Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

9.639 item publik

Publikasi

Halaman 413 dari 482

Perlindungan Karya Cipta Lagu atau Musik yang Dinyanyikan Ulang (Cover Song) di Jejaring Media Sosial

RAUVA ALFRIDA QIROM
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAK RAUVA ALFRIDA QIROM. 164.05011.08. PERLINDUNGAN LAGU ATAU MUSIK YANG DINYAYIKAN ULANG (COVER SONG) DI JEJARING MEDIA SOSIAL. Salah satu perkembangan zaman adalah dengan ditemukannya internet. Internet memiliki andil dalam memberikan informasi serta menyebarkan kreasi seseorang yang berkaitan dengan industri musik dalam berinvestasi yang merupakan bagian dari Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Dengan berkembangnya teknologi ini pula banyak oknum - oknum yang kurang menghargai Hak cipta pada sebuah musik yang telah lama populer untuk di nyanyikan kembali (cover song) melalui platfom media sosial, khususnya Youtube. Dalam hal ini, maka permasalahan yang diangkat yaitu 1. Penggunaan karya cipta lagu atau musik yang dinyanyikan ulang (cover song) di jejaring media sosial dikaitkan dengan hak terkait. 2. Akibat hukum terhadap karya cipta lagu atau musik yang dinyanyikan ulang (cover song) di jejaring media sosial. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui penggunaan karya cipta lagu atau musik yang dinyanyikan ulang (cover song) di jejaring media sosial dikaitkan dengan hak terkait. 2. Untuk mengetahui akibat hukum terhadap karya cipta lagu atau musik yang dinyanyikan ulang (cover song) di jejaring media sosial. Penelitian ini dilakukan dengan tipe penelitian normatif dengan Pendekatan Perundang-Undangan (Statute Approach), Pendekatan Kasus (Staute Case), dan Pendekatan Konseptual (Conseptual Approach). Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa kegiatan menyanyikan ulang sebuah lagu (cover song) dapat merupakan perbuatan yang melanggar Hak Cipta jika cover song dilakukan dengan tujuan komersial dan si Pencipa dan pihak terkait merasa keberatan akan hal itu dan akibat hukum yang terjadi dari kegiatan cover song adalah ketika si Pencipta dan pihak terkait merasa keberatan dengan lagu mereka yang di nyanyikan ulang maka mereka dapat menuntut si pelaku cover song dengan gugatan ganti rugi ataupun gugatan pidana.

PENGARUH UMPAN TERHADAP HASIL TANGKAPAN KEPITING BAKAU (SCYLLA SP) DI PERAIRAN DESA SALIMBATU KABUPATEN BULUNGAN

DARMA YANTI
2021 · Thesis · Open Access

Kepiting bakau (Scylla sp.) merupakan salah satu komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Bubu kubah merupakan alat tangkap yang biasanya digunakan oleh nelayan Desa Salimbatu untuk menangkap kepiting bakau. Penangkapan kepiting bakau menggunakan umpan yang berbeda, tetapi belum diketahui jenis umpan yang terbaik. Penelitian ini dilakukan di Desa Salimbatu pada bulan Februari-Maret 2021. Umpan yang digunakan ikan Gabus (Channa striata), ikan Otek (Arius thalassinus) dan ikan Sumpit (Toxotes). Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 8 kali menggunakan alat tangkap bubu kubah dengan metode eksperimental fishing. Hasil tangkapan dianalisa dengan analisa sidik ragam (Anova) berdasarkan jenis umpan. Hasil tangkapan dengan umpan ikan Gabus, ikan Otek dan ikan Sumpit berturut-turut 3 ± 0,8; 2,3 ± 0,7 dan 1,5 ± 0,5. Hasil tangkapan terbanyak dengan menggunakan umpan ikan Gabus. Nilai signifikansi antar umpan adalah 0,001 yang berarti hasil tangkapan berbeda nyata antar umpan. Uji LSD antara umpan ikan Gabus dan ikan Otek, ikan Gabus dan ikan Sumpit, serta ikan Otek dan ikan Sumpit berturut-turut menunjukkan signifikansi 0,037; 0,00 dan 0,037.

PENGARUH KUALITAS PRODUK, HARGA DAN CITRA MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN BERAS BULOG DI KOTA TARAKAN KALIMANTAN UTARA

FITRI ARDIATI
2021 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kualitas produk, harga dan citra merek serta mengetahui pengaruh yang paling dominan terhadap keputusan pembelian beras bulog di Kota Tarakan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan penelitian kuantitatif.. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang membeli beras pada Perum Bulog. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 orang konsumen, teknik penentuan sampel menggunakan Nonprobability sampling, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yaitu responden yang terpilih menjadi anggota sampel atas dasar pertimbangan peneliti. Variabel independen (Kualitas Produk, Harga dan Citra Merek) memiliki pengaruh secara pasrial dan simultan terhadap variabel dependen (Keputusan Pembelian) Beras Bulog di Kota Tarakan. Hal ini dapat dijelaskan dengan hasil yang telah diuji. Menunjukkan bahwa variabel Kualitas Produk (X1) memiliki nilai t hitung sebesar 2,205 yang berarti >1,661 dengan nilai signifikansi 0,030 yang berarti 0,05. Variabel Harga (X2) memiliki nilai t hitung sebesar 3,356 yang berarti >1,661 dengan nilai signifikansi 0,001 yang berarti 0,05. Variabel Citra Merek (X3) memiliki nilai t hitung sebesar 2,277 yang berarti >1,661 dengan nilai signifikansi 0,025 yang berarti 0,05. Dari hasil uji F nilai f hitung sebesar 14,246 yang berarti >2,70, dengan nilai signifikansi 0,000 yang berarti 0,05. Untuk nilai R Square sebesar 0,308 artinya variabel independen berpengaruh terhadap variabel dependen pada beras bulog sebesar 30,8%, untuk sisanya atau 69,2% dipengaruhi variabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Artinya untuk tingkat hubungannya termasuk dalam kategori lemah (20% - 39,9%). Dari hasil uji Standardized Coefficients Beta menunjukkan bahwa variabel yang paling berpengaruh/dominan adalah variabel harga (X2) terhadap keputusan pembelian beras bulog dengan nilai 0,305.

EFEKTIVITAS NUTRISI TAMBAHAN PADA APLIKASI PESTISIDA BIOLOGIS Metarhizium Anisopliae

SITI ANIS SA'ADAH
2021 · Thesis · Open Access

EFEKTIVITAS NUTRISI TAMBAHAN PADA APLIKASI PESTISIDA BIOLOGIS Metarhizium Anisopliae ABSTRAK Pestisida berbahan aktif cendawan entomopatogen sebagai agens hayati telah banyak beredar dipasaran dan digunakan petani. Penggunaan dihadapkan pada tantangan efektivitas agens hayati di lapangan. Tujuan Penelitian ini; (1) mengetahui perbedaan efektifitas pestisida biologi berbahan aktif cendawan Metarhizium anisopliae dengan nutrisi tambahan, dan (2) mengetahui nutrisi tambahan yang memiliki efektivitas tertinggi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu perlakuan yakni pengujian pestisida biologis M. anisopliae dengan nutrisi tambahan dengan penelitian perlakuan sebagai berikut; (1) Kontrol/Aquadest (M0), (2) M. anisopliae dan aquadest (M1), (3) M. anisopliae dan air gula pasir (M2), (4) M. anisopliae dan air kelapa (M3), (5) M. anisopliae dan air beras (M4), (6) M. anisopliae + air gula aren (M5), (7) M. anisopliae dan air tepung jagung (M6), dan (8) M. anisopliae dan air/ekstrak kulit udang (M7). Perlakuan diulang sebanyak 10 kali, sehinga terdapat 90 unit percobaan. Perbandingan lebih dari dua perlakuan menggunakan analisis ragam (Anova) non parametrik dengan menggunakan Uji Kruskall Wallis dan untuk perbandingan antar perlakukan menggunakan Uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan efektifitas pestisida cendawan Metarhizium anisopliae dengan nutrisi tambahan, khususnya penambahan air gula pasir dan jagung. Tingkat mortalitas penggunaan cendawan dengan aquadest berbeda nyata dengan pemberian nutrisi tambahan air tepung jagung. Tingkat mortalitas pada hari pertama telah mencapai 32.8% pada perlakuan menggunakan air tepung jagung, dan 25,6% untuk penambahan nutrisi air gula pasir dan meningkat pada pengamatan berikutnya. Hasil ini mengindikasikan penambahan nutrisi tambahan pada pestisida biologis dapat dilakukan, namun demikian perlu dilakukan penelitian pada tingkat atau skala lapang. Kata Kunci: Nutrisi tambahan, Pestisida Biologis, Metarhizium anisopliae

AUDIT ENERGI LISTRIK PADA GEDUNG UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

RAMADANIANSYAH
2021 · Thesis · Open Access

Indonesia telah memiliki standar audit energi pada bangunan gedung, yakni SNI 03-6196-2000 Prosedur Audit Energi pada Bangunan Gedung selanjutnya disingkat PAEBG. Pemerintah Republik Indonesia sudah mulai mengeluarkan kebijakan tentang Penghematan/Konservasi Energi. Inpres ini terutama ditujukan terhadap pencahayaan gedung dan AC. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk selalu menjadikan hemat energi sebagai budaya di masyarakat. Universitas Borneo Tarakan terdiri dari empat belas gedung, maka diduga terjadi penurunan efisiensi peralatan kelistrikkan, kenaikan konsumsi energi. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian yang berkaitan dengan konsumsi energi gedung. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat Intensitas Konsumsi Energi (IKE) di Universitas Borneo Tarakan tersebut khususnya di gedung Lab. Terpadu. Audit Energi adalah teknik yang dipakai untuk menghitung besarnya konsumsi energi pada gedung. Pada penelitian ini perlu di lakukan manajemen energi agar penggunaan energi terutama energi listrik menjadi lebih efisien yaitu dengan melaksanakan audit energi. Dari hasil audit, diketahui bahwa intensitas konsumsi energi pada gedung Lab. Terpadu Universitas Borneo Tarakan sebesar 0,21 KWh/m2 dapat dikatakan sangat efisien. Berdasarkan hasil tersebut terdapat peluang yaitu alternatif penghematan yang direkomendasikan pada Lab. Terpadu adalah penggantian lampu LED dan mematikan peralatan listrik saat tidak memakai ruangan.

Desain Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro Untuk Aliran Sungai Pancakaria Desa Kayu Indah Kabupaten Berau

ABDUL BASIR
2021 · Thesis · Open Access

.Abstrak Keadaan tofografi Indonesia yang memiliki banyak pegunungan membuat distribusi listrik menjadi tidak merata. Salah satunya yaitu di Desa Kayu Indah di Kabupaten Berau Provinsi Kalimantan Timur. Desa tersebut dilalui oleh sungai Pancakaria yang memiliki debit air berpotensi untuk dibangun pembangkit listrik skala mikro. Maka dari itu penelitian ini dilakukan untuk membuat desain PLTMH (pembangkit listrik tenaga mikrohidro) berdasarkan potensi energi debit pada sungai. Dengan mengetahui pada penelitian sebelumnya, maka metode penelitian yang digunakan yaitu melakukan perhitungan dan analisis yang meliputi diameter pipa pesat, pemilihan jenis turbin, dimensi turbin, sistem transmisi, pemilihan generator dan perhitungan jumlah rumah. Perhitungan dan analisis ini bertujuan untuk mengetahui potensi air dan kelayakan dalam membangun PLTMH di daerah tersebut. Adapun kesimpulan dari penelitian ini yaitu potensi air dan sumber daya alam pada sungai Pancakaria cukup memadai dan layak secara teknis untuk membangkitkan daya listrik dengan PLTMH. Daya yang dibangkitkan sekitar 2,661 MW, memiliki jatuh efektif air (H) dengan ketinggian 20 meter dan debit air terhitung sebesar 15.09 m3 /detik. Pemakaian beban direncanakan dengan 2 Ampere atau 450 Watt per rumah dengan daya keseluruhan desa sebesar 93.150 Watt. Abstract Topographical conditions in Indonesia has many ridge makes uneven electricity distribution. One of them is Desa Kayu Indah Kabupaten Berau Province Kalimantan Timur. The village is crossed by Pancakaria river that has potential water discharge to build micro-scale power plants. Consequently, this research was conducted to design a MHP (Microhidro Power Plant) based on the potential energy discharge in the river. According the previous research, this research method used is to perform calculations and analyzes which include pipe diameter, turbine type selection, turbine dimensions, transmission system, selection of generators and calculation number of houses. This calculation and analysis intends to determine the potential of water and the feasibility of building a MHP in that area. The conclusion from this research is that the potential for water and natural resources in the Pancakaria river is sufficient and technically feasible to generate electricity using MHP. The generated power is about 2,661 MW, has an effective water fall (H) with a height of 20 meters and a calculated water discharge of 15.09 m3 /s. The load usage is planned to be 2 Ampere or 450 watts each house with a total village power of 93,150 watts.

Strategi Pengembangan Usaha Sambal Banjar Pada Industri Rumah Tangga Lizy di Kota Tarakan

HERLISTA MAYULI
2021 · Thesis · Open Access

STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA SAMBAL BANJAR PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA LIZY DI KOTA TARAKAN Abstrak Salah satu sektor industri yang ikut berperan dalam pembangunan nasional adalah industri rumah tangga. Permasalahan yang selalu dihadapi oleh industri rumah tangga adalah kurang memiliki jaringan pemasaran yang luas, sumberdaya manusia yang tidak kompeten, kurangnya modal, ketersediaan bahan baku, serta peralatan yang masih sederhana/tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik usaha sambal banjar Lizy dan merumuskan strategi pengembangan usaha sambal banjar Lizy. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari survey lapangan, sedangkan data sekunder diperoleh dari sumber publikasi. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan desktiptif dengan alat analisis SWOT. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara sengaja dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan karakteristik usaha yaitu usaha sambal banjar Lizy berada di Persemaian blok G No 12 RT 14 Kelurahan Karang Harapan Kecamatan Tarakan Barat, usaha ini berdiri sejak tahun 2017 dengan modal awal sebesar Rp 4.000.000 dan kini sudah bisa meraih omset sebesar Rp10.000.000 sampai Rp15.000.000 per bulan. Sambal banjar Lizy mempunyai varian rasa rumput laut, ebi, kepiting soka dan ikan papija yang diproduksi dua kali dalam seminggu dimana dalam satu kali produksi menghasilkan 90 botol yang artinya dalam satu bulan dapat memproduksi delapan kali produksi dan menghasilkan 720 botol. Sambal banjar Lizy di pasarkan diberbagai supermarket yang ada di Kota Tarakan dan juga keberbagai daerah seperti Balikpapan, Makasar, dan Batam. Strategi pengembangan usaha yang dapat digunakan pada usaha sambal banjar Lizy adalah strategi SO yaitu meningkatkan kapasitas produksi dengan memanfaatkan teknologi yang lebih modern agar proses produksi lebih efektif dan efesien, serta mengembangkan pemasaran yang lebih luas ke luar wilayah. Kata kunci: Strategi pengembangan, Analisis SWOT, Sambal Banjar

KAJIAN PENGARUH BIOCHAR TERHADAP KETERSEDIAAN UNSUR HARA Fe (BESI) PADA TANAH MASAM

AYNI
2021 · Thesis · Open Access

Besi (Fe) merupakan salah satu hara mikro yang mutlak dipenuhi dalam rekasi metabolisme tumbuhan. Hara besi dibutuhkan dalam jumlah yang relatif sedikit, dan dinamika ketersediaannya dalam tanah dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya pembenah tanah. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh biochar sebagai pembenah tanah terhadap ketersediaan hara Fe pada tanah masam di Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan mengunakan rancangan acak lengkap (RAL) 1 faktor yaitu dosis biochar (B), terdiri dari 5 tingkat dosis : B0, B1, B2, B3, dan B4 (dosis 0, 2.1, 4.4, 6.3, dan 8.4 g/100 g tanah), dan diinkubasi selama 8 minggu. Parameter pengamatan antara lain pH, kandungan C-Organik, Fe-tersedia dalam tanah, yang diamati pada lama inkubasi 0, 1, 4, dan 8 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi dosis biochar berpengaruh terhadap ketersediaan Fe pada tanah masam. Pada semua lama inkubasi aplikasi biochar dosis 2,1 g/100 g tanah (B2) mampu menurunkan kandungan Fe tersedia dalam tanah menjadi berturut-turut 4.17, 3.59, 3.51 ppm pada lama inkubasi 1, 4, dan 8 minggu.

ANALISIS NILAI TAMBAH KEDELAI (Glycine max L.) MENJADI TAHU “TAPONG DJOERAGAN” DI UD SUMBER MULYA KOTA TARAKAN KALIMANTAN UTARA

RIZKY AULIA WULANDARI
2021 · Thesis · Open Access

Kedelai merupakan salah satu produk hasil pertanian yang dimanfaatkan oleh beberapa orang untuk dijadikan usaha khususnya di Kota Tarakan. Kedelai yang diolah menjadi tahu tapong djoeragan agar memperoleh harga jual yang lebih tinggi di pasaran. Dengan adanya kegiatan usaha pengolahan kedelai menjadi tahu tapong djoeragan yang mengubah bentuk primer menjadi produk baru yang lebih tinggi nilai ekonomisnya setelah melalui proses produksi, maka akan dapat memberikan nilai tambah karena dikeluarkan biaya-biaya sehingga terbentuk harga yang lebih tinggi dan keuntungan yang lebih besar bila dibandingkan tanpa melalui proses produksi. Untuk mengetahui besar nilai tambah yang diberikan oleh tahu tapong djoeragan pada kedelai sebagai bahan baku maka diperlukan analisis nilai tambah sehingga bisa diketahui apakah usaha yang dijalankan tersebut efisien dan memberikan keuntungan. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui pengelolahan kacang kedelai menjadi tahu tapong djoeragan (2) Menganalisis pendapatan pada olahan tahu tapong djoeragan yang ada pada umkm UD Sumber Mulya di Kota Tarakan (3) Mengetahui nilai bep pada tahu tapong djoeragan yang ada di umkm UD Sumber Mulya di Kota Tarakan (4) Mengetahui nilai tambah dari bahan baku kedelai menjadi tahu tapong djoeragan. Metode penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah pendiri umkm UD Sumber Mulya. Adapun analisis data yang digunakan analisis deskriptif, analisis pendapatan, analisis bep dan analisis nilai tambah dengan menggunakan metode hayami. Berdasarkan hasil penelitian, nilai tambah yang diperoleh pengusaha untuk produksi tahu tapong djoeragan sebesar Rp. 27.320 per kg sehingga rasio nilai tambah tahu tapong djoeragan tergolong tinggi (66,63% ≥ 50%).

KENDALA DAN STRATEGI PENGEMBANGAN KOMODITAS BASIS BUAH-BUAHAN DI KABUPATEN BULUNGAN

SITI NURKUMALASARI D.S
2021 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi komoditas buah-buahan yang menjadi basis di masing-masing Kecamatan di Kabupaten Bulungan; (2) mengidentifikasi kendala pengembangan komoditas buah-buahan basis di Kabupaten Bulungan dan (3) mengidentifikasi strategi pengembangan komoditas buah-buahan basis di Kabupaten Bulungan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode analisis Location Quentient (LQ) dan Analitycal Hierarchy Process (AHP). Hasil analisis LQ menunjukan bahwa terdapat 22 komoditas buah-buahan basis dan 3 komoditas buah-buahan non basis di 10 Kecamatan . Pada kendala pengembangan komoditas basis buah-buahan di Kabupaten Bulungan, analisis AHP menunjukkan pemerintah harus memfokuskan pada kendala substansi dengan tujuan kriteria yang perlu diperhatikan adalah kriteria sumber daya manusia yang belum memadai. Pada strategi pengembangan komoditas basis buah-buahan di Kabupaten Bulungan, analisis AHP menunjukkan pemerintah harus memfokuskan pada peningkatan sumber daya manusia dan teknologi dan kriteria tujuan yang perlu diperhatikan adalah kriteria pelatihan budidaya.

Penerapan cyber counseling dimasa pandemi covid-19 di SMP Muhammadiyah 1 Tarakan

SRI SUNARNI
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Sri Sunarni, 2021. Penerapan cyber Counseling dimasa Pandemi covid-19 di SMP Muhammadiyah 1 Tarakan oleh Ibu Suriata, M.Pd selaku dosen pembimbing utama dan Ibu Siti rahmi, S.Sos.I.,M.Pd selaku pembimbing kedua. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan cyber counseling pada masa pandemi covid-19 di SMP Muhammadiyah 1 Tarakan. Cyber counseling merupakan bantuan bimbingan dan konseling yang memanfaatkan jaringan internet dalam melaksanakannya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Fokus peneliti dalam penelitian ini adalah penerapan cyber counseling, subjek penelitian adalah guru bimbingan dan konseling. Teknik pengumpulan data melalui metode wawancara semi terstruktur dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini pelaksanaan cyber counseling dimasa pandemi covid-19 tidak efektif dalam membantu permasalahan siswa dan dilaksanakakan dengan menggunakan beberapa sosial media. Namun sosial media yang lebih sering digunakan adalah whatsapp (chat maupun video call).

SURVEI DAN PEMETAAN SEBARAN KOMODITAS PERTANIAN DI KOTA TARAKAN BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

PUSPA RATNA DEWI
2021 · Thesis · Open Access

SURVEI DAN PEMETAAN SEBARAN KOMODITAS PERTANIAN DI KOTA TARAKAN BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Abstrak Kota Tarakan merupakan salah satu wilayah di Kalimantan Utara yang memiliki potensi untuk pengembangan pertanian, khususnya komoditas sayuran. Mendukung tercapainya ketahanan pangan di wilayah perbatasan Kalimantan Utara, diperlukan pemetaan potensi dan sebaran komoditas sebagai dasar dari perencanaan dan pengembangan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan komoditas pertanian di Kota Tarakan terutama komoditas hortikultara sebagai dasar untuk pengembangan pertanian. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan metode survei dengan fokus penelitian adalah lahan dan komoditas pertanian. Survei dan pengambilan data dilakukan pada lahan yang eksisting digunakan untuk budidaya komoditas hortikultura yang tersebar pada 4 kecamatan di Kota Tarakan. Pemetaan dilakukan berdasarkan data yang diperoleh berupa sebaran komoditas hortikultura, menggunakan perangkat GIS dengan Softwere Arcgis. 10.8 Berdasarkan hasil pengolahan data spasial dengan software Arcgis 10.8 menunjukkan bahwa jenis komoditas sayur dan buah adalah komoditas utama di Kota Tarakan, dan wilayah yang cukup potensi untuk pengembangan komoditas hortikultura tersebut adalah kecamatan Tarakan Utara dan Tarakan Timur.

KOMPOSISI JENIS DAN UKURAN IKAN HASIL TANGKAPAN JARING INSANG (Gill net) YANG DI DARATKAN DI TARAKAN

ANDRI SURYA ATMINI
2021 · Thesis · Open Access

COMPOSITION OF FISH TYPES AND SIZES CAUGHT USING GILL NET IN LANDED IN TARAKAN Abstract This study aims to determine the composition of the type and size of fish (length and weight) and the relationship between length and weight of fish caught with gillnets in the waters of Tarakan City, North Kalimantan. This study uses a purposive random sampling method, namely taking samples by taking into account considerations. The location of this research was carried out in the Selumit Pantai area, Central Tarakan District, Tarakan City, from December 2020 to January 2021. Based on the results of the study, the composition of the catch in the HTU (main catch) category was 113 fish arut and pleasure. Then by catch (by catch) on red fish and mackerel as many as 20 tails. The composition of the length and weight of the most dominant fish in the length of red fish ranged from 30.7-40.5 cm as many as 5 tails and 5 fish weight ranged from 530.7-888.4 g. The length of dominant fish and mackerel ranged from 45.7 to 46.9 cm as many as 3 tails and the weight ranged from 697-773 g as many as 3 tails. Dominant length and weight of happy fish are in the range of 55.2-61.1 cm as many as 7 tails and weight range from 1587,2-2109,0 g as many as 8 fish then arut panang fish and the most dominant weight ranges from 36.3-38.7 cm as many as 23 tails and 836.8-1000.7 grams as many as 24 tails. The results of the analysis of the relationship between length and weight based on the catch of red fish, happy fish and arut fish are allometric negative where the length increase is faster than the weight gain, while the mackerel catch is positive allometric which indicates that the weight gain is faster than the length increase.

Desain reservoir air laut sebagai pengendalian pamadaman kebakaran(studi kasus selumit pantai RT 17 Kota Taraka

ITA
2021 · Thesis · Open Access

.Kelurahan Selumit Pantai merupakan salah satu kelurahan yang berada di kecamatan Tarakan Tengah. Pembangunan perumahan di kelurahan Selumit Pantai sangat padat dan cenderung beragam, namun diindikasikan adanya bangunan-bangunan rumah yang berada ditepi pantai atau dilaut yang menggunakan rumah panggung kayu dan tembok, semakin padat bangunan di wilayah maka kondisi lingkungan akan semakin buruk, Jarak bangunan yang terlalu dekat atau rapat memperbesar risiko musibah kebakaran. Kebakaran terjadi karena ada pemicu (penyebab kebakaran), pemikiran itu antara lain bisa disebabkan oleh puntung rokok, karena kesengajaan atau konslet pada listrik. Kelurahan Selumit Pantai merupakan memiliki risiko kebarakan yang sangat tinggi extreme risk. Penelitian ini bertujuan untuk pencegahan dan pengendalian kebakaran dengan menghitung kebutuhan air dalam penampungan serta jarak antara penampungan ke lokasi rumah warga. Berdasarkan hasil perhitungan, didapatkan Kebutuhan air untuk penanggulangan bencana kebakaran di Kelurahan Selumit Pantai RT 17 pasokan air minimum yang di butuhkan sebesar 15.609 m³ dan Desain reservoir air untuk penangulangan bencana kebakaran di Kelurahan Selumit Pantai Kota Tarakan dengan dimensi yang di gunakan panjang = 6 m, lebar = 5 m , tinggi = 4 m , jumlah resevoir adalah 130 buah.

Hubungan Panjang Berat dan Faktor Kondisi Ikan Gulamah (Johnius belangerii) di Perairan Tarakan Kalimantan Utara

JENI PONGTIKU
2021 · Thesis · Open Access

Johnius belangerii merupakan potensi sumberdaya perikanan yang memiliki nilai ekonomis penting. Ikan ini dimanfaatkan sebagai ikan konsumsi segar dan sebagai olahan tradisional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan hubungan panjang berat dan faktor kondisi ikan Gulamah. Penelitian dilakukan pada bulan Januari sampai Februari 2021 di Perairan Tarakan Kalimantan Utara. Ikan yang digunakan dalam penelitian didapatkan dari hasil tangkapan nelayan dan sampel yang diukur sebanyak 320 ekor. Analisa hubungan panjang berat menggunakan persamaan W=aLb, sedangkan Analisa faktor kondisi menggunakan persamaan CF=Wm/Wp. Hasil penelitian menunjukkan persamaan hubungan panjang berat J. belangerii dengan persamaan W = 0,016.L2,896 dan R2 = 0,91. Hasil uji t menunjukkan nilai thitung > ttabel, dimana nilai b≠3. Hal ini menunjukkan bahwa pola pertumbuhan bersifat allometrik negatif. Hasil Analisa faktor kondisi didapatkan kisaran nilai 0,79-1,34. Rata-rata nilai faktor kondisi 1,01 Hal ini menunjukkan bahwa J. belangerii memiliki kondisi tubuh yang ideal/proposional dengan kondisi perairan yang baik untuk mendukung pertumbuhan J. belangerii.

Tingkat Konsumsi Oksigen Sedimen Pada Dasar Tambak Tradisional Udang Windu (Penaeus Monodon) Di Kota Tarakan

DERIANSYAH
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Kota Tarakan sebagai kota yang memiliki luas daerah 657,33km2 dengan luas daratan 250,80km2 dan luas lautan sekitar 406,53km2 atau sekitar 61,85% dari luas keseluruhan merupakan lautan yang mempunyai potensi sumberdaya perikanan yang mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi adalah udang windu. Pada wilayah Tarakan tersebut terdapat pulau-pulau kecil disekitarnya yang dapat dimanfaatkan sebagai lahan tambak tradisional. Tambak tradisional merupakan wadah budidaya udang dan ikan yang umumnya berasal dari pembukaan lahan mangrove. Tingkat konsumsi oksigen sedimen merupakan petunjuk adanya kegiatan mikroorganisme di dalam substrat dan merupakan gambaran kebutuhan oksigen yang dapat diketahui melalui konsumsi oksigen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat konsumsi oksigen sedimen pada dasar tambak tradisional udang windu (panaeus monodon) di Kota Tarakan. Penelitian ini dilakukan di tiga tambak tradisional Kelurahan Karang Anyar Pantai Kota Tarakan. Data dianalsisi secara deskriptif, kemudian dilakukan persamaan regrasi linear sederhana dan uji statistik korelasi. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga tambak yang diamati bertekstur lempung berpasir. Pada tambak pertama dan kedua masing-masing memiliki nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 80,74% dan 98,71% yang artinya kedua variabel memiliki hubungan yang tinggi dan kuat, sedangkan pada tambak ketiga didapatkan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 55,72% yang artinya variabelnya memiliki hubungan yang rendah dibandingkan dengan tambak lainnya. ABSTRACT Tarakan is a city with a total area of 657.33 km2 comprising land area of 250.80 km2 and sea area of 406.53 km2 or 61.85% which has the fishery resource potentials with high economic value, such as tiger prawn. Tarakan area is surrounded by many small islands which can be utilized as tradisional pond areas. Those pond areas are commonly used as places to cultivate giant tiger prawn and fish from the mangrove area opening. The sediment oxygen consumption level is a clue for the existence of microorganism activites within the substrate and as the depicition of oxygen need which can be figured out through oxygen consumption. This research aims at revealing the sediment oxygen consumption level at the bottom of traditional pond for tiger prawn (Panaeus monodon) in Tarakan. This research was conducted in three traditional pond in Karang Anyar Sub-district, Tarakan Beach. The data were descriptively analyzed, and then a simple linear regression equation and correlation statistical test were further employed. The research results show that those three observed pond had the texture of sandy loam. The first and second pond respectively had the determination coefficient value (R2) of 80.74% and 98.71%, meaning that both variables had high and strong relationship. Meanwhile, the third pond had the determination coefficient value (R2) of 55.72%, meaning that the variable had lower relationship when compared to the others.

ANALISIS KETERSEDIAAN AIR SUNGAI SESANIP SEBAGAI CADANGAN SUMBER AIR BAKU IPA KAMPUNG BUGIS KOTA TARAKAN

MUHAMMAD AKBAR
2021 · Thesis · Open Access

Kota Tarakan merupakan daerah yang mengandalkan curah hujan sebagai sumber air, jika tidak terjadi hujan PDAM memprediksi ketersediaan air hanya cukup untuk 4 bulan, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui debit air Sungai Sesanip serta kebutuhan air di Kota Tarakan, guna acuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi intake di sungai tersebut untuk cadangan sumber air IPA Kampung Bugis Kota Tarakan. Dalam penelitian ini dilakukan analisis ketersediaan air dengan Metode FJ. Mock, untuk memproyeksikan jumlah penduduk menggunakan Metode Geometrik, selain itu dalam penelitian ini juga menghitung kebutuhan air di Kota Tarakan pada tahun 2030. Dari hasil analisis dan Perhitungan yang telah dilakukan, penulis menarik kesimpulan pada penelitian ini yang pertama, ketersediaan air di Sungai Sesanip Kota Tarakan diperoleh nilai debit andalan 80% terendah pada bulan Agustus sebesar 0,10 m3/s dan debit andalan 80% tertinggi terjadi pada bulan Desember sebesar 0,42 m3/s. Kedua, kebutuhan air di Kota Tarakan pada tahun 2030 dengan jumlah penduduk 315.695 jiwa menggunakan perkiraan standar kebutuhan air bersih diperoleh kebutuhan air rata-rata sebesar 0,56 m3/s, dan kebutuhan harian maksimum sebesar 0,64 m3/s, sedangkan kebutuhan jam puncak sebesar 0,97 m3/s

IDENTIFIKASI KEARIFAN LOKAL DALAM MELESTARIKAN BIODIVERSITAS PERAIRAN DI DAERAH ALIRAN SUNGAI KAYAN KALIMANTAN UTARA

PUTRI RAHMADANI
2021 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara-cara masyarakat lokal dengan kearifan lokalnya dalam menjaga, melindungi sungai dan menganalisa kegiatan masyarakat yang mendukung pelestarian biodiversitas perairan di DAS Kayan sesuai dengan aturan adat yang berlaku di masyarakat Suku Bulungan, Dayak dan Tidung. Dilatar belakangi dengan adanya upaya pelestarian yang dilakukan masyarakat adat di sisi lain kerusakan merupakan hal sering terjadi. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik purposive sampling dalam pengumpulan data dan dilaksanakan di Tiga Desa yakni Desa Antutan, Desa Salimbatu dan Desa Sekatak Bengara. Pengumpulan data dilaksanakan dengan pengamatan lapangan dan wawancara secara langsung pada 50 responden. Kearifan Lokal dalam bentuk larangan dalam adat Bulungan, Dayak Berusu dan Tidung adalah tidak diperbolehkan: memanfaatkan sumberdaya sungai secara berlebihan, menggunakan alat tangkap berbahaya, membunuh binatang sesuka hati dan berlaku kurang arif di DAS Kayan. Kearifan Lokal dalam bentuk ajakan adalah saling menjaga kelestarian sumberdaya sungai dan bertanggung jawab pada kelestarian sungai. Rata-rata jawaban responden sebesar 75% yang bahwa masyaarakat setuju hukum adat berperan dalam menjaga dan melestarikan sumberdaya sungai. Interaksi masyarakat pada ketiga Desa tersebut dengan sumberdaya sungai yang berada di wilayah Sungai Kayan meliputi kegiatan: penggunaan alat tangkap tradisional yang ramah lingkungan dan melakukan penangkapan sesuai dengan kebutuhan.

Keanekaragaman lanskap dan musuh alami pada areal budidaya tanaman padi di pulau tarakan

HERIYANI
2021 · Thesis · Open Access

Keanekaragaman lanskap suatu pertanian, diduga mempengaruhi kondisi keanekaragaman musuh alami. Informasi tentang kedua hal tersebut penting untuk digunakan sebagai bahan dalam pengelolaan hama dengan memanfaatkan musuh alami. Tujuan pada penelitian ini; (1) menganalisis keanekaragaman lanskap dan musuh alami pada areal di sekitar budidaya tanaman padi. (2) membandingkan keanekaragaman lanskap pada beberapa areal budidaya tanaman padi terhadap musuh alami di Pulau Tarakan. Lokasi penelitian di areal budidaya tanaman padi Kelurahan Tanjung Pasir, Mamburungan, dan Mamburungan Timur. Pengambilan sampel menggunakan perangkap jebak, perangkap nampan kuning, dan jaring ayun. Analisis lanskap menggunakan indeks keanekaragaman lanskap (H), sedangkan perbedaan komposisi musuh alami menggunakan perbandingan jenis dan jumlah individu, indeks keanekaragaman (H’), kekayaan (R), dan kemerataan (E). Musuh alami kelompok insekta terdiri dari 13 famili, 17 genus, 17 spesies dan 277 individu. Kelompok Araneae terdiri dari 3 famili, 3 genus, 3 spesies dan 22 individu. Spesies predator dari kelompok insekta yang memiliki jumlah tertinggi yaitu Chlaenius nigricans (41.4%) dari kelompok insekta. Indeks keanekaragaman lanskap, kekayaan spesies dan keanekaragaman Shanon-Wiener, dan indeks kemerataan pada Mamburungan Timur (H=1,35; R=3,10; H’=1,73; E=0,64), Mamburungan (H=1,37; R=2,30; H’=1,81; E=0,76), dan Tanjung Pasir masing-masing sebesar (H=1,08; R=2,19; H’=1,56; E=0,63). Indeks kesamaan tertinggi pada antara Tanjung Pasir dan Mamburugan Timur (85%). Musuh alami cenderung memiliki hubungan dengan keanekaragaman lanskap areal budidaya tanaman padi. Keanekaragaman musuh alami tertingi ditemukan pada lokasi yang memiliki keanekaragaman lanskap yang tinggi atau memiliki tapak-tapak yang beragam.

SISTEM PENGATURAN BEBAN GENERATOR SINKRON 3 FASA SECARA OTOMATIS BERBASIS INTERNALLY TRIGGERED TRIAC

MUHAMMAD DEVAL EFENDI
2021 · Thesis · Open Access

.Perkembangan teknologi saat ini yang terus semakin maju dapat membuat semua pekerjaan manusia menjadi lebih mudah. Hal itu karena adanya sebuah peralatan khusus yang berfungsi sebagai penunjang dalam melaksanakan suatu pekerjaan terutama pekerjaan pada pembangkit tenaga listrik. Generator berfungsi sebagai penyuplai energi listrik ke beban. Kinerja generator ini saat dipengaruhi oleh beban sehingga ketika beban berubah-ubah dapat membuat generator tidak stabil. Selain itu akibat terus bertambahnya beban dapat menyebabkan gangguan beban lebih atau over load. Untuk mengatasi masalah itu penulis dalam penelitiannya ini akan membuat sistem pengaturan beban generator berbasis Internally Triggered TRIAC. Dengan menggunakan sistem ini, tegangan yang melintasi beban (lampu) dapat diturunkan sehingga nilai arus juga menurun sesuai setpoint yang ditetapkan agar tidak terjadi over load. Dalam hal ini nilai arus akan selalu berada pada nilai 0.50 A. Semakin besar beban maka semakin besar arusnya. Jika nilai arus melewati 0.50 A, maka sistem akan langsung menurunkan tegangan hingga 17.67 V oleh Internally Triggered TRIAC sehingga nilai arus juga menurun hingga setpoint yang ditetapkan yaitu 0.50 A.