Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

9.639 item publik

Publikasi

Halaman 218 dari 482

Asuhan Keperawatan pada Pasien Post Op Sectio Caesarea dengan indikasi Letak Sungsang di Ruang Mawar dr. H. Jusuf SK Tarakan

AFINA PUTRI DEWI
2024 · Thesis · Open Access

Angka persalinan dengan metode Sectio Caesarea dengan indikasi letak sungsang di Indonesia juga mengalami peningkatan 3-4% dari tahun 2022 hingga 2023. Sectio Caesarea menjadi metode persalinan yang disarankan untuk menurunkan tingkat risiko kematian pada ibu dan janin dengan indikasi letak sungsang. Penulisan karya tulis ilmiah ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran asuhan keperawatan yang dilakukan pada  pasien Post Operasi Sectio Caesarea di RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan, dengan menggunakan metode deskriptif  melalui pendekatann studi kasus dalam penelitian dengan pengumpulan data primer dan sekunder melalui observasi dan dokumentasi asuhan keperawatan secara sistematis. Hasil studi kasus dilakukan asuhan keperawatan selama 3 hari ditemukan masalah keperawatan yaitu nyeri akut, menyusui tidak efektif, dan risiko infeksi. Pada kedua pasien termasalah keperawatan teratasi sesuai dengan luaran keperawatan yang di inginkan. Kesimpulan dari pelaksanaan asuhan keperawatan pada penelitian ini menunjukkan tindakan keperawatan memiliki keterkaitan dengan proses penyembuhan secara optimal dalam mengurangi risiko komplikasi serta dapat menjadi rujukan dalam pembuatan asuhan keperawatan maternitas pada ibu dengan Post Sectio Caesarea.

GAMBARAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN POST OPERASI SECTIO CAESAREA DENGAN INDIKASI LETAK SUNGSANG DI RUANG PERAWATAN MAWAR RSUD dr. H. JUSUF SK TARAKAN

ANGGREINI
2024 · Thesis · Open Access

Letak sungsang merupakan keadaan dimana janin terletak memanjang dengan kepala janin berada di fundus uteri dan bokong berada dibawah cavum uteri, hal ini menjadi penyulit untuk ibu melahirkan secara pervaginam karena dapat membahayakan ibu maupun janinnya, sehingga tindakan alternatif yang dapat dilakukan yaitu Sectio Caesarea. Tujuan laporan akhir ini adalah melakukan asuhan keperawatan secara langsung kepada pasien post operasi Sectio Caesarea dengan indikasi letak sungsang yang sedang menjalani proses pemulihan di ruang Mawar RSUD. dr. H. JUSUF SK Tarakan. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada dua pasien post operasi Sectio caesarea dengan indikasi letak sungsang selama 3 hari. Hasil dari studi kasus ini penulis menemukan adanya persamaan masalah keperawatan pada kedua pasien yaitu nyeri akut, risiko infeksi dan menyusui tidak efektif namun terdapat perbedaan pada etiolgi menyusui tidak efektif yaitu pada pasien 1 dengan anomali payudara sedangkan pasien 2 ketidakadekuatan suplai ASI. Kesimpulan dari studi kasus ini adalah masalah keperawatan yang mungkin muncul pada pasien post operasi Sectio Caesarea yaitu nyeri akut, menyusui tidak efektif dan risiko infeksi, sedangkan untuk intervensi dan luaran disesuaikan dengan kebutuhan pasien.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN ANEMIA DI RUANG ANGGREK A RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. H. JUSUF SK TARAKAN

ANJELLA SINTHIA NSO
2024 · Thesis · Open Access

Secara umum anemia adalah kondisi kurangnya sel darah merah (eritrosit) pada seseorang dengan penyebab yang multifaktorial. Hal ini dapat menjadi suatu masalah yang serius karena sel darah merah mengandung hemoglobin yang memiliki fungsi untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh anemia ditandai dengan pusing, lemas, mual serta oenurunan hb. Anemia biasanya disebabkan oleh kekurangan zat besi, asam folat, vitamin B12, dan vitamin A, serta kekurangan beberapa nutrisi dan infeksi lainya. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui gambaran asuhan keperawatan pada pasien dengan Anemia di Ruang Anggrek A Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Jusuf SK Tarakan. Metode Laporan Tugas Akhir ini menggunakan case study. Peneliti melakukan asuhan keperawatan dua orang pasien dewasa dengan anemia. Hasil yang didapatkan terdapat satu diagnosis keperawatan berbeda pada pasien 1 yaitu resiko defisit nutrisi sedangkan pada pasien 2 terdapat dua masalah keperawatan yang berbeda yaitu gangguan mobilitas fisik dan gangguan pola tidur. Ketiga diagnosis tersebut diamati secara mendalam dan ketiga diagnosis tersebut belum teratasi. Berdasarkan literatur yang digunakan terdapat empat diagnosis keperawatan yang dapat ditegakkan pada dengan anemia, namun yang ditemukan pada pasien hanya dua diagnosis yang sama, yaitu ketidakefektifan perfusi jaringan perifer dan nyeri. Intervensi yang dilakukan disesuaikan dengan kondisi pasien, sarana dan prasarana. Penyusunan studi kasus ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam peningkatan mutu asuhan keperawatan, khususnya pada pasien dengan anemia.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. S DAN NY. R DENGAN DIABETES MELITUS TIPE II

SABRINA NURIL AZIZAH
2024 · Thesis · Open Access

Diabetes Melitus Tipe II adalah penyakit gangguan metabolik yang ditandai dengan kenaikan gula darah yang terjadi karena tubuh tidak memproduksi hormon insulin yang mencukupi atau karena insulin tidak dapat digunakan dengan baik. Jumlah penderita Diabetes Melitus di dunia pada tahun 2021 mencapai 537 juta orang dewasa berumur 20-79 tahun dimana lebih dari 90% penderitanya menderita Diabetes Melitus Tipe II. Tujuan penulisan Laporan Tugas Akhir ini adalah untuk memperoleh gambaran pengalaman nyata dalam memberikan asuhan keperawatan pada dua klien dengan Diabetes Melitus Tipe II. Penulisan Laporan Tugas Akhir ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus yang memberikan asuhan keperawatan komprehensif melalui tahapan pengkajian, penegakkan diagnosis keperawatan, penyusunan intervensi, pelaksanaan implementasi dan evaluasi. Penulis melakukan asuhan keperawatan pada Ny. S dan Ny. R dengan Diabetes Melitus Tipe II dengan hasil terdapat tiga diagnosis keperawatan yang dimiliki oleh kedua klien yaitu ketidakstabilan kadar glukosa darah, gangguan integritas kulit, gangguan integritas jaringan, dan gangguan mobilitas fisik dan terdapat satu diagnosis keperawatan yang hanya dimiliki oleh Ny. S yaitu nausea. Pada keempat diagnosis keperawatan tersebut telah diamati secara mendalam dan untuk diagnosis keperawatan ketidakstabilan kadar glukosa darah, gangguan integritas kulit, gangguan integritas jaringan, dan gangguan mobilitas fisik yang dimiliki oleh kedua klien belum teratasi sedangkan diagnosis keperawatan nausea yang hanya dimiliki oleh Ny. S teratasi. Hasil dari penyusunan Laporan Tugas Akhir ini diharapkan dapat meningkatkan ilmu pengetahuan tentang pemberian asuhan keperawatan pada klien dengan Diabetes Melitus Tipe II.

HUBUNGAN EFIKASI DIRI DAN MOTIVASI BIDAN TERHADAP KESIAPAN PELAYANAN BABY SPA TREATMENT DI KOTA TARAKAN

LISA AGUSTIANA
2024 · Thesis · Open Access

Baby spa treatment adalah salah satu jenis terapi komplementer yang memiliki banyak manfaat untuk tumbuh kembang bayi dan balita. Jumlah Bidan yang melakukan pelayanan baby spa treatment masih terbatas di kota Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan efikasi diri dan motivasi bidan terhadap kesiapan pelayanan baby spa treatment di Kota Tarakan Tahun 2024. Penelitian ini deskriptif analitis dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Uji statistic menggunakan Chi-square, populasi peneltian berjumlah 38 bidan sampel menggunakan total sampling yang berjumlah 38. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 21 bidan (55,3%) memiliki efikasi diri rendah, 28 bidan (73,7%) memiliki motivasi baik, terdapat 22 bidan (57,9%) memiliki tingkat kesiapan siap. Hasil analisis bivariat didapatkan hasil ada hubungan efikasi diri P=0,037 α (0,05), dan ada hubungan motivasi P=0,037 α (0,05) dengan kesiapan bidan terhadap pelayanan baby spa treatment di kota Tarakan.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN ANAK DENGAN PNEUMONIA DI RUANG PERAWATAN ANGGREK B1 RSUD dr. H. JUSUF SK TARAKAN

AWALINDA EDWIN
2024 · Thesis · Open Access

Pneumonia adalah infeksi pada sistem pernapasan tepatnya di bronkus dan alveolus. Pneumonia pada umumnya disebabkan oleh baktteri Streptococcus pneumoniae. Penularan pneumonia lebih rentan terjadi pada anak-anak dikarenakan sistem imun yang belum terbentuk sempurna. Oleh karena itu, penelitian ini tertarik dilakukan penulis untuk memperoleh pengalaman dalam mengaplikasikan asuhan keperawatan pada anak dengan pneumonia. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek studi yang digunakan adalah 2 orang pasien anak dengan pneumonia. Penulis menguraikan pembahasan terkait adanya kesesuaian maupun kesenjangan antara teori dan hasil asuhan keperawatan pada pasien 1 dan 2 dengan pneumonia. Hasil pengkajian diperoleh keluhan utama yang sama yaitu pasien mengeluh demam disertai batuk berdahak. Hasil analisa data diperoleh masalah keperawatan pada pasien 1 yaitu hipertermia, diare, bersihan jalan napas tidak efektif, gangguan rasa nyaman, dan ansietas, sedangkan pada pasien 2 yaitu hipertermia, bersihan jalan napas tidak efektif, risiko hipovolemia, gangguan rasa nyaman, dan ansietas. Hasil studi kasus didapatkan bahwa kedua pasien memiliki urutan prioritas masalah keperawatan yang tidak sama sehingga penyusunan dan pelaksanaan intervensi pada kedua pasien berbeda. Hasil studi kasus diharapkan penulis mampu mempersiapkan intervensi strategi pelaksanaan yang lebih baik kedepannya.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN PNEUMONIA.

MAYA ARIANI
2024 · Thesis · Open Access

Pendahuluan: pada studi kasus ini peneliti melakukan penerapan asuhan keperawatan pada pasien 1 dan pasien 2 dengan pneumonia yang menjalani masa perawatan di RSUD dr. H. JUSUF SK. Tujuan: tujuan studi kasus ini yaitu melakukan perbandingan asuhan keperawatan antara pasien 1 dan pasien 2 dengan pneumonia. Metode: pada studi kasus ini peneliti melakukan pengumpulan data melalui wawancara maupun pemeriksaan fisik (head to toe) dengan hasil anamnesis pasien 1 mengalami sesak napas, sulit melakukan aktivitas akibat sesak, kurang melakukan perawatan diri akibat kondisi, serta mengalami penurunan selera makan, sedangkan pada pasien 2 ditemukan data sesak napas, nyeri pada perut, edema pada ekstremitas, kurang melakukan perawatan diri akibat kondisi, dan mengalami penurunan selera makan. Hasil: adapun hasil pada studi kasus ini peneliti telah menentukan beberapa masalah keperawatan yang sesuai dengan panduan SDKI dan berdasarkan hasil anamnesis serta pemeriksaan fisik yaitu pola napas tidak efektif (D.0005), intoleransi aktivitas (D.0056), nyeri akut (D.0077), hipervolemia (D.0022), defisit perawatan diri (D.0109), dan risiko defisit nutrisi (D.0033). Kesimpulan: pada hasil penelitian ini peneliti telah memberikan gambaran mengenai asuhan keperawatan pada pasien 1 dan pasien 2 dengan pneumonia menggunakan format pengkajian KMB serta buku panduan SDKI, SLKI, dan SIKI sehingga peneliti dapat menemukan perbedaan kondisi kesehatan yang dialami oleh masing-masing pasien serta perumusan masalah hingga evaluasi keperawatan yang berbeda, dan dalam hal ini peneliti dapat melakukan perbandingan asuhan keperawatan yang dilakukan pada pasien 1 dan pasien 2. Saran: Dalam hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi sebuah masukan dan pembelajaran dalam meningkatkan pengetahuan serta wawasan bagi masyarakat terutama mahasiswa kesehatan mengenai penyakit pneumonia, serta dapat menambah keluasan ilmu dalam penerapan bidang keperawatan untuk memberikan asuhan keperawatan, dan memperoleh pengalaman dalam menerapkan asuhan keperawatan khususnya asuhan keperawatan pada pasien dengan pneumonia.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK DENGAN DHF (DENGUE HEMORRHAGIC FEVER) DI RUANG ANGGREK B RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. H. JUSUF SK TARAKAN

NUR ABEL AISYAH
2024 · Thesis · Open Access

DHF (Dengue Hemorrhagic Fever) adalah salah satu penyakit tropis yang paling sering menyerang manusia dan menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di seluruh dunia. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus dengue dengan manifestasi klinis demam, pusing, mual, muntah, ruam, nyeri perut, nyeri sendi dan pegal, trombositopenia dan hemokonsentrasi. Menurut WHO kasus DHF di dunia pada 2023 mencapai 6,5 juta kasus dengan kasus anak tertinggi di Indonesia mencapai 88.593 kasus, Kota Tarakan menempati posisi pertama dengan kasus DHF tertinggi di Kalimantan Utara. Tujuan penulisan ini agar penulis mendapatkan gambaran nyata terkait asuhan keperawatan komprehensif dengan dua subjek studi pasien An. M dan An. Y dengan DHF. Metode penulisan adalah deskriptif, tipe studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Pemberian asuhan keperawatan meliputi pengkajian, penentuan diagnosis keperawatan, penyusunan rencana intervensi, implementasi dan evaluasi. Pengkajian meliputi identitas klien, riwayat kesehatan sekarang dan lalu, kondisi klien sebelum dan saat sakit, adapun didapatkan kesenjangan antara teori dengan laporan studi kasus pada pengkajian dan penegakan diagnosis. Diagnosis yang didapatkan pada pasien 1 dan 2 adalah risiko perdarahan, risiko hipovolemia, nyeri akut, risiko defisit nutrisi, gangguan rasa nyaman, defisit pengetahuan. Pengambilan data dapat dilaksanakan dengan mudah karena keluarga pasien yang sangat kooperatif. Intervensi dan kriteria hasil yang disusun sudah disesuaikan berdasarkan penegakkan diagnosis dan kondisi pasien. Evaluasi hasil tindakan keperawatan menunjukkan diagnosis teratasi sesuai dengan tujuan dan kriteria hasil. Akan tetapi ada beberapa diagnosis yang teratasi sebagaian pada pasien 1 dan 2 yaitu risiko perdarahan dan risiko hipovolemia. Hasil studi kasus disimpulkan bahwa terdapat prioritas masalah yang berbeda yang menyebabkan adanya perbedaan implementasi kepada kedua pasien.

EFEKTIVITAS ASUHAN KOMPLEMENTER BERBASIS KEARIFAN LOKAL" ENTING-ENTING BIJI TERAP DAN JAHE" PADA MUAL MUNTAH IBU HAMIL DI PUSKESMAS MALINAU SEBERANG

YULIANI
2024 · Thesis · Open Access

EFEKTIVITAS ASUHAN KOMPLEMENTER BERBASIS KEARIFAN LOKAL “ENTING-ENTING BIJI TERAP DAN JAHE” PADA MUAL MUNTAH IBU HAMIL DI PUSKESMAS MALINAU SEBERANG Abstrak Background: Mual dan muntah selama kehamilan adalah fenomena fisiologis, tetapi jika tidak ditangani kondisinya menjadi patologis. Selain obat, ibu hamil yang mengalami mual dan muntah juga memerlukan tambahan makanan yang mengandung vitamin dan kalori yang cukup agar terpenuhi kebutuhan tubuhnya. Salah satu inovasi yang dapat dilakukan adalah menggabungkan jahe dan biji terap yang mengandung banyak vitamin. Subject and Methods: Desain penelitian quasy eksperiment dilaksanakan pada bulan April – Mei tahun 2024 dan berlokasi di wilayah Malinau Seberang, Kalimantan Utara. Sampel penelitian 30 orang yang terbagi menjadi 15 kelompok control dan 15 kelompok intervensi. Pemberian enting-enting jahe dilakukan selama 1 minggu. Outcome adalah skor mual muntah menggunakan kuesioner INVR. Analisis regresi linier berganda. Results: Skor rerata INVR kelompok intervensi 4.6 poin lebih kecil dibanding kelompok control. Pemberian “enting-enting biji terap dan jahe” dapat menurunkan mual muntah pada ibu hamil trimester 1 yang secara konstan terdapat skor penurunan sebesar (b = -1.31) dibandingkan dengan sebelum intervensi. Perbedaan skor antara baseline dan post intervensi secara statistic signifikan dengan p value 0.001. Conclusion: Pemberian Enting-Enting Jahe dan Biji terap dapat menjadi terapi komplementer untuk menurunkan mual muntah yang efektif.

PENGARUH MEDIA FILM TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI SISWA KELAS VII DI SMPN 1 MALINAU UTARA

MAKDALENA
2024 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui pengaruh media film terhadap kepercayaan diri siswa di SMPN 1 Malinau Utara. Media film merupakan salah satu metode yang dapat membantu siswa untuk lebih percaya diri. Kepercayaan diri merupakan atribut yang sangat penting pada diri seseorang dalam kehidupan bermasyarakat, dikarenakan dengan adanya kepercayaan diri seseorang mampu mengaktualisasi potensi dalam dirinya. Adapun 5 indikator dari kepercayaan diri yang positif yaitu Keyakinan akan kemampuan diri, Optimis, Objektif, Bertanggung Jawab, Rasional dan Realistis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan pendekatan pre-eksperimen desain one group pretest-posttest design. Instrumen yang digunakan adalah dengan menggunakan skala kepercayaan diri siswa. Populasi dalam penelitian sebanyak 149 siswa dengan sampel 10 siswa kelas VII di SMPN 1 Malinau Utara. Berdasarkan hasil uji hipotesis paired sampel t-test diketahui bahwa nilai paired sampel t-test diperoleh T_hitung -7.360, kemudian nilai asymp sig untuk uji dua arah sebesar 0,000 0,05. Maka dari itu H_α diterima dan H_0 ditolak yang artinya terdapat pengaruh media film terhadap kepercayaan diri siswa. Berdasarkan keputusan uji satistik paired sampel t-test dan hasil analisi pretest dan posttest dapat disimpulkan bahwa terdapat Pengaruh Media Film Terhadap Kepercayaan Diri Siswa Di SMPN 1 Malinau Utara. Kata Kunci : Media Film, Kepercayaan Diri, Bimbingan Kelompok

Efektivitas Mediasi Dalam Perkara Perceraian Di Pengadilan Agama Kota Tarakan

MUHAMMAD SYAHRUL NISAM
2024 · Thesis · Open Access

Perkawinan merupakan perjanjian antara pria dan wanita dengan tujuan materil, yakni membentuk keluarga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Perkawinan antara pasangan suami istri tidak terlepas dengan adanya permasalahan yang dihadapi sehingga memicu terjadi perceraian. Perceraian di Pengadilan Agama Kota Tarakan terbilang setiap tahun meningkat. Oleh karena itu, tahapan perdamaian terlebih dahulu selalu diupayakan sesuai dengan Prosedur Mediasi di Pengadilan. Hal ini kemudian menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas mediasi di Pengadilan Agama Kota Tarakan dan peran mediator dalam proses mediasi di Pengadilan Agama Kota Tarakan. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penulis melakukan penelitian dengan metode penelitian empiris yang bersumber dari hasil observasi yang dilakukan secara langsung kelapangan tempat lokasi penelitian, wawancara langsung dan studi dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu: pertama, perkara perceraian di pengadilan Agama Kota Tarakan selama tahun 2021-2023 mencapai 1.925 perkara dengan tingkat keberhasilan mediasi pada tahun 2021 sebanyak 25 perkara atau sekitar 3,99%, pada tahun 2022 jumlah perkara yang berhasil dimediasikan sebanyak 34 perkara atau sekitar 4,97%, dan pada tahun 2023 jumlah perkara yang berhasil dimediasikan sebanyak 25 perkara atau sekitar 4,06%. Sehingga total keseluruhan tingkat keberhasilan mediasi selama 3 (tiga) tahun terakhir di Pengadilan Agama Kota Tarakan sebanyak 84 perkara atau sekitar 4,34% dari jumlah perkara yang dimediasikan. Sehingga dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa efektivitas proses mediasi dalam perkara perceraian di Pengadilan Agama Kota Tarakan masih jauh dari kata efektif. Kedua, peranan yang dimiliki oleh seorang mediator menentukan keberhasilan dari proses mediasi. Oleh karena itu, sebagai seorang mediator hakim harus memiliki peran sebagaimana telah diatur dalam Perma No. 1 tahun 2016 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan. Untuk itu, Hakim Mediator Pengadilan Agama Tarakan telah menjalankan perannya sesuai dengan prosedur yang ada di dalam Perma.

Penegakan Hukum Terhadap Pelanggaran Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran Pada Gedung di Kota Tarakan.

NAUFAL ANIS MARZUQ
2024 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait bagaimana penegakan hukum terhadap Pelanggaran Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran pada gedung di Kota Tarakan. Penelitian ini berfokus pada gedung menurut, pertanyaan pertama bagaimana penegakan hukum pada Peraturan Daerah Kota Tarakan Nomor 6 Tahun 2011 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran, kedua hambatan dalam pelaksanaan penegakan hukum pada Peraturan daerah Nomor 6 Tahun 2011 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran. Penelitian merupakan penelitian empiris yang dilakukan langsung di Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kota Tarakan. Hasil penelitian ini adalah penegakan hukum pidana pada Peraturan Daerah Kota Tarakan Nomor 6 Tahun 2011 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran di Kota Tarakan adalah tidak efektif, karena banyaknya pelanggaran yang dilakukan oleh pemilik, pengelola atau penanggung jawab bangunan gedung di kenakan sanksi pidana kurungan atau denda sesuai dengan isi Peraturan Daerah tersebut, meski telah dijelaskan bahwa ketika terjadi pelanggaran dilakukan peneguran hingga diberi sanksi pidana kurungan tiga (3) bulan dan denda paling banyak Rp 50.000.000.00,- (lima puluh juta rupiah). Dan hambatan dalam pelaksanaan penegakan hukum pidana pada Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2011 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran adalah adanya aturan hukum yang kurang jelas, keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya koordinasi antar instansi terkait dan kurang kesadaran dan pemahaman hukum masyarakat tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran di Kota Tarakan.

PENEGAKAN DISIPLIN PEGAWAI NEGERI SIPIL DI KOTA TARAKAN

PUTRI ATHIRAH
2024 · Thesis · Open Access

Persoalan utama yang diangkat dalam rancangan ini adalah kajian tentang penegakan disiplin Pegawai Negeri Sipil di Kota Tarakan penelitian ini menggunakan jenis metodologi non-penelitian yang mengacu pada undang-undang, peraturan, dan teks hukum lainnya semua data yang dikumpulkan dilakukan analisis deskriptif dengan mengidentifikasi isu-isu relevan dan memberikan contoh temuan langkah selanjutnya dalam proses penelitian adalah menerapkan pendekatan undang-undang dan pendekatan kasus untuk mengidentifikasi permasalahan yang telah diidentifikasi berdasarkan pendekatan undang-undang dan prosedur pendekatan kasus urgensi pengangkatan tujuan nasional, terutama di Indonesia, sebagaimana tercetus dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Fokus utama adalah pada pengelolaan sumber daya manusia, khususnya Pegawai Negeri Sipil (PNS), dalam mencapai tujuan nasional tersebut kontribusi PNS dalam meningkatkan produktivitas pekerja melalui kinerja yang efektif, pengawasan yang cermat, serta disiplin yang kokoh menjadi sorotan utama perkembangan teknologi yang pesat menuntut PNS untuk mampu melaksanakan tugas dengan efisiensi maksimal guna mendukung tujuan pemerintah PNS, sebagai garda negara, memiliki peran krusial dalam memberikan bantuan minimal kepada masyarakat. PNS diharapkan mematuhi ketentuan mengenai Disiplin Pegawai Negeri, yang saat ini diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Penerapan Hukum Terhadap Tindak Pidana Mengedarkan Sediaan Farmasi (Studi Kasus No.179/Pid.Sus/2023/PN.Tar.)

ROBBIL SAPUTRA
2024 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan yang berkaitan dengan penerapan hukum terhadap tindak pidana pengedaran sediaan farmasi (studi kasus no. 179/pid.sus/2023/pn tar) dengan melakukan analisa bagaimana perbandingan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan Dengan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan terhadap tindak mengedarkan Sedian Farmasi dan bagaimana ratio decidendi Hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap tindak pidana pengedaran Sediaan Farmasi. Skripsi ini merupakan penelitian yaitu mengkaji peraturan perundang-undangan, teori-teori hukum, dan yurisprudensi yang berhubungan dengan permasalahan yang dibahas. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data Primer dan data Sekunder. Penulis menyimpulkan bahwa perubahan signifikan dalam undang-undang kesehatan dari nomor 36 tahun 2009 ke nomor 17 tahun 2009 menunjukkan dampak fundamental pada regulasi sediaan farmasi. Antara lain perbandingan pada bunyi pasal,unsur pidana, berat hukuman penjara,dan berat hukuman denda. Kedua berdasarkan fakta hukum hakim menyatakan bahwa terdakwa merupakan pelaku turut serta karena perannnya memenuhi unsur pasal turut serta melakukan perbuatan dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan/ alat kesehatan yang tidak memiliki perizinan berusaha. Kemudian keadaan yang memberatkan, hakim menyatakan bahwa keadaan yang memberatkan terdakwa adalah perbuatan terdakwa tidak mendukung upaya pemerintah dalam memberantas sediaan farmasi illegal/ tanpa disertai standarisasi sediaan farmasi

Peran Tengkulak Terhadap Pemasaran Tandan Buah Segar (Tbs) Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq) di Desa Karang Agung, Kabupaten Bulungan

DHONI RAHMANSYAH
2024 · Thesis · Open Access

Penelitian ini di latar belakangi oleh keinginan menjawab rumusan masalah: (1) Apa saja alasan petani memasarkan TBS kelapa sawit ke tengkulak; (2) Bagaimana peran tengkulak dalam pemasaran TBS; (3) Bagaimana tingkat kepuasan petani terhadap peran tengkulak. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui alasan petani memasarkan TBS kelapa sawit ke tengkulak; (2) Mengetahui peran tengkulak dalam pemasaran TBS; mengetahui tingkat kepuasan petani terhadap peran tengkulak. Metode penentuan sampel dalam penenlitian ini adalah purposive sampling yaitu menentuan sampel dengan sengaja. Dengan pengumpulan data wawancara, observasi, kuesioner, dokumentasi. Dengan analisis data deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif dengan pendekatan sekala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kehadiran tengkulak dapat memenuhi kekurangan yang ada pada petani di antaranya perjanjian kerja antara petani dengan pabrik pengolahan kelapa sawit, transport, modal, dan juga SDM; (2) Tengkulak berperan penting yang dapat memberikan kemudahan mobilitas dan pembayaran tunai langsung kepada petani, tengkulak juga memberikan fasilitas yang di butuhkan petani; (3) Kepuasan petani terhadap kinerja tengkualak berperan sebagai Pengumpul sebanyak 92,6% menyatakan sangat puas dalam pengumpul hasil pertanian, kekonsistenan hasil pertanian, tanggung jawab hasil pertanian, memberikan kejujuran tengkulak sebagai pengumpul, melakukakan peningkatan sebagai kinerja tengkulak sebagai pengumpul hasil pertanian. Berperan sebagai Pembeli 92,0% menyatakan sangat puas dalam memberikan harga, kekonsistenan dalam pembayaran, selalu membeli hasil pertanian, tengkulak memiliki pengetahuan harga pasar, melakukan kerja sama. Berperan sebagai Penghubung 100% menyatakan sangat puas dalam penghubung antara petani dengan pasar, mencapai pasar lebih luas, menjembatani petani, mengoptimalkan harga, dukungan layanan. Berperan sebagai Pemasaran 90,29% menyatakan sangat puas dalam transparasi, menghargai kualitas, mencari konsumen baru, promosi dalam penjualan, memberikan informasi pemasaran. dan Berperan sebagai Kreditor 89,14% menyatakan sangat puas dalam pemberian kredit modal, menyakinkan pemberian modal, membayar petani sebelum ada hasil, tengkulak memberikan ketergantungan, sikap peran kreditor.

ANALISIS DESKRIPTIF KESIAPAN PADA REMAJA PUTRI DI SD O33 KOTA TARAKAN

FITRI HANDAYANI
2024 · Thesis · Open Access

Kesiapan menarche pada anak sering dianggap hal yang sepeleh dan tabuh, namun hal ini harus diperhatikan dalam kesiapan anak untuk memasuki fase dewasa. Faktor dari ketidaksiapan anak dalam menghadapi menarche adalah kurangnya edukasi atau perhatian dari orang terdekat terutama ibu, kurangnya Pendidikan dari orang tua dan rendahnya status ekonomi orang tua. Dampak dari ketidaksiapan anak dalam menghadai menarche anak akan merasa cemas berlebihan dan kebingungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan adanya kesiapan dalam menghadapi menarche di SD 033 Kota Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analisis deskriptif. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 108 remaja putri kelas IV dan V Di SD 033 Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan kesiapan menarche anak di SD 033 Kota Tarakan siap sebanyak 85,2% dan indikator kesiapan penghayatan siap sebanyak 88,0%.

PENGGUNAAN PROBIOTIK DENGAN TEKNIK KULTUR BERBEDA UPAYA MENEKAN PERTUMBUHAN BAKTERI Vibrio parahaemolyticus PADA MEDIA PEMELIHARAAN UDANG WINDU (Penaeus monodon)

WIDYA INDRA SAFIRA
2024 · Thesis · Open Access

PENGGUNAAN PROBIOTIK DENGAN TEKNIK KULTUR BERBEDA UPAYA MENEKAN PERTUMBUHAN BAKTERI Vibrio parahaemolyticus PADA MEDIA PEMELIHARAAN UDANG WINDU (Penaeus monodon) Abstrak Udang windu P. monodon adalah salah satu spesies udang yang memiliki nilai ekonomi tinggi dalam industri perikanan. Infeksi yang disebabkan oleh bakteri ini dapat menyebabkan penyakit pada udang yang dikenal sebagai Vibrio infection atau Vibriosis. Untuk mengatasi masalah tersebut, penggunaan probiotik telah menjadi fokus penelitian dalam budidaya udang windu. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji kemampuan dari probiotik komersil dan probiotik hasil kultur dalam menekan pertumbuhan populasi V. parahaemolyticus serta menganalisa kepadatan populasi dari V. parahaemolyticus pada media budidaya udang windu. Penelitian ini dilakukan masa pemeliharaan 15 hari, kemudian dilanjut uji tantang dan untuk perhitungan atau analisa jumlah koloni bakteri serta isolasi bakteri menggunakan metode Total Plate Count . Kemudian untuk parameter kualitas air yang diukur dalam penelitian ini meliputi suhu, oksigen terlarut (DO), pH (derajat keasaman), salinitas, dan amonia. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Anova dan disajikan dalam bentuk grafik. Hasil penelitian diperoleh selama masa penelitian menunjukkan jumlah bakteri V. parahaemolyticus pada perlakuan P1 tanpa pemberian probiotik didapatkan nilai 1,85 x 106 CFU/ml, P2 dengan probiotik komersil (EM4) yaitu 4 x 105 CFU/ml, dan P3 probiotik hasil kultur 8 x 104 CFU/ml. Pada perlakuan P3, yaitu dengan penambahan probiotik hasil kultur mampu menekan pertumbuhan bakteri V. parahaemolyticus pada media pemeliharaan udang windu dibandingkan dengan perlakuan lainnya.

Analisa Pengaruh Produksi Energi Listrik Terhadap Konsumsi Bahan Bakar Pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap PT. PLTN O/M Kit PLTU 2 x 3 Malinau

RUSTAM EFENDI SINAGA
2024 · Thesis · Open Access

Pengaruh produksi energi listrik dalam sistem pembangkit sangat mempengaruhi bahan bakar yang digunakan. Pada pengoperasian pembangkit agar mengetahui jumlah bahan bakar yang digunakan pembangkit perlu melakukan suatu penelitian supaya dapat mengetahui konsumsi spesifik bahan bakar yang digunakan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa kinerja pembangkit pada PT. PLNT O/M Kit PLTU 2 x 3 Malinau. Pada penelitian ini dilakukan pengambilan data produksi energi (bruto netto) dan konsumsi batu bara yang bertujuan untuk melakukan perhitungan dari SFC, Heat Rate dan Efisiensi Termal. Hasil yang diperoleh SFC (bruto netto) menghasilkan nilai 1,369 kg/kWh dan 1,533 kg/kWh, Heat Rate (bruto netto) mengahasilkan nilai 5238,373 kCal/kWh dan 5869,026 kCal/kWh dan Efisiensi Termal menghasilkan nilai 16,412% dan 14,650%. Dari hasil penelitian ini didapat bahwa pada saat pembangkit beroperasi konsumsi spesifik bahan bakar dan laju kalor semakin menurun dan pada saat beban rendah jumlah konsumsi spesifik bahan bakar dan laju kalor semakin meningkat. Pada Efisiensi Termal mendapatkan Efisien yang baik pada saat beban tinggi yang dimana pada saat beban tinggi jumlah panas yang diubah menjadi energi listrik semakin banyak yang membuat peningkatan produksi

IDENTIFIKASI MINAT BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 8 TARAKAN

JUNI ALSON CRISTIVEN
2024 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat minat belajar matematika siswa Kelas VIII SMP Negeri 8 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Tarakan. Sampel pada penelitian ini berjumlah 69 menggunakan teknik Slovin. Tenik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrument angket. Selanjutnya data dianalisis dengan teknik analisis kuantitatif menggunkan statistika deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa minat belajar matematika siswa Kelas VIII SMP Negeri 8 Tarakan berada pada kategori sedang. Persentase pada kategori tinggi adalah (31,8%) persentase pada kategori sedang (43,47%) dan persentase pada kategori rendah (24,64%).

DESKRIPSI PERAN GURU DALAM MENANAMKAN KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA KELAS V-B SDN 007 MAMBURUNGAN

JUNAINAH
2024 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam menanamkan kedisiplinan belajar siswa kelas V-B di SDN 007 Mamburungan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian Kualitatif deskriptif. Fokus dalam penelitian ini adalah peran guru dalam menanamkan kedisiplinan belajar siswa kelas V-B di SDN 007 Mamburungan. Sumber data pada penelitian ini berupa data primer dan data sekunder dengan informan yaitu guru dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi serta menggunakan Teknik analisis data kualitatif melalui proses reduksi data, peyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru kelas V-B SDN 007 Mamburungan telah melaksanakan perannya yaitu : (1) peran guru sebagai pengajar dalam menanamkan kedisplinan belajar siswa mengerjakan tugas sudah berjalan dengan baik, guru dapat melakukan dengan menggunakan metode pembelajaran penugasan untuk memberikan tugas siswa agar dapat mengetahui kedisiplinan belajar siswa yaitu mengumpulkan tugas tepat waktu (2) peran guru sebagai model dan teladan dalam menanamkan kedisiplinan belajar siswa disiplin masuk sekolah dan disiplin berpakian sudah sejalan dengan baik, guru dapat memberikan contoh yang baik bagi siswa dengan dating kesekolah tepat waktu dan cara berpakian guru rapi, sopan dan sesuai dengan jadwal sehingga siswa dapat mencontohkan guru untuk datamg ke sekolah tepat waktu dan berpakaian seragam dengan rapi, sopan dan sesuai dengan jadwal. Dengan peran tersebut maka guru berusaha menciptakan suasanan belajar yang nyaman bagi siswa. Peran guru tersebut harus selalu di tingkatkan oleh guru, jika guru tidak peduli maka siswa akan mengalami banyak hambatan dalam menanamkan kediplinan belajar siswa di kelas.