Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

9.639 item publik

Publikasi

Halaman 175 dari 482

Pengembangan Komik untuk Membaca Siswa Kelas V di SDN 013 Tarakan

RATNA MILA SARI
2024 · Thesis · Open Access

Komik mempunyai peran yang positif untuk mengembangkan kebiasaan membaca siswa. Temuan di SDN 013 Tarakan mengungkapkan guru hanya menggunakan lembar kerja siswa (LKS) atau buku paket untuk membaca. Kurangnya media membaca di sekolah membuat siswa kurang tertarik dalam kegiatan membaca khususnya pada materi fotosintesis. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk media komik yang layak untuk membaca dan melihat respon siswa terhadap komik yang dikembangkan. Adapun jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan yaitu Analysis (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi) dan Evaluation (Evaluasi). Hasil validasi yang dilakukan kepada ahli desain dan ahli bahasa diperoleh nilai presentase sebesar 80% dengan kategori layak. Sedangkan hasil validasi ahli materi dan ahli praktisi diperoleh nilai presentase sebesar 91,4 %, 96 % dengan kategori sangat layak. Berdasarkan hasil validasi tersebut media komik yang dikembangkan layak digunakan untuk membaca siswa. Adapun hasil angket respon siswa terhadap media komik yang dikembangkan menunjukan kategori menarik dengan nilai presentase pada uji coba terbatas sebesar 80,5 % sedangkan untuk uji coba penuh didapatkan nilai presentase sebesar 83,6 %. Berdasarkan hasil penelitian ini, media komik yang dikembangkan menarik dan membuat kegiatan membaca siswa menjadi seru dan menyenangkan.

ANALISIS PERBANDINGAN TARIF ANGKUTAN PENUMPANG DI PELABUHAN TENGKAYU I DAN BELAKANG RAMAYANA (RUTE TARAKAN - KABUPATEN TANA TIDUNG )

SANDRI MUTIA
2024 · Thesis · Open Access

Tidak adanya alternatif lain selain jalur transportasi air dalam penyeberangan Rute Tarakan – Kabupaten Tana Tidung membuat maraknya penyeberangan yang terjadi di pelabuhan – pelabuhan di Kota Tarakan, pemilihan tempat penyeberangan yang disesuaikan dengan kebutuhan penumpang maupun pemberhentian rute, membuat variasi tempat awal penyeberangan (pelabuhan) di Kota Tarakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tarif angkutan penumpang dengan kemampuan dan kesediaan penumpang dalam membayar yang disesuaikan dengan Biaya Operasional Kendaraan (BOK) speedboat. Data yang didapat merupakan hasil wawancara kepada responden, pemilik (owner), mandor, dan pegawai dari speedboat itu sendiri di Pelabuhan Tengkayu I dan Pelabuhan Belakang Ramayana. Terdapat lima rute dalam penelitian ini, dari Kota Tarakan menuju Kabupaten Tana Tidung, yaitu Rute Tarakan – Sesayap, Tarakan – Bebatu, Tarakan – Menjelutung, Tarakan – Sengkong, Tarakan - Tideng Pale.

ANALISIS KESALAHAN KONSEP SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA KELAS VII SMP NEGERI 1 TARAKAN

NUR'AINI KHOIRUNNISA
2024 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan dan penyebab siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika kelas VII SMP Negeri 1 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 2 orang siswa yang memiliki nilai tinggi ulangan harian dan 2 orang siswa yang memiliki nilai rendah ulangan harian materi bilangan bulat. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu peneliti sendiri, adapun instrumen pembantu yaitu pedoman wawancara. Teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data peneliti menggunakan trianggulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa siswa mengalami 5 kesalahan bedasarkan analisis Newman yaitu 1) Kesalahan membaca, siswa dengan nilai rendah melakukan kesalahan membaca. Penyebab nya siswa tidak dapat memaknai soal dengan benar dan tidak dapat menentukan kata-kata dalam soal ke bentuk simbol matematika. 2) Kesalahan memahami, siswa dengan nilai rendah melakukan kesalahan memahami. Penyebabnya siswa tidak memahami konteks masalah dalam soal, siswa kurang teliti menentukan yang diketahui dan yang ditanyakan. 3) Kesalahan transformasi, siswa dengan nilai rendah tidak dapat menentukan operasi hitung yang akan digunakan. Penyebab siswa siswa salah dalam penulisan operasi hitung yang akan digunakan. 4) Keterampilan proses, siswa dengan nilai tinggi melakukan kesalahan keterampilan proses, penyebab siswa dengan nilai tinggi melakukan kesalahan keterampilan proses siswa kurang teliti menentukan tanda operasi bilangan bulat positif dengan bilang bulat negatif. Sedangkan siswa dengan nilai ulangan rendah tidak menggunkan proses penyelesaian dengan benar dan tepat. Penyebab siswa dengan nilai rendah yaitu mengalami kesalahan keterampilan proses yaitu siswa tidak menyelesaikan langkah-langkah proses penyelesaian dengan benar, siswa kurang kemampuan dasar matematika, 5) Kesalahan penulisan jawaban akhir, siswa dengan nilai tinggi dan rendah tidak mendapatkan hasil akhir, penyebabnya siswa tidak terbiasa untuk menuliskan jawaban akhir atau kesimpulan.

Kajian Agroekologi Dua Varietas Wijen(sesamuan indicum L. )Di Lahan Masam Yang Diberi kapur

NURHALIZAH
2024 · Thesis · Open Access

Wijen (sesamum indicum L.) merupakan komoditas perkebunan rakyat yang potensial sebagai sumber minyak pangan yang banyak dibutuhkan. Tanaman ini mempunyai potensi agroindustri yang berjalan dengan baik diantaranya untuk keperluan berbagai industri makanan, kimia, obat-obatan farmasi dan kosmetik. Akan tetapi produktifitas produktifitas wijen di Kalimantan Utara rendah. Penelitian ini bertujuan Untuk menegetahui agroekologi pertumbuhan dan produksi 2 varietas wijen (sesamuan indocum L.) lahan masam yang diberi kapur. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok factorial dengan 6 perlakuan, perlakuan pertaman yaitu P1: Varietas wijen sumberrejo 4 (tanpa kapur) P1:Varietas wijen sumberrejo 4 (tanpa kapur), P2: varietas wijen sumberrejo 4, (20gram kapur), P3: Varietas wijen sumberrejo 4 (40gram kapur), P4 :Varietas wijen semberrejo 3 (tanpa kapur), P5 : Varietas wije sumberrejo 3, (60gram kapur), P6: vareitas wijen semberrejo 3 (80gram kapur),parameter agroekolgi yaitu tanah dan suhu dan kelembapan sedangankan parameter yang diamati yaitu parameter pertumbuhan meliputi tinggi tanaman, panjang daun, jumlah daun, dan diameter batang dan parameter hasil jumlah polong, panjang akar, berat biji. Hasil penelitian menenjukkan bahwa perlakuan pemberian kapur mampu me

Deskripsi Kesalahan Siswa Dalam Mengerjakan Soal Cerita Matematika Operasi Pecahan Berdasarkan Prosedur Polya pada Siswa Kelas V-A Di SDN 032 Tarakan

NINA IRAWATI
2024 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan terkait kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam mengerjakan penyelesaian soal cerita matematika dengan materi operasi pecahan berdasarkan penggunaan prosedur polya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui tes terkait materi operasi pecahan dengan menggunakan prosedur polya yang dikonfirmasi melalui proses wawancara. Sebanyak 22 siswa kelas V-A menjadi partisipasi dalam penelitian dan mengerjakan tes terkait operasi pecahan yang kemudian peneliti mengelompokkan 22 siswa kelas V-A ke dalam tiga kategori kemampuan yaitu, kategori tinggi, sedang dan rendah. Kemudian peneliti memilih maksimal 6 siswa yang dipilih secara acak menjadi 2 siswa kategori tinggi, 2 siswa kategori sedang dan 2 siswa kategori rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Subjek dengan kategori tinggi tidak melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal cerita berdasarkan prosedur polya, Namun subjek kategori tinggi kurang berhati-hati dalam menyelesaikan satu soal cerita; (2) subjek dengan kategori sedang melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal cerita pada tahapan melaksanakan rencana dan melihat kembali berdasarkan prosedur polya, karena belum mampu menyelesaikan soal operasi pecahan yang memiliki penyebut yang berbeda; (3) subjek dengan kategori rendah melakukan kesalahan pada semua tahapan prosedur polya, karena masih kesulitan memahami masalah yang diberikan.

LEARNING STRATEGIES USED BY ENGLISH TEACHER IN IMPLEMENTING KURIKULUM MERDEKA ON THE SEVENTH GRADE AT SMP NEGERI 1 TARAKAN

KELLY STEPHANIE EUNIKE
2024 · Thesis · Open Access

This study aims to find out the learning strategies that are often used by teachers in implementing the Independent Curriculum. The design of this study isqualitative descriptive. The subject of this study is a seventh-grade English teacher at SMP Negeri 1 Tarakan. The data collection technique in this study used three instruments such as field notes, interviews, and documents. The results of this study showed that the use of learning strategies in the implementation of Independent Curriculum is mainly used by the seventh-grade English teachers in the teaching and learning process, namely Cooperative, PJBL and Differentiated learning, but the most frequently used strategies was Cooperative learning. This is because this strategy supports the main principles of the Independent Curriculum, which is to provide a more meaningful, relevant, and student-cantered learning experience.

Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi KPK dan FPB Kelas VI-A SDN 021 Tarakan

JUMRIANI
2024 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing terhadap hasil belajar siswa pada materi KPK dan FPB kelas VI-A SDN 021 Tarakan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode pre-eksperimental design dan menggunakan desain one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VI-A SDN 021 Tarakan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel, yaitu variabel bebas (independen) model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing dan variabel terikat (dependen) hasil belajar siswa pada materi KPK dan FPB Kelas VI-A SDN 021 Tarakan. Teknik analisis data yang digunakan untuk menganalisis data hasil penelitian ini adalah statistik inferensial. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata rata pretest siswa sebesar 53,6 dan nilai posttest siswa sebesar 76,8. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan antara hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing pada materi KPK dan FPB. Berdasarkan kriteria pengujian hipotesis pada α = 0,05 didapat nilai sig 0,001 sehingga 0,001 0,05 dan nilai t hitung = 10,135 dan t tabel = 2,064 sehingga t hitung > t tabel atau 10,135 > 2,064. Maka, Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian, menunjukkan adanya perbedaan antara hasil belajar siswa pretest dan posttest dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing pada materi KPK dan FPB Kelas VI-A SDN 021 Tarakan.

perlindungan hukum terhadap hak atas tanah warga desa long lejuh dengan adanya pembangunan pembangkit listrik tenaga air

RONAL CHRISTIAN SAHABANG
2024 · Thesis · Open Access

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HAK ATAS TANAH WARGA DESA LONG LEJUH DENGAN ADANYA PEMBANGUNAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA AIR Penelitian ini bertujuan untuk melindungi hak warga desa Long Lejuh khususnya tanah dan atau tempat tinggal yang dimiliki atas adanya kegiatan pengadaan tanah untuk Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air demi kepentingan umum. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan mengkaji sumber bahan hukum primer, sekunder serta tersier yang dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Didalam penelitian ini penulis menganalisis adanya pertanggungjawaban oleh pemerintah dan perusahaan terkait yang harus dipenuhi atau diberikan sesuai Undang-Undang No 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum. Pembangunan yang dimaksud adalah pembangkit listrik tenaga air yang terletak di Desa Long Lejuh Kabupaten Bulungan. Pasal 33 ayat 3 Undang-undang 1945 menegaskan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung dalamnya di kuasai oleh negara untuk di pergunakan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat. Pembangunan PLTA menjadi salah satu proyek strategis nasional dan menguntungkan kepentingan orang banyak, namun dibalik hal tersebut terdapat pihak yang terdampak dan dirugikan sehingga diperlukanlah kepastian hukum dengan memberi perlindungan. Secara langsung hak atas tanah bahkan hak lainnya akan diambil alih oleh pihak terkait maka dari itu hasil dari penelitian dapat memberikan kepastian bagaimana dan apa saja bentuk perlindungan hukum yang seharusnya didapatkan masyarakat Desa Long Lejuh.

PENGEMBANGAN MEDIA TUBOKAS (TUTUP BOTOL BEKAS) UNTUK MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS 1-B SDN UTAMA 1 TARAKAN

NIKMAH PERMATASARI
2024 · Thesis · Open Access

Penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan, tujuan penelitian ini adalah menghasilkan media pembelajaran tubokas (tutup botol bekas) yang tervalidasi oleh ahli media, ahli bahasa, ahli materi, dan praktisi, selain itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kelayakan dan daya Tarik media pembelajaran TUBOKAS (tutup botol bekas). Metodologi penilitian menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima fase: analisis (Analys), desain (Design), pengembangan (Development), implementasi (Implement), evaluasi (Evaluate). Hasil validasi media sebesar 88%, ahli materi 80%, ahli bahasa 84%, dan praktisi 80%. Pengujian para ahli di bidang media, materi, bahasa dan praktik menunjukan bahwa media pembelajaran tubokas (tutup botol bekas), layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil survei ketertarikan siswa pada uji coba terbatas adalah 84,5% dan hasil uji coba lapangan adalah 90,8%. Hasil angket ketertarikan siswa pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan menunjukan bahwa siswa tertarik terhadap media pembelajaran tubokas

STUDENT'S PERCEPTIONS OF PROJECT-BASED LEARNING IMPLEMENTATION IN LITERARY APPRECIATION CLASS

KHATERIN AGUSTIN PANUS
2024 · Thesis · Open Access

This study aims to determine students' perceptions about the implementation of project-based learning in literary appreciation classes. The research methodology utilized is a sequential explanatory mixed technique. This study involved 36 English department students in the academic year 2020-2021 who had taken literary appreciation courses at Borneo University Tarakan. This mixed research instrument utilizes quantitative data in the form of questionnaires as its primary source of information. It is complemented by qualitative data obtained through interviews and document analysis, which enhance the research's comprehensiveness. The results of the questionnaire in this study indicate that students perceive the application of projects in appreciation classes from three perspectives: 1) the perceiver, which includes attitude, motive, interest, and expectation (77.95%), 2) the situation, which includes social setting (77.43%), and 3) the target, which includes novelty, motion, and proximity (74.58%). Per the findings of this study's questionnaire, students perceive the use of projects in appreciation classes from three perspectives: 1) the perceiver, which includes attitude, motive, interest, and expectation (77.95%), 2) the situation, which includes social setting (77.43%), and 3) the target, which includes novelty, motion, and proximity (74.58%). In summary, students were pleased with implementing project-based learning (PjBL) in literature appreciation classes. However, some students struggle when working on collaborative assignments.

Analisis Kesulitan Membaca Siswa Kelas III-B di SDN 013 Tana Tidung

SRI HANDAYANI
2024 · Thesis · Open Access

Membaca merupakan hal yang utama dalam kegiatan proses belajar mengajar, karena semua proses belajar mengajar didasarkan pada kemampuan membaca. Didalam aktivitas membaca, terdapat kegiatan menangkap apa yang tersirat dari bahan yang tersurat dalam sebuah bacaan. Ketika siswa kesulitan membaca, mereka tertinggal oleh siswa lainnya Kesulitan membaca adalah suatu keadaan ketika siswa tidak mampu mengidentifikasi kata sehingga peserta didik mempunyai kemampuan membaca yang lemah berdasarkan rata-rata kemampuan membaca yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan membaca yang dialami oleh siswa kelas III-B SDN 013 Tana Tidung. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan datan yang dilakukan melalui tes kemampuan membaca dan wawancara siswa sebanyak 25 siswa kelas III-B yang sebagai calon subjek penelitian untuk mengikuti tes kemampuan membaca. Selanjutnya peneliti memilih 7 subjek dari hasil tes kemampuan membaca siswa yang peneliti lakukan yang termasuk dalam kategori perlu bimbingan. Lalu kemudian peneliti mengkonfiramsi kembali kepada subjek yang terpilih agar bersedia untuk melakukan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih adanya beberapa siswa yang mengalami kesulitan membaca. Berdasarkan hasil tes yang diikuti siswa tersebut dimana kesulitan membaca yang dialami siswa antara lain yaitu siswa belum mengenal huruf, siswa belum lancar dalam membaca, masih terbata-bata dalam mengeja, siswa sulit membedakan huruf yang bentuknya hampir mirip, siswa banyak melakukan kesalahan dengan menganti kata, mengulang kata, dan menghilangkan kata, karena kesulitan-kesulitan itulah sehingga siswa banyak melakukan kesalahan dalam membaca.

Fenomena Quarter Life Crisis Yang Terjadi Pada Mahasiswa Ekonomi Angkatan 2019 Di Universitas Borneo Tarakan

BINZAR LINDUAJIE
2024 · Thesis · Open Access

Quarter life crisis ditemukan terjadi pada mahasiswa Fakultas Ekonomi angkatan 2019 yang tengah menyelesaikan pendidikannya. Gejala yang paling banyak dirasakan adalah khawatir, cemas, dan takut yang sering terjadi. Krisis yang dihadapi oleh mahasiswa angkatan 2019 adalah berbagai macam kesulitan seperti menemukan suatu fenomena yang akan diangkat dalam sebuah penelitian, keterbatasan dana, komunikasi dengan dosen pembimbing, revisi yang terus menerus, tuntutan waktu dalam pendidikan, dan kekhawatiran akan karir setelah menyelesaikan pendidikan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui gambaran quarter life crisis yang terjadi pada mahasiswa Fakultas Ekonomi angkatan 2019. Metode deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini, dan yang menjadi informan adalah empat orang mahasiswa Fakultas Ekonomi Angkatan 2019. Dalam penelitian ini, data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, observasi tidak terstruktur, dan wawancara. Metode Miles dan Huberman digunakan dalam teknik analisis data, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dinyatakan bahwa mahasiswa angkatan 2019 Fakultas Ekonomi Universitas Borneo Tarakan mengalami fenomena quarter life crisis dengan diketahui adanya tekanan-tekanan yang berasal dari dalam diri dan luar diri individu, namun terdapat perbedaan pada setiap gambaran quarter life crisis di antara keempat subjek.

Evaluasi Dan Pemetaan Sebaran Hama Pada Tanaman Hortikultura Di Kota Tarakan Berbasis Sistem Informasi Geografis

CLARA SAMELEH
2024 · Thesis · Open Access

Tanaman hortikultura merupakan komponen penting dalam pembangunan pertanian. Tanaman hortikultura dibagi menjadi empat jenis yaitu tanaman buah, tanaman sayur, tanaman hias dan tanaman obat. Komoditas hortikultura merupakan salah satu penyedia gizi berupa serat, vitamin, protein dan lain-lain yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data penyebaran dan populasi hama pada tanaman hortikultura di Kota Tarakan serta membuat peta sebaran dari hama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hama pada tanaman hortikultura di Kota Tarakan tersebar tidak merata dan sangat dipengaruhi oleh faktor geografis seperti topografi, jenis tanah, kelembapan, curah hujan dan pasokan makanan. Daerah dengan kelembapan tinggi, tanah dengan drainase buruk, atau daerah dataran rendah cenderung memiliki tingkat infestasi hama yang lebih tinggi. Sehingan di kecamatan Tarakan Taimur, Tarakan Barat dan Tarakan Utara memiliki memiliki keanekaragaman yang berbeda. Penggunaan Sistem Informasi Geografis (SIG) terbukti efektif dalam memetakan sebaran hama di berbagai wilayah Tarakan. SIG membantu mengidentifikasi lokasi atau area rawan serangan hama sehingga tindakan pencegahan dan pengendalian dapat lebih terfokus. Data spasial yang di dapatkan seperti titik koordinat, jenis tanaman, jenis hama dan gejala serangan. Diaman data yang di dapatkan merupakan data hasil penelitian langsung di lapangan dan wawancara kepada petani.

KARAKTERISASI TINGKAT KEMATANGAN GAMBUT DI KABUPATEN TANA TIDUNG BERDASARKAN SIFAT KIMIA DAN FISIKA GAMBUT

HAIRUDDIN
2024 · Thesis · Open Access

Gambut merupakan akumulasi bahan organik yang terbentuk secara alami dari sisa-sisa tumbuhan dengan berbagai tingkat dekoposisi baik sempurna maupun tidak sempurna dengan ketebalan 50 cm atau lebih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik tingkat kematangan gambut di kabupaten tana tidung berdasarkan sifat kimia dan fisika gambut. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimen yang dilaksanakan dengan metode survei dengan fokus penelitian sifat kima dan fisika gambut pada lokus desa Tideng Pale Timur, desa Sebidai dan desa Limbu Sedulun Kecamatan Sesayap Kabupaten Tana Tidung. Parameter yang diamati adalah Karakteristik kimia dan fisika serta tingkat kematangan gambut dan dianalisis secara deskripsi menggunakan kriteria penilaian status kimia dan fisika gambut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 2 tingkat kematangan gambut di lokasi penelitian yaitu saprik dan hemik. Gambut dengan tingkat kematangan Saprik berada di lokasi desa Sebidai dan Gambut dengan tingkat kematangan Hemik berada lokasi desa Tideng Pale Timur dan Desa Limbu Sedulun. Pengelolaan tanah gambut memerlukan kombinasi strategi ameliorasi seperti penggunaan kapur dan pupuk organik serta pengaturan tata air untuk mendukung pertanian berkelanjutan, Hasil dari penelitian ini dapat menjadi acuan bagi petani dan mengambil kebijakan dalam memanfaatkan lahan gambut secara optimal tanpa merusak ekosistem.

Analisis Mutu Nugget Ayam Substitusi Mocaf dan Daun Kelor (Moringa oleifera) sebagai Alternatif Makanan Cepat Saji

RATNA AYU INDAH INKA ESTI
2024 · Thesis · Open Access

Nugget ayam substitusi mocaf dan daun kelor merupakan sebuah inovasi dalam pengolahan pangan yang mampu menambah kualitas mutu produk. Dalam rangka menyeimbangkan kebutuhan pangan cepat saji dengan memperoleh gizi yang baik yaitu dengan melakukan penambahan sumber zat gizi pada pangan berupa mocaf dan daun kelor. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh substitusi mocaf dan kelor terhadap mutu organoleptik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor dengan empat perlakuan dan enam ulangan yaitu P0 = 0% mocaf + 0% kelor, P1 = 25% mocaf + 5% kelor, P2 = 50% mocaf + 10% kelor, P3 = 75% mocaf + 15% kelor. Parameter pengamatan dalam penelitian ini terdiri dari kadar air, kadat protein, dan uji organoleptik. Berdasarkan hasil perhitungan kadar air dan kadar protein terbaik yaitu perlakuan P1 (25% mocaf + 5% kelor) dengan nilai kadar air 52,83% dan nilai kadar protein 21,46%. Mutu organoleptik yang paling unggul dalam penelitian ini yaitu P1 dengan warna kehijauan, rasa agak gurih, aroma agak langu dan tekstur agak lembut.

Analisis Pengaruh Variasi Diameter Nozzle terhadap Karakteristik Aliran Fluida pada turbin Pelton

APRIANUS DONI SUSANTO
2024 · Thesis · Open Access

Penelitian ini menggunakan percobaan eksperimental yang membahas pengaruh variasi diameter nozzle terhadap karakteristik aliran fluida pada turbin Pelton. Diameter nozzle merupakan salah satu parameter penting yang memengaruhi kecepatan, tekanan, dan efisiensi aliran fluida dalam sistem turbin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perubahan ukuran nozzle mempengaruhi kinerja turbin, khususnya pada kecepatan dan tekanan aliran dan efisiensi energi yang dihasilkan, serta dampak yang akan terjadi pada turbin pelton. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara diameter nozzle dengan karakteristik aliran fluida dan efisiensi, pada nozzle berdiameter 4 mm, kecepatan air mencapai 14,3 m/s, dengan tekanan sebesar 165474 Pa, namun efisiensi turbin hanya sebesar 2%. Diameter nozzle 6 mm menghasilkan kecepatan 7,43 m/s dan tekanan 96526,6 Pa, dengan efisiensi meningkat menjadi 5,2%. Sementara itu, nozzle 7 mm menunjukkan kecepatan 5,46 m/s dan tekanan 75842,3 Pa, dengan efisiensi tertinggi sebesar 9,5%. Hasil ini menunjukkan bahwa nozzle dengan diameter lebih besar mampu meningkatkan efisiensi turbin karena debit air yang lebih tinggi memungkinkan transfer energi yang lebih optimal ke sudu turbin. Meskipun nozzle kecil menghasilkan kecepatan dan tekanan yang lebih tinggi, efisiensinya lebih rendah karena dipengaruhi debit aliran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun nozzle kecil menghasilkan kecepatan dan tekanan yang lebih tinggi, efisiensi turbin lebih rendah dibandingkan nozzle berdiameter besar diameter nozzle 7 mm memberikan persentase efisiensi terbaik, yaitu 9,5%.

Analisis Pengaruh Variasi Beban Terhadap Kinerja Turbin Pelton

SELASIAH
2024 · Thesis · Open Access

Penelitian ini berfokus pada pengaruh variasi lampu sebagai beban terhadap kinerja Turbin Pelton yang meliputi daya, torsi, putaran generator dan putaran turbin, serta efisiensi yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan pengujian variasi beban menggunakan lampu LED daya 3 watt, 5 watt dan 7 watt. Hasil penelitian ini disajikan dalam bentuk grafik, kemudian dibandingkan sehingga akan terlihat pengaruh variasi beban kerja terhadap turbin pelton. Dari pengujian yang telah dilakukan dan mendapatkan hasil putaran turbin tertinggi sebesar 1917,1 rpm dicapai pada beban 7 watt, sementara putaran terendah sebesar 1156,9 rpm pada beban 3 watt. Sedangkan putaran generator menunjukkan putaran tertinggi 1858,8 rpm pada beban 7 watt dan terendah 122,2 rpm pada beban 3 watt. Daya listrik generator mencapai nilai tertinggi 0,314 watt pada beban 5 watt, sedangkan efisiensi tertinggi sebesar 10,29% juga dicapai pada beban 5 watt. Dengan demikian semakin besar beban kerja yang diberikan maka putaran yang dihasilkan semakin tinggi, tegangan semakin berkurang, dan daya yang dibutuhkan juga semakin besar. Kata Kunci: Daya Listrik, Efisiensi, PLTM, Turbin Pelton, Variasi Beban

Rancang Bangun Sistem Pembangkit Listrik Turbin Pelton Skala Laboratorium

ROMAN
2024 · Thesis · Open Access

Energi baru terbarukan merupakan energi yang ramah lingkungan karena memanfaatkan sumber energi rendah emisi seperti matahari, air, dan bayu. Energi baru terbarukan yang bersumber dari air dapat diubah menjadi energi listrik dengan menggunakan sistem pembangkit daya turbin air seperti turbin pelton. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun dan menguji sistem pembangkit daya listrik turbin pelton skala laboratorium. Metode yang digunakan adalah metode analitis untuk merancang sistem pembangkit daya dan metode eksperimen pengujian beban untuk mengetahui efisiensi dari sistem pembangkit daya tersebut. Sistem pembangkit daya turbin pelton yang telah dirancang bangun memiliki dimensi panjang rangka sekitar 1200 mm, lebar 800 mm, tinggi 900 mm, dan sudu dengan jumlah 18 buah. Poros turbin berdiameter sekitar 20 mm dengan panjang sekitar 700 mm, dan ukuran runner turbin sekitar 300 mm. Hasil pengujian turbin pelton dengan beban lampu 5 Watt menunjukkan besar tegangan konsumsi beban sekitar 14,77 Volt besar arus sekitar 0,02126 Ampere. Sementara putaran yang dihasilkan oleh turbin dan generator sekitar 1838,1 dan 1617,5 rpm, masing-masing. Efisiensi sistem peDmbangkit daya turbin pelton mencapai 10,29%.

PERBANDINGAN VARIASI STARTER MOL (mikroorganisme lokal) KULIT NANAS DAN LIMBAH IKAN SEBAGAI BIOAKTIVATOR DALAM PENGOMPOSAN

TRY NUR INDRIANTI
2024 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kualitas mikroorganisme lokal (mol) kulit nanas dan mikroorganisme lokal (mol) limbah ikan sebagai bioaktivator dalam menguraikan limbah organik sayuran serta mengetahui mikroorganisme lokal (mol) yang lebih efektif digunakan sebagai bioaktivator dalam mempercepat proses penguraian limbah organik sayuran. Jenis penelitian yang dilakukan adalah eksperimental dengan memberikan 4 perlakuan penambahan bioaktivator mol kulit nanas (P1), mol limbah ikan (P2), mol kulit nanas + mol limbah ikan (P4), serta menggunakan kontrol (P0) sebagai pengendali perlakuan. Analisis data yaitu Uji Prasyarat (Uji Normalitas dan Uji Homogenitas), Uji Hipotesis (Anova Satu Arah) dan Uji Lanjut (Duncan). Parameter yang diukur meliputi suhu, pH, tekstur, warna, dan bau. Berdasarkan hasil pengamatan, kompos dengan penambahan bioaktivator mol kulit nanas membutuhkan waktu 19-21 hari untuk matang, sedangkan kompos dengan bioaktivator mol limbah ikan memerlukan waktu 23-27 hari. Uji statistik menggunakan metode One Way Analiysis of Variance (ANOVA) dengan tingkat signifikansi α 0,05 menunjukkan adanya perubahan yang signifikan antara kedua jenis bioaktivator. Dari parameter yang dianalisis, kompos dengan penambahan mol kulit nanas menunjukkan hasil yang lebih efektif dibandingkan dengan kompos yang menggunakan mol limbah ikan.

KOMBINASI LIMBAH AIR CUCIAN BERAS DENGAN LIMBAH KULIT PISANG KEPOK DALAM PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN Ipomoea aquatica

DEA ANISA
2024 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan dari kombinasi limbah air cucian beras dengan limbah kulit pisang kepok dalam menghasilkan POC dan menentukan pengaruh takaran yang berbeda pada media POC terhadap pertumbuhan tanaman kangkung (Ipomoea aquatica). Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental berupa 4 perlakuan dari takaran limbah air cucian beras dengan limbah kulit pisang kepok yang berbeda dengan 3 kali pengulangan. Analisis data yaitu Uji Prasyarat (Uji Normalitas dan Uji Homogenitas), Uji Hipotesis (Anova Satu Arah) dan Uji Lanjut (Duncan). Selanjutnya dilakukan pengukuran suhu, pH, tekstur, warna, aroma, dan analisis unsur hara berupa C, N, P, K. Hasil penelitian menunjukkan takaran kombinasi yang efektif yaitu pada sampel P2 (POC) berupa limbah air cucian beras 500 ml + limbah kulit pisang kepok 1000 gr. Berdasarkan hasil penelitian pada takaran tersebut telah sesuai dengan standarisasi pembuatan pupuk organik cair. Hasil analisis data pada sampel P2 menunjukan pengaruh yang signifikan terhadap parameter pengamatan pada pertumbuhan Ipomoea aquatica.