Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

9.639 item publik

Publikasi

Halaman 397 dari 482

ANALISIS PEMETAAN BUDAYA ORGANISASI MENGGUNAKAN ORGANIZATIONAL CULTURE ASSESSMENT INSTRUMENT (OCAI) PADA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

JOHANSYAH
2022 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemetaan budaya organisasi pada Fakultas Ekonomi Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah Stratified Random Sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah Fakultas Ekonomi yaitu: Mahasiswa, Alumni, Dosen dan Staff Fakultas Ekonomi berjumlah sebanyak 93 responden. Metode analisis yang digunakan adalah Organizational Culture Assessment Instrument (OCAI) dengan bantuan microsoft Excel 2010. Hasil penelitian menunjukan bahwa profil budaya organisasi “saat ini” yang lebih dominan dirasakan ialah budaya Klan yang berfokus pada pengembangan SDM, loyalitas dan fungsi organisasi sebagai keluarga (Clan) dan budaya Hierarki yang berfokus pada lingkungan budaya kerja yang terstruktur dan memiliki kontrol yang kuat (Hierarchy). Sedangkan profil budaya organisasi yang “diharapkan” lebih dominan mempertahankan budaya Klan serta menginginkan perubahan budaya baru dimasa mendatang yaitu budaya Adhokrasi (Adhocracy) yang berfokus menciptakan lingkungan kerja yang dinamis, tidak terlalu dibatasi oleh struktur sehingga anggota organisasi dapat dengan bebas menggali dan menyalurkan ide-ide kreativitas serta berani untuk berinovasi. Kata Kunci: Budaya Organisasi, Pemetaan OCAI.

Penegakan Hukum Terhadap Pedagang Kaki Lima Di Kota Tarakan

AIDIL RIAN SANJAYA
2022 · Thesis · Open Access

ABSTRAK AIDIL RIAN SANJAYA, NPM. 1740501069, dengan judul “PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PEDAGANG KAKI LIMA BERDASARKAN PERATURAN DAERAH KOTA TARAKAN NOMOR 20 TAHUN 2001 TENTANG PENGATURAN PEDAGANG KAKI LIMA DAN PEDAGANG KAKI LIMA MUSIMAN DI KOTA TARAKAN” di bawah bimbingan, NURASIKIN, S.HI., M.H dan FATHURRAHMAN, S.Pd., M.H. Penelitian ini dilatar belakangi oleh sebuah permasalahan yaitu terdapat pada penegakan hukum terhadap pedagang kaki lima di Kota Tarakan, pada praktek penegakan hukum tersebut adanya ketidakserasian dengan apa yang telah ditentukan dalam sebuah peraturan perundang-undangan. Permasalahan tersebut diuraikan dalam dua rumusan masalah yaitu; 1) faktor penegakan hukum terhadap pedagang kaki lima Kota Tarakan berdasarkan peraturan daerah nomor 20 tahun 2001 tentang pengaturan pedagang kaki lima dan pedagang kaki lima musiman di Kota Tarakan? 2) hambatan dalam melakukan penegakan hukum terhadap pedagang kaki lima di kota tarakan ?. Penelitian ini mengunakan penelitian empiris dengan menggunakan pengumpulan bahan hukum yaitu wawancara dengan sumber bahan hukum primer dan sekunder, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian yang didapatkan dalam penelitian ini yaitu secara substansi penegakan hukum terhadap pedagang kaki lima Kota Tarakan ditetapkan dalam peraturan daerah Kota Tarakan nomor 20 tahun 2001 tentang pengaturan pedagang kaki lima dan pedagang kaki lima musiman di Kota Tarakan ini sudah tepat, dan secara struktur penegakan hukum yang dilakukan oleh aparat hukum yakni Satpol-PP Kota Tarakan telah bekerja sesuai dengan standar prosedur yang telah ditetapkan, akan tetapi penegakan hukum tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya disebabkan masih kurangnya kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap aturan yang telah diberlakukan, pedagang kaki lima yang tidak memiliki ijin menempati lokasi akan ditindak oleh aparat penegak hukum berupa memberikan peringatan secara lisan maupun tertulis hingga dengan melakukan penertiban barang dagangan mereka, bahkan akan diberikan sanksi sesuai ketentuan peraturan daerah yang berlaku.

Hubungan Motivasi Belajar dan Bimbingan Orang Tua dengan Kesiapan Belajar Siswa Kelas V SDN Utama 2 Tarakan di Masa Pembelajaran Daring

AGUSTINUS
2022 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar dan bimbingan orang tua dengan kesiapan belajar siswa kelas V SDN Utama 2 Tarakan di masa pembelajaran daring. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Utama 2 Tarakan tahun ajaran 2020/2021 dengan jumlah 177 siswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis korelasi sederhana untuk menguji hubungan antara motivasi belajar dengan kesiapan belajar dan bimbingan orang tua dengan kesiapan belajar. Untuk menguji hubungan antara motivasi belajar dan bimbingan orang tua secara simultan terhadap kesiapan belajar digunakan analisis korelasi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) besarnya korelasi antara motivasi belajar dengan kesiapan belajar sebesar 0,698 > rtabel 0,124 maka hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Data Hipotesis ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara motivasi belajar dengan kesiapan belajar siswa. Siswa yang memiliki motivasi belajar yang tinggi akan mempersiapkan dengan baik segala sesuatu yang diperlukan dalam proses pembelajaran. (2) besarnya korelasi antara bimbingan orang tua dengan kesiapan belajar sebesar 0,643 > rtabel 0,124 maka hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Data Hipotesis ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara bimbingan orang tua dengan kesiapan belajar siswa. Bimbingan yang diberikan orang tua berperan besar dalam terbentuknya kesiapan belajar siswa. Meningkatnya bimbingan orang tua akan diikuti dengan peningkatan kesiapan belajar siswa. (3) besarnya korelasi antara motivasi belajar dan bimbingan orang tua terhadap kesiapan belajar sebesar 0,789 > rtabel 0,124 maka hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Data Hipotesis ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara motivasi belajar dan bimbingan orang tua secara bersama-sama dengan kesiapan belajar siswa. Siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi yang kemudian dibimbing dengan baik oleh orang tua maka kesiapan belajar yang ditunjukkan akan sangat baik.

Ekstrak Biji Pepaya (Carica papaya) Sebagai Antibakteri Dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Vibrio harveyi Secara In Vitro

LAYLAN SOVINA
2022 · Thesis · Open Access

Salah satu kendala pada budidaya udang windu yaitu serangan penyakit kunang – kunang (luminescent vibriosis) yang disebabkan oleh bakteri Vibrio harveyi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat ekstrak biji pepaya (Carica papaya) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio harveyi yang diujikan secara in vitro. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Ekstraksi biji pepaya dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 70%. Konsentrasi ekstrak yang digunakan adalah 10%, 20%, dan 30%. Kontrol positif yang digunakan adalah tetracycline dan kontrol negatif akuadest. Uji aktivitas antibakteri dilakukan secara in vitro dengan metode difusi cakram. Uji kualitatif senyawa fitokimia menunjukkan biji pepaya mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, fenol hidrokuinon, tanin dan steroid. Hasil uji in vitro menunjukkan ekstrak biji pepaya (Carica papaya) pada konsentrasi 10%, 20%, dan 30% dapat menghambat pertumbuhan bakteri dan diperoleh rata – rata diameter hambatan secara berturut – turut sebesar 4,90 mm, 8,70 mm dan 16,70 mm. Analisis data menggunakan one-way ANOVA dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil yang diperoleh terdapat perbedaan yang signifikan (P0,005) antara konsentrasi ekstrak 30% dengan konsentrasi 10%, 20%, kontrol positif dan kontrol negatif. Sehingga dapat disimpukan bahwa ekstrak biji pepaya memiliki aktivitas sebagai antibakteri terhadap bakteri Vibrio harveyi dan semakin tinggi konsentrasi ekstrak maka akan semakin besar zona hambat yang terbentuk.

Hubungan keterampilan dasar konseling dengan minat siswa mengikuti layanan konseling individu pada kelas VIII di SMPN 5 Tarakan

NURSYAPIKA
2022 · Thesis · Open Access

HUBUNGAN KETERAMPILAN DASAR KONSELING DENGAN MINAT SISWA MENGIKUTI KONSELING INDIVIDU Abstrak Nursyapika. 2022. “Hubungan Keterampilan Dasar Konseling Dengan Minat Siswa Mengikuti Konseling Individu Pada Kelas VIII Di SMPN 5 Tarakan” Program Studi Bimbingan dan Konseling. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Borneo Tarakan. Di bImbing oleh Ibu Siti Rahmi S.Sos.I.,M.Pd selaku Pembimbing Utama dan Bapak Riski Sovayunanto, S.Psi., M.Si selaku dosen pembimbing Anggota. Penelitian ini mengenai hubungan antara keterampilan dasar konseling dengan minat siswa mengikuti layanan konseling individu pada kelas VIII Di SMPN 5 Tarakan. Keterampilan dasar konseling merupakan kemampuan dasar yang dimiliki oleh guru BK dalam proses layanan yang diberikan untuk siswa, sedangkan minat siswa merupakan kecendrungan terarah pada hal yang menimbulkan perasaan senang sehingga menimbulkan ketertarikan pada aktifitas tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara keterampilan dasar konseling dengan minat siswa mengikuti konseling individu pada kelas VIII Di SMPN 5 Tarakan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif korelasional, populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh kelas VIII Pada SMPN 5 Tarakan. Terdapat 2 variabel dalam penelitian ini, yaitu Variabel Bebas (Keterampilan Dasar Konseling) dan Variabel Terikat ( Minat Siswa Mengikuti Layanan Konseling Individu). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala, skala KDK berjumlah 27 dan skala minat berjumlah 26. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif dan pearson correlation. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis yang berbunyi “terdapat hubungan antara keterampilan dasar konseling dengan minat siswa mengikuti konseling individu pada siswa kelas VIII Di SMPN 5 Tarakan” di terima, dengan tingkat hubungan 31.2% yang berarti semangkin tinggi keterampilan dasar konseling maka akan semangkin meningkat pula minat siswa dalam mengikuti konseling individu.

KETERTARIKAN HAMA TIKUS PADA UMPAN BERBAHAN BAKU KETELA POHON PADA AREAL BUDIDAYA TANAMAN PADI DI PULAU TARAKAN

AKBAR
2022 · Thesis · Open Access

Tikus merupakan hama utama pada areal budidaya tanaman padi. Alternatif pengendalian dengan menggunakan umpan yang dikombinasikan dengan perangkap. Ketela pohon diketahui berpotensi sebagai pakan bagi tikus, sehingga daapat dimanfaatkan sebagai umpan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji ketela pohon sebagai umpan dengan pada penggunaan perangkap tikus, dan (2) membandingkan tingkat kesukaan tikus pada penggunaan umpan berbahan ketela pohon yang ditambahkan air kelapa, dan umpan ketela pohon. Penelitian menggunakan Pengujian ketertarikan tikus terhadap rodentisida dan umpan dilakukan dengan dua umpan. Pengujian dengan dua pilihan dilakukan untuk membandingkan antara rodentisida berbahan baku ketela pohon yang diuji dengan dengan umpan berbahan baku hanya ketela pohon yang diulang sebanyak 4 kali dan dilakukan pada tiga lokasi (Mamburungan, Mamburungan Timur, dan Tanjung Pasir). Analisis data menggunakan analisis varians non-parametrik yakni uji Uji Wilcoxon untuk membandingkan antar perlakuan. Hasil penelitan menunjukkan ketela pohon dapat digunakan sebagai umpan pada pengendalian hama tikus dengan menggunakan perangkap; (2) tidak terdapat perbedaan tingkat kesukaan yang signifikan tingkat kesukaan tikus pada penggunaan umpan berbahan ketela pohon yang ditambahkan air kelapa, dan hanya ketela pohon.

Identifkasi Senyawa Terpenoid pada Famili Tumbuhan Euphorbiaceae melalui Uji Kualitatif dan Potensi Penerapan pada Pembelajaran Biologi

SRI HANDAYANI
2022 · Thesis · Open Access

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiiliki keanekaragaman tumbuhan tersebar diberbagai hutan tropis seperti hutan persemaian dan hutan sawah luntoh. Tumbuhan Ekor kucing (Acalypha hispida), Sablo (Acalypha wilkesiana), Teh-tehan (Acalypha siamensis), Kroton (Codiaeum variegatum), dan Patikan kebo (Euphorbia hirta L) merupakan spesies tumbuhan tergolong famili Euphorbiaceae yang dijumpai di hutan persemaian dan hutan sawah luntoh. Uji yang digunakan pada penelitian ini yaitu uji histokimia dengan reagen CuSO4 5 % dan gliserin, dan uji ekstraksi etanol dengan reagen HCl pekat 32 % dan H2SO4 pekat. Uji ini digunakan untuk mengidentifikasi senyawa terpenoid pada organ akar,batang dan daun. Hasil penelitian tersebut diketahui bahwa dari lima spesies tumbuhan famili Euphorbiaceae terdapat empat spesies yang mengandung senyawa terpenoid yang tersebar diberbagai organ akar, batang, dan daun. Pada spesies tumbuhan ekor kucing (Acalypha hispida) dari ketiga bagian organ akar, batang, dan daun tidak ada yang mengandung senyawa terpenoid. Pada spesies tumbuhan Sablo (Acalypha wilkesiana) masing-masing bagian organ akar, batang, dan daun positif mengandung senyawa terpenoid. Pada spesies tumbuhan Teh-tehan (Acalypha siamensis) bagian organ yang mengandung senyawa terpenoid hanya terletak pada bagian akar. Pada spesies tumbuhan Kroton (Codiaeum variegatum) bagian organ yang mengandung senyawa terpenoid terletak pada organ akar dan daun. Pada spesies tumbuhan Patikan kebo (Euphorbia hirta L) bagian organ yang mengandung senyawa terpenoid terletak pada bagian daun. Pada penelitian ini potensi penerapan pembelajaran biologi berupa Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Panduan Praktikum, dan Bahan Ajar.

TANGGUNG GUGAT PENYELENGGARA PENYEDIA JALAN TERHADAP KECELAKAAN LALU LINTAS YANG TERJADI AKIBAT KERUSAKAN JALAN (STUDI KASUS PUTUSAN 2750 K/PDT/2015.)

NASDAR
2022 · Thesis · Open Access

Jalan akses pendukung untuk terlaksana kegiatan masyarakat khususnta dalam hal transportasi,jalan juga dapat dikata kan pendukung utama baik itu perorangan atau pun masyarakat umum untuk untuk kesejatraan bersama dalam hal pembangunan infrastruktur jalan. Akses jalan yang telah rusak baik karena faktor alam atau pun faktor manusia itu sendiri adalah hal yang lazim akan tetapi jika tidak diperbaiki secara cepat maka akan berakibat pada jatuhnya korban jiwa atau bahkan kecelakaan lalu lintas lainnya. Jalan yang tidak memadai untuk dilalui dapat mengakibat kan korban yang tidak hanya korban mengalami cacat fisik juga dapat menghilang kan nyawa korban. Pasal 1365 KUHperdata yang berbunyi tiap perbuatan yang melawan hukum dan membawa kerugian pada orang lain mewajibkan orang yang menimbulkan kerugian itu karena kesalahannya untuk mengantikan kerugian tersebut. Kasus putusan 2750 K/Pdt/2015 salah satu kasus yang diakibatkan rusaknya jalan hingga mengakibatkan korban, saat itu korban sedang mengendarai sepeda motor, kecelakaan yang di alami merupakan kecelakaan tunggal, ia terjatuh setelah terjungkal di jalan yang longsor dan masuk kejurang jalan longsor kedalaman 5 (lima) meter yang mengakibatkan Santun Silaban yang selanjutnya di sebut korban mengalami luka berat dan meninggal dunia di tempat kejadian.Akses jalan yang telah rusak baik karena faktor alam atau pun faktor manusia itu sendiri adalah hal yang lazim akan tetapi jika tidak diperbaiki secara cepat maka akan berakibat pada jatuhnya korban jiwa atau bahkan kecelakaan lalu lintas lainnya. Jalan yang tidak memadai untuk dilalui dapat mengakibat kan korban yang tidak hanya korban mengalami cacat fisik juga dapat menghilang kan nyawa korban. Pasal 1365 KUHperdata yang berbunyi tiap perbuatan yang melawan hukum dan membawa kerugian pada orang lain mewajibkan orang yang menimbulkan kerugian itu karena kesalahannya untuk mengantikan kerugian tersebut. Kasus putusan 2750 K/Pdt/2015 salah satu kasus yang diakibatkan rusaknya jalan hingga mengakibatkan korban, saat itu korban sedang mengendarai sepeda motor, kecelakaan yang di alami merupakan kecelakaan tunggal, ia terjatuh setelah terjungkal di jalan yang longsor dan masuk kejurang jalan longsor kedalaman 5 (lima) meter yang mengakibatkan Santun Silaban yang selanjutnya di sebut korban mengalami luka berat dan meninggal dunia di tempat kejadian.Akses jalan yang telah rusak baik karena faktor alam atau pun faktor manusia itu sendiri adalah hal yang lazim akan tetapi jika tidak diperbaiki secara cepat maka akan berakibat pada jatuhnya korban jiwa atau bahkan kecelakaan lalu lintas lainnya. Jalan yang tidak memadai untuk dilalui dapat mengakibat kan korban yang tidak hanya korban mengalami cacat fisik juga dapat menghilang kan nyawa korban. Pasal 1365 KUHperdata yang berbunyi tiap perbuatan yang melawan hukum dan membawa kerugian pada orang lain mewajibkan orang yang menimbulkan kerugian itu karena kesalahannya untuk mengantikan kerugian tersebut. Kasus putusan 2750 K/Pdt/2015 salah satu kasus yang diakibatkan rusaknya jalan hingga mengakibatkan korban, saat itu korban sedang mengendarai sepeda motor, kecelakaan yang di alami merupakan kecelakaan tunggal, ia terjatuh setelah terjungkal di jalan yang longsor dan masuk kejurang jalan longsor kedalaman 5 (lima) meter yang mengakibatkan Santun Silaban yang selanjutnya di sebut korban mengalami luka berat dan meninggal dunia di tempat kejadian.Bentuk Tanggung Jawab Pemerintah Atas Penyelenggaraan Dan Pemeliharaan Jalan. Pasal 1ayat (9) dan Pasal 1 ayat (14) Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 Tentang Jalan merupakan aturan terkait kegiatan penyelenggara jalan, yang kemudian akan menjadi dasar hukum perlindungan kepada masyarakat yang dirugikan (mengalami kecelakaan) akibat kerusakan jalan. Jalanan yang dimaksud adalah jalan yang bersifat secara menyeluruh untuk khalayak umum.

Perlindungan Hukum Anak Luar Kawin Sebagai Ahli Waris Pada Ayah Biologianya

HERLINA BITTICACA
2022 · Thesis · Open Access

Penelitian ini berfokus mencari dan menjawab dua pertanyaan terkait perlindungan hukum anak luar kawin sebagai ahli waris pada ayah biologisnya. Pertama, hak waris anak luar kawin menurut kitab undang-undang hukum perdata. Kedua, upaya hukum yang dilakukan oleh anak luar kawin untuk mendapatkan status ahli waris dari ayah biologisnya. Skripsi ini merupakan penelitian hukum normatif terhadap kaidah-kaidah hukum terkait variabel penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan undang-undang yang terkait dengan penelitian ini dan pendekatan konseptual. Bahan hukum yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Bahan hukum primer yaitu bahan hukum yang mempunyai kekuatan hukum mengikat seperti peraturan perundang-undangan terkait dengan hak waris anak luar kawin. Bahan hukum sekunder diperoleh dari buku, pendapat para ahli hukum dan dan jurnal ilmiah. Hasil dari penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa: pertama, hak waris anak luar kawin menurut kitab undang-undang hukum perdata bahwa anak luar kawin akan menjadi pewaris jika mempunyai hubungan perdata dengan si pewaris, hubungan perdata pun timbul jika adanya pengakuan dari si pewaris baik itu pengakuan sukarela maupun pengakuan paksaan dan hak anak luar kawin terhadap harta warisan orang tua yang mengakuinya sama dengan hak anak sah. Kedua, upaya hukum yang dilakukan oleh anak luar kawin untuk mendapatkan status ahli waris dari ayah biologisnya adalah anak luar kawin mengajukan gugatan terhadap ayah biologisnya kepengadilan negeri dan memperjuangkan haknya untuk memiliki hubungan perdata dengan ayah biologisnya yang dapat dibuktikan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi (tes DNA), dan jika terbukti maka pengadilan akan mengeluarkan penetapan mengenai hubungan perdata dengan ayahnya.

PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KARAMUNTING (Melastoma malabathricum) PADA BENUR UDANG WINDU (Penaeus monodon) YANG DIINFEKSI BAKTERI Vibrio Parahaemolyticus

MUHAMMAD AZWANSYAH
2022 · Thesis · Open Access

PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KARAMUNTING (Melastoma malabathricum) PADA BENUR UDANG WINDU (Penaeus monodon) YANG DIINFEKSI BAKTERI Vibrio Parahaemolyticus Abstrak Salah satu kendala pada budidaya udang windu yaitu serangan penyakit vibriosis yang disebabkan oleh bakteri Vibrio parahaemolyticus. Penelitian ini bertujuan untuk menguji potensi ekstrak daun karamunting (Melastoma malabathricum) sebagai antibakterial pada benur udang windu (Penaeus monodon) dalam menanggulangi serangan bakteria Vibrio parahaemolyticus. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Konsentrasi ekstrak yang digunakan adalah kontrol tanpa ekstrak, perlakuan 1 (100 ppm), perlakuan 2 (200 ppm) dan perlakuan 3 (400 ppm). Udang windu yang diberi ekstrak daun karamunting pada konsentrasi 400 ppm menunjukkan peningkatan yang signifikan terhadap kelangsungan hidup udang windu yang terinfeksi Vibrio parahaemolyticus yaitu sebesar 87% dibandingkan dengan kontrol 23%. Hasil penelitian menunujukkan bahwa ekstrak daun karamunting memiliki aktifitas sebagai antibakteri terhadap serangan Vibrio parahaemolyticus.

Nilai Pendidikan Karakter Cerita Rakyat Suku Bulungan Kalimantan Utara Dalam Buku Hikayat Datoe Lancang Putri Kayan (Kajian Sosiologi Sastra)

SYAFITRI IRAWATI
2022 · Thesis · Open Access

NILAI PENDIDIKAN KARAKTER CERITA RAKYAT SUKU BULUNGAN KALIMANTAN UTARA DALAM BUKU HIKAYAT DATOE LANCANG PUTRI KAYAN (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA) Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam cerita rakyat suku Bulungan Kalimantan Utara dalam buku Hikayat Datoe Lancang Putri Kayan. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu buku Hikayat Datoe Lancang Putri Kayan karya Dt. Iskandar Zulkarnaen yang diterbitkan pada tahun 2008 oleh penerbit Pustaka Spirit dengan jumlah 92 halaman. Data dalam penelitian ini berupa nilai pendidikan karakter cerita rakyat suku Bulungan Kalimantan Utara dalam Buku Hikayat Datoe Lancang Putri Kayan ditinjau secara sosiologi sastra. Data diperoleh dengan menggunakan teknik baca, simak, dan catat. Artinya, peneliti membaca teks cerita Hikayat Datoe Lancang Putri Kayan secara keseluruhan dan mencari data yang mengandung nilai pendidikan karakter, kemudian membuat klarifikasi data berdasarkan indikator yang dibuat. Selanjutnya data yang telah diperoleh dianalisis dengan menginterpretasikan data tersebut dan terakhir membuat kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam Cerita Rakyat Suku Bulungan Kalimantan Utara dalam Buku Hikayat Datoe Lancang-Putri Kayan ditemukan 40 data, Nilai Pendidikan Karakter berdasarkan klarifikasi diantaranya: Nilai Pendidikan Karakter Religius 10 data, Nilai Pendidikan Karakter Kerja Keras 9 data, Nilai Pendidikan Karakter Kreatif 5 data, Nilai Pendidikan Karakter Mandiri 2 data, Nilai Pendidikan Karakter Peduli Lingkungan 7 data, dan Nilai Pendidikan Karakter Tanggung Jawab 7 data. Nilai pendidikan karakter yang paling dominan adalah nilai pendidikan religius yaitu sikap dan prilaku yang menunjukan patuh terhadap ajaran agama yang dianut dan dapat bertoleransi dengan agama lain dan nilai pendidikan karakter yang tidak dominan adalah nilai pendidikan karakter mandiri yaitu merupakan sikap dan perilaku yang tidak ingin bergantung pada orang lain dalam menuntaskan tugas-tugas dan permasalahan.

Kelimpahan Jenis Ikan Hasil Tangkapan Tugu (Trap Net) Di Rawa Banjiran Perairan Kecamatan Sembakung

JAMALUDIN
2022 · Thesis · Open Access

KELIMPAHAN JENIS IKAN HASIL TANGKAPAN TUGU (TRAP NET) DI RAWA BANJIRAN PERAIRAN KECAMATAN SEMBAKUNG Abstrak Kecamatan Sembakung memiliki ekosistem lahan perairan air tawar berbentuk sungai, danau dan rawa banjiran, yang di manfaatkan oleh masyarakat setempat sebagai salah satu daerah perikanan tangkap dengan berbagai bermacam alat tangkap. Salah satu alat tangkap yang di gunakan yaitu trap net. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan relatif dan frekuensi relatif hasil tangkapan. Penelitian dilakukan selama 2 bulan mulai dari Maret sampai dengan April 2021, di perairan rawa banjiran Kecamatan Sembakung, menggunakan metode purposive sampling. Hasil dari penelitian ini di dapat kelimpahan jenis dengan persentase berkisar antara 0,02 – 63,55%, dan frekuensi relatif hasil tangkapan 6 jenis 100%, Cryptopterus sp, Cyclocheilichthys apogon, Macrobrachium rosenbergii, Barbodes altus, Rasbora dusonensis, Hemibagrus nemurus, 4 jenis 75%, Stenogobius hawaiiensis, Oxyeleotris marmorata, Ompok hypophthalmus, Ompok pabda, 1 jenis 50%, Hampala macrolepidato dan 4 jenis 25%, Barbonymus gonionotus, Labiobarbus leptocheilus, Monopterus albus, Amyda cartilaginea.

Optimalisasi Dosis Poly Aluminium Chloride (PAC) pada Sampel Air Baku Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Alam Tarakan

ACHMAD MAULANA
2022 · Thesis · Open Access

OPTIMALISASI DOSIS POLY ALUMINIUM CHLORIDE (PAC) PADA SAMPEL AIR BAKU PERUSAHAAN UMUM DAERAH AIR MINUM TIRTA ALAM TARAKAN Abstrak Kebutuhan terhadap air bersih menjadi dasar pemanfaatan sungai sebagai sumber air baku. Air baku yang dimanfaatkan umumnya memiliki tingkat kekeruhan yang cukup tinggi sehingga dibutuhkan Poly Aluminium Chloride (PAC) sebagai koagulan untuk menjernihkan air. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan dosis optimum Poly Aluminium Chloride (PAC) pada pengolahan air baku di Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Alam Tarakan. Penelitian dilakukan dengan membandingkan penggunaan Poly Aluminium Chloride (PAC) konsentrasi 1 % dan 2 %. Data yang dikumpulkan meliputi nilai kekeruhan dan nilai pH sebelum dan sesudah pengolahan yang mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/Menkes/Per/IV/2010 tentang persyaratan kualitas air minum. Hasil penelitian menunjukkan dalam penggunaan PAC 1 % dengan kekeruhan awal 25,4 NTU dan pH awal 7 didapatkan hasil yang sesuai dengan baku mutu pada dosis 0,5 ppt dengan nilai kekeruhan 4,04 NTU dan pH 6,92 serta dosis 0,6 ppt nilai kekeruhan menjadi 1,37 NTU dan pH 6,91. Pada penggunaan PAC 1 % dengan kekeruhan awal 56 NTU dan pH 6,92 yaitu pada dosis 0,5 ppt dengan nilai kekeruhan 4,88 NTU dan pH 6,88 sedangkan dosis 0,6 ppt menjadi 3,29 NTU dan pH 6,86. Pada penggunaan PAC 2 % dengan kekeruhan awal 25,4 NTU dan pH 7 pada dosis 0,3 ppt menurunkan kekeruhan menjadi 3,74 NTU dan pH 6,81; dosis 0,4 ppt menjadi 2,42 NTU dan pH 6,78; dosis 0,5 ppt menjadi 0,89 NTU dan pH 6,75 serta dosis 0,6 ppt menjadi 0,30 NTU dengan pH 6,73. Sedangkan, pada kekeruhan awal 56 NTU dengan pH 6,92 pada dosis 0,3 ppt nilai kekeruhan menjadi 4,73 NTU dan pH 6,79; dosis 0,4 ppt menjadi 4,66 NTU dan pH 6,80; dosis 0,5 ppt menjadi 2,31 NTU dan pH 6,77 serta dosis 0,6 ppt menjadi 1,80 NTU dan pH 6,77. Dosis optimum yang diperoleh adalah 0,6 ppt dengan konsentrasi larutan 2 %.

Dampak pandemic covid-19 terhadap perkembangan bisnis dan manajemen keuangan UMKM

REKA SUCIANTI
2022 · Thesis · Open Access

This research aimed to determine the impact of COVID-19 pandemic on the development of MSME business and financial management.in response to the impact of COVID-19, the government issued policies, especially for MSMEs to well overcome the economic pressures, such as the impact of COVID-19 pandemic. To support these policies, the government has provided opportunities and supports through digital services during the COVID-19 pandemic to build digital technology as their platforms to optimize and stabilize the development of financial management and MSME business. This research useda quantitative method. The data were collected by distributing questionnaires and surveys. The research results development of MSME business and financial management. Most samples proved that the income was stable and even tended to increase. This research eventually concluded that from the results of simple linear regression test calculation and discussion: (1) the COVID-19 pandemic had a positive impact on business development; (2) the COVID-19 pandemic had a negative impact on MSME financial management.

STRUKTUR KOMUNITAS PLANKTON PADA PERAIRAN TAMBAK TRADISIONAL DI DESA TANJUNG BUKA KABUPATEN BULUNGAN

FATMAWATI
2022 · Thesis · Open Access

Plankton yang terdiri dari fitoplankton dan zooplankton memiliki peran yang sangat penting di perairan yaitu sebagai bioindikator dalam menentukan tingkat kesuburan perairan dan juga sebagai pakan alami bagi biota perairan, terutama dalam proses budidaya tambak tradisional. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui struktur komunitas plankton pada Tambak Tradisional di Desa Tanjung Buka Kabupaten Bulungan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2021. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kuantitatif. Penentuan lokasi dilakukan menggunakan teknik purposive sampling dengan memilih 4 lokasi sampling yang mewakili Perairan Tambak Tradisional dengan 4 kali pengambilan sampel selama 1 bulan. Hasil dari penelitian ini diperoleh kelimpahan fitoplankton 60.000-495.500 sel/liter, masuk kriteria perairan eutrofik dengan unsur hara tinggi, keanekaragaman jenis fitoplankton 2,30-2,69 kestabilan komunitas sedang, keseragaman fitoplankton tinggi dengan nilai 0,75-0,96, dan dominansi rendah dengan nilai 0,1-0,2 artinya tidak ada genus yang mendominasi genus lain. Kelimpahan dalam tambak masuk kriteria mesotrofik unsur hara sedang dengan nilai 3.000-13.000 sel/liter. Sedangkan perairan luar tambak termasuk perairan eutrofik kaya akan unsur hara dengan nilai 6.500-24.000, keanekaragaman jenis zooplankton 0,38-1,12 komunitas tidak stabil, keseragaman zooplankton tinggi dengan nilai 0,50-0,97, dan dominansi tinggi dengan nilai 0,4-0,8 artinya ada satu genus yang mendominasi di perairan tersebut.

ANALISIS TINDAK TUTUR DALAM NOVEL SANG PENINDAS KARYA ACHMAD MUNIF (KAJIAN PRAGMATIK)

ROSNA
2022 · Thesis · Open Access

Tujuan skripsi ini yaitu pertama, untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi dialog Presiden Immanuel Guiterez dan Nona Valentina Arraoyo dalam novel Sang Penindas karya Achmad Munif. Tujuan kedua, yaitu mendeskripsikan fungsi dari masing bentuk tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi dialog Presiden Immanuel Guiterez dan Nona Valentina Arraoyo dalam novel Sang Penindas karya Achmad Munif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data penelitian yaitu tuturan dari Presiden Immanuel Guiterez dan Nona Valentina Arraoyo. Data diperoleh dengan menggunakan teknik simak dan teknik catat. Analisis data menggunakan model dari teori Miles dan Huberman. Penentuan data dalam novel Sang Penindas karya Achmad Munif berdasarkan pada konteks tuturan dan indikator bentuk tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Hasil penelitian ditemukan 439 data tindak tutur. Tindak tutur lokusi berjumlah 16 data; tindak tutur ilokusi yaitu asertif berjumlah 66 data, direktif berjumlah 144 data, komisif berjumlah 11 data, ekspresif berjumlah 43 data, deklarasi berjumlah 1 data; tindak tutur perlokusi berjumlah 158 data. Berdasarkan hasil yang ditemukan tindak tutur yang paling mendominasi adalah tindak tutur ilokusi dengan jumlah 265 data karena pada percakapan Presiden Guiterez dan Nona Valentina dalam novel Sang Penindas karya Achmad Munif lebih banyak menggunakan tindak tutur ilokusi yang memiliki tujuan atau niat untuk mempengaruhi mitra tuturnya. Pada penelitian ini ditemukan juga bahwa tindak tutur ilokusi dan perlokusi saling berkaitan karena ketika penutur menuturkan ilokusi dan terdapat respon verbal maupun nonverbal dari mitra tutur yang sesuai dengan keinginan penutur maka hal tersebut merupakan perlokusi.

PERSEPSI GURU MATA PELAJARAN IPA SMP DI KOTA TARAKAN TERKAIT PEMBELAJARAN REMEDIAL

MUH. AKBAR RENALDI
2022 · Thesis · Open Access

Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi kasus menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis data dilakukan secara deskriptif. Tempat penelitian di SMP 1, SMP 5, SMP 8 dan SMP 10 Tarakan. Responden dalam penelitian ini adalah Guru IPA kelas VII serta siswa kelas VII di kota tarakan. Teknik pengambilan responden berdasarkan metode purposive sampling yaitu pengambilan responden berdasarkan pada pencapaian tujuan penelitian dan berdasarkan pertimbangan tertentu. Responden dalam penelitian ini berjumlah 4 guru dan 4 siswa dari masing-masing sekolah yang sudah ditentukan. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi guru IPA di Kota Tarakan terkait pembelajaran remedial. Teknik analisis data dilakukan menggunakan komponen model interaktif seperti pengumplan data, reduksi data, data display, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data pada penelitian ini menggunakan triangulasi sumber. Pembelajaran remedial mempunyai 3 tahapan yaitu Diagnosis, Prognosis dan Rekomendasi. Hasil wawancara persepsi guru ipa smp di kota tarakan terkait tahapan remedial menunjukkan bahwa R1 (Guru Pertama) tidak sama sekali melakukan tahapan diagnosis, prognosis dan rekomendasi. R2 (Guru Kedua) melakukan tahapan diagnosis tetapi tidak melakukan tahapan prognosis dan rekomendasi. R3 (Guru Ketiga) melakukan tahapan diagnosis tetapi tidak melakukan tahapan prognosis dan rekomendasi. R4 (Guru Keempat) tidak melakukan tahapan diagnosis, prognosis dan rekomendasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari ke 4 guru belum melakukan remedial dengan benar sesuai dengan tahapan remedial sebenarnya yang dilakukan guru hanya sebatas tes ulang saja. This research is a type of case study research using a qualitative approach with descriptive data analysis. The research sites are SMP 1, SMP 5, SMP 8 and SMP 10 Tarakan. Respondents in this study were seventh grade science teachers and seventh grade students in the city of Tarakan. The respondent collection technique is based on the purposive sampling method, namely the respondent is taken based on the achievement of research objectives and based on certain considerations. Respondents in this study amounted to 4 teachers and 4 students from each school that has been determined. The method of data collection was done through interviews and documentation. This study aims to describe the perception of science teachers in Tarakan City regarding remedial learning. Data analysis techniques were carried out using interactive model components such as data collectors, data reduction, data display, and drawing conclusions. The data validity technique in this study used source triangulation. Remedial learning has 3 stages, namely Diagnosis, Prognosis and Recommendations. The results of the interview on the perception of science teachers at the junior high school in Tarakan city regarding the remedial stages showed that R1 (First Teacher) did not carry out the stages of diagnosis, prognosis and recommendation at all. R2 (Second Teacher) performs the stages of diagnosis but does not carry out the stages of prognosis and recommendations. R3 (Third Teacher) performs the diagnosis stage but does not carry out the prognosis and recommendation stages. R4 (Fourth Teacher) did not carry out the stages of diagnosis, prognosis and recommendations. The results of this study indicate that out of the 4 teachers, they have not done remedial correctly according to the actual remedial stages that were carried out by the teacher, only retesting.

STRUKTUR KOMUNITAS PLANKTON SAAT AIR PASANG DI PERAIRAN PANTAI AMAL BARU KELURAHAN PANTAI AMAL KOTA TARAKAN

RACHMAD
2022 · Thesis · Open Access

This study aims to determine the structure of the plankton community as a water bioindicator. The location of the research was carried out at two points, namely station I in the estuary area and at station II close to settlements. Sampling was carried out 15 times for 2 months. The structure of the plankton community at high tide in Amal Baru coastal waters as the object of research includes abundance, diversity index, uniformity index, and dominance index. The types of phytoplankton found at the research site consisted of 3 classes, namely Bacillariophyceae, Coscinodiscophyceae and Dinophycea classes and zooplankton from Crustacea classes. The most common type of phytoplankton found at the research site is the Bacillariophyceae class because this class has good adaptability to its environment. Phytoplankton abundance index values obtained ranged from 14-94 cells/l and zooplankton abundance values obtained ranged from 4-16, including in the low category. The diversity index value is in the medium category with the uniformity index in the high uniformity category and low dominance. The chemical and physical factors of the Amal Baru coastal waters of the city of Tarakan at the research location are still good for the life of aquatic organisms.

PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI-MIA SMA MUHAMMADIYAH TARAKAN

MUH. IQBAL
2022 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas XI-MIA SMA Muhammadiyah Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas XI-MIA pada semester ganjil tahun pembelajaran 2021/2022 di SMA Muhammadiyah Tarakan. Metode pengumpulan data dilakukan dengan mengunakan angket kecerdasan emosional dan dokumentasi nilai rapor. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI-MIA SMA Muhammadiyah Tarakan. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 96 siswa yang diambil mengunakan teknik proportionate random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas XI-MIA SMA Muhammadiyah Tarakan, dengan persamaan regresi yang didapatkan adalah Y ̂=68,330+0,243 X. Berdasarkan analisis hasil uji t, diperoleh nilai t_itung sebesar 2,666 dan nilai sig 0,000 pada taraf signifikansi = 5% pada t_Hitung sebesar 2,666 ≥ t_tabel sebesar 1,98525 maka H_0 ditolak dan H_1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas XI-MIA SMA Muhammadiyah Tarakan

Tinjauan Yuridis Pidana Pelatihan Kerja Terhadap Anak Dalam Perkara Persetubuhan (Studi Kasus Putusan No. 1/Pid.Sus-Anak/2021/PN Tar)

AGUS SAPUTRA SIMARMATA
2022 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait Tinjauan Yuridis Pidana Pelatihan Kerja Terhadap Anak Dalam Perkara Persetubuhan (Studi Kasus Putusan No.1/Pid.Sus-Anak/2021/PN.Tar). Pertama, Peran penegak hukum dalam penanganan perkara anak tindak pidana persetubuhan, dan kedua, Implementasi pelatihan kerja terhadap anak dalam kasus tindak pidana persetubuhan (studi kasus putusan No.1/Pid.Sus-Anak/PN.Tar). Metode Penilitian menggunakan metode hukum normative dan Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan Undang-Undang (Statute Approach), pendekatan kasus (case Approach) dan pendekatan konseptual (Conceptual Approach). Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer yang didapatkan dari peraturan perundang-undangan yang terkait dengan masalah yang diteliti, dan data sekunder yang diperoleh dari buku yang ditulis oleh para ahli bidang hukum pidana, hasil karya ilmiah di bidang hukum dan hasil penelitian yang berkaitan dengan pidana pelatihan kerja serta kamus, ensiklopedi dan indeks. Hasil dari penilitian ini yaitu pertama, penulis menyimpulkan bahwa : pertama, peran penegak hukum dalam penanganan perkara anak tindak pidana persetubuhan tidak memiliki perbedaan dengan peran penegak hukum dalam penanganan anak tindak pidana lainnya. Dalam perkara no 1/Pid.Sus-Anak/2021/PN.Tar, penegak hukum telah menerapkan peranannya sesuai unsur materill, tetapi terhadap unsur formil terdapat kecacatan penerapan hukum. Kedua, penjatuhan putusan pidana pelatihan kerja yang diberikan oleh hakim kepada pelaku Anak FA dengan No. 1/Pid.Sus-Anak/2021/PN.Tar merupakan implementasi dari UU SPPA Pasal 71 Ayat (1) huruf c, tetapi terhadap lamanya pidana pelatihan kerja yang diberikan kepala pelaku Anak FA yakni 2 (dua) bulan, jelas telah menyimpangi ancaman minimum dari UU SPPA Pasal 77 Ayat (1) yakni 3 (tiga) bulan pelatihan kerja