LIZA ZUL ASIAH
2024 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Leverage, Profitabilitas dan Ukuran Perusahaan terhadap nilai perusahaan pada sub sektor farmasi yang terdaftar di bursa efek indonesia periode 2016-2021. Sampel penelitian terdiri dari 17 perusahaan farmasi yang dipilih melalui Teknik Purposive sampling, menghasilkan 102 observasi data panel dan setelah dilakukan uji asumsi klasik (normalitas) hanya tersisa 75 data observasi. Metode analisis menggunakan regresi linier berganda dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahaan, sementara profitabilitas dan ukuran perusahaan tidak memiliki pengaruh signifikan. Temuan ini mengindikasikan pentingnya manajemen struktur modal dan penggunaan utang dalam upaya meningkatkan nilai perusahaan.
MELI
2024 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengendalian kualitas produk ikan kering pepija dengan metode six sigma pada ikan kering pepija di UMKM Hj Erniati Jaya Juata Laut Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Dalam penelitian ini sampel diperoleh sebanyak 9.000 gram ikan kering pepija yang diambil selama 8 kali produksi dan diambil menggunakan metode six sigma yang terdiri dari lembar pengecekan (check sheet), diagram alur, diagram pareto, peta kendali dan diagram sebab akibat. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa terdapat empat jenis kecacatan terdiri dari berubah warna, retak / hancur, daging tipis dan berjamur dengan persentase berubah warna 47.45%, retak / hancur 21.34%, daging tipis 28.27% dan jenis cacat terakhir berjamur 2.95%. Faktor yang mempengaruhi produk cacat terdiri dari faktor lingkungan (cuaca), manusia dan material. Berdasarkan peta kendali diketahui bahwa proporsi permasalahan cacat produk pada ikan kering pepija UMKM Hj Erniati Jaya masih sangat tinggi sekitar 46%. Dapat diketahui dari hasil penelitian ini rata-rata nilai DPO diperoleh 0.21 dan rata-rata nilai DPMO diperoleh 212.222.
JUMALIA
2024 · Thesis · Open Access
Pada penelitian ini permasalahan yang dibahas adalah: Bagaimana tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi pada debat capres Republik Indonesia. Tujuan dari penelitian ini ialah menganalisis makna tindak tutur pada tuturan yang terdapat pada debat pertama capres Republik Indonesia tahun 2024. Penelitian ini menggunakan kajian pragmatik, dengan demikian penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Pada penelitian ini sumber datanya berasal dari video debat pertama capres Republik Indonesia tahun 2024, dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak, teknik transkrip data, dan teknik catat. Berdasarkan penelitian pada video debat pertama capres Republik Indonesia tahun 2024 menunjukkan bahwa penutur dan mitra tutur pada video tersebut termasuk dalam ketiga tindak tutur yang dianalisis yaitu lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Pertama, tindak tutur lokusi, tuturan yang disampaikan dengan jelas oleh penutur dan mudah dipahami oleh mitra tuturnya. Kedua, tindak tutur ilokusi, memiliki maksud dan tujuan dari apa yang telah disampaikan oleh penutur. Ketiga, tindak tutur perlokusi, penyampaian tuturannya dimaksudkan untuk mempengaruhi mitra tuturnya, dan memberi efek dengan cara sengaja maupun tidak sengaja direspon oleh mitra tutur. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh terdapat 41 data tindak tutur. Hasil klasifikasi data tindak tutur lokusi menunjukan sebanyak 15 data, dan ditemukan 3 jenis tindak tutur lokusi; asertif, komisif, direktif. Klasifikasi data tindak tutur ilokusi menunjukan sebanyak 15 data, dan ditemukan 3 jenis tindak tutur ilokusi; asertif, komisif, direktif. Klasifikasi data tindak tutur perlokusi menunjukan sebanyak 11 data. Hasil analisis data menunjukan bahwa para calon presiden menggunakan berbagai jenis tindak tutur dengan tujuan untuk menyampaikan argumen, membujuk, menyerang lawan, dan membangun citra diri. Tindak tutur lokusi pada debat tersebut merupakan suatu tindak mengucap sesuatu dengan kalimat yang sesuai dengan maknannya. Tindak tutur ilokusi juga mendominasi dalam debat ini, terutama dalam bentuk pernyataan asertif dan direktif. Tindak tutur perlokusi juga ditemukan dalam respons dari mitra tutur terhadap argumen yang disampaikan oleh para calon presiden. Penelitian ini dominan dengan data tindak tutur lokusi dan ilokusi karena dari hasil pengamatan tuturan yang disampaikan lebih kepada menyatakan sebuah keinginan untuk negara Indonesia, dan mengharapkan dukungan kepada seluruh warga negara Indonesia.
RENI TAMPANG DATU
2024 · Thesis · Open Access
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan yang signifikan dalam keterampilan mendengarkan siswa kelas sebelas di SMAN 1 Malinau yang menggunakan Kurikulum 2013 dengan siswa di SMAN 3 Malinau yang menggunakan Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah kausal komparatif dengan jumlah sampel 100 siswa berdasarkan teknik purposive sampling untuk benar-benar relevan dan representative terhadap variable yang diteliti. Instrumen penelitian yang digunakan ialah tes mendengarkan dan wawancara. Didalam tes mendengarkan, peneliti menggunakan soal yang diadaptasi dari tes kemampuan mendengarkan TOEIC Collins. Dalam menganalis data, dikarenakan data tidak normal, maka peneliti menggunakan tes Mann-Whityney untuk melakukan uji perbedaan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan mendengarkan siswa di SMAN 1 Malinau yang mengimplementasikan Kurikulum 2013 dengan siswa di SMAN 3 Malinau yang mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Hal ini dapat dibuktikan melalui nilai rata-rata siswa di SMAN 1 Malinau sebesar 241.00 (Level B1-Intermediate), sedangkan nilai rata-rata siswa di SMAN 3 Malinau sebesar 185.40 (Level B1-Intermediate). Sebagai tambahan, dilihat dari hasil tes Mann-Whityney, nilai P-value 0.001 lebih tinggi dibandingkan α-value 0.05. Pun setelah diterapkan Effect Size, level perbedaannya sebesar 0,3339. Hal ini berarti nilai kemampuan mendengarkan siswa memiliki perbedaan yang signifikan dengan kategori medium. Perbedaan tersebut terletak pada sistem pembelajaran yang di mana Kurikulum 2013 lebih sistematis dibandingkan Kurikulum Merdeka.
ASTIAR
2024 · Thesis · Open Access
Reading comprehension is one of the basic skills in English language which is quite difficult to be mastered, especially for students. Thus, in teaching reading comprehension, interesting teaching strategies such as the KWL strategy is needed. The aim of this research was to determine the significant effect of implementing the KWL strategy on descriptive reading comprehension of grade 7 junior high school students. The research method used pre-experimental method. The population of this research was students of class VII at SMP Negeri 4 Tarakan with a sample of class VII-10 of 29 students. The research instrument used a reading test in the form of pre-test and post-test. In addition, the results of data analysis obtained were processed using the SPSS version 25.0 program. The results of data analysis revealed that the average pre-test score was 57.44 and the average post-test score was 78.89. The Shapiro Wilk Test result was 0.965, which was greater than 0.05. It means the alternative hypothesis (Ha) was accepted and the null hypothesis (HO) was rejected. Therefore, it can be concluded that teaching descriptive text using KWL strategy had proven effective in improving the reading comprehension at seventh grade students of SMP Negeri 4 Tarakan.
MUHAMMAD FACHRUL HAMDHANY
2024 · Thesis · Open Access
Penelitian yang dilakukan membahas mengenai persepsi guru dan siswa terhadap penerapan strategi literasi melalui jurnal membaca pada kurikulum merdeka belajar di SMP Negeri 13 Tarakan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi guru dan siswa terhadap penerapan strategi literasi melalui jurnal membaca. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif untuk memahami fenomena mengenai apa yang dialami oleh subjek yang diteliti dan menghasilkan data deskriptif berupa dokumen tulisan dan juga lisan yang didapatkan oleh peneliti melalui tahapan wawancara, observasi, dan pengisian instrument penelitian. Pada tahapan Teknik analisi data, peneliti menggunakan penyajian data yang bersumber dari guru dan siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru memiliki persepsi positif terhadap strategi ini, mengakui bahwa jurnal membaca membantu meningkatkan keterampilan literasi siswa dan memotivasi mereka untuk membaca lebih banyak. Namun, beberapa tantangan diidentifikasi, termasuk keterbatasan waktu dan sumber daya bagi guru. Siswa juga menunjukkan minat yang meningkat terhadap membaca dan merasakan bahwa jurnal membaca membantu mereka dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis. Mereka merasa lebih termotivasi dan terlibat dalam proses pembelajaran. Program ini juga berkontribusi pada peningkatan prestasi akademik siswa, serta mendukung pencapaian tujuan kurikulum.
WILLY GUSRIANDA
2024 · Thesis · Open Access
Kepiting bakau (Scylla spp) merupakan salah satu komoditas ekonomis dan saat ini keberadaan induk yang matang ovari dalam kondisi yang menguatirkan akibat penangkapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi induk kepiting bakau (Scylla spp) matang ovari yang diperjualkan di Kalimantan Utara. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif meliputi; survey lokasi, pengambilan sampel, pengukuran berat, panjang, lebar, pengamatan Tingkat Kematangan Ovari (TKO) serta melakukan wawancara. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa hasil tambak atau pos yang ada di Kaltara dikumpul dalam satu penampungan dan dikirim ke Sentra Kelautan Perikanan dan Terpadu (SKPT) Pulau Sebatik sebelum di ekspor ke luar Negeri. Bobot kepiting betina yang diperjualkan rata-rata 200 - 600 gram, panjang karapas rata-rata 68,85 mm - 99,25 mm dan lebar rata-rata 113,65 mm - 157,09 mm. Produksi kepiting bakau (Scylla spp) betina dengan Tingkat Kematangan Ovari (TKO) dari TKO I, TKO II dan TKO III yang telah diperjualkan di Kalimantan Utara mencapai 1.600.870 kg/tahun. Kata Kunci : Induk Kepiting Bakau, Matang Ovari, Kalimantan Utara
FACHRUL
2024 · Thesis · Open Access
Tambak merupakan media terkontrol yang terletak di wilayah pesisir yang dimanfaatkan untuk memelihara atau membesarkan udang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor kualitas air dan tanah tambak yang berpengaruh terhadap produktivitas tambak budidaya udang windu sistem teknologi tradisional di Kecamatan Tarakan Timur. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret-Mei 2024 di tambak Tarakan Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah survey dan purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah metode regresi linier berganda. Berdasarkan hasil uji simultan bahwa variabel suhu air, salinitas air, pH air, alkalinitas air, kalium air, kecerahan air, amoniak air, nitrat air, oksigen terlarut, fospat air, pH tanah, fospat tanah, nitrat tanah dan kalium tanah berpengaruh terhadap produktivitas tambak. Sementara uji parsial diperoleh 1 variabel yang berpengaruh langsung terhadap produktivitas tambak udang yaitu, Fosfat tanah. Produksi untuk tambak budidaya udang windu Tarakan Timur berkisar 50-85 kg/Ha/siklus dengan rata-rata 71,76 kg/Ha/siklus.
PUTRI AYU
2024 · Thesis · Open Access
Tambak merupakan media budidaya air payau yang digunakan untuk pembesaran udang yang berlokasi di wilayah pesisir. Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan budidaya udang di tambak adalah kesuburan kualitas air, tanah dan biologi (plankton). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kesuburan tambak budidaya udang windu sistem tradisional di Kecamatan Tarakan Barat Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yaitu membandingkan BM berdasarkan Permen KP. No. 75 tahun 2016, Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 21 Tahun 2015. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan maret-mei 2024 pada tambak udang windu di Kecamatan Tarakan Barat. Tambak udang windu yang digunakan penelitian sebanyak 3 petak tambak dan setiap petak diambil sampel air, sedimen dan plankton sebanyak 3 (tiga) ulangan. Parameter kualitas air tambak yang diukur yaitu suhu, pH, salinitas, alkalinitas, kecerahan, nitrat, fospat, kalium, dan oksigen terlarut, sedangkan parameter tanah yaitu pH, fospat, nitrat, dan kalium, serta perhitungan kelimpahan plankton, keanekaragaman, keseragaman dan dominansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kualitas air dan tanah tambak seperti amonia, fospat, dan alkalinitas, pH tanah, fospat tanah dan kalium tanah tidak memenuhi standar baku mutu yang ditetapkan. Hasil perhitungan kelimpahan plankton berjumlah 23 individu dengan perincian fitoplankton berjumlah 16 individu dan zooplankton berjumlah 7 individu. Indeks keanekaragaman plankton termasuk kategori sedang, indeks keseragaman plankton termasuk kategori dari tidak merata dan merata, sedangkan indeks dominansi termasuk kategori tidak ada jenis yang mendominasi. Status kesuburan air tambak udang windu berdasarkan unsur hara nitrat dan fospat termasuk kategori kesuburan rendah dan subur.
WILIS SUKMA HARANI
2024 · Thesis · Open Access
The study aimed to find differences in students' reading skill scores between the 2013 Curriculum and the Merdeka Curriculum for grade XI students at SMAN 1 Malinau and SMAN 3 Malinau in the academic year 2023/2024. This study used the causal comparative method with a sample of 55 eleventh-grade students at SMAN 1 Malinau and 51 eleventh-grade students at SMAN 3 Malinau, using the purposive sampling technique. This study used TOEIC as a reading test instrument. The researchers used SPSS program version 24.0 to analyze the data. The study results showed that there is a significant difference between students at SMAN 1 Malinau who use the 2013 Curriculum and students at SMAN 3 Malinau who use the Merdeka curriculum in reading skills. The results of the Mann-Whitney test showed the P-value of -5.922 is higher than the significance level of 0.05, which means that the students' reading skill scores have differences between SMAN 1 Malinau and SMAN 3 Malinau. The school facilities are one of the supporting factors in improving student learning outcomes. The more diverse the facilities used the better the impact on the learning process and student learning outcomes. Keywords: Reading, Reading Skills, 2013 Curriculum and Merdeka Curriculum
SHERLY PEBRIANI BID
2024 · Thesis · Open Access
The purpose of the research was to improve students’ reading comprehension of narrative text through the Preview-Question-Read-Summarize-Test (PQRST) strategy. The research method used was classroom action research. The subjects of this research were students of class XI B SMA Negeri 2 Tarakan in the 2023/2024 academic year which consists of 36 students. There were two cycles in this research. Each cycle consists of two meetings which include planning, action, observation, and reflection. The instruments used to collect data are tests and observations. In the first cycle, there were 24 students who reached the Learning Objective Achievement Criteria (KKTP) with a percentage of (67%) and 12 students (33%) had not yet reached KKTP. In the second cycle, there were 30 students (84%) who had achieved KKTP and there were 6 students (16%) who did not achieve KKTP. The observation results of teacher and students also improved. The results of teacher observation in the first cycle obtained an average score of 77.5% and increased to 87.5% in the second cycle. It is concluded that the use of the PQRST strategy can enhance students’ reading comprehension of narrative text in class XI B SMA Negeri 2 Tarakan during the 2023/2024 academic year. The results of the research suggest that teachers may consider employing the PQRST strategy in teaching, especially teaching reading comprehension.
NASRA
2024 · Thesis · Open Access
Sumber air tambak tradisional mengandalkan pasang surut air laut sedangkan wilayah pesisir Kota Tarakan terdapat berbagai aktivitas manusia seperti permukiman, pusat komersial, pelabuhan, industri, transportasi dan tempat penjualan bahan bakar minyak (BBM). Aktivitas tersebut berpotensi menghasilkan limbah logam berat yang dapat mencemari laut dan tambak tradisonal. Tujuan penelitian adalah menganalisis kandungan logam Pb, Cd, Cu pada air, sedimen dan udang windu (Penaeus monodon) di tambak tradisional Kota Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan dari bulan Desember 2023-Februari 2024 di Kecamatan Tarakan Barat dan Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data yang digunakan yaitu membandingkan standar baku mutu berdasarkan Permen KP. No. 75 tahun 2016, PP No. 22 tahun 2021, ANZECC tahun 2000 dan SNI 7387-2009. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kandungan logam berat pada 3 titik sampling di tambak Tarakan Barat untuk logam Pb, Cd, dan Cu di air yaitu 0,004-0,002 mg/l, 0,001 mg/l, dan 0,005-0,004 mg/l; di sedimen yaitu 2,66-5,08 mg/kg, 0,02-0,04 mg/kg, dan 2,56-3,25 mg/kg; di udang windu yaitu 0,07-0,17 mg/kg, 0,01 mg/kg dan 0,02 mg/kg. Sementara rata-rata kandungan logam Pb, Cd, Cu di tambak Tarakan Timur pada 3 titik sampling di air yaitu 0,002-0,004 mg/l, 0,002-0,007 mg/l, dan 0,002-0,006 mg/l; di sedimen yaitu 2,28-2,54 mg/kg, 0,046-0,04 mg/kg, dan 2,13-3 mg/kg; dan di udang windu yaitu 0,17-0,19 mg/kg, 0,01 mg/kg dan 0,02 mg/kg. Secara keseluruhan kandungan logam berat Pb, Cd, dan Cu di air, sedimen dan udang windu masih sesuai standar baku mutu.
MUHAMMAD ALIM AKBAR
2024 · Thesis · Open Access
PENGARUH UKURAN PELAMPUNG YANG BERBEDA PADA ALAT TANGKAP PUKAT HELA SISTEM FLOATING OTTERBOARD TERHADAP HASIL TANGKAPAN DI PERAIRAN SEBATIK ABSTRAK Pulau Sebatik memiliki potensi sumberdaya perikanan sebesar 478,765 ton/tahun akan tetapi salah satu alat tangkap, pukat hela kurang efektif dalam penangkapan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektifitas pengaruh ukuran pelampung yang berbeda pada alat tangkap pukat hela dengan sistem floating otterboard terhadap hasil tangkapan ikan di perairan Sebatik. Penelitian ini menggunakan metode percobaan penangkapan (experimental fishing) pada alat tangkap pukat hela dengan sistem otterboard floating dengan pengamatan langsung dan pengumpulan data hasil tangkapan selama 18 kali trip penangkapan dengan variasi ukuran pelampung yang digunakan yaitu 20 Liter, 30 Liter, dan 40 Liter. Hasil penelitian dengan nilai efektifitas pada perlakuan A (20 Liter) dengan nilai yang tinggi terdapat pada Hasil Tangkapan Buangan (HTB) dengan nilai persentase 48.05%, pada perlakuan B (30 Liter) menunjukkan nilai efektifitas terdapat pada Hasil Tangkapan Utama (HTU) dengan nilai 39.74 %, pada perlakuan C (40 Liter) menunjukkan nilai efektifitas yang tinggi terdapat pada Hasil tangkapan Utama dengan nilai 34.61%. Hal ini menunjukkan pengoperasian pukat hela dengan sistem otterboard floating menghasilkan nilai efektifitas yang paling tinggi yaitu perlakuan A, dengan hasil tangkapan buangan 48.05%. Kata Kunci: Efektifitas Penangkapan, Pukat hela, Sebatik
ELLA RIZKIANI
2024 · Thesis · Open Access
Persepsi masyarakat adalah perusahaan yang memiliki dampak yang signifikan terhadap reputasi dan kesuksesan perusahaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi masyarakat sekitar pada program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilakukan oleh perusahaan JOB Pertamina Medco E&P Simenggaris di Kecamatan Tana Lia, Kabupaten Tana Tidung. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan masyarakat sekitar lokasi operasional perusahaan. Analisis data yang digunakan analisis data deskriptif, dimana data yang diperoleh kemudian dideskripsikan dengan menggunakan prosedur penerapan alat ukur frekensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memiliki persepsi yang bervariasi terhadap program CSR yang dijalankan oleh perusahaan. Beberapa masyarakat menyatakan bahwa program CSR memberikan manfaat yang signifikan dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan pengembangan UMKM. Namun, terdapat juga masyarakat yang merasa bahwa distribusi program CSR kurang merata dan komunikasi antara perusahaan dan masyarakat perlu ditingkatkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun program CSR telah memberikan dampak positif, namun perusahaan perlu memperbaiki beberapa aspek untuk meningkatkan penerimaan dan dukungan dari masyarakat sekitar. Dengan demikian, keberadaan perusahaan dapat memberikan manfaat yang lebih optimal bagi masyarakat dan mendukung pembangunan berkelanjutan di daerah tersebut.
IMELDA SARI
2024 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang bagaimana pengaruh rasio keuangan yang terdiri dari rasio profitabilitas, solvabilitas, likuiditas, dan aktivitas terhadap nilai perusahaan pada perusahaan Property dan Real estate yang telah terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI). Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif. Populasi dan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 16 pada perusahaan Property dan Real Estate periode 2017-2022 yang telah memenuhi kriteria penetapan sampel dengan teknik purposive sampling. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis regresi linear berganda dengan menggunakan SPSS 27. Hasil penelitian pada uji t, rasio profitabilitas (Return On Asset/ROA) dan rasio aktivitas (Total Asset Turn Over/TATO) tidak berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Sedangkan rasio solvabilitas (Debt to Equity Ratio/DER) dan rasio likuiditas (Current Ratio/CR) berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Pada uji F, rasio profitabilitas, solvabilitas, likuiditas, dan aktivitas secara bersamaan berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Pada nilai Koefisien Determinasi (R²) sebesar 0,063 sehingga dapat disimpulkan bahwa rasio profitabilitas, solvabilitas, likuiditas, dan aktivitas mempengaruhi nilai perusahaan (Price Earning Ratio/PER) sebesar 6,3%, dan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini sebesar 93,7%.
DIVA AULIA RINDA
2024 · Thesis · Open Access
Selama sepuluh tahun terakhir, hasil tangkapan ikan di Perairan Sungai Kayan, Desa Mara I, mengalami penurunan signifikan. Hal ini diduga disebabkan oleh penggunaan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan oleh sebagian masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi jenis dan kompsosisi hasil tangkapan menggunakan rawai dan jaring insang, sehingga dapat dijadikan sebagai acuan dalam pengelolaan dan pengembangan perikanan di Perairan Sungai Kayan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, serta teknik sampling total sampling untuk mengumpulkan data tangkapan ikan. Berdasarkan hasil penelitian, komposisi jenis tangkapan di perairan Mara I meliputi 183 ekor ikan, dengan 70 ekor berasal dari alat tangkap rawai dan 113 ekor dari jaring insang. Jenis ikan yang paling dominan tertangkap oleh alat tangkap rawai adalah ikan Patin dengan persentase sebesar 89%, sementara ikan Salap menjadi dominan pada jaring insang dengan persentase sebesar 60%. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa alat tangkap rawai cenderung menghasilkan tangkapan utama berupa ikan Patin, sedangkan jaring insang lebih banyak menangkap ikan Salap. Hasil tangkapan sampingan juga menunjukkan variasi jenis ikan yang berbeda antara kedua alat tangkap, namun tidak ditemukan adanya hasil tangkapan buangan. Temuan ini memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi perikanan di Perairan Sungai Kayan dan dapat dijadikan acuan dalam pengelolaan sumber daya ikan yang berkelanjutan di daerah tersebut.
ORPIA KRISNA IBAN
2024 · Thesis · Open Access
Sungai Kayan, yang menghubungkan Kabupaten Malinau dan Kabupaten Bulungan, memiliki peranan penting bagi masyarakat setempat, terutama dalam aktivitas pertanian, perikanan, dan kegiatan sehari-hari. Namun, terjadi penurunan hasil tangkapan ikan yang diduga disebabkan oleh penggunaan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman ikan di Sungai Kayan Desa Mara I sebagai langkah awal untuk mendukung pelestarian jenis ikan dan sebagai informasi awal untuk kebijakan pengelolaan kawasan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, pengambilan sampel menggunakan total sampling. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2024 menggunakan tiga alat tangkap, yaitu rawai, gillnet, dan tangguk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 527 ekor ikan berhasil diidentifikasi dan didistribusikan ke dalam 1 filum, 3 kelas, 6 ordo, 6 famili, dan 8 genus. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa terdapat keanekaragaman ikan yang cukup signifikan di Sungai Kayan Desa Mara I, namun kondisi ini memerlukan perhatian lebih lanjut terkait upaya pelestarian dan pengelolaan lingkungan sungai tersebut.
ACHMAD MAULANA
2024 · Thesis · Open Access
Kepiting bakau (Scylla spp) merupakan salah satu komoditas ekonomis dan saat ini keberadaan induk yang matang ovari dalam kondisi yang menguatirkan akibat penangkapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi induk kepiting bakau (Scylla spp) matang ovari yang diperjualkan di Kalimantan Utara. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif meliputi; survey lokasi, pengambilan sampel, pengukuran berat, panjang, lebar, pengamatan Tingkat Kematangan Ovari (TKO) serta melakukan wawancara. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa hasil tambak atau pos yang ada di Kaltara dikumpul dalam satu penampungan dan dikirim ke Sentra Kelautan Perikanan dan Terpadu (SKPT) Pulau Sebatik sebelum di ekspor ke luar Negeri. Bobot kepiting betina yang diperjualkan rata-rata 200 - 600 gram, panjang karapas rata-rata 68,85 mm - 99,25 mm dan lebar rata-rata 113,65 mm - 157,09 mm. Produksi kepiting bakau (Scylla spp) betina dengan Tingkat Kematangan Ovari (TKO) dari TKO I, TKO II dan TKO III yang telah diperjualkan di Kalimantan Utara mencapai 1.600.870 kg/tahun.
DIAH OKTARIA
2024 · Thesis · Open Access
Cabai merah (Capsicum annum L.) merupakan salah satu jenis tanaman hortikultura penting yang dibudidayakan secara komersial. Permasalahan yang sering dihadapi dalam budidaya tanaman cabai di Indonesia adalah serangan hama. Kutu daun (Aphis gossypii) merupakan hama utama yang menyerang daun pada tanaman cabai. Daun pepaya merupakan salah satu alternatif bahan pestisida nabati. Ekstrak tanaman ini berpotensi untuk mengendalikan populasi hama kutu daun yang merupakan hama penting pada usaha budidaya tanaman cabai merah. Penelitian ini bertujuan untuk; (1) mengetahui keefektifan dari penggunaan ekstrak daun pepaya dalam mengendalikan hama kutu daun (Aphis gossypii) pada tanaman cabai merah; (2) mengetahui konsentrasi yang terbaik dalam penggunaan ekstrak daun pepaya yang mampu mengendalikan hama kutu daun (Aphis gossypii) pada tanaman cabai merah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan konsentrasi ekstrak daun pepaya 0%, 30%, 40%, 50% dan 60%. Masing- masing perlakukan di ulang sebanyak 4 kali, sehingga terdapat 60 unit percobaan. Parameter pengamatan dalam penelitian ini terdiri dari intensitas kerusakan daun, mortalitas kutu daun, dan deskripsi gejala kematian kutu daun. Analisis data menggunakan analisis varian ANOVA dan dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) pemberian ekstrak daun pepaya dapat mengendalikan hama kutu daun (Aphis gossypii) dan telah efektif dalam mengendalikan hama kutu daun (Aphis gossypii) yang menyerang tanaman cabai merah; (2) perlakuan P4 dengan konsentrasi 60% merupakan perlakuan terbaik yang dapat mengendalikan hama kutu daun (Aphis gossypii) yang menyerang tanaman cabai. Kata Kunci : Cabai Merah, Kutu Daun, Pestisida Nabati, Daun Pepaya.
KLEMENSIA DERLIN ANA KEMBA
2024 · Thesis · Open Access
Produksi krisan di Kalimantan Utara khususnya di Kota Tarakan masih terbilang minim sehingga perlu dilakukan peningkatan produksi. Salah satu caranya adalah penggunaan kombinasi antara ZPT dan lama perendaman. Adapun tujuan dari penelitian ini mengetahui pengaruh ZPT terhadap respon pertumbuhan dan pembungaan stek krisan, pengaruh lama perendaman terhadap respon pertumbuhan dan pembungaan stek krisan dan interaksi ZPT dan lama perendaman terhadap respon pertumbuhan dan pembungaan stek tanaman krisan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei - Agustus 2023 di lahan penelitian Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 2 faktor yaitu Faktor 1 : Rootone-f dengan 4 taraf yaitu R0 = Kontrol, R1 = 0,1 ml/liter, R2 = 0,2 ml/liter, R3 = 0,3 ml/liter dan Faktor 2 : Lama Perendaman dengan 4 taraf yaitu P1 : 10 Menit, P2 : 20 Menit, P3 : 30 Menit, P4 : 40 Menit, setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 48 satuan percobaan. Berdasarkan dari hasil analisis, tanaman yang paling tinggi dijumpai pada perlakuan R3P4 dengan tinggi 51,33 cm. jumlah daun yang paling banyak dijumpai pada perlakuan R2P2, yaitu ±53 helai. Jumlah anakan yang paling banyak dijumpai pada perlakuan R0P1, yaitu 6 anakan. Jumlah akar yang paling banyak dijumpai pada perlakuan R3P4, yaitu ±36. Akar yang paling panjang dijumpai pada perlakuan R3P4, yaitu 14,66 cm. Jumlah cabang yang paling banyak dijumpai pada perlakuan R0P2, yaitu ±6 cabang. Jumlah cabang yang mengeluarkan bunga yang paling banyak dijumpai pada perlakuan R1P3, yaitu ±2 cabang. Jumlah bunga pada batang utama yang paling banyak dijumpai pada perlakuan R3P1, yaitu ±6 bunga.