Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

9.639 item publik

Publikasi

Halaman 203 dari 482

Respon Pemberian Ekstrak Gulma Jukut Pahit (Axonopus Compresus) Dan Gulma Alang-Alang (Imperata clydrica) Terhadap Tanaman Jagung (zea Mays) Dalam mengendalikan gulma rumput belulang (ELeusin indica L.)

NASRUN
2024 · Thesis · Open Access

Penelitian ini dilakukan untuk mengendalikan gulma rumput belulang (eleusin indica L) adapun upaya yang dilakukan adalah pengunaan pestisida nabati yaitu Gulma jukut pahit (Axonopus Compresus) Dan alang alang (Imperata Cylindrica) dan pengaturan dosis yang tepat Penelitian ini diduga akan meningkatkan pertumbuhan tanaman jagung yang maksimal. Penelitian dilaksanakan pada bulan November sampai dengan Januari 2022. Dilaksanakan di Lahan Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Adapun Alat yang digunakan dalam penelitian ini yaitu cangkul, belender, gelas ukur, pengggaris,timbangan analitik, buku, pulpen, meteran. Sedangkan bahan yang digunakan untuk penelitian ini yaitu: polibag, bibit jagung, pupuk kandang, gulma Axonopus Compresus dan gulma Imperata Cylindrica Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan sebelas perlakuan tiga ulangan, dengan satuan percobaan 11 x3= 99 satuan percobaan dimana P0- Kontrol (Tanpa ekstrak), P0+ Racun Sintetik, P1 Tanpa Gulma, P2 Konsentrasi ekstrak (25% Axonopus Compresus), P3 Konsentrasi ekstrak (25% Imperata Cylindrica), P4 Konsentrasi ekstrak (50% Axonopus Compresus), P5 Konsentrasi ekstrak (50% Imperata Cylindrica), P6 Konsentrasi ekstrak (75% Axonopus Compresus), P7 Konsentrasi ekstrak (75% Imperata cylindrica), P8 Konsentrasi ekstrak (100% Axonopus Compresus), P9 Konsentrasi ekstrak (100% Imperata Cylindrica), Penelitian ini menggunakan dua analisis data. Analisis data Analysis of Variance (ANOVA) digunakan untuk parameter vegetatif tanaman jagung. persentasi kerusakan gulma, Analisis yang digunakan untuk menguji hasil Riset untuk parameter vegetatif tanaman jagung yaitu dengan menggunakan ANOVA dengan taraf 5%. Apabila F hitung menunjukkan berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji lanjut dengan uji DMRT kepercayaan 95%. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan pemberian ekstrak jukut pahit (axonopus compresus) dan extrat alang-alang (imperata cylindrica) dalam mengendalikan gulma rumput belulang (eleusin Indica L) terhadap tanaman jagung (zea mays l.) tidak menunjukan hasil yang memuaskan dimana ekstrak tersebut tidak mampu menekan pertumbuhan gulma namun berbanding terbalik dengan pengunaan pestisida kimia yang menunjukan hasil yang sangat memuaskan di saat pengaplikasian.

PENGARUH PUPUK KANDANG DAN MULSA ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL MENTIMUN (Cucumis sativus L.)

JERRY YOSUA JHON
2024 · Thesis · Open Access

Pemulsaan dan pemupukan organik menjadi alternatif pengelolaan tanaman mentimun pada lahan dengan suhu dan curah hujan tinggi. Pemulsaan berperan dalam mengendalikan erosi dan pertumbuhan gulma, sedang bahan organik sebagi sumber unsur hara bagi mentimum. Mulsa dan pupuk organik memiliki banyak macam dan ragam, yang tentunya memberikan pengaruh yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian pupuk kandang dan mulsa organik terhadap pertumbuhan, dan hasil tanaman mentimun (Cucumis sativus L.). Penelitian menggunakan RAK 1 faktor yaitu aplikasi pupuk kandang ayam dan mulsa organik (mulsa rumput toraja, sekam padi dan daun bambu). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang dan mulsa organik dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun. Perlakuan kombinasi pupuk kandang ayam dan mulsa daun bambu, yang memberikan hasil optimal pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, berat buah, panjang buah, diameter buah, berat akar, dan berat trubus. Penelitian ini menyarankan penggunaan mulsa daun bambu dan pupuk kandang ayam 6 kg per bedengan untuk meningkatkan produksi tanaman mentimun.

Analisis Eksternalitas Keberadaan Wisata Pantai Kelapa Terhadap Perekonomian Desa mangkupadi

RASMAN
2024 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis eksternalitas dari keberadaan wisata Pantai Kelapa terhadap perekonomian Desa Mangkupadi. Fokus utama penelitian adalah mengidentifikasi dan mengukur dampak positif dan negatif yang ditimbulkan oleh aktivitas wisata tersebut pada berbagai aspek kehidupan masyarakat, meliputi ekonomi, sosial, dan lingkungan. Metode analisis yang digunakan adalah distribusi frekuensi dan persentase. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 50 responden yang merupakan penduduk Desa Mangkupadi. Analisis dilakukan dengan menghitung skor dan persentase untuk setiap indikator eksternalitas, yang kemudian dikategorikan menjadi eksternalitas positif dan negatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan wisata Pantai Kelapa memberikan eksternalitas positif sebesar 62% (kategori cukup tinggi) dan eksternalitas negatif sebesar 71% (kategori tinggi) terhadap perekonomian Desa Mangkupadi. Eksternalitas positif tertinggi terdapat pada indikator pendidikan (82%), yang ditandai dengan peningkatan minat dan kesempatan untuk menempuh pendidikan tinggi. Sementara itu, eksternalitas negatif tertinggi terdapat pada indikator kesejahteraan (84%), terutama terkait dengan meningkatnya kebutuhan air bersih. Analisis per indikator menunjukkan bahwa wisata Pantai Kelapa memberikan dampak positif signifikan pada sektor produksi, pendidikan, dan perlindungan pesisir dari abrasi. Namun, dampak negatif yang cukup besar juga teridentifikasi, terutama pada aspek konsumsi, kebutuhan air bersih, dan peningkatan jumlah sampah. Secara keseluruhan, hasil penelitian mengindikasikan bahwa meskipun wisata Pantai Kelapa memberikan manfaat ekonomi dan sosial, dampak negatif yang dirasakan masyarakat cenderung lebih tinggi. Temuan ini menyoroti pentingnya pengelolaan wisata yang lebih berkelanjutan dan memperhatikan kesejahteraan masyarakat lokal. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya strategi pengembangan wisata yang dapat memaksimalkan manfaat positif sekaligus meminimalkan dampak negatif terhadap masyarakat dan lingkungan Desa Mangkupadi.

HUBUNGAN PENGETAHUAN SUAMI TERHADAP PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI DI UPTD PUSKESMAS PULAU SAPI KECAMATAN KABUPATEN MALINAU

SUHESTI MEAN
2024 · Thesis · Open Access

Kontrasepsi merupakan upaya untuk mencegah terjadinya kehamilan dapat bersifat sementara maupun permanen, masalah yang terjadi pada saat pemilihan alat kontrasepsi pada ibu ialah dukungan suami, dimana seberapa peduli suami dalam mendukung pemilihan alat kontrasepsi. Pemilihan alat kontrasepsi harus sesuai dengan kondisi usia, jumlah anak, dan tujuan penggunaan. Diketahui pemilihan non MKJP di Indonesia pada Wanita Usia Subur (WUS) ≥35 tahun masih tinggi, padahal pada usia tersebut dianjurkan untuk menggunakan MKJP. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan membuktikan hubungan pengetahuan suami terhadap pemilihan alat kontrasepsi. Studi ini menggunakan desain studi Cross Sectional dengan populasi yaitu akseptor KB di puskesmas pulau sapi sejumlah 369 akseptor KB. Sampel penelitian ini diambil dari data menggunakan teknik simple random sampling sebanyak 79 responden, Data diperoleh dari data kuesioner. Hasil penelitian selanjutnya di analisa menggunakan uji statistik Chi Square dengan bantuan SPSS V.26 menunjukkan hasil PUS yang memilih KB MJKP memiliki pengetahuan baik (15,2%) sedangkan PUS yang memili KB NON MJKP sebagian besar pengetahuan suami cukup (40,5%) dengan hasil ρ = 0.008 α = 0.05 yang artinya ada hubungan dukungan suami dengan pemilihan alat kontrasepsi . Kesimpulan seorang wanita mengalami perubahan dalam dirinya setelah mempunyai anak, sehingga perlu beradaptasi dengan keadaan baru, disini dibutuhkan dukungan suami dalam memberikan motivasi, pengambilan keputusan, penyediaan sarana dan prasarana kesehatan, sehingga dengan adanya dukungan suami sehingga dengan keinginan dari kedua belah pihak yang sudah disepakati bersama dukungan suami juga perlu ditingkatkan dengan cara meningkatkan pengetahuan suami tentang alat kontrasepsi dan mendorong suami agar memiliki sikap menghargai pilihan istri dalam memilih alat kontrasepsi yang mereka ketahui sesuai dengan kondisi kesehatan tubuh istri.

HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN KONTRASEPSI SUNTIK 3 BULAN DENGAN KEJADIAN AMENORE DI DOKTER PRAKTEK MANDIRI DR WITA MARLINA MALINAU TAHUN 2024

MARTIANA PAULUS
2024 · Thesis · Open Access

HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN KONTRASEPSI SUNTIK 3 BULAN DENGAN KEJADIAN AMENORE DI DOKTER PRAKTEK MANDIRI DR WITA MARLINA MALINAU TAHUN 2024 Abstrak Laju pertumbuhan penduduk terus mengalami peningkatan dengan persoalan tersebut pemerintah membuat program KB (Keluarga Berencana) untuk pengendalian kehamilan menggunakan alat kontrasepsi. Kontrasepsi suntik 3 bulan merupakan jenis kontrasepsi yang sering digunakan di praktek dokter mandiri dr wita marlina. terutama kontrasepsi suntik 3 bulan yang berisi Depo-Provera (Depo Medroxy Progesterone Acetat). Kontrasepsi ini memiliki efektifitas yang baik tetapi memiliki beberapa efek samping, seperti gangguan menstruasi, seperti amenore, peningkatan berat badan, mual, sakit kepala, nyeri payudara dan sebagainya. Gangguan menstruasi yang terjadi meliputi amenore, spotting, hipomenorhea dan hypermenorhea. Efek samping yang timbul merupakan alasan terbesar akseptor menghentikan pemakaian kontrasepsi suntik. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menganalisa hubungan lama penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan dengan gangguan menstruasi di dokter praktek mandiri dr wita marlina tahun 2024. Metode penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross-sectional yaitu mencoba menggali bagaimana dan mengapa fenomena itu terjadi. Metode pengumpulan data menggunakan ceklist dan populasi dalam penelitian ini adalah seluruh akseptor KB suntik 3 bulan yang suntik di dokter praktek mandiri dr wita marlina sebanyak 81 orang. Data yang terkumpul akan dianalisis secara komputerisasi. Hasil uji statistik dengan menggunakan uji Chi-Square menunjukkan bahwa p = 0,000 0,005, terdapat hubungan lama penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan dengan kejadian amenore. Dalam hal ini dapat dinyatakan penerimaan hipotesis penelitian yaitu Ha diterima dan Ho ditolak dan demikian hipotesis penelitian telah teruji kebenarannya. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara lama penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan dengan kejadian amenore pada akseptor KB suntik 3 bulan di dokter praktek mandiri dr wita marlina tahun 2024. Saran untuk petugas Kesehatan agar dapat memberikan peningkatan pelayanan kepada akseptor KB suntik 3 bulan kepada WUS serta dapat memberikan KIE kepada pengguna kontrasepsi suntik.

Perbandingan metode kelas ibu balita dengan home visit terhadap pengetahuan ibu tentang MPASI di posyandu beringin desa lubak manis

SRIWAHYUNI
2024 · Thesis · Open Access

Pendahuluan: Puskesmas Malinau Seberang masih ditemukan 34 balita stunting, sehingga langkah pencegahan harus segera dilakukan oleh tenaga kesehatan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah memastikan pemberian makanan pendamping ASI yang adekuat dan benar dengan memberikan video edukasi dan penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan ibu yang memiliki anak balita. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis Perbandingan Metode Kelas Ibu Balita dengan penyuluhan Home visit terhadap pengetahuan ibu balita tetang makanan pendamping ASI (MPASI) Puskesmas malinau seberang Kalimantan Utara. Subjek dan Metode: Desain penelitian quasy eksperiment dilaksanakan pada bulan Mei - Juni tahun 2024 dan berlokasi di wilayah Malinau Seberang, Kalimantan Utara. Sampel penelitian 30 orang yang terbagi menjadi 15 kelompok Kelas ibu balita dan 15 kelompok Home visit. Outcome adalah pengetahuan ibu tentang pemberian MPASI. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner. Analisis statistic adalah Mann Whitney. Hasil: Analisis Mann- Whitney menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok ibu balita dan kelompok home visit karena nilai p value 0.169 > 0.05. Meski demikian pada kelompok home visit rerata nilai lebih tinggi dari kelompok kelas ibu balita. Kesimpulan: Hasil ini menginterpretasikan bahwa pemberian kelas ibu balita ataupun home visit sama-sama dapat meningkatkan pengetahuan ibu tentang MP ASI.

PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PUNGUTAN LIAR JURU PARKIR LIAR DI KOTA TARAKAN

WULANDARI
2024 · Thesis · Open Access

This research intends to answer questions regarding law enforcement regarding illegal fees from illegal parking attendants in Tarakn City. First, how to enforce the law against illegal fees from illegal parking attendants in Tarakan City. Second, what are the obstacles to law enforcement regarding illegal fees from illegal parking attendants in Tarakan City. This thesis is empirical research carried out directly at the Civil Service Police Unit and the Tarakan Regional Public Company Aneka Usaha and the data used is primary data and secondary data. Primary data is legal data obtained through interviews with the Civil Service Police Unit and the Tarakan Regional Public Company Aneka Usaha in order to obtain competent results. Secondary data is laws, official documents, books, journals, articles and other supporting data. As a result of this research, the author concludes that firstly, law enforcement against illegal fees by illegal parking attendants is carried out by means of socialization and education at all levels of society to prevent unwanted desires, as well as providing guidance to illegal parking attendants to register themselves to become parking attendants. official. Second, the obstacles to law enforcement regarding illegal fees carried out by illegal parking attendants are social problems such as low education, lack of community compliance in obeying the rules and the existence of a number of illegal parking attendants who are protected by certain agencies and the existence of a number of illegal parking attendants. which is under the auspices of mass organizations.

Kedudukan Rekaman CCTV Dalam Proses Pembuktian Tindak Pidana Pencurian Di Persidangan (Studi Putusan Pengadilan No.178/Pid.B/2018/PN.Tar)

SURYANINGSIH
2024 · Thesis · Open Access

Penelitian ini berjudul “Kedudukan Rekaman CCTV Dalam Proses Pembuktian Tindak Pidana Pencurian Di Persidangan Studi Putusan Pengadilan Negeri No.178/Pid.B/2018/PN.Tar”. Hukum Acara Pidana di Indonesia, telah mengatur mengenai alat bukti Adapun permasalahan yang akan dibahas dalam skripsi ini adalah bagaimana kedudukan hukum terhadap Rekaman CCTV dalam proses pembuktian di persidangan yang ditinjau dari Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana. Serta bagaimana pertimbangan hakim pada proses pembuktian perkara tindak pidana dalam putusan No.178/Pid.B/2018/PN.Tar. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah penelitian hukum normatif, yang dilakukan dengan meneliti bahan-bahan perpustakaan hukum yang berhubungan dengan permasalahan dan selanjutnya mengacu pada norma-norma hukum yang terdapat di dalam peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan. Hasil dari penelitian ini berupa kesimpulan bahwa, pengaturan mengenai kedudukan alat bukti elektronik berupa CCTV dalam proses pidana sebagai alat bukti di persidangan diatur dalam Undang-Undang No.8 Tahun 1981 pada pasal 188 ayat (1), (2), (3) tentang Hukum Acara Pidana dan UU ITE pasal 5 ayat (2) yang mengatur bahwa Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik dan/atau hasil cetaknya merupakan perluasan dari alat bukti hukum yang sah sesuai dengan hukum acara pidana yang berlaku di Indonesia oleh UU ITE kedudukan terhadap rekaman CCTV dalam penyelesaian tindak pidana pencurian sebagai alat bukti dalam proses pembuktian rekaman CCTV dapat dipergunakan sebagai alat bukti petunjuk, apabila rekaman CCTV mempunyai keterkaitan antara keterangan saksi, surat, dan keterangan petunjuk sebagaimana dinyatakan dalam pasal 188 ayat (2) KUHAP. Berdasarkan hasil penelitian dipahami bahwa kedudukan terhadap rekaman CCTV sebagai alat bukti dalam proses pembuktian tindak pidana pencurian berdasarkan Putusan Nomor 178/Pid.B/2018/PN.Tar menurut Majelis Hakim menjadikan Rekaman CCTV sebagai penguat dari alat bukti petunjuk yang dihadirkan dalam penyelidikan.

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA TENTANG GAYA HIDUP SEHAT DALAM PENCEGAHAN DINI HIPERTENSI

ELMANIA
2024 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Hipertensi atau tekanan darah tinggi yang sering di sebut “the silent killer” karna sering terjadi tanpa keluhan dan merupakan penyakit tidak menular (PTM) yang ditandai dengan meningkatnya tekanan darah lebih dari normal. Umumnya tekanan darah tinggi terjadi pada kelompok usia lanjut, dimana kelompok ini rentan terkena hipertensi karena kerusakan organ saat usia lanjut. Namun, terdapat beberapa penelitian yang menyatakan bahwa terjadi peningkatan prevalensi mengenai kondisi hipertensi pada usia remaja. Desai penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survei deskriptif. Karakteristik responden dalam penelitian ini menunjukkan bahwa persentase terbesar usia 16 tahun yaitu 54.7%, untuk jenis kelamin yang paling banyak yaitu perempuan 62,6%, dan untuk riwayat keluarga hipertensi persentase tertinggi yaitu pada keluarga tidak ada riwayat keluarga hipertensi 92,2%. Berdasarkan hasil penelitian gambaran tingkat pengetahaun remaja tentang gaya hidup sehat dalam pencegahan dini hipertensi di MAN Tarakan didapat kesimpulan mayoritas karakteristik responden berusia 16 tahun dengan jenis kelamin terbanyak yaitu perempuan. Selain itu, berdasarkan hasil penelitian untuk karakteristik riwayat keluarga hipertensi mayoritas tidak ada riwayat keluarga hipertensi. Ditinjau dari hasil pengukuran tingkat pengetahuan remaja tentang gaya hidup sehat dalam pencegahan dini hipertensi di dapatkan pengetahun remaja berada dalam kategori kurang. Hal ini menunjukan remaja masih membutuhkan informasi mengenai pencegahan hipertensi, sehingga diharapkan tingkat pengetahuan remaja menjadi baik dan mencegah terjadinya hipertensi pada remaja

Hubungan Tingkat Pengetahuan Keluarga dengan Dukungan Keluarga Terhadap Perawatan Penderita Tuberkulosis Paru di Wilayah Pesisir

MUTMAINAH
2024 · Thesis · Open Access

Penyakit Tuberkulosis paru (TBC) merupakan pnyakit kronis menular yang sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan di dunia. Tuberkulosis paru disebabkan oleh infeksi bakteri mycobacterium tuberculosis. Salah satu faktor yang mempengaruhi pengobatan dan perawatan TB Paru adalah pengetahuan keluarga dan dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan keluarga dengan dukungan keluarga terhadap perawatan penderita TB Paru di wilayah pesisir. Rancangan yang digunakan adalah penelitian kuantitatif menggunakan uji kolerasi Spearman-rho. Populasi dalam penelitian ini adalah 34 pasien TB Paru yang melakukan pengobatan di Puskesmas Karang Rejo dan 34 Anggota keluarga pasien TB Paru yang diambil dengan total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hampir seluruh responden mendapatkan kategori pengetahuan baik yakni 31 responden atau 91,2% dan mendapatkan dukungan baik yakni 24 responden atau 70,6%. Hasil analisa uji chi-square menunjukkan hasil sebesar 0,001 (0,05) yang artinya terdapat hubungan atau korelasi antara tingkat pengetahuan keluarga dengan dukungan keluarga terhadap perawatan penderita Tuberkulosis Paru. Penelitian ini menunjukkan pengetahuan keluarga dengan dukungan keluarga terhadap perawatan penderita Tuberkulosis Paru di Puskesmas Karang Rejo dalam kategori baik.

Faktor-faktor yang berhubungan dengan Perilaku merawat Anggota Keluarga dengan Gangguan Jiwa

ERIKA AHMAD
2024 · Thesis · Open Access

Gangguan jiwa merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting di Indonesia. Tingginya angka gangguan jiwa di indonesia memerlukan perhatian yang cukup serius dari dari pemerintah dan masyarakat akan persoalan gangguan jiwa tersebut. selanjutnya dibutuhkan tingkat pengetahua, sikap, dan perilaku yang khusus dalam membantu menagani persoalan tersebut. Pengetahuan yang memadai tentang kondisi kesehatan anggota keluarga dapat membantu dalam memberikan perawatan yang tepat dan mendukung. Selain itu, sikap positif dari anggota keluarga juga sangat berperan penting dalam perawatan. Dengan adanya dukungan pengetahuan dan sikap yang baik dari keluarga, proses pemulihan dan kesejahteraan anggota keluarga yang sedang dirawat dapat terbantu secara signifikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku keluarga yang merawat anggota keluarga dengan gangguan jiwa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 68 orang yang berada dalam wilayah kerja Puskesmas Sebengkok kota Tarakan. Berdasarkan hasil dari penelitian didapatkan hubungan antara tingkat penegtahuan dan sikap keluarga dengan perilaku keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan gangguan jiwa. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya adalah memerbanyak karakteristik yang sekiranya berkaitan dengan faktor-faktor keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan gangguan jiwa.

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN SISWA TENTANG PERAWATAN LUKA BAKAR

PUTRI NABILAH NUR ATHIFAH
2024 · Thesis · Open Access

Kejadian luka bakar dapat terjadi dimana saja, termasuk di sekolah dengan aktivitas siswa seperti kegiatan yang menggunakan fasilitas laboratorium yang mengandung cairan keras yang mudah terbakar, kontak dengan terminal listrik, tersentuh knalpot kendaraan di sekolah, dapat memicu terjadinya luka bakar. Masih banyak siswa yang belum mengetahui tentang bagaimana pertolongan pertama jika terjadi luka bakar saat di sekolah. Kebiasaan yang sering dilakukan jika terjadi luka bakar yaitu memberikan pertolongan pertama dengan mengoleskan pasta gigi, mentega, minyak, dan lain-lain. Bahan-bahan tersebut memberikan efek buruk jika diaplikasikan ke daerah luka yang menyebabkan infeksi pada luka bakar. Perawatan dan penanganan luka bakar yang ditangani dengan kurang tepat dapat menimbulan dampak yang akan merugikan bagi penderita. Baik buruknya kondisi seseorang yang mengalami luka bakar dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan yang dimiliki first responden atau penolong pertama. Semakin tinggi pengetahuan yang dimiliki maka perilaku seseorang terhadap suatu masalah dan cara menghadapinya akan semakin baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tingkat pengetahuan siswa tentang perawatan luka bakar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Jumlah sampel penelitian ini adalah 254 siswa SMPN 2 Tarakan kelas 7 dan 8. Proses pengambilan data dengan menggunakan kuisioner pengetahuan kemudian dilakukan analisis data yang menghasilkan distribusi frekuensi dan pesentase. Hasil penelitian berdasarkan indentifikasi tingkat pengetahuan siswa menunjukkan bahwa dari keseluruhan responden sebagian besar memiliki pengetahuan pada kategori baik yaitu sebanyak 217 responden (85,4%), kategori cukup sebanyak 35 responden (13,8%), dan kategori kurang sebanyak 2 responden (0,8%). Dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan siswa tentang perawatan luka bakar berada pada kategori baik.

Tindak Pidana Pencabulan Anak Dalam Perspektif Viktimologi

NEHERA
2024 · Thesis · Open Access

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah permasalahan dalam masyarakat yaitu tindak pidana pencabulan anak yang sering terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan anak sebagai korban tindak pidana pencabulan serta juga bagaimana upaya perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban tindak pidana pencabulan. Skripsi ini menggunakan metode penelitian normatif dengan mengkaji sumber hukum primer, bahan hukum primer, dan bahan hukum tersier dan dianalisis dengan menggunakan metode kualitatif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah anak sebagai korban tindak pidana pencabulan memiliki peran yang aktif yang mendorong dirinya menjadi korban dengan menimbulkan rasangan sehingga terjadi kejahatan terhadap dirinya dan ada pula yang berperan pasif yang tidak berbuat apa-apa akan tetapi dengan sikapnya justru mendorong dirinya menjadi korban sehingga terjadi kejahatan terhadap dirinya yang memiliki sifat dan karakter yang cenderung lemah fisik dan daya fikirnya. Adapun yang menjadi faktor pemicu seorang anak menjadi korban tindak pidana pencabulan terkait dengan peranannya dipengaruhi oleh dengan cara berpakaian, mudah dirayu, mudah diiming-imingi, dan mudah berkomunikasi dengan orang lain sehingga anak menjadi korban tindak pidana pencabulan. Adapun upaya perlindungan hukum yang diberikan yaitu adalah pendampingan rehabilitasi, merahasiakan identitas sikorban pemberian bimbingan atau konseling, serta pemulihan fisik maupun mental pada korban tindak pidana pencabulan terhadap anak.

Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian preeklamsia pada ibu bersalin di RSUD dr. H. Jusuf SK Kota Tarakan tahun 2023

JIRA
2024 · Thesis · Open Access

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PREEKLAMSIA PADA IBU BERSALIN DI RSUD dr. H. JUSUF SK KOTA TARAKAN TAHUN 2023 Abstrak Persalinan merupakan proses perempuan terjadi, membutuhkan kontrkasi uterus yang cukup, frekuensi, durasi, dan intensitas menyebabkan penipisan dan pelebaran serviks. Persalinan adalah saat dimana bayi, plasenta, dan selaput ketuban keluar dari rahim ibu. Preeklamsia adalah sekumpulan gejalah yang timbul pada wanita hamil, bersalin dan nifas yang terdiri dari hipertensi, edema, dan protrinuria yang muncul pada kehamilan 20 minggu sampai akhir minggu pertama setelah persalinan. Preeklamsia merupakan masalah yang serius dan memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi. Menganalisis hubungan usia, paritas, pendidikan, riwayat hipertensi, riwayat diabetes mellitus, anternatal care, dan riwayat preeklamsia pada ibu bersalin di RSUD dr. Jusuf SK Tarakan. Jenis penelitian adalah deskriptif analisis, rencangan penelitian ini yaitu cross-sectional. Pendekatan ini untuk menganalisis hubungan antara variabel dependen (persalinan dengan preeklamsia) dengan variabel indepeden (usia, paritas, pendidikan, riwayat hipertensi, riwayat diabetes mellitus, anternatal care, dan riwayat preeklamsia) di RSUD dr. jusuf SK Tarakan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin dengan preeklamsia di RSUD dr. Jusuf SK Tarakan pada tahun 2023 sebanyak 61 orang yang terdata dalam rekam medik ibu bersalin dengan preeklamsia. Analisis Bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji chi kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara usia (p-value= 0,30), paritas (p-value 0,00), riwayat hipertensi (p value-0,14), riwayat preeklamsia (p-value=0,048) dengan kejadian preeklamsia pada ibu bersalin dan tidak ada hubungan antara pendidikan (p-value=0,294), riwayat diabetes mellitus (p-value=0,824), dan anternatal care (p-value=0,025) dengan kejadian preeklamsia pada ibu bersalin. Simpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara usia, paritas, riwayat hipertensi dan riwayat preeklamsia dengan kejadian preeklamsia pada ibu bersalin dan tidak ada hubungan pendidikan, riwayat diabetes mellitus, dan anternatal care dengan kejadian preeklamsia pada ibu bersalin. Kata kunci Faktor Usia ibu, paritas, pendidikan, riwayat hipertensi, riwayat diabetes mellitus, anternatal care, riwayat preeklamsia, preeklamsia

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN AKSEBILITAS DENGAN PILIHAN PERSALINAN DI RUMAH TANPA TENAGA KESEHATAN DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS LONG BERANG

ANNI MANGIWA
2024 · Thesis · Open Access

Tingginya kematian ibu akibat dari kurangnya persiapan ibu pada masa kehamilan serta terjadinya komplikasi saat persalinan yang tidak segera ditangani, sehingga menimbulkan pendarahan, infeksi, hipertensi bahkan keguguran. Hal ini diperkuat dengan kurangnya pengetahuan dan aksebiliti dalam menjangkau fasilitas kesehatan yang memadai sehingga ibu lebih memilih melahirkan di rumah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetajuan dan AKSEBILITAS dengan pemilihan persalinan di rumah tanpa bantuan tenaga kesehatan di wilayah kerja puskesmas long berang. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantatif deskriftif analitik pendekatan cros- sectional. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 36 sampel yang di pilih dengan teknik total sampling. Data di kumpulkan menggunakan kusioner dan di analisis menggunakan uji univariat (frekuensi) dan uji bivariat (uji chi-square). Hasil uji univariat ditemukan responden dengan pengetahuan baik 22(61, 1℅) dan pengetahuan kurang 14 (38, 1℅) responden dengan AKSEBILITAS yang sulit mencapai 14(41, 7℅) sementara itu responden yang memilih perdamaian di rumah sebanyak 13 (36, 1℅) dan yang tdk memilih persalinan di rumah sebesar 23(63, 9℅).Hasil bivariat menunjukan bahwa terdapat hubungan pengetahuan dan AKSEBILITAS dengan pilihan persalinan di rumah tanpa bantuan tenaga kesehatan dengan nilai p Value 0.000, 5 sehingga di perlukan kajian dan solusi terbaik dalam menangani masalh AKSEBILITAS, sehingga masyarakat dapat menjangkau fasilitas kesehatan dengan mudah.

PELAKSANAAN PEMBINAAN TERHADAP RESIDIVIS ANAK PELAKU TINDAK PIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA TARAKAN

RULLY ARISKY FRATAMA
2024 · Thesis · Open Access

Pembinaan terhadap residivis anak di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan merupakan bagian penting dari sistem pemasyarakatan Indonesia yang berfokus pada rehabilitasi dan reintegrasi sosial. Anak-anak yang mengulangi tindak pidana setelah menjalani hukuman memerlukan pendekatan khusus karena kompleksitas kebutuhan mereka dan risiko pengulangan tindak pidana yang tinggi.. Penelitian ini dilakukan untuk membahas Untuk memastikan validitas dan reliabilitas data, dilakukan triangulasi sumber data dengan membandingkan informasi yang diperoleh dari berbagai teknik pengumpulan data (wawancara, observasi, dan dokumentasi). Selain itu, member checking dilakukan dengan meminta konfirmasi dari subjek penelitian mengenai hasil wawancara dan observasi yang telah dilakukan. metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian empiris, hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan, bahwa pelaksanaan pembinaan terhadap residivis anak di Lapas Kelas IIA Tarakan menunjukkan komitmen terhadap rehabilitasi dan integrasi sosial. Namun, untuk mencapai hasil yang optimal, diperlukan peningkatan sumber daya, dukungan yang lebih kuat dari berbagai pihak, serta penanganan stigma sosial terhadap anak residivis. Dengan demikian, mereka dapat memiliki kesempatan yang lebih baik untuk memperbaiki diri dan menjadi anggota masyarakat yang produktif dan bertanggung jawab.

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT DENGAN KESIAPSIAGAAN DALAM MENGHADAPI KEBAKARAN DI KAWASAN PADAT PENDUDUK WILAYAH PESISIR KOTA TARAKAN

DWI NUR AMALIA
2024 · Thesis · Open Access

Latar Belakang: Kebakaran yakni nyala api baik kecil maupun besar pada tempat, situasi dan waktu yang tidak dikehendaki dan sukar untuk dikendalikan. Kejadian kebakaran merupakan peristiwa yang sering terjadi di Kota Tarakan terutama di kawasan padat penduduk. Penyebab paling banyak terjadinya kebakaran di kawasan penduduk kota Tarakan yakni karna kebiasaan masyarakat. Hal ini menunjukkan kawasan pemukiman padat pesisir Kota Tarakan memiliki risiko kebakaran yang tinggi, maka dari itu perlunya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana kebakaran. Tujuan: Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap dengan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana kebakaran di kawasan padat penduduk wilayah pesisir kota Tarakan. Metode: Desain penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan tipe pendakatan cross-sectional. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan populasi sebanyak 144 orang dan sampel yang digunakan adalah 106 orang. Hasil: Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan yang baik sebanyak 73 orang (68,9%), dan mayoritas responden memiliki sikap yang positif sebanyak 78 orang (73,6%) serta mayoritas kesiapsiagaan responden berada pada kategori siap sebanyak 64 orang (60,4%). Hasil uji menggunakan gamma menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap dengan kesiapsiagan dalam menghadapi kebakaran (p=0.0000). Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat dalam menghadapi kebakaran di kawasan padat penduduk kota Tarakan, sehingga pentingnya untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana kebakaran menjadi kategori sangat siap.

DAMPAK BENCANA PASCA KEBAKARAN PADA MASYARAKAT SELUMIT PANTAI

TIARA DAMAYANTI
2024 · Thesis · Open Access

DAMPAK BENCANA PASCA KEBAKARAN PADA MASYARAKAT SELUMIT PANTAI ABSTRAK Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 menjelaskan bahwa bencana diartikan sebagai serangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan baik oleh faktor alam, non alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak fisik, psikologis dan masih banyak dampak lain yang dapat ditimbulkan. Salah satu bencana non alam yang sering terjadi yaitu kebakaran. Peristiwa kebakaran dapat menjadi sebuah bencana apabila peristiwa tersebut dapat mengganggu kehidupan manusia. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengeksplorasi dampak bencana pasca kebakaran baik aspek fisik, psikologis maupun spiritual pada masyrakat Selumit Pantai. Penelitian ini merupakan penelitian kuailitatif dengan desaign fenomenologi. Jumlah partisipan dalam penelitian ini berjumah 6 orang yang merupakan warga terdampak kebakaran di wilayah Selumit Pantai. Tahap pemilihan partisipan dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa bencana pasca kebakaran memiliki dampa pada aspek fisik seperti cedera fisik dan timbul gejala sakit, pada aspek psikologis menunjukan gejala stress pasca trauma, pada aspek sosial menunjukan adanya interaksi positif antar masyarakat pasca bencana, sedangkan dampak pada aspek spiritua lyaitu adanya pendekatan yang lebih mendalam kepada Tuhan pasca kejadian bencana.

PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA BAGI BUZZER SEBAGAI PELAKU KAMPANYE HITAM DI ERA PEMILU MELALUI MEDIA SOSIAL

KHIZBIN NURIL ILMA
2024 · Thesis · Open Access

In the realm of politics, buzzers have become a crucial component of every election campaign strategy. While buzzers can play a role in shaping public opinion positively, they are often involved in the dissemination of false information, defamation, and black campaigns that harm political opponents. This study is conducted to discuss the criminal liability of buzzers as perpetrators of black campaigns during the election era through social media. This research employs normative legal research to examine and analyze laws and other legal materials. The legal materials used in this thesis consist of primary legal materials and secondary legal materials. The approaches utilized in this study are the statutory approach and the conceptual approach. The results of this study conclude that black campaign criminal acts are regulated in several pieces of legislation, namely, the Criminal Code (KUHP), Law Number 7 of 2017 concerning General Elections, and Law Number 1 of 2024 concerning the Second Amendment to Law Number 11 of 2008 on Electronic Information and Transactions. The forms of accountability for buzzers as perpetrators of black campaigns include imprisonment and fines.

HUBUNGAN POLA KOMUNIKASI KELUARGA TERHADAP KEMAMPUAN BERSOSIALISASI ANAK PRASEKOLAH DI TK SI JEMPOL KAMPUNG 1 SKIP KOTA TARAKAN

NUR FADILAH
2024 · Thesis · Open Access

Pola komunikasi keluarga seringkali dikaitkan dengan kemampuan personal anak prasekolah yaitu kemampuan anak dalam bersosialisasi. Pola komunikasi sendiri merupakan komunikasi antar dua arah yang harus dibangun secara harmonis sedangkan kemampuan bersosialisasi anak adalah proses seseorang saat memasuki dunia sosial, seseorang yang mampu untuk bersosialisasi dan mampu menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Pola komunikasi keluarga yang terbuka akan mempengaruhi kemampuan bersosialisasi anak dan sebaliknya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan pola komunikasi keluarga terhadap kemampuan bersosialisasi anak prasekolah di TK Si Jempol Kampung 1 Skip Kota Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 64 responden yang ada di TK Si Jempol Kampung 1 Skip Kota Tarakan. Sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan pola komunikasi terhadap kemampuan bersosialisasi anak prasekolah di TK Si Jempol Kampung 1 Skip Kota Tarakan. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya agar dapat menambah kan sampel atau menggunakan populasi dan menggunakan metode lain.