ERIKA AHMAD
2025 · Thesis · Open Access
Lesbian dan bisexual merupakan bagian dari komunitas LGBT yang rentan mengalami tekanan psikososial, diskriminasi, dan konflik identitas yang dapat meningkatkan risiko perilaku kekerasan (RPK). Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan ini adalah terapi Novaco, metode pengelolaan amarah berfokus pada manajemen marah dan kontrol diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis asuhan keperawatan pada pasien lesbian dan bisexual dengan diagnosis RPK serta mengevaluasi efektivitas intervensi terapi Novaco dalam menurunkan RPK. Penelitian ini merupakan studi kasus terhadap dua pasien dengan pasien satu orientasi seksual lesbian dan pasien dua bisexual yang menunjukkan RPK. Intervensi dilakukan melalui 6 sesi dengan durasi 20-40 menit setiap terapi Novaco, disertai asuhan keperawatan dan menggunakan kuesioner Brief Cope, UCLA Loneliness Scale, Rosenberg Self-Esteem Scale, SRQ-20, kuesioner perilaku seksual pranikah, kuesioner kecanduan pornografi sebelum dan sesudah terapi. Hasil menunjukkan Klien 1 menunjukkan penurunan skor Brief Cope dari 67 (adaptif) menjadi 57 (adaptif) dan SRQ-20 dari 1 (Ringan) menjadi 0 (Tidak ada gangguan). Hal serupa terjadi pada Klien 2, di mana skor Brief Cope menurun dari 75 (Maladaptif) menjadi 64 (Adaptip) setelah terapi Novaco, SRQ-20 dari 16 (Tinggi) menjadi 10 (Ringan). Pasien menunjukkan peningkatan dalam pengendalian emosi, kemampuan komunikasi, serta penggunaan mekanisme koping yang lebih adaptif. Pasien juga mampu mengenali pemicu kemarahan dan menerapkan strategi pengendalian diri secara mandiri. Asuhan keperawatan yang terstruktur dan pemberian terapi Novaco efektif dalam menurunkan risiko perilaku kekerasan pada pasien lesbian dan bisexual. Terapi ini dapat menjadi strategi intervensi yang bermanfaat dalam praktik keperawatan jiwa, khususnya dalam pengelolaan emosi pada pasien dengan orientasi seksual minoritas.
NESSYAH RAHMADHANIA ASCHA
2025 · Thesis · Open Access
Indeks Kualitas Air Laut suatu nilai yang menggambarkan kondisi kualitas air laut yang merupakan nilai dari beberapa parameter kualitas air laut dalam suatu wilayah pada waktu tertentu ( PERMEN LHK No 27 Tahun 2021). Pulau Bunyu memiliki potensi ekonomi yang tinggi karenakan terdapat berbagai industri yang memanfaatkan laut Pulau Bunyu sebagai jalur distribusi, dan sebagai jalur transportasi utama penyebrangan pulau. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai Indeks Kualitas Air Laut serta pengaruh pasang surut terhadap Indeks Kualitas Air Laut di Pulau Bunyu. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember - Mei 2025. Metode Penentuan lokasi penelitian yaitu metode purposive sampling, Setiap titik akan di lakukan pengambilan sampel sebanyak 1 kali pada saat pasang dan surut. Hasil penelitian menunjukkan suhu saat pasang berkisar antara 30,1 - 31,7°C, sedangkan saat surut 28,7°C - 30°C. Salinitas saat pasang berkisar 27,9 - 32,8 ppt, sedangkan saat surut 27 - 32,3 ppt. pH saat pasang berada di kisaran 6,7 - 7,4, dan saat surut 5,9 - 7,5. Kadar nitrat saat pasang berkisar 0,063 - 0,192 mg/L, sedangkan saat surut 0,118 - 0,167 mg/L. Nilai IKAL tertinggi saat pasang adalah 91,23, sedangkan saat surut 93,41. Rata-rata IKAL saat pasang adalah 90,51 (Sangat Baik) dan saat surut 89,71 (Baik). Pengaruh pasang dan surut terhadap IKAL menunjukkan bahwa kondisi pasang cenderung memberikan nilai kualitas air yang lebih baik dibandingkan saat surut, karena Pencampuran air yang lebih baik saat pasang, saat air pasang terjadi peningkatan volume air yang masuk dari laut ke pesisir, memungkinkan pencampuran yang lebih optimal dengan air yang sudah ada. Pasang cenderung meningkatkan kualitas air karena pencampuran air yang lebih optimal, peningkatan volume air dari laut terbuka, serta efek pengenceran yang mengurangi konsentrasi polutan.
SARI RAMADANI
2025 · Thesis · Open Access
Mangrove forests are unique coastal ecosystems found in tropical regions such as Indonesia. Gastropods and bivalves, mollusks with or without shells, are commonly found in mangrove ecosystems, living on or within substrates and attaching to mangrove roots. This study aimed to examine the community structure of mollusks in the Mangrove and Proboscis Monkey Conservation Area (MPMCA) in Tarakan. A quantitative descriptive and survey-based method was used. Fieldwork (in situ) was conducted to identify the composition and abundance of mollusks in the conservation zone. The findings revealed the presence of the Mollusca phylum, consisting of two classes, gastropods with 811 individuals (96.20%) and bivalves with 32 individuals (3.80%). Gastropod abundance was dominated by Nerita sp. (44.0%), followed by Bythinia (25.2%) and Telescopium (23.6%). A single species represented bivalves, Gelonia sp. (kapah clam). The Shannon-Wiener diversity index was very low (H0.1618), indicating low diversity, while the dominance index was high for gastropods (D0.0588) and bivalves (D-0.1582), reflecting an imbalanced mollusk community structure. A rise in gastropod numbers from 749 individuals in 2021 to 811 in 2025 suggests improving the mangrove ecosystem quality in the KKMB Tarakan City.
MUTIARA PERTIWI
2025 · Thesis · Open Access
Identifikasi tumbuhan adalah proses untuk mengenali dan menentukan ciri-ciri morfologi tumbuhan. Rotan adalah jenis tanaman memanjat dari keluarga palma (Arecaceae) yang memiliki batang berbentuk silindris, fleksibel, dan biasanya berukuran panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis rotan. yang ada di Hutan Kabiran Desa Malinau Hulu dan menganalisis potensi hasil penelitian rotan sebagai pembelajaran biologi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengambilan sampel menggunakan metode jelajah secara purposive sampling di bantu dengan tabel pertelaan rotan. Identifikasi sampel menggunakan buku identifikasi rotan. Hasil penelitian ditemukan 7 spesies rotan yaitu Daemonorops jenkinsiana (Griff.) Mart., Korthalsia flagellaris Miquel, Calamus javensis Blume., Korthalsia rostrata Blume., Calamus scipionum Loureiro., Daemonorops sabut Becc., dan. Calamus caesius Blume. Hasil penelitian ini dapat diintegrasikan sebagai sumber belajar biologi pada materi keanekaragaman hayati dengan kompetensi dasar 3.2 Menganalisis berbagai tingkat keanekaragaman hayati di Indonesia beserta ancaman dan pelestariannya.
JUNITA FIFIN
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan Buku Cerita Fase B dan untuk mengetahui kemampuan membaca pemahaman siswa dimensi gotong royong profil pelajar pancasila. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan. Pada proses pengembangan dilakukan dengan model ADDIE, yang mencakup lima tahap, yaitu; Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Hasil dari validasi yang diperoleh dari ahli desain sebesar 100% kategori sangat layak, ahli materi 88% kategori sangat layak, ahli bahasa 82% kategori sangat layak. Berdasarkan hasil dari uji coba terbatas yang dilakukan pada 9 siswa kelas IV C, kemampuan membaca pemahaman siswa mencapai 70% dengan kriteria pemahaman baik, sedangkan pada uji coba lapangan yang melibatkan 23 siswa kelas IV C, kemampuan membaca pemahaman siswa mencapai 83% dengan kriteria pemahaman sangat baik. Dari Hasil validasi oleh para ahli serta hasil uji coba terbatas dan uji coba lapangan, buku cerita yang di kembangkan dinyatakan layak untuk mengukur kemampuan membaca pemahaman siswa, sehingga perlu untuk terus dikembangkan lebih lanjut.
WINDHY HADRILLAH ADRASANDA
2025 · Thesis · Open Access
ADE PUTRI ANATASYAH
2025 · Thesis · Open Access
Pulau Maratua memiliki ekosistem pesisir yang kompleks, dengan kondisi padang lamun yang baik memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan laut. Data dan informasi tentang ekosistem lamun serta aspek ekologis di perairan Indonesia masih sangat minim, diperkirakan kurang dari 20% total luas perairan nasional. Oleh karena itu, penting sekali untuk meneliti kondisi ekosistem pesisir seperti padang lamun dan kualitas air laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks kesehatan SEQI (Seagrass Ecological Quality Indekx) dan Status Indeks Kualitas Air laut. Penilitian ini dilaksanakan pada Januari – Maret 2025. Pengambilan data sampel menggunakan metode purposive sampling dan metode Line Intercept Transet (LIT) dengan 7 stasiun. Jenis lamun yang ditemukan terdiri dari Halodule uninervis, Cymodocea serrulata, dan Halophila minor. Nilai SEQI menunjukkan kondisi ekologi padang lamun berada pada kategori sedang hingga baik. Parameter kualitas air laut meliputi suhu, salinitas, pH, DO, TSS, minyak dan lemak, amonia total, serta ortofosfat. Hasil indeks IKAL menunjukkan kualitas air laut di pesisir Desa Teluk Harapan dan Desa Payung - Payung berada pada kategori baik hingga sedang. Kompilasi hasil analisis nilai SEQI di pesisir Pulau Maratua Desa Teluk Harapan dan Desa Payung – Payung menghasilkan nilai 0,75 hingga 0,99 dengan kriteria sedang, bagus dan bagus sekali. Kompilasi hasil pengukuran dan analisis nilai IKAL di pesisie Pulau Maratua Desa Teluk Harapan dan Desa Payung – Payung memiliki nilai antara 78,04 hingga 94,83 yang masuk dalam kategori Baik dan Sangat baik.
INDAH CAHYANI
2025 · Thesis · Open Access
Risiko bunuh diri merupakan potensi yang dimiliki seseorang untuk melukai dirinya sendiri dengan tujuan mengakhiri hidup. Risiko bunuh diri yang muncul pada seseorang dapat berupa isyarat, ancaman, dan percobaan bunuh diri. Safety plan sebagai suatu pendekatan yang melibatkan verbal kontrak di mana pasien setuju untuk menghindari upaya bunuh diri. Sebanyak 2 orang klien yang memiliki perilaku risiko bunuh diri diberikan intervensi keperawatan generalis dan intervensi safety plan yang dilaksanakan 5 hari. Kedua klien dilakukan pengukuran tingkat risiko bunuh diri dengan kuesioner penilaian risiko bunuh diri sebelum dan sesudah intervensi safety plan untuk mengetahui tingkat risiko bunuh diri masing-masing klien dan didapatkan penurunan tingkat risiko bunuh diri di hari pertama Tn.R tingkat risiko bunuh diri 11 (berisiko tinggi) menurun ke 8 (berisiko tinggi) dan Tn.A tingkat risiko bunuh diri 6 (berisiko tinggi) menurun ke 1 (berisiko rendah). Hal ini menunjuukan adanya perubahan nilai risiko bunuh diri setelah dilakukan implementasi inovasi dimana kedua klien mampu mengendalikan perilaku risiko bunuh diri.
PEBRI
2025 · Thesis · Open Access
Mangrove merupakan vegetasi yang tumbuh pada tanah berlumpur di daerah batas pasang surut air laut. Ekosistem ini penting di wilayah pesisir yang berperan dalam menjaga kestabilan lingkungan dan mendukung kehidupan biota yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi komunitas mangrove saat ini serta mengukur tinggi kanopi mangrove di Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB) Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Penelitian dilakukan dengan metode purposive sampling yang mencakup 4 transek dan 22 plot pengamatan. Kerusakan mangrove yang terus terjadi menunjukkan bahwa upaya konservasi belum sepenuhnya efektif dan masih menghadapi tantangan dalam implementasi diarea perluasan Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB) Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Parameter yang diamati meliputi identifikasi jenis, indeks nilai penting, serta pengukuran tinggi kanopi menggunakan Clinometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas mangrove di lokasi studi mengalami tekanan yang cukup signifikan, yang dipengaruhi oleh aktivitas manusia seperti konversi lahan dan pencemaran. Tinggi kanopi mangrove bervariasi tergantung pada jenis dan kondisi lokasi tumbuhnya. Implikasi dari hasil ini menunjukkan perlunya strategi pengelolaan mangrove yang berkelanjutan dan partisipatif, guna menjaga keberlangsungan ekosistem mangrove serta mendukung fungsi ekologisnya secara optimal.
NOVA NOVIAWATI
2025 · Thesis · Open Access
Plankton berperan penting dalam ekosistem perairan sebagai pakan alami bagi berbagai organisme yang kelimpahannya dipengaruhi oleh kualitas air. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kualitas air dengan struktur komunitas plankton di tambak tradisional Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara. Pengambilan sampel dilakukan pada tiga stasiun, yaitu Desa Sambungan, Desa Tanah Merah dan Desa Bebatu. Parameter abiotik yang diamati meliputi suhu, pH, salinitas, DO, nitrat, dan fosfat. Parameter biotik mencakup kelimpahan, keanekaragaman (H'), keseragaman (E), dan dominansi plankton. Hasil menunjukkan kelimpahan tertinggi terdapat di Stasiun 3 dengan fitoplankton 360 sel/L dan zooplankton 5 ind/L, sedangkan kelimpahan terendah di Stasiun 2 (fitoplankton 250 sel/L; zooplankton 3 ind/L) dan Stasiun 1 (fitoplankton 163 sel/L; zooplankton 5 ind/L). Indeks keanekaragaman di Stasiun 1 (fitoplankton 1,121; zooplankton 1,442) dan Stasiun 2 (fitoplankton 1,108; zooplankton 1,009) tergolong sedang, sedangkan di Stasiun 3 lebih rendah (fitoplankton 0,993; zooplankton 0,714). Analisis regresi menunjukkan bahwa kelimpahan fitoplankton sangat dipengaruhi oleh nitrat (R² = 99,9%), salinitas (R² = 93,5%), suhu (R² = 80,5%), dan fosfat (R² = 77,2%). Zooplankton dipengaruhi oleh DO (R² = 93,4%) dan suhu (R² = 84,2%). Kualitas air terbukti memengaruhi struktur komunitas plankton secara signifikan. Analisis menunjukkan bahwa kelimpahan fitoplankton dan zooplankton dipengaruhi oleh berbagai parameter kualitas air, terutama nutrien, suhu, salinitas, dan oksigen terlarut. Setiap jenis plankton merespons faktor lingkungan secara berbeda, sehingga kualitas air berperan penting dalam membentuk struktur komunitas plankton. Temuan ini menekankan pentingnya pemantauan kualitas air demi menjaga keseimbangan ekosistem tambak.
JEKLIN MAYRON
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini memiliki tujuan utama untuk menghasilkan modul pembelajaran berbasis kearifan lokal dengan mengangkat pohon kapur sebagai materi pembelajaran pada BAB V “Ini Khas Daerahku” untuk siswa kelas IV SDN 003 Malinau Selatan Hilir. Modul dikembangkan sebagai solusi atas kurangnya bahan ajar kontekstual yang memuat potensi lokal di lingkungan sekolah, khususnya di Desa Setarap, Malinau Selatan Hilir. Dengan metode Research & Development (R&D) menggunakan model ADDIE, tahapan ini mencakup Analysis, Design, Development, Implementation, Dan Evaluation. Berdasarkan hasil validasi modul yang dihasilkan masuk dalam kategori sangat layak, dengan rata-rata kevalidan memperoleh presentase skor sebesar 90,96%, berdasarkan penilaian dari ahli media, ahli materi, ahli bahasa dan praktisi. Selain itu hasil angket respon peserta didik untuk kemenarikan modul memperoleh skor 88,13% yang juga termasuk dalam kategori sangat menarik. Modul ini mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dalam bentuk teks, gambar, ilustrasi, serta kegiatan belajar kontekstual, dan dapat digunakan secara mandiri oleh siswa. Dengan demikian, modul ini dinyatakan layak dan menarik untuk dimanfaatkan pada kegiatan pembelajaran IPAS.
RANDI HERIANSYAH
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kematangan gonad ikan hiu martil (Sphyrna lewini) yang tertangkap di perairan Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Studi ini dilakukan sebagai upaya untuk memperoleh data biologis yang dapat mendukung pengelolaan sumberdaya hiu secara berkelanjutan, mengingat spesies ini termasuk dalam kategori terancam punah menurut IUCN. Sampel hiu martil (Sphyrna lewini) dikumpulkan dari hasil tangkapan nelayan selama periode penelitian dan dianalisis di laboratorium unttuk mengidentifikasi stadium kematangan gonad. hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kematangan gonad yang didapatkan TKG I dikarenakan gonad yang didapatkan belum mencapai dewasa siap memijah. Temuan ini menunjukkan bahwa penangkapan hiu martil (Sphyrna lewini) di perairan Tarakan banyak melibatkan individu yang belum matang gonad, yang dapat mengganggu proses reproduksi alami dan menurunkan keberlanjutan populasi. Oleh karena itu, hasil penelitian ini dapat dijadikan dasar bagi kebijakan pengelolaan perikanan hiu yang berfokus pada konservasi dan pemanfaatan berkelanjutan.
LERIM USAT
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisiskan makna dan simbol yang terkandung dalam Tradisi Uman Jenai Suku Dayak Kenyah Lepo’tau di Desa Long Temuyat Kecamatan Kayan Hulu Kabupaten Malinau (Kajian Semiotik). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan menggunakan kajian semiotik dari Charles Sanders Pierce yaitu teori segitiga makna, diantaranya tanda (sign), objek (object), interpretasi (interpretant). Data dalam penelitian ini adalah makna dan simbol dalam tradisi uman jenai suku Dayak Kenyah Lepo’ Tau di Desa Long Temuyat Kecamatan Kayan Hulu. Sumber data pada penelitian ini dari informan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik wawancara, dan dokumentasi serta teknik rekam. Penelitian ini menerapkan beberapa langkah dalam teknik analisis yang meliputi pengumpulan data yang berkaitan dengan tradisi Uman Jenai Suku Dayak Kenyah Lepo’tau di Desa Long Temuyat Kecamatan Kayan Hulu Kabupaten Malinau, data yang telah teridentifikasi diartikan atau diterjemahkan langsung ke dalam Bahasa Indonesia, kemudian data yang telah diartikan ke dalam Bahasa Indonesia tersebut diinterpretasikan dengan cara mengungkapkan makna yang terkandung dalam Tradisi Uman Jenai. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 26 data mengenai makna dan simbol dalam tradisi Uman Jenai suku Dayak Kenyah Lepo’ Tau di Desa Long Temuyat. Kata Kunci : Tradisi Uman Jenai, Suku Dayak Kenyah, Makna Dan Simbol, Kajian Semiotik.
DEA NUR AZIZAH RAMADANI
2025 · Thesis · Open Access
ELSIE NATALIE
2025 · Thesis · Open Access
JAMILA
2025 · Thesis · Open Access
LERIM IMERGIARI IBAN
2025 · Thesis · Open Access
JUNIA PUTRI DWI ERLINDA
2025 · Thesis · Open Access
PUTERI NUUR SAFIRAH
2025 · Thesis · Open Access
Writing is recognized as an important skill for effective communication and the expression of ideas. However, many students still struggle to develop this skill. This research was conducted due to the low writing achievement of students and it aimed to determine the effect of using personal photos as a learning medium on the writing achievement of eleventh-grade students at SMAN 3 Tarakan. This research used a pre-experimental design with a one-group pre-test and post-test model, involving 36 students from class XI-A. The instruments used written test in the form of a pre-test and post-test. The data were analyzed using SPSS version 16.0. The research results indicated an improvement in students’ writing achievement. In the pre-test stage, the average score of 58.5 was below the school's minimum standard (KKTP), indicating that most students had not yet reached the expected competencies in writing skills. However, after giving the treatment through the use of personal photos as a learning media, the mean score improved to 71.98, which means it had exceeded the school’s standard score and indicated a significant improvement in students’ writing achievement. The Wilcoxon test results showed a significance value of 0.000 (p 0.05), which means the alternative hypothesis (Ha) is accepted and the null hypothesis (H0) is rejected. These findings showed that the use of personal photograph has a statistically significant effect in improving the writing achievements of eleventh-grade students at SMAN 3 Tarakan.
NUR FATIMAH
2025 · Thesis · Open Access
The gecko shark is one of the fishery commodities caught by fishermen in the Tanah Kuning Waters, Bulungan Regency, North Kalimantan. The purpose of this study was to identify the species and molecular characteristics of the gecko shark using the mitochondrial COl gene-based DNA barcoding method. The study was conducted from December 2024 to March 2025. The method used was random sampling, with three gecko shark specimens taken from the Tanah Kuning waters using a trawl. Identification was carried out through two approaches: (1) morphological analysis using morphometric such as total length, head length, and fin shape; and (2) molecular analysis with stages of DNA extraction, DNA purity measurement, and mitochondrial COl gene amplification with PCR, electrophoresis, and DNA sequencing. Genetic identity validation was carried out using BLAST analysis and genetic distance calculations using the Tamura 3-Parameter model. The results of the nucleotide base sequence validation through the NCBI website showed that the sample had 100% similarity to Hemigaleus microstoma from Malaysia. Genetic and phylogenetic distance analysis showed that the sample from North Kalimantan was closely related to the samples from Bali and India. Based on the IUCN, Hemigaleus microstoma was categorized as a vulnerable species, so the results of this study confirmed the need for conservation efforts for this species in the study area.