AVELINA ELINORA KEWA MAKING
2024 · Thesis · Open Access
Besarnya wilayah lautan perairan Tarakan menyimpan potensi perikanan yang sangat besar, baik perikanan budidaya maupun perikanan tangkap. Potensi sumberdaya ikan banyak dimanfaatkan dengan ragam alat tangkap di perairan pesisir Tarakan, salah satunya di perairan Juata Laut Tarakan dengan menggunakan alat tangkap pukat hela. Sasaran tangkapan utama nelayan pukat hela dalam penelitian ini yaitu ikan bawal putih. Ikan bawal putih merupakan salah satu komoditas perikanan unggulan di perairan Kota Tarakan. Alat tangkap pukat hela merupakan alat penangkapan ikan yang berkantong dilengkapi dengan papan pembuka mulut jaring. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dan menjelaskan nilai produktifitas tangkapan ikan bawal putih pada perikanan pukat hela dengan variabel produktifitas hasil tangkapan (catch) per satuan upaya penangkapan (trip / gross tonnase / total cost). Penelitian dilaksanakan selama 2 bulan (Juni – Juli 2023). Lokasi penelitian di Tempat Pendaratan Ikan nelayan pukat hela di Juata Laut. Pengumpulan sampel menggunakan pendekatan purposive sampling dan mengikuti nelayan dalam operasi penangkapan. Pengamatan dan pendataan variabel hasil tangkapan (satuan ekor dan kg) dan aspek teknis unit penangkapan dilakukan setiap periode sampling (total sampling 8 kali) serta kegiatan wawancara dilakukan terhadap 15 responden. Pengukuran efektifitas penangkapan menggunakan metode rasio masukan (input) dan luaran (output) mengacu pada Permen. KP No. 86 tahun 2016 dengan modifikasi formulasi hasil tangkapan per satuan upaya penangkapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai produktifitas hasil tangkapan (catch) per satuan upaya penangkapan per trip memiliki nilai rata – rata sebesar 2.3 kg per trip, nilai produktivitas per GT kapal memiliki nilai rata- rata 1.5 kg/GT, dan nilai produktivitas per satuan biaya operasional rata-rata sebesar 0,0200 gram/rupiah.
AURELIA AVELINA
2024 · Thesis · Open Access
Based on the results of the analysis of students’ needs in English, especially in speaking skills, it needs a complementary material to support the students in learning English. This study aims to develop the additional learning media for grade X students at SMAS Frater Don Bosco Tarakan to help the students to improve the speaking skills in English. The product is designed in the form of a learning textbook that is designed with materials that suit the needs of students and their daily activities. This research was a Research and Development that used the ADDIE model which consists of five stages (1) Analysis; (2) Design; (3) Development; (4) Implementation; (5) Evaluation;. This research and development instrument used the students needs questionnaire, interview with teachers, media experts validation questionnaires (design), linguist validation questionnaire, and media practicality test questionnaire, materials, and students response questionnaires. Validation was carried out by media expert (design), linguist and materials experts, and English learning practitioners, namely English teacher at SMAS Frater Don Bosco Tarakan. The media developed was piloted to 20 students in class X of SMAS Frater Don Bosco Tarakan. The results of the study showed that the feasibility level of the Speaking Supplement book product as an additional learning media to improve speaking skills based on assessment: (1) Validation by media experts (design) obtained a total score of 105 which it presented received a score of 93.75% with the qualification of “Very Feasible”; (2) Linguist and material expert obtained a total score of 75 with a percentage of 89.28% qualified as “Very Feasible”; (3) English learning practitioner obtained a total score of 49 with the percentage score of 87.5% and get a “Very Practical” qualification;. The students responses to this media after the trial show a good response with a percentage of 90.83% of the total score obtained. Therefore, this Speaking Complementary textbook media is appropriate to be used as an additional English learning material to help students improve their speaking skills.
ADE CANDRA WIJAYA
2024 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan yang signifikan dalam kemampuan mendengarkan bahasa Inggris antara siswa kelas sebelas di SMAN 1 Nunukan dan SMAN 2 Nunukan, yang menerapkan kurikulum Merdeka dan Kurikulum 2013. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kausal-komparatif, dengan sampel 114 siswa yang dipilih secara purposif. Instrumen penelitian meliputi tes mendengarkan yang diadopsi dari Collins' TOEIC Listening Skills dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan dalam kemampuan mendengarkan antara siswa dari kedua sekolah. Skor rata-rata untuk siswa di SMAN 1 Nunukan yang menerapkan Kurikulum Merdeka adalah 312,63, menempatkan mereka pada tingkat kemahiran TOEIC B1 - Tingkat Menengah dan B2 - Tingkat Menengah Atas pada skala CEFR. Sebaliknya, siswa di SMAN 2 Nunukan yang mengikuti Kurikulum 2013 memiliki skor rata-rata 288,84, sesuai dengan tingkat kemahiran TOEIC B1 - Tingkat Menengah dan B2 - Tingkat Menengah Atas. Ukuran efek dihitung sebesar 0,354, yang menandakan ukuran efek yang kecil. Analisis data statistik menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan pada hasil tes listening antara kurikulum mandiri dan kurikulum 2013, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti fasilitas yang memadai di kedua sekolah, tersedianya ekstrakulikuler bahasa Inggris di kedua sekolah, tenaga pendidik yang memiliki kualifikasi untuk mengajar di kedua kurikulum tersebut. Berdasarkan observasi dan wawancara dengan guru di kedua sekolah, teridentifikasi beberapa faktor yang dapat mempengaruhi hasil belajar siswa. Hal ini meliputi kualitas fasilitas sekolah, kualifikasi tenaga pengajar, dan pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler yang dapat menjadi wadah pengembangan kemampuan bahasa Inggris siswa.
ROSALINDA
2024 · Thesis · Open Access
Perilaku intoleransi merupakan penolakan yang dilakukan individu atau sekelompok individu yang tidak menerima adanya perbedaan atau menganggap perbedaan itu berbeda dengan pendirian mereka baik itu agama, etnis, budaya, pendapat, dan lain sebagainya dengan menunjukkan perilaku menjauh, mengucilkan, mendiskriminasi, melakukan ujaran kebencian, dan kekerasan. Perilaku intoleransi ditemukan di SMP Negeri 1 Tarakan diantaranya menyindir, diskriminasi, dan pengasingan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan media jenga terhadap perilaku intoleransi siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan pre-experiment one-group pretest-posttest design. Populasi paada penelitian ini berjumlah 352 orang siswa dan sampel penelitian berjumlah 10 orang siswa dengan menggunakan random sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket tentang perilaku intoleransi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial menggunakan uji paired sample t-test. Berdasarkan hasil penelitian ini, perhitungan uji paired sample t-test dengan nilai sig (2-tiled) sebesar 0,000 0,05, maka H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Hasil penelitian ditunjukkan dari nilai pretest 1619 dengan rata-rata 161,9 dan nilai posttest 1330 dengan rata-rata 133, hal tersebut menunjukkan terdapat penurunan perilaku intoleransi, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh bimbingan kelompok dengan media jenga terhadap perilaku intoleransi siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Tarakan.
AYU CHAIRUNNISA
2024 · Thesis · Open Access
This research aims to describe the manifestation of the hierarchy of human needs according to Maslow found in the novel "What's So Wrong About Your Self Healing" (WsWaYSH) by Ardhi Mohammad. This study employs a qualitative method with a focus on literary psychology. The researcher utilized data in the form of sentences from the novel and supplementary sources such as journals and articles. The analysis process involved reading, listening, and noting techniques to identify, classify, and interpret the novel's human needs categories. The findings indicate that the novel WsWaYSH presents a hierarchy of human needs according to Maslow's theory, including safety, love, esteem, and self-actualization. The need for safety encompasses feelings of disappointment towards parents, parental demands, hopelessness, low self-esteem, lack of confidence, dependency, anxiety, failure, depression, despair, and self-protection. The need for love and belonging involves acceptance, love, and validation from others. The esteem needs relate to self-esteem and self-acceptance. The process of self-healing represents the need for self-actualization. The analysis of the hierarchy of human needs based on Maslow's theory reveals that physiological needs are not found in the novel. The data collected includes 11 instances of safety needs, followed by 1 instance of love needs, 2 instances of esteem needs, and 4 instances of self-actualization needs. The safety needs are more dominant in this novel. Thus, the literary work "WsWaYSH" reflects 18 data points regarding the hierarchy of human needs. The need for safety significantly influences various aspects of the main character's life before achieving higher-level needs.
NINI SURIANI
2024 · Thesis · Open Access
ABSTRAK NINI SURIANI 2024. Tindak Tutur Direktif dalam Dialog Novel Hello Karya Tere Liye (Kajian Pragmatik). (dibimbing oleh Erna Wahyuni dan Asih Riyanti) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis tindak tutur direktif dalam novel Hello karya Tere Liye serta mendeskripsikan fungsi dan maksud tindak tutur direktif dalam novel tersebut. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif bersifat deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa data tuturan yang diucapkan oleh tokoh dalam novel Hello karya Tere Liye. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Hello karya Tere Liye. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu baca, simak, dan catat. Teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan model interaktif teori Miles dan Hubermen yaitu pengumpulan data, mereduksi data, penyajian data yang telah ditemukan, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan tindak tutur direktif sebanyak 40 data. Tindak tutur direktif pada novel ini terdiri dari tindak tutur direktif permintaan sejumlah 3 data, tindak tutur direktif pertanyaan sejumlah 18 data, tindah tutur direktif perintah sejumlah 8 data, tindak tutur direktif larangan sejumlah 6 data, tindak tutur direktfi pemberian izin sejumlah 3 data, dan tindak tutur direktif nasihat sejumlah 2 data. Setiap tuturan yang diucapkan oleh tokoh dalam novel tersebut memiliki fungsi dan maksud yang berbeda-beda tergantung pada konteks tuturannya. Hasil penelitian pada novel hello karya Tere Liye tindak tutur direktif yang paling dominan yaitu tindak tutur direktif pertanyaan sebanyak 18 data.
RISMA FEBRIYANTI
2024 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara kosa kata siswa sebelum dan sesudah penerapan Word Wall di SMA Negeri 1 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan pendekatan pre-experimental dan desain one-group pre-test post-test design. Sampel penelitian ini adalah kelas XI D dengan jumlah 34 siswa, sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling. Tahapan penelitian ini meliputi pre-test, treatment dan post-test. Pada tahap pre-test siswa diminta untuk mengerjakan soal kosa kata dengan jumlah 20 soal. Pada tahapan treatment, siswa diajar dengan menerapkan Word Wall sebagai media pembelajaran. Adapun langkah menggunakan Word Wall adalah mengambil topik yang relevan kemudian memasukkan kedalam template Word Wall. Pada tahap post-test siswa diminta soal kosa kata dengan jumlah 20 soal. Teknik analisis data menggunakan uji paired sample T-test. Hail penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nilai siswa antara pre-test dan post-test. Ini ditunjukkan dengan nilai rata-rata pre-test 65.73 dan post-test 80.00, yang berarti ada peningkatan sebesar 14.264. Hasil uji paired sample T-test dengan nilai sig (2-tailed) diperoleh sebesar 0,000 0,05 yang berarti terdapat pengaruh dari penggunaan Word Wall terhadap penguasaan kosa kata siswa kelas XI D di SMA Negeri 1 Tarakan, maka disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa metode Word Wall efektif untuk meningkatkan penguasaan kosakata siswa. Metode ini bisa menjadi referensi bagi guru-guru di SMA Negeri 1 Tarakan untuk diterapkan dalam pembelajaran kosa kata.
YEMIMA SURANG
2024 · Thesis · Open Access
Yemima Surang, 2024. “Pengaruh Bimbingan Kelompok Dengan Media Kotak Motivasi Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas XI-C SMAS Frater Don Bosco Tarakan”, Pembimbing Utama Nurul Fadilah, S.Pd.,I., M.Pd dan Ni Made Diah Padmi, M.Pd selaku pembimbing anggota. Motivasi belajar dapat memengaruhi seseorang akan terlibat dan berusaha dalam kegiatan pembelajaran, serta memahami dan merancang strategi untuk meningkatkan motivasi belajar. Di mana motivasi belajar adalah dorongan seseorang untuk terlibat, berpartisipasi, dan berusaha dalam kegiatan pembelajaran. Motivasi belajar adalah bukan suatu masalah, jika motivasi tidak ditanamkan dalam diri maka akan kesulitan dan tidak bersemangat dalam meraih impian, ditemukan di SMAS Frater Don Bosco Tarakan diantaranya sering ijin ke toilet, tidak mengerjakan tugas, dan beralasan ingin melakukan konseling untuk menghindari pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan media kotak motivasi terhadap motivasi belajar siswa di kelas XI-C SMAS Frater Don Bosco Tarakan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan pre-exsperiment one-group pretest-posttest design. Populasi pada penelitian ini berjumlah 60 orang siswa dan sampel penelitian berjumlah 12 orang siswa dengan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket tentang motivasi belajar siswa. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial menggunakan uji wilcoxon signed rank test. Berdasarkan hasil penelitian ini, perhitungan uji wilcoxon signed rank test dengan niai sig (2-tailed) sebesar 0,0020,05, maka H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Hasil penelitian ini juga ditunjukkan dari nilai pretest 900 sebelum diberikan layanan bimbingan kelompok dengan media kotak motivasi posttest 1094 setelah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan media kotak motivasi, hal tersebut menunjukkan terdapat peningkatan motivasi belajar siswa, sehingaa dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh bimbingan kelompok dengan media kotak motivasi terhadap motivasi belajar siswa kelas XI-C SMAS Frater Don Bosco Tarakan.
HASAN FAHREZI PRAJA PUTRA SANUSI
2024 · Thesis · Open Access
Penelitian ini mengkaji penerapan Ecosystem Approach to Fisheries Management (EAFM) pada domain teknik penangkapan ikan di Lingkas Ujung, Tarakan Timur, fokus pada nelayan gillnet. Lingkas Ujung adalah kelurahan di Kecamatan Tarakan Timur dengan luas 133,69 km², mayoritas penduduknya berprofesi sebagai nelayan. Penelitian bertujuan menganalisis indikator domain teknis penangkapan ikan (metode, modifikasi, kapasitas, selektivitas) dan status pengelolaan perikanan berbasis EAFM. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif melalui observasi dan survei. Hasil menunjukkan tidak ada penggunaan alat tangkap ilegal, modifikasi alat tangkap sesuai peraturan, rasio fishing capacity 1,3, dan selektivitas penangkapan 50-75%. Kesesuaian dokumen legal kapal 30-50%, dengan sebagian besar nelayan tidak memiliki sertifikasi. Nilai komposit domain teknik penangkapan ikan mencapai 85,67 (kategori baik), namun beberapa indikator masih memerlukan perbaikan, terutama selektivitas penangkapan, kesesuaian dokumen, dan sertifikasi awak kapal. Penelitian ini memberikan gambaran komprehensif mengenai penerapan prinsip-prinsip EAFM dalam praktik penangkapan ikan yang berkelanjutan di wilayah tersebut. Selain itu perlu dilakukan penelitian di lokasi lain dengan kondisi lingkungan yang berbeda untuk membandingkan tingkat keramahan lingkungan gill net serta peningkatan pengembangkan alat tangkap alternatif yang lebih selektif lagi.
NIRWANA
2024 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan mengetahui efektifitas biosaka dan waktu aplikasi yang terbaik sebagai pengendalian penyakit antraknosa pada tanaman cabai (capsicum annum L). Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 1 faktor. Terdiri dari 7 perlakuan yaitu P0 Kontrol (Inokulasi patogen ke tanaman) P1 (Aplikasi biosaka A sebelum inokulasi patogen ke tanaman), P2 (Aplikasi biosaka B sebelum inokulasi patogen ke tanaman), P3 (Aplikasi biosaka A setelah inokulasi patogen ke tanaman), P4 (Aplikasi biosaka B setelah inokulasi patogen ke tanaman), P5 (Aplikasi biosaka A sebelum dan sesudah inokulasi patogen ke tanaman) dan P6 (Aplikasi biosaka B sebelum dan sesudah inokulasi patogen ke tanaman). Setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali sehingga diperoleh 84 satuan percobaan, hasil penelitian menunjukan bahwa Penggunaan biosaka komposisi A lebih baik dalam menekan penyakit antraknosa pada tanaman cabai dibandingkan dengan penggunaan biosaka komposisi B. pada Penggunaan biosaka sebelum dan setelah penginfeksian patogen lebih baik dalam mengendalikan penyakit antraknosa pada tanaman cabai dibandingkan hanya sebelum atau hanya setelah terjadinya infeksi patogen.
HERONIMA LEPAN LEWAR
2024 · Thesis · Open Access
Penyesuaian diri merupakan suatu proses yang dijalankan oleh individu untuk mengatasi dan memenuhi kebutuhan-kebutuhan, dengan tujuan mencapai keseimbangan yang ada dalam diri sendiri maupun dalam lingkungan sekitar. Berdasarkan observasi ditemukan, masih ada siswa yang mengalami penyesuaian diri yang kurang baik. Hal ini disebabkan karena sebagian siswa masih belum memiliki rasa percaya diri, belum tahu cara meraih prestasi di sekolah, kurang mampu menyalurkan bakat dan minat di sekolah, belum paham etika yang baik dalam pergaulan teman sebaya, sulit bergaul dengan teman-teman di sekolah, dan kurangnya hubungan yang baik dengan teman,guru di lingkungan seperti siswa sering berperilaku tidak sopan. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah penyesuaian diri adalah menerapkan layanan informasi. Layanan informasi dapat membantu peserta didik memahami, mencegah, dan menentukan arah tujuan yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan informasi terhadap penyesuaian diri siswa kelas VIII di SMP Frater Don Bosco Tarakan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan pre-experiment one-group pretest-postest design. Jenis pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh sebanyak 33 peserta didik kelas VIII. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket berupa skala likert tentang penyesuaian diri. Analisis data dengan statistik deskriptif dan inferensial menggunakan uji paired sample t-test. Berdasarkan hasil penelitian ini, perhitungan uji paired sample t-test dengan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 > 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh layanan informasi terhadap penyesuaian diri siswa kelas VIII di SMP Frater Don Bosco Tarakan.
FITRI SAWALIA
2024 · Thesis · Open Access
Perilaku merokok adalah upaya menghisap gulungan kertas yang didalamnya terdapat zat-zat berbahaya bagi kesehatan tubuh seperti nikotin, tar, karbon monoksida,hydrogen sianida, benzene,formaldehida, dll. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok dengan teknik restukturisasi kognitif terhadap perilaku merokok pada siswa. Penelitian ini dilakukan di SMP 5 Tarakan, penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Populasinya dalam penelitian ini sebanyak 12 siswa kelas VIII E. Teknik sampling yang digunakan jenuh sampling dengan klasifikasi seluruh populasi dijadikan sampel yaitu sebanyak 12 siswa. Analisis data yang digunakan yaitu statistic deskriptif dan Inferensial. Uji hipotesis meneggunakan paired sample t-test, dengan SPSS ver 26.0. Berdasarkan analisis disimpulkan bahwa nilai signifikansi sebesar (0,000 0,05) yang artinya terdapat pengaruh teknik restukturisasi kognitif terhadap perilaku merokok siswa kelas VIII E SMP 5 Tarakan. Adapun gambaran dari penelitian ini menunjukan bahwa hasil pre-test dan post-test pada indikator aktivitas dan persepsi, mengalami perubahan nilai ditunjukan dengan perubahan kategorisasi dari tinggi,sedang menjadi sedang rendah.
NOOR AINAH
2024 · Thesis · Open Access
Tumbuh kembang merupakan perubahan yang terjadi pada setiap anak, dimana perubahan ini dapat diukur dan dilihat secara langsung, dan setiap anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang berbeda. Perkembangan pada anak terdiri dari beberapa aspek yaitu perkembangan personal sosial, adaptif-motorik halus, bahasa, dan motorik kasar. Perkembangan motorik halus akan berpengaruh pada kesiapan anak menulis terutama pada anak usia 5-6 tahun, bermain merupakan aktivitas yang menyenangkan bagi anak, bermain juga menjadi sarana anak untuk belajar dan dapat menstimulasi perkembangan anak, terutama bermain dengan menggunakan APE (Alat Permainan Edukatif) pasir kinetik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pasir kinetik terhadap perkembangan motorik halus anak usia 5-6 Tahun di TK ABA I Kota Tarakan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian quasi eskperiment, dengan rancangan penelitian one group pretest-posttest. Intervensi diberikan selama 4 hari berturut-turut dengan durasi 15 menit pada setiap intervensi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah alat skrining DDST II pada aspek perkembangan motorik halus. Uji normalitas menggunakan Shapiro Wilk, analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan setelah intervensi dimana nilai p value =0,008 α0,05 yang mana terdapat pengaruh yang signifikan sebelum dan setelah perlakuan. Kesimpulannya terdapat pengaruh bermain pasir kinetik terhadap perkembangan motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK ABA I Kota Tarakan.
NORFAH IRA
2024 · Thesis · Open Access
Permasalahan lingkungan sering kali terjadi akibat ulah masyarakat itu sendiri sehingga dapat membuat kesuburan tanah menjadi menurun, Salah satu contoh kegiatan yang dapat menyebabkan kualitas tanah menjadi menurun yaitu pertambangan. Untuk mengatasi hal tersebut dapat dilakukan dengan reklamasi lahan berupa revegetasi lahan. Salah satu tanaman yang dapat dijadikan sebagai revegetasi lahan yaitu jenis tanaman rumput-rumputan (rumput odot). Untuk membudidayakan rumput odot diperlukan ketersediaan hara pada tanaman dapat dilakukan dengan cara memberikan pupuk agar dapat mengurangi keterbatasan unsur hara atau kekurangan mineral pada tanaman. Pupuk yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah pupuk AB Mix. Tujuannya yaitu pupuk AB Mix dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman rumput odot. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok 1 faktor dengan 6 perlakuan dan diulang sebanyak 4 kali, perlakuan P0 (kontrol), P1 (kontrol positif (pupuk NPK Mutiara 16-16-16)), P2 (100 ppm AB Mix), P3 (200 ppm AB Mix), P4 (400 ppm AB Mix) dan P5 (800 ppm AB Mix). Parameter Pengamatan yaitu tinggi tanaman, diameter batang, panjang daun, jumlah daun, lebar daun dan berat basah tanaman. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA, apabila terdapat data berpengaruh nyata maka dilanjut dengan uji DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P5 dengan konsentrasi 800 ppm menunjukkan hasil terbaik pada semua parameter yaitu tinggi tanaman 9 MST 84,76 cm, panjang daun umur 9 MST 69,95 cm, lebar daun umur 9 MST 3,66 cm, jumlah daun umur 9 MST 81,25, diameter batang umur 9 MST 2,52 dan berat basah 1,08 kg. P5 tidak berbeda nyata pada perlakuan P1 sebagai kontrol positif yang menggunakan pupuk NPK Mutiara 16-16-16 dengan dosis 2,25 gr/tanaman.
TITIS ADHAINI
2024 · Thesis · Open Access
.Batubara sebagai bahan bakar banyak digunakan oleh Industri dan Pembangkit Listrik Tenaga Uap di Indonesia dari pembakaran tersebut menghasilkan polutan berupa abu terbang atau fly ash. Abu terbang (fly ash) mengandung senyawa silika dan alumina aktif, salah satu usaha untuk mengurangi hasil limbah pembakaran tersebut yaitu dimanfaatkan sebagai pengganti semen pada beton geopolimer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan zat aditif superplasticizer terhadap beton geopolimer dan untuk mendapatkan nilai peningkatan kuat tekan beton geopolimer. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan bahan campuran utama agregat kasar dan halus, fly ash, alkali aktivator yaitu Na2SiO3 dan NaOH, dan juga zat aditif superplasticizer. Benda uji menggunakan kubus berukuran 15x15x15 cm dengan sampel sebanyak 10 buah untuk masing-masing variasi yang selanjutnya dilakukan pengujian kuat tekan pada saat umur beton 28 hari. Berdasarkan hasil dari penelitian dengan presentase variasi superplasticizer BG 0%, BG 0,5%, BG 1% dan BG 1,5% terhadap beton geopolimer yaitu pada benda uji tidak terdapat adanya pengaruh yang signifikan dengan masing-masing variabel terikat. Namun, setelah diberi zat aditif superplasticizer didapatkan peningkatan sebesar 1,17% antara BG 0% dan BG 0,5% serta 0,38% antara BG 1% dan BG 1,5%.
UFRA NENGSI
2024 · Thesis · Open Access
Penelitian ini membahas tentang analisis kontrastif kausatif analitik antara bahasa Massenrempulu dialek Duri dan bahasa Indonesia dengan menggunakan kajian sintaksis. Kausatif analitik dibangun oleh dua verba yang berbeda untuk menyatakan sebab-akibat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik simak, teknik rekam, dan teknik catat. Data yang diperoleh bejumlah 85 data melalui metode wawancara kemudian dianalisis menggunakan metode agih. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk klausa dasar dan kausatif analitik dalam bahasa Massenrempulu dialek duri dan bahasa Indonesia. Hasil dari penelitian ini menunjukkan perbedaan pembentukan kausatif analitik antara bahasa Massenrempulu dialek Duri dan bahasa Indonesia. penelitan ini mengungkapkan bahwa pembentukan kalimat kausatif analitik dalam bahasa Massenrempulu dialek Duri ditandai dengan verba kausatif mangkabua dan kuanni, sedangkan dalam bahasa Indonesia ditandai dengan verba kausatif membuat, menyuruh dan menyebabkan.
RIZKA NURLITA
2024 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bentuk-bentuk gangguan berbahasa dalam aspek fonologi yang dialami penyandang tunagrahita ringan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berupa tuturan penyandang tunagrahita ringan. Subjek penelitian ini adalah penyandang tunagrahita ringan berinisial AF yang berusia 15 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak libat cakap, teknik rekam, dan teknik catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak tunagrahita ringan berinisial AF mengalami gangguan berbahasa dalam aspek fonologi yang ditandai dengan penghilangan bunyi fonem dan penggantian bunyi fonem. Dari 130 ujaran yang dianalisis, 129 ujaran mengalami penghilangan bunyi fonem, dengan jenis penghilangan berupa aferesis, bunyi-bunyi dihilangkan meliputi bunyi /b/, /c/, /d/, /f/, /g/, /h/, /k/, /l/, /m/, /n/, /ŋ/, /p/, /r/, /s/ dan /t/, apokop, penghilangan ini meliputi bunyi /l/, bunyi /t/, bunyi /ŋ/, dan bunyi /r/. Penghilangan fonem di awal dan akhir kata, pelesapan segmen. Dan penghilangan suku kata tak bertekanan. Sebanyak 11 ujaran menunjukkan penggantian bunyi fonem, dengan jenis perubahan meliputi substitusi bunyi trill /r/ menjadi /l/, substitusi bunyi peluncuran /r/ menjadi /w/, substitusi pengedepanan palatalisasi /s/ menjadi /c/, serta asimilasi velar /t/ menjadi /k/. Gangguan ini disebabkan oleh keterlambatan perkembangan bahasa dan keterbatasan kemampuan fonologis anak tunagrahita yang memengaruhi kemampuan AF dalam mengontrol dan mengoordinasikan gerakan artikulatorisnya. Sehingga, AF menyederhanakan ujarannya dengan menghilangkan dan mengganti bunyi fonem untuk memudahkan pengucapan.
RARA AMALINA QISTHINA
2024 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran project based learning terhadap kemampuan literasi sains siswa di SMA Hang Tuah Tarakan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya tingkat literasi sains siswa yang disebabkan oleh kurangnya pengalaman dalam mengerjakan soal-soal yang menuntut penalaran mendalam. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan metode quasi eskperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah non-equivalent control group design dengan pretest-posttest. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas X SMA Hang Tuah tarakan. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling, sampel pada penelitian ini adalah peserta didik kelas X-A dan X-C yang berjumlah 52 orang. Pengumpulan data literasi sains menggunakan instrumen tes berupa pilihan ganda. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji prasyarat, uji N-Gain, dan uji hipotesis. Uji prasyarat penelitian terdiri dari uji normalitas dan uji homogenitas, sedangkan untuk uji hipotesis menggunakan uji Independent Sampel T-Test. Hasil ujii Independent Sampel T-Test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dalam kemampuan literasi sains antara kedua kelompok, dengan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,020 taraf signifikansi a = 0,05. Hal ini mengindikasikan bahwa penerapan model PjBL berpengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan literasi sains siswa.
ANDRIAN RAMADHAN
2024 · Thesis · Open Access
Setiap perusahaan yang berpartisipasi dalam persaingan akan mengalami peningkatan atau penurunan penjualan sebagai akibat dari persaingan yang ketat di setiap bidang bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Untuk menganalisis pengaruh variable harga, produk, Lokasi, dan promosi secara parsial terhadap keputusan pembelian di Kopi Bekawan 2) Untuk menganalisis pengaruh variable harga, produk, Lokasi, dan promosi secara simultan terhadap keputusan pembelian di Kopi Bekawan. Penelitian dilaksanakan di coffee shop Kopi Bekawan sejak Maret 2024 sampai juli 2024. Teknik penentuan sampel pada penelitian ini adalah teknik non-probability sampling. Metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik purposive sampling. Penentuan responden pada penelitian menggunakan kriteria minimal berumur 17 tahun dan pernah membeli di Kopi Bekawan ini berjumlah 100 responden. Hasil penelitian di analisis dengan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji simultan (uji F), uji parsial (uji t). Menghasilkan R¬2 66%. Dengan persamaan regresi linier berganda Y=-0,016 + 0,228X1 + 0,464X2 + 0,233X3 + 0,059X4 + e. Uji F menunjukkan harga, produk, lokasi, dan promosi berpengaruh signifikan secara simultan sebesar 0,000. Uji t menunjukkan harga dengan signifikan sebesar 0,019, produk dengan signifikan sebesar 0,000, lokasi dengan signifikan 0,012, dan promosi dengan signifikan 0,005.
DARMIANA HERMAN
2024 · Thesis · Open Access
Kacang hijau (Vigna radiata L.) merupakan bahan pangan sumber protein nabati yang sangat populer dan menjadi kebutuhan manusia. Pembudidayaan kacang hijau (Vigna radiata L.) masih tergolong rendah karena sistem pertanian yang sederhana dan kurang minatnya petani untuk menanam. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kesuburan tanah adalah suplai unsur hara melalui pemupukan. Pupuk organik merupakan alternatif untuk mempertahankan dan meningkatkan hasil tanaman kacang hijau. Salah satu pupuk organik adalah kotoran burung walet. Kotoran walet bisa menjadi pengganti pupuk yang menggunakan bahan kimia, bermanfaat untuk pertumbuhan tanaman, dan kotoran burung walet juga bisa mengurangi toksisitas pada kimia tanah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui respon tanaman kacang hijau pada pemberian kotoran burung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 1 faktor yang di teliti. Dengan 6 perlakuan 4 kali ulangan, yaitu pemberian kotoran Burung Walet. P0 = kontrol, P1 = kotoran burung walet 50 gram/Tanaman, P2 = kotoran burung walet 100 gram/Tanaman, P3 = kotoran burung walet 150 gram/Tanaman, P4 = kotoran burung walet 200 gram/Tanaman, P5 = kotoran burung walet 250 gram/Tanaman. Penelitian ini dibuat dalam jarak antar polibag sesuai taraf perlakuan, dengan masing-masing perlakuan diulang 4 kali, sehingga di bentuk polibag ukuran 5kg jarak atara polibag 20cm, setiap perlakuan terdapat 4 polibag atau sampel dengan 4 ulang, sehingga terdapat 96 polibag dan setiap polibag diberikan 3 benih jadi 96 x 3 = 288 benih kacang hijau yang dibutuhkan pada penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa yang tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman,jumlah cabang,luas daun, jumlah polong, berat basah biji per tanaman dan berat kering per tanaman. Pada perlakuan P4=200 gram/tanaman kotoran burung walet memiliki parameter palang tinggi dibandingkan perlakuan lainnya.