MARGIANA DEWI YULIANI
2024 · Thesis · Open Access
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskrisikan karakter disiplin dan tanggung jawab pada siswa kelas 2-B SDN 027 Karungan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Fokus dalam penelitian ini adalah karakter disiplin dan tanggung jawab siswa kelas 2-B SDN 027 Karungan. Sumber data dalam penelitian ini berupa data primer dan data skunder dengan informan yaitu guru dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, adapun pada penelitian ini peneliti menggunakan observasi non partisipan, selanjutnnya teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, adapun teknik wawancara ini menggunakan wawancara semi struktur dan yang terakhir dokumentasi, adapun dokumentasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu dokumentasi resmi, serta menggunakan teknik analisis data kualitatif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter disiplin dan tanggung jawab pada siswa kelas 2-B sudah berjalan dengan baik, karakter disiplin dan tanggung jawab penting untuk diajarkan pada siswa sekolah dasar. Faktor penyebab kurangnya disiplin dan tanggung jawab pada siswa kelas 2-B SDN 027 Karungan dapat dipengaruhi oleh faktor internal, seperti adanya rasa malas dalam diri siswa itu sendiri. Adapun penyebab kurangnya disiplin dan tanggung jawab dipengaruhi oleh faktor eksternal, seperti dari keluarga dan lingkungan masyarakat.
NURSYAFIKA ADHA
2024 · Thesis · Open Access
This study aims to explore the challenges faced by sixth-grade students in applying the first principle of Pancasila, "Belief in the One and Only God," at SDN 010 Tanjung Palas Timur during the 2024/2025 academic year. The research is qualitative, employing a descriptive qualitative method. Data sources for this study were gathered from parents, sixth-grade teachers, and students at SDN 010 Tanjung Palas Timur. The researcher collected data through three main techniques. observation and interviews. The qualitative data analysis process included data reduction, presentation, and conclusion. Based on the findings, several challenges were identified among sixth-grade students in applying the values of the first principle of Pancasila, including reluctance to study and read the Quran at home, laziness in preparing school uniforms, consistent tardiness, shyness when speaking in front of the class, a tendency to form groups with academically strong students, and frequent conflicts with peers. These issues are attributed to internal factors such as poor study habits, lack of motivation, and low self-confidence. Additionally, students struggled to practice prayer at school due to external factors, primarily the lack of adequate facilities and infrastructure to support the learning process
CHERLLY TOMBI LAYUK
2024 · Thesis · Open Access
M. UMAR JAYA
2024 · Thesis · Open Access
Salah satu teknologi yang sudah teruji untuk meningkatkan tingkat produksi tambak, yaitu dengan pemberian probiotik dan fermentasi di tambak tradisional. Tujuan penelitian ini untuk membandingkan produktivitas tambak yang menggunakan probiotik dan yang tidak menggunakan probiotik pada tambak tradisional di Pulau Tibi. Jenis data yang dikumpulkan adalah data primer dan sekunder. Pengumpulan data primer dilakukan dengan metode survei dan wawancara secara langsung dengan petambak di Pulau Tibi. Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan, dimulai dari bulan Februari sampai April 2024 di tambak Pulau Tibi. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan hasil produksi udang windu dan manajemen pengolahan tanah tambak di Pulau Tibi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pengolahan tambak tradisional secara umum sama yang membedakan hanya penggunaan probiotik dan tanpa probiotik sehingga berpengaruh terhadap produksi tambak. Produksi udang windu tertinggi ada di tambak yang menggunakan probiotik rata-rata sebesar 383 kg, sedangkan rata-rata produksi terendah ada di tambak yang tidak menggunakan probiotik sebesar 276 kg. Dimana hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan probiotik dalam tambak tradisional memberikan dampak positif terhadap hasil produksi.
ROSARINA
2024 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Gadget memiliki fungsi yang baik untuk mendukung aktivitas sehari-hari sehingga mempermudah orang untuk memenuhi kebutuhannya terlebih mempermudah dalam berkomunikasi. Tetapi jika penggunaan gadget tidak dapat dikontrol dengan baik maka dapat berdampak negatif bagi anak usia prasekolah terlebih dalam aktivitas sosialnya yaitu interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan gadget dengan interaksi sosial anak usia pra sekolah di TK Negeri Pantai Amal. Jenis penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah 58 responden. Teknik purposive sampling yang jumlah sampel 37 responden. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan uji validitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa korelasi antara 2 variabel diperoleh analisa uji Spearman Rank di dapatkan ρ value= 0,001 α 0,05 bermakna ada hubungan penggunaan gadget dengan intraksi sosial pada anak usia pra sekolah di TK Negeri Pantai Amal. Dengan keeratan hubungan dapat dilihat dari r hitung =-0,384 yang dikategorikan cukup (0,26-0,599). Berdasarkan hasil penelitian ini membuktikan bahwa ada hubungan penggunaan gadget dengan intraksi sosial pada anak usia pra sekolah di TK Negeri Pantai Amal. Peneliti menyarankan untuk sebaiknya orang tua mampu membatasi penggunaan gadget anak. Penggunaan gadget pada anak harus diberi batasan sesuai usia anak, anak 3-5 tahun diberikan batasan durasi bermain gadget kurang dari 1 jam perhari. Orang tua juga harus mengawasi anak dalam menggunakan gadget dan konten yang anak lihat untuk meminimalisir sisi negatif penggunaan gadget yang dapat mempengaruhi interaksi sosial anak dengan lingkungannya.
HERLINA TANDI
2024 · Thesis · Open Access
Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan alami pertama bayi yang mengandung semua energi dan nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi di bulan pertama kehidupan. Menurut WHO sekitar 44% bayi yang berusia 0-6 bulan mendapatkan ASI eksklusif yang optimal, sedangkan target WHO di tahun 2025 sebesar 50%. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Tarakan pada tahun 2023 pencapaian sampai akhir Desember 2023 sekitar 64,60% ASI eksklusif. Target nasional bayi usia 0-6 bulan mendapatkan ASI eksklusif belum mencapai target 80%. Salah satu faktor yang mempengaruhi yaitu pekerjaan dan dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui hubungan pekerjaan dan dukungan keluarga terhadap pemberian ASI eksklusif usia 0-6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Pantai Amal Kota Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini ada ibu yang memiliki bayi usia 0-6 bulan dari bulan September 2023-Februari 2024 dengan jumlah 139 ibu menyusui. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 58 responden dengan teknik nonprobability menggunakan metode random sampling. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil uji chi square diperoleh nilai p-value pekerjaaan sebesar 0,0070,05 dan dukungan keluarga sebersar 0,0000,05, sehingga dapat di simpulkan ada hubungan pekerjaan dan dukungan keluarga terhadap pemberian ASI eksklusif usia 0-6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Pantai Amal Kota Tarakan.
NOVIASUKMA MARANTE
2024 · Thesis · Open Access
IRMA PAULINA
2024 · Thesis · Open Access
Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan peran guru sebagai pendidik (educator)dalam pembentukan karakter religius peserta didik kelas V B di SD Negeri 013 Kota Tarakan Kalimantan Utara.Fokus penelitian mencakup bagaimana peran guru sebagai pendidik (educator) berperan dalam mengajar, membimbing, dan memelihara nilai-nilai religius peserta didik, seperti ibadah, kejujuran, ketulusan, kedisiplinan, dan keteladanan.Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian guru kelas V B dan 2 Peserta didik kelas V B. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi yang dilakukan pada proses pembelajaran, wawancara guru kelas V B dan 2 peserta didik kelas V B, serta dokumentasi aturan kelas, budaya kelas, dan pada pelaksanaan observasi serta wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melakukan peran penting dalam tiga aspek utama. Pertama, dalam perannya sebagai pengajar, guru tidak hanya menyampaikan materi akademis tetapi juga menanamkan nilai-nilai religius, seperti cara berdoa yang benar, mencegah perilaku menyontek, dan menekankan penghormatan terhadap sesama. Guru juga menjadi teladan dalam hal berpakaian rapi dan bersih serta mendorong kedisiplinan dengan aturan kelas. Kedua, sebagai pembimbing, guru memberikan arahan langsung terkait praktik religius, pentingnya kejujuran, dan kedisiplinan. Guru juga mengajarkan peserta didik untuk menghargai sesama dalam interaksi sosial. Ketiga, guru berperan dalam memelihara perkembangan karakter religius peserta didik dengan memberi nasihat dan penguatan nilai-nilai religius secara konsisten. Guru membiasakan peserta didik untuk tidak menyontek dan menekankan pentingnya menghargai sesama. Meskipun peran guru efektif, penelitian ini juga menekankan perlunya dukungan dari keluarga, lingkungan masyarakat, dan motivasi internal peserta didik untuk mencapai perkembangan karakter religius yang optimal.
AYU ROSALINA
2024 · Thesis · Open Access
Pemantauan kualitas air sungai perlu dilakukan secara berkala untuk mengetahui kesesuaian ketersediaan air tersebut dari segi kualitas dengan peruntukannya. Salah satu cara menentukan status mutu air yaitu dengan cara menggunakan metode indeks pencemaran. Indeks pencemaran dapat digunakan untuk menilai tingkat pencemaran dan memberikan Gambaran mengenai seberapa tercemarnya suatu perairan sungai. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan status mutu air menggunakan metode indeks pencemaran di Sungai Bengawan. Penentuan status mutu mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 27 Tahun 2021 tentang indeks kualitas lingkungan hidup dan hasil pengukuran kualitas air dibandingkan dengan Baku Mutu sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 pada Lampiran VI tentang baku mutu air sungai dan sejenisnya, serta penentuan kelas air mengacu pada Peraturan Walikota Tarakan Nomor 04 Tahun 2010 tercantum pada Lampiran II. Pengambilan sampel dilakukan pada saat air surut sebanyak 5 stasiun dan 15 titik. Parameter yang digunakan yaitu fisika dan kimia seperti TSS, pH, DO, BOD, COD, Nitrat dan Fosfat. Hasil pengukuran TSS yaitu 15-50 mg/L, pH yaitu 5,98-6,34, DO yaitu 4,8-7,2 mg/L, BOD yaitu 0,3-6,4 mg/L, COD yaitu 16-64 mg/L, Nitrat yaitu 0,35-1,18 mg/L dan Posfat yaitu 0,10-0,20 mg/L. Hasil indeks pencemaran menunjukkan Sungai Bengawan masuk ke dalam kategori cemar ringan sedangkan indeks kualitas air menujukkan Sungai Bengawan masuk ke dalam katagori cemar sedang.
DARWENKHI FERDINANDY
2024 · Thesis · Open Access
Latar Belakang kebutuhan sarapan merupakan hal yang wajib kita perhatikan untuk menunjang pendidikan anak khususnya anak di sekolah dasar. Oleh karena itu, kebiasaan pola makan pagi harus di pertimbangkan bagi anak di sekolah dasar. Maka, sebaiknya anak-anak tidak melewatkan sarapan karena hal ini dapat membuat mereka kekurangan energi dan sulit untuk memusatkan perhatian di sekolah. Hal ini jelas tidak mendukung dalam meningkatkan konsentrasi belajar mereka. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui Hubungan Sarapan Pagi Terhadap Konsentrasi Belajar Siswa SD Negeri 016 Tana Tidung. Metode penelitian ini kuantitatif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengambilan sampel total sampling sebanyak 24 responden di SD Negeri 016 Tana Tidung. Data penelitian dialaisis menggunakan analisis statiska dengan melalui tahapan uji validitas, uji normalitas dan dilanjutkan dengan uji spearman’rho. Hasil penelitian menujukan Sig. 0,000 maka dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha di terima, ada hubungan antara sarapan pagi dengan konsentrasi belajar siswa SD Negeri 016 Tana Tidung. Dari hasil penelitian terdapat hubungan yang signifikan antara sarapan pagi terhadap konsentrasi belajar siswa dengan nilai kekuatan hubungan 0,713 tingkat kekuatan korelasi hubungan kuat dan arah hubungan yang positif. Anak yang sering sarapan pagi konsentrasi belajarnya baik, namun anak yang jarang sarapan memiliki konsentrasi buruk.
JUANITA ELVIANTI
2024 · Thesis · Open Access
Jalan K.H. Dewantara Kota Tarakan termasuk dalam kelas jalan lokal dengan tipe 2/2 TT yang terletak di daerah pusat perbelanjaan perkotaan dan sekolah yang menyebabkan volume lalu lintas semakin besar sehingga mengakibatkan kinerja ruas jalan menjadi berkurang, hal ini disebabkan karena kepadatan lalu lintas yang terjadi khususnya disepanjang area sekolah. Dalam penelitian ini, dianalisa hubungan antara ketiga komponen utama arus lalu lintas yakni volume (V), kecepatan (S) dan kepadatan (D) dalam tiga metode yaitu Model Greenshield, Model Greenberg dan Model Underwood. Dari hasil penelitian dan analisa didapatkan kinerja pada ruas Jalan K.H. Dewantara adalah dengan volume lalu lintas tertinggi sebesar 897.9 smp/jam yang terjadi pada hari Rabu pukul 07:00 – 08:00 WITA, kecepatan lalu lintas terendah sebesar 23.45 km/jam yang terjadi pada hari Rabu pukul 13:00 – 14:00 WITA, kepadatan lalu lintas tertinggi sebesar 33.87 smp/km terjadi pada hari Senin pukul 16:00 – 17:00 WITA, derajat kejenuhan lalu lintas tertinggi sebesar 0.339 yang terjadi pada hari Rabu pukul 07:00 – 08:00 WITA. Berdasarkan hasil penelitian dan perhitungan didapatkan hari dengan volume puncah yaitu hari Rabu dan model yang paling sesuai untuk ruas Jalan K.H. Dewantara adalah Model Greenshield dengan R2 = 0.4433, dan dengan persamaan S = 30.4323 – 0.1530 D, V = 30.4323 D – 0.1530 D2, V = 198.775 S – 6.5317 S2.
MARIYOGA SAPUTRA
2024 · Thesis · Open Access
Saat ini, stunting merupakan salah satu tantangan gizi terbesar dunia, terutama di negara berkembang. Stunting disebabkan oleh kekurangan gizi kronis pada anak, yang disebabkan oleh kurangnya asupan makanan dalam jangka waktu yang lama. Tujuan penelitian ini untuk membuktikan adanya hubungan pernikahan usia dini ibu dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Mansalong Kecamatan Lumbis, metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif non experiment dengan metode survei analitik dan pendekatan case control yang dimana sampel balita stunting sebanyak 57 responden dan sampel balita tidak stunting juga berjumlah 57 responden. Variabel penelitian ini terdiri dari variabel indenpenden yaitu pernikahan dini ibu dan variabel dependen adalah stunting. Berdasarkan hasil uji korelasi menggunakan uji Chi–square didapatkan hasil tidak signifikan dengan p-value sebesar 0.430, oleh karena itu dapat ditarik kesimpulan bahwa Ho diterima yang artinya tidak ada hubungan antara pernikahan dini ibu dengan kejadian stunting pada balita
SALMAYANTI
2024 · Thesis · Open Access
Indonesia sebagai negara kepulauan yang letaknya sangat strategis dalam perdagangan dunia menjadikan Indonesia memiliki permasalahan-permasalahan diantaranya pencemaran lingkungan laut. Permasalahan tersebut seperti minyak dari kapal, bahan bakar, minyak dari kamar mesin atau minyak muatan yang mencemarkan lingkungan laut. Pencemaran lingkungan laut merupakan isu lingkungan global yang berdampak signifikan di wilayah perairan Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara normatif permasalahan penegakan hukum pencemaran lingkungan laut berdasarkan Putusan Nomor:234/Pid.Sus/2021/PN Btm. Penelitian ini memaparkan bagaimana sistem hukum Indonesia mengatur pencemaran lingkungan laut dan hukum internasional apakah sudah sesuai dengan aturan yang berlaku dan menilai efektivitas penegakan hukum dalam kasus ini. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis normatif terhadap putusan pengadilan, tinjauan terhadap perundang-undangan terkait, serta kajian terhadap doktrin dan literatur hukum yang berkaitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat peraturan hukum yang jelas mengenai pencemaran lingkungan laut, penerapan dan penegakan hukum dalam kasus ini menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini menyarankan perlunya sistem penegakan hukum lingkungan laut untuk memastikan perlindungan yang lebih efektif terhadap kelestarian lingkungan laut di Indonesia.
JOKO PURNOMO
2024 · Thesis · Open Access
ADE SURAYA
2024 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk gaya bahasa kiasan yang terdiri dari persamaan atau simile, metafora, alegori, personifikasi, alusi, eponim, epitet, sinekdoke, metonimia, antonomasia, hipalase, ironi, sinisme, sarkasme, satire, inuendo, antifrasis, dan paronamasia. Jenis penelitian pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan peneliti yaitu: mengidentifikasi data, mengklasifikasi data, menganalisis data membuat kesimpulan. Data dan sumber data pada penelitian ini adalah tuturan yang diucapkan Anies Baswedan pada acara Kick Andy Double Check – Dosa dosa Anies Baswedan dan Kick Kontroversi – AMIN Makin Yakin, data diperoleh melalui kanal youtube Metro Tv. Hasil penelitian yang ditemukan dalam penelitian ini berjumlah 11 gaya bahasa kiasan dari 18 jenis gaya bahasa kiasan dengan jumlah data yang ditemukan yaitu 24 data yang terdiri dari 3 persamaan atau simile, 1 metafora, 4 alegori, 1 personifikasi, 1 alusi, 1 epitet, 2 antonomasia, 2 ironi, 3 sinisme, 3 satire dan 3 inuendo. Jadi gaya bahasa yang paling dominan digunakan dalam penelitian ini adalah gaya bahasa kiasan alegori karena ditemukan terdapat sebanyak 4 data yang menunjukkan penggunaan majas alegori.
AYUNITA
2024 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana kesulitan dan faktor penyebab kesulitan belajar siswa kelas VII-2 SMP Negeri Tarakan dalam menyelesaikan soal aljabar, menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian ini berjumlah tiga orang siswa yang dipilih berdasarkan rekomendasi guru. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan analisis dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesulitan siswa dalam menyelesaikan aljabar terdiri dari kesulitan prinsip dan kesulitan konsep. Kesulitan konsep dalam penelitian ini yaitu siswa tidak dapat menentukan variabel dan koefisien, siswa memahami bahwa variabel merupakan angka sedangkan koefisien merupakan huruf, siswa memahami bahwa tanda kurang bukan merupakan negatif, sedangkan jika ada notasi negatif sudah menjadi satu kesatuan dengan koefisien dan variabel. Kesulitan prinsip yaitu, siswa mengoperasikan pengurangan tanpa memperhatikan notasi negatif dan notasi positif, yang dimana notasi tersebut harus dihilangkan dengan cara mengalikan notasi negatif dengan negatif, atau notasi positif dengan negatif. Selain itu, siswa mengoperasikan perkalian dengan mengalikan antara variabel dengan variabel, kemudian konstanta dengan konstanta tanpa menerapkan sifat distributif ke dalam operasi hitung perkalian, serta siswa tidak memahami perkalian pangkat pada dua variabel atau lebih. Faktor penyebab kesulitan belajar siswa terdiri dari faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi faktor fisiologis ditandai dengan kondisi kesehatan yang kurang sehat seperti pusing atau sakit kepala. faktor psikologis terdiri faktor minat yaitu siswa cenderung merasa malas, bosan, tidak memperhatikan pelajaran. Faktor sikap yaitu siswa kurang aktif dalam pembelajaran, tidak memperhatikan guru, malas mencatat, dan tidak fokus terhadap pembelajaran. Faktor motivasi yaitu malas mengerjakan tugas, bosan dan memilih kegiatan aktivitas lain seperti bermain dan bercerita sama teman. Sedangkan faktor eksternal terdiri dari fakor keluarga, faktor sekolah dan faktor teman sebaya. Pada faktor keluarga yaitu suasana rumah yang kurang mendukung, pada faktor sekolah yaitu faktor guru dan sarana dan prasarana kurang lengkap serta faktor terakhir yaitu teman sebaya.
KHALID SUNNY
2024 · Thesis · Open Access
Penelitian ini berfokus pada PT FAP AGRI, Tbk, di mana penurunan motivasi kerja di kalangan Supervisor telah teridentifikasi, berpotensi mempengaruhi keputusan mereka untuk berhenti bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor intrinsik dan ekstrinsik yang mempengaruhi motivasi kerja dan strategi peningkatan motivasi kerja supervisor (Mandor Tanaman) di PT. FAP AGRI, Tbk Kalimantan Utara. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive. Waktu penelitian mulai dilaksanakan pada bulan Oktober tahun 2023 sampai dengan bulan Maret tahun 2024. Data dikumpulkan melalui metode sensus terhadap 109 supervisor lulusan training center (TC) yang masih bekerja di PT. FAP AGRI, Tbk. Pengumpulan data pengaruh faktor intrinsik dan ekstrinsik terhadap motivasi kerja dilakukan menggunakan kuesioner dengan Skala Likert dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modelling – Partial Least Square (SEM–PLS), sedangkan untuk strategi peningkatan motivasi kerja supervisor menggunakan analisis SWOT dan selanjutnya akan dianalisis dengan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) untuk menetapkan strategi alternatif yang diprioritaskan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor intrinsik yang berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja meliputi persepsi diri, harga diri, harapan pribadi dan kebutuhan pribadi. Faktor ekstrinsik yang berpengaruh meliputi jenis dan sifat pekerjaan, kelompok kerja, lingkungan kerja serta gaji. Analisis menunjukkan bahwa faktor ekstrinsik memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan faktor intrinsik terhadap motivasi kerja supervisor. Berdasarkan Matrik IFAS dan EFAS maka peningkatan motivasi kerja Supervisor (Mandor Tanaman) berada pada tahap tumbuh dan membangun (grow and build), sehingga strategi yang tepat untuk digunakan adalah strategi yang intensif (penetrasi pasar dan pengembangan produk) atau strategi integratif (integrasi ke depan). Berdasarkan hasil analisis QSPM maka didapat urutan prioritas strategi peningkatan motivasi kerja Supervisor (Mandor Tanaman) PT FAP AGRI, Tbk 1. Pengembangan Program Penghargaan dan Insentif, 2. Peningkatan Komunikasi dan Manajemen Beban Kerja, 3. Peningkatan Pengawasan dan Penilaian, 4. Optimalisasi Program Pengembangan Karir dan Pelatihan, 5. Pemanfaatan Teknologi, 6. Kolaborasi dengan Lembaga Pendidikan dan 7. Pemanfaatan Dukungan Pemerintah.
ARNITA
2024 · Thesis · Open Access
Rendahnya hasil belajar dapat disebabkan oleh rendahnya partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hasil belajar dengan penerapan model Problem Based Learning mata pelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek yang terdiri atas 26 siswa. Penelitian ini berlangsung dalam II Siklus dengan tahapan-tahapan setiap siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi aktivitas guru, aktivitas siswa dan tes hasil belajar siswa. Proses pembelajaran dengan model Problem Based Learning dimana siswa mengerjakan LKPD dengan melakukan diskusi kelompok untuk mengidentifikasi suatu masalah untuk menemukan jawaban, kemudian siswa mempresentasikannya. Hasil penelitian dari lembar observasi guru pada siklus I dengan rata-rata 4,05 atau 81%, kemudian pada siklus II mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 4,6 atau 92%. Pada siklus I nilai rata-rata aktivitas siswa adalah 66,57% terlihat bahwa masih banyak kekurangan, pada siklus II mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 75,68%. Berdasarkan hasil belajar siswa, pada siklus I memperoleh 53,84%, kemudian mengalami peningkatan pada siklus II diperoleh 80,76%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika kelas III A SD Negeri 031 Tarakan.
FITRIA ROSALINDA
2024 · Thesis · Open Access
Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui perbandingan strategi pemasaran sayuran sistem hidroponik dan sayuran sistem konvensional di kota Tarakan. Metode penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Snowball Sampling Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 20 orang yang terdiri dari 10 petani hidroponik dan 10 petani konvensional. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu terdiri dari data primer dan data sekunder. Analisis data yang diganakan yaitu analisis kualitatif deskriptif dan komparatif. Hasil penelitian 1. Strategi Pemasaran Sayuran Hidroponik: Para pelaku usaha sayuran hidroponik menerapkan strategi pemasaran yang inovatif dan adaptif. Mereka menetapkan harga jual kompetitif, menggunakan berbagai saluran pemasaran seperti pelanggan tetap, warung sayur, restoran, dan supermarket lokal. Promosi dilakukan melalui media sosial dan kemasan khusus untuk menjaga kesegaran dan menarik pelanggan. 2. Strategi Pemasaran Sayuran Konvensional: Pelaku usaha sayuran konvensional menggunakan strategi pemasaran yang lebih tradisional. Harga jual ditentukan berdasarkan ketersediaan dan permintaan pasar serta kondisi cuaca. Distribusi dilakukan melalui pasar tradisional dan penjualan langsung dari rumah. Promosi mengandalkan hubungan personal dan penyebaran informasi dari mulut ke mulut, dengan pengemasan yang sederhana. 3. Perbandingan Strategi Pemasaran: Sayuran hidroponik cenderung lebih inovatif dalam penetapan harga, memanfaatkan berbagai saluran pemasaran, dan promosi melalui media sosial, sementara sayuran konvensional mengandalkan pendekatan tradisional dengan harga fluktuatif dan pemasaran langsung. Kendala pemasaran juga berbeda, dengan hidroponik lebih fokus pada kendala produksi dan konvensional pada kondisi pasar dan cuaca.
SUTRA
2024 · Thesis · Open Access
Jaringan komunikasi adalah sistem yang terdiri dari berbagai elemen dan komponen yang bekerja bersama untuk memungkinkan proses pertukaran informasi antara pengirim dan penerima. Proses ini melibatkan beberapa tahap, dimulai dari pengkodean pesan oleh pengirim, transmisi melalui media tertentu, hingga dekode pesan oleh penerima. Penelitian ini berjutuan 1.) Menganalisis saluran pemasaran rumput laut rumput laut di Desa Balansiku Kecamatan Sebatik. 2.) Memetakan jaringan komunikasi pemasaran rumput laut di Desa Balansiku Kecamatan Sebatik. Penelitian di ini dilaksanakan di Desa Balansiku Kecamatan Sebatik sejak Maret - Agustus 2024. Teknik pengumpulan sampel penelitian ini adalah teknik sensus. Metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu Metode Sensus. Dalam hal ini penulis menentukan sampel sebanyak 32 petani rumput laut di Desa Balansiku. Hasil penelitian di analisis dengan menggunakan Alat analisis menggunakan menggunakan Analisis Jaringan Sosial (Social Network Analysis). Di ketahui terdapat 3 petani (node) yang menjadi sentra informasi pemasaran. Ketiga pelaku tersebut A1, A21, dan A31,. Ketiga petani tersebut merupakan aktor yg paling sering dihubungi oleh petani lain untuk mendapatkan informasi pemasaran. Hal tersebut di tujukan oleh arah link yg mengarah kedalam atau menujuu petani (node) tersebut. Terdapat pula tiga petani yang paling sering menghubungi petani lain. Ketiga petani tersebut yaitu A26, A7, dan A15.