MUHAMMAD RAFLI
2025 · Thesis · Open Access
This study aims to analyze the marketing channel of Liberica coffee in Tanjung Buka SP SA Village, Tanjung Palas Tengah District, Bulungan Regency, using a case study approach focused on a farmer named Mr. Sarmin. The research employed a purposive sampling method. The findings reveal that there is a single main marketing channel: from the farmer to the collector, and then to the final consumer. Within this channel, the farmer receives a Farmer's Share of only 6.25%. Additionally, a significant shrinkage was observed during processing, with up to 80% reduction from wet to dry coffee beans —80 kg of wet beans yielded only about 16 kg of dry beans substantially impacting the farmer's income. Factors influencing the farmer's choice of marketing channel include market accessibility, sales risks, social relationships, transportation, and distribution costs. Therefore, strengthening farmer institutions through cooperatives, improving distribution infrastructure, and providing training in post-harvest coffee processing are essential. These efforts can help farmers enhance value-added potential, improve marketing efficiency, and ultimately contribute to the welfare of coffee farmers in the region.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis saluran pemasaran kopi Liberika di Desa
Tanjung Buka SP 5A, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan, dengan
studi kasus pada petani bernama Bapak Sarmin. Metode yang digunakan dalam penelitian
ini adalah purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat satu saluran
pemasaran utama, yaitu dari petani ke pengepul, lalu diteruskan ke konsumen akhir. Dalam
saluran ini, petani hanya memperoleh Farmer’s Share sebesar 6,25%. Selain itu, ditemukan
tingkat penyusutan yang tinggi dari kopi basah ke kopi kering, yakni mencapai 80%. Dari
80 kg kopi basah hanya dihasilkan sekitar 16 kg kopi kering, yang berdampak pada
menurunnya pendapatan petani. Faktor yang mempengaruhi petani dalam pemlilihan
saluran pemasaran yaitu aksebilitas pasar, resiko penjual, hubungan sosial, Tranportasi dan
biaya distribusi. Oleh karena itu, perlu adanya penguatan kelembagaan petani melalui
koperasi, peningkatan infrastruktur penunjang distribusi, serta pelatihan pengolahan kopi
pascapanen agar petani dapat meningkatkan nilai tambah dan efisiensi pemasaran,
sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan petani kopi di wilayah tersebut.
M. AIDIL FIKRI HERWANSYAH
2025 · Thesis · Open Access
Mangrove ecosystems play a vital role in sustaining life. These ecosystems are commonly found in most Indonesian archipelago coastal areas. Mangrove ecosystems provide habitats for various organisms to feed, breed, and spawn. This study aims to investigate the structure of the mangrove community on Malu Island in Bulungan Regency. Environmental factors influencing the area's distribution and diversity of mangroves include salinity levels of 20 ppt and a pH value of 6.12. Impact of traditional aquaculture activities on mangroves The method was the line transect method. A line transect was drawn along a 100-meter stretch at each station, and at each transect, a 10m x 10m plot was established. The mangrove species found at the study site included Nypa Fruticans, Sonneratia sp, and Rhizophora sp. The mangrove community structure included a mangrove diversity index of 0.314, an evenness index (E) of 0.285, and a dominance index (C) of 0.592.
AGNES KEWALELA
2025 · Thesis · Open Access
Labour productivity in harvesting is a key element in the operational success of the oil palm plantation sector PT Bhumi Simanggaris Indah as part of FAP Agri. Tbk in North Kalimantan has its own challenges in maintaining and increasing harvester productivity, especially in Rayon D (Delta) which consists of three divisions with a fairly large number of harvest workers and diverse geographical conditions and workforce characteristics. Problems in productivity can arise from a number of factors such as worker age, gender, work experience, education level, and distance to the harvest location. The purpose of this study was to determine the characteristics of oil palm harvesting workers partially and analyse the influence of these variables on labour productivity simultaneously in Rayon D (Delta) The study was conducted from November 2024 to February 2025 through a quantitative approach. Data were collected from questionnaires, interviews, and observations of 60 respondents who were randomly selected from a population of 150 people The data analysis technique employed was multiple linear regression, equipped with validity tests, reliability tests, and classical assumption tests The results of the study showed that simultaneously, the variables of age, gender, work experience, education, and travel distance had a significant effect on the productivity of harvest workers (F count=6428, sig 0.000005) However, partially, only the work experience variable showed a significant effect (sig 0.0020.05) Other variables did not have a significant effect on productivity This finding indicates that work experience is a dominant factor in increasing the efficiency of oil palm harvest work. These results can be the basis for human resource management policies, such as experience-based training and more targeted workforce placement strategies Produktivitas tenaga kerja panen merupakan elemen kunci dalam keberhasilan operasional sektor perkebunan kelapa sawit. PT Bhumi Simanggaris Indah sebagai bagian dari FAP Agri. Tbk di Kalimantan Utara memiliki tantangan tersendiri dalam menjaga dan meningkatkan produktivitas pemanen, khususnya di Rayon D (Delta) yang terdiri dari tiga afdeling dengan jumlah tenaga kerja panen cukup besar dan kondisi geografis serta karakteristik tenaga kerja yang beragam. Permasalahan dalam produktivitas dapat timbul dari sejumlah faktor seperti usia pekerja, jenis kelamin, pengalaman kerja, tingkat pendidikan, dan jarak tempuh ke lokasi panen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik tenaga kerja panen kelapa sawit secara parsial dan menganalisis pengaruh variabel-variabel tersebut terhadap produktivitas tenaga kerja secara simultan di Rayon D (Delta) Penelitian dilakukan pada bulan November 2024 hingga Februari 2025 dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi terhadap 60 responden yang dipilih secara acak dari populasi sebanyak 150 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda, dilengkapi uji validitas, reliabilitas, serta uji asumsi klasik Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, variabel umur, jenis kelamin, pengalaman kerja, pendidikan, dan Jarak tempuh berpengaruh signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja panen (F hitung 6,428, sig 0,000 0,05). Namun secara parsial, hanya variabel pengalaman kerja yang menunjukkan pengaruh signifikan (sig 0,002 0,05) Variabel lainnya tidak berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengalaman kerja merupakan faktor dominan dalam meningkatkan efisiensi kerja panen kelapa sawit. Hasil ini dapat menjadi dasar dalam kebijakan manajemen sumber daya manusia, seperti pelatihan berbasis pengalaman dan strategi penempatan tenaga kerja yang lebih tepat sasaran.
HASNIANTI
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi penegakan hukum terhadap perdagangan pangan ilegal di Kota Tarakan. Serta megetahui faktor penghambat dalam penegakan hukum perdagangan pangan ilegal Kota Tarakan. Seluruh data yang diperoleh dalam penelitian, baik data primer dan data sekunder akan di analisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatis. Selain itu dideskripsikan, dengan menelaah permasalahan yang ada, menggambarkan, menguraikan hingga menjelaskan permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan penelitian ini. Penggunaan metode deskriptif ini di maksudkan untuk memperoleh gambaran yang baik, jelas, dan dapat memberikan data sedetail mungkin tentang objek yang diteliti, dalam hal ini menggambarkan implementasi penegakan hukum perdagangan pangan ilegal di kota Tarakan serta faktor-faktor penghambat dalam implementasinya. Pada penelitian ini penulis memilih Lokasi penelitian di BPOM, Kepolisian, Bea Cukai, dan Pedagang. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa Penelitian ini menyimpulkan bahwa penegakan hukum terhadap perdagangan pangan ilegal di Kota Tarakan belum berjalan optimal. Diperlukan sinergi antarinstansi, penambahan sumber daya, serta peningkatan edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha mengenai pentingnya legalitas dan keamanan pangan. Pemerintah daerah juga diharapkan menyusun regulasi yang lebih tegas serta memperkuat mekanisme pengawasan untuk menekan peredaran pangan ilegal secara berkelanjutan.
INDAH FANI LESTARI
2025 · Thesis · Open Access
Muara sungai merupakan kawasan transisi yang vital bagi kelangsungan berbagai jenis ikan, terutama sebagai tempat berkembang biak, membesarkan anak, dan mencari makan. Namun, intervensi manusia dan perubahan kondisi lingkungan dapat menurunkan tingkat keanekaragaman hayati perairan tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji perbandingan keanekaragaman jenis ikan yang tertangkap menggunakan alat tangkap bubu payung di dua lokasi berbeda, yakni Muara Sungai Sesayap Pulau Tibi dan Muara Sungai Mamburungan di Kalimantan Utara. Penelitian berlangsung dari bulan Agustus hingga November 2024 dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Pengumpulan sampel dilakukan dengan menggunakan alat tangkap Bubu Payung, Identifikasi secara morfolohi dengan menggunakan panduan buku identifikasi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa tingkat keanekaragaman ikan di Muara Sesayap Pulau Tibi lebih tinggi dibandingkan dengan Muara Mamburungan, yang dipengaruhi oleh perbedaan kualitas habitat serta intensitas aktivitas manusia. Tercatat sebanyak 16 jenis ikan dan beberapa jenis krustasea, dengan spesies dominan antara lain Mugil cephalus, Scatophagus argus, dan Plotosus canius. Temuan ini menunjukkan bahwa perlindungan habitat alami, seperti hutan mangrove, serta pengelolaan aktivitas di kawasan muara menjadi faktor kunci dalam mempertahankan keseimbangan ekosistem perairan pesisir.
FITRIANA
2025 · Thesis · Open Access
This study aims to investigate the problems faced by students in learning English vocabulary and the factors causing these problems among eighth-grade students of SMP Negeri 10 Tarakan. This research utilizes qualitative research with a descriptive qualitative model. The study was conducted at SMP Negeri 10 Tarakan. The subjects of this study were 28 students from class VIII-1. Data were collected through documents, observations, and interviews. Data were analyzed using the theory of Miles & Huberman (1994). The results indicate that the eighth-grade students of SMP Negeri 10 Tarakan encounter difficulties in learning English vocabulary, including pronunciation, spelling, and understanding the meanings of vocabulary. Furthermore, the data indicate that the variables producing these issues are both internal and external. Internal influences include student motivation, self-confidence, and attitudes. Meanwhile, external determinants include the instructional methods and materials utilized by teachers, as well as the classroom setting.
FATIMAH DESY WIJAYANTI
2025 · Thesis · Open Access
Pneumonia merupakan infeksi akut yang menyerang alveoli, menyebabkan sesak napas dan peningkatan frekuensi napas akibat peradangan paru secara tiba- tiba. Kasus pneumonia di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Palas, Kalimantan Utara, menunjukkan peningkatan signifikan pada tahun 2022–2023. Faktor utama adalah lingkungan yang kurang sehat, seperti kondisi padat penduduk dan penggunaan rumah kayu yang tidak layak di Kabupaten Bulungan. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan lingkungan fisik rumah dengan kejadian pneumonia balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Palas. Metode penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain Case Control. Penelitian ini melibatkan kelompok kasus yang terdiagnosa pneumonia dan kelompok kontrol yang terdiri dari balita yang tidak terdiagnosa pneumonia. Jumlah sampel penelitian ini adalah 72 responden balita di Puskesmas Tanjung Palas dengan teknik Probability Sampling. Hasil Penelitian ini sebagian besar memiliki responden berusia 12-23 bulan dan sebagian besar berjenis kelamin Laki-laki. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antaran kepadatan hunian dengan kejadian pneumonia pada balita p-value=0.91 (p>0,05), Ada hubungan yang signifikan antara jenis lantai dengan kejadian pneumonia pada balita dengan nilai p- value=0.00 (p0,05), Ada hubungan yang signifikan antara jenis dinding dengan kejadian pneumonia pada balita dengan nilai p-value=0.00 (p0,05), Ada hubungan yang signifikan antara luas ventilasi dengan kejadian pneumonia pada balita dengan nilai p-value=0.00 (p0,05), Tidak ada hubungan yang signifikan antaran luas jendela dengan kejadian pneumonia pada balita dengan p-value=0.058 (p>0,05), Tidak ada hubungan yang signifikan antara atap dengan kejadian pneumonia pada balita dengan p-value=0.192 (p>0,05), Tidak ada hubungan yang signifikan antara pencahayaan dengan kejadian pneumonia pada balita dengan p-value=0.567 (p>0,05), Tidak ada hubungan yang signifikan antara suhu dengan kejadian pneumonia pada balita dengan p-value=0.394 (p>0,05), Ada hubungan yang signifikan antara langit-langit rumah dengan kejadian pneumonia pada balita dengan nilai p-value=0,034 (p0,05) maka Ho ditolak.
EVA SUZANTI
2025 · Thesis · Open Access
THE EFFECTIVENESS OF THE CHARADES GAME AS A LEARNING STRATEGY ON VOCABULARY MASTERY IN THE SEVENTH GRADE OF MTS NEGERI TARAKAN ABSTRAK Kosakata merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran bahasa inggris. oleh karena itu, untuk mengajarkan kosakata dibutuhkan strategi pengajaran yang menarik dan menyenangkan seperti charades game. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh signifikan dari implementasi charades game sebagai strategi pengajaran terhadap kemampuan meningkatkan kosakata siswa kelas 7. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pre-eksperimental. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas 7 MTs negeri Tarakan dengan sampel kelas 7-D sebanyak 32 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes tertulis berupa pre-test dan post-test. Selain itu, hasil analisis dari data yang didapatkan diolah menggunakan program spss versi 25.0. Hasil analisis data menunjukkan bahwa rata-rata dari hasil pre-test adalah 50.94 dan rata-rata dari hasil post-test adalah 77.97. Hasil uji willcoxon test adalah 0.000 lebih kecil dari 0.05 yang berarti bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa mengajarkan kosakata bahasa inggris dengan charades game terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan kosakata bahasa inggris siswa di kelas 7-D di MTs Negeri Tarakan. Kata kunci: Permainan Charades, Strategi Pembelajaran, Penguasaan Kosakata Abstract This study aimed to determine the significant effect of implementing the charades game as a teaching strategy on the ability to improve the vocabulary of seventh-grade students. The research method used was the pre-experimental method. The population of this study was seventh-grade students of MTs Negeri Tarakan, with a sample of 32 students from the 7-D class. The research instruments used were written tests, pre-tests, and post-tests. In addition, the data analysis results were processed using the SPSS program version 25.0. The study showed that the average pre-test result was 50.94, and the average post-test result was 77.97. The results of the Wilcoxon test were 0.000, which is smaller than 0.05, which means that the alternative hypothesis (Ha) is accepted, and the null hypothesis (H0) is rejected. Therefore, teaching English vocabulary with a charades game has proven effective in improving students' English vocabulary skills in the 7-D class at MTs Negeri Tarakan. Keywords: Charades Game, Learning Strategy, Vocabulary Mastery
NURLINDAH PUTRI
2025 · Thesis · Open Access
Permasalahan utama dalam pemberian ASI pada ibu primipara adalah rendahnya efikasi diri dan kurangnya pengetahuan tentang teknik menyusui yang tepat, yang dapat menyebabkan kegagalan dalam menyusui secara eksklusif. Banyak ibu mengalami kesulitan pada tahap awal menyusui karena tidak memiliki pengalaman sebelumnya. Penelitian ini untuk mengindentifikasi pengaruh penggunaan video terhadap tingkat pengetahuan ibu pada trimester III tentang teknik menyusui di Puskesmas Sebengkok. Penelitian ini menggunakan metode PreExperimental Dengan One Group Pretest-Posttest Design, metode sampling yang digunakan yaitu purposive sampling sebanyak 43 ibu hamil primipara. Intervensi yang dilakukan berupa pemberian media video teknik menyusui yang diberikan sebanyak 2 kali pemutaran video dengan jeda 15 menit. Instrument yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan. Analisis data menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil menujukkan peningkatan signifikan setelah diberikan intervensi video tentang teknik menyusui yang benar dengan p-value = 0.000. Penelitian ini menyimpukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan setelah diberikan edukasi menggunakan video dari kategori pengetahuan cukup menjadi kategori pengetahuan baik.
MAKSIMUS KHARIAMAN
2025 · Thesis · Open Access
AN ANALYSIS OF CODE SWITCHING AND CODE MIXING USED IN EFL LEARNING ON ENGLISH FOR SPECIFIC PURPOSES COURSE Abstract This study aimed to analyze the forms and factors influencing code-switching and code-mixing in leartung English as a foreign language (EFL) in the English for Specific Purposes (ESP) course This study uses a descriptive qualitative approach with data obtained through observation and interviews with fourth-semester students in the English Education Department at Borneo Tarakan University The study results showed that three types of code-switching are often used inter sentential switching, intra-sentential switching, and tag-switching in addition, three types of code-mixing were identified insertion, alternation, and congruent lexicalization. The main factors that encourage students to use code-switching and code-mixing include limited vocabulary in English, the desire to clarify the message, build familiarity with the audience, and adjust to the context of a particular topic These findings indicate that code-switching and code-mixing are functional and adaptive linguistic strategies in the ESP learning process, not as a form of language weakness but as a communication tool that supports an adequate understanding of the material
FITRIANI
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola konsumsi pangan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pola konsumsi pangan pada mahasiswa pendatang di Universitas Borneo Tarakan. Mahasiswa pendatang sering menghadapi tantangan dalam menjaga pola makan yang sehat akibat keterbatasan waktu, akses terhadap makanan bergizi, dan penyesuaian dengan lingkungan baru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling terhadap 100 responden mahasiswa angkatan 2021 yang berasal dari luar Kota Tarakan dan tinggal di kos. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa cenderung mengonsumsi makanan cepat saji dan instan. Faktor-faktor yang dianalisis meliputi ketersediaan pangan, harga, pengaruh teman sebaya, waktu, dan pengetahuan gizi. Berdasarkan hasil uji regresi, diketahui bahwa variabel harga, pengaruh teman sebaya, waktu, dan pengetahuan gizi berpengaruh signifikan terhadap pola konsumsi pangan, sedangkan ketersediaan pangan tidak berpengaruh signifikan. Pengetahuan gizi merupakan faktor yang paling dominan mempengaruhi pola konsumsi pangan mahasiswa. Oleh karena itu, peningkatan literasi gizi di kalangan mahasiswa sangat penting untuk mendorong pola makan yang lebih sehat dan seimbang.
RANI SAFFERA
2025 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Penyakit busuk buah kakao yang disebabkan oleh cendawan patogen Phytophthora palmivora merupakan salah satu kendala utama dalam budidaya kakao yang dapat menyebabkan kerugian hasil hingga 90%. Pengendalian penyakit ini secara kimiawi berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia, sehingga diperlukan alternatif pengendalian yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan isolat rizobakteri dalam menghambat pertumbuhan Phytophthora palmivora dan mengetahui isolat rizobakteri yang memiliki daya hambat terbaik terhadap Phytophthora palmivora. Penelitian dilakukan dengan metode uji antagonisme rizobakteri terhadap pertumbuhan cendawan patogen secara in vitro. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari 12 Perlakuan dan 3 ulangan, yaitu: Kontrol isolat Phytophthora palmivora (-), Kontrol Bacillus subtillis (+), R1 B1(17), R2 B1(20), R3 B3(10), R4 B3(12), R5 B3(16), R6 B4(5), R7 B4(8), R8 B5(6), R9 B5(9), R10 B5(19). Parameter yang diamati meliputi persentase daya hambat pertumbuhan cendawan, bobot kering miselium, dan kemampuan isolat rizobakteri dalam menghasilkan senyawa hidrogen sianida (HCN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua isolat rizobakteri mampu menghambat pertumbuhan Phytophthora palmivora dengan persentase 45,14% hingga 52,65%, untuk Bacillus subtillis persentase daya hambat yang diperoleh 44,04%. Daya hambat terbaik berada pada perlakuan R6 dengan nilai 52,65% dalam menekan pertumbuhan cendawan patogen. Kesimpulannya, rizobakteri berpotensi sebagai agen pengendali hayati dalam mengatasi penyakit busuk buah kakao, sehingga dapat menjadi alternatif pengendalian yang aman dan ramah lingkungan. Penelitian ini memberikan dasar untuk pengembangan pengendalian hayati berbasis mikroorganisme pada tanaman kakao.
NURHAYATI RAIMON
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk reduplikasi serta menganalisis makna dan fungsi pada sembilan cerita rakyat yang terdapat dalam buku kumpulan cerita rakyat berjudul Petualangan Unjung dan Mbui Kuvong Sastra Lisan dan Kamus Punan Tuvu’ dari Kalimantan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data dan sumber data dalam penelitian ini adalah berupa buku cerita rakyat yang berjudul Petualangan Unjung dan Mbui Kuvong Sastra Lisan dan Kamus Punan Tuvu’ dari Kalimantan yang terdapat sembilan cerita rakyat bahasa Punan dan serta terjemahan bahasa Indonesia. Data di peroleh dalam penelitian ini yaitu dengan teknik baca, teknik simak, dan teknik catat. Data di analisis dengan teknik deskriptif kualitatif. Berdasarkan rumusan masalah, hasil serta pembahasan penelitian reduplikasi yang di lakukan menunjukkan adanya reduplikasi atau kata ulang yang terdapat pada kumpulan ke sembilan cerita rakyat buku yang berjudul Petualangan Unjung dan Mbui Kuvong Sastra Lisan dan Kamus Punan Tuvu’ dari Kalimantan yang terdiri dari tiga klasifikasi yaitu reduplikasi utuh (dwilingga) reduplikasi sebagian (dwipurwa) dan reduplikasi berubah bunyi (dwilingga salin suara). Dengan masing-masing di peroleh reduplikasi utuh (dwilingga) (109), reduplikasi sebagian (dwipurwa) (28), dan reduplikasi berubah bunyi (dwilingga salin suara) (9). Dari ke tiga klasifikasi ini kata utuh menjadi yang paling dominan dalam penelitian ini karena hasil analisis sembilan (9). Reduplikasi bermakna (bermakna kelompok 12), (bermakna banyak 5), (bermakna sungguh-sungguh 9), (bermakna masing-masing 7), (bermakna sudah 4), (bernakna kehati-hatian/waspada 6), (bermakna keadan 9), (bermakna perbuatan 24), (bermakna tidak sungguh-sungguh 6), (bermakna penegasan 4), (bermakna sangat 5), (bermakna bertanya 3), (bermakna tindakan 3), (bermakna uruttan 1), (bermakna bunyi 9), (bermakna saling 3), (bermakna memberitahu 3), (bermakna awalan 1), (bermakna takut 3), dan (brmakna keberadaan 1) dengan rinciannya 145 pengulangan bermakna, sedangkan redupliksi berfungsi, reduplikasi berfungsi (Nomina, 33), reduplikasi berfungsi (Verba 42), reduplikasi berfungsi (Adjektiva, 21), dan reduplikasi berfungsi (adverbia, 24), berdasarkan hasil secara keseluruhan reduplikasi berfungsi yaitu 120 data reduplikasi berfungsi data reduplikasi yang telah dianalisis, masing-masing kelas kata menunjukkan peran dari cerita rakyat yang terdapat cerita rakyat suku dayak Punan dalam buku Petualangan Unjung dan Mbui Kuvong Sastra Lisan dan Kamus Punan Tuvu’ dari Kalimantan. Menunjukkan kata pengulangan utuh yang paling banyak digunakan dalam cerita tersebut.
SITI RAHMANIA
2025 · Thesis · Open Access
Peternakan sapi potong memiliki peran penting dalam penyediaan sumber protein dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, sehingga keberlanjutan usahanya menjadi aspek yang perlu dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan: (1) menilai indeks dan status keberlanjutan dimensi ekologi dan ekonomi usaha peternakan sapi potong Bapak Sholeh; serta (2) mengidentifikasi dan mengkaji atribut sensitif dimensi ekologi dan ekonomi yang berpengaruh terhadap keberlanjutan usaha peternakan sapi potong Bapak Sholeh. Metode yang digunakan adalah metode Rapfish dengan pendekatan Multidimensional Scaling (MDS), Leverage Analysis, dan Monte Carlo. Penelitian ini dilakukan di Usaha Peternakan Sapi Potong Bapak Sholeh Kelurahan Karang Anyar Kecamatan Tarakan Barat menggunakan teknik Purposive Sampling yang memiliki Kriteria tertentu. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data primer yang diperoleh melalui wawancara dan observasi, serta data sekunder dari instansi terkait dan literatur pendukung. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara keseluruhan, indeks keberlanjutan usaha peternakan sapi potong Bapak Sholeh berada pada kategori cukup berkelanjutan dengan nilai 51,73. Secara rinci, dimensi ekologi memperoleh indeks 65,88 (cukup berkelanjutan) dan dimensi ekonomi memperoleh indeks 37,57 (kurang berkelanjutan). Sebanyak tujuh atribut sensitif mempengaruhi keberlanjutan, yaitu pengadaan bibit, serangan penyakit, penanganan hama dan penyakit, kesesuaian agroklimat, persaingan usaha, bantuan ternak dan asuransi, serta hasil pengolahan limbah.
TIARA HARIYANI CAHYANINGTIAS
2025 · Thesis · Open Access
Padang lamun memiliki peranan yang penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut, baik dari aspek ekologis, biologis, maupun fisik. Kondisi padang lamun dapat dilihat berdasarkan tipologi habitat, seperti di Pulau Panjang, Pulau Derawan dan Reef Flat Masimbung. Pulau Panjang memiliki ekosistem mangrove, padang lamun, Reef Flat dan minim aktivitas manusia dibandingkan dengan Pulau Derawan yang padat aktivitas manusia, namun memiliki padang lamun dan Reef Flat. Untuk lokasi Masimbung hanya berupa hamparan Reef Flat dan padang lamun saja. Penelitian bertujuan untuk menganalisis karakteristik padang lamun berdasarkan tipologi habitat di Pulau Panjang, Pulau Derawan, dan Reef Flat Masimbung. Penelitian dilaksanakan pada Desember 2023 hingga April 2024 menggunakan metode kuantitatif dan pemodelan. Parameter yang diukur meliputi parameter ekologi (kerapatan, tutupan dan kekayaan jenis lamun) serta parameter kualitas air (suhu, salinitas, pH, kecerahan, DO, TSS, minyak dan lemak, amonia, orto-fosfat dan nitrat). Sebanyak 50 sampel lamun dan air diambil menggunakan transek kuadrat berukuran 0,5 m x 0,5 m, yang dianalisis dengan metode Multi Dimensional Scaling (MDS). Hasil penelitian tutupan lamun pada ketiga lokasi yaitu berkisar 37%-64%. Kerapatan lamun pada ketiga lokasi yaitu berkisar 10-147 individu/m². Pada kekayaan jenis lamun yang ditemukan di ketiga lokasi memiliki sebanyak 5 jenis lamun yaitu Thalassia hemprichii, Halophila ovalis, Cymodocea rotundata, Syringiodium isoetifolium, Holudule uninervis. Parameter kualitas air menunjukkan suhu berkisar antara 28–30°C, salinitas 36-37‰, pH 6,65-8,73, kecerahan 100%, DO 6,2-6,5mg/L, TSS 0,153-0,449mg/L, minyak dan lemak 0,028-0,249mg/L, ammonia total 0-0,106 mg/L, orto-fosfat 0-0,047mg/L dan nitrat 0-0,016mg/L. Analisis MDS menunjukkan bahwa secara umum tidak ada perbedaan meskipun ada variasi antar lokasi tapi hasil skoring pemodelan menunjukkan satu bentang ekosistem yang identik (sama) namun ada variasi unsur yang berbeda.
MAYNI
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proporsi pengeluaran rumah tangga dan tingkat ketahanan pangan petani kelapa sawit di Desa Belayan, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau. Data dikumpulkan dari 25 responden petani kelapa sawit menggunakan metode purposive sampling. Analisis dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif berdasarkan perhitungan pendapatan, pengeluaran pangan dan non pangan, serta proporsi pengeluaran pangan terhadap total pengeluaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan rumah tangga petani sebesar Rp 3.759.800 per bulan, yang mayoritas berasal dari usaha tani kelapa sawit. Rata-rata pengeluaran rumah tangga sebesar Rp 1.833.440 per bulan, dengan komposisi 39% untuk pangan dan 61% untuk non pangan. Berdasarkan tingkat ketahanan pangan petani kelapa sawit berstatus tahan pangan. Penelitian ini menegaskan bahwa meskipun pendapatan petani belum optimal, sebagian besar rumah tangga di Desa Belayan mampu memenuhi kebutuhan pangannya secara layak, yang menunjukkan kondisi ketahanan pangan yang cukup baik.
ELISABET FLORENS
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan kepemimpinan transformasional terhadap kinerja guru Sekolah Dasar Negeri di Kota Tarakan, dengan kepuasan kerja sebagai mediasi. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya peran guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan pasca pandemi COVID-19, yang menuntut motivasi internal serta gaya kepemimpinan yang mampu menginspirasi dan memberdayakan tenaga pendidik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada guru-guru SD di Kota Tarakan, dan dianalisis menggunakan teknik Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM). Variabel yang diteliti meliputi motivasi kerja, kepemimpinan transformasional, kepuasan kerja, dan kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja dan kepemimpinan transformasional berpengaruh positif terhadap kinerja guru, baik secara langsung maupun melalui kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja guru sangat dipengaruhi oleh tingkat motivasi yang dimiliki dan gaya kepemimpinan ke pala sekolah yang inspiratif. Kepuasan kerja terbukti memperkuat hubungan antara kedua variabel tersebut terhadap kinerja. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan ilmu manajemen sumber daya manusia serta implikasi praktis bagi kepala sekolah dan pemangku kebijakan dalam merancang strategi peningkatan kinerja guru melalui pendekatan motivasional dan kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan kepemimpinan transformasional terhadap kinerja guru Sekolah Dasar Negeri di Kota Tarakan, dengan kepuasan kerja sebagai mediasi. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya peran guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan pasca pandemi COVID-19, yang menuntut motivasi internal serta gaya kepemimpinan yang mampu menginspirasi dan memberdayakan tenaga pendidik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada guru-guru SD di Kota Tarakan, dan dianalisis menggunakan teknik Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM). Variabel yang diteliti meliputi motivasi kerja, kepemimpinan transformasional, kepuasan kerja, dan kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja dan kepemimpinan transformasional berpengaruh positif terhadap kinerja guru, baik secara langsung maupun melalui kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja guru sangat dipengaruhi oleh tingkat motivasi yang dimiliki dan gaya kepemimpinan ke pala sekolah yang inspiratif. Kepuasan kerja terbukti memperkuat hubungan antara kedua variabel tersebut terhadap kinerja. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan ilmu manajemen sumber daya manusia serta implikasi praktis bagi kepala sekolah dan pemangku kebijakan dalam merancang strategi peningkatan kinerja guru melalui pendekatan motivasional dan kepemimpinan.
ESTER DEWI SRIHASTATI NABABAN
2025 · Thesis · Open Access
Role Conflict dan Internal Competition merupakan hal yang sering ditemui di suatu organisasi. Tujuan penelitian adalah menguji pengaruh role conlict dan internal competition terhadap knowledge hiding yang dimediasi oleh job performance. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan populasi dan sampel yang diambil dari pegawai yang ada di Badan Layanan Umum Kantor UPBU Kelas I Utama Juwata di Tarakan. Jumlah sampel mengikuti aturan Hair, 10 times rule of thumb, dengan jumlah 226 responden yang menjawab. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan inferensial. Pendekatan untuk menganalisis data penelitian adalah Partial Least Square (PLS) yang merupakan model persamaan Structural Equation Modeling (SEM) dengan menggunakan aplikasi Smart PLS 4.0. Hasil penelitan menunjukkan bahwa Role Conflict berpengaruh positif terhadap Knowledge Hiding dengan p-value 0,000. Role Conflict tidak berpengaruh terhadap Job Performance dengan p-value -0,272. Internal Competition berpengaruh positif terhadap Knowledge Hiding dengan p-value 0,023. Internal Competition berpengaruh negatif terhadap Job Performance dengan p-value 0,000. Job Performance tidak berpengaruh terhadap Knowledge Hiding dengan p-value -0,573. Knowledge Hiding tidak memediasi hubungan Role Conflict terhadap Job Performance dengan p-value -0,685. Knowledge Hiding tidak memediasi hubungan Internal Competition terhadap Job Performance dengan p-value -0,584.
CHOIRUL ICHSAN
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi sistem penghargaan Badan Layanan Umum (BLU) di Bandara Juwata Tarakan melalui pendekatan kualitatif dan wawancara mendalam dengan lima pegawai di posisi yang berbeda. Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem penghargaan berbasis kinerja di bandara ini efektif dalam meningkatkan motivasi dan kinerja pegawai melalui insentif yang sepadan dengan kontribusi yang diberikan, namun masih menghadapi tantangan seperti perlunya evaluasi yang adil dan transparan, kepekaan terhadap kondisi eksternal, dan penggunaan teknologi digital untuk memonitor kinerja secara real time. Sosialisasi yang telah dilakukan perlu diperkuat agar semua staf memiliki pemahaman yang jelas tentang kriteria dan mekanisme evaluasi. Secara keseluruhan, penguatan aspek penilaian, transparansi, teknologi, serta pelatihan dan insentif akan memberikan kontribusi terhadap efektivitas sistem reward dalam meningkatkan produktivitas dan kepuasan kerja karyawan Bandara Juwata Tarakan.
CHOIRUL ARIF
2025 · Thesis · Open Access
Tingginya angka turnover intention di Indonesia menjadi perhatian serius bagi perusahaan, karena dapat berdampak negatif terhadap produktivitas, stabilitas organisasi, dan biaya operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dukungan supervisor, dukungan rekan kerja, dan kepercayaan terhadap turnover intention dengan dimediasi oleh knowledge sharing behaviour pada karyawan PT. Garuda Tawakal Abadi di Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 240 responden yang merupakan karyawan aktif perusahaan tersebut yang tersebar pada 5 kota besar di Indonesia. Data dianalisis menggunakan teknik Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan software SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan supervisor dan kepercayaan tidak terbukti mampu mempengaruhi knowledge sharing behaviour, namun dukungan rekan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap knowledge sharing behaviour. Selanjutnya, dukungan supervisor, kepercayaan, maupun dukungan rekan kerja tidak terbukti berpengaruh terhadap turnover intention. Selain itu, knowledge sharing behaviour juga tidak terbukti memediasi hubungan antara dukungan supervisor, dukungan rekan kerja, dan kepercayaan terhadap turnover intention, yang berarti knowledge sharing belum mampu menjadi mekanisme penghubung yang kuat antara hubungan sosial dengan keinginan karyawan untuk bertahan dalam organisasi. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen perusahaan dalam membangun budaya kerja yang kolaboratif, bagaimana meningkatkan kepercayaan antar individu, dan memperkuat dukungan antar lini organisasi guna menekan tingkat turnover intention. Diharapkan, temuan ini juga dapat menjadi referensi dalam pengembangan strategi manajemen sumber daya manusia yang berkelanjutan.