ARDIANTO
2025 · Thesis · Open Access
Ardianto. 2025. “Pengaruh Positive Reinforcement Terhadap Peningkatan Kedisiplinan Siswa Datang Tepat Waktu Di Sekolah”. program Studi Bimbingan dan Konseling. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing Utama oleh Riski Sovayunanto, S.Psi.,M.Si dan anggota Nurul Fadilah, S.Pd.I.,M.Pd. Positive reinforcement merupakan respon terhadap pentingnya kedisiplinan siswa datang tepat waktu agar berulangnya kembali tingkah laku yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh positive reinforcement terhadap peningkatan kedisiplinan siswa datang tepat waktu di sekolah. jenis penelitian ini adalah penelitian pre-experimental design dengan bentuk one group pretest-posttest, populasi sebanyak 290 siswa dan jumlah sampel dari hasil Purposive sampling sebanyak 5 siswa kelas XI. Teknik pengumpulan data menggunakan skala likert dengan indikator yang dikembangkan berdasarkan Moenir (2016). Jenis reinforcement atau penguatan yang diberikan dalam penelitian ini adalah penguatan verbal diantaranya motivasi, pujian, dorongan serta penguatan non-verbal yang disepakati bersama berupa reward yaitu minuman kopi, makanan nasi goreng dengan pemberian diakhir pertemuan berdasarkan jumlah poin yang telah dikumpulkan. Teknik analisis data dalam penelitian ini, mengunakan teknik analisis statistik deskriptif untuk menguji rata-rata skor perubahan sebelum dan setelah diberi perlakuan yakni sebesar 57,60 menjadi 98,80 dan teknik analisis inferensial untuk menguji hipotesis menggunakan uji wilcoxon dengan bantuan program aplikasi Statistical Product And Service Solution (SPSS) version 27.0.1 for windows. Berdasarkan hasil penelitian sebelum dan setelah pemberian perlakuan, diperoleh hasil perhitungan uji hipotesis dengan pengambilan keputusan berdasarkan propabilitas dengan nilai asyimp sig = 0,042 α = 0,05 maka hipotesis kerja (Ha) diterima yang berarti bahwa ada pengaruh positive reinforcement terhadap peningkatan kedisiplinan siswa datang tepat waktu di sekolah.
NOR ASHIKIN ANJAS
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas dan efisiensi investasi terhadap pembentukan output ekonomi di wilayah Kalimantan selama periode 2018–2023. Metode yang digunakan meliputi Capital Output Ratio (COR) dan Incremental Capital Output Ratio (ICOR) untuk mengukur kontribusi investasi terhadap peningkatan Produk Domestik Regional Bruto. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan Badan Koordinasi Penanaman Modal. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur memiliki efisiensi tertinggi berdasarkan nilai COR masing-masing sebesar 0,10 dan 0,09 mencerminkan pemanfaatan investasi yang optimal. Sebaliknya, Kalimantan Utara memiliki nilai COR tertinggi sebesar 0,15, menunjukkan efisiensi yang lebih rendah. Dari sisi ICOR Kalimantan Barat mencatat nilai terendah 0,87, mengindikasikan efektivitas investasi yang tinggi. Sedangkan Kalimantan Utara mencatat nilai ICOR sebesar 2,01, menunjukkan efektivitas investasi yang lebih rendah. Rata-rata ICOR Kalimantan secara keseluruhan adalah 1,58 yang mencerminkan efektif investasi pada kategori sedang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun investasi di Kalimantan berkontribusi terhadap peningkatan output, dibutuhkan strategi kebijakan yang lebih optimal untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas serta pemerataan investasi guna mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di seluruh provinsi Kalimantan
NUR ILMI
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendapatan, kemudahan penggunaan, manfaat, dan kepercayaan terhadap preferensi pegawai dalam melakukan transaksi non tunai. Latar belakang penelitian ini didasari oleh meningkatnya penggunaan layanan keuangan digital yang mengubah pola transaksi masyarakat, termasuk pegawai instansi pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Sampel dalam penelitian ini berjumlah 85 pegawai Universitas Borneo Tarakan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil analisis secara simultan menunjukkan bahwa keempat variabel independen secara simultan berpengaruh terhadap preferensi transaksi non tunai. Secara parsial, variabel manfaat dan kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap preferensi pegawai dalam bertransaksi non tunai. Sementara itu, variabel pendapatan berpengaruh negatif namun tidak signifikan, dan kemudahan penggunaan berpengaruh positif tetapi tidak signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa preferensi pegawai dalam menggunakan transaksi non tunai lebih dipengaruhi oleh persepsi atas manfaat dan kepercayaan terhadap layanan digital, dibandingkan pertimbangan ekonomi maupun aspek kemudahan.
RAUZAN GIFFARI HAMIM
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap pengurangan perilaku agresif siswa dalam bermain Game online kompetitif di SMAN 4 Tarakan. Agresi merujuk pada tindakan fisik atau verbal yang sengaja dilakukan untuk melukai atau merugikan orang lain. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain Pre-Experimental Design tipe One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas X SMAN 4 Tarakan, dengan sampel sebanyak 10 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala Likert, sedangkan teknik analisis data meliputi analisis deskriptif dan inferensial dengan uji hipotesis Paired Sample T-test menggunakan aplikasi SPSS versi 27.0.1. Hasil analisis menunjukkan hipotesis pada penelitian ini bahwa nilai sig. (2 tailed) yang diperoleh .000 yang dimana nilai skor tersebut 0,05, sehingga alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak. Pada hasil pretest, 5 siswa (50%) menunjukkan perilaku agresif berkategori sedang dan 5 siswa (50%) berkategori tinggi dalam bermain Game online kompetitif, sedangkan tidak ada siswa (0%) yang berada pada kategori rendah. Setelah diberikan layanan bimbingan kelompok, hasil posttest menunjukkan bahwa seluruh siswa (100%) berada pada kategori rendah perilaku agresif. Dalam arti menunjukkan bahwa Ada Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Terhadap Perilaku Agresif Siswa Dalam Bermain Game online Kompetitif di SMAN 4 Tarakan
MUHAMMAD RIZKY
2025 · Thesis · Open Access
Rokok merupakan salah satu permasalahan kesehatan global yang berdampak buruk bagi perokok aktif maupun perokok pasif. Dalam beberapa studi kasus ditemukan bahwa ruangan tertutup sering kali menjadi tempat melakukan aktivitas merokok. Hal ini diperburuk oleh kurangnya sistem yang dapat mendeteksi dan memantau keberadaan asap rokok pada ruangan tertutup. Penelitian ini mengusulkan pengembangan sistem pendeteksi dan monitoring asap rokok pada ruangan tertutup menggunakan teknologi Internet of Things (IoT). Penelitian ini, menggunakan sensor MQ-2 untuk mendeteksi konsentrasi asap rokok dan gas berbahaya lainnya. Data yang diperoleh dari sensor akan dikirimkan secara real-time melalui modul NodeMCU ESP8266 ke platform Blynk untuk pemantauan jarak jauh. Untuk memastikan seluruh komponen berfungsi dengan baik dilakukan kalibrasi pada Sensor MQ-2 menggunakan regresi linear dengan nilai slope -0,44 dan intercept 1,53. Pengujian sensor ini menghasilkan nilai rata – rata error sebesar 3,76% dengan nilai akurasi rata – rata adalah 96,24%, dan mampu mendeteksi asap rokok dalam rentang 0-10.000 PPM. Konektivitas IoT melalui platform Blynk menunjukkan performa optimal dengan packet loss 0% pada jarak 1-5 meter dan latency konsisten 67-68 ms. Pada pengujian keseluruhan sistem dilakukan selama 4 jam (18:30-22:30 Wita) dengan 45 data sampel. Hasil menunjukkan sistem mampu mengklasifikasikan tingkat bahaya secara akurat: kondisi aman (48,89% data) dengan konsentrasi 21,56-49,37 PPM mengaktifkan LED hijau; kondisi sedang (31,11% data) dengan konsentrasi 50-199 PPM mengaktifkan LED kuning dan buzzer peringatan; kondisi bahaya (20,0% data) dengan konsentrasi 200-848,08 PPM mengaktifkan LED merah, buzzer panjang dan menyalakan exhaust fan. Penelitian membuktikan bahwa sistem pendeteksi dan monitoring asap rokok berbasis IoT pada ruangan tertutup telah memenuhi seluruh spesifikasi yang diharapkan.
MASITA LESTARI
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis siswa berdasarkan gender pada materi Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) di kelas V SDN 004 Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik purposive sampling. Subjek penelitian berjumlah enam siswa yang terdiri dari tiga siswa laki-laki dan tiga siswa perempuan, masing-masing mewakili kategori kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Data dikumpulkan melalui tes penalaran matematis dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan tinggi, baik laki-laki maupun perempuan, mampu memenuhi sebagian besar indikator penalaran matematis, seperti menyampaikan pernyataan matematika secara tertulis, lisan, atau gambar, memprediksi proses penyelesaian dan jawaban, serta menarik kesimpulan logis. Siswa dengan kemampuan sedang menunjukkan pemahaman yang cukup baik pada sebagian soal, tetapi mengalami kesalahan karena kurang teliti dalam membaca soal atau keterbatasan waktu. Sementara itu, siswa dengan kemampuan rendah umumnya hanya mampu menyampaikan pernyataan matematika, namun belum lengkap, dan mengalami kesulitan dalam memprediksi penyelesaian serta menarik kesimpulan. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematis siswa laki-laki cenderung lebih tinggi kemampuan penalaran dan komunikasi. Namun, kemampuan penalaran matematis siswa laki-laki dan perempuan dalam tiap kategori (tinggi, sedang, rendah) memiliki pola yang serupa, dengan perbedaan kecil dalam jenis kesalahan yang dilakukan. Hasil ini dapat menjadi masukan bagi guru dalam merancang pembelajaran yang memperhatikan perbedaan karakteristik siswa berdasarkan gender dan tingkat kemampuan.
YEYEN YULASTRI
2025 · Thesis · Open Access
Kualitas dan tingkat kematangan buah pisang sangat memengaruhi harga jual dan kepuasan konsumen, namun proses penentuan secara manual memerlukan waktu, keahlian khusus, dan rawan kesalahan, sehingga dibutuhkan sistem otomatis yang akurat dan efisien. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem klasifikasi otomatis tingkat kematangan dan jenis buah pisang berbasis citra dengan menggunakan metode Convolutional Neural Network (CNN), yang diharapkan dapat membantu petani, pedagang, dan konsumen dalam menilai kualitas buah secara cepat dan akurat. Dataset yang digunakan mencakup 900 citra awal dari pisang jenis susu dan muli dengan tiga kategori kematangan yaitu mentah, matang, dan busuk. Setelah melalui tahap preprocessing jumlah dataset meningkat menjadi 2.700 citra. Selanjutnya, data dibagi menjadi data latih 70%, data validasi 15%, dan data uji 15%. Model CNN dilatih menggunakan arsitektur VGG16 dan dievaluasi dengan metrik akurasi, precision, recall, dan F1-score. Proses analisis data meliputi pembagian dataset, pelatihan model, serta evaluasi performa dengan mengamati kestabilan nilai metrik pada data validasi dan pengujian. Hasil pengujian dari data uji dalam dataset menunjukkan performa model yang tinggi dengan nilai rata-rata precision 85%, recall 88%, dan F1-score 86% serta rata – rata akurasi 87,90%. Hasil pengujian sebanyak 405 data dari data uji diluar dataset menunjukkan performa model yang turun dengan nilai rata-rata precision 86%, recall 77% dan F1-score 79% serta rata – rata akurasi 76,79%. Dengan demikian, sistem ini terbukti efektif sebagai sistem otomatis dalam penilaian kualitas buah pisang, dan dapat diimplementasikan dalam industri pertanian untuk meningkatkan efisiensi, keakuratan, serta mendukung pengambilan keputusan secara cepat dan otomatis.
DHIVA SALWA
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem keamanan rumah berbasis deteksi gerakan dan pengenalan wajah secara Real-Time yang terintegrasi dengan pengiriman notifikasi melalui Telegram. Sistem dirancang menggunakan metode Background Subtraction untuk mendeteksi pergerakan objek dan Haar Cascade Classifier untuk mengenali wajah manusia. Sistem ini mampu mengidentifikasi penghuni rumah berdasarkan data wajah yang telah dilatih sebelumnya, serta memberikan notifikasi otomatis saat terdeteksi objek manusia yang tidak dikenal. Pengujian dilakukan terhadap tiga jenis objek, yaitu manusia (penghuni rumah dan orang asing), objek acak (seperti powerbank, susu kotak, mie, dan Cookies), serta hewan (kucing), dengan total 30 percobaan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa metode Background Subtraction berhasil mendeteksi pergerakan dengan akurasi 100%, sedangkan pengenalan wajah menggunakan Haar Cascade mencapai akurasi 70%. Secara keseluruhan, kedua sistem yang telah digabungkan memperoleh nilai Precision sebesar 84%, Recall sebesar 80.77%, dan F-Measure sebesar 82.36%. Meskipun sistem telah berfungsi sesuai dengan rancangan, masih diperlukan peningkatan dalam hal akurasi pengenalan wajah dan keandalan pengiriman notifikasi, terutama pada kondisi pencahayaan rendah. Selain itu, jarak antara objek dan kamera juga memengaruhi keberhasilan deteksi wajah, di mana jarak yang terlalu jauh atau terlalu dekat dapat menyebabkan kegagalan dalam mengenali fitur wajah dengan baik. Sistem ini dapat meningkatkan keamanan rumah secara efisien dengan mengurangi ketergantungan pada pemantauan manual.
NURUL HIKMAH
2025 · Thesis · Open Access
Pengisian ulang air minum pada depot air umumnya masih dilakukan secara manual oleh tenaga manusia, yang cenderung kurang efisien, membutuhkan waktu lebih lama, dan berisiko terhadap kesalahan pengisian. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem otomatis pengisian ulang air galon berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu meningkatkan efisiensi dan akurasi proses pengisian. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pusat kendali, yang diintegrasikan dengan sensor infrared proximity untuk mendeteksi keberadaan galon, serta modul relay untuk mengendalikan pompa air. Data dari sensor dikirim secara real-time ke aplikasi Blynk yang memungkinkan pengguna memantau status pengisian, waktu pengisian, serta kondisi pompa secara jarak jauh. Selain itu, sistem dilengkapi dengan fitur keamanan berupa proteksi terhadap tumpahan air guna mencegah pemborosan dan kerusakan peralatan. Implementasi sistem dilakukan langsung di lingkungan nyata, yaitu di Depot Air Minum Fitrah Qua. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan pengisian otomatis berdasarkan deteksi galon dengan durasi pengisian selama 77 detik untuk galon 15 liter dan 89 detik untuk galon 19 liter. Dari 60 sampel pengisian, tercatat rata-rata selisih waktu pengisian sebesar 0,25 detik dan tingkat error hanya 0,31%, menunjukkan konsistensi dan akurasi yang tinggi. Selain itu, performa komunikasi jaringan sangat stabil dengan rata-rata latency di bawah 300 ms dan packet loss sebesar 0%. Sistem ini menggunakan perangkat keras yang mudah diperoleh dan perangkat lunak open-source, sehingga memungkinkan pengembangan lebih lanjut. Dengan demikian, sistem ini dinilai efektif dan berpotensi menjadi solusi inovatif di wilayah yang belum menerapkan otomatisasi pengisian air, seperti di Kota Tarakan.
ARISDA YANTI
2025 · Thesis · Open Access
Imunisasi campak lanjutan merupakan bagian penting dari program kesehatan masyarakat yang bertujuan untuk mencegah terjadinya wabah campak pada anak-anak. Pemberian imunisasi campak lanjutan diberikan pada usia 18–24 bulan untuk meningkatkan dan memperpanjang kekebalan tubuh setelah imunisasi dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan ibu dengan kepatuhan pemberian imunisasi campak lanjutan pada anak usia 18–24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi penelitian ini berjumlah 69 ibu yang memiliki anak usia 18-24 bulan pada bulan maret hingga april di Puskesmas Karang Rejo. Sampel penelitian sebanyak 41 responden dengan metode Accidental sampling serta pengumpulan data menggunakan kuesioner dan buku kesehatan ibu dan anak atau kartu menuju sehat. Analisis data menggunakan uji Fisher’s Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok ibu dengan pengetahuan baik, sebanyak 32 orang (88,9%) tergolong patuh dan 4 orang (11,1%) tidak patuh. Sementara itu, pada kelompok dengan pengetahuan kurang baik sebanyak 4 orang (80%) patuh dan 1 orang (20%) tidak patuh. Hasil uji statistik menggunakan uji Chi-square dengan alternatif uji Fisher’s Exact Test menunjukkan nilai p = 0,003 (p 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dan kepatuhan dalam pemberian imunisasi campak lanjutan. Upaya peningkatan pengetahuan ibu dapat dilakukan melalui edukasi berkelanjutan dan pemanfaatan media informasi untuk meningkatkan kesadaran ibu terhadap pentingnya imunisasi campak lanjutan.
CANTIKA PUTRI SABATINI
2025 · Thesis · Open Access
Kehidupan mahasiswa mengakibatkan perubah pola makan, meskipun mereka mengetahui cara menerapkan pola makan yang baik. Mahasiswa cenderung memiliki lebih banyak aktivitas dan memiliki gaya hidup yang buruk, kebiasaan makan yang buruk, junk food, fast food, makanan pedas, makanan asam, minuman berkorbonasi, kopi, terlambat makan dan stres akademik merupakan penyebab kejadian gastritis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis agar dapat mengetahui apakah ada hubungan pola makan dengan kejadian gastritis pada mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah Mahasiswa Universitas Borneo Tarakan Fakultas Ilmu Kesehatan Jurusan S1 Keperawatan angkatan 2021, 2022, 2023 dan 2024. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yang telah memenuhi kriteria inklusi dan diperoleh 93 responden yang seluruhnya mempunyai riwayat gastritis. Pengambilan data ini menggunakan kuesioner dengan spearman’s rank Test. Hasil penelitian : terdapat hubungan pola makan dengan kejadian gastritis pada mahasiswa dengan nilai p value adalah (0,022). Kesimpulan pada penelitian ini adalah semakin buruk pola makan maka semakin tinggi kemungkinan terjadinya gastritis pada mahasiswa.
SAULUS
2025 · Thesis · Open Access
RESPON PANJANG STEK MELATI PUTIH (Jasminum sambac) DENGAN MENGGUNAKAN EKSTRAK BAWANG MERAH Abstrak Melati putih (Jasminum sambac) merupakan salah satu tanaman bunga hias yang telah banyak dikenal masyarakat Indonesia yang berasal dari berbagai daerah di Asia, Afrika, dan Australia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan stek melati putih (Jasminum sambac) terhadap variasi panjang stek dengan aplikasi ekstrak bawang merah sebagai zat pengatur tumbuh alami. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor, yaitu panjang stek yang terdiri dari lima taraf: 5 cm, 10 cm, 15 cm, 20 cm, dan 25 cm. Setiap perlakuan diulang empat kali. Metode penelitian meliputi perendaman stek melati putih dalam ekstrak bawang merah selama 2 jam sebelum ditanam pada media campuran tanah, arang sekam, dan pupuk kandang (2:1:1). Parameter pertumbuhan yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah tunas, jumlah akar, panjang akar, dan jumlah bunga pada periode waktu tertentu (15, 30, dan 45 Hari Setelah Tanam). Analisis data menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf 5% untuk mengidentifikasi perbedaan antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan panjang stek 10 cm dengan aplikasi ekstrak bawang merah memberikan respon terbaik secara signifikan terhadap beberapa parameter pertumbuhan. Secara spesifik, pada pengamatan 45 HST, perlakuan stek dengan panjang 10 cm (P2) menunjukkan rerata tertinggi pada tinggi tanaman (23,50 cm), jumlah daun (12 helai), jumlah tunas (4,75), jumlah akar, panjang akar, dan jumlah bunga dibandingkan dengan perlakuan panjang stek lainnya. Dapat disimpulkan bahwa panjang stek 10 cm yang diberi perlakuan ekstrak bawang merah secara efektif meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan stek melati putih. Kata kunci: Melati Putih, Stek, Panjang Stek, Ekstrak Bawang Merah.
WINA ARDILA
2025 · Thesis · Open Access
Partisipasi ibu balita ke Posyandu merupakan salah satu indikator penting dalam perkembangan anak, namun tingkat kunjungan yang belum merata menunjukkan bahwa masih terdapat ibu yang belum sepenuhnya memanfaatkan layanan ini secara rutin. Berbagai faktor seperti kesibukan, kurangnya informasi, atau persepsi terhadap manfaat Posyandu dapat memengaruhi partisipasi tersebut. Keterlibatan ibu dalam kegiatan Posyandu berperan penting dalam deteksi dini dan pencegahan gangguan perkembangan balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara partisipasi ibu dalam kegiatan Posyandu dengan perkembangan balita di wilayah Puskesmas Tideng Pale. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan metode observasional analitik korelatif. Sampel berjumlah 149 responden, ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner partisipasi ibu dan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu yang aktif dalam kegiatan Posyandu memiliki balita dengan perkembangan sesuai usia. Terdapat hubungan yang signifikan antara partisipasi ibu dan perkembangan balita (p 0,05). Berdasarkan temuan ini, penting bagi puskesmas dan kader posyandu untuk meningkatkan partisipasi ibu melalui edukasi dan pelayanan yang lebih menarik agar perkembangan pada balita dapat terpantau optimal.
NOVI ARDIANTI PRATAMA PUTRI
2025 · Thesis · Open Access
GAMBARAN PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI DI KOTA TARAKAN ABSTRAK Merokok pada remaja merupakan masalah kesehatan global dengan dampak serius, termasuk di Indonesia yang menempati peringkat ke-4 negara dengan perokok aktif tertinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perilaku merokok pada siswa Sekolah Menegah Pertama Negeri di Kota Tarakan, dengan fokus pada karakteristik usia, jenis kelamin, frekuensi merokok, serta faktor sosial yang memengaruhinya. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan sampel 355 responden yang dipilih secara random sampling. Berdasarkan hasil penelitihan ini menunjukkan kurangnya pemahaman tentang bahaya merokok . Upaya preventif yang ada masih kurang efektif karena terbatas kesadaran individu secara mendalam. Gambaran perilaku merokok pada remaja berada dalam katagori kurang dalam perilaku merokok.
NURUL FAZILA
2025 · Thesis · Open Access
Stress adalah reaksi seseorang baik secara fisik maupun emosional (mental/psikis) apabila ada perubahan dari lingkungan yang mengharuskan seseorang menyesuaikan diri. Stressor yang terus–menerus dihadapi mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi dapat berdampak pada kekacauan hormon melatonin dan meningkatnya adrenalin serta hormon kortisol mengakibatkan kualitas tidur pada mahasiswa terganggu. Berdasarkan data BPS (2019) prevalensi mahasiswa yang mengalami stress di Indonesia sebesar 61,3%. Sekitar 79% percobaan bunuh diri dan gangguan kesehatan akibat stress terjadi pada rentang usia 15 - 29 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat stress dengan kualitas tidur pada mahasiswa tingkat akhir yang sedang menghadapi skripsi di daerah pesisir. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dan desain penelitian deskriptif korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Tingkat akhir yang sedang menghadapi skripsi di Universitas Borneo Tarakan dengan Teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik purposive sampling sebanyak 348 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sebagian responden memiliki Tingkat stress yang berada pada tingkat berat yaitu sebesar 37,6%. Sebagian besar responden memiliki tingkat kualitas tidur yang berada pada tingkat buruk sebesar 65,8%. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara Tingkat stress dengan kualitas tidur (rho = 0,296, p = 0,001 0,05). Tingkat Stress yang tinggi akan menyebabkan kualitas tidur yang semakin buruk.
SUKMA
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran ABPK (Animasi Berbasis Pendidikan Karakter) materi mendongeng di kelas III SDN 023 Tarakan. Adapun untuk mengetahui kelayakan dari media yang dikembangkan diperoleh dari hasil validasi ahli media, ahli bahasa dan ahli praktisi, selanjutnya untuk mengetahui ketertarikan siswa diperoleh dari lembar angket ketertarikan siswa terhadap media ABPK (Animasi Berbasis Pendidikan Karakter) materi mendongeng kelas III SDN 023 Tarakan yang dikembangkan. Adapun jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan atau biasa disebut dengan research and development (R&D) penelitian ini menggunakan model ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan, yaitu: Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation. Selanjutnya instrumen pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah observasi, wawancara, lembar validasi, lembar angket ketertarikan siswa dan dokumentasi, dokumetasi pada penelitian pengembangan ini berupa aktivitas siswa pada saat uji coba media pembelajaran ABPK dilaksanakan . Hasil validasi yang diperoleh pada validasi ahli media yaitu sebesar 89% dengan kategori sangat layak, ahli bahasa diperoleh persentase sebesar 86,6% dengan kategori sangat layak, serta validasi ahli praktisi diperoleh persentase sebesar 94,4% dengan kategori sangat layak. Selanjutnya pada saat uji coba terbatas diperoleh persentase sebesar 90,3% dengan kategori sangat menarik dan uji coba lapangan diperoleh persentase sebesar 92,1% dengan kategori sangat menarik. Berdasarkan hasil persentase dari validasi para ahli menunjukkan bahwa media pembelajaran ABPK (Animasi Berbasis Pendidikan Karakter) materi mendongeng di kelas III SDN 023 Tarakan sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Selanjutnya pada lembar angket ketertarikan siswa pada saat uji coba terbatas dan uji coba lapangan menunjukkan bahwa media pembelajaran ABPK (Animasi Berbasis Pendidikan Karakter) materi mendongeng di kelas III SDN 023 Tarakan dinyatakan sangat menarik untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
AFDANA
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran pohon pintar mata pelajaran Bahasa Indonesia pada materi suku kata kelas I-A SDN 013 Tarakan. Berdasarkan observasi awal, ditemukan masalah pada pemahaman membaca suku kata peserta didik. Hal Ini disebabkan kurang adanya media yang menarik digunakan guru saat proses pembelajaran berlangsung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE, yang terdiri dari lima tahapan: Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Hasil penelitian menunjukkan media Pohon Pintar yang dikembangkan memiliki kelayakan berdasarkan validasi dari ahli media dan ahli materi. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media persentase sebesar 90% dan ahli materi memperoleh persentase sebesar 80%. Selain itu uji coba terbatas memperoleh persentase sebesar 96% dan uji coba lapangan memperoleh persentase sebesar 99%. Hasil angket respon guru mempeoleh persentase sebesar 100%. Hasil validasi ahli media dan ahli materi menujukkan bahwa media pohon pintar sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil angket respon guru dan peserta didik pada saat uji coba terbatas dan uji coba lapangan bahwa tingakat ketertarikan peserta didik terhadap media pohon pintar sangat menarik.
ANDINI SAFITRI
2025 · Thesis · Open Access
Early Warning Score (EWS) merupakan sistem yang dirancang untuk mendeteksi dini perburukan kondisi pasien melalui pemantauan tanda-tanda vital. Meskipun telah diterapkan di Rumah Sakit X Kota Tarakan, pelaksanaan EWS belum sepenuhnya optimal. Kepatuhan perawat dalam melakukan monitoring EWS dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti pengetahuan, pelatihan, dan beban kerja mental. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, pelatihan, dan beban kerja perawat dengan kepatuhan dalam monitoring EWS di ruang rawat inap Rumah Sakit X Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Jumlah responden sebanyak 49 perawat yang dipilih melalui teknik total sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dan lembar observasi. Data dianalisis menggunakan uji statistik Gamma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik (85,7%), telah mengikuti pelatihan EWS (71,4%), dan menunjukkan tingkat kepatuhan tinggi dalam monitoring EWS (95,9%). Sebagian besar responden juga mempersepsikan beban kerja mental tinggi (63,3%). Hasil uji Gamma menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p = 0,182), pelatihan (p = 0,153), dan beban kerja mental (p = 0,885) dengan kepatuhan monitoring EWS. Pengetahuan, pelatihan, dan beban kerja tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kepatuhan perawat dalam monitoring Early Warning Score. Diperlukan pendekatan lain dalam meningkatkan kepatuhan, seperti supervisi rutin, evaluasi implementasi EWS, dan perbaikan sistem pendokumentasian.
ASTUTI NURATIKA
2025 · Thesis · Open Access
Kecemasan matematika merupakan perasaan tertekan, khawatir, cemas, gelisah, tidak suka, maupun rasa takut peserta didik terhadap segala sesuatu yang berkaitan dengan matematika ini menyebabkan beberapa peserta didik tidak menyukai matematika. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan bagaimana kecemasan matematika siswa kelas VII-2 SMPN 10 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini ada 3 peserta didik kelas VII-2 menggunakan teknik Purposive Sampling dengan kategori tingkat kecemasan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengumpulan data peneliti menggunakan angket dan wawancara. Analisis data terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Keabsahan data peneliti menggunakan Triangulasi sumber, peningkatan ketekunan, dan Member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang berada pada tingkat kecemasan matematika tinggi hanya memenuhi sepuluh indikator kecemasan matematika, sedangkan siswa dengan tingkat kecemasan matematika sedang hanya memenuhi lima indikator kecemasan matematika, dan siswa yang berada pada kategori tingkat kecemasan rendah tidak memenuhi indikator kecemasan matematika. Temuan peneliti mengenai penyebab kecemasan matematika kelas VII-2 adalah terlalu banyak rumus yang dipahami, siswa takut terhadap guru matematika dan metode pembelajaran konvensional.
IWAN ZULKIFLI
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan IMTAQ (Iman dan Taqwa) dalam upaya pengamalan sila pertama "Ketuhanan Yang Maha Esa" di SDN 015 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SDN 015 Tarakan. Penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sekunder, informan pada penelitian ini meliputi kepala sekolah SDN 015 Tarakan, guru agama Islam, guru agama Nasrani, dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Selanjutnya, teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan IMTAQ (Iman dan Taqwa) dalam upaya pengamalan sila pertama "Ketuhanan Yang Maha Esa" telah diterapkan dengan baik di SDN 015 Tarakan. Pengamalan sila pertama "Ketuhanan Yang Maha Esa" dapat dilihat dari kegiatan IMTAQ (Iman dan Taqwa) baik kegiatan yang di selengarakan oleh sekolah maupun kebiasaan sehari-hari yang guru terapkan dan peserta didik lakukan. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan sikap (spiritual) dalam diri peserta didik agar mampu mengamalkan sila pertama dalam lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Dalam pelaksanaannya di lakukan mulai dari perencanaan yang dilakukan oleh tenaga pendidik, kemudian diikuti guru dan semua peseta didik tanpa terkecuali. Selain itu adanya quiz berhadiah dalam pelaksanaan kegiatan ini peserta didik sangat antusias dikarenakan dilakukan dengan serangkaian kegiatan yang memberikan minat dan motivasi kepada peserta didik untuk berpartisipasi.