Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

9.639 item publik

Publikasi

Halaman 186 dari 482

PENINGKATAN POTENSI DAYA SAING INDUSTRI UNGGULAN DI PROVINSI KALIMANTAN TIMUR DALAM PERSAINGAN ASEAN ECONOMY COMMUNITY (AEC).

MUHAMMAD ARMIN
2024 · Thesis · Open Access

Kegiatan ekonomi di suatu wilayah menjadi kekuatan pasar yang semakin terintegrasi tanpa rintangan batas teritorial Negara, kesenjangan daya saing tersebut perlu diatasi melalui upaya peningkatan daya saing berbagai sektor industri baik di tingkat pusat maupun daerah. Sehingga untuk tindak lanjut ke depan, diperlukan penelitian-penelitian yang bersifat sektoral. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi daya saing industri unggulan di Provinsi Kalimantan Timur perlu ditingkatkan dalam persaingan ASEAN Economic Community (AEC) Tujuan dan metode yang digunakan pada penelitian ini antara lain mengidentifikasi jenis-jenis industri yang menjadi potensi industri unggulan yang kompetitif di Provinsi Kalimantan Timur melalui analisis Location Quotient (LQ), Shift Share (SS) dan, untuk mengetahui kondisi daya saing industri unggulan tersebut dalam persaingan ASEAN Economy Community (AEC) dengan analisis Revealed Comparative Advantage (RCA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri unggulan di Provinsi Kalimantan Timur yang memiliki keunggulan kompetitif di antaranya adalah industri kayu, barang dari kayu dan gabus dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya,industri batu bara dan pengilangan migas, dan industri kimia, farmasi dan obat tradisional memiliki daya saing di tingkat nasional maupun ASEAN. Sementara Ada tujuh jenis potensi perkembangan industri Provinsi Kalimantan Timur di antaranya adalah industri makanan dan minuman dengan, industri barang galian bukan logam, industri barang logam; komputer, barang elektronik, optik; dan peralatan listrik, industri mesin dan perlengkapan, industri alat angkut, dan industri pengolahan lainnya; jasa reparasi dan pemasangan mesin dan peralatan hanya memiliki daya saing di tingkat nasional saja. Sedangkan industri pengolahan tembakau dan industri logam dasar tidak memiliki daya saing baik di tingkat nasional maupun ASEAN. Economic activity in a region becomes a market force that is increasingly integrated without the obstacles of state territorial boundaries. This competitiveness gap needs to be overcome through efforts to increase the competitiveness of various industrial sectors both at the central and regional levels. So for future follow-up, sectoral research is needed. The purpose of this research was to determine the potential competitiveness of leading industries in East Kalimantan Province that needs to be improved in the ASEAN Economic Community (AEC) competition. The objectives and methods used in this research include identifying the types of industries that have the potential for competitive superior industries in Kalimantan Province Timur through analysis of Location Quotient (LQ), Shift Share (SS) and, to determine the competitiveness conditions of these leading industries in the ASEAN Economic Community (AEC) competition with Revealed Comparative Advantage (RCA) analysis. The results of the research show that the leading industries in East Kalimantan Province that have competitive advantages include the wood industry, goods made from wood and cork and woven goods from bamboo, rattan and the like, the coal industry and oil and gas refineries, and the chemical, pharmaceutical and traditional medicine industries. has competitiveness at the national and ASEAN levels. Meanwhile, there are seven types of industrial development potential in East Kalimantan Province, including the food and beverage industry, non-metallic mineral goods industry, metal goods industry; computers, electronics, optics; and electrical equipment, machinery and equipment industry, transportation equipment industry, and other processing industries; Machine and equipment repair and installation services only have competitiveness at the national level. Meanwhile, the tobacco processing industry and basic metal industry do not have competitiveness either at the national or ASEAN level.

Analisis Yuridis Terhadap Pidana Mati Dalam Tindak Pidana Narkotika

ANDI ALDI
2024 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketentuan pidana mati terhadap pelaku tindak pidana narkotika. Serta untuk mengetahui urgensi penjatuhan pidana mati dalam tindak pidana narkotika. Seluruh data yang diperoleh dalam penelitian, baik data primer, data sekunder dan data nonhukum akan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatif. Selain itu dideskripsikan dengan menelaah permasalahan yang ada, menggambarkan, serta menjelaskan permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan penelitian ini. Penggunaan metode deskriptif ini dimaksudkan untuk menggambarkan dan menjelaskan norma-norma hukum yang berlaku secara jelas dan sistematis tentang permasalahan yang akan diteliti. Dalam hal ini menggambarkan ketentuan pidana mati terhadap pelaku tindak pidana narkotika serta urgensi penjatuhan pidana mati dalam tindak pidana narkotika. berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa Ketentuan pidana mati bagi pelaku tindak pidana narkotika di Indonesia, diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009, berlaku untuk pengedar narkotika golongan I dan II dalam jumlah besar atau yang terlibat dalam peredaran terorganisir. Serta tindakannya menyebabkan kematian dan cacat permanen, atau meliibatkan anak dibawah umur. Selain ketentuan pidana mati, urgensi penjatuhan pidana mati dalam tindak pidana narkotika tercermin dari jumlah korban penyalahgunaan narkoba yang mencapai 3,2 juta orang, dengan dampak sosial dan ekonomi mencapai Rp 23,6 triliun per tahun. Setiap tahunnya, sekitar 15.000 orang meninggal akibat penyalahgunaan narkoba, dan hampir 30% narapidana di lembaga pemasyarakatan terkait kasus ini. Penjatuhan pidana mati dianggap sebagai langkah urgen karena tindak pidana narkotika memiliki dampak yang luas, menghancurkan generasi muda, merusak tatanan sosial. Serta mengakibatkan kerugian besar baik dari segi ekonomi maupun sosial. Namun, perdebatan mengenai hak asasi manusia muncul, terutama dengan KUHP baru yang menawarkan masa percobaan 10 tahun sebelum pelaksanaan pidana mati, mencerminkan perubahan signifikan dalam perspektif pemerintah terhadap sanksi pidana berat This study aims to determine the provisions of the death penalty against narcotics offenders. As well as to find out the urgency of imposing the death penalty in narcotics crimes. All data obtained in the research, both primary data, secondary data and non-legal data will be analyzed using qualitative analysis techniques. In addition, it is described by examining existing problems, describing, and explaining problems related to this research. The use of this descriptive method is intended to describe and explain the applicable legal norms clearly and systematically about the problems to be studied. In this case, it describes the provisions of the death penalty against the perpetrators of narcotics crimes and the urgency of imposing the death penalty in narcotics crimes. based on the results of the research, the author concludes that the provisions of the death penalty for narcotics offenders in Indonesia, regulated in Law Number 35 of 2009, apply to narcotics dealers class I and II in large quantities or those involved in organized circulation. And his actions cause death and permanent disability, or involve minors. In addition to the death penalty provisions, the urgency of imposing the death penalty in narcotics crimes is reflected in the number of victims of drug abuse which reaches 3.2 million people, with social and economic impacts reaching Rp 23.6 trillion per year. Every year, around 15,000 people die due to drug abuse, and almost 30% of inmates in correctional institutions are related to this case. The imposition of the death penalty is considered an urgent step because narcotics crimes have a broad impact, destroying the younger generation, damaging social order. As well as causing huge losses both in economic and social terms. However, human rights debates have emerged, particularly with the new Criminal Code offering a 10-year probation period prior to the execution of the death penalty, reflecting a significant change in the government's perspective towards severe criminal sanctions.

Penanggulangan Tindak Pidana Pencurian Kendaraan Bermotor Oleh Polres Kota Tarakan

JOHAN
2024 · Thesis · Open Access

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah permasalahan yaitu sebuah tindak pidana pencurian kendaraan bermotor yang menurut data nasional mengalami peningkatan di setiap tahunnya yaitu pada tahun 2022 13,607 kasus, dan meningkat di tahun 2023 sebanyak 37,684 kasus. Sedangkan daerah kota tarakan yang setiap tahunnya mengalami naik turun dalam lima tahun terakhir yaitu dengan total 36 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penanggulangan pencurian kendaraan bermotor oleh Polres Tarakan. Skripsi ini menggunakan metode penelitian hukum empiris yang lansung terjun ke instansi kepolisian yaitu Polres Tarakan untuk menanyakan dan meminta data-data yang sesuai dengan keperluan peneliti diantaranya data primer dan data sekunder. Data primer adalah data hukum yang diperoleh dari sumber pertama dengan melakukan wawancara dengan Satreskrim Polres Tarakan. Adapun data sekunder adalah Undang-Undang, Buku, Jurnal dan data pendukung lainnya. Hasil yang di peroleh dari penelitian ini, penulis menganalisis bahwa yang pertama mengenai upaya preventif pihak kepolisian melaksanakan beberapa langkah-langkah seperti penyuluhan hukum, razia dan patroli. Kedua, upaya refresif dari kepolisian adalah inventarisasi dan analisa data awal, melakukan penindakan dan melanjutkan proses penyelesaian hasil penindakan. Meskipun pada dasarkan kejahatan sulit buat dihilangkan dan data yang menunjukkan adanya naik turun kasus pencurian kendaraan bermotor di kota Tarakan, namun bisa diminimalisir dengan cara pencegahan dan memberikan sanksi kepada pelaku dengan hukum yang berlaku. This research is motivated by a problem, namely the criminal act of motor vehicle theft which according to national data has increased every year, namely in 2022 there were 13,607 cases, and increased in 2023 by 37,684 cases. Meanwhile, the Tarakan city area has experienced ups and downs every year in the last five years, with a total of 36 cases. This research aims to find out how the Tarakan Police handle motor vehicle theft. This thesis uses an empirical legal research method that goes directly to the police agency, namely the Tarakan Police, to ask and request data that suits the researcher's needs, including primary data and secondary data. Primary data is legal data obtained from the first source by conducting interviews with the Tarakan Police Criminal Investigation Unit. The secondary data is laws, books, journals and other supporting data. The results obtained from this research, the author analyzes are that the first is regarding preventive efforts by the police to carry out several steps such as legal education, raids and patrols. Second, the police's repressive efforts include inventory and analysis of initial data, taking action and continuing the process of resolving the results of the action. Even though crime is difficult to eliminate and data shows that there are ups and downs in cases of motor vehicle theft in the city of Tarakan, it can be minimized by preventing and providing sanctions to perpetrators according to applicable law.

Pedofilia sebagai penyebab terjadinya tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak

MAHFUD
2024 · Thesis · Open Access

PEDOFILIA SEBAGAI PENYEBAB TERJADINYA TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK ABSTRAK Pedofilia merupakan masalah serius di Indonesia yang menyebabkan banyak anak menjadi korban kekerasan seksual. Sebagai makhluk paling mulia yang diciptakan oleh Tuhan, manusia diberi tanggung jawab untuk melindungi dan mengasuh anak-anaknya, termasuk melindungi mereka dari kejahatan seperti pedofilia. Tindak pidana pedofilia terjadi ketika seseorang mendapatkan kepuasan seksual melalui hubungan yang melibatkan anak-anak, yang menyebabkan dampak negatif besar bagi kesehatan fisik dan mental anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum terhadap tindak pidana pedofilia di Indonesia serta mengidentifikasi faktor-faktor kriminologis yang menyebabkan seseorang melakukan kejahatan ini. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif, dengan menggunakan metode pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual dan pendekatan kasus. Penelitian ini juga mengkaji berbagai kasus nyata pedofilia di Indonesia, termasuk kasus di Kota Tarakan, di mana pelaku melakukan tindakan pelecehan seksual berulang kali terhadap seorang anak. Kasus-kasus seperti ini menekankan pentingnya perlindungan hukum yang lebih kuat dan penanganan yang lebih serius terhadap kejahatan pedofilia. Faktor-faktor kriminologis yang menyebabkan seseorang melakukan pedofilia mencakup faktor lingkungan, trauma masa kecil, dan gangguan psikologis. Dalam beberapa kasus, pelaku pedofilia adalah individu yang pernah menjadi korban pelecehan seksual saat masih anak-anak. Dampak dari kejahatan ini tidak hanya merugikan fisik korban, tetapi juga meninggalkan luka emosional dan psikologis yang dapat berlanjut hingga dewasa. Untuk mengatasi masalah pedofilia, beberapa langkah yang diusulkan antara lain meningkatkan kesadaran masyarakat melalui kampanye edukasi, memberikan pelatihan kepada aparat penegak hukum dalam menangani kasus kekerasan terhadap anak, memperkuat sistem pelaporan dan perlindungan, serta melakukan pengawasan ketat terhadap pelaku pedofilia.

Perancangan Interkoneksi sistem PT.PLN (Persero) wilayah Malinau Dan Sebuku

STEFANLI DANIEL MUKIN
2024 · Thesis · Open Access

.Untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap penyediaan energi listrik khususnya di wilayah Provinsi Kalimantan Utara, salah satu upaya yang dilakukan oleh PT PLN adalah dengan menghubungkan setiap sistem tenaga listrik yang bersifat isolated yang ada di Kaltara menjadi sistem interkoneksi. Pada penelitian ini, dua sistem isolated yaitu: Malinau dan Sebuku akan dihubungkan melalui jaringan distribusi 20 kV. Penelitian ini diawali dengan pengambilan data di Malinau dan Sebuku untuk dilakukan analisis aliran daya dengan tujuan untuk mendapatkan kondisi sistem saat ini (existing). Dalam penelitian ini, pemodelan dan analisis aliran daya dilakukan menggunakan software ETAP Powerstation dengan metode aliran daya yang dipilih adalah Newton-Raphson.Penelitian ini menghasilkan desain saluran interkoneksi yang menghubungkan Malinau dan Sebuku dengan spesifikasi saluran sebagai berikut: Saluran udara dari Bus PLTU Malinau ke Bus Tujung (saluran ujung PLN sebuku), menggunakan jenis AAAC (All Almunium Alloy Conductor) dengan diameter 240 〖mm〗^2 dan panjang kabel 86,6 km dan pada skenario sistem pembangkit sebuku tidak beroperasi, maka diperlukan penambahan kapasitor bank pada ujung saluran sistem sebuku sebesar 1200 kVAr,. Berdasarkan hasil simulasi aliran daya Pada skenario sistem pembangkit malinau dan sebuku beroperasi didapatkan nilai rugi-rugi daya aktif sebesar 2.361 kW dan dan rugi-rugi daya reaktif sebesar 7.802 kVAr. Sedangkan untuk tegangan paling rendah terdapat pada Bus (SBWK.115 dan SBWK.67) dan Bus (LSO.66) dengan nilai sebesar 18,961 kV dan 18,962 kV, dan pada skenario sistem pembangkit sebuku tidak beroperasi didapatkan nilai rugi-rugi daya aktif sebesar 2.991 kW dan rugi-rugi daya reaktif sebesar 9.719 kVar. Sedangkan untuk tegangan paling rendah terdapat pada Bus (TNP.34) dan Bus (NPT.35) dengan nilai sebesar 18.933 kV dan 18.935 kV.

Tinjauan Yuridis Penunjukan Penjabat (PJ) Kepala Daerah Pada Masa Transisi Pilkada Serentak Tahun 2024 Pasca Putusan MKRI Nomor 67/PUU-XIX/2021

HENDRA RIVALDO
2024 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apakah penunjukan penjabat (Pj) kepala daerah pada masa transisi pilkada serentak tahun 2024 sesuai dengan putusan MKRI Nomor 67/PUU-XIX/2021 serta bagaimana bentuk batas dan kewenangan dari penjabat (Pj). metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif yaitu jenis penetilan yang dilakukan dengan mempelajari norma-norma atau peraturan perundang-undangan yang terkait dengan permasalahan yang dibahas. Hasil penelitian menunjukan bahwa telah terjadi pengabaian terhadap amanat putusan MKRI nomor 67/PUU-XIX/2021 terkait dengan adanya perintah bagi pemerintah untuk menerbitkan peraturan pelaksana dari penunjukan penjabat (Pj) kepala daerah, dimana pemerintah telah melakukan penunjukan dan pelantikan terhadap Pj kepala daerah selama tahun 2022 tanpa adanya peraturan pelaksana, sedangkan peraturan pelaksana dibuat setelah adanya beberapa penunjukan penjabat (Pj). Adapun batas dan kewenangan dari penjabat (Pj) telah diatur pada Permendagri Nomor 4 tahun 2023 dimana larangan bagi penjabat (Pj) dapat dikecualikan setelah mendapatkan persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa proses penunjukan penjabat (Pj) telah mengabaikan putusan MKRI Nomor 67/PUU-XIX/2021 terkait dengan penunjukan sejumlah penjabat Pj tanpa adanya peraturan pelaksana terlebih dahulu, serta membuat penunjukan penjabat (Pj) menjadi tidak transparan dan mengabaikan prinsip-prinsip demkorasi, dan penjabat (Pj) memiliki batas beberapa batas kewenangan, namun batasan kewenangan tersebut dapat di kecualikan ketika mendapatkan persetujuan melalui Kemendagri. This research aims to examine whether the appointment of acting regional heads during the transition period for the simultaneous regional elections in 2024 is in accordance with MKRI decision Number 67/PUU-XIX/2021 and what the boundaries and authority are. from the acting (Pj). The research method used is normative legal research, namely a type of research carried out by studying norms or statutory regulations related to the issues discussed. The results of the research show that there has been a disregard for the mandate of MKRI decision number 67/PUU-XIX/2021 regarding the order for the government to issue implementing regulations for the appointment of acting regional heads, where the government has appointed and inaugurated acting regional heads during in 2022 without any implementing regulations, while implementing regulations were made after several acting officials (Pj) were appointed. The limits and authority of acting officials (Pj) have been regulated in Minister of Home Affairs Regulation Number 4 of 2023 where the prohibition on acting officials (Pj) can be excluded after obtaining written approval from the Minister of Home Affairs. This research concludes that the process of appointing acting officers (Pj) has been ignoring the Constitutional Court's decision Number 67/PUU-XIX/2021 regarding the appointment of a number of acting officials without prior implementing regulations, as well as making the appointment of acting (Pj) non-transparent and ignoring the principles of democracy, and acting (Pj) has several limits. authority, but the limitations of this authority can be excluded when obtaining approval through the Ministry of Home Affairs.

EKSPOR BATUBARA INDONESIA

KARINA
2024 · Thesis · Open Access

ABSTRAK EKSPOR BATUBARA INDONESIA Karina Dr. Margiyono, S.E., M.Si Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh ekspor batubara Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder hasil dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia (BI), Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Macrotrends. Pada penelitian ini menggunakan data time series dari tahun 2012-2022 dengan menggunakan triwulan I-IV. Dalam penelitian ini menggunakan alat analisis Error Correction Model (ECM), dan pemetaan tipologi klassen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial dalam jangka panjang dan jangka pendek variabel harga batubara dunia berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap ekspor batubara. Secara parsial dalam jangka panjang dan jangka pendek variabel harga minyak bumi berpengaruh positif dan signifikan terhadap ekspor batubara. Secara parsial dalam jangka panjang variabel nilai tukar Rupiah terhadap Yuan berpengaruh positif dan signifikan sedangkan dalam jangka pendek berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap ekspor batubara. Secara parsial dalam jangka panjang variabel nilai tukar Yen terhadap ekspor batubara berpengaruh negatif dan signifikan sedangkan dalam jangka pendek berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap ekspor batubara. Secara parsial dalam jangka panjang dan jangka pendek variabel nilai tukar Rupiah terhadap Won berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap ekspor batubara. Kemudian pada uji simultan dalam jangka panjang semua variabel bebas harga batubara dunia, harga minyak bumi, nilai tukar yuan, nilai tukar yen, nilai tukar won berpengaruh signifikan terhadap ekspor batubara, sedangkan dalam jangka pendek secara bersama-sama tidak berpengaruh signifikan. Pada hasil analisis tipologi klassen pemetaan harga batubara dunia terhadap ekspor batubara menunjukkan bahwa di kuadran I (Ekspansif), kuadran II (Progresif), kuadran III (Netral), kuadran IV (Tertinggal/Tertekan), dan tipologi klassen pemetaan harga minyak bumi terhadap ekspor batubara menunjukkan bahwa di kuadran I (Ekspansif), kuadran II (Progresif), kuadran III (Netral), kuadran IV(Tertinggal/Tertekan.

Deskripsi Kemampuan Memahami Bacaan Melalui Asesmen Diagnostik Pada Siswa Kelas V SDN 035 Tarakan

NUR AFNI
2024 · Thesis · Open Access

Kemampuan memahami bacaan perlu ditinjau melalui tes asesmen diagnostik untuk mengetahui bagaimana kemampuan siswa dalam memahami bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan memahami bacaan dan mendeskripsikan pemetaan kebutuhan belajar peserta didik melalui asesmen diagnostik. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas V-B SDN 035 Tarakan. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa asesmen diagnostik kognitif dan asesmen diagnostik non kognitif. Sebanyak 28 siswa kelas V-B menjadi subjek penelitian yang mengikuti asesmen diagnostik yang diberikan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa sebanyak 41,66 % siswa mampu mengakses dan menemukan informasi teks bacaan dengan tepat. Sebanyak 37,5% siswa mampu menginterpretasi dan mengintegrasi teks bacaan dengan tepat. Sebanyak 66,6% siswa mampu mengevaluasi dan merefleksi teks bacaan dengan tepat. Disimpulkan bahwa, siswa kelas V-B SDN 035 Tarakan mempunyai kemampuan memahami bacaan yang berada pada kategori kurang baik. Pemetaan kebutuhan belajar peserta didik diperoleh hasil pada aspek minat peserta didik dikategorikan kurang dalam kesenangan membaca, kesadaran manfaat membaca, dan frekuensi membaca. Selanjutnya hasil masing-masing profil peserta didik dikategorikan beragam dan berbeda-beda.

pengaruh model pembelajaran discovery learning dengan menggunakan media audio visual terhadap hasil belajar biologi siswa SMA Negeri 1 Sebatik

NURJANNAH
2024 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Apakah ada pengaruh model pembelajaran discovery learning dengan menggunakan media audio visual terhadap hasil belajar Biologi siswa SMA Negeri 1 Sebatik. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen semu (quasi eksperimental), penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Sebatik menggunakan purposive sampling adalah metode pengambilan sampel data yang didasarkan pada pertimbangan tertentu. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji independen t-test untuk memperoleh data nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 lebih kecil dari pada nilai signifikansi sebesar 0,05 yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya ada pengaruh yang signifikan pada penerapan model pembelajaran Discovery Learning dengan menggunakan media audio visual terhadap hasil belajar biologi siswa SMA Negeri 1 Sebatik. dari hasil penelitian keterkaitan discovery learning dengan media audio visual adalah model pembelajaran discovery learning yang dibantu media audio visual dapat meningkatkan kompetensi pengetahuan dan hasil belajar siswa.

UJI BEBERAPA DOSIS PUPUK ANORGANIK UNTUK MEMACU PERTUMBUHAN SKELETONEMA COSTATUM DENGAN SKALA LABORATORIUM

AGUSTINA RANTE
2024 · Thesis · Open Access

Skeletonema costatum salah satu jenis fitoplankton yang umum dibudidayakan dalam pembenihan udang windu (Penaeus monodon Fabr.). Plankton S. costatum memiliki kandungan nutrien tinggi, ukuran kecil digunakan sebagai pakan alami larva udang windu, khususnya pada stadia zoea sampai mysis. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk anorganik (NPK+Silikat) dengan dosis 5 ppm, 15 ppm, dan 20 ppm terhadap tingkat kepadatan S. costatum pada udang windu. Penelitian dilaksanakan selama 1 minggu pada bulan Maret 2024 di Koperasi Nelayan Kaltara Mini Hatchery Kepiting Bakau, Jembatan Bongkok, Tarakan. Percobaan menggunakan wadah stoples volume 3 L. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan pupuk NPK dan Silikat yang dilarutkan dengan dosis 5 ppm, 15 ppm dan 20 ppm dengan tiga kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan pemberian pupuk anorganik (NPK+Silikat) dengan dosis berbeda memberi pengaruh yang nyata terhadap tingkat kepadatan sel S. costatum. Perlakuan dosis pupuk 15 ppm berbeda nyata terhadap kontrol dan perlakuan lainnya, kepadatan sel rata-rata sebanyak 195.600 sel mL-1. Berdasarkan pertumbuhan selnya, pelakuan dosis pupuk 15 ppm memiliki pertumbuhan terbaik dengan pertambahan sel rata-rata sebesar 1,2705 sel mL-1 hari-1. Penggunaan pupuk NPK dengan tambahan Silikat 15 ppm memberikan pengaruh pertumbuhan yang terbaik pada budidaya Skeletonema costatum dibandingkan dengan dosis lainnya.

manfaat ruang publik di taman kota tarakan

MUHIDIN PRENTHA
2024 · Thesis · Open Access

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui manfaat ruang publik terhadap pendapatan pedagang di Taman Kota Tarakan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data priner berupa kuesioner dan wawancara yang dilakukan kepada pedagang di Taman Kota Tarakan. Dalam penelitian ini menggubakan metode analisis data berupa regresi linear berganda dengan Aplikasi SPSS. Hasil penelitian ini yaitu variabel fasilitas, kebersihan, Keamanan dan keindahan baik secara parsial dan simultan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan pedagang di Taman Kota Tarakan. Maka, hasil keseluruhan dari pendapatan yang di dapatkan oleh pedagang di taman kota Tarakan lebih banyak dipengaruhi oleh kecenderungan orang untuk bersantai dan berbelanja jenis dagangan seperti makanan yang di perdagangkan, minuman yang diperdagangankan serta pedagang barang dan jasa seperti permainan mobil mobilan atau permainan lainnya yang ada lokasi tiap taman di kota Tarakan This research was conducted to determine the benefits of public space on traders' income in Tarakan City Park. This research was conducted using a descriptive quantitative approach. The data used in this research is primary data in the form of questionnaires and interviews conducted with traders in Tarakan City Park. In this research, a data analysis method was used in the form of multiple linear regression with the SPSS application. The results of this research are that the variables of facilities, cleanliness, security and beauty, both partially and simultaneously, do not significantly influence the income of traders in Tarakan City Park. So, the overall income obtained by traders in Tarakan city parks is more influenced by people's tendency to relax and shop for types of merchandise such as traded food, traded drinks and traders of goods and services such as car games or other existing games. location of each park in the city of Tarakan

Tinjauan Yuridis Terhadap Pemalsuan Produk Kosmetik

FRYSCA OLIVIA FANESA
2024 · Thesis · Open Access

Pemalsuan produk kosmetik merupakan masalah yang semakin meresahkan dan berdampak signifikan pada berbagai aspek, termasuk kesehatan masyarakat, pemilik suatu merek kosmetik yang telah terdaftar, serta stabilitas pasar. Pemalsuan kosmetik ini juga memberikan kesempatan bagi oknum pelaku usaha untuk memalsukan suatu produk kosmetik agar medapatkan keuntungan yang besar. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menjelasakan bentuk-bentuk dalam pemalsuan kosmetik yang sering terjadi di masyarakat dan menganalisis pertanggungjawaban pidana bagi pelaku pemalsuan produk kosmetik. Penelitian ini menggunakan metode normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (Statue Approach), konseptual (Conceptual Approach), dan kasus (Case Approach). Berdasarkan penelitian ini, diperoleh hasil pertama, pemalsuan kosmetik memiliki beberapa jenis atau bentuk dalam kasus pemalsuannya yaitu pemalsuan pada isi kosmetik yang menggunakan beberapa jenis bahan kimia berbahaya yang menimbulkan efek buruk bagi kesehatan dan pemalsuan pada merek kosmetik yang melakukan penyalinan penampakan fisik dari produk aslinya, adanya ketentuan atau peraturan terkait pemalsuan kosmetik memberikan jaminan perlindungan kesehatan terkait penggunaan kosmetik bagi masyarakat serta melindungi pelaku usaha dari kerugian akibat pemalsuan kosmetik. Kedua, berdasarkan dua kasus, yaitu putusan pengadilan nomor 1517/Pid.Sus.2023/PN Sby dan putusan pengadilan Nomor 537/Pid.B/2022/PN Jkt.Brt, menunjukkan bahwa sanksi yang dijatuhkan kepada pelaku pemalsuan produk kosmetik cenderung tidak setimpal dengan dampak yang ditimbulkan. Selain itu, masyarakat atau konsumen yang masih kurang kesadaran akan bahayanya penggunakan kosmetik palsu juga menjadi salah satu faktornya, serta penggunaan delik aduan yang juga menjadi faktor kurangnya pengaduan terhadap kasus pemalsuan kosmetik.

PENGARUH LINGKUNGAN KERJA, KOMPENSASI FINANSIAL DAN KOMITMEN KERJA TERHADAP KEPUASAN KARYAWAN HONORER RUMAH SAKIT PRATAMA SEBATIK KABUPATEN NUNUKAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA

CITRA AYU RIYANI
2024 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Lingkungan Kerja, Kompensasi Finanasial dan Komitmen terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Honorer Rumah Sakit Pratama Sebatik Kabupaten Nunukan Provinsi Klimantan Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode wawancara. Populasi penelitian ini adalah karyawan Honorer Rumah Sakit Pratama Sebatik yang berjumlah 102 karyawan dengan teknik sampel yang digunakan adalah sampel jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dengan pengukuran variabel penelitian menggunakan skala likert untuk setiap pernyataan dari indikator variabel. Teknik analisis regresi linear berganda yang ada diolah menggunakan SPSS 26. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial nilai t hitung variabel Lingkungan Kerja 2,498 > t tabel 1,983 dan nilai signifikansi 0,014 0,05. Nilai t hitung pada variebel Kompensasi Finansial (X2) adalah 2,364 > t tabel 1,983 dan nilai signifikansi 0,020 0,05. Nilai t hitung pada variabel Komitmen (X3) adalah 9,275 > lebih besar t tabel 1,983 dan nilai signifikan 0,01 0,05. Maka dapat disimpulkan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja Karyawan.

Pertanggungjawaban Pidana Dokter Terhadap Kelalaian Medis

CHRISTINE PITHDAYANTO LAING
2024 · Thesis · Open Access

Kasus mengenai dugaan terjadinya kelalaian medis oleh dokter bukan hal yang asing terjadi di Indonesia, seringkali pasien mengadukan adanya dugaan kelalaian medis yang dilakukan oleh dokter, namun tak banyak kemudian dugaan-dugaan yang dilaporkan tidak dapat dibuktikan dan akhirnya kasus-kasus mengenai kelalaian medis tidak mendapat menyelesaian yang pasti. Hal ini dikarenakan, terbatasnya pengetahuan masyarakat dan juga aparat penegak hukum terkait dengan ilmu medis dan kedokteran, selain itu seringkali terjadi kekeliruan bagi paisen mengenai resiko medis dan kelalaian medis. Penulisan skripsi ini bermaksud untuk menjawab dua pertanyaan terkait pertanggungjawaban pidana dokter terhadap kelalaian medis. Pertama, akibat hukum kelalaian medis. Kedua, pertanggungjawaban pidana dokter terhadap kelalaian medis. Skripsi ini merupakan penelitian normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil dari penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa dokter dan pasien dalam pelayanan medis menjalin sebuah hubungan hukum yang masingmasing pihak memangku hak dan kewajiban, dalam hal terjadi kelalaian medis oleh dokter yang dalam hal ini, dokter telah melakukan suatu hal yang tidak sesuai dengan standar profesi dan standar pelayanan yang berlaku sehingga berakibat kerugian pada pasien baik itu kerugian secara fisik maupun materiil, maka untuk hal itu dokter dapat dimintai pertanggungjawaban atas perbuatanya. Pertanggungjawaban pidana dokter terhadap kelalaian medis diatur dalam Pasal 440 ayat (1) dan (2) UU kesehatan, yakni dapat berupa pidana penjara atau pidana denda. Selain proses pidana, mengenai pertanggungjawaban dokter juga dapat diberikan secara perdata dan juga administrasi melalui Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia.

THE CORRELATION BETWEEN STUDENTS' INTEREST IN ENGLISH AND THEIR READING COMPREHENSION AT THE EIGHTH GRADE OF SMPN 7 TARAKAN

SARTI UKA
2024 · Thesis · Open Access

This study aims to investigate the correlation between students’ interest in English and their reading comprehension. Utilizing a correlational research design with a quantitative approach, the data were collected through cluster random sampling, selecting classes VIII-4, VIII-5, and VIII-7 from SMPN 7 Tarakan as the sample, which included 85 students. The instruments used in this research comprised a questionnaire to measure students’ interest in English and a reading comprehension test. Data analysis was conducted using the Pearson Product Moment, with the assistance of SPSS version 25.0, to determine the presence or absence of a correlation between students’ interest in English and their reading comprehension. The statistical analysis yielded an r-test value of 0.617, which exceeded the r-table value of 0.213 (0.617 > 0.213). Therefore, the alternative hypothesis (Ha) was accepted, and the null hypothesis (Ho) was rejected. It can thus be concluded that there is a significant correlation between students’ interest in English and their reading comprehension in the eighth grade at SMPN 7 Tarakan.

Pengaruh Berbagi Pengetahuan dan Budaya Tim terhadap Kinerja Inovasi Layanan (Study Pada Rumah Sakit di Tanjung Selor)

IRFAN JAYA
2024 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengtahui adanya pengaruh langsung dari berbagi pengetahuan dan budaya tim terhadap kinerja inovasi layanan. penelitian ini menggunakan tiga variabel berbagi pengetahuan dan budaya tim sebagai variabel independen dan kinerja inovasi layanan sebagai variabel dependen. Penelitian ini menggunakan data primer dan diolah menggunakan program spss versi 26. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai Rumah Sakit Tanjung Selor, dengan kriteria yang telah ditentukan oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Berbagi Pengetahuan berpengaruh positif terhadap kinerja inovasi layanan, Budaya Tim berpengaruh positif terhadap kinerja inovasi layanan.

Peningkatan Kinerja Bisnis melalui Kapasitas Penyerapan Pengetahuan, Kemampuan Berbagi Pengetahuan, dan Kemampuan Berinovasi Studi pada PT. Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) Tarakan

MUHAMMAD ALI AKBAR
2024 · Thesis · Open Access

Tujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh kapasitas penyerapan pengetahuhan dan kemampuan berbagi pengetahuan terhadap kemampuan berinovasi serta untuk menguji pengaruh kapasitas penyerapan pengetahuan, kemampuan berbagi pengetahuan, dan kemampuan berinovasi terhadap kinerja bisnis pada perusahaan PT. Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) Tarakan. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah kapasitas penyerapan pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berinovasi, kemampuan berbagi pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berinovasi, kapasitas penyerapan pengetahuan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja bisnis, kemampuan berbagi pengetahuan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja bisnis, dan kemampuan berinovasi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja bisnis.

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Investasi Swasta di Kalimantan Utara

ENDRA NUR IMANTO
2024 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi investasi swasta di Provinsi Kalimantan Utara tahun 2019-2023. Faktor-faktor yang dimaksud adalah variabel suku bunga, inflasi, upah minimum kabupaten/kota, dan pengeluaran pemerintah. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah pooled data yaitu gabungan antara data time series dan cross section dan metode yang digunakan adalah analisis regresi data panel dengan jenis data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Suku bunga secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap investasi swasta di Provinsi Kalimantan Utara, Inflasi berpengaruh secara parsial positif dan tidak signifikan terhadap investasi swasta di Provinsi Kalimantan Utara, Upah minimum kabupaten/kota secara parsial berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap investasi swasta di Provinsi Kalimantan Utara, dan Pengeluaran pemerintah secara parsial berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap investasi swasta di Provinsi Kalimantan Utara. Serta suku bunga, inflasi, upah minimum kabupaten/kota, dan pengeluaran pemerintah secara simultan berpengaruh signifikan terhadap investasi swasta di Provinsi Kalimantan Utara.

Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada bank umum di Indonesia

WULAN PERMATASARI
2024 · Thesis · Open Access

Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh Produk Domestik Bruto (PDB), suku bunga kredit dan inflasi terhadap permintaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada bank umum di Indonesia secara parsial dan simultan. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang merupakan data time series dalam bentuk triwulan dengan rentang waktu tahun 2013-2023 yang bersumber dari publikasi website Bank Indonesia. Analisis penelitian menggunakan regresi linear berganda. Penelitian ini menggunakan aplikasi SPSS versi 25. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pada uji t (parsial) variabel Produk Domestik Bruto (PDB) berpengaruh positif dan signifikan terhadap permintaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sedangkan variabel suku bunga kredit dan inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap permintaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Berdasarkan hasil uji F (simultan) variabel Produk Domestik Bruto (PDB), suku bunga kredit dan inflasi secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap permintaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Hasil koefisien determinasi sebesar 0,986 atau 98,6%, menunjukkan bahwa variabel independen dapat memberikan kontribusi terhadap variabel dependen sebesar 98,6%, dan sisanya sebesar 1,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak disertakan dalam penelitian ini.

Pengaruh Kemampuan Number Sense Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI MAN Tarakan

ANINDIA NADIA APSAH RINI
2024 · Thesis · Open Access

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kemampuan number sense terhadap hasil belajar matematika siswa di Kelas XI MAN Tarakan sehingga guru dapat merencanakan pembelajaran dari karakteristik number sense yang mereka miliki. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas XI di MAN Tarakan sedangkan pengambilam sampel menggunakan teknik stratified random sampling. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier sederhana dimana kemampuan number sense sebagai X dan hasil belajar matematika siswa sebagai Y. Dari hasil penelitian diperoleh model persamaan linier regresi sederhana ( Y) ̂ = 26,551 + 0,406X dimana jika kemampuan number sense siswa nol maka hasil belajar 26,551 sedangkan jika kemampuan number sense meningkat sebesar 1% maka hasil belajar siswa akan naik sebesar 0,406. Sedangkan dengan menggunakan R square diperoleh nilai sebesar 0,406 yang berarti bahwa besarnya pengaruh kemampuan number sense sekitar 40,6% terhadap hasil belajar matematika, artinya salah satu hal yang mempengaruhi hasil belajar matematika siswa adalah kemampuan number sense.