismenore pada remaja putri dengan pemberian aromaterapi lavender untuk menurunkan dismenorea pada remaja putri.

Asuhan Kebidanan Remaja dengan Pemberian Jus Buah Naga Terhadap perubahan Kadar Hemoglobin Di Wilayah Kerja Puskesmas Gunung Lingkas

WULANDARI
2025 · Thesis · Open Access

Latar Belakang: Anemia pada remaja putri merupakan masalah kesehatan yang cukup tinggi, dengan gejala seperti pusing, mudah lelah, dan kurang konsentrasi. Salah satu alternatif non-farmakologis yang potensial untuk meningkatkan kadar hemoglobin adalah konsumsi jus buah naga, karena kandungan zat besi, vitamin C, dan antioksidannya.Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian jus buah naga terhadap perubahan kadar hemoglobin pada remaja putri dengan anemia ringan di wilayah kerja Puskesmas Gunung Lingkas, Kota Tarakan. Metode: Studi kasus dilakukan terhadap seorang remaja putri usia 17 tahun dengan kadar hemoglobin awal 11,8 gr/dL. Intervensi berupa pemberian jus buah naga merah sebanyak 450 ml/hari selama 7 hari berturut-turut. Data kadar hemoglobin diukur sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Setelah intervensi, terjadi peningkatan kadar hemoglobin menjadi 13,24 gr/dL. Hasil ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 1,44 gr/dL, yang berarti pemberian jus buah naga efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin. Kesimpulan: Pemberian jus buah naga merah selama tujuh hari terbukti dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri dengan anemia ringan. Buah naga dapat menjadi alternatif non-farmakologis dalam penatalaksanaan anemia ringan pada remaja.

ASUHAN KEBIDANAN KELUARGA BERENCANA DENGAN PEMBERIAN AROMATERAPI LAVENDER UNTUK MENGURANGI KECEMASAN PADA AKSEPTOR IUD DI PUSKESMAS GUNUNG LINGKAS

NURHANA
2025 · Thesis · Open Access

Kontrasepsi merupakan upaya yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk menekan laju pertumbuhan penduduk dengan menunda dan mencegah kehamilan. Salah satu metode kontrasepsi yang bisa digunakan untuk mencegah kehamilan dalam jangka panjang yaitu IUD/AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim). Rendahnya pengguna IUD/AKDR disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya yaitu kecemasan. Penanganan yang tepat diperlukan untuk mengurangi kecemasan tersebut agar pengguna kontrasepsi IUD dapat meningkat. Salah satu intervensi non-farmakologi yang efektif untuk mengurangi kecemasan pada akseptor KB IUD adalah dengan pemberian aromaterapi lavender. Studi kasus ini bertujuan untuk memberikan penatalaksanaan asuhan kebidanan keluarga berencana dengan pemberian aromaterapi lavender untuk mengurangi kecemasan pada akseptor IUD di puskesmas gunung lingkas. Jenis penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan pendekatan metode studi kasus. Studi kasus ini menjelaskan tentang asuhan kebidanan pada akseptor KB IUD sebelum dan sesudah diberikan aromaterapi lavender untuk mengurangi kecemasan. Hasil menunjukkan kecemasan yang dirasakan oleh akseptor IUD berkurang dari kategori kecemasan sedang menjadi tidak ada kecemasan. Penerapan aromaterapi lavender terbukti efektif dalam mengurangi kecemasan pada akseptor IUD dan dapat digunakan sebagai alternatif intervensi non-farmakologis.

MODEL VON BERTALANFFY TAPAL KUDA (Tachypleus sp) DI PERAIRAN KOTA TARAKAN

ANANDA AJI PUTRA
2025 · Thesis · Open Access

Tapal kuda merupakan spesies yang memiliki nilai ekologis dan berpotensi memiliki ekonomis tinggi, namun karena statusnya sebagai hewan langka dilindungi. Pemanfaatannya harus dibatasi dan diarahkan pada kegiatan yang berkelanjutan seperti riset dan edukasi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pertumbuhan dan faktor kondisi berdasarkan parameter panjang dan berat kepiting tapal kuda (Tachypleus sp) di perairan Kota Tarakan menggunakan model pertumbuhan Von Bertalanffy. Pengambilan sampel dilakukan selama dua bulan di empat titik lokasi menggunakan alat tangkap kelong. Data pertumbuhan dianalisis menggunakan model von bertalanffy dengan estimasi parameter pertumbuhan panjang maksimum (L∞), koefisien pertumbuhan (K), dan umur teoritis saat panjang nol (t0). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan kepiting tapal kuda bersifat alometrik negatif, dengan panjang maksimal individu betina (47,798 cm) lebih besar dibandingkan individu jantan (44,178 cm). Indeks kondisi menunjukkan bahwa kepiting tapal kuda memiliki bentuk tubuh yang sehat dan cenderung gemuk. Penelitian ini merekomendasikan kajian lebih lanjut mengenai aspek reproduksi dan mortalitas untuk mendukung upaya konservasi spesies ini.

ASUHAN KEBIDANAN DENGAN PENERAPAN SLOW DEEP BREATHING UNTUK MENGURANGI KECEMASAN PADA PEMASANGAN IUD DI PUSKESMAS GUNUNG LINGKAS KOTA TARAKAN

SONIA ZALFAH
2025 · Thesis · Open Access

Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (IUD), atau yang dikenal sebagai Intra Uterine Device, merupakan salah satu metode kontrasepsi yang efektif untuk digunakan oleh wanita usia subur. Kecemasan merupakan salah satu respons psikologis yang umum terjadi pada wanita sebelum prosedur pemasangan alat kontrasepsi intrauterine device (IUD). Tingkat kecemasan yang tinggi dapat berdampak negatif terhadap pengalaman dan kenyamanan klien selama prosedur. Salah satu teknik non-farmakologis yang efektif untuk mengurangi kecemasan adalah slow deep breathing. Asuhan Kebidanan ini bertujuan untuk memberikan melalui penerapan teknik slow deep breathing guna menurunkan tingkat kecemasan pada akseptor IUD di Puskesmas Gunung Lingkas Kota Tarakan tahun 2025. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada satu orang akseptor IUD yang menunjukkan tanda-tanda kecemasan sebelum tindakan pemasangan. Intervensi slow deep breathing dilakukan selama 10–15 menit sebelum prosedur. Pengukuran tingkat kecemasan dilakukan menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan dari kategori kecemasan ringan menjadi tidak cemas setelah intervensi. Klien juga melaporkan merasa lebih tenang dan siap menjalani prosedur. Penerapan teknik slow deep breathing terbukti sederhana, murah, dan efektif dalam mendukung kenyamanan klien. Kesimpulannya, slow deep breathing dapat menjadi alternatif intervensi non-farmakologis yang dapat diterapkan oleh bidan untuk mengurangi kecemasan pada klien sebelum pemasangan IUD. Diharapkan metode ini dapat diintegrasikan dalam pelayanan kontrasepsi di fasilitas pelayanan kesehatan dasar.

Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) Dengan Hasil Belajar Kognitif Siswa di SMPN 8 Tanjung Selor

MUHAMMAD KHISAM ALWI MUBIN
2025 · Thesis · Open Access

Indeks Massa Tubuh (IMT) adalah suatu pengukuran sederhana dalam menentukan status gizi seseorang. Hasil belajar kognitif adalah perubahan perilaku setelah melakukan pembelajaran yang berhubungan dengan kemampuan mengingat, memahami, menerapkan, menilai, serta kecerdasan intelektual individu. Penelitian ini betujuan untuk melihat hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan hasil belajar kognitif siswa di SMPN 8 Tanjung Selor. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian ditemukan bahwa mayoritas siswa memiliki status gizi kurang, namun hasil belajar kognitif siswa berada dalam kategori baik sekali. Hasil analisis dengan menggunakan uji spearman’s diperoleh nilai signifikansi (p-value) sebesar 0,055 > 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa hasil belajar kognitif siswa tidak memilki keterkaitan yang signifikan dengan Indeks Massa Tubuh (IMT). Secara teoritis, penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan ilmu pendidikan dan kesehatan, khususnya mengenai keterkaitan antara status gizi dan capaian akademik. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan pertimbangan bagi sekolah, guru, dan orang tua agar tidak hanya berfokus pada aspek gizi, tetapi juga memperhatikan faktor lain seperti motivasi, metode pembelajaran, dan lingkungan belajar dalam meningkatkan hasil belajar siswa.

Penerapan terapi inhalasi uap minyak kayu putih (eucalyptus) pada anak dengan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA)

APRILISYA NENSYIAWATI LOSONG
2025 · Thesis · Open Access

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah infeksi yang menyerang saluran pernapasan bagian atas yang meliputi hidung dan faring, sebagian besar infeksi disebabkan oleh bakteri dan virus. Terapi inhalasi uap minyak kayu putih adalah terapi dengan menggunakan uap minyak kayu putih untuk mengatasi masalah pernapasan, mengurangi gangguan fungsi bersihan jalan napas dengan mengencerkan dahak, memperlancar pernapasan (memperlebar saluran udara), mengurangi peradangan. Tujuan penulisan karya ilmiah akhir ners ini yaitu untuk menerapkan pemberian terapi inhalasi uap minyak kayu putih terhadap anak dengan infeksi saluran pernapasan akut. Penulis menggunakan metode studi kasus dengan jumlah responden sebanyak 2 anak dengan pemberian terapi selama 3 hari sesuai dengan SPO. Sebelum dilakukan terapi inhalasi uap minyak kayu putih, terdengar suara napas tambahan ronkhi pada kedua pasien dan frekuensi pernapasan di atas normal. Setelah dilakukan terapi inhalasi uap minyak kayu putih selama 3 hari, didapatkan perubahan suara napas ronkhi menurun dan frekuensi pernapasan dalam batas normal. Asuhan keperawatan diberikan kepada pasien anak dengan ISPA dengan diagnosis keperawatan utama bersihan jalan napas tidak efektif dengan intervensi terapi inhalasi uap minyak kayu putih selama 3 hari. Setelah 3 hari dilakukan penerapan terapi inhalasi minyak kayu putih didapatkan hasil adanya peningkatan bersihan jalan napas pada pasien yang ditandai dengan berkurangnya keluhan sesak dan batuk.

Penerapan Senam Kaki Diabetes dan Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Kadar Glukosa Darah Sewaktu pada Pasien Dewasa dengan Diabetes Melitus Tipe 2

TANIA HURI MARZANI
2025 · Thesis · Open Access

Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) secara global maupun nasional masih menjadi tantangan besar dalam pengendalian kadar glukosa darah. Ketidakstabilan kadar gula darah yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan komplikasi serius, baik akut maupun kronis. Pendekatan non-farmakologis menjadi alternatif yang penting, seperti senam kaki diabetes dan rendam kaki air hangat. Tujuan dari karya ilmiah ini yaitu untuk menerapkan serta mengevaluasi terapi kombinasi senam kaki diabetes dan rendam kaki air hangat terhadap penurunan kadar glukosa darah sewaktu pada pasien dewasa dengan DMT2. Metode yang digunakan adalah case report dengan pendekatan asuhan keperawatan terhadap dua pasien dengan DMT2. Kombinasi terapi senam kaki diabetes dan rendam kaki air hangat dilakukan selama tiga hari berturut-turut dengan pemantauan kadar glukosa darah sebelum dan sesudah intervensi. Hasil dari karya ilmiah ini berupa penurunan kadar glukosa darah sewaktu setelah dilakukan terapi kombinasi senam kaki diabetes dan rendam kaki air hangat selama tiga hari dengan 1 sesi setiap harinya. Pasien pertama yang tetap mengonsumsi obat diabetes rutin menunjukkan penurunan sebesar 112 mg/dL, kemudian pada pasien kedua yang tidak mengonsumsi obat untuk diabetes menunjukkan penurunan sebesar 103 mg/dL. Hal ini menunjukkan bahwa terapi kombinasi ini dapat menurunkan kadar glukosa darah. Kesimpulan dari karya ilmiah ini senam kaki diabetes dan rendam kaki air hangat dapat dijadikan sebagai terapi non-farmakologis yang dapat menurunkan kadar glukosa darah pada pasien dengan DMT2.

DESKRIPSI KESALAHAN MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL NUMERASI DITINJAU DARI ASPEK SELF-EFFICACY

RIZTA ARIANY
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan mahasiswa PGSD dalam menyelesaikan soal numerasi ditinjau dari aspek self-efficacy. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek tiga mahasiswa yang dikategorikan berdasarkan tingkat self-efficacy: rendah, sedang, dan tinggi. Data dikumpulkan melalui angket, tes numerasi, dan wawancara, serta dianalisis menggunakan tahapan Newman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa dengan self-efficacy rendah melakukan kesalahan pada tahap membaca. Mahasiswa dengan self-efficacy sedang dan tinggi menunjukkan kesalahan dalam memahami soal, yang mengakibatkan muncul kesalahan pada transformasion, Prosess skill dan Encoding. Penelitian ini menegaskan pentingnya mengetahui kesalahan dalam menyelesaikan soal numerasi untuk meningkatkan kemampuan berhitung mahasiswa.

ASUHAN KEBIDANAN NIFAS DENGAN PEMBERIAN REBUSAN DAUN KATUK TERHADAP PRODUKSI ASI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GUNUNG LINGKAS

MARLINCE ISAN, S.KEB
2025 · Thesis · Open Access

Air Susu Ibu (ASI) mempunyai banyak manfaat untuk melindungi bayi dari infeksi karena mudah dicerna dan diserap yang bermanfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan optimal bagi bayi. World Health Organization merekomendasikan pemberian ASI ekslusif selama 6 bulan tanpa diberi pamakanan lain kemudian dilanjutkan pemberian ASI sampai dua tahun pertama kehidupan bayi. Namun, berbagai faktor internal seperti rendahnya pengetahuan dan sikap serta faktor ekternal seperti kurangnya dukungan keluarga dan gencarnya promosi susu formula menjadi penyebab rendahnya pemberian ASI eklusif. Untuk mengatasi masalah produksi ASI yang rendah yaitu dengan menggunakan pengobatan secara farmakologi dan non-farmakologi. Salah satu pengobatan non-farmakologi yaitu dengfan mengkonumsi daun katuk (Saropus Androgynus) yang mengandung senyawa aktif seperti alkaloid dan sterol yang berperan dalam pembentukan ASI. Tujuan dari studi kasus dibedakan menjadi tujuan umum yaitu untuk mengetahui asuhan kebidanan kehamilan dengan pemberian rebusan daun katuk terhadap kelancaran ASI pada ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Gunung Lingkas serta tujuan khusus yaitu mengidentifikasi tingkat produksi ASI sebelum dan setelah diberikan rebusan daun katuk di wilayah kerja Puskesmas Gunung Lingkas, menganalisis perbedaan produksi ASI sebelum dan setelah diberikan rebusan daun katuk di wilayah kerja Puskesmas Gunung Lingkas dan mengetahui apakah terdapat pengaruh sifgnifikan dari pemberian rebusan daun dari pemberian rebusan daun katuk terhadap pemberian rebusan daun katuk terhadap peningkatan produksi ASI. Metode penelitian yang digunakan adalah pengumpulan data dengan wawancara dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pemberian air rebusan daun katuk Skala Likert menunjukkan skor 12 kategori tidak lancar dan seteleh pemberian air rebusan daun kelor menunjukkan skor 29 kategori lancar. Hal ini menunjukkan pemberian air rebusan daun katuk memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan ASI.

ASUHAN KEBIDANAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DENGAN PEMBERIAN AIR JAHE MERAH TERHADAP PENURUNAN NYERI MENSTRUASI (DISMENORHEA) DI JUATA LAUT

RENI MEI HASWAR
2025 · Thesis · Open Access

Nyeri menstruasi yang tidak ditangani dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Rasa nyeri ini sering dikeluhkan wanita hingga memaksa mereka beristirahat dan meninggalkan rutinitas selama beberapa jam atau bahkan beberapa hari. Jahe merah dipercaya dapat meredakan nyeri saat menstruasi karena memiliki sifat menghangatkan tubuh, antirematik, antiinflamasi, dan nalgesic. Kandungan utama seperti shogaol dan gingerol efektif dalam mengurangi rasa sakit. Mekanisme kerja antiinflamasi jahe merah melibatkan penghambatan enzim dalam siklus siklooksigenase (COX), yang mengurangi pembentukan prostaglandin, senyawa penyebab inflamasi dan nyeri. Selain itu, senyawa aktif lain seperti zingerone, diarylheptanoids, dan paradol juga berkontribusi dalam menghambat enzim COX, sehingga membantu mengurangi rasa nyeri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian air jahe merah terhadap penurunan nyeri menstruasi. Metode penelitian ini studi kasus dengan rancangan pre-test dan post-test. Sampel dalam penelitian ini adalah seorang remaja putri yang mengalami nyeri menstruasi (Dismenorhea). Instrument yang digunakan adalah Numeric Rating Scale (NRS). Hasil analisis tingkat nyeri menstruasi menunjukkan adanya perbedaan berdasarkan lembar observasi pengukuran skala nyeri menggunakan NRS yang di isi oleh klien, yaitu dari tingkat nyeri 6 (nyeri sedang) menjadi tingkat nyeri 1 (nyeri ringan). Sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh pemberian air jahe merah terhadap penurunan tingkat nyeri menstruasi. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi layak untuk memberikan informasi kepada Masyarakat terkait pengobatan secara non-farmakologis seperti minum air jahe merah untuk menurunkan nyeri menstruasi pada remaja putri.

hubungan kecanduan bermain game online dengan perilaku agresif verbal pada remaja di SMPN tana tidung

RYZA AVRIL YONO
2025 · Thesis · Open Access

Penggunaan teknologi digital yang semakin berkembang membuat game online menjadi salah satu hiburan favorit di kalangan remaja. Namun, jika dimainkan secara berlebihan dan dalam waktu yang lama, game online bisa menimbulkan dampak negatif, salah satunya adalah kecanduan. Kecanduan ini dapat memengaruhi kondisi emosional dan perilaku remaja, seperti munculnya sikap kasar dalam berbicara atau perilaku agresif verbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecanduan bermain game online dengan perilaku agresif verbal pada remaja. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitaif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa yang bermain game online berjumlah 408 orang. Sampel berjumlah 202 orang yang di ambil dengan purposive sampling. Kecanduan game online adalah variabel independen dan diukur dengan kuesioner Game Addiction Scale (GAS-21), sedangkan perilaku agresif verbal adalah variabel dependen dan di ukur dengan kuesioner Verbal Aggressiveness Scale (VAS). Pengolahan data dilakukan dengan editing, coding, scoring, tabulating dan analisis data menggunakan uji Sperman rank dengan α= 0,05. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar responden memiliki kecanduan bermain game online ringan sebesar 105 responden ( 52,0% ) dan sebagian besar memiliki perilaku agresif verbal ringan sebanyak 110 ( 54, 5%). Uji statistik Sperman rank di dapatkan nilai p = 0,001 α = 0,05. Berdasarkan temuan ini di dapatkan hubungan bermain game online dengan perilaku agresif verbal pada remaja di SMPN Tana Tidung. Semakin tinggi kecanduan bermain game online, semakin besar kecenderungan remaja untuk menunjukkan perilaku agresif secara verbal. Oleh karena itu, keterlibatan orang tua, guru, dan tenaga kesehatan sangat penting dalam mengawasi dan membimbing penggunaan game online agar tidak berdampak buruk pada perkembangan perilaku remaja.

Efektivitas Virgin Coconut Oil (VCO) Terhadap Penurunan Derajat Ruam Popok Pada Bayi Berat Badan lahir rendah (BBLR)

CITRA ALPIANI
2025 · Thesis · Open Access

Ruam popok termasuk tiga masalah kulit paling umum pada bayi secara global, terutama akibat maraknya penggunaan popok sekali pakai yang tidak tembus udara. Ruam popok tidak hanya menyebabkan ketidaknyamanan seperti rewel dan gangguan tidur tetapi juga mengganggu proses pemberian ASI yang berpotensi memengaruhi tumbuh kembang bayi. Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) sangat rentan mengalami ruam popok akibat kulitnya yang imatur, dengan lapisan epidermis tipis dan fungsi skin barrier yang belum optimal. Maka, perlu adanya perhatian ekstra pada kebersihan kulit bayi, terutama di area tertutup popok. Salah satu upaya pencegahan yang efektif adalah perawatan perineal dengan virgin coconat oil (VCO). Tujuan dari penulisan karya ilmiah akhir ners ini adalah untuk menerapkan terapi pemberian virgin coconat oil (VCO) terhadap bayi yang mengalami ruam popok. Penulis menggunakan metode case report dengan jumlah responden sebanyak 2 pasien yaitu bayi M dan bayi S dirawat sesuai SPO RS dengan pemberian virgin coconat oil (VCO) selama 5 hari. Sebelum dilakukan terapi pemberian virgin coconat oil (VCO), kedua pasien mengalami derajat ruam popok 1 dengan kulit yang kering. Setelah dilakukan terapi selama 5 hari, terdapat perubahan penurunan derajat ruam popok pada kedua bayi secara bertahap. Asuhan keperawatan telah diberikan kepada pasien bayi dengan ruam popok yang memiliki diagnosis keperawatan gangguan integritas kulit/jaringan dengan intervensi pemberian virgin coconat oil (VCO) selama 5 hari. Setelah 5 hari dilakukan terapi virgin coconat oil (VCO) didapatkan hasil adanya penurunan derajat ruam popok pada bayi M yaitu 0,5 sedangkan pada bayi sudah tidak mengalami ruam popok yaitu derajat 0.

Penerapan Pembelajaran Fun learning Berbasis Wordwall Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik Kelas IV-D SDN 003 Tarakan

WIDYA ASTUTI
2025 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV-D SDN 003 tarakan dalam mata pelajaran matematika materi bilangan desimal dengan menerapkan pembelajaran Fun learning berbasis Wordwall. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindalan Kelas (PTK) yang dilaksanakan pada peserta didik IV-D SDN 003 Tarakan. Teknik pengumpulan data dari penelitian ini adalah Tes, Observasi, dan Dokumentasim Tekbik analisa data pada penelitian ini yaitu, hasil penelitian kognitif dan psikomotorik. Hasil peneltian menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik kelas IV-D SDN 003 Tarakan telah meningkat disetiap siklus dari segala jenis aspek. Penerapan pembelajaran matematika materi bilangan desimal dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik aspek kognitif dengan nilai pada siklus I yaitu 55% dan meningkat pada siklus II menjadi 89%. Peningkatan nilai tersebut dipersentasikan menjadi 89% dan telah mencapai indikator keberhasilan lebih dari 75% peserta didik yang memperoleh nilai lebih dari KKM yaitu 70. Pada hasil psikomotorik dengan nilai 37% pada siklus I kemudian meningkat 81% pada siklus II. Peningkatan tersebut dipersentasikan menjadi 81% dan melebihi indikator keberhasilan 75% peserta didik mencapai KKM 70. Dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran fun learning berbasis wordwall mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik mata pelajaran matematika.

ASUHAN KEBIDANAN KEHAMILAN DENGAN AROMATERAPI LAVENDER UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR IBU HAMIL TM III DI WILAYAH PUSKESMAS JUATA PERMAI

MARIA ULFANTI UHLE LEWUK
2025 · Thesis · Open Access

Gangguan tidur merupakan salah satu keluhan yang umum dialami oleh ibu hamil trimester III akibat perubahan fisiologis dan psikologis. Kualitas tidur yang buruk dapat berdampak negatif terhadap kesehatan ibu maupun janin, sehingga diperlukan penanganan non-farmakologis yang aman dan efektif, salah satunya adalah aromaterapi lavender. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui pemberian aromaterapi lavender terhadap peningkatan kualitas tidur ibu hamil trimester III. Asuhan ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan desain deskriptif kualitatif dan observasional terhadap satu responden, yaitu Ny. N, usia 37 tahun, G3P2A0 dengan usia kehamilan 34-35 minggu. Intervensi dilakukan dengan memberikan aromaterapi lavender melalui metode inhalasi menggunakan diffuser sebanyak lima tetes minyak esensial selama 15 menit sebelum tidur selama tujuh hari berturut-turut. Pengukuran kualitas tidur dilakukan menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan adanya penurunan skor PSQI yang signifikan, yaitu sebelum intervensi (pre-test) diperoleh total skor sebesar 17, yang menunjukkan bahwa responden memiliki kualitas tidur yang buruk. Kemudian setelah intervensi dilakukan (post-test), terjadi penurunan skor PSQI yang signifikan menjadi 4, yang masuk dalam kategori kualitas tidur yang baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dari studi ini adalah pemberian aromaterapi lavender terbukti sebagai terapi komplementer untuk meningkatkan kualitas tidur ibu hamil trimester III dari kualitas tidur buruk menjadi kualitas tidur yang baik. Oleh karena itu, disarankan bagi ibu hamil dan masyarakat dapat menjadikan aromaterapi lavender sebagai salah satu alternatif non-farmakologi untuk meningkatkan kualitas tidur secara mandiri di rumah, dan bagi tenaga kesehatan khususnya bidan untuk dapat mengedukasi dan menerapkan aromaterapi lavender dalam pelayanan antenatal care.