Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

9.639 item publik

Publikasi

Halaman 145 dari 482

Analisis Variasi Celah Tungku Kompor Biomassa Menggunakan Plat Galvanis

MELDA
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi celah tungku pada kompor biomassa berbahan plat galvanis terhadap efisiensi pembakaran. Kompor biomassa dirancang dengan tiga variasi jarak celah lubang udara, yaitu 2 cm, 4 cm, dan 6 cm, menggunakan bahan bakar tempurung kelapa. Uji performa dilakukan menggunakan metode Water Boiling Test (WBT) untuk mengukur sensible heat, latent heat, daya output, efisiensi termal, dan laju konsumsi bahan bakar. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tungku dengan celah 2 cm menghasilkan efisiensi termal tertinggi sebesar 4,05%, daya output sebesar 164 kW, serta konsumsi bahan bakar sebesar 208 g/s. Variasi celah 4 cm dan 6 cm menunjukkan efisiensi termal lebih rendah, masing-masing sebesar 2,47% dan 2,59%. Dengan demikian, semakin kecil jarak antar celah, semakin tinggi efisiensi kompor. Penelitian ini menunjukkan bahwa desain celah pada tungku sangat berpengaruh terhadap performa kompor biomassa dan dapat dijadikan acuan dalam pengembangan kompor biomassa yang efisien dan ramah lingkungan.

PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN WORDWALL UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI MENGENAL ORGAN PERNAPASAN MANUSIA KELAS V-B SD NEGERI 003 SIMPANG TIGA

FAIZA ABRITA PUTRI
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar peserta didik dengan menggunakan media pembelajaran wordwall. Penelitian ini dilakukan di kelas V-B dengan jumlah peserta didik 27. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran wordwall dapat meningkatkan minat belajar peserta didik, yang ditandai dengan peningkatan minat peserta didik dalam proses pembelajaran. Selain itu, peserta didik juga menunjukkan peningkatan dalam hasil belajar mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran wordwall dapat menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan minat belajar peserta didik.

MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS IV-B SD NEGERI 043 TARAKAN MELALUI PENERAPAN MEDIA SIMULASI PHET DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA

MASNIA
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas IV-B melalui penerapan media simulasi PhET (Physical Education Technology) dalam pembelajaran matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV-B yang berjumlah 24 peserta didik. Data dikumpulkan melalui angket motivasi belajar, tes soal dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media simulasi PhET dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik, yang ditandai dengan peningkatan skor motivasi belajar pada siklus I dan II. Pada siklus I, skor motivasi belajar peserta didik mencapai 75,00% yang temasuk dalam kategori sangat termotivasi, dan pada siklus II meningkat menjadi 95,83% yang termasuk dalam kategori sangat termotivasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media simulasi PhET dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran matematika, karena PhET memungkinkan peserta didik untuk belajar secara interaktif dan menyenangkan.

Pengaruh Permainan Lompat Karet Untuk Meningkatkan Kolaborasi Siswa Kelas VIII di SMPN 5 Tarakan

LATIFAH QALBIAH
2025 · Thesis · Open Access

Latifah Qalbiah 2025. Pengaruh Permainan Lompat Karet Untuk Meningkatkan Kolaborasi Siswa Kelas VIII di SMPN 5 Tarakan Tahun 2025/2026. Pembimbing Utama Nisa Ariantini, M.Pd, Pembimbing Anggota Nurul Fadilah, S.Pd.,M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan lompat karet untuk meningkatkan kolaborasi siswa kelas VIII di SMPN 5 Tarakan. Kolaborasi merupakan suatu proses saling bekerja sama, berkoordinasi, mempunyai unsur ketergantungan positif dalam kelompok yang mengarah pada tujuan bersama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen desain one-group pretest-posttest. Adapun populasi penelitian ini sebanyak 209 siswa dan teknik pengampilan sampel menggunakan teknik Purpusive Sampling yaitu berjumlah 8 siswa. Intrumen penelitian menggunakan skala likert untuk mengetahui kemampuan kolaborasi siswa, dengan uji hipotesis menggunakan uji Wilcoxon. Pada pemberian pretest terdapat 2 (25%) siswa memiliki tingkat kolaborasi yang rendah, terdapat 5 (62%) siswa yang memiliki tingkat kolaborasi sedang dan terdapat 1 (13%) siswa yang memiliki tingkat kolaborasi tinggi. Pada pemberian posttest terdapat 6 (75%) siswa memiliki tingkat kolaborasi yang sangat tinggi, dan 2 (25%) siswa memiliki tingkat kolaborasi tinggi. Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan uji Wilcoxon diperoleh nilai sig (2-tailed) sebesar 0,012 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, maka hipotesis yang berbunyi “Pengaruh Permainan Lompat Karet untuk Meningkatkan Kolaborasi Siswa kelas VIII di SMPN 5 Tarakan” diterima.

RANCANG BANGUN APLIKASI KRIPTOGRAFI DAN STEGANOGRAFI UNTUK TRANSFER DATA MELALUI JARINGAN LOKAL BERBASIS MOBILE

NI KOMANG FITRIANI
2025 · Thesis · Open Access

Di era digital yang semakin maju penggunaan perangkat seluler sudah menjadi trend di masyarakat dunia. Dimana munculnya teknologi smartphone telah muncul sebagai dorongan penting untuk transformasi ini, mempengaruhi berbagai aspek kehidupan. Salah satu contoh penggunaan smartphone adalah mampu melakukan pertukaran file secara cepat dan mudah. Namun pengiriman file yang berisi informasi penting melalui jaringan internet rentan terhadap ancaman keamanan, seperti Pelanggaran privasi, pencurian data, dan pelanggaran hak cipta. Oleh karena itu perlu adanya metode pengamanan tambahan untuk melindungi informasi yang di transmisikan. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan teknik kriptografi dan steganografi dalam satu aplikasi mobile yang Bernama HIDEasy, dengan menggunakan Algoritma Advanced Encryption Standard (AES-192) dikombinasikan dengan metode End of File (EoF) untuk menyisipkan file dokumen ke dalam file media yang berupa gambar atau audio. Aplikasi ini juga dilengkapi fitur transfer data melalui jaringan lokal tanpa menbutuhkan internet dan aplikasi lain. Proses Pengembangan aplikasi dilakukan dengan menggunakan bahasa pemrograman python dengan framework kivy, dan di uji dengan menggunakan metode Randomized Pretest-Posttest Control Group Design. Kinerja system diukur melalui perhitungan Mean Square Error (MSE) dan Peak Signal to Noise Ratio (PSNR) untuk membandingkan kualitas media sebelum dan sesudah dilakukan proses Enkripsi dan dekripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses Enkripsi dan dekripsi berhasil dilakukan di semua sampel tanpa kehilangan data, dengan nilai rata-rata MSE sebesar 0.00 dan PSNR bernilai tak terhingga (∞), yang menandakan bahwa tidak ada perbedaan visual maupun akustik yang terdeteksi pada media cover. Hanya saja, terdapat beberapa efek samping yang perlu diperbaiki di penelitian selanjutnya yaitu, ukuran file hasil enkripsi pada file sisipan skala besar akan meningkat tinggi mengikuti ukuran file yang disisipkan, dan pada format audio .mp3 tidak hanya ukuran yang berubah tetapi adanya penambahan durasi tanpa suara setelah bagian asli, meskipun begitu file tetap bisa diputar. Implementasi ini diharapkan bisa memberikan perlindungan tambahan pada file dokumen

PROTOTYPE SISTEM DETEKSI DAN PENGHITUNG OBJEK SECARA REAL-TIME UNTUK INDUSTRI MANUFAKTUR DENGAN ALGORITMA YOLOv4

SILVIA NUR ANGGRAINI
2025 · Thesis · Open Access

Era digitalisasi menciptakan tantangan baru dalam pengelolaan persediaan industri manufaktur. Sistem penghitungan objek konvensional berbasis sensor infrared memiliki keterbatasan akurasi dan fleksibilitas dengan jarak deteksi maksimal 15 cm serta rentan gangguan pencahayaan. Penelitian ini mengusulkan prototype sistem otomatis berbasis computer vision untuk mendeteksi dan menghitung objek secara real-time menggunakan deep learning dengan algoritma YOLOv4. Sistem ini dirancang untuk mengotomatiskan tugas penghitungan jumlah produk di jalur produksi, mengurangi kesalahan manual, dan meningkatkan efisiensi produksi. Pengujian dilakukan menggunakan sistem conveyor dengan dua kecepatan berbeda untuk mendeteksi kaleng minuman dan kemasan snack. Data uji terdiri dari 5.706 citra yang diambil dari hasil deteksi real-time dalam 10 pengambilan data. Sistem monitoring visual menggunakan webcam beresolusi 1080P yang dipasang pada ketinggian 65 cm dari permukaan conveyor belt. Analisis data menggunakan metrik F-Measure, akurasi, precision, dan recall, berdasarkan confusion matrix. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi objek secara real-time dengan performa optimal pada kecepatan conveyor belt dengan kecepatan 43 RPM, menghasilkan F-Measure rata-rata 81% dan akurasi keseluruhan 70,6%. Pada kecepatan 43 RPM precision mencapai 95,7% untuk kaleng minuman dan 97,8% untuk kemasan snack, dengan recall masing-masing 66,6% dan 73,1%. Sedangkan dengan kecepatan 59 RPM menghasilkan F-Measure rata-rata 77,7% dan akurasi 65,8%. Pada kecepatan 59 RPM precision mencapai 100% untuk kaleng minuman dan 93,4% untuk kemasan snack, dengan recall masing-masing 67,3% dan 62,7%. Model YOLOv4 menunjukkan konsistensi precision tinggi di atas 93% untuk semua konfigurasi, mengindikasikan reliabilitas dalam menghindari false positive. Namun, variabilitas recall antara 62,7%-73,1% menunjukkan masih terdapat ruang perbaikan untuk meminimalkan false negative. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan teknologi otomatisasi sektor manufaktur, khususnya penerapan computer vision dan deep learning untuk pengelolaan inventaris dengan sistem yang dapat diadaptasi sesuai karakteristik objek target dan persyaratan kecepatan operasional.

PERANCANGAN PROTOTIPE SISTEM MONITORING LISTRIK RUMAH BERBASIS IoT DENGAN METODE RULE-BASED SYSTEM UNTUK DETEKSI DINI KEBAKARAN DI KOTA TARAKAN

AKBAR HAQI NASRULLAH
2025 · Thesis · Open Access

Kebakaran Rumah merupakan salah satu bencana yang sering terjadi di berbagai wilayah, termasuk di Kota Tarakan dengan salah satu penyebab utama yaitu korsleting listrik. Peristiwa ini umumnya terjadi di kawasan permukiman padat penduduk akibat kelalaian dalam memantau penggunaan listrik serta kurangnya sistem deteksi dini kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk merancang prototipe sistem monitoring listrik rumah berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan metode Rule-Based System yang mampu mendeteksi potensi kebakaran secara dini. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pengendali utama, sensor arus dan tegangan (PZEM-004T) untuk memantau parameter listrik dan sensor suhu (Thermistor NTC) untuk mengidentifikasi perubahan suhu di sekitar perangkat. Data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan metode Rule-Based System untuk menentukan status kondisi listrik (Normal, Waspada, atau Berbahaya). Sistem dilengkapi dengan aplikasi Blynk IoT yang memungkinkan pemantauan kondisi secara real-time, pengiriman notifikasi dini, serta kontrol jarak jauh seperti pemutusan aliran listrik saat bahaya terdeteksi. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, sistem ini menunjukkan kinerja yang sangat baik dengan tingkat akurasi pengukuran sistem mencapai 99,46%, serta kemampuan dalam klasifikasi kondisi kelistrikan yang berjalan secara optimal. Integrasi dengan aplikasi Blynk IoT memungkinkan pemantauan dan pengendalian sistem secara real-time dengan akurasi pengiriman data mencapai 100%, tanpa kehilangan paket (packet loss 0%), rata-rata waktu penerimaan notifikasi antara 10,6 hingga 14,7 detik, serta rata-rata latency error sebesar 268,3 ms. Dengan demikian, sistem ini dinilai efektif dalam mendeteksi potensi risiko kebakaran secara dini dan memberikan solusi dalam meningkatkan keamanan instalasi kelistrikan rumah tangga, khususnya di wilayah rawan seperti Kota Tarakan.

RANCANG BANGUN IDENTIFIKASI NOMINAL UANG KERTAS RUPIAH UNTUK LANSIA MENGGUNAKAN METODE DEEP LEARNING DAN TEXT TO SPEECH

NUR HASANAH PERANGIN ANGIN
2025 · Thesis · Open Access

Lansia merupakan individu yang telah berusia 60 tahun ke atas, yang umumnya mengalami penurunan fungsi tubuh, termasuk berkurangnya kemampuan penglihatan, termasuk dalam mengenal nominal uang kertas. Ketidakmampuan dalam mengenali nominal uang kertas dapat menimbulkan masalah, baik dalam kegiatan transaksi sehari-hari seperti berbelanja. Penelitian ini mengembangkan sistem identifikasi nilai nominal mata uang kertas rupiah untuk lansia menggunakan Convolutional Neural Network (CNN) berbasis arsitektur VGG16 dengan fitur text to speech. Dataset yang terdiri dari 7 kelas (jenis uang kertas) dengan total 4.200 citra uang kertas diambil dengan menggunakan kamera ponsel, dan kemudian dipisahkan menjadi dua skema anotasi yang masing-masing sebanyak 2.100 citra. Skema pertama dilatih berdasarkan nominal uang, sedangkan skema kedua dilatih berdasarkan keseluruhan area uang kertas. Pembagian data dilakukan dengan proporsi 70% untuk train, 20% untuk valid, dan 10% untuk test. Hasil dari proses pelatihan menunjukkan bahwa skema pertama meraih tingkat akurasi pelatihan sebesar 99,47% dan validasi sebesar 100%, sedangkan skema kedua mencatat 74,37% untuk pelatihan dan 98,45% untuk validasi. Penilaian terhadap data uji menunjukkan bahwa skema pertama menghasilkan precision, recall, dan f1-score yang mencapai 100% tanpa adanya kesalahan klasifikasi, sementara skema kedua mencapai angka 99% dengan sedikit kekeliruan pada nominal Rp10.000 dan Rp20.000. Kemudian, pengujian secara realtime yang dilakukan terhadap sepuluh orang lansia menunjukkan bahwa skema pertama lebih baik dalam mengenali uang dengan nilai Rp1.000 sampai Rp100.000, kecuali untuk Rp50.000, sedangkan skema kedua hanya mampu mengenali Rp2.000 dan Rp10.000 dengan baik. Skor System Usability Scale (SUS) yang diperoleh adalah 70,25 yang termasuk dalam kategori “baik”. Fitur text to speech beroperasi dengan baik dan dapat menyimpan secara otomatis dalam format MP3. Keterbatasan utama adalah ketergantungan CNN standar pada penempatan nominal yang tepat dan kondisi pencahayaan yang sesuai. Pengembangan lebih lanjut dengan teknologi deteksi objek seperti YOLO atau SSD diperlukan untuk meningkatkan fleksibilitas sistem dalam kondisi penggunaan nyata.

Keanekaragaman Ikan Perairan Laut Pulau Bunyu Kalimantan Utara

NURBAYA
2025 · Thesis · Open Access

Perairan Pulau Bunyu dipengaruhi oleh sirkulasi massa air estuari dan Laut Sulawesi yang menjadikannya sebagai potensi sumber daya perikanan yang sangat besar. Penelitian mengenai keanekaragaman ikan di kawasan Pulau Bunyu telah banyak dilakukan, oleh karena itu perlu ada penelitian lanjutan untuk melengkapi data dan informasi ilmiah tentang keanekaragaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis ikan, kelimpahan jenis (Kj), keanekaragaman (H’), keseragaman (E), dan dominansi (D) spesies yang terdapat di perairan laut Pulau Bunyu. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2024 sampai dengan Maret 2025. Metode perolehan sampel dilakukan secara eksploratif dan tidak bersifat time series. Beberapa alat tangkap yang digunakan seperti pukat gondrong, bubu dasar, dan rengge pada 8 stasiun penangkapan. Proses identifikasi jenis ikan dilakukan melalui identifikasi morfologi yang dilakukan dengan mengamati struktur tubuh ikan dari bentuk luar ikan, pola pewarnaan, bentuk mulut, bentuk ekor dan ciri- ciri yang terlihat pada ikan. Hasil penelitian menunjukkan kelimpahan jenis yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu sebanyak 1.786 individu yang diklasifikasikan menjadi 74 Famili 80 genus dengan 115 spesies. Hasil Kelimpahan ikan yang telah dilakukan didapatkan komposisi tertinggi terdapat pada spesies ikan puput (Ilisha elongata) dengan nilai kelimpahan 29% dan komposi terendah terdapat pada jenis ikan bulu ayam (Coilia neglecta) senilai 13%. Nilai indeks keanekaragaman (H’) keseluruhan lokasi pengamatan berada pada retang 1,76–2,89, nilai keseragaman (E) berada pada rentang 0,23-0,57, dan dominansi (D) 0,11-0,50. Nilai indeks keanekaragaman keseluruhan lokasi pengamatan menunjukkan tingkat keanekaragaman spesies berada pada kondisi sedang dengan nilai keseragaman menunjukkan sebagian besar lokasi pengamatan berada pada kondisi yang tertekan, dan dominansi yang sebagian besar lokasi pengamatan berada pada lokasi pengamatan pada kondisi yang rendah.