MUHAMMAD IRWAN
2024 · Thesis · Open Access
ABSTRAK M. Irwan 2024. Analisis Nilai Pendidikan Karakter dalam Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu Karya J.S. Khairen (Kajian Sosiologi Sastra). (dibimbing oleh Dr. Erna Wahyuni, S.S., M.A dan Siti Fathonah, M.Pd) Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai pendidikan karakter dalam novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya J.S. Khairen. Penelitian ini bersifat kualitatif deskripstif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik baca, teknik simak, teknik catat, dan teknik analisis data. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya J.S. Khairen. Berdasarkan penelitian ini peneliti mendapatkan temuan nilai pendidikan karakter yaitu: 1. Jujur, nilai pendidikan karakter jujur merupakan perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan diri sebagai orang yang selalu dapat dipercaya, baik terhadap diri sendiri maupun pihak lain. Hal ini diwujudkan dalam perkataan, tindakan, perilaku seseorang, dan pekerjaan. 2. Kreatif, yang mana erat kaitannya dengan manusia yang memiliki banyak ide atau akal, tidak mudah mengeluh dan berputus asa bahkan dangan sesuatu yang disampaikan dan diusulkan baik, dan berfikir dari segala sisi dan selalu percaya proses bahkan mampu berfikir cepat dan tepat, bisa menghargai pandangan orang lain serta mengambil inisiatif, mampu memberikan yang terbaik. 3. Peduli sosial, adalah bentuk nilai karakter karena manusia sebagai makhluk sosial bukan untuk berindividu. Peduli sosial juga merupakan perasaan bertanggung jawab atas kesulitan yang dihadapi oleh orang lain yang mana rasa peduli sosial itu terdorong untuk melakukan sesuatu untuk mengatasinya, rasa kepedulian tidak bisa tumbuh pada setiap diri manusia, melainkan membutuhkan proses latihan dan didikan. 4. Tanggung jawab, adalah sikap dan perilaku seseorang yang melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dilakukan terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan, negara dan Tuhan yang Maha Esa. 5. Kerja keras, adalah perilaku yang mewujudkan upaya yang sungguh-sungguh dalam menghadapi berbagai hambatan belajar dan tugas dengan sebaik-baiknya.
PRIMA ANGGRAINI
2024 · Thesis · Open Access
Penelitian ini betujuan untuk mengetahui Penggunaan Bahasa Prokem pada Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif yang berupa kata-kata tertulis. Objek penelitian ini adalah Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia. Data dikumpulkan dengan cara menyimak, merekam, dan mencatat. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan terdapat 50 data yang dimana data ini telah diklasifikasikan sesuai 5 jenis Bahasa Prokem diantaranya Bahasa Prokem Akronim, Bahasa Prokem Singkatan, Bahasa Prokem Fonem, Bahasa Prokem Metatesis dan Bahasa Prokem Pengaruh Bahasa Asing.
ULFAH MAULID DIANA
2024 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai moral yang terkandung dalam novel “Teruslah Bodoh Jangan Pintar” Karya Tere Liye. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi nilai-nilai moral yang tercermin dalam narasi novel tersebut. Data dikumpulkan melalui teknik baca, simak, dan catat, kemudian dianalisis dengan cara menginterpretasikan data dan lalu membuat kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan lima kategori nilai moral dalam novel, yaitu: (1) nilai moral yang berkaitan dengan individu dan introspeksi diri, seperti percaya diri, kejujuran, dan tanggung jawab; (2) nilai moral yang berhubungan dengan interaksi sosial antar manusia, meliputi kepedulian, empati, kasih sayang, dan keadilan; (3) nilai moral yang menyangkut hubungan individu dengan dimensi spiritual atau Tuhan, seperti ketaatan dan kepercayaan; (4) nilai moral tentang lingkungan dan alam, mencakup kelestarian lingkungan, keseimbangan tambang dan lingkungan, serta tanggung jawab terhadap alam; (5) nilai moral tentang hukum dan keadilan, termasuk penegakan hukum, kejujuran, dan kesetaraan akses dalam mencari keadilan. Secara keseluruhan, nilai-nilai moral yang paling dominan dalam novel ini adalah nilai-nilai yang berhubungan dengan interaksi sosial antar manusia. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman tentang peran sastra dalam menanamkan nilai-nilai moral kepada pembaca, khususnya dalam konteks pengembangan karakter generasi muda.
PENTI
2024 · Thesis · Open Access
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pesan moral yang terdapat di dalam Novel karya Fajar Sulaiman. Penelitian ini mengunakan kajian sosiologi sastra. Metode dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik baca, simak, dan catat. Peneliti membaca teks secara keseluruhan dan menandai bagian tertentu sesuai permasalahan yang menjadi fokus pada penelitian ini yaitu aspek moral keimanan, ketaqwaan, keteguhan dan kesabaran. Kemudian, peneliti mengidentifikasi data berdasarkan indikator yang telah dibuat. Data yang telah dikelompokan kemudian dianalisis dengan cara menginterprestasikan data. Selanjutnya, peneliti membuat kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pesan moral yang mencakup keimanan, ketaqwaan, kesabaran dan keteguhan dalam Novel Sunyi paling riuh karya Fajar Sulaiman bahwa dalam Novel Sunyi paling riuh karya Fajar Sulaiman pesan moral keteguhan prinsip lebih dominan dari pesan moral keimanan, ketaqwaan dan kesabaran.
EVYTRI NATALIA
2024 · Thesis · Open Access
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPAS dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) di kelas V-C SDN 028 Tarakan. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing terdiri dari 4 tahapan,yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan 2 cara, yaitu tes dan non tes. Instrumen tes pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar siswa, lembar penilaian psikomotorik siswa, lembar penilaian afektif siswa, sedangkan untuk instrumen non tes menggunakan lembar pengamatan aktivitas belajar siswa, dan lembar pengamatan aktivitas mengajar guru. Hasil penelitian mengalami peningkatan setiap siklusnya. Hasil belajar siswa aspek kognitif pada siklus I memperoleh rata-rata nilai 71,10 dengan persentase ketuntasan 67,86% meningkat di siklus II dengan rata-rata nilai 78,21 dengan persentase ketuntasan 89,29%. Hasil belajar aspek psikomotorik siklus I memperoleh rata-rata nilai 70,87 dengan persentase ketuntasan 75,00 % meningkat di siklus II menjadi 79,46 dengan persentase ketuntasan 92,86%. Penilaian hasil belajar aspek afektif pada siklus I memeperoleh rata-rata nilai 70,14 dengan persentase ketuntasan 71,43% meningkat di siklus II menjadi 76,79 dengan persentase ketuntasan 85,71%. Kesimpulan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini adalah penerapan model kooperatif tipe group investigation (GI) dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPAS di kelas V-C SDN 028 Tarakan.
ADE PUTRA SETIADI
2024 · Thesis · Open Access
Program Kampus Mengajar yang merupakan bagian dari kebijakan Kampus Merdeka telah resmi dikeluarkan untuk Angkatan I pada tanggal 9 Februari 2021. Program Kampus Mengajar bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi Mahasiswa mempertajam kompetensi abad 21 (berpikir analitis, penyelesaian masalah, kepemimpinan, manajemen tim, kreativitas dan inovasi, serta komunikasi interpersonal) melalui aktivitas pengembangan pembelajaran di satuan pendidikan dasar dan menengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman Mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris Universitas Borneo Tarakan selama mengikuti Program Kampus Mengajar di Sekolah Dasar di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang terdiri dari 5 peserta mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris yang tergabung dalam Program Kampus Mengajar Gelombang VI. Sumber data utama adalah wawancara mendalam dan dokumentasi yang memberikan informasi atau bukti-bukti yang berkaitan dengan penelitian. Data dianalisis dengan menggunakan analisis tematik yang dikembangkan oleh Braun dan Clarke (2006). Penelitian ini juga menggunakan dua teori yaitu The Adult Learning Theory oleh Malcolm Knowles dan The Experiential Learning Theory oleh David A. Kolb. Temuannya menunjukkan beberapa tema dari wawancara. Diantaranya adalah motivasi mengikuti Program Kampus Mengajar, proses awal mengikuti program Kampus Mengajar, pengalaman berharga selama mengikuti program Kampus Mengajar, keterampilan yang meningkat selama mengikuti program Kampus Mengajar, pengalaman saat mengajar bahasa Inggris dan yang paling utama adalah kendala yang dihadapi selama mengikuti program Kampus Mengajar dari pendaftaran hingga program Kampus Mengajar selesai dilaksanakan.
RITA
2024 · Thesis · Open Access
The purpose of this study is to determine whether there is a significant difference in English vocabulary among class VIII students at MTs DDI Tarakan who use Duolingo apps. This study used a quantitative method using pre-test and post-test experimental designs. The subjects in this study were eighth-grade students. The sampling technique utilized was purposive sampling, which involved sampling the entire population, hence the sample size was 17 students Data collection included vocabulary pre- and post-tests, as well as interviews. The results indicated that the hypothesis was accepted. The sample t-test showed a significant (2-tailed) result of 0.000 0.05. If the two-tailed significance level is less than 0.05. Based on pre-and post-test data, the researchers discovered a substantial relationship between Duolingo use and students' English vocabulary. Students' vocabulary improves significantly after using Duolingo Apps. Students enjoyed the learning process and improved their vocabulary understanding and retention, indicating Duolingo's effectiveness for English vocabulary among MTS DDI Tarakan grade VIII students.
VIONA OKTAVERAETI
2024 · Thesis · Open Access
ABSTRACT The study was aimed to look into how eighth grade students at Budi Utomo Boarding School Middle School were taught reading skills through the LRD (Listen, Read, Discuss) strategy. Qualitative descriptive research design was employed by the researcher. Thirty-two Budi Utomo Boarding School eighth graders participated in this study. this study collected observation, interviews, and documentation to gather data. the data was qualitatively examined through coding to address research issues. According to the study's findings, the students could learn reading skiil with the phases of Listen, Read and Discuss by utilizing the LRD approach. Students learned how to read in English through reading books, doing presentations, practicing listening, and reading on their own, as well as having conversations with peers. In addition to teaching reading skill, English teachers are expected to be able to develop LRD in English learning, not only for reading skill but also other skills.
PUTRI FEBRIANI
2024 · Thesis · Open Access
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kriteria yang diterapkan pada buku bahasa inggris yang berjudul “Think Globally Act Locally” yang diterbitkan oleh Kementrian Pendidikan Kebudayaan, serta untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan pada buku. Penelitian ini merupakan penelitian kajian pustaka dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sedangkan Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah parameter dari Mickley (2005) dan kuesioner yang dibagikan kepada 6 guru penilai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku tersebut memiliki 5 kriteria yaitu isi, kosa kata dan tata bahasa, latihan dan aktivitas, serta daya tarik teks dan riasan fisik. Pada hasil ini menunjukan bahwa isi pada buku ini memiliki nilai rata-rata 3 yaitu baik, adapun nilai pada kosa kata dan tata bahsa memiliki nilai rata-rata 3 yaitu baik, latihan dan aktifitas memiliki nilai rata-rata 3 yaitu baik, dan yang terakhir daya tarik teks dan riasan fisik mendapatkan nilai rata-rata 3 yaitu baik. Adapun hasil dari kekuatan buku yaitu kosakata buku ini disorot dalam huruf-huruf yang kuat untuk membantu anak-anak mengingat kata-kata yang baru saja mereka dengarkan, sedangkan buku ini memiliki kelemahan yaitu siswa yang terlalu banyak membaca berisiko menjadi bosan. Kesimpulannya, buku ini termasuk buku yang layak digunakan untuk proses mengajar pada siswa kelas sembilan.
EBBY CYAHFIRA
2024 · Thesis · Open Access
ABSTRACT This research aimed to determine the difficulties in reading comprehension skills on the Borneo English Test (BET) faced by test takers of English education department at the Borneo Tarakan University and the factors that caused the difficulties. The subjects of this research were students English Education Department who had taken the BET test. A descriptive qualitative method was employed, utilizing documentation and interviews for data collection. Documentation comprised BET reading scores, while in-depth semi-structured interviews were conducted with students to gather qualitative insigths. The findings revealed that there were 13 reading skills assessed in the BET, and almost all of these skills posed significant difficulties in reading comprehension for the students. Speacially, five skills were considered the most difficulty by students. namely: Answering Expressed Detail Questions Correctly, Answering Implicit Detail Questions Correctly, Answering Transition Questions Correctly, Determining the Meaning of Word Parts, and Using Context to Determine Meaning of Difficult Words. Futhermore, the reseacher highlighted both internal and external factors contributing to students reading difficulties. Internal factors included a lack of understanding of reading comprehension abilites, insufficient vocabulary, inadequate reading comprehension processes, lack of motivation, and poor preparation. External factors involved poor time management, the small display of paragraph text on a computer screen, lack of focus during tests, and inadequate skimming and scanning skills.
MEGAWATI
2024 · Thesis · Open Access
This study aims to examine the challenges encountered by second-semester students enrolled in the English Department in developing their speaking skills. The ability to speak, verbalize, or utter words meaningfully and coherently is a fundamental aspect of communication. While it can be a valuable skill in a verbal context, articulating words clearly and concisely can be more challenging. The primary aim of this study is to identify potential solutions and recommendations to assist students in overcoming their speaking skill deficiencies and enhancing their overall English proficiency. This study employed a qualitative descriptive design and was conducted in the second semester of class 2023, in March 2024, using purposive sampling. The research instruments were an interview, observation, and documentation. The researcher identified several main problems students face in learning to speak in the second semester, which are vocabulary, pronunciation, and anxiety. To overcome these problems, three solutions are proposed. These include the provision of tools or media that support speaking skills, targeted practice, and a variety of daily life practice activities. Additionally, personalized feedback and smaller classes can help students effectively. To enhance speaking skills, the researcher suggests using clearer topics, combining practical activities with real life, and providing targeted vocabulary development support.
SANTANA SIMON SAMON SURAT
2024 · Thesis · Open Access
This research aimed to determine the perceptions of students in English education regarding vocabulary knowledge and how it influences their language development. The researcher employed qualitative descriptive method. This research was carried out at the Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Borneo Tarakan and 8 English Language Education students from the class of 2021 and 2022 were selected as the participants. The researcher applied interviews and questionnaires as the research instruments. Based on data analysis, the researcher discovered that participants absolutely agreed that vocabulary knowledge had such a significant influence on their language development. The researcher also found that vocabulary knowledge assisted students develop their four skills in English. Ultimately, the findings of this study are beneficial in identifying students' perceptions of vocabulary knowledge and how it influences their language development.
FITRIANI
2024 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui media apa saja yang digunakan oleh guru dalam mengajar bahasa Inggris, dan mengetahui jenis media apa yang dominan digunakan guru dalam mengajar bahasa Inggris di kelas sepuluh Teknik Otomotif A SMKN 2 Tarakan. Penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif-kualitatif. Peneliti menggunakan teknik purposive sampling dalam memilih sampel. Kelas X teknik otomotif A menjadi sampel dalam penelitian ini, yang berjumlah 36 siswa. Untuk mengumpulkan data, peneliti menggunakan observasi, wawancara, dan analisa dokumen. Peneliti menggunakan tahapan Miles dan Huberman dalam menganalisis data, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa media yang digunakan dalam pengajaran bahasa Inggris di dalam kelas terdapat dua jenis media yaitu media konvensional seperti papan tulis, buku bahasa Inggris, dan media modern seperti laptop (PowerPoint), dan LCD Proyektor, serta Smartphone (Google Chrome). Media pembelajaran yang dominan digunakan oleh guru Bahasa Inggris adalah media modern. Siswa memiliki pendapat yang positif terhadap media yang digunakan dalam proses pembelajaran. Siswa berpendapat bahwa penggunaan media dalam proses pembelajaran bahasa Inggris sangat membantu dan mempermudah proses pembelajaran, membuat siswa lebih percaya diri, membuat siswa merasa senang, dan tertarik untuk belajar, serta dapat memotivasi siswa untuk lebih giat belajar.
SABANIAH
2024 · Thesis · Open Access
Latar belakang: Stunting merupakan perawakan pendek berdasarkan panjang atau tinggi badan menurut usia kurang dari -2 Standar Deviasi pada kurva pertumbuhan yang disebabkan kekurangan gizi kronik yang berhubungan dengan status sosioekonomi rendah, asupan nutrisi dan kesehatan ibu yang buruk, riwayat sakit berulang dan praktik pemberian makanan pada bayi dan anak yang tidak tepat. Stunting merupakan masalah gizi kronis dan menjadi salah satu masalah terpenting yang harus ditangani pemerintah di dunia maupun di Indonesia. Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada balita dan mengetahui pengaruh pengetahuan, usia, pendidikan dan pekerjaan ibu terhadap kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sebengkok tahun 2024. Metode:Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan analitik observasional dengan pendekatan case control, tehnik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Populasi sebanyak 1059 balita, sampel penelitian sebanyak 102 responden. Pengambilan sampel dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Sebengkok bulan Maret-April 2024. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dan analisis Multivariat menggunakan uji Regresi Logistic Berganda. Hasil: Hasil penelitian yang diperoleh ibu dengan pengetahuan baik sebanyak 57 responden dan pengetahuan kurang sebanyak 45 responden, usia ibu dengan kategori beresiko sebanyak 52 responden dan tidak beresiko sebanyak 50 responden, pendidikan ibu dengan kategori dasar sebanyak 59 responden, kategori atas 40 responden dan kategori tinggi sebanyak 3 responden. Pekerjaan ibu sebagai IRT sebanyak 94 responden dan wiraswasta 8 responden. Hasil uji statistik menggunakan Chi-Square diperoleh hasil yang berpengaruh adalah usia dengan nilai p-value = 0,003 dan pengetahuan dengan nilai p-value = 0,005 Hasil uji dengan regresi logistik berganda didapatkan 2 variabel yang berpengaruh secara signifikan yaitu usia dengan nilai OR= 0,27 dan pengetahuan dengan nilai OR=3,4. Kesimpulan:Variabel yang mempengaruhi kejadian stunting adalah usia dan pengetahuan sedangkan pendidikan dan pekerjaan ibu tidak berpengaruh terhadap kejadian stunting pada balita diwilayah kerja Puskesmas sebengkok tahun 2024.
HIKMATUN A. LAMPADJOA
2024 · Thesis · Open Access
Sedimen merupakan material yang tidak terkonsolidasi yang dihasilkan dari proses pelapukan batuan melalui proses mekanis maupun kimia. Distribusi jenis dan tekstur sedimen merefleksikan karakteristik hidrodinamika yang terjadi pada lingkungan pengendapannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis dan tekstur sedimen serta mengetahui profil hidrolika sedimen berdasarkan analisis kurva Hjulstrom. Sebanyak 25 sampel diperoleh dengan menggunakan metode pengambilan sampel untuk lamun di 5 transek (5 titik tiap transek), yang melintang (cross section) pada posisi reef flat Masimbung dan pengukuran sedimen menggunakan skala segitiga tekstur GSM (gravel, sand, mud). Selain sedimen, turut diukur arus, jenis, kondisi tutupan, serta kerapatan vegetasi lamun di lokasi sampling. Pengambilan sedimen menggunakan sedimen core sampler, lamun menggunakan transek kuadrat, dan kecepatan arus menggunakan layang-layang arus. Selanjutnya dilakukan analisis fraksi butir sedimen untuk memperoleh jenis dan tekstur. Selanjutnya dilakukan analisis gradistat untuk memperoleh segitiga tekstur sedimen dan parameter statistik sedimen. Selanjutnya jenis dan tekstur sedimen divisualisasikan dalam bentuk peta menggunakan bantuan prangkat lunak Q-GIS 3.3.45 dan Surfer 25. Hasil analisis data jenis dan tekstur sedimen yang didapatkan didominasi oleh pasir berkerikil (gravelly sand) dengan nilai antara 381,4-723,3 mm, dan pasir sedikit berkerikil (sligthly gravelly sand) dengan nilai 315,2-676,7 mm. Berdasarkan hasil penelitian diketahui jenis sedimen di reef flat Masimbung dominan Pasir (sand) sebanyak 90,3%. dengan berat rata-rata keseluruhan ukuran butir 1%, selanjutnya plot hubungan ukuran butir sedimen dan kondisi arus pada diagram Hjulstrom pada seluruh titik lokasi pengambilan menunjukkan kondisi deposisi atau pengendapan. Lebih lanjut hasil penelitian mengindikasikan bahwa keberadaan vegetasi lamun yang mengkoloni dasar perarian memberikan pengaruh dalam mempertahankan kestabilan sedimen dasar perairan.
ANNISA FADILAH
2024 · Thesis · Open Access
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA MELALUI METODE LITERASI TERBIMBING DI KELAS III-B SDN 005 TARAKAN Abstrak Kemampuan membaca menjadi kunci utama keberhasilan siswa dalam proses pembelajaran. Ketidakmampuan dalam membaca dapat memberikan implikasi serius pada siswa dalam kemampuan membaca pemahaman. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) khususnya mengenai kemampuan membaca pemahaman siswa dalam membaca teks bacaan informatif dan teks bacaan fiksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia pada Bab II Kawan Seiring. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu, perencanaan tindakan, tahap pelaksanaan tindakan, tahap observasi/evaluasi, dan tahap refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III-B SDN 005 Tarakan dengan jumlah siswa sebanyak 27 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan metode literasi terbimbing dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa, dari hasil belajar siswa secara klasikal diketahui rata-rata nilai dasar yang hanya mencapai 25,9%, meningkat dalam siklus I menjadi 68,15%, dan pada siklus II meningkat menjadi 95,35%. Dari hasil belajar yang dicapai siswa pada siklus II penilaian secara individu telah mencapai ketuntasan terhadap penguasaan yang didapatkan. Kata Kunci : Kemampuan Membaca, Membaca Pemahaman, Hasil Belajar Siswa. Mengetahui, Suyadi, S.S., M.Ed., Ph.D
NICKY ANGGELINE MONINGKA
2024 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk, mengetahui Kemampuan Membaca nyaring siswa kelas I SDN 024 Tarakan. penelitian ini di lakukan di SD Negeri 024 Kampung Bugis kota Tarakan, penentuan daerah panelitian diambil dengan pertimbangan peneliti. Metode yang digunakan dalam analisis ini yaitu jenis penelitian kualitatif dengan metode atau pendekatan studi kasus (case study). Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) dari kelancaran membaca nyaring kemampuan siswa masih tergolong kurang. Hal ini di lihat dari siswa kadang-kadang harus mengeja pada kalimat tertentu. Terdapat beberapa siswa yang tidak lancar ketika membaca. Siswa yang tidak lancar ketika membaca tersebut sering menunjukan ciri-ciri masih mengeja, terbata-bata, ragu-ragu serta membutuhkan waktu yang lama untuk melanjutkan suatu bacaan yang terdapat kata yang dirasa cukup sulit baginya, (2) berdasarkan kejelasan suara kemampuan siswa dalam membaca nyaring cukup baik. Hal ini dilihat dari siswa masih terdapat kesalahan dalam melafalkan huruf, yang mengakibatkan kurang jelasnnya beberapa kalimat yang dibaca. akan tetapi siswa membaca dengan lantang atau nyaring, (3) dari segi intonasi kemampuan siswa dalam membaca nyaring masih tergolong kurang. Hal ini di lihat dari sering kali intonasi siswa ketika membaca kurang tepat, karena siswa kurang memperhatikan tanda baca yang ada. Sehingga intonasi akan berubah-ubah, tidak sesuai intonasi bacaan yang seharusnya dan seringkali siswa tidak memperhatikan tanda baca khususnya tanda seru (!) dan koma (,). (4) dari segi keberanian kemampuan siswa dalam membaca nyaring tergolong sangat baik. Hal ini di lihat dari siswa ketika membaca penuh dengan rasa percaya diri, membaca dengan sikap yang baik siswa berani dan tenang saat membaca di depan kelas dan dihadapan banyak pendengar dengan rasa percaya diri.
RAHMIDAR
2024 · Thesis · Open Access
Ikan Nila merupakan ikan air tawar yang banyak dibudidayakan karena mudah beradaptasi dengan lingkungan. Salah satu kendala dalam budidaya adalah tingginya biaya yang dikeluarkan untuk pakan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbandingan perumbuhan ikan Nila yang diberikan pakan buatan berbahan dasar dari tepung kepala ikan Nomei dengan pakan komersil. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan 2 perlakuan dan 5 ulangan. Penelitian ini dilakukan selama 30 hari dari bulan September - Oktober 2023 dengan perlakuan pemberian pakan terdiri P1 pakan komersil dan P2 pakan buatan dari tepung kepala ikan Nomei. Pemberian pakan dilakukan 3 kali sehari sebanyak 5%. Data pertumbuhan yang diperoleh dianalisis dengan uji T-Test, sedangkan data tambahan berupa kandungan nutrisi pakan dan kualitas air dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan data SNI. Berdasarkan uji proksimat didapatkan kadar air pada pakan buatan yaitu 7%, kadar abu diperoleh 8%, kadar lemak diperoleh 12%, kadar kabrohidrat diperoleh 23,03%, kadar protein diperoleh 51,18%. Hasil rata-rata pertumbuhan panjang dan berat mutlak pada P1 (pakan komersil) yaitu 2,79 cm dan 6,32 gr sedangkan pada P2 (pakan buatan) diperoleh Panjang dan berat mutlak masing-masing 3,19 dan 8,3 gr. Laju pertumbuhan spesifik (SGR) pada P1 diperoleh 5,79 sedangkan P2 sebesar 6,80. Nilai kelangsungan hidup (SR) pada P1 dan P2 masing-masing sebesar 96% dan 98%. Hasil pengukuran kualitas air didapatkan nilai pH pada P1 6,35 – 7,83 dan P2 6,35 – 7,56. Nilai suhu pada P1 26,9 – 29,3 dan P2 27 – 29,7. Hasil Oksigen terlarut pada P1 4.4 dan P2 4 – 4.4. Kandungan ammonia pada P1 sebesar 0,64 – 2,69 mg/l dan P2 0,4 – 1,77 mg/l. Kesimpulan, perlakuan pakan buatan dari tepung kepala ikan Nomei, mampu memberikan nilai pertumbuhan dan kelangsungan hidup pada ikan Nila lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan pakan komersil.
NURUL HADIAH
2024 · Thesis · Open Access
Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) dimana penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengembangkan sebuah produk. Penelitian ini menggunakan prosedur penelitian Borg and Gall yang terdiri dari sepuluh tahap, yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk kelompok terbatas, revisi produk, uji coba produk kelompok luas, revisi produk akhir, desiminasi dan implementasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menghasilkan sebuah media pembelajaran yaitu Big Book dengan materi pertumbuhan dan perkembangan manusia yang layak serta efektif yang ditinjau dari ahli materi, ahli bahasa, ahli media, ahli praktisi, dan soal serta hasil tes soal siswa. Dengan hasil validasi ahli materi diperoleh sebesar 86,66%, termasuk kategori sangat layak, ahli bahasa diperoleh sebesar 88%, termasuk kategori sangat layak, ahli media diperoleh sebesar 95,38%, termasuk kategori sangat layak, ahli praktisi diperoleh sebesar 100%, termasuk kategori sangat layak, serta tes soal diperoleh sebesar 87,27%, termasuk kategori sangat layak. Hasil tes soal yang dikerjakan peserta didik pada uji coba kelompok terbatas diperoleh sebesar 72,72%, termasuk kategori efektif, dan pada uji coba kelompok luas diperoleh sebesar 96,42%, termasuk kategori sangat efektif. Berdasarkan hasil uji validasi serta uji keefektifan, menunjukan bahwa media pembelajaran Big book dinyatakan layak dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Diharapkan dengan adanya media pembelajaran Big book dapat memfasilitasi siswa dalam proses pembelajaran dan bagi guru diharapkan agar memanfaatkan media pembalajaran Big book dalam kegiatan pembelajaran.
ARAFAH NURHIDAYAH
2024 · Thesis · Open Access
This study aims to describe the need analysis of students related to learning needs and language needs in learning English by students majoring in mathematics education at Borneo University Tarakan. The research method used qualitative method. Data collection techniques were questionnaires, interviews, and documentation. The subjects of this study were 36 students majoring in the mathematics education department for Academic Year 2021 at Borneo Tarakan University. The result revealed that students had difficulties learning mathematical English, so more specific and varied books or materials are needed. The conclusion revealed that students need books or materials that are more specific and varied. There are several activities that can help students improve four English language skills, such as watching and listening to videos/podcast, speaking practice in discussion and QnA session, translating words, summarizing and taking notes, and activities outside the classroom with a conducive atmosphere. Keywords: Need Analysis, English Language Learning