USWATUN HASANAH
2024 · Thesis · Open Access
Kemampuan membaca merupakan salah satu keterampilan dasar yang harus dimiliki oleh tiap-tiap anak didik. Jika anak didik memiliki keterampilan membaca yang baik, maka mereka akan mudah memahami informasi yang dibaca. Begitu sebaliknya, jika anak didik memiliki kemampuan membaca yang rendah, maka tentunya hal tersebut akan menjadi hambatan dalam proses belajarnya. Sehingga dalam hal ini, terdapat salah satu siswa kelas VII tepatnya di sekolah SMPN 3 Tanjung Palas Utara, yang mengalami kemampuan membaca rendah. Dengan adanya kemampuan membaca rendah tersebut, memberikan dampak yang signifikan dalam aspek kehidupan siswa. Sehingga tujuan penelitian ini yaitu untuk membahas terkait dampak kemampuan membaca yang rendah pada siswa di SMPN 3 Tanjung Palas Utara. Metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus telah digunakan dalam penelitian ini. Dalam hal ini, peneliti melakukan pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan mewawancarai sumber data primer yang terdiri dari siswa berinisial r dan data sekunder yang terdiri dari wali kelas serta orang tua siswa. Penelitian ini menemukan beberapa dampak signifikan pada siswa berinisial r yang memiliki kemampuan membaca rendah, yang meliputi prestasi akademik berupa nilai rendah dan hasil belajar rendah. Kemudian, terdapat komunikasi interpersonal berupa hambatan dalam berkomunikasi siswa dengan teman, orang lain dan guru. Sedangkan pada segi psikologis, siswa memiliki kurangnya kepercayaan diri. Selain itu, terdapat masalah kognitif siswa yang meliputi kesulitan dalam mata pelajaran, masalah memori dan bahasa, kesulitan berkosentrasi, kesulitan mengerjakan tugas, kesulitan berfikir, serta kesulitan dalam memahami materi. Sedangkan pada emosional siswa terdapat rasa cemas, tidak nyaman, merasa terganggu, dan bingung ketika diminta untuk membaca. Kemudian terdapat dampak lain berupa ketinggalan pelajaran, malas membaca, serta tidak naik kelas. Pada akhirnya, penelitian ini memberikan sebuah rekomendasi pada penelitian selanjutnya untuk memberikan pendekatan maupun intervensi yang tepat dalam mengatasi kemampuan membaca rendah.
ELVIANI
2024 · Thesis · Open Access
Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif dapat mencegah kematian anak balita di dunia. Berdasarkan survei di Indonesia, 38% ibu berhenti memberikan ASI karena kurangnya produksi ASI. Salah satu penyebab kegagalan tersebut adalah produksi ASI yang tidak lancar, produksi dan pengeluaran ASI dipengaruhi oleh hormo prolaktin dan oksitosin, dan hormone prolactin berhubungan erat dengan jenis jenis nutrisi yang dikonsumsi. Salah satu jenis nutrisi yang dapat menigkatkan kerja hormone prolactin adalah buah papaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh air rebusan buah pepaya terhadap peningkatan produksi ASI eksklusif pada ibu menyusui. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan eksperimen semu (quasy experiment) dengan menggunakan one group post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Ibu yang menyusui di puskesmas pulau sapi sebanyak 30 responden dengan teknik total sampling yaitu 30 ibu yang menyusui. Analisis data yang digunakan adalah uji Wilcoxon. Berdasarkan uji Wilcoxon Signed Rank Test pre dan post, diperoleh nilai Z sebesar -4,799b dengan nilai p-value sebesar 0,000. Nilai uji p-value 0,000 0,005 (H0 ditolak). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara sebelum dilakukan pemberian air rebusan buah pepaya dan sesudah diberikan rebusan buah pepaya. Saran dari penelitian ini diharapkan bagi ibu menyusui untuk meningkatkan pemahamannya tentang cara merawat anaknya. payudara dan manfaat mengkonsumsi rebusan pepaya secara rutin agar produksi ASI tetap meningkat sehingga ibu dapat memberikan ASI eksklusi dan semoga penelitian ini berguna sebagai acuan dalam pengabdian masyarakat untuk menerapkan pemberian buah pepaya untuk kelancaran produksi ASI dapat disosialisasikan kepada masyarakat.
NURFADILLAH HS
2024 · Thesis · Open Access
Nur Fadillah HS 2024. Pengembangan Permainan Engklek Terhadap Dimensi Mandiri Siswa di SMPN 13 Tarakan Tahun 2024/2025. Pembimbing Utama Nisa Ariantini, M.Pd, Pembimbing Anggota Nurul Fadilah, S.Pd.I.,M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kelayakan pengembangan permainan engklek terhadap dalam meningkatkan dimensi mandiri siswa di SMPN 13 Tarakan. Permainan engklek merupakan permainan tradisional lompat-lompatan pada bidang datar yang digambar diatas tanah, dengan membuat gambar kotak-kotak kemudian melompat dengan satu kaki dari kotak yang satu kekotak berikutnya. Terdapat manfaat dalam melakukan permainan tradisional engklek dapat melatih keseimbangan, kemandirian, kemampuan, gerak motorik, kreativitas, melatih kemampuan bersosialisasi dengan teman lain sebagainya, salah satu manfaat permainan engklek yaitu kemandirian yang terdapat didalam aturan profil pelajar pancasila. Penelitian pengembangan ini berdasarkan kurangnya pengetahuan siswa terhadap dimensi mandiri, dengan adanya permainan ini diharapkan dapat menjadi media untuk digunakan dalam layanan bimbingan dan konseling terutama di bimbingan kelompok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana pengembangan permainan engklek ini terhadap dimensi mandiri. Pengembangan permainan engklek ini menggunakan metode R&D atau penelitian dan pengembangan yang menghasilkan produk dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementasi, Evaluasi). Adapun subjek pada penelitian ini yaitu ahli media, materi dan bahasa, 8 orang siswa dan 1 guru BK. Hasil dari ahli media diperoleh presentase sebesar 76% berada pada kategori layak, hasil dari ahli materi diperoleh presentase sebesar 86% berada pada kategori layak, dan hasil dari ahli bahasa diperoleh presentase sebesar 80% berada pada kategori layak. Kemudian uji coba respon dilakukan pada 8 orang siswa dan 1 guru BK dengan mendapatkan respon baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa permainan engklek terhadap dimensi mandiri siswa di SMPN 13 Tarakan memenuhi kriteria kelayakan untuk digunakan.
OKEN JELIANTI
2024 · Thesis · Open Access
Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny. R Di Wilayah Puskesmas Karang Rejo RINGKASAN Pelayanan kebidanan komprehensif merupakan pelayanan asuhan kebidanan yang dilaksanakan secara menyeluruh mulai dari kehamilan, persalinan, nifas hingga bayi baru lahir. Tujuan dari pelayanan kebidanan ini adalah untuk dapat mendeteksi apa yang terjadi pada seorang wanita mulai dari masa kehamilan, persalinan, lahirnya bayi hingga masa nifas serta melatih cara melakukan pengkajian, memberikan diagnosis yang akurat, mengantisipasi masalah yang mungkin timbul, menentukan tindakan segera, merencanakan dan bertindak sesuai kebutuhan ibu serta mampu mengevaluasi tindakan yang dilakukan Asuhan kebidanan komprehensif atau Continuity Of Care yang dilakukan penulis dimulai pada kehamilan trimester III, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir secara berkelanjutan dengan menggunakan standar asuhan kebidanan. Asuhan diberikan mulai dari tanggal 14 Maret 2024 – 29 Maret 2024. Kunjungan asuhan kebidanan dilakukan di Puskesmas Karang Rejo. Kunjungan hamil dilakukan sebanyak satu kali, kunjungan bersalin satu kali, kunjungan nifas dan bayi baru lahir dua kali. Sehingga penulis melakukan kunjungan komprehensif sebanyak enam kali. Asuhan kebidanan komprehensif pertama kali dilakukan pada saat kunjungan kehamilan di trimester III pada tanggal 14 Maret 2024 dengan usia kehamilan ibu 39 minggu 4 hari, didapatkan setelah pengkajian dilakukan dari kunjungan masa kehamilan dalam kondisi normal dan tidak ditemukan adanya komplikasi apapun. Asuhan persalinan diberikan pada tanggal 29 Maret 2024 pada usia kehamilan ibu 41 minggu 5 hari. Asuhan yang diberikan sesuai dengan standar 60 langkah Asuhan Persalinan Normal (APN), didapatkan kala I berlangsung selama 2 jam, dan kala II berlangsung selama 30 menit, dilakukan penilaian sepintas, bayi lahir cukup bulan, segera menangis, warna kulit kemerahan, dan tonus otot baik. Kala III berlangsung salama 5 menit setelah oksitosin disuntikkan, palsenta lahir lengkap dan tidak ada kelainan dan robekkan. Asuhan kebidanan pada kala IV dilakukan selama 2 jam dengan memantau tanda-tanda vital ibu, dan didapatkan hasil dalam batas normal, perdarahan kurang lebih 40 cc, terdapat laserasi perineum derajat 2 dan telah dilakukan penjahitan dengan anastesi. Kunjungan nifas dan bayi baru lahir dilakukan pada tanggal 29 Maret 2024 sampai tanggal 8 april, dengan hasil pemeriksaan fisik dan tanda-tanda vital ibu dan perdarahan masa nifas dalam batas normal, TFU 1 jari dibawah pusat, terdapat penegluaran lochea rubra dan bekas jahitan periuneum masih basah dan tidak ada tanda-tanda infeksi. Asuhan yang dilakukan pada bayi baru lahir berupa pengkuran antropometri. Didapatkan hasil bayi berjenis kelamin perempuan, berat badan 3.500 gr, panjang badan 47 cm, lingkar kepala 32 cm, dan lingkar dada 31 cm. Telah dilakukan asuhan komprehensif pada Ny. R selama masa kehamilan, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir dengan didapatkan bahwa tidak tedapat penyulit dan berlangsung fisiologis. Asuhan kebidanan yang berkelanjutan jika diberikan secara aktif dapat meningkatkan kesehatan ibu dan anak.
SHINTA PRAMITHA
2024 · Thesis · Open Access
Pelayanan kebidanan komprehensif merupakan pelayanan asuhan kebidanan yang dilaksanakan secara menyeluruh mulai dari kehamilan, persalinan, nifas hingga bayi baru lahir. Tujuan dari pelayanan kebidanan ini adalah untuk dapat mendeteksi apa yang terjadi pada seorang wanita mulai dari masa kehamilan, persalinan, lahirnya bayi hingga masa nifas serta melatih cara melakukan pengkajian, memberikan diagnosis yang akurat, mengantisipasi masalah yang mungkin timbul, menentukan tindakan segera, merencanakan dan bertindak sesuai kebutuhan ibu serta mampu mengevaluasi tindakan yang dilakukan Asuhan kebidanan komprehensif atau Continuity Of Care yang dilakukan penulis dimulai pada kehamilan trimester III, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir secara berkelanjutan dengan menggunakan standar asuhan kebidanan. Asuhan diberikan mulai dari tanggal 18 Maret 2024 – 20 Maret 2024. Kunjungan asuhan kebidanan dilakukan di Puskesmas Pantai Amal. Kunjungan hamil dilakukan sebanyak satu kali, kunjungan bersalin satu kali, kunjungan nifas dan bayi baru lahir satu kali. Sehingga penulis melakukan kunjungan komprehensif sebanyak empat kali. Asuhan kebidanan komprehensif pertama kali dilakukan pada saat kunjungan kehamilan di trimester III pada tanggal 18 Maret 2024 dengan usia kehamilan ibu 39 minggu 2 hari, didapatkan setelah pengkajian dilakukan dari kunjungan masa kehamilan dalam kondisi normal dan tidak ditemukan adanya komplikasi apapun. Asuhan persalinan diberikan pada tanggal 19 Maret 2024 pada usia kehamilan ibu 39 minggu 3 hari. Asuhan yang diberikan sesuai dengan standar 60 langkah Asuhan Persalinan Normal (APN), didapatkan kala I berlangsung selama 5 jam 20 menit, dan kala II berlangsung selama 27 menit, dilakukan penilaian sepintas, bayi lahir cukup bulan, segera menangis, warna kulit kemerahan, dan tonus otot baik. Kala III berlangsung salama 8 menit setelah oksitosin disuntikkan, palsenta lahir lengkap dan tidak ada kelainan dan robekkan. Asuhan kebidanan pada kala IV dilakukan selama 2 jam dengan memantau tanda-tanda vital ibu, dan didapatkan hasil dalam batas normal, perdarahan kurang lebih 100 cc, terdapat laserasi perineum derajat 2 dan telah dilakukan penjahitan dengan anastesi. Kunjungan nifas dan bayi baru lahir dilakukan pada tanggal 20 Maret 2024, dengan hasil pemeriksaan fisik dan tanda-tanda vital ibu dan perdarahan masa nifas dalam batas normal, TFU 1 jari dibawah pusat, terdapat penegluaran lochea rubra dan bekas jahitan periuneum masih basah dan tidak ada tanda-tanda infeksi. Asuhan yang dilakukan pada bayi baru lahir berupa pengkuran antropometri. Didapatkan hasil bayi berjenis kelamin perempuan, berat badan 3.000 gr, panjang badan 48 cm, lingkar kepala 32 cm, dan lingkar dada. Telah dilakukan asuhan komprehensif pada Ny. N selama masa kehamilan, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir dengan didapatkan bahwa tidak tedapat penyulit dan berlangsung fisiologis. Asuhan kebidanan yang berkelanjutan jika diberikan secara aktif dapat meningkatkan kesehatan ibu dan anak.
ZIDANE JHORGI
2024 · Thesis · Open Access
.
AGUSTINA
2024 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan: 1). Menentukan formulasi atau kadar ekstrak bunga tapak dara dalam mendeteksi kandungan formalin pada ikan asin, 2). Mengidentifikasi kandungan formalin pada pangan ikan asin yang dijual di pasar Kota Tarakan dan 3). Mengidentifikasi potensi penerapannya pada pembelajaran Biologi. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen dengan memberikan 3 perlakuan indikator alami kadar konsentrasi ekstrak bunga tapak dara. Analisis data yang digunakan yaitu Uji Prasyarat (Uji Normalitas dan Uji Homogenitas), Uji Hipotesis (Anova Satu Arah) dan Uji Lanjut (Duncan). Adapun potensi pembelajaran dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kadar konsentrasi ekstrak bunga tapak dara yang efektif yaitu pada ekstrak L1 (10g bunga tapak dara + 5 ml air) untuk deteksi formalin pada kadar 7%, 14% dan 21% yang diperoleh berdasarkan grafik rekapitulasi. Selanjutnya, Hasil uji pangan ikan asin yang dijual di pasar Kota Tarakan yaitu pada Pasar Pagun, Pasar Beringin, pasar Gusher dan Pasar Rakyat adalah negatif formalin. Berdasarkan hasil analisis pemanfaatan hasil penelitian sebagai sumber belajar, maka penelitian ini dimanfaatkan sebagai sumber belajar bagi peserta didik kelas XI SMA dengan materi pembelajaran Makanan dan Sistem Pencernaan Makanan.
SITI KHAFIFAH NURHAIDAH
2024 · Thesis · Open Access
Asuhan kebidanan komprehensif adalah asuhan berkesinambungan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana. peran bidan selain memberikan asuhan komprehensif juga harus meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam penanganan dan memberikan pelayanan kesehatan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana . tujuan dari asuhan ini adalah memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif pada ibu hamil, bersalin,nifas, dan bayi baru lahir pada Ny. N di Puskesmas Puskesmas Pantai Amal Kota Tarakan dengan menggunakan pendekatan manajeman kebidanan dengan pendekatan manajeman asuhan kebidanan. Pelaksanaan asuhan kebidanan komprehensif dimulai pada tanggal 03 Maret 2024 di Puskesmas Pantai Amal, kunjungan awal dilakukan pada saat klien memasuki usia kehamilan 38 minggu, dilakukan 1 kali kunjungan, persalinan terjadi pada usia kehamilan 39 minggu pada tanggal 22 Maret 2024. Asuhan kunjungan masa nifas dilakukan sebanyak 4 kali pada tanggal 22 Maret 2024 Postpartum 6 jam KF-1. Pada tanggal 28 Maret 2024 Postpartum hari ke-6 KF-2. Tanggal 11 April 2024 postpartum hari ke-20 KF-3. Tanggal 22 April Postpartum hari ke-31 KF-4. Dan asuhan kunjungan neonatal sebanyak 3 kali kunjungan pada tanggal 22 Maret februari 2024 6 jam atau KN1. Pada tanggal 28 Maret 2024 hari ke-6 atau KN2. Pada tanggal 11 April 2024 hari ke-20 KN3. penatalaksanaan asuhan masa nifas dan bayi baru lahir menyesuaikan kebutuhan selama masa nifas dan bayi baru lahir. Sehingga dapat disimpulkan bahwa asuhan kebidanan komprehensif telah dilakukan kepada Ny.N mulai dari kehamilan,bersalin,nifas dan bayi baru lahir,yang dimulai pada tanggal 09 Maret 2024 di Puskesmas Pantai Amal. Asuhan yang diberikan pada masa kehamilan sesuai dengan standar 10 T, asuhan persalinan sesuai standar asuhan persalinan normal (APN), dan telah dilakukan kunjungan nifas KF1 dan KF3 dan kunjungan neonatal KN1 dan KN3. Selama dilakukannya asuhan kebidanan secara komprehensif ini tidak ditemukan masalah pada kehamilan, persalinan, kunjungan nifas dan bayi keadaan ibu dan bayi dalam kedaan normal dan tidak ditemukan adanya masalah.
FIRA HASTI CRISTIANI BALAN
2024 · Thesis · Open Access
Asuhan komprehensif adalah asuhan yang diberikan oleh bidan mulai dari kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas AKI dan AKB merupakan indikator keberhasilan upaya kesehatan ibu dan anak. Tujuan Asuhan Komprehensif pada Ny.N sejak masa kehamilan, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir. Mulai dari pengkajian, identifikasi, diagnosa, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan analisis setiap kunjungan dan pemeriksaan upaya penurunan angka kematian ibu dan anak. Penatalaksanaan asuhan kebidanan komprehensif dimulai pada tanggal 13 Maret 2024 di Puskesmas Sebengkok Kota Tarakan dengan Ny. N sebagai responden untuk melaksanaan asuhan. Kunjungan awal dilakukan pada saat usia kehamilan klien 38 minggu 4 hari, dari hasil pemeriksaan fisik didapatkan hasil normal dan pemeriksaan laboratorium Hb: 10,4 mg/dL, sehingga Ny. N menderita anemia ringan. Masalah yang dikhawatirkan yaitu perdarahan pada persalinan dan nifas. Telah diberikan asuhan yaitu pemberian tablet Fe 2x1/hari, menganjurkan ibu mengkonsumsi sari kurma, buah kurma dan pemenuhan nutrisi. Persalinan terjadi pada tanggal 1 April 2024 dengan usia kehamilan 40 minggu 6 hari. Kala 1 berlangsung selama ±6 jam, kala II berlangsung selama 10 menit, kala III berlangsung selama 10 menit, dan kala IV berlangsung selama 2 jam. Pelaksanaan asuhan persalman menggunakan standar asuhan persalinan normal, 60 langkah (APN). Pada kunjungan masa nifas 3 hari yang di alami Ny.N berjalan normal, dilakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, proses involusi, tinggi fundus uteri, kontraksi rahim, proses laktasi, dan pengeluaran lochea yang semuanya termasuk dalam batas fisiologis. Kunjungan Bayi Baru Lahir pada tanggal 4 April 2024, 3 hari setelah bayi lahir. Dari pemeriksaan fisik didapatkan hasil normal, berjenis kelamin laki-laki, berat badan 3090 gram, panjang 48 cm, lingkar kepala 33 cm dan lingkar dada 34 cm, bayi lahir spontan, tidak ada masalah dan bayi telah melakukan IMD selama 60 menit bayi setelah lahir Asuhan kebidanan komprehensif telah didokumentasikan dalam bentuk SOAP Pada masa kehamilan, persalinan, nifas, dan By.Ny.N tidak ditemukan adanya kesenjangan antara teori dan praktek. Diharapkan pasien dapat menerapkan konseling yang telah diberikan selama dilakukan asuhan kebidanan sehingga dapat mengetahui pentingnya pengawasan pada saat hamil, bersalin, nifas dan bayi baru
NUR SINDIANI
2024 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi projek penguatan profil pelajar pancasila (P5) di SMPN Kota Tarakan. Penelitian ini jenis kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Data analisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi P5 di SMPN di Kota Tarakan terdapat beberapa tahapan Pertama, desain P5 dengan rincian : membentuk tim fasilitator, identifikasi tingkat kesiapan satuan pendidikan, penentuan dimensi, tema dan alokasi waktu projek P5, membuat modul P5, dan perencanaan asesmen. Desain P5 yang dijalankan pada sekolah SMPN di Kota Tarakan telah sesuai dengan panduan P5 Kemendikbud Ristek yang disesuaikan dengan kondisi sekolah masing-masing. Kedua, megelola projek, mengawali projek dengan pengenalan dan konseptualisasi, mengoptimalkan projek dengan aksi nyata dan menutup projek dengan perayaan hasil belajar berupa pameran dan bazar. Ketiga, mengolah asesmen dengan menggunakan asesmen formatif, sumatif dan diagnostik disediakan oleh setiap sekolah di SMPN Kota Tarakan. Pelaporan dengan rapor P5 sekali pada setiap akhir semester genap. Namun, beberapa sekolah di SMPN di Kota Tarakan masih didapati belum menyediakan rapor P5
DARMI
2024 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Permasalahan budidaya perikanan adalah tingginya biaya pakan serta pertumbuhan ikan yang tidak maksimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kandungan nutrisi pakan buatan dengan metode fermentasi, tingkat kecernaan pakan terhadap pertumbuhan, kelangsungan hidup (SR) pada ikan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, terdiri dari perlakuan P1 (control): pakan komersial, P2: pakan buatan dengan 3 ulangan. Kandungan nutrisi pakan dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan data SNI, sedangkan nilai pertumbuhan, FCR, SR dan SGR mengunakan ANOVA T-Test. Hasil uji proksimat kadar air pada pakan buatan sebesar 11,16%, protein 43,75%, lemak 10,32%, abu 15,48% dan karbohidrat 19,23%. Nilai panjang mutlak pada P1 dan P2 masing-masing yaitu 6,1 cm dan 7,0 cm, Berat pada P1 sebesar 9.06 gr dan P2 12,7 gr, laju pertumbuhan spesifik (SGR) pada P1 sebesar 1,91 dan P2 sebesar 2,32, FCR pada P1 sebesar 1,07 dan P2 sebesar 0,97, dan nilai SR pada P1 dan P2 sebesar 100%. Kualitas air diperoleh suhu pada P1 dan P2 yaitu 27-29°C, pH pada P1 dan P2 yaitu 6-7, DO pada P1 dan P2 yaitu 5-6 mg/L sedangkan amonia dari P1 yaitu 0,04-2,71 dan P2 yaitu 1,07-2,70 mg/L. Kesimpulan, pakan buatan memiliki nilai pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan lebih tinggi dengan nilai FCR yang lebih rendah.
RIDAH NORMILASARI
2024 · Thesis · Open Access
Berdasarkan Profil Kesehatan Tahun 2023 mengatakan bahwasannya terjadi penurunan Angka Kematian Ibu yaitu 194 per 100.000 kelahiran hidup. Penurunan AKI dan AKB saat ini masih merupakan program kesehatan prioritas di Indonesia. Bidan sebagai pemberi asuhan kebidanan memiliki posisi stategis untuk berperan dalam upaya percepatan penurunan AKI dan AKB. Tujuan penyusunan LTA ini untuk memberikan asuhan kebidanan pada ibu hamil Trimester III yang fisiologis dengan menggunakan pendekatan manajemen asuhan kebidanan. Pelayanan asuhan kehamilan pada Ny. S G2P0A1 dilakukan di Puskesmas Pantai Amal Jl. Amal Lama, Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Waktu yang digunakan selama melakukan asuhan yaitu pada bulan Maret-April 2024. Pada kasus Ny. S masa kehamilan yang dialami tidak ada tanda-tanda komplikasi. Ny. S melakukan kunjungan antenatal sebanyak 9 kali dan sudah memenuhi standar asuhan antenatal yaitu minimal 4 kali. Ny. S memenuhi standar asuhan 10T. Tidak terdapat masalah pada Ny. S. Seluruh asuhan yang dilakukan pada Ny. S sudah sesuai dengan standart dan ada beberapa kesenjangan teori dan praktik.
YOAN ARIESTIA WEDARI WELSON
2024 · Thesis · Open Access
Nyeri menstruasi atau dismenorea sering dialami oleh beberapa wanita khususnya di usia reproduktif, bahkan angka kejadian dismenore di dunia sangat besar. Rata-rata lebih dari 50% wanita mengalami dismenore di setiap negaranya. Beberapa perempuan yang merasakan sakit yang tidak tertahankan saat menstruasi dapat berpengaruh terhadap 50% aktivitas harian pada perempuan usia produktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh responden kebanyakan usia 19-21 tahun, kebanyakan berusia 19-21 tahun sebanyak 60 responden (100%). Sebagian besar responden tidak mengalami kecemasan 40 responden (66,6%), kecemasan ringan 9 orang (15%), kecemasan sedang 4 orang (6,67%), kecemasan berat 4 orang (6,67%). Rata-rata tingkat nyeri dismenorea primer 60 orang (100%) dan tidak ada yang mengalami nyeri berat. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diharapkan kepada remaja putri untuk dapat menambah pengetahuannya mengenai tingkat nyeri dismenorea dan upaya penanganannya.
KARMILA
2024 · Thesis · Open Access
Hukum Adat Dolop merupakan tradisi yang sangat terkenal didalam masyarakat suku Dayak Agabag dalam peradilan hukum. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan yang digunakan oleh masyarakat suku Dayak Agabag dalam upacara Hukum Adat Dolop. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data yang dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sementara, teknik analisis dalam penelitian ini berupa keabsahan data berupa wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis tumbuhan yang digunakan dalam upacara Hukum Adat Dolop dan pemanfaatan bagian tumbuhan yang digunakan dalam upacara Hukum Adat Dolop Suku Dayak Agabag. Masyarakat Suku Dayak Agabag di Kapubaten Nunukan Kalimatan Utara menggunakan tumbuhan yang dapat ditemui di lingkungan sekitar. Bagian-bagian tumbuhan yang digunakan dalam upacara Hukum Adat Dolop berupa batang pohon rambutan, batang pohon pisang, kunyit, beras dan tempurung kelapa, sedang bahan tambahan yang digunakan dalam proses upacara Hukum Adat Dolop berupa telur ayam kampung dan kain kuning. Budaya yang sudah ada, akan lebih baik untuk terus dipelihara dan dilestarikan khususnya dalam budaya Upacara Hukum Adat. Masyarakat lebih memahami makna tumbuhan yang digunakan Hukum Dolop, karena pada zaman sekarang banyak generasi yang tidak mengetahui makna tersebut. Bahkan tahapan ritual Dolop generasi sekarang belum mengerti, umtuk itu penulis berharap penelitian selanjutnya lebih mendalam lagi.
JONATHAN NIMO JAWAN MIKHAEL
2024 · Thesis · Open Access
In this research the research study was to find the teachers' challenges in implementing the Kurikulum Merdeka at SMAS Frater Don Bosco Tarakan The objectives of this research were to describe the implementation of Kurikulum Merdeka in English language teaching and to find the teachers' challenges during the implementation of Kurikulum Merdeka in English language teaching at the tenth grade of SMAS Frater Don Bosco Tarakan in the academic year 2023/2024. In this study, the researcher used a qualitative descriptive method. The researcher collected data through observation, interview, and document analysis. The data were obtained from one class observation of tenth grade and interview with English teacher. The researcher uses Miles and Huberman's data analysis techniques which has three stages: (1) data reduction, (2) data display, (3) drawing conclusions and verification. For the validity of the data, the researcher used the triangulation method. The study results show that Kurikulum Merdeka has been implemented in English language teaching. The teacher implemented Alur Tujuan Pembelajaran and Modul Ajar based on Kurikulum Merdeka adapted to the characteristics of the teaching unit. The teacher has also implemented a learning cycle and conducted an assessment based on Kurikulum Merdeka. The learning components in the form of objectives, materials, methods, media and evaluation have been fulfilled in English language teaching. The challenges faced by the teacher are the limited time to design differentiated learning based on the individual needs of the students and the teacher cannot maintain the enthusiasm of the students until the end of the lesson. Reflection the teacher needs to be creative and innovative in implementing Kurikulum Merdeka in English language teaching. In Continuous Professional Development (CPD) the teacher must also be good in time management both in learning and designing learning materials because of the change that happens in the education unit so the teacher must always update with the teaching strategies and learning materials.
MELDELIN BETI VERPETUA
2024 · Thesis · Open Access
Kemandirian belajar perlu diberikan kepada peserta didik supaya mereka memiliki tanggung jawab dalam mengatur dan mendisiplinkan dirinya dan dalam mengembangkan kemampuan belajar atas kemauannya sendiri siswa yang memiliki kemandirian tinggi dapat dilihat dari beberapa indikator. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kemandirian belajar siswa kelas VIII SMP Negeri di kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian survei serta pengumpulan data melalui angket. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Adapun jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 140 dari 1.525 populasi yang terdiri dari siswa kelas VIII. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemandirian belajar siswa kelas VIII SMP Negeri di kota Tarakan sebagian besar berada pada kategori rendah dengan jumlah responden sebanyak 73 (52%). Kemandirian belajar siswa dilihat dari beberapa indikator yaitu hakikat mandiri berada di kategori rendah dengan jumlah responden 93 (66%) , tujuan mandiri berada di kategori rendah dengan jumlah responden 96 (69%), etos kerja berada di kategori rendah dengan jumlah responden 91(65%), rasa ingin tahu berada di kategori tinggi dengan jumlah responden 72(51%), keberanian berada di kategori rendah dengan jumlah responden 69(49%), profesional berada di kategori tinggi dengan jumlah responden 58(41%), kesadaran belajar berada di kategori rendah dengan jumlah responden 76(54%), dan menjadi pembelajar sepanjang hayat berada di kategori tinggi dengan jumlah responden 77(55%)
AHMAD ABDUL GHOFUR
2024 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Harga, Kualitas Produk Dan Citra Merek Terhadap Minat Beli Sepatu Merek Ventela Di Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada 200 Mahasiswa di Universitas Borneo Tarakan. Metode analisis data dilakukan menggunakan teknik regresi berganda untuk menentukan hubungan antara variabel independen Harga, Kualitas Produk dan Citra Merek dan variabel dependen Minat Beli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Harga, Kualitas Produk dan Cittra Merek secara positif dan signifikan mempengaruhi Minat Beli pada Sepatu Merek Ventela.
CICI LUCIANTI
2024 · Thesis · Open Access
Latar Belakang: Hipertensi dalam kehamilan adalah suatu kondisi tekanan darah diastol diatas 140 mmHg dan sistol diatas 90 mmHg atau lebih peningkatan diastolik sebesar 15 mmHg atau lebih diatas nilai dasar yang mana diukur dalam dua keadaan, minimal dalam jangka waktu 6 jam. Penyebab tingginya AKI di Indonesia pada ibu hamil sendiri adalah komplikasi, dan yang terjadi adalah tekanan darah tinggi / hipertensi, anemia dalam kehamilan, dalam kehamilan (preeklamsia/eklamsia) Tujuan: Untuk mengetahui karakteristik responden meliputi usia, pendidikan, pekerjaan, paritas dan untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan Ibu hamil Tentang Resiko Hipertensi Metode: Desain yang digunakan adalah survei deskriptif. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini diambil menggunakan teknik total sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil di Puskesmas Sebengkok Kota Tarakan sebanyak 54. Hasil dan Pembahasan: Berdasarkan hasil penelitian dari 54 responden, terdapat distribusi responden menurut umur yaitu 15 (27,8%) responden yang berumur 20 tahun, kemudian kelompok umur 20-35 tahun (46,3%) sebanyak 25 responden dan kelompok umur >35 tahun ada 14 responden (25,9%), menunjukkan bahwa keseluruhan mayoritas ibu multigravida sebanyak 46 responden (85,2%) dan kelompok minoritas dari kategori primigravida sebanyak 8 responden (14,8%), berdasarkan pendidikan, terdapat ibu berpendidikan SMA sebanyak 20 responden (37,0%), kemudian diikuti SMP sebanyak 18 responden (33,3%), kemudian SD sebanyak 13 responden (24,1%), dan Perguruan Tinggi sebanyak 3 responden (5,6%), berdasarkan pekerjaan menunjukkan bahwa responden terbesar yaitu ibu yang tidak bekerja sebanyak 44 responden (81,5%) dan bekerja 10 responden (18,5%. Kesimpulan: Karakteristik resnponden pada penelitian ini yaitu untuk kelompok umur mayoritas pada umur 20-35 tahun (46,3%), berdasarkan paritas yaitu multigravida sebanyak 46 orang (85,2%), berdasarkan pendidikan mayoritas SMA yaitu sebanyak 20 orang (37,0%), dan berdasarkan pekerjaan ibu hamil yang terbanyak adalah tidak bekerja sebanyak 44 oraang (81,5%). Pengetahuan ibu hamil tentang risiko hipertensi dikategori baik (50,0).
IRMA. S
2024 · Thesis · Open Access
GAMBARAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL YANG MENGIKUTI KELAS IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEBENGKOK KOTA TARAKAN ABSTRAK Pendahuluan : Kelas ibu hamil merupakan suatu kelompok belajar yang di tunjukkan untuk ibu-ibu hamil dengan umur kehamilan antara 4-36 minggu atau saat menjelang persalinan dengan jumlah peserta maksimal 10 orang. Tujuan : bagaimana gambaran karakteristik ibu hamil yang mengikuti kelas ibu hamil di wilayah kerja puskesmas Sebengkok kota Tarakan. Metode : penelitian yang dilakukan adalah metode deskriptif . Jumlah populasi penelitian ini 150 responden dengan jumlah 60 sampel. Pengumpulan data menggunakan kuesioner terkait karakteristikibu hamil dan rekam medik. Hasil : Uji analisis menggunakan distribusi frekuensi data didapatkan responden terkait dengan karakteristik usia menunjukkan bahwa dari 60 responden, kelompok usia dengan responden terbanyak berada pada kelompok dengan usia kurang dari 20 tahun yaitu sebanyak 28 responden (47%), sedangkan kelompok usia dengan responden yang paling sedikit adalah kelompok usia >35 tahun yaitu sebanyak 11 responden (18%). Terkait karakteristik gravida menunjukkan bahwa dari 60 responden, kelompok gravida paling banyak adalah gravida 1 sebanyak 32 responden (53%), dan gravida 2 sebanyak 28 responden (47%). Terkait karakteristik pekerjaan menunjukkan bahwa dari 60 responden, kelompok aktifitas ibu yang paling banyak adalah tidak bekerja sebanyak 40 responden (67%), dan ibu yang bekerja sebanyak 20 responden (37%). Terkait karakteristik ekonomi menunjukkan bahwa dari 60 responden, kelompok tingkat ekonomi terbanyak berada pada kelompok ekonomi 1.500.000 yaitu sebanyak 44 responden (73%), sedangkan kelompok ekonomi dengan responden yang paling sedikit adalah kelompok ekonomi >1.500.000-2.500.000 yaitu sebanyak 5 responden (8%).Simpulan : Usia ibu tertinggi pada kelompok usia 20 tahun sebanyak 28 responden (47%), gravida ibu tertinggi yaitu pada gravida 1 sebanyak 32 responden (53%), Pekerjaan ibu tertinggi yaitu tidak bekerja sebanyak 40 responden (67%) dan Status ekonomi ibu tertinggi yaitu ekonomi 1.500.000 sebanyak 44 responden (73%). Saran : Diharapkan dapat dilakukan penelitian lebih lanjut tentang karakteristik pengetahuan ibu tentang kelas ibu hamil dengan metode penelitian yang berbeda, variabel yang berbeda, jumlah populasi dan sampel yang lebih banyak, sehingga akan diperoleh hasil yang lebih baik.
DESY ASTUTI
2024 · Thesis · Open Access
Asuhan kebidanan komprehensif adalah asuhan berkesinambungan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana. peran bidan selain memberikan asuhan komprehensif juga harus meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam penanganan dan memberikan pelayanan kesehatan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana . tujuan dari asuhan ini adalah memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif pada ibu hamil, bersalin,nifas, dan bayi baru lahir pada Ny. S di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan dengan menggunakan pendekatan manajeman kebidanan dengan pendekatan manajeman asuhan kebidanan. Pelaksanaan asuhan kebidanan komprehensif dimulai pada tanggal 08 Januari 2024 di Puskesmas Karang Rejo, kunjungan awal dilakukan pada saat klien memasuki usia kehamilan 36 minggu, dilakukan 2 kali kunjungan, persalinan terjadi pada usia kehamilan 39 minggu pada tanggal 03 februari 2024. Asuhan kunjungan masa nifas dilakukan sebanyak 4 kali pada tanggal 04 februari 2024 Postpartum Hari ke- 1 KF-1. Pada tanggal 09 februari 2024 Postpartum hari ke-6 KF-2. Tanggal 23 februari 2024 postpartum hari ke-20 KF-3. Tanggal 11 Maret Postpartum hari ke-37 KF-4. Dan asuhan kunjungan neonatal sebanyak 3 kali kunjungan pada tanggal 05 februari 2024 hari ke-1 atau KN1. Pada tanggal 10 februari 2024 hari ke-7 atau KN2. Pada tanggal 23 Febuari 2024 hari ke-20 KN3. penatalaksanaan asuhan masa nifas dan bayi baru lahir menyesuaikan kebutuhan selama masa nifas dan bayi baru lahir. Sehingga dapat disimpulkan bahwa asuhan kebidanan komprehensif telah dilakukan kepada Ny.S mulai dari kehamilan,bersalin,nifas dan bayi baru lahir,yang dimulai pada tanggal 08 januari 2024 di Puskesmas Karang Rejo. Asuhan yang diberikan pada masa kehamilan sesuai dengan standar 10 T, asuhan persalinan sesuai standar asuhan persalinan normal (APN), dan telah dilakukan kunjungan nifas KF1 dan KF3 dan kunjungan neonatal KN1 dan KN3. Selama dilakukannya asuhan kebidanan secara komprehensif ini tidak ditemukan masalah pada kehamilan, persalinan, kunjungan nifas dan bayi keadaan ibu dan bayi dalam kedaan normal dan tidak ditemukan adanya masalah.