MARDIANTI
2025 · Thesis · Open Access
PERAN UKURAN PERUSAHAAN DAN STRUKTUR MODAL DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN LABA DENGAN INVESTMENT OPPORTUNITY SET SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI PADA PERUSAHAAN MAKANAN DAN MINUMAN DI INDONESIA Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran ukuran perusahaan dan struktur modal dalam meningkatkan pertumbuhan laba dengan investment opportunity set sebagai variabel pemoderasi pada perusahaan makanan dan minuman di indonesia. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling yang diperoleh sebanyak 39 perusahaan sehingga data yang diperoleh sebanyak 195 data observasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan SEM-PLS dengan aplikasi WarpPLS 8.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap pertumbuhan laba, struktur modal tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan laba, investment opportunity set tidak dapat memoderasi ukuran perusahaan terhadap pertumbuhan laba, dan investment opportunity set tidak dapat memoderasi struktur modal terhadap pertumbuhan laba. Implikasi teoritis penelitian ini mendukung teori skala ekonomi, teori trade-off dan teori pertumbuhan endogen dalam menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan laba. Kata kunci: Ukuran Perusahaan, Struktur Modal, Pertumbuhan Laba dan Investment Opportunity Set
WAHJIANTY
2025 · Thesis · Open Access
Penyakit diabetes melitus semakin meningkat di seluruh dunia setiap tahunnya dan Indonesia sendiri berada di urutan ke lima. Kalimantan Utara jumlah penderita diabetes melitus berdasarkan diagnosis dokter berjumlah 2.300. Pada tahun 2023, dari 1.168 pasien diabetes melitus yang tercatat di Puskesmas Karang Rejo ditemukan sebesar 99,79% penyandang diabetes melitus yang kadar gula darahnya belum terkontrol. Mengontrol kadar gula darah dan mencegah komplikasi, penting bagi pasien untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan dalam mengelola penyakit secara mandiri. Tindakan ini dikenal sebagai manajemen diri. Namun, banyak pasien diabetes melitus yang masih memiliki perilaku manajemen diri yang kurang baik. Ada beberapa hal yang memengaruhi perilaku manajemen diri pasien diabetes melitus diantaranya pengetahuan dan lama terdiagnosis. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan lama terdiagnosis dengan perilaku manajemen diri pasien diabetes melitus. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 88 responden dengan menggunakan teknik consecutive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Diabetes Knowledge Questionnaire (DKQ-24) dan Diabetes Self-Management Questionnaire (DSMQ). Analisis data menggunakan uji korelasi gamma untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan perilaku manajemen diri pasien diabetes melitus dan uji korelasi spearman untuk mengetahui hubungan lama terdiagnosis dengan perilaku manajemen diri pasien diabetes melitus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan dengan manajemen diri pasien diabetes melitus dengan p value 0,047 dan ada hubungan lama terdiagnosis dengan manajemen diri pasien diabetes melitus dengan p value 0,020.
DESY SUPIANA
2025 · Thesis · Open Access
Anemia merupakan masalah kesehatan utama yang terjadi di masyarakat dan banyak dialami oleh remaja putri. Prevelensi anemia remaja putri umur 13-18 tahun di Indonesia mencapai 23%. Anemia terjadi pada remaja putri karena adanya gangguan menstruasi, mengalami masa pertumbuhan serta asupan makanan yang rendah zat besi. Anemia dapat dicegah dengan asupan kaya akan zat besi seperti makanan sumber zat besi hewani, sumber pangan nabati dan suplemen tablet tambah darah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap remaja putri tentang tablet tambah darah di SMP Negeri 1 Tanjung Selor. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Jumlah sampel 197 remaja putri dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik stratified random sampling. Hasil penelitian didapatkan remaja putri memiliki pengetahuan baik 50,3% dan sikap cukup 65,5%. Kesimpulan hasil dari penelitian ini sebagian besar remaja putri di SMP Negeri 1 Tanjung Selor berpengetahuan cukup dan sikap cukup tentang tablet tambah darah. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun pengetahuan sudah relatif baik, sikap terhadap konsumsi tablet tambah darah masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, sekolah dan tenaga kesehatan perlu memperkuat edukasi dan promosi kesehatan tentang pentingnya konsumsi tablet tambah darah secara rutin untuk mencegah anemia pada remaja putri.
RAYNALDO ALVIAN CENJAYA
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Service Excellent, Store Atmosphere dan Product Completeness terhadap keputusan pembelian. Penelitian ini dilakukan di Kota Tarakan. Populasi dari penelitian ini adalah konsumen Toko Buku Gramedia Tarakan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode non-probability sampling dengan teknik purposive sampling dengan total 230 responden. Penelitian ini menggunakan skala Likert. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda yang diolah menggunakan program SPSS, hasil dari pengujian hipotesis menunjukkan bahwa variabel Service Excellent berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, variabel Store Atmosphere berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dan variabel Product Completeness berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian.
SITI SYAHRUNI
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara profitabilitas pe rusahaan, yang diukur dengan Return on Assets (ROA), terhadap praktik penghindaran pajak (tax avoidance) pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019-2023, dengan pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai variabel moderasi. Desain penelitian ini adalah kausal-komparatif dengan pendekatan kuantitatif, menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan. Pengukuran penghindaran pajak menggunakan indikator Effective Tax Rate (ETR), sementara pengungkapan CSR diukur berdasarkan indeks GRI 2021. Sampel ditentukan secara purposive sampling, menghasilkan 35 perusahaan yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas (ROA) tidak berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak (ETR), dan pengungkapan CSR tidak memoderasi hubungan antara ROA dan ETR, serta CSR sendiri tidak memiliki pengaruh terhadap ETR. Nilai R-squared yang sangat rendah mengindikasikan bahwa variabel yang diteliti hanya sedikit menjelaskan variasi penghindaran pajak, menandakan adanya faktor lain yang lebih dominan. Temuan ini mengindikasikan bahwa baik profitabilitas maupun CSR, secara terpisah maupun interaktif, belum menjadi determinan utama penghindaran pajak pada perusahaan manufaktur di Indonesia. Penelitian ini memberikan implikasi perlunya perusahaan memperhatikan faktor lain di luar ROA dan CSR dalam strategi perpajakan, serta pentingnya pengembangan kebijakan dan tata kelola yang lebih komprehensif untuk meningkatkan kepatuhan pajak dan kualitas CSR.
MUNIBA
2025 · Thesis · Open Access
ABSTRAK ANALISIS COST VOLUME PROFIT SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA UNTUK PENINGKATAN PENJUALAN PADA UMKM AMPLANG MELY Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan analisis cost volume profit sebagai alat perencanaan laba pada UMKM Amplang Mely. UMKM Amplang Mely merupakan usaha yang menghasilkan amplang. UMKM Amplang Mely menghadapi tantangan karena kurangnya pemahaman tentang penentuan volume penjualan, biaya-biaya yang dikeluarkan, dan titik impas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan adanya fluktuasi signifikan dalam margin kontribusi (CM), dengan nilai tertinggi pada bulan Juli sebesar Rp 9.991.472 dan terendah pada bulan September sebesar Rp408.687, mencerminkan ketidakstabilan dalam pengelolaan biaya variabel. Break Even Point (BEP) menunjukkan pola serupa, di mana BEP terendah terjadi pada bulan Juli (781 unit), sementara BEP tertinggi tercatat pada bulan September (6.768 unit), dipengaruhi oleh penurunan CM. Margin of Safety (MOS) hanya positif pada bulan Juli dan November, mengindikasikan bahwa pada bulan lainnya penjualan tidak mampu menutupi seluruh biaya, sehingga UMKM berada dalam kondisi berisiko. Sebagai respons terhadap kerugian, UMKM menetapkan target laba sebesar 30% dari kerugian sebelumnya, yang memerlukan penjualan sebesar Rp 12.266.568 pada Januari 2025. Temuan ini menegaskan bahwa analisis CVP dapat menjadi alat strategis dalam perencanaan keuangan dan pengambilan keputusan, khususnya dalam menghadapi dinamika usaha yang fluktuatif.
YUNI ASRIANI
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja penegakan hukum yang dilakukan oleh aparat penegak hukum terhadap tindak pidana pelecehan seksual bagian payudara di Kota Tarakan. Serta untuk mengetahui faktor yang menghambat penegakan hukum terhadap tindak pidana pelecehan seksual bagian payudara di Kota Tarakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Normatif dengan menggunakan Metode Wawancara dan Studi Pustaka dalam mecari data di lapangan, pendekatan yang dilakukan adalah dengan menggunakan Pendekatan Perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Pada penelitian ini penulis memilih lokasi penelitian di Kota Tarakan. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa penegakan hukum dalam pencegahan dan penanganan tindak pidana pelecehan seksual begal payudara di Kota Tarakan sebaiknya melakukan patroli dimulai lebih awal dari pukul 19.00 hingga 05.00 pagi. Hal ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat, serta menjadi bentuk pencegahan agar para pelaku kejahatan tidak leluasa dalam bertindak. Selain itu faktor yang menghambat proses penegakan hukum terhadap kasus pelecehan seksual begal payudara di Kota Tarakan adalah faktor internal seperti kurangnya alat bukti dan banyaknya kasus yang diselesaikan dengan cara keadilan restoratif selain itu aparat penegak hukum juga masih menghadapi keterbatasan, baik dalam hal pelatihan khusus untuk menangani kekerasan seksual secara profesional. Faktor eksternal berasal dari lingkungan seperti minimnya saksi, serta lokasi kejadian yang cenderung sepi, tidak adanya kamera pengawas membuat pengumpulan bukti sangat sulit selain itu keadaan sosial seperti rendahnya kesadaran masyarakat untuk melaporkan, adanya stigma terhadap korban, dan budaya patriarki turut memperparah situasi
SAFIKA SAFRI
2025 · Thesis · Open Access
This study aims to analyze grammatical errors in the writing of eighth-grade students at SMPK Frater Don Bosco Tarakan and to identify their causes. This study employed a qualitative descriptive method and involved 20 students. Data gathered through paragraph-writing assignments and interviews, and examined according to the Surface Strategy Taxonomy established by Dulay et al, (1982), encompass omission, addition, misformation, and misordering, The study's results indicate 127 grammatical errors, categorized as omissions (33), additions (5), misformations (76), and misordering (13), with misformations as the predominant error type. These errors were caused by a lack of grasp of syntax, the effect of the original language, and difficulty in translating concepts. This study found that students still require practice and feedback to improve their writing skills. Future researchers are encouraged to look into other areas, such as mechanical faults in writing.
MARKOVAN
2025 · Thesis · Open Access
Kurikulum merdeka merupakan kurikulum yang diterapkan pada pendidikan di Indonesia saat ini. Terdapat beberapa pembaharuan atau perubahan dari kurikulum sebelumnya yang membuat guru kesulitan dan memerlukan waktu untuk adaptasi pada kurikulum merdeka. Kesulitan guru dalam menyusun modul ajar adalah salah satu masalah yang sedang terjadi pada kurikulum merdeka ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan apa saja yang dialami guru dalam penyusunan modul ajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa guru mengalami kesulitan dalam penyusunan modul ajar. Letak kesulitan guru yang pertama adalah kesulitan memahami Profil Pelajar Pancasila yang mana faktor penyebabnya adalah keberagaman karakteristik siswa dan minimnya pengetahuan guru tentang profil pelajar Pancasila. Kedua yaitu kesulitan merumuskan capaian pembelajaran menjadi tujuan pembelajaran dan faktor penyebabnya adalah kurangnya kompetensi guru dalam merumuskan tujuan pembelajaran. Ketiga yaitu kesulitan dalam menentukan model dan metode pembelajaran yang faktor penyebabnya adalah sarana dan prasarana yang terbatas dan minimnya kompetensi guru dalam penggunaan teknologi. Keempat adalah kesulitan dalam menyusun asesmen diagnostic yang mana faktornya penyebabnya adalah tidak memiliki rubrik penilaian asesmen diagnostik. Selanjutnya asesmen formatif yang faktornya penyebabnya adalah keterbatasan waktu pembelajaran di kelas. Berikutnya asesmen sumatif yang mana kesulitannya terdapat pada pemberian nilai khususnya soal uraian. Oleh karna itu, diharapkan guru untuk terus meningkatkan pemahaman dan kompentensi dalam menyusun modul ajar serta diharapkan pihak sekolah dapat memberi dukungan seperti mengadakan pelatihan dan menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran. The curriculum that is currently implemented in Indonesian schools is Merdeka curriculum. It takes time for teachers to adjust to Merdeka curriculum because of a number of updates or modifications from the latest curriculum. One of the issues with this autonomous curriculum at the moment is the challenge faced by teachers in creating lesson plans. The purpose of this study was to identify the challenges faced by teachers when designing the lesson plans. The method employed in this study was descriptive qualitative. The results of this study indicated that teachers experienced some challenges in compiling teaching modules. The first challenge of teachers was the difficulty in understanding the Pancasila Student Profile, the causative factors of which were the diversity of student characteristics and the lack of teacher knowledge about the Pancasila student profile. Second, the challenge in formulating learning outcomes into learning objectives and the causative factor was the lack of teacher competence in formulating learning objectives. Third, the challenge in determining learning models and methods, the causative factors of which were limited facilities and infrastructure and the lack of teacher competence in using technology. Fourth, the challenge in compiling diagnostic assessments, the causative factor of which was not having a diagnostic assessment rubric. Furthermore, formative assessments, the causative factor of which was the limited learning time in class. Next was the summative assessment where the challenge lied in giving marks, especially for descriptive questions. Therefore, the teachers are expected to continue to improve their understanding and competence in compiling teaching modules and it is expected that the school can provide support such as holding training and providing the facilities and infrastructure needed in the learning process.
LUSI JULIANI TRISNAWATI
2025 · Thesis · Open Access
Guru memiliki peran penting dalam keberhasilan proses pembelajaran dan pencapaian hasil belajar siswa. Dalam prakteknya, implementasi pembelajaran Pendidikan Pancasila di SD Negeri 003 Tarakan masih menghadapi berbagai kesulitan bagi guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan yang dihadapi guru dalam mengimplementasikan pembelajaran Pendidikan Pancasila. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah tiga guru kelas pada fase B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengalami kesulitan dalam tiga tahap pembelajaran pendahuluan, inti, dan penutup yaitu (1) Guru mengalami kesulitan dalam melaksanakan tes diagnostik, karena adanya perbedaan pengetahuan, dan gaya belajar siswa, serta keterbatasan waktu (2) Guru menghadapi kesulitan dalam meningkatkan keaktifan siswa, akibat rendahnya partisipasi siswa dalam proses pembelajaran di kelas (3) Guru mengalami kesulitan dalam mengevaluasi pembelajaran, terutama pada aspek penilaian kognitif, karena perbedaan pengetahuan dan karakteristik masing-masing siswa. Temuan ini menunjukkan perlunya pelatihan dan pengembangan profesional guru agar mampu mengatasi kesulitan- kesulitan tersebut, serta meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Pancasila yang efektif dan sesuai kebutuhan siswa.
YULIANA SULTINA
2025 · Thesis · Open Access
Penelitiaan ini bertujuan Untuk menganalisis penegakan hukum terhadap warga negara asing yang melakukan Tindak Pidana Ilegal Fhising Di Wilayah Yurisdiksi Indonesia serta untuk menganalisis Pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap pelaku Tindak Pidana Ilegal Fhising oleh warga negara asing di wilayah yurisdiksi Indonesia. Seluruh sumber bahan hukum yang di peroleh Dalam penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif. Teknik pengumpulan sumber bahan hukum dilakukan dengan metode studi keputusan dengan cara mengumpulkan dan menganalisis sumber bahan hukum primer dan sekunder. Metode penelitian menggunakan jenis pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif. Berdasarkan hasil penelitian maka penulis berkesimpulan bahwa, Penegakan hukum terhadap WNA pelaku illegal fishing di wilayah yurisdiksi termasuk penangkapan sampai pemberian sanksi, penegakan hukum masih kurang efektif di lapangan, Hal ini terlihat dari putusan Nomor: 285/Pid.Sus/2023/PN Tarakan, yang menunjukkan adanya kendala dalam proses penegakan hukum tersebut. Perlu meningkatkan kemampuan aparat penegak hukum dan memperbaiki aturan agar lebih tegas, agar penegakan illegal fishing di perairan Indonesia bisa lebih efektif. Pada Pertimbangan Hukum Hakim Putusan Nomor 285/pid.sus/2023/PN Tar tidak boleg di jatuhi pidana kurungan karena menjatuhkan hukuman kurungan pada warga negara asing atas illegal fishing di ZEEI, melanggar Pasal 73 ayat (3) UNCLOS 1982 dan Pasal 102 Undang-undnag No. 31 Tahun 2004 sebagaimana di rubah dalam Undang-udang Nomor 45 tahun 2009 tentang perikanan.
SARTINA
2025 · Thesis · Open Access
Kemacetan lalu lintas di Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Tarakan, disebabkan oleh hambatan samping seperti parkir kendaraan, aktivitas keluar-masuk, pejalan kaki, dan kendaraan lambat. Penelitian ini menganalisis pengaruh hambatan samping terhadap kinerja jalan berdasarkan PKJI 2023 serta merumuskan strategi penanganan yang tepat. Survei lapangan dilakukan selama empat hari (Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu) dengan pengumpulan data volume lalu lintas, frekuensi hambatan samping (PSV, PED, EEV, SMV), dan kecepatan kendaraan menggunakan speed gun. Hasil menunjukkan bahwa pada kondisi eksisting dua arah, kecepatan hanya 24,7 km/jam dengan derajat kejenuhan 0,8 (tingkat pelayanan D). Saat disimulasikan menjadi dua lajur satu arah, kecepatan naik menjadi 44,9 km/jam dan derajat kejenuhan turun ke 0,47 (tingkat pelayanan A). Untuk on street parkir hanya satu arah kecepatannya mencapai 35,54 km/jam dan derajat kejenuhan 0,49 (tingkat pelayanan A). Tanpa hambatan samping, kecepatan mencapai 38,93 km/jam dan derajat kejenuhan 0,41 (tingkat pelayanan A). Strategi yang diusulkan mencakup pengaturan parkir dan pemanfaatan lahan kosong sebagai kantong parkir untuk meningkatkan kinerja jalan dan mengurangi kemacetan.
FITRI RUSLIYANI
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penggunaan tindak tutur ilokusi dalam tuturan siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tarakan dan guru bahasa indonesia yaitu mendeskripsikan fungsi dari tindak tutur ilokusi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan februari 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Data penelitian yaitu tuturan siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tarakan dengan guru bahasa indonesia. Data diperoleh dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, rekam, simak, catat, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Dalam penelitian ditemukan 30 data tindak tutur dimana tuturan tersebut merupakan tindak tutur ilokusi beserta fungsinya. Berikut fungsi tindak tutur ilokusi antara lain representatif direktif, ekspresif, komisif dan deklaratif. Berdasarkan hasil yang ditemukan tindak tutur yang paling mendominasi adalah tindak tutur direktif berjumlah 9 data dan tindak tutur ekspresif berjumlah 9 data karena pada tindak tutur siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tarakan dan guru dalam proses pembelajaran lebih banyak menggunakan tindak tutur direktif dan tindak tutur ekspresif yang memiliki tujuan yang sama yaitu saling mengungkapkan sesuatu yang diinginkan. Kata Kunci : Tindak Tutur, Pragmatik, Ilokusi.
MUHAMMAD HASSAN YUSUF AL-FITRAH
2025 · Thesis · Open Access
This study examines students' mistakes in translating idiomatic idioms among sixth- semester students in the English Department at the University of Borneo Tarakan. This study also explores the variables that cause these errors. This study uses qualitative content analysis techniques and the subjects are students from local A1 and A2 in the sixth semester of the English Education Department, University of Borneo Tarakan. This study employs qualitative content analysis approaches, focusing on students from local A1 and A2 in their sixth semester, majoring in English Education at the University of Borneo Tarakan. Data collection was executed via document analysis and interviews. The results of the study found that students faced many challenges in interpreting idiomatic phrases, including linguistic knowledge, cultural differences, and style constraints. This occurs as students struggle to identify the most analogous source language and to derive a meaning that aligns with the idiomatic expression. Numerous challenges arise from factors such as students' unfamiliarity with idiomatic expressions, cultural disparities between English and Indonesian, the infrequent application of these expressions in daily communication or writing, and the intricacies associated with interpreting idiomatic phrases. Finally, this study encourages lecturers and students to investigate language through vocabulary and linguistic phrases, particularly idioms, and to apply them in daily practice, both written and spoken, in and out of the classroom.
PETRUS
2025 · Thesis · Open Access
Tambak tradisional sebagai wadah terkontrol dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memelihara ikan, udang dan kepiting. Salah satu faktor penentu keberhasilan budidaya udang di tambak sistem tradisional adalah ketersediaan unsur hara secara berkesinambungan seperti nitrat, fospat dan kalium. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji unsur hara di tambak udang windu sistem tradisional. Pengambilan sampel kualitas air dilakukan sebanyak 12 kali, sedangkan sampel tanah sebanyak 4 kali. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan standar Baku Mutu (BM) kualitas air dan tanah tambak berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 75 tahun 2016, Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 21 Tahun 2015. Hasil pengukuran variabel kualitas air tambak selama penelitian adalah suhu: 27-34,2 ℃, pH air: 7,8-8,31, salinitas: 10-20 ppt, Fospat: 0,02-0,18 ppm, kecerahan: 45-70 cm, ammonia: 0,01-1,12 mg/l, nitrit: 0,02-0,06 mg/l, nitrat: 0,8-2,76 mg/l, kalium: 10,23-15,43 mg/l, dan Corganik: 10,95-15,44 mg/l. Sedangkan variabel kualitas tanah yaitu pH tanah: 3,11-3,93, C-organik: 1,98-2,63 %, fosfat: 18,26-21,46 ppm, nitrat: 5,29-17,72 mg/l, dan kalium: 15,28-34,75 me/100 gr. Unsur hara pada air di tambak tradisional udang windu yang tidak sesuai standar baku mutu adalah nitrat dan kalium. Kandungan unsur hara pada air yang sesuai standar baku mutu adalah fospat. Unsur hara tanah yang tidak sesuai standar baku mutu adalah fosfat dan kalium, sementara unsur hara tanah yang sesuai baku mutu adalah nitrat
MITI
2025 · Thesis · Open Access
Learning models contribute to students' learning outcomes because the way of interaction and collaboration in the learning process can affect the understanding of the material. To determine the effect of cooperative learning models on learning outcomes, a quasi-experimental study with a pretest-posttest nonrandomized control group design was conducted. In this study, Think Pair Share (TPS) and Jigsaw learning models were chosen for learning environmental changes. This research was conducted at MAN Tarakan in November 2024. The research sample was class X.6 students as experiment 1 class and class X.4 students as experiment 2 class. The research instrument used was a test instrument in the form of multiple-choice questions. The results indicated that the posttest scores of students who learned with the Think Pair Share (TPS) learning model were higher than those of students who were taught with the Jigsaw learning model. Hypothesis testing using an independent t-sample t-test was carried out with a confidence level of 95% and obtained a sig (2-tailed) value of 0.441> 0.05, which means that H0 is accepted and H1 is rejected. Based on the hypothesis test, it can be concluded that there was no difference in biology learning outcomes between students who used the TPS learning model and the Jigsaw model. However, the N-gain test results indicated that the TPS model got a value of 61.31%, which was included in the "Quite Effective" category in improving student learning outcomes. In contrast, the Jigsaw model got a value of 54.55%, which is included in the "Less Effective" category. Therefore, it is concluded that although there was no significant difference, the TPS model was more effective than the Jigsaw model in improving learning outcomes
SEPTY YULANDA
2025 · Thesis · Open Access
Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang dikenal sebagai silent killer karena gejalanya yang tidak khas dan sering tidak disadari penderitanya, hingga menimbulkan komplikasi serius. Tingkat kesadaran diri yang rendah sering kali menjadi faktor utama ketidakpatuhan pasien dalam menjalani terapi pengobatan.. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Sampel dalam penelitian sebanyak 162 orang dewasa yang telah terdiagnosis hipertensi di Puskesmas Karang Rejo. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner BASIS untuk menilai tingkat kesadaran diri dan kuesioner MMAS-8 untuk mengukur kepatuhan minum obat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa dengan hipertensi di Puskesmas Karang Rejo sebagian besar berjenis kelamin perempuan, berusia 50-59 tahun, berpendidikan rendah, dan memiliki pekerjaan sebagai Ibu Rumah Tangga, serta memiliki kesadaran diri baik dan kepatuhan minum obat dalam katergori sedang. Hasil analisis statistik dengan menggunakan uji alternatif spearman rho menunjukkan nilai p= 0.142, sehingga disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara kesadaran diri dengan kepatuhan minum obat orang dewasa dengan hipertensi di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan. Diharapkan bagi peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian lebih lanjut untuk meneliti terkait faktor pemungkin kesadaran diri pada pasien hipertensi.
FILA DELTIA TONI
2025 · Thesis · Open Access
Dewasa merupakan kelompok usia yang rentan akan perubahan fisik, psikologis dan sosial. Semakin bertambahnya usia seseorang, maka tekanan darah juga akan semakin meningkat. Hipertensi pada orang dewasa dikaitkan dengan proses penuaan dari dewasa menjadi pra lansia terjadi perubahan pada tubuh. Kesadaran diri dan kualitas hidup adalah salah satu faktor pencetus terjadinya tekanan darah meningkat, kurangnya kesadaran diri pada seseorang akan mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kesadaran diri dan kualitas hidup pada orang dewasa dengan hipertensi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah orang dewasa dengan hipertensi di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 162 responden. Teknik pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner Blood Pressure Awareness Scale and Insight Scale (BASIS) dengan 10 item pertanyaan dan kuesioner WHOQOL – BREF dengan 26 pertanyaan. Penelitian ini menggunakan uji statistik chi-square. Hasil uji chi- square menunjukan tidak terdapat hubungan antara kesadaran diri dan kualitas hidup pada orang dewasa dengan hipertensi dengan nilai (P=0,166). Hasil penelitian ini orang dewasa dengan hipertensi sebagian besar berusia 40-49 tahun, berjenis kelamin perempuan, bekerja sebagai IRT, berpendidikan terakhir SLTA, memiliki riwayat hipertensi 1 bulan-3 tahun dan memiliki riwayat keluarga menderita hipertensi, memiliki kesadaran diri baik dan kualitas hidup baik. Kesimpulan dari penelitian ini tidak terdapat hubungan antara kesadaran diri dan kualitas hidup pada orang dewasa dengan hipertensi di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan. Sehingga perlu dilakukan edukasi terkait hipertensi untuk meningkatkan atau mempertahankan kesadaran diri agar kualitas hidupnya menjadi lebih baik.
MUHAMAD RUSLI
2025 · Thesis · Open Access
Ikan nila (O. niloticus) merupakan salah satu jenis komoditas ikan air tawar bernilai ekonomis dengan kandungan protein yang tinggi. Hal ini selaras dengan meningkatnya permintaan benih ikan nila untuk proses pembesaran. Salah satu permasalahan dalam budidaya ikan nila adalah kualitas air yang dapat mempengaruhi ikan nila sehingga dapat mengalami kematian pada fase benih. Teknologi Recirculating Aquaculture System (RAS) merupakan solusi alternatif teknologi dalam menjaga kualitas air. Kelebihan penerapan teknologi ini adalah penggunaan air lebih hemat, kepadatan tebar tinggi, kemudahan dalam mempertahankan kualitas air tetap baik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji dinamika kualitas air sesuai standar baku mutu serta korelasinya terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila (O. niloticus) pada sistem resirkulasi selama 42 hari. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan secara kuantitatif deskriptif. Parameter pengukuran antara lain suhu, DO, pH, amonia, nitrit, nitrat, pertumbuhan bobot mutlak, dan kelangsungan hidup. Hasil penelitian diproleh bahwa dinamika kualitas air masih sesuai dengan standar baku mutu budidaya ikan nila yaitu Suhu rata-rata 29-31°C, Oksigen terlarut (DO) 5,2 mg/L, Derajat keasaman (pH) dengan rata-rata 7,2, Amonia (NH3) 0,008 mg/L, Nitrit 0,1 mg/L dan Nitrat dengan rata-rata 0,6-0,7 mg/L. Titik sampel pada inlet dan outlet menghasilkan grafik yang cukup stabil, sedangkan grafik pada sampel outlet cenderung kurang stabil. Hasil analisis korelasi nitrogen terhadap pertumbuhan bobot dan kelangsungan hidup memiliki berbagai macam tingkatan yaitu berkolerasi kuat, sedang, rendah dan tidak berkolerasi serta berkolerasi searah dan tidak searah. Selama 42 hari pemeliharaan menunjukkan penerapan sistem resirkulasi mampu menjaga kualitas air yang berpengaruh terhadap pertumbuhan bobot yang mencapai 9,89 gram dan kelangsungan hidup ikan nila sebesar 97,57%.
STEFI SESARIMITA GREZELA
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh Differentiated Instructions (Pembelajaran Berdiferensiasi) terhadap pencapaian kemampuan berbicara siswa kelas tujuh di SMPN 3 Tarakan. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan model one-group pretest-posttest. Peserta penelitian terdiri dari 30 siswa kelas tujuh dari satu kelas yang dipilih secara purposive. Instrumen yang digunakan adalah tes berbicara yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Selama perlakuan, Differentiated Instruction diterapkan melalui berbagai aktivitas pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan, tingkat kesiapan, minat belajar, dan gaya belajar siswa. Data dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon Signed-Rank untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan pada skor berbicara siswa sebelum dan sesudah perlakuan. Berdasarkan tabel Ranks, tidak ada siswa yang mengalami penurunan skor dari pretest ke posttest (0 siswa dalam negative ranks). Sebaliknya, seluruh 30 siswa mengalami peningkatan skor pada posttest dibandingkan dengan pretest, dengan rata-rata rank sebesar 15,50 dan total rank sebesar 465,00. Hasil ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada skor kemampuan berbicara siswa sebelum dan sesudah perlakuan. Hal ini menunjukkan bahwa Differentiated Instruction dapat memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan berbicara siswa. Oleh karena itu, disarankan kepada guru Bahasa Inggris untuk menerapkan Differentiated Instruction guna meningkatkan keterampilan berbicara siswa.