DARNIUS JOKO
2021 · Thesis · Open Access
Tingginya nilai ekonomis ikan hias cupang (Betta sp), mendorong pembudidaya untuk membudidayakan ikan cupang. Untuk menghasilkan indukan matang gonad dan siap memijah setiap saat, diperlukan solusi dalam meningkatkan kinerja reproduksi ikan cupang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ekstrak daun karamunting sebagai agen stimulator maturasi gonad pada performa reproduksi ikan cupang (Betta sp). Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan desain penelitian rancangan acak lengkap (RAL), terdiri dari empat perlakukan dan tiga ulangan. Pemberian ekstrak daun karamunting yang digunakan dalam penelitian ini adalah Perlakuan A : (Kontrol) Perlakuan B: penyuntikan dosis ekstrak daun karamunting (1 µg/g BB) Perlakuan C: penyuntikan dosis ekstrak daun karamunting (5 µg/g BB) Perlakuan D: penyuntikan dosis ekstrak daun karamunting (10 µg/g BB). Parameter yang diamati meliputi; Tingkat kematangan gonad, kelangsungan hidup ikan (SR), Fekunditas dan kualitas air (suhu pH dan amoniak). Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian ekstrak daun karamunting pada perlakuan D dan B dapat mempercepat pematangan ovari induk ikan cupang (Betta sp). Nilai GSI tertinggi terdapat pada perlakuan 10 µg/g dengan nilai 12,52% dan nilai GSI yang terendah pada perlakuan kontrol dengan nilai 7,31%. Fekunditas tertinggi diperoleh pada perlakuan dengan dosis ekstrak daun karamunting 10 µg/g yaitu 1.628 butir dan fekunditas terendah padaperlakuan kontrol yaitu 1.375 butir. Tingkat kelangsungan hidup ikan cupang 100% disetiap perlakuan. Pemberian ekstrak daun karamunting mampu meningkatkan kinerja reproduksi ikan cupang, meliputi tingkat kematangan gonad, nilai GSI, fekunditas, serta kelangsungan hidup dibandingkan dengan perlakuan kontrol. Due to its high economic value, many pepole are encouraged to cultivate the Siamese fighting fish (Betta sp). To produce broodstock with mature gonad and ready to spawn, a solution is required to improve the reproductive performance of Siamese fighting fish (Betta sp). This research aimed to figture out the potential of karamuntingleaf extract as a gonad-maturation stimulator relatedto the reproductive performance of siamese fighting fish (Betta sp). The research was conduvted using an experimental method with a comletely randomized desugn (CRD) consiting of four treaments with three repetitions. The karamunting leaf extract in this research was administered through traemnt A: (control), Treament B: karamunting leaf extract injection with the dosage of 1 g/g BW, Traement C: karamunting leaf extract injection with dosage of 5 g/g BW, and Treament D: karamunting leaf extract injection with dosage of 10 g/g BW. The observed parameters included; Gonad maturity level, fish survival (SR), fecundity, and water quality (pH temperature and ammonia). The research results show that the administration of karamunting leaf extract in treatments D and b could accelerate the ovary maturation of siamese fighting fish (Betta sp). The highest GSI value (12.52%) was found in the treatment with the dosage of 10 g/g, while the lowes GSI value (7.31%) was found in the control treatment . The highest fecundity (1628 grains) was obtained in the treatment with administration of karamunting leaf extract at the dosage of 10 g/g, while the lowes fecundity (1375 grains) was obtained in the control treatment. The survival rate of siamese fighting fish (Betta sp) was 100% in each treatment. The administration of karamunting leaf extract could improve the reproductive performance of siamese fighting fish (Betta sp), including the gonad maturity, GSI value, fecundity, and survival level when compared to those in the control treatment.
NORMANSYAH
2021 · Thesis · Open Access
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN BERBASIS ANIMASI MATERI PUISI DI KELAS X SMK NEGERI 1 TARAKAN ABSTRAK Normansyah. 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk pembelajaran berupa animasi dan untuk mengetahui keefektifan media dan model penelitian yang dimodifikasi oleh Borg and Gall. Tahapan pengembangan (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan informasi, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) perbaikan desain, (6) uji coba produk, (7) revisi produk. Analisis data dilakukan dengan cara deskriptif persentase dan analisis inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan telah memenuhi kelayakan. Pernyataan tersebut dapat dilihat dari hasil validasi bahasa sebesar 80% dengan kualifikasi baik, hasil validasi media 95% dengan kualifikasi sangat baik, hasil validasi materi 82,5% dengan kualifikasi baik dan hasil uji coba soal 79,2% dengan kualifikasi baik. Hasil perhitungan diperoleh pada α = 10% dengan dk = 22-1 = 21 diperoleh t tabel = 2,080. Didapat t hitung = 3,368. Karena t hitung ≥ t tabel maka hipotesis (Ha) diterima. Kesimpulannya.
NURASIA
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan parameter lingkungan terhadap indeks dominansi dan kemerataan belalang di Hutan Penelitian Universitas Borneo Tarakan dan Potensi implementasinya pada pembelajaran Biologi kelas X SMA. Penelitian ini merupakan penelitian korelasi dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh jenis belalang yang terdapat di Hutan Penelitian Universitas Borneo Tarakan dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh spesies belalang yang didapatkan pada saat penelitian. Data yang dipeoleh kemudian di analisis mengunakan rumus dominansi, kemerataan dan uji korelasi sperman-rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 19 spesies belalang yaitu Acrida ungarica, Acrida ungarica, Acrida conica, Oxya chinensis, Oxya japonica, Caryanda spuria, Trilophidia annulata, valanga nigricornis, xenocatantops humilis, Phlaeoba fumosa, Traulacris sp., Pseudoxya diminuta, Traulia borneensis, Oxya Serville, Xenacatantops humilis nymph, Elimaea sp, Conocephalus fasciatus, Ceraeocercus fuscipennis, dan Conocephalus Maculatus dari 2 famili yaitu Acrididae dan Tettigonidae. Berdasarkan perhitungan indeks dominansi yang dilakukan, dominansi belalang pada kedua stasiun tergolong dalam kategori rendah dengan nilai D pada stasiun I berkisar sebesar 0,00-0,08 sedangkan pada stasiun II berkisar sebesar 0,00-0,02. Hasil perhitungan Indeks kemerataan pada kedua stasiun tergolong relatif merata/stabil dengan nilai E pada stasiun I sebesar 0,81 dan pada stasiun II sebesar 2,27. Hasil analisi hubungan parameter lingkungan terhadap dominansi pada kedua stasiun yaitu tidak terdapat hubungan antar parameter lingkungan terhadap dominansi di Hutan Penelitian Universitas Borneo Tarakan. Adapun hasil analis keterkaitan penelitian pada pembelajaran biologi yaitu pada materi keanekaragaman hayati kompetensi dasar 3.2 mengenai berbagai tingkat keanekaragaman hayati di Indonesia, beserta ancaman dan pelestariannya dan kompetensi dasar 4.2 menyajikan hasil observasi berbagai tingkat keanekaragaman hayati di Indonesia serta usulan upaya pelestariannya. This study aims to determine the relationship of environmental parameters to the dominance and evenity of grasshopper (ordo orthoptera) in the forests of Borneo Tarakan University and its potential of implementation in biology learning for class X SMA. This research was correlation research with a quantitative descriptive approach. The population were all types of grasshoppers found in the research Forest of Borneo Tarakan University. The sampel in this research were all species of grasshoppers obtained at the study time. The data obtained were then analyzed using the dominance, evenness and sperm-rho correlation test. The results showed 19 spesies of grasshoppers, namely Acrida hungarica, Acrida conica, Oxya chinensis, Oxya japonica, Caryanda spuria, Trilophidia annulata, Valanga nigricornis, Xencatantops humilis, Phlaeba fumosa, Traulacris sp, Serville, Xenacatantops humulis nymph, Elimaea sp, Conocephalus fasciatus, Ceraeocercus fuscipennis, and Conocephalus maculatus frm 2 families, namaly Acrididae and Tettigonidae. Based on the calculation of the dominance index, the dominance of grasshoppers at both stations was classified in the low category, with the value of D at the station I ranging from 0,00-0,08 while at station II was ranging from 0,00-0,02. The calculation results of the evenness index at both stations were relatively even/stable, with the value of E at the station I of 0,81 and station II of 2,27. The analysis of the relationship between environmental parameters and dominance at the two stations showed no association between ecological parameters and sovereignty in the Research Forest of Borneo Tarakan University. The results of the analysis of the linkage of research to biology learning, namaly on the subject of biodiversity, basic competence 3.2 regarding various levelsn of biodiversity in indonesia, along with threats and conservation, and basic competence 4.2 presenting the results of observations of different levels of biodiversity in indonesia and proposed conservation efforts.
KORNELIUS MANALU
2021 · Thesis · Open Access
Pemamfaatan energi matahari menjadi energi listrik, di buat dengan sebuah peralatan pembangkit listrik yang mengubah cahaya matahari menjadi energi listrik yang dikenal dengan modul surya. Dalam proses pemamfaatan energi ini daya listrik yang dihasilkan modul surya biasanya disimpan pada baterai. Dalam proses penyimpanan sering terjadi kendala yaitu rendahnya intensitas matahari sehingga proses penyimpanan energi listrik dari modul surya mengalami penurunan dan memerlukan waktu pengisian yang lama pada baterai. Dengan merancang sebuah sistem kontrol charging dengan tipe boost konverter yang merupakan sebuah tipe konverter yang bekerja menaikkan tegangan menggunakan metode pengontrolan PID. Kontrol ini akan bekerja memonitoring tegangan baterai tetap pada posisi maksimum kapaitas baterai. Penelitian ini menggunakan modul surya 50 wp dan aki 24V. Hasil penelitian menunjukkan tegangan yang dihasilkan modul surya berkisar 19-20V maka boost converter akan menaikkan tegangan sesuai dengan kapasitas baterai yaitu 24V. Dalam pengukuran yang dilakukan pada proses pengisian baterai boost converter bekerja pada duty cyle 15%, 15%, 14%, 15%, 16%, 16%, 17%, 16%. Proses pengisian berlangsung selama 3 jam.
MEISA FITRI
2021 · Thesis · Open Access
Evaluasi merupakan serangkaian proses yang dilakukan setelah melakukan kegiatan pengukuran dan penilaian. Pengukuran dan penilaian dapat dilakukan setelah maupun selama proses pembelajaran berlangsung. Salah satu bentuk penilaiain ialah penilaian kelas yang dilakukan dengan berbagai teknik salah satunya dengan penilaian portofolio. Penilaian portofolio merupakan satu metode penilain berkesinambungan, dengan mengumpulkan informasi atau data secara sistematik atas hasil pekerjaan seseorang. Berdasarkan hasil observasi SMP Negeri 1 Tarakan menunjukkan bahwa sekolah telah menerapkan penilaian portofolio. Penilaian portofolio yang digunakan pada guru IPA yaitu portofolio proses dan portofolio produk, pada penilaian proses ini menunjukkan tahapan pembelajaran untuk mencapai standar kompetensi, kompetensi dasar, dan sekumpulan indikator yang telah ditetapkan dalam kurikulum 2013, dan menunjukkan semua hasil dari awal sampai dengan akhir selama kurun waktu tertentu. Sedangkan pada portofolio produk, penilaian portofolio ini hanya menekankan pada penguasaan (materi) dari tugas yang dalam standar kompetensi, kompetensi dasar, dan sekumpulan indikator pencapaian hasil belajar, serta menunjukkan bukti yang paling baik, tanpa memperhatikan bagaimana dan kapan bukti tersebut diperoleh dalam pencapaian indicator pembelajaran. Rata - rata nilai portofolio kelas VII telah memenuhi indeks maksimal skor. Nilai portofolio yang dihasilkan bersifat ajeg artinya rubrik yang digunakan baik. Guru dan siswa memberikan tanggapan sangat baik terhadap penilaian portofolio proses sains. Rubrik penilaian portofolio proses sains siswa materi interaksi makhluk hidup dengan lingkungan yang dikembangkan sangat layak digunakan untuk menilai materi interaksi makhluk hidup dengan lingkungan.
MUHAMMAD KARDAN
2021 · Thesis · Open Access
DESAIN SIMULASI KONTROL MAXIMUM POWER POINT TRACKER (MPPT) PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN DENGAN METODE PERTURB AND OBSERVE (P&O) Nama : Muhammad Kardan NPM : 16.40302.031 Pembimbing : Dr. Eng. Linda Sartika, S.T,. M.T ABSTRAK Energi dalam kehidupan mempunyai peranan yang sangat penting dalam perekonomian, Untuk memenuhi permintaan energi tersebut perlu dikembangkan sumber daya energi, baik energi fosil maupun energi terbarukan, Namun Belum dimanfaatkannya berbagai energi yang efisien pada saat ini menyebabkan penggunaan energi belum produktif. Pembangkit Listik Tenaga Angin adalah salah satu penghasil energi listrik mengalami perkembangan yang cukup pesat namun di indonesia kurang di perhatikan karna kurang optimalnya rancangan sistem pembangkitan listrik tenaga angin yang disebabkan oleh kecepatan angin di Indonesia. Oleh karna itu ntuk meningkatkan daya keluaran pada Pembangkit Listrik Tenaga Angin pada penelitian ini dibahas tentang pencarian titik daya maksimum dengan menerapkan maximum power point tracker (MPPT) menggunakan metode Perturb and Observe. Metode ini bekerja dengan cara perturbing (menaikkan atau menurunkan) duty cycle. Dari hasil simulasi didapatkan perbedaan daya yang dihasilkan antara sistem dengan menggunakan MPPT dan tanpa MPPT. Sistem Turbin Angin mengahasilkan daya yang lebih besar ketika menggunakan MPPT dengan metode Perturb and Observe.
AGUSTINUS HUTAPEA
2021 · Thesis · Open Access
Motor induksi tiga fasa merupakan motor yang bekerja berdasarkan prinsip kerja mengubah energy listrik menjadi energy mekanik. Motor induksi tiga fasa tidak asing dan banyak dijumpai pada dunia industry kecil,menengah, maupun besar. dalam dunia industry motor induksi tiga fasa digunakan se-bagai penggerak. Dalam proses ingin menjalankan motor induksi tiga fasa dibutuhakan suatu metode untuk menjalankan motor induksi tiga fasa, hal ini dikarenakan motor induksi tiga fasa memiliki lonjakan arus yang sangat tinggi yakni 5-7 kali dari arus nominalnya. Secara umum metode tiga fasa yang bisaa digunakan yakni metode Direct On Line, Wye-Delta, dan Auto-transformator dari ketiga metode ini mempunyai karakteristik yang berbeda, sehingga perlu terlebih dahulu mempelajarinya agar tidak terjadi kesalahan ssat pememilihan metode digunakan untuk spesifikasi motor yang digunakan , apabila terjadi kesalahan pemilihan metode dampaknya cukup besar yakni motor induksi tiga fasa dapat terbakar, dan peralatan motor induksi tiga fasa terganggu. Maka dari itu peneliti hendak melakukan penelitian mengenai studi “ ANALISIS MOTOR INDUKSI TIGA FASA DENGAN ROTOR SANGKAR TUPAI”. Dalam penelitian ini dilakukan dengan cara mempelajari studi litelatur, mengumpulkan data-data yang di inginkan, mengelolah data serta menganalisa dan membandikan dari ketiga metode yang digunakan”
MUHAMMAD SAFWAN
2021 · Thesis · Open Access
Penggunaan Variasi Bahasa Bugis Bone di Desa Tabur Lestari Kecamatan Sei. Menggaris Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara Kajian Sosiolinguistik ABSTRAK Muhammad Safwan. 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan variasi bahasa bugis bone di desa tabur lestari di tinjau dari latar belakang geografis dan sosial penutur serta fungsi di variasi bahasa di masyarakat tabur lestari dan relevansinya dalam pembelajaran sosiolinguistik Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Borneo Tarakan. Jenis penelitian ini tergolong penelitian kualitatif serta kajian yang digunuakan yaitu kajian sosiolinguistik. Adapun sumber data yang diperoleh dari masyarakat yang terdapat di desa tabur lestari. Data penelitian ini berbentuk dua kosakata yang terdapat di dalamnya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak, teknik rekam, teknik catat dan teknik simak libat cakap. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variasi bahasa bugis bone di masyarakat desa tabur lestari kecamatan sei.menggaris data yang di peroleh dari hasil klasifikasi sebanyak lima puluh tiga data yang terdiri dari klasifikasi anggota tubuh, katakerja, kata sifat, kata benda, kata buah, waktu dan hewan. Berdasarkan kategori tingkat pendidikan dan tingkat usia. Dari kedua kategori tersebut dapat dilihat data yang diperoleh yaitu data yang berupa kosakata yang dimana kosakata tersebut terdapat dua kosakata berbeda namun tidak merubah artinya dalam bahasa Indonesia. Oleh karena itu sangat jelas bahwa keadaan geografis dan latar belakang budaya menjadi faktor utama adanya variasi bahasa serta berkembang di setiap daerah yang ada di Indonesia. Kata Kunci : Variasi Bahasa, Sosiolinguistik, Bahasa Bugis Bone
SAPRIANSYAH
2021 · Thesis · Open Access
KAJIAN BAHAN ORGANIK BERBASIS CANGKANG TELUR AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELEDRI (Apium graveolens L.)” Abstrak Seledri (Apium graveolens L.) merupakan tanaman yang selalu digunakan sebagai bahan masakan khas Indonesia seperti sop, soto, dan bakso. Seledri juga dikenal sebagai tanaman yang dimanfaatkan sebagai obat. Salah satu upaya untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman seledri yaitu dengan memberikan unsur hara yang cukup bagi tanaman dengan memanfaatkan limbah dari cangkang telur sebagai pupuk organik. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui dosis terbaik pupuk organik berbahan cangkang telur ayam dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman seledri. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor yaitu dosis pupuk organik dengan 5 perlakuan yaitu tanpa perlakuan (P0), 5 gram (P1), 10 gram (P2), 20 gram (P3), 40 gram (P4) setiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali sehingga terdapat 25 percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan 5 gram, 10 gram, 20 gram, 40 gram, memberikan hasil berbeda tidak nyata, namun pada perlakuan 40 g/tanaman (P4) cenderung menunjukkan hasil yang lebih baik dalam petumbuhan dan hasil tanaman baik pada tinggi tanaman (22,37 cm), jumlah daun (35,5 helai), jumlah tangkai (7,3 buah), dan berat basah (11,35 gram). Kata kunci: Cangkang telur, dosis, pertumbuhan, hasil, seledri.
ACHMAD RIDUAN
2021 · Thesis · Open Access
Achmad Riduan, 2022, “Perilaku Malas Belajar Mahasiswa Universitas Borneo Tarakan”. Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing adalah Siti Rahmi, S.Sos.I., M.Pd. Perilaku malas belajar di lingkungan kampus Universitas Borneo Tarakan melatarbelakangi penelitian ini. Sehubungan dengan masalah ini peneliti memandang bahwa perilaku malas belajar Mahasiswa Universitas Borneo Tarakan terkait dengan lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui Perilaku Malas Belajar Mahasiswa di Universitas Borneo Tarakan dengan pendekatan wawancara kepada subjek penelitian dan Observasi lingkungan tempat tinggal dan sosial subjek penelitian. Wawancara dan observasi dilaksanakan berdasarkan indikator pada instrumen penelitian. Dari penelitian yang telah dilaksanakan terkait Perilaku Malas Belajar Mahasiswa Universitas Borneo Tarakan dapat dikemukakan bahwa perilaku malas belajar disebabkan oleh beberapa faktor yaitu Faktor kurangnya motivasi dari dalam diri mahasiswa untuk belajar, Faktor Pergaulan yang bebas dan Faktor Keluarga yang kurang memberikan pengawasan.
WAHYUDI AZIS
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelesapan dan perubahan fonem pada anak usia 3 tahun tinjau dari pada anak di Paud Adityawarman Kota Tarakan serta relevansinya dalam pembelajaran Fonologi Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Borneo Tarakan. Jenis penelitian ini tergolong penelitian kualitatif serta kajian yang digunakan yaitu kajian Fonologi. Adapun sumber data yang diperoleh dari anak usia 3 tahun. Data penelitian ini berbentuk tindak tutur yang terdapat di dalamnya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak, teknik rekam, teknik catat dan teknik simak libat cakap. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Bahasa yang dipergunakan oleh si anak, masih belum sempurna dan masih terdapat pelesapan perubahan bunyi yang sering dikeluarkan dalamucapannya sehari-hari. Pada saat anak berusia 3 tahun perbendaharaan bahasa mereka semakin banyak dan mereka dapat membuat kalimat yang sesuai dengan tata bahasa, meskipun masih banyak yang belum dapat mereka lakukan dengan bahasanya.
ARIFIN EFENDI
2021 · Thesis · Open Access
Kualitas daya berkaitan erat dengan kualitas sistem tenaga, dengan demikian permasalahan yang muncul dalam kualitas daya listrik dapat sangat mempengaruhi suatu sistem tenaga. Salah satu persoalan yang muncul adalah harmonisa atau cacat gelombang. Persoalan harmonisa khususnya pada Unit Penyelenggara Bandar Udara UPBU Kelas 1 Utama Juwata Tarakan perlu diperhatikan agar sistem dapat bekerja dengan maksimal dan penggunaan alat proteksi dapat bekerja dengan umur yang panjang. Atas dasar itu maka peneliti melakukan studi filter harmonisa dengan menambahkan filter pasif jenis single tuned sehingga kandungan harmonisa tersebut dapat diminimalisasi. Pemasangan filter harmonisa jenis single tuned dapat meminimalisasi besar harmonisa arus dari 3.37 % menjadi 3.31 %, dan untuk harmonisa tegangan dari 2.64 % menjadi 0.74 %, Dan dapat memperbaiki nilai rugi-rugi daya aktif dari 10.9 kW turun menjadi 9.1 kW, dan untuk rugi-rugi daya reaktif dari 29.4 kVar turun menjadi 24.4 kVar.
NURUL ASTINA
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran stres belajar siswa pada pembelajaran jarak jauh di SMP Negeri 1 Malinau Kota. Stres belajar merupakan suatu bentuk respon fisik dan psikis akibat ketidakmampuan siswa dalam menjalankan tuntutan atau tugas belajar yang melebihi dari kemampuannya yang dinilai sebagai tekanan sehingga mengalami gangguan belajar dan mempengaruhi prestasi belajarnya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode survey serta pengumpulan data melalui skala. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 62 sampel. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan “Survey Tentang Stres Belajar Siswa Pada Pembelajaran Jarak Jauh di SMP Negeri 1 Malinau Kota” bahwa dari hasil analisis deskriptif terlihat dari hasil termasuk dalam kategori Sangat Tinggi sebanyak 21 responden dengan presentase sebesar 33,87%. Dapat disimpulkan bahwa hasil pesentase terlihat pada kategori Sangat Tinggi yang berarti siswa menyadari bahwa mengalami stress belajar yaitu seperti siswa merasa frustasi, tidak dapat mengontrol emosi, melakukan perilaku menyimpang dan perasaan takut dengan apa yang akan terjadi pada dirinya.
MUHAMAD HIKMAL
2021 · Thesis · Open Access
Muhamad Hikmal, 2022. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara Pola Asuh Otoriter dan Sikap positif pada siswa-siswi kelas VIII di SMP Negeri 4 Tarakan. Hipotesis dalam penelitian ini apakah ada hubungan antara pola asuh otoriter dengan sikap positif pada siswa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan korelasi. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik probability sampling yaitu teknik pengambilan sampel yang memberikan peluang yang sama bagi setiap unsur (anggota) populasi untuk dipilih menjadi anggota. Pada sampel 121 sampel yakni seluruh siswa dan siswi kelas VIII di SMP Negeri 4 Tarakan. Selanjutnya dilakukan analisis dengan model korelasi product moment dibantu dengan SPSS Versi 25.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara pola asuh otoriter dengan sikap positif pada siswa dan siswi di SMP Negeri 4 Tarakan. The purpose of this research was to figure out the relationship between authoritarian parenting patterns and positive attitudes of Grade VIII student at SMP Negeri 4 Tarakan . The research hypothesis was whether or not there was a relationship between authoritar\ian parenting patterns and student. This research used a quantitative method with a correlations approach. The samples were collected using a probability sampling technique since providing equal opportunities for each populations element selected as member. 121 samples consisting of all Grade VIII Students at SMP Negeri 4 Tarakan were eventually collected. The data were then analyzed using the product moment correlation model positive relationship between Authoritarian Parenting Patterns and Positive Attitudes Of Grade VIII Student At Smp Negeri 4 Tarakan.
HENY APRIANI
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi menggunakan model pembelajaran SAVI dengan bantuan media word wall pada siswa kelas X IPS MA Al-Khairaat. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek Penelitian adalah siswa kelas X IPS MA Al-Khairaat Tarakan yang berjumlah 23 siswa yang terdiri dari 18 siswa perempuan dan 5 siswa laki-laki. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dan setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran SAVI dengan bantuan media word wall dapat meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa kelas X IPS MA Al-Khairaat Tarakan. Hal ini dapat dilihat dari hasil yang diperoleh pada setiap siklus. Pada siklus I, ketuntasan hasil belajar siswa ranah afektif sebesar 70%, ranah kognitif sebesar 65%, dan ranah psikomotorik 65%. Selanjutnya pada siklus II hasil belajar siswa ranah afektif meningkat menjadi sebesar 100% hal ini dikarenakan siswa telah menanamkan sikap atau karakter yang baik di dalam pembelajaran, selanjutnya ranah kognitif sebesar 100% hal ini dikarenakan siswa telah dapat menentukan tema dan makna, menganalisis diksi, imaji, kata konkret, serta rima dalam sebuah antologi puisi, dari ranah psiomotorik 91%, siswa telah mampu untuk membuat puisi. Pada nilai ketuntasan 100% dapat dilihat berdasarkan jumlah siswa yang telah mencapai KKM dengan nilai standar KKM 70 hingga nilai 100. Perolehan nilai yang didapat oleh siswa berdasarkan hasil dari skor yang diperoleh dikali 100 dan dibagi dengan skor maksimal. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa model pembelajaran SAVI dengan bantuan media word wall dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran bahasa Indonesia, khususnya keterampilan menulis pusi.
SAMSON AGO
2021 · Thesis · Open Access
PENGARUH PEMBELAJARAN DARING PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMP HANG TUAH TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran daring pada mata pelajaran Bahasa Indonesia terhadap hasil belajar siswa kelas VIII di Smp Hang Tuah Tarakan dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi (hubungan). Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas VIII di Smp Hang Tuah Tarakan. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi dan kuesioner. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII di Smp Hang Tuah Tarakan dan teknik sampel yang digunakan teknik probability sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh pembelajaran daring pada mata pelajaran Bahasa Indonesia terhadap hasil belajar siswa di Smp Hang Tuah Tarakan terdapat pengaruh pembelajaran daring pada mata pelajaran Bahasa Indonesia terhadap hasil belajar siswa pada Smp Hang Tuah Tarakan dengan hasil uji Signifikan ( Uji-T) dengan t hitung > t table (9.800>2.262). hasil ini juga membuktikan bahwa adanya pengaruh yang positif dari pembelajaran daring pada mata pelajaran Bahasa Indonesia terhadap hasil belajar siswa sebesar 91,4% yang di buktikan dari hasil analisis koefisien determinasi (r2) dengan tingkat pengaruh pada umumnya.
LILISNAWATI
2021 · Thesis · Open Access
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gaya bahasa pada kumpulan Puisi Para Jendral Marah-marah karya Wiji Thukul (Kajian Stilistika). Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Laporan penyajian data, disajikan secara terurai dalam bentuk kata-kata, kalimat atau adapun paragraf. Data dalam penelitian ini adalah semua bentuk kata, kalimat, dalam kumpulan puisi Wiji Thukul, yang sesuai dengan masalah yang diangkat penelliti, yakni tentang gaya bahasa. Sumber data penelitian adalah kumpulan Puisi Para Jendral Marah-marah karya Wiji Thukul terdiri dari 37 halaman dan terdapat 21 puisi, diterbitkan oleh Majalah Tempoe. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan yang berkaitan dengan gaya bahasa dan menggunakan kajian stilistika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 19 gaya bahasa dari dari 176 data, diantaranya: 30 gaya bahasa aliterasi, 44 gaya bahasa asonansi, 12 gaya bahasa anafora, 7 gaya bahasa epifora, 16 gaya bahasa antonomasia, 11 gaya bahasa personifikasi, 10 gaya bahasa sinkope, 9 gaya bahasa sigmatisme, 8 gaya bahasa sinestesia, 7 gaya bahasa retorik, 6 gaya bahasa simile, 4 gaya bahasa asindeton, 3 gaya bahasa polisindeton, 3 gaya bahasa metafora, 2 gaya bahasa aferesis, 1 gaya bahasa onomatope, 1 gaya bahasa hiperbola, 1 gaya bahasa pararima, 1 gaya bahasa efanelepsis. Gaya bahasa yang paling dominan digunakan oleh Wiji Thukul ialah gaya bahasa asonansi terdapat 47 data, Wiji menuliskan puisinya dengan menggunakan perulangan bunyi vokal yang sama secara berurutan di akhir kalimat untuk lebih menegaskan dan memberikan penekanan terhadap hal yang ingin disampaikannya. Gaya bahasa yang jarang digunakan yakni gaya bahasa hiperbola, pararima, onomatope dan efanelepsis yang hanya berjumlahkan 1 data. Ciri puisi Wiji Thukul yakni tidak terlalu berfokus menggunakan kata-kata kiasan dan tidak menggunakan diksi-diksi nan romantis, beliau mengupas realita sosial rakyat pinggiran melalui karya puisinya.
TESSA NUR RIZKI
2021 · Thesis · Open Access
Ketersediaan unsur hara P yang rendah merupakan salah satu permasalahan pengelolaan lahan masam di Sebatik. Rendahnya ketersediaan unsur hara P pada lahan masam disebabkan oleh pH tanah yang rendah dan tingginya kelarutan Al-dd. Salah satu upaya untuk meningkatkan ketersediaan P adalah dengan meningkatkan pH tanah dan menurunkan kelarutan Al-dd melalui penambahan bahan pembenah tanah yaitu biochar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) pengaruh jenis biochar terhadap ketersediaan P; 2) pengaruh dosis biochar terhadap ketersediaan unsur hara P; dan 3) pengaruh kombinasi jenis dan dosis biochar terhadap ketersediaan unsur hara P pada tanah masam di Sebatik. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 2 Faktor, yaitu jenis biochar (tempurung kelapa dan cangkang sawit) dan dosis biochar ( 0, 0,5, 1,0 dan 1,5 g), menghasilkan 8 kombinasi perlakuan, diulang 3 kali menghasilkan 24 unit percobaan, yang diinkubasi pada 0, 21 dan 42 hari. Parameter yang diamati adalah pH tanah, kandungan C-organik, kelarutan Al-dd, dan P-tersedia tanah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan jenis dan dosis biochar mampu meningkatkan ketersediaan P dari saangat rendah menjadi sedang. Katersediaan unsur hara P tertinggi diperoleh pada pemberian biochar cangkang sawit (6,36 ppm), dosis biochar sebesar 1,5 g (8,64-8,80 ppm), dan pada kombinasi biochar tempurung kelapa dengan dosis 1,5 g (8,80 ppm).
MOHD. AMIN
2021 · Thesis · Open Access
Ekstrak daun karamunting telah terbukti mampu mempercepat proses pematangan ovari induk kepiting bakau. Namun penggunaan ekstrak daun karamunting dengan frekuensi pemberian lebih dari satu kali belum pernah diujicoba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh frekuensi pemberian ekstrak daun karamunting yang berbeda terhadap proses pematangan ovari kepiting bakau (Scylla serrata). Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan yang diberikan, yaitu A (kontrol), B (pemberian ekstrak daun karamunting dengan satu kali injeksi), C (pemberian ekstrak daun karamunting dengan dua kali injeksi) dan D (pemberian ekstrak daun karamunting dengan tiga kali injeksi). Dosis penyuntikan yang diberikan adalah 0.25 mg/g. Parameter pengamatan terdiri dari morfologi ovari, nilai GSI, nilai HIS, survival rate dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perlakuan D memberikan hasil terbaik dengan nilai GSI sebesar 11,494%, HSI 3,450%, dan telah mencapai TKG IV. Pemberian ekstrak daun karamunting dengan frekuensi penyuntikan yang berbeda memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap proses pematangan ovari induk kepiting bakau dibandingkan dengan perlakukan kontrol. Karamunting leaf extract has proven accelerating the process of ovary maturation of mangrove crab broodstocks. However, the use of karamunting leaf extract with the administration frequency of more than once has never been tested before. This research aimed to figure out the effect of different karamunting leaf extract frequency administration on ovarian maturation process of mangrove crab (Scylla serrates). This study used a completely randomized design with four treatments and three repetitions. The treatments included treatment A (control), treatment B (administering karamunting leaf extract with one injection), treatment C (administering karamunting leaf extract with two injections), and treatment D (administering karamunting leaf extract with three injections). The injection dosage given was 0.25 mg/g. The observation parameters consisted of ovarian morphology, GSI value, HIS value, survival rate and water quality. The research results showed that Treatment D gave the best results with the values of GSI and HSI respectively at I I .494% and 3.450% reaching TKG IV. The administration of karamunting leaf extract with different injection frequencies significantly affected the ovarian maturation process of mangrove crab broodstocks when compared to those in the control treatment.
DITA RAHMANINGTYAS
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan mendeskripsikan mengenai membaca permulaan di kelas I SD kota Tarakan berdasarkan 5 skripsi yang dianalisis. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Fokus pada penelitian ini mengacu pada rumusan masalah pada penelitian ini dan dimensi penelitian pada penelitian ini mengacu pada 3 aspek, yaitu 1) Faktor kesulitan membaca permulaan 2) Pemilihan model / metode & media pembelajaran untuk membaca permulaan 3) Kemampuan membaca permulaan. Sumber data pada penelitian ini mencakup sumber data primer berupa skripsi terdahulu dan sumber data sekunder berupa buku dan jurnal yang mengkaji mengenai membaca permulaan. Hasil penelitian ini faktor kesulitan membaca permulaan pada peserta didik di kelas I SD Kota Tarakan sangat beragam, mulai dari faktor kognitif, faktor penguasaan bahasa, faktor psikologis, faktor lingkungan, dan juga faktor mengajar guru. Model/metode dan media pembelajaran yang dapat digunakan dalam membaca permulaan seperti, model pembelajaran scramble, metode global, metode suku kata, media kartu bergambar/media cerita bergambar. Kemampuan membaca permulaan peserta didik di kelas I SD Kota Tarakan memiliki perbedaan, terdapat beberapa peserta didik yang sudah bisa membaca sebelum masuk sekolah, terdapat yang masih mengeja, banyak peserta didik yang sering mengganti/memotong kata, serta masih banyak yang belum dapat mengenal/membedakan huruf . Setelah penelitian dilakukan dengan pengajaran yang tepat, kemampuan membaca permulaan peserta didik mengalami peningkatan yang sangat baik.