DEBY
2025 · Thesis · Open Access
Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang prevalensinya terus meningkat dan sering kali tidak disadari oleh penderitanya, sehingga dikenal sebagai "silent killer". Salah satu gejala yang sering muncul adalah nyeri kepala akibat peningkatan tekanan intrakranial. Terapi non farmakologi seperti Slow Stroke Back Massage (SSBM) telah terbukti efektif menurunkan tekanan darah dan nyeri kepala melalui mekanisme relaksasi saraf parasimpatis dan pelepasan endorfin. Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan terapi SSBM dalam menurunkan nyeri kepala dan tekanan darah pada pasien hipertensi melalui pendekatan proses keperawatan. Penelitian dilakukan terhadap dua pasien hipertensi dengan keluhan nyeri kepala, menggunakan metode case report yang meliputi lima tahap keperawatan: pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Terapi SSBM diberikan selama 3 hari berturut-turut dengan durasi 10 menit sebanyak dua kali sehari. Hasil evaluasi menunjukkan penurunan signifikan pada tekanan darah dan skala nyeri kedua pasien. Nyeri kepala menurun dari skala 5–6 menjadi 0, sedangkan tekanan darah menurun dari 169/101 mmHg dan 161/106 mmHg menjadi 136/89 mmHg dan 134/90 mmHg. Hasil ini menunjukkan bahwa terapi SSBM efektif sebagai intervensi keperawatan non farmakologi untuk menurunkan tekanan darah dan nyeri kepala pada pasien hipertensi.
YUSNIA
2025 · Thesis · Open Access
Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang prevalensinya terus meningkat secara global, termasuk di Indonesia yang menempati peringkat kelima jumlah penderita tertinggi di dunia. Wilayah pesisir perbatasan, seperti Kalimantan Utara, menghadapi berbagai keterbatasan dalam layanan kesehatan, termasuk rendahnya tingkat literasi dan edukasi pasien mengenai manajemen diabetes. Hal ini meningkatkan risiko terjadinya komplikasi jangka panjang. Tujuan penulisan ini untuk menerapkan Diabetes Self Management Education (DSME) sebagai intervensi edukatif guna meningkatkan pengetahuan pasien dalam mencegah komplikasi Diabetes Melitus Tipe II. Metode yang digunakan adalah case report pada dua pasien dengan diagnosis DM Tipe II di Rumah Sakit Wilayah Pesisir Perbatasan. Intervensi dilakukan selama tiga hari menggunakan metode edukasi langsung dan media leaflet, mencakup pengenalan DM, pengelolaan mandiri, dan pencegahan komplikasi. Pengukuran pengetahuan dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan secara signifikan. Pasien pertama (Ny.I) mengalami peningkatan dari 40% menjadi 80%, dan pasien kedua (Ny.M) dari 50% menjadi 85%, dengan rata-rata peningkatan sebesar 37,5%. Kategori pengetahuan kedua pasien meningkat dari rendah dan cukup menjadi baik. Kesimpulan dari studi kaus ini adalah bahwa penerapan DSME secara terstruktur dan singkat efektif dalam meningkatkan pengetahuan pasien tentang manajemen diabetes. Intervensi ini sangat direkomendasikan untuk diterapkan, khususnya di daerah dengan akses layanan kesehatan yang terbatas, guna memperkuat kemandirian pasien dalam pengelolaan penyakit dan pencegahan komplikasi.
ISNAEDA
2025 · Thesis · Open Access
ENILIN OKTOVIANUS
2025 · Thesis · Open Access
Nyeri punggung yang tidak ditangani dapat menyebabkan ketidaknyamanan seperti berkurangnya kualitas tidur pada ibu hamil yang mengganggu sistem kekebalan tubuh sehingga melemahkan pertahanan tubuh. Kompres hangat memberikan efek fisiologis yaitu vasodilatasi, meredakan nyeri dengan merelaksasi otot. Aromaterapi lavender bermanfaat karena memiliki efek menenangkan dan menormalkan emosi, lavender dikenal karena khasiatnya dalam meredakan nyeri. Tujuan studi kasus untuk mengetahui pengaruh pemberian kompres air hangat dan aromaterapi lavender terhadap tingkat nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Metode studi kasus ini studi kasus dengan rancangan studi kasus pre-test dan post test. Sampel dalam studi kasus ini adalah seorang ibu hamil trimester III yang mengalami nyeri punggung. Instrumen dalam studi kasus ini menggunakan NRS (Numeric Rating Scale). Hasil analisis tingkat nyeri punggung ibu hamil trimester III sebelum diberikan intervensi dan setelah diberikan intervensi menunjukkan adanya perbedaan berdasarkan lembar observasi pengukuran skala nyeri menggunakan NRS yang di isi oleh klien, yaitu dari tingkat 5 (nyeri sedang) menjadi tingkat 1 (nyeri ringan). Sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh kompres air hangat dan aromaterapi lavender terhadap penurunan tingkat nyeri punggung ibu hamil trimester III. Diharapkan studi kasus ini dapat menjadi layak untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait pengobatan secara non farmakologis seperti kompres air hangat dan aromaterapi lavender untuk menurunkan tingkat nyeri punggung ibu hamil trimester III.
FITRY BIMA DESI
2025 · Thesis · Open Access
MONICA REVALINA
2025 · Thesis · Open Access
Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman dengan menerapkan metode pembelajaran Directed Reading Thinking Activity (DRTA) pada siswa kelas V-B SDN 002 Selumit Pantai. Jenis peneltian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Desain dalam penelitian ini secara umum terdiri dari 4 tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini terdiri dari 26 siswa yaitu 9 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran DRTA dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa pada siswa kelas V-B SDN 002 Selumit Pantai. Pada penilaian kemampuan membaca pemahaman siklus I diperoleh persentase 54% siswa yang tuntas dengan diperoleh hasil tes membaca pemahaman dengan rentang nilai 30-49 sebanyak 2 siswa dengan persentase 8%, siswa dengan tingkat akurasi nilai membaca pemahaman dengan rentang nilai 50-74 sebanyak 10 siswa dengan persentase 38%, siswa dengan tingkat akurasi nilai membaca pemahaman dengan rentang nilai 75-89 sebanyak 11 siswa dengan persentase 42% dan siswa dengan tingkat akurasi nilai membaca pemahaman dengan rentang nilai 90-100 sebanyak 3 siswa dengan persentase 12%. Pada siklus II mengalami peningkatan yaitu diperoleh persentase 85% siswa yang tuntas dan diperoleh data dengan tingkat akurasi nilai membaca pemahaman dengan rentang nilai 50-74 sebanyak 4 siswa dengan persentase 15%, siswa dengan tingkat akurasi nilai membaca pemahaman dengan rentang nilai 75-89 sebanyak 13 siswa dengan persentase 50% dan siswa dengan tingkat akurasi nilai membaca pemahaman dengan rentang nilai 90-100 sebanyak 9 siswa dengan persentase 35%. Aspek kemampuan membaca pemahaman telah mencapai 5 indikator keberhasilan dalam membaca pemahaman yaitu menemukan informasi, interpretasi, integrasi, evaluasi dan refleksi, sehingga penelitian ini dapat dikatakan berhasil dengan kategori baik.
REYNAR WELLY MARKUS
2025 · Thesis · Open Access
Media pembelajaran yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah aplikasi berbasis Augmented Reality (AR) yang dirancang khusus untuk membantu siswa kelas V SD dalam mempelajari materi bangun ruang. Media ini berbentuk aplikasi Android yang menggunakan marker cetak untuk memunculkan objek 3D berupa bangun ruang seperti kubus, balok, kerucut, dan tabung. Objek-objek ini dapat dilihat secara interaktif dari berbagai sudut, memungkinkan siswa untuk mengamati sisi, rusuk, dan titik sudut secara nyata. Aplikasi ini juga dilengkapi tombol navigasi untuk memilih bangun ruang, deskripsi bentuk, dan fitur informasi tambahan yang mendukung pemahaman konsep secara visual dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) pada materi bangun ruang untuk siswa kelas V SDN 003 Long Pari serta mengetahui kelayakan dan ketertarikan siswa terhadap media tersebut. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Pada tahap pengembangan, media dinilai oleh tiga ahli: ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa. Hasil validasi menunjukkan bahwa media dinyatakan “Sangat Layak” digunakan dengan rata-rata nilai kelayakan sebesar 92.67%. pada tahap implementasi, dilakukan uji coba terbatas kepada 5 siswa dan uji coba lapangan kepada 8 siswa. Berdasarkan angket yang dibagikan, tingkat ketertarikan siswa terhadap media AR mencapai nilai rata-rata 95.65% yang termasuk dalam kategori “Sangat Tertarik”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis AR ini sangat layak digunakan dalam pembelajaran dan mampu memberikan rasa tertarik siswa dalam pembelajaran matematika materi bangun ruang secara visual dan interaktif. Dengan demikian, media ini dapat menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar.
ZULFA RAHMALIA KHAIRANI
2025 · Thesis · Open Access
Mual dan Muntah (emesis gravidarum) merupakan keluhan umum pada trimester pertama kehamilan yang dapat berkembang menjadi mual dan muntah berlebih (hyperemesis gravidarum) bila tidak ditangani secara optimal. Terapi farmakologis seperti vitamin B6 sering digunakan, namun pendekatan non-farmakologis seperti akupresur pada titik perikardium 6 juga berpotensi sebagai terapi komplementer untuk menurunkan frekuensi mual dan muntah. Tujuan asuhan kebidanan ini untuk mengetahui pengaruh kombinasi akupresur pada titik perikardium 6 dan terapi vitamin B6 terhadap penurunan frekuensi emesis gravidarum ibu hamil primigravida trimester I. Asuhan Kebidanan ini menggunakan pendekatan studi kasus, melibatkan satu orang ibu hamil trimester I yang mengalami emesis gravidarum. Akupresur titik perikardium 6 dilakukan selama 7 menit setiap pagi hari dan Terapi B6 diberikan sesuai dengan dosis yang diberikan Puskesmas yaitu 3x1 selama 4 hari perlakuan dan pada hari kelima dilakukan evaluasi. Hasil menunjukkan adanya penurunan frekuensi emesis gravidarum, dari skor pre-test sebesar 8 (kategori sedang) dan skor post-test sebesar 5 (kategori ringan). Selain itu, berdasarkan pernyataan responden (Ny. N), ia merasakan penurunan frekuensi mual setelah dilakukan akupresur pada titik perikardium 6. Temuan ini mengindikasikan bahwa kombinasi terapi non farmakologi yaitu akupresur perikardium 6 dan terapi farmakologi yaitu vitamin B6 efektif dalam mengurangi emesis gravidarum pada ibu hamil trimester pertama, sehingga dapat dinyatakan bahwa teknik akupresur titik perikardium 6 berpotensi menjadi terapi nonfarmakologis yang aman dan mudah, serta dapat dikombinasikan dengan vitamin B6 sebagai terapi standar mual muntah trimester pertama. Terapi akupresur perikardium 6 dapat dilakukan secara mandiri dengan memperhatikan titik akupresur yang tepat dan kondisi ibu untuk menghindari ketidaknyamanan.
SALSABILLA FIRDA HARTANTO
2025 · Thesis · Open Access
Remaja ialah anak berusia 10-24 tahun dan pada masa ini merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa. Pada remaja perempuan ditandai dengan menstruasi. Pada siklus menstruasi, sebagian besar remaja mengalami dismenorea. Prevalensi kejadian dismenorea di Indonesia mencapai 64,25% dengan rincian mencakup 54,89% mengalami dismenorea primer dan 9,36% dismenorea sekunder. Hal ini menjadi perhatian untuk ditanggulangi sebab dismenorea berdampak bagi aktivitas remaja berupa ketidaknyamanan nyeri dan terganggunya aktivitas sehari-hari hingga gelisah akibat kram yang hebat. Dismenorea dapat diatasi dengan metode farmakologis dan non-farmakologis. Metode non-farmakologis salah satunya kompres hangat dan teknik relaksasi napas dalam merupakan pilihan terapi yang efektif, mudah diterapkan dan terjangkau dalam manajemen nyeri. Tujuannya adalah melakukan asuhan kebidanan remaja dengan kompres hangat dan teknik relaksasi napas dalam untuk mengurangi dismenorea. Penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus ini dilaksanakan di kediaman responden pada tanggal 28-31 Mei 2025. Responden adalah Nn. A usia 13 tahun yang mengalami dismenorea pada hari 1-3 dalam siklus menstruasinya. Instrumen yang digunakan meliputi lembar SOAP, kuesioner penilaian derajat dismenorea dan alat serta bahan untuk memberikan kompres hangat. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa derajat dismenorea pada Nn. A sebelum diberikan terapi dalam kategori dismenorea sedang (11 poin) dan setelah mendapatkan terapi, derajat dismenorea menurun menjadi kategori dismenorea ringan (5 poin). Hal ini menandakan pemberian kompres hangat dan teknik relaksasi napas dalam dapat mengurangi dismenorea pada Nn. A. Tenaga kesehatan disarankan untuk memberikan edukasi serta mengajarkan terapi ini kepada remaja perempuan sebagai alternatif dalam mengurangi atau mengatasi dismenorea yang mereka alami.
CINTA NURWAQIA
2025 · Thesis · Open Access
YENIANA YAHUDA
2025 · Thesis · Open Access
Bayi adalah masa tahapan pertama kehidupan seorang manusia setelah lahir dari rahim seorang ibu. Pada masa ini, perkembangan otak dan fisik bayi selalu menjadi perhatian utama. Masa bayi adalah masa keemasan sekaligus masa kritis perkembangan seseorang. Salah satu faktor yang sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan bayi adalah pola tidur. Tidur adalah salah satu bentuk adaptasi bayi terhadap lingkungannya. Setelah lahir, bayi biasanya tidur selama 16 - 18 jam sehari. Memasuki usia 2 bulan bayi mulai lebih banyak tidur malam dibanding siang, sampai usia 3 bulan, bayi baru lahir akan menghabiskan waktu tidurnya sekitar 15-17 jam, Semakin usia bayi bertambah, jam tidurnya juga semakin berkurang. Upaya yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tidur pada bayi telah berkembang, baik terapi farmakologi maupun nonfarmakologi, salah satu terapi nonfarmakologi untuk mengatasi masalah tidur yaitu dengan pijat bayi. Bayi yang dilakukan pemijatan akan tidur dengan lelap dan pada waktu bangun, daya konsentrasinya akan lebih penuh. Pijat bayi merupakan terapi sentuh kontak langsung dengan tubuh yang dapat memberikan rasa aman dan nyaman pada bayi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan studi kasus yaitu memberikan asuhan kebidanan pada seorang bayi 0-3 bulan yang mengalami masalah durasi tidur. Data ini di kumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi melalu SOAP. Dengan demikian hasil pijat bayi dapat diketahui dengan akurat karena peneliti dapat membandingkan Hasil sebelum dan sesudah pijat bayi dapat diketahui bahwa sebelum dilakukan pijat yaitu (11,00 jam) sedangkan sesudah di lakukan pijat yaitu ( 13,28 jam) dan rata-rata peningkatan durasi tidur bayi yaitu (+2,20 jam).
DENY TITING
2025 · Thesis · Open Access
Erosi tanah merupakan salah satu permasalahan utama dalam pengelolaan lahan pertanian di wilayah topografi kompleks seperti Kalimantan Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat bahaya erosi pada berbagai jenis tutupan lahan pertanian menggunakan tiga model empiris utama: USLE, MUSLE, dan RUSLE, serta memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (SIG) dalam pemetaan distribusi erosi. Model USLE menghitung laju kehilangan tanah tahunan berdasarkan faktor-faktor seperti curah hujan, erodibilitas tanah, panjang dan kemiringan lereng, penutup lahan, serta praktik konservasi. MUSLE memodifikasi pendekatan ini dengan mempertimbangkan limpasan permukaan, sedangkan RUSLE memperbaharui elemen curah hujan dan perhitungannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa erosi tertinggi terjadi pada lahan pertanian lahan kering dengan kemiringan lereng curam dan minim tindakan konservasi. Lahan sawah dan rawa cenderung memiliki tingkat erosi sangat rendah. Indeks Bahaya Erosi (IBE) tertinggi terdeteksi pada unit lahan dengan nilai erosi aktual yang jauh melebihi ambang batas toleransi. Sebagai hasil, rekomendasi konservasi tanah difokuskan pada penerapan vegetasi pelindung, penanaman kontur, dan pembangunan terasering. Penelitian ini memberikan dasar ilmiah untuk pengambilan kebijakan konservasi tanah dan perencanaan penggunaan lahan berkelanjutan di Kalimantan Utara.
YERINA SISKA
2025 · Thesis · Open Access
Pneumonia merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak, terutama pada usia balita. Salah satu faktor risiko yang signifikan namun sering diabaikan adalah paparan asap rokok di lingkungan rumah tangga. Orangtua yang merokok dapat meningkatkan risiko anak terkena pneumonia, baik melalui paparan langsung maupun tidak langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku merokok orangtua pada anak yang terkena pneumonia di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo, Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 163 responden yang merupakan orangtua dari anak usia 1–5 tahun yang mengalami pneumonia. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan instrumen berupa kuesioner yang mencakup aspek durasi, frekuensi, dan intensitas merokok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orangtua (89,0%) berada dalam kategori perilaku merokok sedang, 7,4% rendah, dan 3,6% tinggi. Mayoritas anak yang terkena pneumonia berusia 1–4 tahun (84,0%) dan sedikit lebih banyak berjenis kelamin laki-laki (50,3%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah perilaku merokok orangtua di rumah memiliki potensi besar sebagai faktor risiko pneumonia pada anak, terutama di usia balita. Oleh karena itu, diperlukan intervensi berbasis edukasi kesehatan kepada orangtua untuk menurunkan paparan asap rokok di lingkungan rumah.
NUR RAINI
2025 · Thesis · Open Access
NUR RATIH MURYANINGTIAS
2025 · Thesis · Open Access
Latar Belakang : Kontrasepsi Implant merupakan metode kontrasepsi jangka panjang yang efektif, namun sering menimbulkan kecemasan sebelum pemasangan bagi akseptor. Kurangnya minat pengguna implant disebabkan berbagai macam faktor salah satunya efek samping, pemasangan implant adanya pembedahan minor, dan adanya perubahan hormon yang dapat menimbulkan kecemasan. Terapi non farmakologi untuk mengatasi kecemasan dapat dilakukan dengan pendekatan seperti Teknik Slow deep breathing dan aromaterapi lavender yang dapat membantu mengurangi kecemasan pada akseptor. Tujuan : untuk mengetahui bagaimana efektifitas penerapan Teknik Slow deep breathing dan aromaterapi lavender untuk mengurangi kecemasan pada akseptor KB Implant. Metode : Penelitian ini menggunakan desain Sudi kasus (case study) dengan pendekatan asuhan kebidanan komprehensif dengan satu subjek penelitian menggunakan alat ukur Hamilton Rating Scale (HARS) untuk mengukur kecemasannya. Hasil : setelah diberikan penerapan kombinasi Teknik Slow deep breathing dan Aromaterapi lavender terjadi penurunan skor kecemasan dari kategori kecemasan sedang menjadi kecemasan ringan. Klien menunjukan respon positif berupa perasaan tenang, rileks, menerima pemasangan Implant dengan lebbih percaya diri. Kesimpulan : Penerapan Teknik Slow deep breathing dan Aromaterapi lavender efektif dalam menurunkan kecemasan pada akseptor Kontrasepsi Implant, intervensi ini dapat menjadi bagian dari pelayanan kebidanan komplementer yang aman dan sederhana.
ESA YUANITA PUTRI
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam pembelajaran membaca permulaan pada siswa kelas II-A SDN 017 Tarakan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh temuan bahwa sebagian siswa mash mengalami kesulitan dalam membaca permulaan, seperti membaca dengan mengeja, kesulitan membedakan huruf, hingga pelafalan yang tidak tepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan informan utama yakni guru kelas dan tiga siswa kelas II-A. Fokus penelitian diarahkan pada empat peran utama guru, yaitu sebagai motivator, mediator, supervisor, dan evaluator dalam proses pembelajaran membaca permulaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melaksanakan keempat peran tersebut dengan efektif. Sebagai motivator, guru mendorong siswa dengan strategi dan media yang menarik. Sebagai mediator, guru menghubungkan siswa dengan materi pembelajaran melalui pendekatan visual dan kontekstual. Sebagai supervisor, guru memantau secara individual perkembangan membaca siswa dan memberikan umpan balik. Sedangkan sebagai evaluator, guru melakukan penilaian secara berkelanjutan guna mengetahui kemajuan dan hambatan yang dialami siswa. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru sangat penting dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa, serta dapat menjadi dasar dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan siswa. This study aims to describe the role of teachers in teaching early reading to second-grade students at SDN 017 Tarakan. The background of this study is based on findings that some students still face difficulties in early reading, such as reading by sounding out words, difficulty distinguishing letters, and improper pronunciation. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. Data collection techniques were conducted through observation, interviews, and documentation, with the primary informants being the class teacher and three second-grade students. The research focused on four leading roles of teachers: motivators, mediators, supervisors, and evaluators in learning to read. The study's results showed that teachers had carried out these four roles effectively. As motivators, teachers encouraged students with interesting strategies and media. As mediators, teachers connected students with learning materials through visual and contextual approaches. As supervisors, teachers monitored students' reading progress individually and provided feedback. Teachers conduct ongoing assessments as evaluators to identify students' progress and obstacles. This study's conclusion indicates that teachers' role is crucial in improving students' early reading skills and can serve as a foundation for designing more effective and responsive learning strategies tailored to students' needs.
MULYADI SYAM
2025 · Thesis · Open Access
Derawan Island remains a popular destination in East Kalimantan, but its coastal ecosystem, especially coral reefs and sea grass, are very vulnerable. The purpose of this study was to check the quality of seawater and the environmental carrying capacity around marine accommodation on Derawan Island. Samples were taken at eleven monitoring points, bith during high and low tide. The parameters analysed included temperature salinity, , brightness, dissolved oxygen (DO), total suspended solid (TSS), ammonia, orto-phoshate, and oil and fat. The results showed that TSS was stable at a low of 0,0115 mg/L, meaning that sediment from human activities was very minimal. Ammonia was slightly higher during the low tide phase at 0,0022-0,0023 mg/L, possibly due to accumulated organic water, but still below the quality standard limit. Phosphate remained consistent at 0.0011 mg/L and mostly came from natural processes, while oil and fat fluctuated between 0,0002-0,0011 mg/L, with some point having an influence from human activities. The Sea Water Quality Index (IKAL) was recorded at 81.16-95-.93 percent, categorized as good to very good, with TSS as the main determinant. In terms of carrying capacity, the assimilation capacity of the waters is still adequate, although routine monitoring of phosphate and ammonia remains important to prevent eutrophication and accumulation of organic pollutans
KHESTIANA RACHMAWATI
2025 · Thesis · Open Access
Keberadaan udang air tawar pada ekosistem sungai tropis memiliki peran penting dalam menjaga kesimbangan ekologis serta berpotensi menjadi sumber belajar kontekstual dalam pendidikan biologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan karakteristik morfologi serta habitat udang (Crustacea) yang ditemukan pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Hutan Gunung Selatan Kota Tarakan, sekaligus mengkaji relevansinya sebagai sumber pembelajaran biologi. Penelitian menggunakan metode deskriptif-eksploratif dengan teknik purposive sampling pada empat stasiun pengamatan. Sebanyak 12 individu berhasil dikoleksi, masing-masing 1 individu (Stasiun I), 2 individu (Stasiun II), 4 individu (Stasiun III), dan 5 individu (Stasiun IV). Seluruh sampel teridentifikasi sebagai satu spesies, yaitu Macrobrachium rosenbergii (udang galah). Spesies ini ditemukan pada habitat beraliran lambat dengan substrat berpasir hingga sedikit berlumpur, disertai batuan berlumut dan vegetasi riparian yang rapat. Karakteristik habitat tersebut mendukung ketersediaan ruang berlindung dan sumber pakan bagi M. rosenbergii. Temuan ini memiliki implikasi pedagogis yang signifikan, karena dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar berbasis lingkungan pada materi Keanekaragaman Hayati di SMA serta pengayaan materi pada mata kuliah Invertebrata dan Ekologi Hewan di perguruan tinggi. Dengan demikian, hasil penelitian ini tidak hanya berkontribusi pada dokumentasi keanekaragaman fauna perairan di Kota Tarakan, tetapi juga memperkuat integrasi potensi lokal dalam pembelajaran biologi.
DOMINGGUS
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (R&D). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Smart Box yang dievaluasi berdasarkan validasi media, materi, bahasa, dan praktisi. Penelitian ini dilakukan untuk menilai minat siswa terhadap materi pembelajaran Smart Box. Proses penelitian dan pengembangan ini menggunakan model ADDIE, yang meliputi lima tahap: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Hasil validasi menghasilkan 100% dari ahli media, 94% dari ahli materi, 84% dari ahli bahasa, dan 97,1% dari ahli praktisi, semuanya dikategorikan sangat layak. Hasil validasi dari ahli media, materi, bahasa, dan praktisi menunjukkan bahwa media pembelajaran Smart Box sangat sesuai untuk digunakan dalam proses pendidikan. Hasil minat siswa dalam uji coba terbatas adalah 92,9%, sedangkan uji coba lapangan menghasilkan 88,8%, keduanya dikategorikan sangat menarik. Hasil kuesioner minat siswa yang dilakukan selama uji coba terbatas dan uji coba lapangan menunjukkan bahwa siswa menunjukkan minat yang signifikan terhadap media pembelajaran Smart Box.
WELI SUSANTI
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran DOMCERMA (Ludo Sistem Pencernaan Manusia) Di Kelas V-A SDN 015 Tarakan. Berdasarkan observasi awal, ditemukan masalah pada kegiatan pembelajaran yaitu siswa cenderung pasif dan siswa terlihat jenuh saat belajar. Hal ini disebabkan kurang adanya media yang menarik digunakan guru pada saat proses pembelajaran berlangsung. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE, yang terdiri dari lima tahapan: Analysis, Design, Development, Implemention, Evaluation. Hasil penelitian menunjukkan media pembelajaran DOMCERMA yang dikembangkan memiliki kelayakan berdasarkan validasi dari ahli media dan materi. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media presentase sebesar 83% dan ahli materi memperoleh presentase sebesar 83%. Selain itu terdapat hasil dari angket respon guru dan siswa dimana media pembelajaran DOMCERMA dinyatakan sangat menarik digunakan dalam proses pembelajaran dengan presentase yang diperoleh pada angket respon guru uji coba terbatas dan uji coba lapangan 84% dan 80%, sedangkan angket respon siswa pada uji coba terbatas memperoleh sebesar 91% dan uji coba lapangan memperoleh presentase sebesar 93% dimana dikategorikan sangat menarik