NURASIKIN
2025 · Thesis · Open Access
Penyakit akibat bakteri Vibrio parahaemolyticus merupakan masalah besar dalam budidaya udang windu (Penaues monodon) yang menyebabkan kerugian ekonomi yang signifikan. Salah satu alternatif pengobatan yang lebih ramah lingkungan dan efektif adalah penggunaan ekstrak daun sirih (Piper betle), yang diketahui memiliki sifat antibakteri, antioksidan, dan imunostimulan yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun sirih dalam meningkatkan kelangsungan hidup udang windu terhadap infeksi bakteri V. parahemolyticus serta menentukan dosis terbaik ekstrak daun sirih yang dapat meningkatkan ketahanan tubuh udang. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan terdiri dari kontrol positif (tanpa perendaman ekstrak daun sirih, hanya uji tantang dengan bakteri), kontrol negatif (tanpa pemberian bakteri, hanya perendaman ekstrak daun sirih), serta tiga perlakuan dengan ekstrak daun sirih pada dosis 35 ppm,40 ppm, dan 45 ppm. Parameter yang diamati meliputi tingkat kelangsungan hidup (SR), laju pertumbuhan spesifik (SGR), gejala klinis infeksi, serta kualitas air selama penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan B dengan dosis 35 ppm memberikan SR tertinggi 60% serta memiliki nilai SGR mencapai 15.97%. Hasil uji coba menunjukkan perlakuan B tidak berbeda nyata terhadap perlakuan lainnya.. Analisis kualitas air menunjukan bahwa semua parameter masih berada dalam kisaran standar baku mutu yang direkomendasikan untuk budidaya udang windu. Berdasarkan hasil ini, ekstrak daun sirih dapat dijadikan alternatif dalam meningkatkan ketahanan tubuh udang windu terhadap infeksi V. parahaemolyticus.
HARPIYANTI
2025 · Thesis · Open Access
Imunisasi dasar merupakan upaya preventif yang efektif untuk mencegah penyakit menular pada bayi. Namun, berdasarkan data Puskesmas Karang Rejo, cakupan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) hingga September 2024 baru mencapai 35,1% dari target. Rendahnya cakupan ini diduga dipengaruhi oleh pengetahuan dan kepatuhan ibu dalam pemberian imunisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan kepatuhan ibu dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi usia 9-18 bulan di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 215 ibu yang memiliki bayi usia 9-18 bulan, dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian ditemukan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik (94,4%) dan tingkat kepatuhan tinggi (90,2%). Kelengkapan imunisasi dasar mencapai 92,1%. Uji statistik menunjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan ibu dengan kelengkapan imunisasi (p=0,000) serta antara kepatuhan ibu dengan kelengkapan imunisasi (p=0,000). Sehingga, terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dan kepatuhan ibu dengan kelengkapan imunisasi dasar. Edukasi dan pendekatan promotif diperlukan untuk meningkatkan kesadaran ibu tentang pentingnya imunisasi.
RAHMAT HELMY ARAFIK
2025 · Thesis · Open Access
Turnover intention merupakan fenomena yang terjadi pada pekerja termasuk perawat yang memiliki keinginan keluar membuat image dan stigma negatif bagi rumah sakit, masyarakat akan beranggapan bahwa rumah sakit tersebut belum mampu memenuhi kebutuhan karyawannya. Fenomena ini mencerminkan adanya ketidakpuasan atau ketidakcocokan antara perawat dengan lingkungan kerjanya, yang jika tidak ditangani dengan baik akan berdampak buruk pada persepsi rumah sakit. Tujuan penelitian ini untuk melihat gambaran turnover intention pada perawat honorer di rumah sakit X kota Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian survey deskriptif. Responden penelitian sebanyak 114 sampel dan pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling dengan metode total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuisioner turnover intention yang telah teruji validitasnya pada penelitian sebelumnya dengan skor 0,405 – 0,696. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif. Hasil penelitian diperoleh bahwa turnover intention perawat honorer menunjukan kategori sedang 75,4% dengan indikator Job search 67,43% mendominasi, hal ini menunjukan sebagian besar perawat honorer beresiko untuk keluar dari pekerjaan jika menemukan pekerjaan sesuai ekspektasi. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa responden menunjukan adanya keinginan keluar namun masih dalam fase mencari pekerjaan yang sesuai oleh karena itu rumah sakit X kota Tarakan perlu segera memperkuat strategi retensi karyawan, khususnya melalui peningkatan kepuasan kerja dan pengembangan karier, karena kecenderungan aktifnya pencarian kerja oleh tenaga kesehatan menjadi sinyal awal potensi kehilangan SDM yang bisa mengganggu kontinuitas pelayanan dan stabilitas organisasi.
SURYADINATA
2025 · Thesis · Open Access
Kerusakan jalan yang terjadi sebelum mencapai umur rencana merupakan salah satu permasalahan umum dalam pembangunan infrastruktur jalan, khususnya di daerah berkembang seperti Kota Tarakan. Salah satu ruas jalan yang mengalami kerusakan tersebut adalah Jalan Gunung Amal, yang memiliki tingkat lalu lintas tinggi dan dilalui oleh kendaraan berat setiap hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab utama kerusakan jalan tersebut berdasarkan dua aspek utama, yaitu daya dukung tanah dan beban lalu lintas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental di laboratorium dengan mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI). Pengujian tanah dilakukan untuk mengetahui sifat fisis (kadar air, berat jenis, analisa saringan, batas Atterberg) dan sifat mekanis tanah (nilai CBR). Penelitian ini juga menganalisis data Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) serta menghitung beban sumbu kendaraan menggunakan pendekatan Equivalent Single Axle Load (ESAL) dan Truck Factor (TF) untuk mengetahui pengaruh lalu lintas terhadap kerusakan jalan. Hasil pengujian laboratorium menunjukkan bahwa jenis tanah pada lokasi penelitian tergolong lempung lanauan dengan nilai CBR 6%, yang menandakan rendahnya daya dukung tanah terhadap beban kendaraan. Selain itu, data lalu lintas menunjukkan volume kendaraan berat cukup tinggi, yang secara signifikan mempercepat kerusakan lapisan perkerasan jalan. Dari analisis ini, dapat disimpulkan bahwa kerusakan jalan pada ruas Jalan Gunung Amal disebabkan oleh kombinasi antara rendahnya daya dukung tanah dasar dan tingginya beban lalu lintas harian. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan struktur jalan yang lebih baik, termasuk perbaikan tanah dasar (soil improvement) dan pengaturan beban kendaraan, agar umur rencana jalan dapat tercapai secara optimal.
DIAN SOLEHA
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian skripsi ini bertujuan untuk mengetahui Kebijakan Hukum Program Kota Layak Anak dalam Upaya Pemenuhan Hak-hak Anak di Kota Tarakan serta apa saja yang menjadi penghambat dan pendukung dalam upaya pemenuhan hak-hak anak di Kota Tarakan melalui indikator kota layaak anak. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif yaitu suatu pendekatan yang digunakan dengan terjun langsung ke lapangan dengan cara melakukan penelitian dengan studi kepustakaan dan wawancara mengamati objek penelitian yang bertujuan untuk mempelajari secara intensif tentang permasalahan dan keadaan serta interaksi lingkungan suatu unit sosial. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa proses implementasi kebijakan hukum program Kota Layak Anak dalam upaya pemenuhan hak-hak anak di Kota Tarakan sudah terdapat komitmen dari Pemerintah Kota Tarakan melalui Peraturan Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2021Tentang Kebijakan/Kota Layak Anak dan Peraturan Daerah Kota Tarakan Nomor 8 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak dan Peraturan Daerah Kota Tarakan Nomor 1 Tahun 2024 Tentang Penyelenggaraan Kota Layak Anak, yaitu 5 klaster dan 24 indikator capaian, namun masih terdapat berbagai kendala dalam program-program pemenuhan hak-hak anak pada lima klaster. Kendala tersebut ialah data yang tidak lengkap secara menyeluruh, Beberapa standarisasi ramah anak yang belum terpenuhi dan Sosialisasi Konvensi Hak Anak belum merata dan masih terdapat beberapa kendala pada masing-masing klaster pemenuhan hak Anak.
JUMRIA PUSPITA SARI
2025 · Thesis · Open Access
AMEYLIA MIRANDA MAULYDIA
2025 · Thesis · Open Access
SITI RAHMANIA
2025 · Thesis · Open Access
ELIA MEI CANTIKA PUTRI
2025 · Thesis · Open Access
Membaca merupakan salah satu sarana bagi peserta didik untuk mempelajari suatu hal yang belum diketahui dan dapat memperluas pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan kemampuan membaca permulaan siswa menggunakan media kartu. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas I B SDN 031 Tarakan tahun ajaran 2024/2025 yang berjumlah 22 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi dan tes. Berdasarkan hasil observasi guru pada siklus I yaitu 69% berkategori tinggi. Kemudian dilanjutkan pada siklus II menjadi 93% berkategori sangat tinggi. Adapun hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I yaitu sebesar 67% berkategori sedang, kemudian dilanjutkan pada siklus II menjadi 85% berkategori tinggi. Hasil membaca permulaan siswa pada siklus I pada aspek membaca huruf sebesar 47% berkategori rendah dan aspek membaca kata sebesar 43% berkategori rendah. Kemudian dilanjutkan pada siklus II pada aspek membaca huruf menjadi 77% berkategori tinggi dan aspek membaca kata sebesar 73% berkategori tinggi. Hal ini sesuai dengan indikator keberhasilan yaitu ≥ 70% dengan kategori tinggi. Reading is one of the means for students to learn something that is not yet known and can expand knowledge. This study aims to examine the improvement of students' beginning reading skills using card media. The type of research used was Classroom Action Research (PTK) which was conducted in 2 cycles, each cycle consisting of 4 stages, namely: planning, implementation, observation and reflection. The subjects of this study were students of class I B SDN 031 Tarakan in the 2024/2025 academic year, totaling 22 students. The data collection techniques used were observation, documentation and tests. The results of teacher observation in cycle I were categorized as high (69%). Then, in cycle II, the results included a very high category (93%). The results of student activity observations in cycle I were 67% in the medium category, then in cycle II the results reached 85% in the high category. The results of students' beginning reading in cycle I, especially in the aspect of reading letters of 47% in the low category and the aspect of reading words of 43% in the low category. Then, in cycle II, the aspect of reading letters reached 77% in the high category and the aspect of reading words was 73% in the high category. This is in accordance with the success indicator which is > 70% with a high category.
HERI GUNAWAN
2025 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Tindak pidana persetubuhan terhadap anak oleh ayah kandung merupakan kejahatan berat yang tidak hanya melanggar hukum pidana tetapi juga nilai-nilai moral dan perlindungan anak sebagai hak asasi manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum yang diberikan kepada anak korban tindak pidana persetubuhan oleh ayah kandung di wilayah hukum Kepolisian Resor Tana Tidung serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya kejahatan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris dengan metode pengumpulan data melalui wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap anak dilakukan dalam dua bentuk, yaitu preventif melalui edukasi, sosialisasi, dan kerja sama lintas sektor, serta represif melalui proses hukum dan pendampingan korban. Namun, hambatan dalam pelaksanaan perlindungan masih terjadi, seperti tekanan keluarga terhadap korban dan lemahnya efek jera bagi pelaku. Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya tindak pidana ini meliputi lemahnya pengawasan keluarga, rendahnya pendidikan, serta kurangnya kesadaran hukum masyarakat. Diperlukan penguatan sistem perlindungan hukum berbasis komunitas, serta penegakan hukum yang konsisten dan berkeadilan untuk menjamin pemulihan dan keadilan bagi korban. Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Anak, Tindak Pidana, Persetubuhan Ayah Kandung, Kepolisian Resor Tana Tidung
SENTIA
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kelayakan media pembelajaran teka-teki silang dalam teks cerita dongeng ditinjau dari validasi Ahli materi, media dan bahasa, serta kemenarikan ditinjau dari angket respon guru dan angket respon siswa, dan melihat hasil belajar siswa setelah menggunakan media. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Model pengembangan yang digunakan mengacu pada model pengembangan MDLC terdiri dari enam tahapan penelitian yaitu: 1) Concept (Pengonsepan); 2) Design (Perancangan); 3) Material Collecting (Pengumpulan Bahan); 4) Assembly (Pembuatan); 5) Testing (Pengujian); 6) Distribution (Pendistribusian). Instrumen pengumpulan data yang digunaka yaitu: lembar validasi, angket respon guru dan angket respon siswa, hasil jawaban soal. Penelitian ini dilakukan di kelas IV-B SDN 016 Tarakan. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli materi sebesar 80%, ahli media sebesar 95%, dan ahli bahasa sebesar 94%, dengan kriteria sangat layak. Hasil dari angket respon guru pada uji coba terbatas sebesar 100%, angket respon siswa pada uji coba terbatas sebesar 96,22% dan hasil respon guru pada uji coba pemakaian sebesar 84%, angket respon siswa uji coba pemakaian sebesar 88,66%, dengan kriteria sangat layak. Hasil dari belajar siswa pada uji coba terbatas 85,11 dan hasil belajar siswa pada uji coba pemakaian sebesar 86,08, dengan kriteria sangat efektif. Berdasarkan hasil validasi ahli materi, ahli media, ahli bahasa, respon guru, respon siswa, hasil belajar siswa pada uji coba terbatas dan uji coba pemakaian maka, media pembelajaran teka-teki silang teks cerita dongeng berbentuk buku saku dinyatakan layak dan menarik digunakan dalam proses pembelajaran.
RAHMAWATI SARTIKA
2025 · Thesis · Open Access
Pengembangan Media Video Pembelajaran Pada Materi Benua Kelas VI-A Di SDN 015 Tarakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan dan respon siswa terhadap media video pembelajaran. Jenis penelitian yang di gunakan adalah penelitian dan pengembangan atau research and development (R&D) yang mengacu pada model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap (Analysis, design, development, implementation, evaluation). Instrument pengumpulan data yakni lembar wawancara, lembar validasi, lembar angket respon siswa, lembar angket respon guru dan dokumentasi. Subjek uji coba dalam penelitian ini yaitu pada uji coba terbatas siswa kelas VI-B sebanyak 6 siswa dan pada uji coba lapangan siswa kelas VI-A sebanyak 26 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan media video pembelajaran pada materi benua sangat layak di tinjau dari hasil yang di peroleh dari ahli media 82% dan ahli materi 94% dengan penilaian rata-rata ahli media dan materi sebesar 88%. Hasil uji coba terbatas respon siswa terhadap media video pembelajaran memperoleh persentase sebesar 95,16% dan hasil uji coba lapangan memperoleh persentase 94,34%. Disimpulkan bahwa hasil validasi ahli media dan ahli materi menunjukkan bahwa media video pembelajaran pada materi Benua kelas VI-A pada kategori sangat layak dan hasil uji coba terbatas dan uji coba lapangan menunjukkan bahwa respon siswa sangat setuju dengan adanya media video pembelajaran pada saat proses pembelajaran dan efektif untuk digunakan.
MARI INGAN
2025 · Thesis · Open Access
Kepayang (Pangium edule Reinw.) adalah tumbuhan berkayu dari famili Achariaceae yang seluruh bagiannya dapat dimanfaatkan sebagai pangan, rempah, bahan bangunan, dan pengawet ikan. Salah satu suku yang memanfaatkan tumbuhan Kepayang adalah suku Dayak Kenyah Lepo Ta’u yang berada di Desa Long Nawang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan tumbuhan Kepayang oleh masyarakat Suku Dayak Kenyah Lepo Ta’u di Desa Long Nawang, serta keterkaitannya dengan pembelajaran Biologi di tingkat SMA. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode kualitatif dan pendekatan naratif. Sampel penelitian dipilih secara purposive dengan jenis snowball sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memanfaatkan tumbuhan Kepayang sebagai bahan makanan, konstruksi, dan kayu bakar. Buah Kepayang diolah menjadi cemilan, makanan fermentasi, dan non-fermentasi. Batang pohon dimanfaatkan sebagai bahan bangunan sederhana, sedangkan rantingnya digunakan sebagai bahan bakar. Analisis data penelitian dan kurikulum pembelajaran IPA di tingkat SMP dan Biologi di tingkat SMA menunjukan bahwa pengetahuan lokal tentang pemanfaatan Kepayang dapat diintegrasikan dalam pembelajaran Biologi di SMA untuk memperkaya pemahaman siswa tentang keanekaragaman hayati dan pemanfaatannya. Kepayang (Pangium edule Reinw.), a woody plant from the family Achariaceae, is traditionally utilized in various forms as food, spices, construction materials, and fish preservatives. The Dayak Kenyah Lepo Ta'u people in Long Nawang Village are among the indigenous communities that incorporate Kepayang into their daily lives. This study aims to explore the ethnobotanical practices related to Kepayang in this community and investigate its pedagogical relevance to high school biology education. A qualitative narrative approach was applied, with purposive and snowball sampling techniques guiding participant selection. Data were collected through field observation, interviews, and document analysis. The findings reveal that Kepayang is used as a food ingredient, construction material, and fuel source. Its fruit is processed into snacks and fermented and non-fermented foods, while its wood is used in basic construction and its branches as firewood. A cross-analysis with the national science and biology curriculum at the junior and senior high school levels indicates that local knowledge surrounding Kepayang offers rich content for contextualizing biodiversity and ethnobotany in biology lessons, enhancing students' understanding of local biological resources and sustainable use.
LISA JULIANA TRISNAWATI
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Read, Answer, Discuss, Explain, Create (RADEC) terhadap literasi sains siswa di SMA Negeri 2 Tarakan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya tingkat literasi sains siswa yang disebabkan oleh kurangnya pengalaman dalam mengerjakan soal-soal yang menuntut penalaran mendalam. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode quasi eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah non-equivalent control group design dengan pretest-posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 2 Tarakan. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling, sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas XI-A dan XI-C yang berjumlah 63 orang. Pengumpulan data literasi sains menggunakan instrumen tes berupa pilihan ganda. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji prasyarat, uji N-Gain, dan uji hipotesis. Uji prasyarat penelitian ini terdiri dari uji normalitas dan uji homogenitas, sedangkan untuk uji hipotesis menggunakan uji Independent Sampel T-Test. Hasil uji Independent Sampel T-Test menunjukkan bahwa terdapat pengaruh terhadap literasi sains siswa, dengan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 taraf signifikasi α= 0,05. Hal ini mengindikasikan bahwa penerapan model Read, Answer, Discuss, Explain, Create (RADEC) berpengaruh terhadap literasi sains siswa.
SITI OKTAVIANI
2025 · Thesis · Open Access
Kanker merupakan tantangan utama di wilayah pesisir karena adanya hambatan dalam mengakses layanan kesehatan. Perilaku pasien dalam mencari pengobatan sangat dipengaruhi oleh persepsi risiko, keterbatasan fasilitas medis, dan dukungan keluarga. Penelitian ini menyoroti dinamika adaptasi emosional dan spiritual, serta strategi pasien dalam menavigasi sistem kesehatan untuk memahami perilaku pencarian kesehatan pasien kanker. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi perilaku pencarian kesehatan pasien kanker. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan wawancara semi terstruktur. Analisis tematik digunakan untuk menganalisis data. Partisipan pada penelitian berjumlah 12 partisipan yang diambil sesuai kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Lima tema utama muncul: (1) Respons awal gejala dan inisiatif pengobatan; (2) Menjelajahi labirin sistem kesehatan; (3) kekuatan dukungan di perjalanan pasien; (4) Adaptasi emosional dan spiritual; (5) Hidup dengan minum obat dan kemoterapi. Kesimpulan penelitian ini Perilaku mencari pengobatan pasien kanker di wilayah pesisir dipengaruhi oleh persepsi awal gejala, hambatan akses dan pembiayaan layanan kesehatan, serta dukungan dari keluarga dan petugas kesehatan. Pasien menunjukkan kemampuan beradaptasi emosional dan spiritual dalam menghadapi proses diagnosis dan pengobatan, dan melanjutkan pengobatan meskipun menghadapi berbagai tantangan. Hasil penelitian ini memberikan wawasan berharga tentang health seeking behavior pasien kanker di wilayah pesisir yang dapat menjadi dasar untuk pengembangan program intervensi dan layanan kesehatan yang lebih baik untuk pasien kanker
BINTI APRILIA
2025 · Thesis · Open Access
SAPUTRA JUNIOR PALEWA
2025 · Thesis · Open Access
Penyakit daun jagung merupakan ancaman besar terhadap produksi jagung dan menyebabkan kerugian ekonomi yang signifikan di seluruh dunia. Diagnosis penyakit daun jagung yang tepat waktu dan akurat sangat penting untuk pengelolaan penyakit yang efektif. Penelitian ini mengusulkan pendekatan baru untuk mengembangkan sistem klasifikasi penyakit daun jagung menggunakan analisis tekstur gambar daun dan metode K-Nearest Neighbor (KNN). Sistem ini bertujuan untuk mengklasifikasikan penyakit daun jagung ke dalam kategori berbeda berdasarkan fitur tekstur yang diekstraksi dari gambar daun menggunakan metode Gray Level Co-Occurrence Matrix (GLCM) dan Local Binary Pattern (LBP). Dataset yang digunakan dalam penelitian ini merupakan dataset primer yang diperoleh dari lapangan dan sekunder yang diperoleh dari Kaggle, terdiri dari 560 citra daun jagung yang terbagi dalam empat kelas: hawar daun, bercak daun, karat daun, dan daun sehat. Dataset terdiri dari 504 citra untuk training dan 56 citra untuk testing, dengan perbandingan training 90% dan testing 10%. Sistem yang diusulkan melibatkan tiga tahap: akuisisi citra, ekstraksi fitur tekstur menggunakan GLCM dan LBP, dan klasifikasi penyakit menggunakan KNN. Evaluasi performa sistem dilakukan menggunakan confusion matrix dengan berbagai metrik, termasuk akurasi, presisi, recall, dan f-measure. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mencapai akurasi 93%, dengan rata-rata presisi, recall, dan f-measure 0,93 dalam mengklasifikasikan penyakit daun jagung. Meskipun hasilnya cukup baik, masih terdapat kesalahan dalam membedakan beberapa kategori penyakit tertentu. Dengan hasil ini, sistem mampu mendeteksi dini penyakit daun jagung guna membantu petani dalam pengelolaan tanaman secara lebih efisien.
REFANTI
2025 · Thesis · Open Access
Kabupaten Malinau di Provinsi Kalimantan Utara, khususnya Desa Putat, memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi, termasuk tumbuhan dari family Menispermaceae, salah satunya daun Sengkubak dengan nama ilmiah Pycnarrhena Cauliflor. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem deteksi kesegaran berbasis citra menggunakan metode deep learning khususnya CNN untuk mengklasifikasikan jenis kesegaran daun Apa (sengkubak) kedalam tiga kriteria yaitu daun sengkubak segar, daun sengkubak tidak segar, daun sengkubak rusak. Dataset penelitian ini terdiri dari 1500 citra awal data primer daun sengkubak dengan tiga kriteria kesegaran, yang kemudian diproses melalui tahap preprocessing dan augmentasi sehingga menghasilkan 2500 citra. Pembagian dataset terdiri dari 80% data latih, 10% data validasi, dan 10% data uji. Model CNN dengan arsitektur VGG16 yang dilatih menunjukkan akurasi pelatihan sebesar 99.27%. Evaluasi menggunakan data validasi menunjukkan performa model secara keseluruhan berdasarkan nilai f1-score berada pada kisaran 99-100%. Sementara itu, data uji menghasilkan precision 100%, untuk daun sengkubak rusak, meskipun terdapat sedikit kesalahan dengan recall sebesar 96% dan fi-score 98%. Untuk daun sengkubak segar precision, recall, dan f1-score rata-rata mencapai 100%. Sedangkan untuk daun sengkubak tidak segar precision 97%, recall 100%, dan f1-score 98%. Berdasarkan hasil yang diperoleh, model CNN dengan arsitektur VGG16 menunjukkan performa yang baik dalam mengklasifikasikan kesegaran daun sengkubak, meskipun masih terdapat beberapa kesalahan pada pengujian. Faktor kesalahan tersebut disebabkan oleh kurangnya variasi tekstur daun, keterbatasan keragaman data latih, dan kualitas citra. Sistem ini diharapkan menjadi sistem deteksi yang inovatif dan standar kualitas yang lebih objektif untuk daun sengkubak vetsin alami masyarakat Dayak.
FADHILAH ADRISTI ANANDA
2025 · Thesis · Open Access
Kasus kanker payudara di Indonesia masih tergolong tinggi, dengan salah satu fenomena yang terjadi saat ini adalah keterlambatan dalam diagnosis. Periksa Payudara Sendiri (SADARI) merupakan salah satu cara mendeteksi dan mendiagnosis kanker payudara sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku SADARI pada mahasiswa sarjana keperawatan. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang menempuh pendidikan sarjana keperawatan di Universitas Borneo Tarakan. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 153 mahasiswa melalui teknik stratified random sampling. Pemilihan sampel adalah mahasiswa keperawatan yang mempelajari ilmu kesehatan diharapkan memiliki pengetahuan yang baik tentang SADARI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden pernah memperoleh informasi mengenai SADARI, terutama dari materi kuliah dan petugas kesehatan. Perilaku SADARI bervariasi yaitu 58,8% responden memiliki perilaku SADARI yang baik, sedangkan 41,2% menunjukkan perilaku kurang baik. Namun, perilaku respoden dalam melakukan SADARI belum sesuai prosedur dan secara rutin dilakukan. Perilaku SADARI dikaitkan dengan karakteristik responden yaitu responden yang berperilaku SADARI mayoritas perempuan (61,4%) dan responden yang berperilaku kurang dengan riwayat keluarga terkena kanker payudara (22,2%). Kesimpulan penelitian ini perilaku SADARI pada mahasiswa sarjana keperawatan dalam kategori baik.
NUR LIANA
2025 · Thesis · Open Access
Perawat generasi Z di rumah sakit memiliki self esteem yang tinggi, yang ditandai dengan kemampuan mereka dalam menghargai diri dan memiliki kepercayaan diri dalam melakukan tugas keperawatan. Generasi Z lahir dan tumbuh di era teknologi yang semakin berkembang. Sehingga dengan penggunaan smartphone yang berlebihan dapat memberikan efek kecanduan, nomophobia, memperburuk self esteem, memperburuk kinerja individu, dan mempengaruhi hubungan sosial ditempat kerja. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meneliti terkait hubungan antara self esteem dengan nomophobia pada perawat generasi Z di rumah sakit wilayah pesisir Kalimantan. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat yang memiliki rentang tahun kelahiran 1997-2012 dengan jumlah sampel yaitu 51 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dengan uji Gamma. Adapun dalam penelitian ini ditemukan tingkat self esteem tinggi dan nomophobia sedang, serta penggunaan smartphone untuk bermain game online baik di rumah maupun di rumah sakit memiliki frekuensi selalu dengan persentase yang tinggi. Hasil studi menunjukkan bahwa nilai p = 0,415 yang menunjukkan bahwa hubungan antara self esteem dengan nomophobia tidak signifikan. Hasil lain, penggunaan smartphone untuk bermain game online baik di rumah maupun di rumah sakit memiliki frekuensi penggunaan selalu dengan persentase tertinggi. Perawat generasi Z dalam penelitian ini memiliki self esteem yang tinggi sehingga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan keterampilan dalam pemberian layanan kesehatan.