Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

9.639 item publik

Publikasi

Halaman 260 dari 482

Analisis Pendapatan Petani Rumput Laut Di Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan

SUHARDIN
2024 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan petani rumput laut di Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan petani rumput laut di Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan. Metode penelitian yang digunakan adalah data kuantitatif deskriptif. bahan yang digunakan primer dan sekunder, data primer diperoleh dari pelaku usahatani melalui wawancara langsung serta menggunakan kuisioner dan data sekunder diperoleh melalui Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Nunukan. responden dipilih secara acak dengan jumlah responden sebanyak 83 responden, analisis data menggunakan analisis pendapatan. Hasil penelitian besarnya pendapatan yang diperoleh petani rumput laut di Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan dengan nilai rata-rata pendapatan bersih petani sebesar Rp3.216.391/panen yang diperoleh dari selisih total penerimaan sebesar Rp11.492.706/panen dengan total biaya yang dikeluarkan sebesar Rp8.276.315/ panen.

VALUASI CONTINGENT DI PERMUKIMAN PESISIR KOTA TARAKAN KALIMANTAN UTARA

UMI SARTIKA
2024 · Thesis · Open Access

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai ekonomi Permukiman Pesisir Kota Tarakan dengan menggunakan metode analisis Willingness To Pay dan Willingness To Accept. Wilayah pesisir sebagai suatu wilayah perairan antara daratan dan lautan dimana ke arah darat adalah jarak secara arbiter dan rata-rata pasang tertinggi dan batas ke arah laut adalah yurisdiksi wilayah provinsi atau state di suatu negara. Pendekatan ini menggunakan penelitian kualitatif dan kuantitatif. Pengambilan data diambil dengan cara menyebarkan kuesioner lalu pengolahan data menggunakan Excel. Pendekatan CVM sering digunakan untuk megukur nilai pasif (nilai non pemanfaatan) sumber daya alam atau sering juga dikenal dengan nilai keberadaan. CVM pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesediaan membayar (Willingness To Pay) dari masyarakat dan kesediaan menerima kompensasi (Willingness To Accept). Hasil penelitian ini menunjukkan hasil estimasi dalam kesediaan membayar serta menerima kompensasi terhadap permasalahan dipermukiman pesisir di Kota Tarakan. Nilai upaya pelestarian/pembersihan Willingness To Pay (WTP) yang seharusnya dibayarkan untuk per individu sebesar Rp. 106.450 perbulan dan estimasi per individu selama setahun yaitu sebesar Rp. 1.277.400. sedangkan Willingness To Accept (WTA) nilai kompensasi yang bersedia warga terima per individu sebesar Rp. 152.687 perbulan dan estimasi per individu selama setahun yaitu sebesar Rp. 1.832.244. Untuk nilai total upaya pelestarian/pembersihan yang responden bersedia membayar dan menerima kompensasi secara keseluruhan sebesar Rp. 1.918.650.348 pertahun

PENGARUH ASPEK SOSIAL EKONOMI TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN DI KOTA TARAKAN

PETRUS LIWU
2024 · Thesis · Open Access

ABSTRAK PENGARUH ASPEK SOSIAL EKONOMI TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN DI KOTA TARAKAN PETRUS LIWU Djuanda Hatta, S.E., M.Si Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis seberapa besar pengaruh aspek sosial ekonomi terhadap tingkat pengangguran di kota tarakan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Yaitu dari tahun 2013 sampai tahun 2022. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah SPSS 25, Dari beberapa variabel ada yang berpengaruh dan ada yang tidak berpengaruh terhadap Tingkat pengganguran. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel pertumbuhan penduduk, angka partisipasi sekolah, konsumsi rumah tangga dan pengeluaran pemerintah tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran dan variabel tingkat partisipasi angkatan kerja dan investasi yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran di kota tarakan, variabel bebas berkontribusi sebesar 71,4% terhadap tingkat pengangguran.

Pengaruh Tingkat Pengangguran, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Dan Pertumbuhan Penduduk Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Kalimantan Utara

ARINA AMALIN
2024 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk : (i) untuk mengetahui pengaruh secara parsial tingkat pengangguran, indeks pembangunan manusia dan pertumbuhan penduduk terhadap pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Utara, (ii) untuk mengetahui pengaruh secara simultan tingkat pengangguran, indeks pembangunan manusia dan pertumbuhan penduduk terhadap pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis deskriptif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu dari Badan Pusat Statistik Kalimantan Utara tahun 2011-2022. Analisis dengan model Regresi data panel menggunakan program Eviews 9. Hasil penelitian menunjukkan secara parsial pertumbuhan penduduk berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Utara, sedangkan tingkat pengangguran dan indeks pembangunan manusia tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Kalimantan utara. Hasil penelitian menunjukkan secara simultan tingkat pengangguran, indeks pembangunan manusia dan pertumbuhan penduduk berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Kalimantan utara.

Analisis Kinerja Generator AC Axial Portable Dalam Sistem Pembangkit Tenaga Motor Listrik Skala Laboraturium

ANSAR
2024 · Thesis · Open Access

Generator listrik sudah umum ditemui pada kehidupan sehari-hari, mulai dari generator AC sampai generator DC. Tiap jenis generator memiliki karakter yang berbeda, hal ini mempengaruhi penggunaan generator tersebut. Salah satu jenis generator adalah Generator AC Axial Portable dengan penggerak utamanya adalah motor listrik. Pada penelitian ini dilakukan untuk mengetahui performa generator dengan menghitung dan mensimulasikan parameter berupa resistansi dan induktansi yang dihasilkan generator pada kondisi berbeban. Pada percobaan dilakukan variasi beban resistor dengan variasi 1 kΩ, 12 kΩ dan 100 kΩ. Hasil pengukuran parameter generator ac axial dengan kecepatan rpm 1371,4, untuk beban resistor 1 kΩ nilainya adalah 0,93 µA, untuk beban resistor 12 kΩ dengan nilai 0,974 µA dan beban resistor 100 kΩ di dapatkan nilai 0,95 µA. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa daya input dan output tertinggi yang dicapai pada generator sekitar 240 Watt dan nilai output sekitar 0,211092 Watt. Sedangkan daya output terendah sekitar 0,03546 Watt pada tanggal 26-02-2024. Serta efisiensi tertinggi dan terendah yang dicapai generator sekitar 0,087% dan yang terendah 0,014 %. Hasil tersebut menunjukkan kondisi generator tidak efisien dikarenakan nilai daya dan arusnya yang terlalu kecil.

TINJAUAN YURIDIS PELAKSANAAN PEMBAYARAN PIDANA TAMBAHAN DALAM PERKARA TINDAK PIDANA BERUPA DENDA, UANG PENGGANTI DAN BIAYA PERKARA.

AHMAD SAMURI
2024 · Thesis · Open Access

Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui Tinjauan Yuridis Pelaksanaan Pembayaran Pidana Tambahan Dalam Perkara Tindak Pidana Berupa Denda, Uang Pengganti Dan Biaya Perkara. Berdasarkan latar belakang, maka dua permasalahan yang diangkat dalam penelitan ini yaitu, Pengaturan Pelaksanaan Penerapan Pembayaran Pidana Tambahan dalam Perkara Tindak Pidana Berupa Uang Denda, Uang Pengganti dan Biaya Perkara dan Ketimpangan atas Biaya Penanganan Perkara yang berbanding terbalik dengan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada Kejaksaan Negeri Tarakan. Penelitan ini menggunkan tipe penelitian hukum normatif, dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan (Statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan studi Kasus (case approach). Berdasarkan hasil penelitian bahwa pada praktik penegakan hukum Tindak Pidana Korupsi, paling tidak ada 2 (Dua) ketentuan dalam Undang-Undang Pemberantasan Korupsi yang sering digunakan, yaitu Pasal 2 Ayat (1) dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Pasal 2 Ayat (1) dan Pasal 3. Pembayaran Uang Pengganti dalam Tindak Pidana Korupsi dilaksanakan setelah putusan pengadilan telah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkracht), terpidana diberi tenggang waktu 1 (Satu) bulan untuk melunasi, di mana setelah dilakukan pelunasan pembayaran, Jaksa akan menyetorkan hasil pembayaran ke Kas Negara dan mengirimkan tembusan berita acara pembayaran Uang Pengganti yang ditandatangani oleh Jaksa dan terpidana kepada Pengadilan Negeri yang mengadili perkara. Salah satu cara untuk mengembalikan korupsi negara akibat perbuatan pidana korupsi adalah dengan pidana tambahan berupa pengembalian Uang Pengganti. Pidana tambahan untuk pembayaran Uang Pengganti merupakan kebijakan kriminal yang tidak terlepas dari kebijakan yang lebih luas yakni kebijakan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat dan kebijakan untuk perlindungan masyarakat. Jika terpidana tidak membayar Uang Pengganti, paling lama dalam waktu 1 (Satu) bulan sesudah putusan pengadilan yang telah memperoleh ketetapan hukum tetap, maka harta bendanya dapat disita oleh Jaksa dan dilelang untuk menutu piuang pengganti tersebut.

TINJAUAN YURIDIS PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR : 20/PUU-XXI/2023 TENTANG KEWENANGAN JAKSA UNTUK MENGAJUKAN PENINJAUAN KEMBALI MELALUI SUDUT PANDANG TEORI HUKUM POSITIVISTIK

CHRISNA CHANDRA DEWI
2024 · Thesis · Open Access

Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui Tinjauan Yuridis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor : 20/PUU-XXI/2023 Tentang Kewenangan Jaksa Untuk Mengajukan Peninjauan Kembali Melalui Sudut Pandang Teori Hukum Positifisme. Berdasarkan latar belakang, maka dua permasalahan yang diangkat dalam penelitan ini yaitu, Apakah yang menjadi dasar Pemohon dalam mengajukan judicial review terhadap kewenangan Jaksa untuk mengajukan peninjauan kembali? Dan Bagaimana pertimbangan hakim Mahkamah Konstitusi dalam memberikan putusan Nomor: 20/PUU-XXI/2023 tentang kewenangan jaksa untuk mengajukan peninjauan kembali melalui sudut pandang teori hukum positisme. Penelitan ini menggunkan tipe penelitian hukum positifisme, dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan (Statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan studi Kasus (case approach). Berdasarkan hasil penelitian bahwa Dasar Pemohon dalam mengajukan judicial review terhadap kewenangan Jaksa untuk mengajukan peninjauan kembali dapat dilihat dari beberapa ketentuan sbb: 1) pasal 263 ayat (2) dan (3) KUHAP; 2) Pasal 21 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1970 tentang ketentuan pokok kekuasaan kehakiman; 3) Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 1980; 4) Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2009 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1985 Tentang Mahkamah Agung; 5) Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 Tentang Kekuasaan Kehakiman; 6) Peraturan Jaksa Agung Nomor: Per 036/A/JA/09/2011 Tentang Standar Operasional Prosedur (SOP) Penanganan Perkara Tindak Pidana Umum. Selain dari peraturan perundang-undang yang dsebutkan diatas JPU mengajukan PK atas dasr asas keadilan dan asas keseimbangan. Perintah KUHAPidana sudah jelas bagi seorang terpidana yang dihukum salah diberi kesempatan terakhir atau paling akhir untuk menempuh upaya hukum luar biasa peninjauan kembali. Peninjauan Kembali hanya dapat diajukan terhadap: 1) putusan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde zaak); 2) Peninjauan Kembali tidak dapat diajukan terhadap putusan bebas atau lepas dari segala tuntutan hukum; 3) Permohonan Peninjauan Kembali hanya dapat diajukan oleh terpidana atau ahli warisnya; 4) Peninjauan Kembali hanya dapat diajukan terhadapputusan pemidanaan. Jadi permohonan Peninjauan Kembali (PK) adalah hak terpidana atau ahli warisnya, bukan hak Jaksa/Penuntut Umum. Pertimbangan Hukum pada Putusan Nomor 20/PUU-XXI/2023 bahwa tidak sepatutnya kewenangan Peninjauan Kembali berada diranah Jaksa.

Analisa Pengaruh Variasi Beban Terhadap Kinerja Turbin Archimedes Screw

FIRMANSYAH
2024 · Thesis · Open Access

Salah satu langkah mengurangi konsumsi energi BBM adalah pemanfaatan teknologi pada energi terbarukan. Mikrohidro adalah salah satu sumber energi terbarukan yang energinya dimanfaatkan untuk memutar turbin yang terhubung dengan generator hingga menghasilkan energi listrik. Penelitian ini memfokuskan pada pengaruh variasi beban kerja sebagai beban terhadap kinerja turbin archimedes screw yang meliputi daya, putaran dan efisiensi yang telah dihasilkan dari penelitian. Beban kerja yang digunakan pada penelitian ini adalah tiga buah beban yang terdiri dari dua buah lampu dengan variasi 0,3 Watt, 0,6 Watt, dan satu buah resistor 10 ohm. Dari pengujian yang telah pada tiga beban berturut-turut tersebut diperoleh putaran pada turbin yakni 359,1 rpm, 324,5 rpm, dan 271,6 rpm. Dari pengujian tersebut pula pengujian diperoleh daya luaran generator secara berturut-turut yakni 0,252 Watt, 0,278 Watt dan 0,387 Watt. Berdasarkan hal ini pula diperoleh bahwa efisiensinya secara berturut-turut yakni 0,007%, 0,0084% dan 0,0117%. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa pengaruh dari variasi beban kerja mempengaruhi putaran poros dan torsi sehingga berdampak pada efisiensi turbin archimedes screw.

Analisis variasi kampuh terhadap penetrant test, kekerasan dan struktur mikro baja karbon rendah dengan menggunakan las smaw

ICHSAN KHOLIQ
2024 · Thesis · Open Access

Shieled Metal Arc Welding (SMAW) adalah metode pengelasan yang memanfaatkan nyala busur sebagai pencair logam. Metode las SMAW merupakan proses las manual yang menggunakan tangan dan sangat mudah. Pengelasan dengan metode SMAW paling banyak digunakan dikarenakan metodenya mudah. Tetapi hasil dari pengelasan tergantung pada faktor arus, tebal logam, elektroda dan kampuh. Pada proses manufaktur penyambungan logam pada PT. Pertamina Bunyu welder berasumsi bahwa penyambungan dengan kampuh dan tanpa kampuh memiliki hasil yang sama. Oleh karena itu, dilakukannya penelitian ini dengan tujuan mengetahui hasil pengelasan SMAW dengan kampuh V dan kampuh I. Metode yang dilakukan adalah penetrant test, kekerasan dan struktur mikro dengan ketebalan bahan uji 8 mm. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai kekerasan Brinell tertinggi dengan variasi kampuh didapatkan pada spesimen kampuh V yaitu sebesar 161,6 kgf/𝑚𝑚2 untuk daerah HAZ dan pada spesimen kampuh I sebesar 124,3 kgf/𝑚𝑚2 . Kemudian pada daerah weld metal kampuh V memiliki nilai kekerasan sebesar 157,3 kgf/𝑚𝑚2 dan kampuh I 149,6 kgf/𝑚𝑚2 . sedangkan nilai kekerasan pada daerah base metal kampuh V yakni 150,3 kgf/𝑚𝑚2 dan kampuh I sebesar 126,6 kgf/𝑚𝑚2 . Pada hasil pengamatan foto struktur mikro pada variasi kampuh bahwa kampuh V lebih baik atau minim terjadinya cacat. Hal ini disebabkan karena masukan panas dan proses pendinginan pada saat proses pengelasan sehingga mempengaruhi tingkat kekerasan dan kualitas hasil pengelasan.

Pengaruh Variasi Sudut Kemiringan Terhadap Performa Turbin Archimedes Screw

ASRIADI
2024 · Thesis · Open Access

Pada tahun 2006 kementrian ESDM menyampaikan bahwa penyimpanan cadangan energi konvensional akan mengalami penurunan dalam kurung waktu tidak lama lagi, oleh karena itu kementrian ESDM mengeluarkan pedoman untuk pembangkit tenaga listrik dengan skala kecil yang melalui kepmen ESDM No. 112K/30/MEM/2022 untuk meningkatkan manfaat dari energi terbarukan. Salah satu jenis energi terbarukan ialah pemanfaatan energi air yang diubah menjadi energi listrik. Pada penelitian ini dilakukan perancangan dan pembuatan suatu alat jenis energi terbarukan dengan skala kecil yang biasa disebut turbin archimedes screw. Kinerja dari archimedes screw dipengaruhi oleh beberapa parameter yang terkait salah satunya kemiringan dari turbin yang divariasikan. Tujuan dalam penelitian ini ialah mengetahui performa turbin archimedes screw dengan kemiringan 15°, 25° dan 35°. Selanjutnya, data hasil pengujian didapatkan dengan metode eksperimen. Metode yang dilakukan adalah pengujian dan pengamatan secara langsung dari pengaruh sudut kemiringan terhadap efisiensi turbin. Berdasarkan data yang didapatkan nilai efisiensi turbin atau performa turbin pada kemiringan 15° sebesar 0,048 %, kemiringan 25° sebesar 0,050 % sedangakan yang tertinggi dihasilkan pada sudut 35° sebesar 0,051 % karna pada kemiringan 35° air mendorong screw sangat baik sehingga putaran yang didapatkan lebih maksimal daripada kemiringan sudut lainnya.

Rancang Bangun Turbin Archimedes Screw

MUHAMMAD SETIAWAN
2024 · Thesis · Open Access

Indonesia adalah negara yang mempunyai wilayah yang kaya dengan sumber daya alam, diantaranya adalah air. Dengan adanya kekayaan alam tersebut maka sampai sekarang sudah banyak yang memanfaatkan air sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). PLTA merupakan pembangkit yang memanfaatkan energi potensial dan kinetik melalui air agar menghasilkan energi listrik. Penelitian ini bertujuan mengetahui turbin archimedes screw, mendapatkan hasil pengujian efisiensi turbin archimedes screw skala laboratorium. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang dilaksanakan di Laboratorium Konversi Jurusan Teknik Universitas Borneo Tarakan, Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara. Turbin archimedes screw dengan ukuran panjang rangka 120 cm, lebar 110 cm, tinggi 140 cm, menggunakan mesin pompa hisap untuk menghisap air dengan daya 5,5 HP dan menggunakan screw dengan jumlah 8 ulir, poros turbin memiliki diameter poros 10 mm dengan panjang 1 m, jarak antara ulir 12 cm dan diameter dalam ulir 2,54 cm diameter luar 20 cm. Nilai efisiensi turbin atau performa turbin yang tertinggi adalah pada sudut 35° yaitu 0,051% karena pada kemiringan 35° air mendorong screw sangat baik sehingga putaran yang didapatkan lebih maksimal daripada kemiringan sudut 15°, dan 25°.

PENEGAKAN RESTORATIVE JUSTICE SEBAGAI PENGGANTI HUKUMAN PUNITIF TERHADAP PENGGUNA NARKOBA SECARA ILEGAL MENURUT PERATURAN KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2021 TENTANG PENANGANAN TINDAK PIDANA BERDASARKAN KEADILAN RESTORATIVE JUSTICE

ARISTO WANATIRTA
2024 · Thesis · Open Access

Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui Penegakan Restorative Justice Sebagai Pengganti Hukuman Punitif Terhadap Pengguna Narkoba Secara Ilegal Menurut Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2021 Tentang Penanganan Tindak Pidana Berdasarkan Keadilan Restorative Justice. Berdasarkan latar belakang, maka dua permasalahan yang diangkat dalam penelitan ini yaitu, Bagaimanakah penerapan Restorative Justice pada pengguna Narkoba secara ilegal dan Apakah tujuan keadilan restoratif dapat tercapai bagi pengguna Narkoba dengan penerapan Perpol Nomor 8 Tahun 2021. Penelitan ini menggunkan tipe penelitian hukum normatif, dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan (Statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan studi Kasus (case approach). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan Restorative Justice dalam perkara narkotika bisa dilakukan selama dapat dikategorikan sebagai pecandu, penyalahguna, korban penyalahgunaan, ketergantungan narkotika, & narkotika pemakaian satu hari sebagaimana diatur dalam Peraturan Bersama Ketua Mahkamah Agung, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Menteri Kesehatan, Menteri Sosial, Jaksa Agung, Kepala Kepolisian, Kepala Badan Narkotika Nasional Nomor 01/PB/MA/111/2014, Nomor 03 Tahun 2014, Nomor 11 Tahun 2014, Nomor 03 Tahun 2014, Nomor Per005 /A/JA/03/2014, Nomor 1 Tahun 2014, Nomor Perber/01/111/2014/BNN tentang Penanganan Pecandu Narkotika dan Korban Penyalahgunaan Narkotika ke Dalam Lembaga Rehabilitasi. Selanjutnya Keadilan Restorative Justice dalam tindak pidana narkotika berdasarkan Perpol Nomor 8 Tahun 2021 dapat tercapai jika memenuhi syarat: 1) Orang tua/wali/penjamin yang membuat pernyataan pertanggungan berobat jalan; 2) Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 4 Tahun 2010 Tentang Penempatan Penyalahgunaan, Korban Penyalahguna dan Pecandu Narkotika kedalam Lembaga Rehabilitasi Medis dan Rehabilitasi Sosial; 3) Tidak terlibat dalam jaringan narkotika; 4) Urine positif; 5) Status jelas (PNS / Pegawai) ditanggung institusi; 6) Bukan residivis (tidak terlibat Tindak pidana narkotika) dalam kurun waktu 5 tahun terakhir; 7) Posisi hukum dalam peran peristiwa tindak pidana narkotika; 8) Pelaku terkategori anak sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Anak Pasal 5,6 dan 7 Tentang Diversi yang didukung dengan beberapa syarat tambahan.

pengembangan media video pembelajaran pada materi sistem peredaran darah untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa kelas XI di SMAN 2 Nunukan

ARWINDHA
2024 · Thesis · Open Access

Pengembangan media video pembelajaran materi sistem peredaran darah kelas XI SMAN 2 Nunukan sangat dibutuhkan. Media video pembelajaran materi sistem peredaran darah dapat membantu siswa memahami konsep penelitian, bertujuan untuk mengetahui kevalidan dan kepraktisan media video pembelajaran pada materi sistem peredaran darah untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa kelas XI SMA N 2 Nunukan. Penelitian ini merupakan Research and Development (R&D). Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE menggunakan 3 tahapan yaitu analisis (analysis), desain (design), pengembangan (development). Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 2 Nunukan yang beralamatkan di Jl. A. Yani No.53, RT.05, Nunukan Tengah, Kec. Nunukan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara 77482. Waktu penelitian yaitu pada tahun ajaran 2022/2023.Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI terdiri dari 36 siswa yaitu 15 orang siswa perempuan dan 21 orang siswa laki-laki. Hasil penelitian validitas materi diperoleh nilai total skor 54 dan prsentase validitas 90% dengan kriteria sangat valid. Kemudian analisis diperoleh nilai total skor 64 dan prsentase validitas 80% dengan kriteria valid. Serta respon siswa skor siswa rata-rata keseluruhan adalah 3,06 dan presentase kelayakan 76,5% dengan kriteria praktis. Hal ini menunjukkan bahwa media video pembelajaran dengan meningkatkan pemahaman konsep layak digunakan dalam pembelajaran. Penggunaan media video pembelajaran dengan menggunakan meningkatkan pemahaman konsep dalam pembelajaran dan terbukti meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dilihat dari nilai rata-rata tuntas sebesar 89,5.

UJI BENIH IKAN PATIN SIAM (Pangasionodon hypopthalmus) DARI INDUK UNGGUL HASIL EPIGENETIK DENGAN SALINITAS TINGGI

MUHAMMAD FAZLI
2024 · Thesis · Open Access

UJI BENIH IKAN PATIN SIAM (PANGASIONODON HYPOPTHALMUS) DARI INDUK UNGGUL HASIL EPIGENETIK DENGAN SALINITAS TINGGI Abstrak Upaya peningkatan produksi ikan patin dilakukan dengaqn beberapa cara seperti perbaikan kondisi lingkungan budidaya, peningkatan kualitas pakan, hibridisasi, manipulasi genetik, dan manipulasi hormon. Peningkatan kualitas pakan dapat dilakukan dengan modifikasi pakan komersil. Modifikasi pakan yang dilakukan pada penelitian ini yaitu dengan penggunaan bahan alam seperti katuk dan vitamin C. Untuk mengetahui benih itu unggul maka dilakukan uji tantang menggunakan salinitas tinggi (15 ppt). Penelitian ini bertujuan mengetahui ketahanan benih ikan patin siam dari induk yang telah diperbaiki sistem reproduksinya dengan konsep epigenitik melalui uji tantang menggunakan salinitas tinggi (15 ppt). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2023 - November 2023. Metode yang digunakan adalah metode RAL, pada penelitian ini menggunakan ikan patin siam sebanyak 25 ekor per akuarium dan di uji selama 1 jam pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan daya tahan ikan patin siam dari pengamatan fisiologis memiliki perbedaan pada setiap perlakuan. Rata-rata bukaan operkulum pada salinitas tinggi (15 ppt) yaitu kontro (162,00 ± 4,92 kali), katu (98,00 ± 20,72 kali), vitamin C (196,25 ± 2,10 kali). Penurunan bobot rata-rata pada salinitas tinggi (15 ppt) pada kontrol (0,63 ± 0,22 gr), katuk (1,18 ± 0,12 gr), vitamin C (1,30 ± 0,11 gr). Mortalitas pada salinitas tinggi (15 ppt) pada kontrol sebesar (96,00% ± 4,00%), katuk (48,00% ± 4,00 %), dan vitamin C (33.00% ± 4,12 %). Dapat disimpulkan dari 3 perlakuan yang dilakukan setelah dilakukan uji tantang salinitas tinggi, hasil terbaik di peroleh pada perlakuan vitamin c dengan dosis 5,99 gr, yang dilihat dari bukaan operkulum, tingkah laku, perubahan bobot tubuh, dan tingkat mortalitas.

Uji Daya Tahan Ikan Patin Siam (Pangasianodon Hypophthalmus) dengan Cekaman Suhu dari Induk Unggul Hasil Epigenetik

YUSUP SAPU
2024 · Thesis · Open Access

Ikan patin (P. hypophthalmus) merupakan jenis ikan konsumsi air tawar yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon ikan patin siam (P. hypophthalmus) dari indukan yang telah diperbaiki sistem reproduksinya dengan konsep epigenetik melalui uji tantang cekaman suhu. Metode penelitian dengan cara pengamatan tingkah laku, menghitung gerakan operculum, mortalitas, penurunan bobot tubuh ikan. Hasil penelitian menunjukkan gerakan rata-rata operculum pada suhu 18 oC pada perlakuan kontrol sebanyak (115,25 ± 4,21 kali), vitamin C (140,5 ± 3,20 kali), katuk (118,0 ± 4,81 kali), katuk-vitamin C (128,0 ± 1,08 kali). Kemudian suhu 38 oC pada perlakuan kontrol sebanyak (158,75 ± 4,32 kali), benih ikan patin siam dengan perlakuan vitamin C sebanyak (137,75 ± 1,54 kali), katuk sebanyak (129,25 ± 1,97 kali), katuk dan vitamin C sebanyak (181,5 ± 9,85 kali). Penurunan bobot rata-rata suhu 18 oC pada katuk-vitamin C (1,05 ± 0,2 gram), katuk (0,825 ± 0,2 gram), vitamin C (0,83 ± 0,2 gram), kontrol (0,475 ± 0,1 gram). Selanjutnya suhu 38 oC katuk sebanyak (1.73 ± 0.28 gram), katuk-vitamin C (1.05 ± 0.33 gram), kontrol (0.78 ± 0.10 gram), vitamin C sebesar (0.25 ± 0.06 gram). Mortalitas pada suhu 18 oC katuk sebesar (6% ± 1,15), vitamin C (7% ± 4,12), katuk-vitamin C (12% ± 2,82) dan kontrol (26% ± 5,77). Selanjutnya suhu 38 oC mortalitas benih ikan patin kontrol (27% ± 4.43), vitamin C (4% ± 2.82), katuk (12% ± 2.82), katuk-vitamin C (0% ± 0.0).

Penggunaan Tepung Kepala Udang Terfermentasi Sebagai Bahan Substitusi Tepung Ikan Dalam Formulasi Pakan Ikan Lele (Clarias Gariepinus)

MUHAMAD KAMARUL RIZAL
2024 · Thesis · Open Access

Pemanfaatan limbah kepala udang merupakan salah satu alternatif yang dapat meningkatkan nilai guna dan nilai ekonomisnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui laju pertumbuhan benih ikan lele, dan mengetahui kadar protein pakan buatan yang berasal dari tepung kepala udang terfermentasi. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan 2 perlakuan 5 ulangan dengan perlakuan A Pakan komersil, perlakuan B Pakan buatan dengan tepung kepala udang. Data kandungan nutrisi pakan dianalisis secara deskriptif, sedangkan data pertumbuhan dianalisis dengan uji t test. Analisis kandungan kadar air pada pakan buatan sebesar 9%. kadar protein 22,90%, kadar lemak 9,6%, kadar abu 9,64, dan karbohidrat 50,157%. Nilai tertingi yang didapatkan pada panjang ikan, pertambahan bobot ikan, Spesific Growth Rate (SGR), Fed Converion Ratio (FCR), terdapat pada ikan yang diberikan pakan buatan dari tepung kepala udang. sedangkan Survival Rate (SR) nilai tertinggi terdapat pada ikan yang diberikan pakan komersil. Derajat Keasaman (pH), suhu, kandungan oksigen terlarut (DO) terdapat nilai yang masi layak untuk digunakan budidaya. Amoniak berkisar antara 1-2 mlebihi standar SNI. Subtitusi tepung kepala udang dalam pakan buatan telah memenuhi SNI, namun belum mencukupi kebutuhan protein ikan lele. Namun, hasil uji coba pada benih ikan lele diperoleh data pertumbuhan yang tidak berbeda nyata dengan penggunaan pakan komersil.

PEMAHAMAN GENERASI MUDA TERHADAP PEMANFAATAN TUMBUHAN OBAT TRADISIONAL SUKU DAYAK KENYAH DESA PUNAN GONG SOLOK KECAMATAN MALINAU SELATAN HILIR

LIDIA
2024 · Thesis · Open Access

Suku Dayak Kenyah di Desa Punan Gong Solok Kecamatan Malinau Selatan Hilir mempunyai tradisi yang sampai saat ini masih dipertahankan. Salah satu tradisi yang masih dipertahankan adalah memanfaatkan tumbuhan sebagai pengobatan tradisional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman generasi muda mengenai pemanfaatan tumbuhan sebagai obat tradisional Suku Dayak Kenyah di Desa Punan Gong Solok Kecamatan Malinau Selatan Hilir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penyajian data melalui observasi dan wawancara terhadap 24 responden generasi muda Suku Dayak Kenyah di Desa Punan Gong Solok dengan rentang usia (17-35 tahun) yang di dukung dengan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober 2023. Subjek penelitian generasi muda Suku Dayak Kenyah di Desa Punan Gong Solok dengan rentang usia (17-35 tahun). Hasil penelitian menunjukan bahwa semakin muda usia semakin kurang pemahaman generasi muda terhadap pemanfaatan tumbuhan obat tradisional Suku Dayak Kenyah.

PENGARUH PROFESIONALISME DAN DISIPLIN KERJA SEBAGAI FAKTOR PENINGKATAN KINERJA TENAGA KEPENDIDIKAN UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

HERMALIA
2024 · Thesis · Open Access

This research aims to examine the influence of professionalism and work discipline as a factor in improving the performance of educational staff at the University of Borneo Tarakan. This research uses a quantitative approach with survey methods. The data used in this research is primary data by distributing questionnaires. Measurements in the questionnaire use a Likert scale of 1 to 5. The sampling method used is nonprobability sampling, technically the sample was determined using saturated sampling, the sample in this study consisted of 94 employees of the Education Staff at the University of Borneo Tarakan who had ASN status. The data analysis method used is multiple linear regression and t-test analysis. The results of this research prove that professionalism and work discipline have a positive and significant effect on employee performance. Professionalism and work discipline are very important in an agency, the higher the professionalism and work discipline of an employee can provide good performance for the agency.

PERTANGGUNG JAWABAN HUKUM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENYALAHGUNAAN BAHAN BAKAR BERSUBSIDI JENIS SOLAR (Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Nunukan: Nomor 40/Pid.Sus/2023/PN Nnk)

ARIANTO
2024 · Thesis · Open Access

Minyak dan gas bumi merupakan sumber daya alam yang strategis tidak terbarukan yang dikuasai oleh negara serta merupakan komoditas vital yang memegang peranan penting dalam penyediaan bahan baku industri pemenuhan kebutuhan energi di dalam negeri, dan penghasil devisa negara yang penting, maka pengelolaannya perlu dilakukan seoptimal mungkin agar dapat dimanfaatkan bagi sebesar-besarnya kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan tipe penelitian hukum normatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pendekatan Undang-Undang (Statute Approach) dan Pendekatan Konseptual (Conceptual Approach) dan Pendekatan Kasus (Case Aprroach). Dalam UU No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi Pasal 23 ayat (1) dijelaskan bahwa kegiatan usaha yang dilakukan oleh badan usaha harus mendapatkan izin usaha dari Pemerintah yang meliputi kegiatan pengangkutan, perniagaan, pengolahan, dan penyimpanan BBM. Dari keempat jenis kegiatan usaha, jika tidak memiliki izin usaha untuk melakukan kegiatan usaha tersebut, maka kegiatan usaha tersebut disebut illegal. Dan di dalam Pasal 55 “setiap orang yang menyalahgunakan Pengangkutan dan/atau Niaga BBM yang disubsidi Pemerintah dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling tinggi Rp. 60 Miliyar rupiah. Untuk itu mengusahakannya, suatu badan usaha perlu mendapatkan hak pengusaha dari pemerintah. Badan usaha tersebut terlebih dahulu harus mendaftarkan diri pada institusi yang diberi wewenang untuk itu (Ditjen Migas). pertanggungjawaban hukum terhadap pelaku tindak pidana penyalahgunaan bahan bakar bersubsidi jenis solar, dapat diambil beberapa poin kunci. Pertama, keberhasilan pengadilan dalam menyatakan pelaku bersalah mencerminkan efektivitas sistem hukum dalam menanggapi pelanggaran terhadap ketentuan penyalahgunaan bahan bakar bersubsidi. Kedua, pidana yang dijatuhkan kepada pelaku, baik dalam bentuk penjara maupun denda, menunjukkan seriusnya konsekuensi hukum terhadap tindak pidana semacam itu. Ini bertujuan tidak hanya sebagai hukuman, tetapi juga sebagai upaya preventif untuk mencegah pelanggaran serupa di masa yang akan datang. Ketiga, putusan tersebut memberikan sinyal penting terkait dengan perlunya peningkatan pengawasan terhadap distribusi dan penggunaan bahan bakar bersubsidi. Keempat, aspek pemulihan keuangan melalui pencabutan hak atau perampasan barang hasil dari tindak pidana memberikan sanksi tambahan yang signifikan.