Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

9.639 item publik

Publikasi

Halaman 183 dari 482

HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN NYERI DISMENOREA PRIMER PADA MAHASISWI DI UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

ROSMINI
2024 · Thesis · Open Access

Dismenorea merupakan nyeri perut saat menstruasi dan merupakan masalah ginekologi yang paling sering dikeluhkan oleh wanita, menstruasi yang terjadi sebelum dan selama siklus menstruasi pada wanita dan nyeri haid adalah salah satu penyakit ginekologi yang paling umum. Kejadian dismenorea dapat terjadi dan berhubungan dengan beberapa faktor salah satunya adalah aktivitas fisik. Aktivitas fisik mengoptimalkan pelepasan hormon endorfin yang menjadi analgetik non spesifik pada dismenorea, selain itu, aktivitas fisik juga mungkin diperlukan untuk mengurangi sekresi hormon prostaglandin, kurangnya aktivitas fisik menjadi salah satu faktor penyebab gangguan pada menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan nyeri dismenorea pada Mahasiswi di Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswi di Universitas Borneo Tarakan sebanyak 89 mahasiswi. Pengambilan data menggunakan kusioner Numerical Rating Scale (NRS) dan kuesioner International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) pengukuran aktivitas fisik, dan analisa data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian bahwa dari 89 responden sebagian besar responden memiliki aktivitas fisik Sedang mayoritas mengalami nyeri dismenorea ringan sebanyak 33,7% (30 responden ), aktivitas fisik ringan mayoritas mengalami nyeri dismenorea sedang 12,3% (11 responden), aktivitas fisik berat mayoritas mengalami nyeri dismenorea ringan 8,9% (8 responden). Hasil uji chi square p value 0,070 (p>0,05). Tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan nyeri dismenorea primer pada Mahasiswi di Universitas Borneo Tarakan.

Pengaruh Hypnobreastfeeding Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Menyusui Di wilayah Puskemas Karang Rejo

NIKEN RAHMAWATI
2024 · Thesis · Open Access

Pemberian air susu ibu pada bayi merupakan metode pemberian makanan yang terbaik, Target Sustainable Development Goals (SDGs) pada 2030, ialah mengakhiri kematian bayi yang dapat dicegah oleh seluruh negara agar menurunkan Angka Kematian Bayi (AKB) setidaknya hingga 12 per 1.000 kelahiran hidup dengan pemberian ASI secara eksklusif, namun cakupan ASI Ekslusif di Kalimantan utara mengalami penurunan hal ini disebabkan oleh banyak faktor salah satunya kurangnya produksi ASI pada ibu menyusui, adapun cara untuk meningkatkan produksi ASI yaitu dengan terapi tambahan yaitu Hypnobreastfeeding. Hypnobreastfeeding merupakan teknik relaksasi yang membantu kelancaran proses menyusui secara holistik yang memperhatikan Mind, Body and Soul ibu menyusui. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan pengaruh hypnobreastfeeding terhadap produksi ASI pada ibu menyusui di Puskesmas Karang Rejo. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. dengan desain eksperimen sederhana Posttest Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas karang Rejo, jumlah sampel yaitu 24 ibu menyusui yang sudah sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi, analisis data yang dilakukan menggunakan uji Independent sample t-test. Hasil uji Independent t-test menunjukkan bahwa ada perbedaan produksi ASI antara ibu menyusui yang diberikan intervensi hypnobreastfeeding dengan ibu menyusui yang diberikan KIE manajemen laktasi, hal ini ditunjukkan dari perbedaan rata-rata produksi ASI pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pada ibu menyusui yang diberikan hypnobreastfeeding menunjukkan rata-rata produksi ASI yaitu 119.1667, sedangkan pada kelompok kontrol yang diberikan KIE manajemen laktasi menunjukkan rata-rata produksi ASI yaitu 82.5000. selain itu hasil dari p value 0,000 (p 0,05) yang berarti ada pengaruh yang signifikan antara pemberian terhadap produksi ASI pada ibu menyusui di puskesmas Karang Rejo.

EFEKTIVITAS PIJAT OKSITOSIN OLEH SUAMI TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI DI PUSKESMAS PANTAI AMAL

EFROSINA TESALONICA PUTRI BURI
2024 · Thesis · Open Access

ASI adalah cairan dan nutrisi alamiah terbaik yang sangat penting bagi bayi karena ASI mengandung kebutuhan energi dan zat untuk tumbuh kembang sesuai dengan kebutuhan bayi. Ada beberapa faktor yang menghambat produksi ASI yaitu faktor isapan bayi, faktor perawatan payudara, pola istirahat, dan faktor psikologis ibu, yang menyebabkan sedikitnya ASI yang keluar dan bahkan tidak jarang juga ibu mengeluh ASI tidak keluar sama sekali. Keberhasilan seorang ibu dalam menyusui tergantung pada dukungan dari keluarga terutama suami yang memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan proses menyusui. Dukungan suami dapat melancarkan kualitas produksi ASI karena kedekatan emosi antara ibu dan suami yang mendukung akan berdampak positif. Selain itu, suami juga berperan dalam melakukan pijat oksitosin pada ibu untuk meningkatkan produksi ASI. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui efektifitas pijat oksitosin oleh suami terhadap peningkatan produksi ASI. Jenis penelitian ini menggunakan Pre-Eksperimen dengan rancangan One Group Pretest-Posttest.Populasi dalam penelitian ini adala seluruh ibu menyusui usia 0-6 bulan pada bulan Agustus 2023 – Januari 2024 berjumlah 157 ibu menyusui. Sampel dalam penelitian ini 15 responden dengan teknik probability sampling menggunakan metode purposive sampling. Pijat oksitosin oleh suami dilakukan 2 kali sehari pada pagi dan sore hari selama 7 hari dengan menggunakan alat ukur kuesioner kelancaran ASI. Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan wilcoxon. Hasil penelitian uji hipotesis nilai p-value = 0,011 yang berarti adanya efektivitas pijat oksitosin oleh suami terhadap peningkatan produksi ASI sebelum dan setelah perlakuan intervensi.

Peran Jenis Pohon Buah Dalam Mendukung Keberadaan Semut Rangrang (Oechopylla smaragdina) di Pulau Tarakan

MARIO RIVALDO
2024 · Thesis · Open Access

Jenis pohon buah apa yang memiliki tingkat asosiasi tertinggi dalam menjadi habitat semut rangrang secara alami dan bagaimana karakteristik pohon buah dalam mendukung penyebaran habitat sarang semut rangrang di Pulau Tarakan. Untuk mengidentifikasi peran jenis pohon yang menjadi habitat sarang semut rangrang dan untuk mengetahui karakteristik pohon buah dalam mendukung penyebaran habitat semut rangrang Oecophylla smaragdina di Pulau Tarakan. Penentuan Lokasi Penelitian dilakukan berdasarkan survei, observasi dan sampling pada wilayah perkebunan Tarakan Utara, Tarakan Barat dan Tarakan Timur. Dan kemudian data yang didapatkan dari hasil pengamatan keberadaan semut rangrang di analisis dengan analisis Korelasi Spearman’s rho dan analisis deskriptif yaitu menggambarkan hasil dari masing-masing parameter pengamatan. Pohon mangga dan rambutan didapatkan tingkat kelembaban yang relatif lebih rendah 56-57 %RH, suhu 36-38°C dan intensitas cahya 372,8 Ft''cd-394,7 Ft''cd dimana parameter ini disukai koloni semut rangrang dalam beraktivitas serta faktor pendukung seperti pembungaan yang memiliki nektar lebih banyak dan lebih manis daripada pohon durian, lai, jeruk kasturi dan terap. Pohon mangga dan rambutan mampu memproduksi nektar yang merupakan sumber makanan bagi rangrang selain itu nektar tersebut juga mampu mengundang keberadaan hama, pada suhu 36-37°C kelembaban 56-57%RH dan intensitas cahya 372,8 Ft''cd-394,7 Ft''cd. disukai untuk berkativitas secara aktif dan mampu membangun koloni pada agroklimatologi tersebut. Berdasarkan penelitian ini semut rangrang menyukai daun yang memiliki karakteristik daun yang lentur, lebar ataupun kecil-kecil namun rimbun.

PENGARUH PENAMBAHAN ABU SEKAN PADI TERHADAP SEMEN PADA PEMBUATAN BATA BETON PEJAL (STUDI KASUS = 0%,3,5%,4%DAN 4,5%)

ANDRE SEPTIAN CAHYONO
2024 · Thesis · Open Access

Abu sekam padi merupakan limbah yang diperoleh dari hasil pembakaran sekam padi. Abu sekam padi mengandung senyawa karbon dan silika yang berpengaruh terhadap kekuatan beton, hasil pembakaran senyawa sekam padi yang alami mengandung senyawa karbon aktif memiliki struktur amorf dan ruang pori yang berukuran sangat kecil dan dapat berbentuk seperti celah panjang yang dapat mengikat kapur bebas pada saat proses hidrasi semen. Perbandingan campuran yang digunakan ialah 1 semen : 6 pasir dengan penambahan variasi BPP yaitu 0%; 3,5%; 4%; dan 4,5% terhadap berat semen. Hasil penelitian ini memperoleh nilai rata-rata kuat tekan pada variasi BBP 0% sebesar 70,31 kg/cm2 klasifikasi mutu II, Variasi BBP 3,5% sebesar 51,92 kg/cm2 klasifikasi mutu III, Variasi BBP 4,0% sebesar 50,39 kg/cm2 klasifikasi mutu III, Variasi BBP 4,5% sebesar 45,04 kg/cm2 klasifikasi mutu III. Variasi BBP yang optimum digunakan diantara 3,5%; 4%; dan 4,5% pada pembuatan bata beton pejal yaitu variasi BBP 3,5% dengan nilai kuat tekan sebesar 51,92 kg/cm².

PENEGAKAN HUKUM TERHADAP WARGA NEGARA ASING YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA PERIKANAN DI WILAYAH PENGELOLAAN PERIKANAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

DICKY WAHYUDI
2024 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Tindak Pidana Perikanan dengan bahan peledak, yang merupakan isu yang ditangani pemerintah Indonesia, adalah taktik digunakan oleh nelayan adat untuk menangkap ikan khas tersebut ditemukan di terumbu karang. Mengenai hal ini Indonesia telah membuat kebijakan hukum mengenai kegiatan-kegiatan ilegal kelautan yang rawan mengancam biota laut dan ekosistem bawah laut. Tindak Pidana Perikanan dengan bom digunakan oleh pelaku kejahatan untuk mencapai tujuan tertentu, dengan metode atau modus kejahatan terencana yang merugikan potensi sumber daya ikan di wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia, Tindak Pidana Perikanan dengan bom digunakan oleh pelaku kejahatan untuk mencapai tujuan tertentu, dengan metode atau modus kejahatan terencana yang merugikan potensi sumber daya ikan di wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia, merupakan tindakan yang melanggar hukum di Indonesia dan oleh karena itu dianggap sebagai Tindak Pidana Perikanan Penggunaan bom dan bahan peledak dalam penangkapan ikan diatur dalam Undang-Undang Perikanan merupakan tindakan yang melanggar hukum di Indonesia dan oleh karena itu dianggap sebagai Tindak Pidana Perikanan Penggunaan bom dan bahan peledak dalam penangkapan ikan diatur dalam Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan. Penelitian ini mengunakan metode penelitian Normatif yaitu penelitian hukum untuk menemukan aturan hukum, prinsip-prinsip hukum, maupun doktrin-doktrin hukum guna menjawab isu hukum yang dihadapi. Hasil penelitian menunjukan dalam pengaturan Tindak Pidana Perikanan oleh Warga Negara Asing di Zona Ekonomi Eksklusif diatur didalam UNCLOS 1982 termasuk didalamnya Zona Ekonomi Eksklusif dan Landas Kontinen. Rezim Hukum Internasional tentang zona ekonomi ekslusif telah dikembangkan oleh peraturan internasional melalui konperensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang hukum laut ketiga dan praktek negara (state practice) dimaksudkan untuk melindungi kepentingan negara pantai dari bahaya dihabiskannya sumber daya alam hayati di dekat pantainya oleh kegiatan-kegiatan perikanan berdasarkan rezim laut lepas, serta analisis putusan pengadilan Negeri Kota 286/Pid.Sus/2023 PN Tarakan hasil yang didapatkan pada putusan menunjukan bahwa pentingnya putusan ini sebagai bentuk penegakan hukum yang tegas dalam kasus-kasus tindak pidana perikanan dalam perlindungan lingkungan dan kedaulatan indonesia.

Pengaruh Berbagai Pembungkus Cangkok Terhadap Keberhasilan Pencangkokan Mangga Madu (Mangifera indica L)

PARLAN ANTONIUS
2024 · Thesis · Open Access

Mangga merupakan salah satu komoditas hortikultura yang berperan sebagai sumber vitamin dan mineral, serta mendukung perkembangan industri dan ekspor. Cangkok (layerage) merupakan salah satu jenis pembiakan tanaman secara vegetatif yang bertujuan untuk memperbanyak bibit. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui media pembungkus yang lebih berpengaruh terhadap pencangkokan mangga dan untuk mengetahui bagaimana pengaruh media pembungkus terhadap pencangkokan mangga madu. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) 1 faktor yaitu pembungkus cangkok yang terdiri dari 3 perlakuan yaitu P1 = Sabut Kelapa, P2 = Plastik Bening, P3 = Plastik polybag. Parameter pengamatan dalam penelitian ini terdiri dari panjang akar, jumlah akar, dan persentase keberhasilan cangkok. Hasil dari penelitian ini menunjukkan pada bulan kedua, pembungkus cangkok yang lebih berpengaruh dalam proses pencangkokan mangga madu ialah pembungkus polybag yang ditandai dengan tingginya nilai panjang akar pada bulan ke-2 yaitu 12,06 cm lalu diikuti dengan pembungkus plastik bening 11,6 cm dan nilai terendah pada sabut kelapa dengan nilai 9,53 cm. Dan tingginya nilai jumlah akar pada bulan ke-2 pada plastik polybag yaitu 41,88. lalu diikuti dengan sabut kelapa 32,55 dan nilai terendah pada pembungkus plastik bening yaitu 30,11.

PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS MEDIA KARTU KATA BERGAMBAR PADA MATERI SUKU KATA KELAS 1-C SDN 006 TARAKAN

NORMIA SARIE
2024 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) berbasis media kartu kata bergambar pada materi suku kata untuk siswa kelas 1-C SDN 006 Tarakan. Berdasarkan observasi awal, ditemukan bahwa siswa mengalami kejenuhan dalam proses pembelajaran, dan banyak di antara mereka yang belum mengenal huruf serta tidak lancar membaca. Hal ini disebabkan oleh kurangnya variasi dalam media pembelajaran yang digunakan. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE, yang terdiri dari lima tahap: Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan memiliki kelayakan yang baik berdasarkan validasi dari ahli media, ahli materi, dan praktisi pendidikan. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli bahasa sebesar 88%, ahli media 82%,ahli materi 82%,ahli praktisi 86% Selain itu,dari uji coba terbatas 95% serta uji coba lapangan 100%. Hasil validasi ahli media,materi,bahasa dan praktisi menunjukan bahwa media pembelajaran LKPD berbasis media kartu kata bergambar sangat valid digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil angket peserta didik pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan menunjukan bahwa tingkat ketertarikan peserta didik terhadap media pembelajaran LKPD berbasis media kartu kata bergambar berada pada kategori sangat menarik. Respon siswa terhadap LKPD ini juga positif, yang menunjukkan bahwa media ini menarik dan dapat meningkatkan minat belajar siswa. Dengan menggunakan media kartu kata bergambar, diharapkan siswa dapat lebih aktif dan terlibat dalam pembelajaran, serta lebih mudah memahami materi suku kata. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan media pembelajaran yang inovatif dan efektif, serta meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas 1 SD.

POTENSI BIOSURFAKTAN BAKTERI SIMBION SPONS CLATHARIA SP DARI PERAIRAN PULAU DERAWAN

ABDUL DHOHIR ARFA IDMA
2024 · Thesis · Open Access

Biosurfaktan merupakan senyawa permukaan aktif yang ramah lingkungan dan dapat digunakan dalam berbagai industri seperti farmasi, kosmetik, detergen, serta sebagai pengemulsi di industri makanan. Tujuan dari penelitian ini adalah Mengeksplorasi potensi isolat bakteri simbion sponge Clathria sp. dari perairan Pulau Derawan, Kabupaten Berau, sebagai penghasil biosurfaktan. Penelitian dilakukan dalam tujuh tahap, yaitu pembuatan dan sterilisasi media, premajaan isolat bakteri simbion, produksi biosurfaktan, serta uji kualitatif oil spreading, drop collapse, dan hemolisis untuk menilai aktivitas biosurfaktan yang dihasilkan. Dari 23 isolat bakteri simbion Clathria sp., 15 isolat terbukti memiliki kemampuan menghasilkan biosurfaktan berdasarkan uji oil spreading dengan zona bening yang bervariasi antara 10,33 mm hingga 12,67 mm. Uji drop collapse menghasilkan 17 isolat dengan hasil positif, yang ditunjukkan oleh tetesan mendatar. Sementara itu, hasil uji hemolisis menunjukkan bahwa 3 isolat menghasilkan hemolisis beta, 15 isolat menghasilkan hemolisis alfa, dan 5 isolat tidak menunjukkan aktivitas hemolitik. Isolat SC01, SC02, SC03, SC04, SC05, SC06, SC07, SC08, SC09, SC11, SC12, SC13, SC14, SC15, dan SC16 merupakan isolat yang menunjukkan potensi biosurfaktan yang paling signifikan, dengan hasil yang konsisten dalam uji oil spreading, drop collapse, dan hemolisis. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa isolat bakteri simbion Clathria sp. memiliki potensi besar sebagai sumber biosurfaktan alami yang ramah lingkungan, menawarkan peluang pengembangan lebih lanjut dalam aplikasi industri yang berkelanjutan.

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VA SDN UTAMA 1 TARAKAN DALAM MATA PELAJARAN IPA MATERI SUHU DAN KALOR MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL)

SARTIKA TRI WULANDARI
2024 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas V-A SDN Utama 1 Tarakan dalam mata pelajaran IPA materi suhu dan kalor menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL). Penelitian merupakan Penelitian Tindak Kelas (PTK) yang dilaksanakan pada kelas V-A di SDN Utama 1 Tarakan. Teknik pengumpulan data dari penelitian ini adalah Tes, Observasi dan Dokumentasi. Teknik analisa data pada penelitian ini yaitu hasil penilaian afektif, psikomotorik, dan kognitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik kelas V-A SDN Utama 1 Tarakan telah meningkat disetiap siklus dari segala jenis aspek. Penggunaan model pembelajaran dalam pelajaran IPA materi suhu dan kalor dapat meningktakan hasil belajar peserta didik aspek kognitif dari rata-rata nilai 70,89 menjadi 88,9. Rata-rata tersebut jika dipresentasekan menjadi 86% dan telah mencapai target dimana lebih dari 75% peserta didik yang memperoleh nilai lebih dari 70. Pada hasil belajar peserta didik aspek afektif dari rata-rata nilai 28% meningkat menjadi 79%. Pada hasil belajar peserta didik aspek psikomotorik juga meningkat, pada siklus I sebesar 46% dan meningkat disiklus II menjadi 79%. Hasil pengamatan sikap peserta didik, dari siklus I dan siklus II mengalami peningkatan. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Contextual Teaching and Learning mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA.

INTERFERENSI FONETIK PENUTUR BAHASA JEPANG TERHADAP PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DALAM CHANNEL YOUTUBE YUSUKE [WASEDABOYS]

RAFIDAH NOVIANA
2024 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan bunyi bahasa karena terjadinya interferensi fonetik penutur Bahasa Jepang terhadap penggunaan Bahasa Indonesia dalam channel youtube Yusuke [wasedaboys]. Penelitian yang dilakukan ini termasuk jenis penelitian yang menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh berasal dari tuturan Yusuke yang merupakan penutur bahasa pertamanya Bahasa Jepang saat menuturkan Bahasa Indonesia sesuai batasan masalah yang telah ditentukan oleh peneliti. Penelitian ini menggunakan metode agih dengan teknik bagi unsur langsung (BUL) dan menyajikan ciri distingtif bunyi bahasa sesuai data yang telah dikumpulkan. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat 44 data yang mengalami interferensi bunyi bahasa perubahan bunyi [n] menjadi [m], perubahan bunyi [ǝ] menjadi [u], perubahan bunyi [a] menjadi [ǝ], perubahan bunyi [i] menjadi [Ɛ], perubahan bunyi [o] menjadi [u], pelesapan [u] dan [ǝ] ditengah kata, perubahan bunyi [ai] menjadi [e], perubahan akhiran bunyi [n] menjadi [ŋ], perubahan akhiran bunyi [ŋ] menjadi [m], penambahan bunyi vokal [ǝ] dan [u] diakhir kata setelah /r/, penambahan bunyi [h] diakhir setelah /a/, penambahan bunyi [u] dan [o] diakhir setelah /t/, penambahan /g/ diantara /ŋ/ dengan vokal /a/, /e/ dan /u/, perubahan [au] menjadi [o], perubahan [l] menjadi [r], perubahan [Ɛ] menjadi [a], penambahan [e] diakhir /s/, dan pelesapan bunyi /s/ diawal kata. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan jenis perubahan bunyi bahasa pada data yang mengalami interferensi fonetik yaitu asimilasi, zeroisasi sinkop, paragog, epentesis, dan zeroisasi afresis.

Implementation of Kurikulum Merdeka in English Learning at Seventh Grade of SMP Negeri 2 Tarakan

SURIANI
2024 · Thesis · Open Access

The purpose of the research was to describe the implementation of Merdeka Curriculum in English instruction and to find teachers’ problems during the implementation of Curriculum Merdeka in English instruction at class VII-I SMPN 2 Tarakan. In this research, the researcher used a qualitative descriptive method. The researcher collected the data through document analysis, observation, and interviews. The data were obtained from the observation of class VII-I and interviews with English teachers and students. The results of the research showed that the Merdeka Curriculum has been implemented in teaching English subjects. Teachers create the learning objectives flow and teching modules based on the Merdeka Curriculum, which are adapted to the characteristic of the learning unit. Teachers have also implemented the learning cycle and conducted assessments based on Merdeka Curriculum. The barries faced by teachers are that it is difficult to motivate students to be more independent, creative, courageous and critically correct and less differentiated in the delivery of learning.

Meningkatkan Kemampuan Membaca Efektif Teks Fiksi dengan Metode Speed Reading pada Siswa Kelas VII di SMP Negeri 14 Tarakan

AFDRIA ANANDA PUTRI
2024 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Penelitian ini adalah Penelitian Tindak Kelas (PTK), yaitu penelitian tindakan yang dilakukan di dalam kelas pada saat pembelajaran berlangsung guna memperbaiki dan meningkatkan kualitas pembelajaran siswa yang berfokus pada proses pembelajaran yang terjadi di dalam kelas. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 14 Tarakan pada semester genap tahun pembelajaran 2024/2025. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan membaca efektif teks fiksi, yaitu cerpen dengan metode speed reading pada siswa kelas VII 2. Subjek dari penelitian ini yaitu siswa kelas VII 2 yang berjumlah 30 siswa, terdiri atas 17 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, tiap siklusnya terdiri atas 4 tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi,wawancara, tes, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu lembar pengamatan aktivitas siswa dan lembar tes penilaian aspek kognitif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode speed reading mampu meningkatkan kemampuan membaca efektif teks fiksi, yaitu cerpen pada siswa kelas VII 2 SMP Negeri 14 Tarakan. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil belajar siswa yang diperoleh pada setiap siklus. Pada siklus I, hasil penilaian aktivitas siswa diperoleh ketuntasan 67%, sedangkan pada hasil penilaian aspek kognitif diperoleh ketuntasan 27%. Kemudian, pada siklus II hasil penilaian aktivitas siswa meningkat menjadi 88% dan hasil penilaian aspek kognitif meningkat menjadi 87%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode speed reading ini mampu meningkatkan kemampuan membaca efektif teks fiksi, yaitu cerpen pada siswa kelas VII 2 SMP Negeri 14 Tarakan.

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DENGAN KEGIATAN PRAKTIKUM BERBASIS JELAJAH ALAM SEKITAR (JAS) DI SMA NEGERI 3 BALAESANG KECAMATAN BALAESANG KABUPATEN DONGGALA SULAWESI TENGAH

HARIYATI
2024 · Thesis · Open Access

Pendekatan pembelajaran merupakan unsur penting dalam mencapai tujuan pembelajaran. Pendekatan JAS merupakan salah satu pendekatan yang dapat membantu dalam proses pembelajaran dengan menekankan pada kegiatan pembelajaran yang dihubungkan dengan situasi kehidupan nyata dan lingkungan sebagai sumber belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur efektivitas pembelajaran dengan kegiatan praktikum berbasis jelajah alam sekitar terhadap hasil belajar siswa pada kelas X SMAN 3 Balaesang. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian kuasi eksperimen. Data dikumpulkan dengan tes hasil belajar dan angket (kuesioner) motivasi belajar. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 56 orang yang diambil dari 2 kelas yaitu XC sebagai kelas kontrol yang berjumlah 29 siswa dan XD sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 27 siswa. Uji hipotesis yang digunakan yaitu uji independent sampel t-test untuk melihat perbedaan hasil belajar antara kelas kontrol dan kelas eksperimen dan uji z untuk melihat kentuntasan klasikal pada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas eksperimen yang menggunakan JAS dan kelas kontrol yang menggunakan pendekatan konvesional, hasil belajar siswa yang menggunakan JAS lebih tinggi daripada yang menggunakan konvesional. Hasil uji z menunjukan bahwa kelas eksperimen yang menggunakan JAS lebih dari 70% siswa mencapai angka ketuntasan, sedangkan pada kelas kontrol yang menggunakan pendekatan konvesional terdapat kurang dari 70% siswa yang mencapai nilai KKM. Motivasi belajar siswa kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol.

Identifikasi Kesulitan Belajar Biologi Siswa SMA Negeri 1 Sebatik

NURUL ANIZA
2024 · Thesis · Open Access

Kesulitan belajar adalah keadaan dimana seorang siswa mengalami kesulitan, kendala, atau gangguan yang menghambat untuk mencapai tujuan akademik. Hambatan yang dihadapi tersebut dapat menyebabkan seseorang gagal mencapai tujuan pembelajaran. Kesulitan belajar yang dihadapi setiap orang berbeda-beda. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor kesulitan belajar biologi siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Sebatik menggunakan purposive sampling adalah metode pengambilan sampel data yang didasarkan pada pertimbangan tertentu. Peneliti menggunakan angket kesulitan belajar biologi, jumlah angket yang diberikan berjumlah 20 item pertanyaan yang berarti siswa diminta untuk memilih salah satu jawaban yang sesuai dengan keputusan peneliti. Siswa SMA Negeri 1 sebatik mengalami kesulitan belajar yang tergolong cukup disebabkan oleh faktor eksternal yaitu faktor keluarga sebesar 71% adapun faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar yaitu faktor orang tua yaitu cara mendidik anak, perhatian dan arahan orang tua, hubungan orang tua dengan anak dan bimbingan dari orang tua dan faktor sekolah sebesar 70% adapun faktor yang mempengaruhi pada faktor sekolah yaitu guru dapat menjadi kesulitan belajar jika gurunya tidak berkualitas, hubungan kurang baik dengan siswa. Faktor eksternal lainnya yaitu faktor masyarakat dan faktor internal seperti fisiologi dan psikologis tidak menyebabkan kesulitan belajar (persentase 73%). Temuan dari penelitian ini berimplikasi guru dapat mengoptimalkan belajar mengajar yang bermakna dan bervariasi agar dapat meminimalisir kesulitan belajar siswa. Guru sebaiknya memberikan pelajaran yang bervariatif, menjadi fasilitator yang bijaksana untuk keaktifan siswa meningkatkan pengetahuan yang luas dan dapat memberikan media yang tepat sehingga proses belajar siswa menjadi bermakna.

Evaluasi Kemampuan Lahan Pasca Tambang Batu Bara Untuk Pengembangan Tanaman Industri di Desa Bebatu

BRIANTEN JEREMIA SITORUS
2024 · Thesis · Open Access

Kemampuan lahan akan menjelaskan bahwa lahan yang mempunyai kemampuan tinggi akan mempunyai pilihan penggunaan yang lebih banyak, baik untuk pertanian, kehutanan ataupun tujuan lain. Umumnya lahan yang kemampuannya tinggi juga baik untuk keperluan nonpertanian seperti pemukiman, industri, sarana infra-struktur, dan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan kelas kemampuan lahan pada PT. Pipit Mutiara Jaya dI Desa Bebatu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengamati morfologi tanah dan karakteristik lahan pada site pengambilan sampel. Penentuan kelas kemampuan lahan digunakan dengan metode pencocokan (matching) berdasarkan klasifikasi kemampuan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat terdapat enam kelas kemampuan lahan yaitu kelas II di lokasi T5 dan T6, kelas III di lokasi T12, T13, dan T14, kelas IV di lokasi T1, T2, T3, T4, kelas VI di lokasi T9 dan T11, kelas VII di lokasi T10, kelas VIII di lokasi T7 dan T8. Dengan faktor pembatas yang paling dominan yaitu kelerengan, tingkat erosi dan kepekaan erosi. Lahan dengan kelas kemampuan yang memiliki faktor pembatas kelerengan, erosi dan drainase masih memiliki potensi ekonomi yang sangat baik untuk diusahakan sebagai tanaman industri. Tanaman yang dipilih berupa spesies yang cepat tumbuh, resisten terhadap kekeringan, dan mampu tumbuh pada tanah yang miskin unsur hara. Penanaman tanaman karet (Hevea brasil-iensis Muell Arg) di lahan bekas tambang dinilai merupakan salah satu alternatif utama untuk mengatasi tidak produktifnya lahan tandus bekas tambang batu bara, dan masalah lingkungan yang ditimbulkan oleh sisa penambangan dan sekaligus memecahkan masalah perekonomian Masyarakat.

STUDI BANGUNAN PELINDUNG PANTAI TIPE REVETMENT SEBAGAI ALTERNATIF PENANGANAN ABRASI DI PANTAI AMAL BARU KOTA TARAKAN

ARIN ISYAMELYA MAHARANI
2024 · Thesis · Open Access

Diketahui bahwa di pantai Amal Baru, Kota Tarakan telah mengalami 72% fenomena abrasi dan 28% fenomena akresi dengan kondisi perubahan garis pantai akibat abrasi adalah 2,59 meter per tahun, yang menyebabkan kerusakan berat pada daerah pantai. Salah satu pemicu yang menyebabkan adanya fenomena abrasi ini adalah perubahan pada karakterisitik gelombang. Salah satu solusi untuk melindungi pantai dari abrasi dan akresi adalah dengan membuat bangunan pelindung pantai tipe Revetment. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai tinggi gelombang yang dibangkitkan dan nilai ketebalan lapis lindung sebagai acuan dalam mendesain bangunan pelindung pantai tipe Revetment dengan menggunakan beberapa metode yaitu, Metode Wilson digunakan untuk menganalisis pembangkitan gelombang, Metode Admiralty digunakan dalam analisis pasang surut, Metode Weibull digunakan untuk menganalisis prediksi gelombang jangka panjang. Hasil perhitungan dari tinggi gelombang dan pasang surut air laut yang telah dilakukan di Pantai Amal Baru Kota Tarakan untuk bangunan pantai tipe Revetment yaitu, untuk lapis lindung utama diketahui lebar puncak bangunan 1,76 meter dan tebal lapis lindung 1,17 meter. Lapis lindung kedua digunakan quarrystone dengan berat butir 2,435 meter dan memiliki tebal lapis lindung 0,21 meter. Lapis lindung inti digunakan quarrystone dengan berat butir 0,12 kg dan memiliki tebal lapis lindung 0,08 meter. Toe protection (pelindung kaki) digunakan quarrystone dengan berat butir 48,7 kg dan memiliki lebar pelindung kaki 0,85 meter serta tebal lapis lindung 0,57 meter.

TINJAUAN YURIDIS PELAKSANAAN PEMIDANAAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL BERBASIS ELEKTRONIK

CINTHYA FARADINA
2024 · Thesis · Open Access

TINJAUAN YURIDIS PELAKSANAAN PEMIDANAAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL BERBASIS ELEKTRONIK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana Kekerasan Seksual Berbasis Elektronik dalam putusan perkara Nomor 24/Pid.B/2023/PN Bpd. Serta untuk mengetahui bentuk tindakan preventif dan represif oleh pemerintah dalam upaya mencegah terjadinya Kekerasan Seksual Berbasis Elektronik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian normatif. Seluruh data yang diperoleh dalam penelitian ini, menggunakan bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan nonhukum, dianalisis secara kualitatif kemudian disajikan secara deskriptif dengan menjelaskan, menguraikan, serta menganalisis sesuai dengan permasalahan-permasalahan yang ada dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka penulis menyimpulkan bahwa pelaksanaan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana Kekerasan Seksual Berbasis Elektronik dalam putusan perkara Nomor 24/Pid.B/2023/PN Bpd yang dimana dalam pelaksanaannya memiliki kesenjangan antara tuntutan yang diajukan oleh penuntut umum dengan penjatuhan putusan yang diberikan tidak mencerminkan rasa keadilan karena jauh dari sepertiga tuntutan, kemudian bentuk tindakan preventif dan represif oleh pemerintah dalam upaya mencegah terjadinya Kekerasan Seksual Berbasis Elektronik tidak dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan. Perlu adanya kerja sama antara pemerintah, masyarakat sipil dan platform online untuk menciptakan ruang digital yang aman dan bebas dari Kekerasan Seksual Berbasis Elektronik