Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

9.639 item publik

Publikasi

Halaman 414 dari 482

kekuatan hukum rekomendasi ombudsman terhadap maladministrasi pelayanan publik

VANESSA EKLESIA
2021 · Thesis · Open Access

KEKUATAN HUKUM REKOMENDASI OMBUDSMAN TERHADAP MALADMINISTRASI PELAYANAN PUBLIK Abstrak Ombudsman Republik Indonesia merupakan lembaga pengawas independen yang mengawasi segala bentuk praktek maladministrasi yang terjadi disetiap instansi publik oleh penyelenggara negara dan pemerintahan. Produk hukum dalam penyelesaian maladministrasi oleh ombudsman adalah rekomendasi. Rekomendasi itu sendiri bersifat wajib untuk dilaksanakan oleh penyelenggara pelayanan publik. Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait rekomendasi yang dikeluarkan oleh Ombudsman. Pertama, bagaimana kekuatan hukum dari rekomendasi terhadap maladministrasi pelayanan publik? Kedua, bagaimana akibat hukum apabila rekomendasi ombudsman tidak dilaksanakan. Skripsi ini merupakan penelitian dengan metode yuridis normatif yang dilakukan melalui pendekatan undang-undang (statue approach), pendekatan konseptual (conseptual approach). Bahan hokum yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari bahan hukum primer,sekunder dan tersier. Bahan primer yaitu peraturan perundang-undangan yang terkait dengan penelitian, bahan sekunder yaitu literatur yang berkaitan dengan penelitian yang dibahas, serta bahan tersier yang berupa komplamenter. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa: Kekuatan memaksa dari sebuah rekomendasi Ombudsman adalah wajib dan akan dikenakan sanksi jika rekomendasi itu tidak dilaksanakan. Namun, kekuatan memaksa dari Ombudsman ini tidak di perkuat dengan adanya pembentukan parlementari Ombudsman, Kekuatan memaksa ini berdasarkan dengan adanya kekuatan mengikat secara hukum dan secara moral yang merupakan implementasi dari Undang Undang. Kedua, Ombudsman dapat menilai bahwa penyelenggara pelayanan publik tersebut dapat diberikan rekomendasi berupa sanksi administratif.

TINDAK PERSEKUSI YANG DILAKUKAN OLEH MASYARAKAT DALAM PERSPEKTIF HUKUM PIDANA

BENNY BENYAMIN
2021 · Thesis · Open Access

Benny Benyamin (NPM : 15.501010.002) , dengan judul skripsi “tindak persekusi yang dilakukan oleh masyarakat dalam perspektif hukum pidana” Pembimbing I Dr. Yahya Ahmad Zein, SH., M.H dan Pembimbing II Arif Rohman, SHI., LL.M. Tindakan persekusi di Indonesia sudah semakin marak terjadi disekitar kita. Kata persekusi itu sudah ada sejak dahulu akan tetapi baru viral pada saat ini, karena banyak terjadi tindak kekerasan dalam masyarakat. Persekusi yaitu perlakukan buruk atau penganiayaan secara sistematis oleh individu atau kelompok terhadap individu atau kelompok lainnya. Ketentuan hukum mengenai perlakuan Persekusi dan bagaimana perbuatan Persekusi menurut sudut pandang dari pasal yang ada dalam Kitab undang-undang hukum pidana. perlakuan persekusi merupakan suatu pelanggaran hukum yang tidak termasuk dalam delik aduan dan dapat dikenakan pasal berlapis. Menurut aturan hukum pidana dimana persekusi diartikan dalam tindak pidana dengan menyamakan persekusi itu dengan salah satu bentuk kejahatan yang tertuang dalam kitab undang-undang hukum pidana. Tindak pidana persekusi dijerat dengan pasal-pasal dalam KUHP seperti Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, Pasal 368 KUHP tentang pemerasan, dan Pasal 406 KUHP tentang Pengrusakan. Metode penelitian yang digunakan yaitu yuridis normatif yang dilakukan dengan cara menganalisa pasal-pasal dalam peraturan perundang-undangan yang mengatur tindakan persekusi ini. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab identifikasi masalah yang berkaitan dengan tindakan persekusi, tentang kriteria persekusi dalam hukum positif (KUHP), jenis-jenis tindak pidana yang dapat di terapkan dalam tindak persekusi dan sanksi pidana dalam kasus persekusi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa persekusi sendiri sebenarnya tidak diatur secara jelas dalam KUHP, akan tetapi akibat dari tindakan persekusi tersebut dapat dikenakan dengan beberapa pasal yang terdapat dalam KUHP dan hukuman atau sanksi pidana sesuai dengan perbuatan dan motif kejahatan pelaku persekusi.

Survei pemahaman mahasiswa terhadap mata kuliah bimbingan kelompok jurusan bimbingan dan konseling di universitas borneo tarakan

NANDA
2021 · Thesis · Open Access

Nanda. 2021. Survei Pemahaman Mahasiswa Terhadap Mata Kuliah Bimbingan Kelompok Jurusan Bimbingan Dan Konseling Di Universitas Borneo Tarakan Dibimbing oleh Ibu Siti Rahmi, S.Sos.,I.,M.Pd, selaku Pembimbing Utama, dan Bapak Suprianto, S.Sos.,M.Pd., selaku Pembimbing Anggota. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pemahaman Mahasiswa Terhadap Mata Kuliah Bimbingan Kelompok Jurusan Bimbingan Dan Konseling Di Universitas Borneo Tarakan. Mata kuliah Bimbingan kelompok merupakan salah satu mata kuliah mencakup pembelajaran yang akan mengarah pada peningkatan pemahaman diri, teknik pemecahan masalah yang lebih baik. Bimbingan kelompok merupakan proses pemberian bantuan yang diberikan pada individu dalam situasi kelompok. Bimbingan kelompok ditunjukan untuk mencegah perkembangan masalah pada siswa serta mengembangkan potensi pada diri siswa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan survey. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Bimbingan Dan Konseling Angkatan 2017 Universitas Borneo Tarakan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel populasi total sebanyak 62 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Dan teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskrptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa terhadap mata kuliah bimbingan kelompok, mencapai 71% atau dapat dikatakan baik, artinya pemahaman mahasiswa terhadap mata kuliah bimbingan kelompok sudah cukup sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan.

survei pengetahuan mahasiswa angkatan 2020 pada mata kuliah dasar-dasar bimbingan dan konseling selama pembelajaran online jurusan bimbingan dan konseling fakultas keguruan dan ilmu pendidikan

MASNI MUH.SALEH
2021 · Thesis · Open Access

Survei pengetahuan mahasiswa angkatan 2020 pada mata kuliah dasar-dasar bimbingan dan konseling selama pembelajaran online bimbingan dan konseling fakultas keguruan dan ilmu pendidikan ABSTRAK Masni Muh Saleh. 2021. Analisis pengetahuan mahasiswa angkatan 2020 pada mata kuliah dasar-dasar bimbingan dan konseling selama pembelajaran online bimbingan dan konseling fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Penelitian ini menggunakan jenis survei dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif dimana pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan mahasiswa terhadap mata kuliah dasar-dasar bimbingan dan konseling selama pembelajaran online angkatan 2020. pengetahuan merupakan informasi atau maklumat yang diketahui dan disadari oleh sesuatu yang dilihat, dikenal, dimengerti terhadap suatu objek tertentu yang ditangkap melalui pancaindera yakni, indera pendengaran, penglihatan, penciuman, perasaan dan perabaan. Hasil penelitian menemukan bahwa 82 sample penelitian, mahasiswa yang memiliki pengetahuan dengan katerori tinggi pada mata kuliah dasar-dasar bimbingan dan konseling jurusan bimbingan dan konseling, FKIP Universitas Borneo Tarakan, sebanyak 1 orang dengan persentase 1,2%, kemudian, mahasiswa yang memiliki pengetahuan dengan kategori sedang sebanyak 53 orang dengan presentase 64.6%, sisanya sebanyak 28 orang dengan presentase 43,1% memiliki pengetahuan rendah. Artinya mahasiswa telah mampu untuk beradaptasi dengan penerapan pembelajaran yang dilakukan secara daring, mahasiswa tersebut juga memiliki managemen waktu yang baik sehingga mampu menyelesaikan tugas akademik dengan teknologi yang sudah menujang pembelajaran daring selain itu Mahasiswa mampu berdiskusi dengan baik, mampu dalam presentasi kelompok, mampu dalam tanya jawab dan mampu melaksanakan tes tertulis. Kata Kunci: Pengetahuan, Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling

Pengelolaan Dana Desa (DD) Di Desa Melasu Baru Kecamatan Sebuku Kabupaten Nunukan

ESRA KALA'LEMBANG
2021 · Thesis · Open Access

ESRA KALA’LEMBANG NPM. 16.405010.33 PENGELOLAAN DANA DESA (DD) DI DESA MELASU BARU KECAMATAN SEBUKU KABUPATEN NUNUKAN. Dibawah bimbingan dan arahan bapak Dr. Yahya Ahmad Zein, S.H., M.H Selaku pembimbing I dan Ibu Inggit Akim, S.H.,M.H selaku pembimbing II. Defenisi desa menurut Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat, berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal-usul, dan/atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dampak sosial dan ekonomi yang diakibatkan pandemi COVID-19 sangat berpengaruh bagi tingkat kesejahteraan masyarakat tidak terkecuali masyarakat desa. Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan berbagai kebijakan untuk mengatasi penyebaran virus serta menangani dampak yang ditimbulkan. Salah satu kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia adalah Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari Dana Desa (BLT-DD). Penelitian Skripsi ini bertujuan untuk menjawab persoalan yang diteliti oleh penulis yaitu bagaimana pertanggungjawaban BLT-DD serta bagaimana penyaluran BLT-DD Di Desa Melasu Baru. Penelitian ini adalah dilakukan dengan tipe Penelitian Hukum Normatif dengan menggunakan Pendekatan Perundang-Undangan (Statute Approach), Pendekatan Konseptual (Conseptual Approach). Hasil dari Penelitian yang penulis lakukan dapat diketahui bahwa Kepala Desa adalah orang yang bertanggungjawab penuh terhadap pengelolaan desa dan telah dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, adapun penyaluran BLT-DD dilakukan memperhatikan peraturan dan pedoman kriteria penerima BLT-DD serta penetapan calon penerima BLT-DD dilakukan dengan mengedepankan musyawarah desa. ABSTRAK ESRA KALA’LEMBANG NPM. 16.405010.33 PENGELOLAAN DANA DESA (DD) DI DESA MELASU BARU KECAMATAN SEBUKU KABUPATEN NUNUKAN. Dibawah bimbingan dan arahan bapak Dr. Yahya Ahmad Zein, S.H., M.H Selaku pembimbing I dan Ibu Inggit Akim, S.H.,M.H selaku pembimbing II. Defenisi desa menurut Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat, berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal-usul, dan/atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dampak sosial dan ekonomi yang diakibatkan pandemi COVID-19 sangat berpengaruh bagi tingkat kesejahteraan masyarakat tidak terkecuali masyarakat desa. Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan berbagai kebijakan untuk mengatasi penyebaran virus serta menangani dampak yang ditimbulkan. Salah satu kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia adalah Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari Dana Desa (BLT-DD). Penelitian Skripsi ini bertujuan untuk menjawab persoalan yang diteliti oleh penulis yaitu bagaimana pertanggungjawaban BLT-DD serta bagaimana penyaluran BLT-DD Di Desa Melasu Baru. Penelitian ini adalah dilakukan dengan tipe Penelitian Hukum Normatif dengan menggunakan Pendekatan Perundang-Undangan (Statute Approach), Pendekatan Konseptual (Conseptual Approach). Hasil dari Penelitian yang penulis lakukan dapat diketahui bahwa Kepala Desa adalah orang yang bertanggungjawab penuh terhadap pengelolaan desa dan telah dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, adapun penyaluran BLT-DD dilakukan memperhatikan peraturan dan pedoman kriteria penerima BLT-DD serta penetapan calon penerima BLT-DD dilakukan dengan mengedepankan musyawarah desa.

KAJIAN POTENSI LIMBAH KOTORAN SAPI UNTUK PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BIOGAS SKALA RUMAH TANGGA PADA PETERNAKAN SAPI PASIR PUTIH

MALIK YUSUF RIDWANSYAH
2021 · Thesis · Open Access

Biogas adalah gas yang dihasilkan oleh aktifitas anaerobik atau fermentasi dari bahan-bahan organik termasuk diantaranya kotoran manusia dan hewan, limbah domestik (rumah tangga), sampah biodegradable atau setiap limbah organik yang biodegradable dalam kondisi anaerobik. Biogas memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan BBM yang berasal dari fosil. Sifatnya yang ramah lingkungan dan dapat diperbaharui merupakan keunggulan dari biogas dibandingkan dengan bahan bakar fosil. Banyak peternak sapi yang ada di kota tarakan namun para peternak sapi biasanya menjual kotoran sapi mereka ke pengusaha tambak untuk membantu pembibitan udang. Kotoran ternak sapi ini sebenarnya memiliki banyak manfaat, yang dalam hal ini penulis ingin mengangkatnya dari sisi pemanfaatan energi alternativ untuk dijadikan sebagai sumber energi pembangkit listrik tenaga biogas. Dengan tersedianya sumber tenaga biogas tersebut maka akan dilakukan penelitan potensi terkait tenaga listriknya. Penelitian ini dilakukan pada salah satu peternakan sapi yang ada di jalan bhayangkara kelurahan karang anyar Pasir Putih Kota Tarakan milik bapak Zainuddin. Penelitian ini dilakukan di Kota Tarakan agar dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para peternak sapi yang ada di Kota Tarakan dan dapat dijadikan sebagai referensi untuk pemerintah agar dapat memanfaatkan limbah kotoran sapi ini menjadi sumber energi. Peternakan sapi milik bapak Zainuddin (buser ternak) dengan menggunakan sampel 30 ekor sapi di dapatkan rata-rata feses sapi mencapai 18 Kg/hari mendapatkan produksi fases sapi sebesar 540kg/hari. Dengan itu maka penulis mendapatkan jumlah produksi biogas sebesar 21,6 sehingga perhitungan energi listrik yang di dapatkan sebesar 158,5 kWh dan daya yang dihasilkan selama 24 jam sebesar 6,60 kWh.

pelaksanaan layanan home visit pada masa new normal pandemi covid-19 di SMA Muhammadiyah Tarakan tahun ajaran 2021/2022

SUHERI
2021 · Thesis · Open Access

Implementation of Home Visit Services During the New Normal Period of the Covid-19 Pandemic at SMA Muhammadiyah Tarakan Academic Year 2021/2022 by Mrs. Siti Rahmi, S.Sos.I., M.Pd always the main supervisor and Mr. Hendra Pribadi, S.Pd., M .Psi as member advisor. .The purpose of this study was to determine the implementation of Home Visit services during the New Normal Period of the Covid-19 Pandemic at SMA Muhammadiyah Tarakan in the 2021/2022 Academic Year. .Home Visit service is a support service for guidance and counseling activities that have a major influence in overcoming student learning problems, have a positive impact on families, and provide long-term benefits for children's development during the Covid-19 pandemic. .Home Visit services where Guidance and Counseling teachers collect information on student problems and require Home Visit services. The method used in this research is descriptive qualitative. .The research subjects are the main informants in this study in this study were two guidance and counseling teachers. Data collection techniques are observation, interviews and documentation. .while the data analysis techniques used in this research are data reduction, data presentation and conclusion drawing. .the results of this study the implementation of Home services during the New Normal Period of the Covid-19 Pandemic at SMA Muhammadiyah Tarakan for the 2021/2022 Academic Year was carried out well, because guidance and counseling teachers implemented Home Visit activities as guidance and counseling support servicesthrough several stages, namely planning, implementation, evaluation, analysis and results, evaluation, follow-up and reporting. .Keywords: Implementation of Home visit service

Analisis Kebutuhan dan Ketersediaan Air Baku Pada Embung Rawasari (Studi Kasus Kecamatan Tarakan Utara)

KHAIRINI MEGA ASTUTI
2021 · Thesis · Open Access

.Penduduk Kota Tarakan pada tahun 2020 berjumlah 258.608 jiwa, dengan luas wilayah sebesar 250,8 Km2. Pemenuhan kebutuhan air bersih perlu direncanakan seiring dengan peningkatan jumlah penduduk, perekonomian dan perkembangan kota Tarakan. Dalam rangka upaya pemenuhan kebutuhan air bersih, Pemerintah Kota Tarakan membangun Embung Rawasari yang terletak di Kelurahan Karang Harapan, Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan, Kalimantan Utara pada tahun 2017. Kajian terhadap Embung Rawasari perlu dilakukan untuk mengetahui keandalan embung dalam memenuhi kebutuhan air bersih sejalan dengan pertumbuhan penduduk Kota Tarakan. Perhitungan Evapotranspirasi menggunakan metode Penman Modifikasi dan Debit Efektif dengan menggunakan metode Dr. F.J. Mock untuk mengetahui ketersediaan air baku embung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketersediaan dan kebutuhan air baku pada Embung Rawasari. Pengumpulan data Klimatologi dan Hidrometri juga diperlukan dalam penelitian. Setelah melakukan pengumpulan data klomatologi dan Hidrometri selama 10 tahun, maka hasil perhitungan dituangkan dalam bentuk tabel dan grafik sehingga didapatkan perubahan ketersediaan air baku di Embung Rawasari. Dari hasil analisis ketersediaan air baku dengan menggunakan metode Dr. F.J. Mock dengan debit andalan Q80 didapatkan ketersediaan air baku terbesar pada bulan Oktober sebesar 337,4 ltr/det dan terkecil pada bulan Desember sebesar 145,4 ltr/det, serta hasil analisis kebutuhan terbesar pada tahun 2030 sebesar 40,71 ltr/det terkecil tahun 2021 sebesar 29,43 ltr/det.

Analisis Kebutuhan dan Ketersediaan Air Bersih IPA Kampung Bugis PDAM Kota Tarakan Dengan Metode NRECA (Studi Kasus Kecamatan Tarakan Tengah dan Kecamatan Tarakan Barat)

SUTIKA SURYA INDAH PERTAMI
2021 · Thesis · Open Access

.Kota Tarakan merupakan kota yang sedang berkembang dengan kepadatan penduduk mencapai 968,05 jiwa/𝑘𝑚2, meningkatnya kepadatan penduduk maka kebutuhan akan air bersih semakin meningkat dalam kehidupan sehari-hari. Khususnya untuk Kecamatan Tarakan Barat dan Tarakan Tengah dimana sumber air bakunya tidak sebanding dengan kebutuhan masyarakat kota yang ada, Pemerintah Kota Tarakan memiliki kewajiban penting untuk meningkatkan kapasitas penyediaan air bersih yang merata dan tepat sasaran kepada masyarakat perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan air bersih IPA Kampung Bugis PDAM Kota Tarakan terhadap jumlah penduduk Kecamatan Tarakan Barat dan Tarakan Tengah serta ketersediaan air dengan menggunakan metode NRECA meliputi data dari instansi terkait antara lain data penguapan, kelembaban udara, kecepatan angin, suhu udara dan penyinaran matahari. Berdasarkan hasil analisis, didapatkan jumlah kebutuhan air tahun 2035 sebesar 326.1532 ltr/dtk di Tarakan Barat dan 292,6669 lt/dtk Tarakan Tengah dengan jumlah penduduk 152168 jiwa di Tarakan Barat dan 136.215 Tarakan Tengah. Debit air sungai Kampung Bugis sebesar 593 ltr/dtk, dengan kapasitas ketersediaan air sebesar 100.79 ltr/dtk.

POTENSI HAMA DAN MUSUH ALAMI PADA BERBAGAI POLA LANSKAP TANAMAN HORTIKULTURA DI PULAU TARAKAN

RIYAN HIDAYAT
2021 · Thesis · Open Access

Potensi hama dan musuh alami di lanskap budidaya tanaman hortikultura di kota Tarakan perlu dikaji sebagai dasar dalam pengelolaan hama dan pemanfaatan musuh alami. Penelitian ini bertujuan mengetahui jenis hama dan musuh alami pada berbagai lanskap budidaya tanaman hortikultura, serta bagaimana hubungan perbedaan pola lanskap terhadap potensi hama dan musuh alami tersbut. Terdapat 4 lokasi yakni Gunung Amal, Mamburungan, Juata Permai, dan Kampung 6. setiap lokasi dilakukan pengambilan sampel sebanyak 9 titik dengan menggunakan perangkap jebak dan perangkap nampan kuning. Hasil penelitian menunjukkan lanskap areal budidaya tanaman hortikultura memiliki potensi hama dari kelompok insekta terdiri dari 7 famili, 10 genus, 11 spesies, dan 485 individu. Selain itu, potensi musuh alami dari kelompok insekta terdiri dari 7 famili, 8 genus, 8 spesies, dan 273 individu, serta kelompok Araneae terdiri dari 1 famili, 1 genus, 1 spesies, dan 91 individu individu spesies. Spesies yang berpotensi sebagai hama yakni Phlaeoba sp di lokasi Gunung Amal (44.3%), dan Mamburungan (41%), serta spesies Maladera sp1 di lokasi Juata Permai (67%) dan Kampung 6 (47.2%). Sedangkan, musuh alami yakni Oxyopes salticus di lokasi Gunung Amal (44.3%), dan Juata Permai (41%), serta spesies Rhaphium elegantulum di lokasi Kampung 6 (67%), dan Mamburungan (47,2%). Terdapat perbedaan nilai indeks keanekaragaman antar lokasi penelitian. Lokasi Mamburungan memiliki nilai indeks tertinggi. Selain itu, berdasarkan nilai kekayaan spesies, keanekaragaman Shannon, dan kemerataan indeks keanekeragaman cenderung mempengaruhi komposisi hama, namun tidak untuk potensi musuh alami.

PERLINDUNGAN HAK MORAL BAGI PENULIS BUKU ELEKTRONIK (E-BOOK)

MIRA ELVIA
2021 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait Perlindungan Hak Moral Bagi Penulis Buku Elektronik E-Book. Pertama, Bentuk Perlindungan Hak Moral terhadap penulis E-Book. Kedua, Upaya hukum yang dilakukan oleh penulis E-Book jika hak moralnya dirugikan. Skripsi ini menggunakan Metode Penelitian Normatif. Penelitian ini dilakukan dengan menggunkan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum yang digunakam dalam skripsi ini adalah Bahan Hukum Primer dan Bahan Hukum Sekunder. Bahan Hukum Primer berupa Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta, dan peraturan perundang-undangan lainnya yang relevan sesuai dengan tema yang diangkat oleh peneliti. Bahan Hukum Sekunder diperoleh dari E-Book referensi di bidang hukum, Jurnal Hukum, serta referensi terkait, hasil penelitian dan karya tulis ilmiah yang berkaitan dengan permasalahan yang dibahas. Hasil penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa : pertama, Philipus Hadjon membagi bentuk perlindungan hukum menjadi dua, yaitu perlindungan preventif dan perlindungan represif. Kedua, Terkait upaya penyelesaian sudah diatur dalam Undang-undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Yang mana pemegang kekuasaannya ada pada aparat-aparat penegak hukum.

KAJIAN BIOLOGI IKAN HASIL TANGKAPAN UTAMA ALAT TANGKAP RAWAI DASAR (BOTTOM LONGLINE) DI PERAIRAN TARAKAN, KALIMANTAN UTARA

RISCYANA TANDUK
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Nelayan di Pulau Tarakan menggunakan berbagai macam alat tangkap, dan salah satu alat tangkap yang digunakan adalah rawai dasar (bottom longline). Rawai dasar sebagai salah satu jenis alat tangkap yang dinilai sangat produktif karena pengoperasiannya relatif mudah, selain itu pembiayaan alat tangkap ini relatif murah. Hasil tangkapan Utama nelayan rawai dasar yang berada di perairan Tarakan, adalah ikan arut dan ikan kakap merah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh data dan menjelaskan tentang aspek biologi ikan yang mencangkup rasio kelamin, tingkat kematangan gonad (TKG), indeks kematangan gonad (IKG), fekunditas, dan kebiasaan makan, pada hasil tangkapan utama rawai dasar yang didaratkan di Tarakan, Kalimantan Utara. Penelitian ini di laksanakan selama ± 3 bulan dari bulan Januari - Maret 2021 di perairan Tarakan, Kalimantan Utara, dengan menggunakan metode penelitian purposive random sampling. Hasil penelitian menunjukkan, nisbah kelamin pada ikan arut (Pomadasys sp.) dan ikan kakap merah (Lutjanus sp.) hasil tangkapan rawai dasar di perairan Tarakan bahwa ikan betina yang lebih dominan tertangkap. TKG ikan arut jantan dominan TKG II sebanyak 9 ekor dan betina dominan TKG III sebanyak 33 ekor. Ikan kakap merah jantan dominan TKG I sebanyak 19 ekor dan betina dominan TKG I sebanyak 29 ekor. IKG ikan arut jantan dengan nilai tertinggi 0,702% dan untuk betina dengan nilai teringgi 7,988%. IKG ikan kakap merah jantan tertinggi dengan nilai 0,209%, untuk ikan betina dengan nilai tertinggi 1,587%. Fekunditas tertinggi ikan arut pada TKG IV 13.836 butir, pada ikan kakap merah dengan nilai fekunditas tertinggi pada TKG III 4.942 butir. Ikan arut dan ikan kakap merah merupakan ikan yang tergolong karnivora dengan jenis makanan utamanya, yaitu makanan yang lumat atau hancur yang terindikasi dari kelompok jenis chordata dan crustacean, dan makanan tambahan yaitu cumi-cumi (cephalopoda).

Perlindungan Hukum Terhadap Nasabah Pengguna Jasa Automated Teller Machine (ATM) yang Mengalami Kerugian Karena Terjadi Mutasi Dana Pada Rekening Nasabah

AISYAH ANDRINI
2021 · Thesis · Open Access

Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif pendekatan yang digunakan adalah pendekatan undang-undang dan pendekatan konseptual. Penelitian ini dengan menggunakan tiga bahan hukum yaitu bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Bahan huk primer yaitu peraturan perundang-undangan yang terkait dengan penelitian ini. Bahan hukum sekunder yaitu literatur yang berkaitan dengan penelitian yang dibahas, serta bahan hukum tersier. Hasil studi menunjukan bahwa Apabila terjadi kesalahan mutasi dana dalam mesin ATM merupakan kelalaian pihak Bank, maka pihak bank mempunyai kewajiban untuk memberikan ganti kerugian kepada nasabah, serta pihak bank tidak melakukan kegiatan dengan menerapkan prinsip kehati-hatian sebagaimana diatur dalah UU Perbankan. Ketentuan mengenai besar ganti-rugi yang harus di berikan oleh pihak bank tidak di atur didalam Undang-Undang No.10 Tahun 1998 tentang Perbankan. Untuk menentukan besarnya ganti kerugian berdasarkan atas perjanjian yang telah Pihak bank dengan nasabah. Perjanjian yang dimaksud adalah perjanjian mengenai penggunaan produk dan fasilitas perbankan, dimana pihak nasabah sepakat menggunakan fasilitas bank yaitu kartu ATM. Mengingat asas perjanjian kepastian hukum atau asas sunt servanda yang berarti perjanjian yang dibuat harus ditaati dan dipatuhi serta di anggap sebagai undang-undang bagi mereka yang membuatnya. Upaya penyelesaian jika terjadi transaksi melalui ATM yang merugikan nasabah adalah dapat dilakukan melalui dua jalur, yaitu jalur di luar peradilan (non litigasi) dan jalur peradilan (litigasi). Jalur di luar peradilan meliputi mediasi, konsiliasi, dan arbitrase yang merupakan bentuk penyelesaian sengketa yang dibebankan menjadi tugas Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK). Sedangkan penyelesaian melalui peradilan dilakukan dengan mengajukan gugatan dengan alas hak wanprestasi maupun perbuatan melawan hukum.

Pengaruh Teknik Permainan Simulasi Terhadap Pemahaman Pendidikan Seks di RT.03 Kelurahan Karang Harapan Kecamatan Tarakan Barat

NUR FAJRIAH
2021 · Thesis · Open Access

PENGARUH TEKNIK PERMAINAN SIMULASI TERHADAP PEMAHAMAN PENDIDIKAN SEKS DI RT.03 KELURAHAN KARANG HARAPAN KECAMATAN TARAKAN BARAT ABSTRAK Nur Fajriah, 2021. Pengaruh Teknik Permainan Simulasi Terhadap Pemahaman Pendidikan Seks di RT.03 Kelurahan Karang Harapan Kecamatan Tarakan Barat. Universitas Borneo Tarakan. Dibimbing oleh Hendra Pribadi, S.Pd.,M.Psi sebagai pembimbing utama dan Suriata M.Pd selaku pembimbing anggota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik permainan simulasi terhadap pemahaman pendidikan seks di RT.03 Kelurahan Karang Harapan Kecamatan Tarakan Barat. Permainan simulasi adalah permainan yang dimaksudkan untuk merefleksikan situasi- situasi yang terdapat dalam kehidupan yang sebenarnya akan tetapi dapat dimodifikasi dan dibuat lebih sederhana, dapat diambil sebagian atau dikeluarkan dari konteksnya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen jenis Pre-Experimental Design dalam bentuk One Group Pretest-Posttest Design. Penelitian ini menggunakan 15 sampel penelitian. Metode pengumpulan data menggunakan skala pemahaman pendidikan seks yang diberikan sebelum dan setelah pemberian treatment berupa bimbingan kelompok dengan teknik permainan simulasi. Analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif dan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh teknik permainan simulasi terhadap pemahaman pendidikan seks. Hal ini dibuktikan dengan data hasil perhitungan uji Wilcoxon yang dikelola menggunakan SPSS 22.0 for windows diperoleh asym sig sebesar 0,001 dengan taraf signifikan (α) sebesar 5% (0,05), sehingga dapat diartikan asymp sig α atau 0,001 0,05. Maka dari itu hipotesis diajukan Ha dapat diterima dan H0 ditolak. Dengan kata lain bahwa terdapat perubahan tingkat pemahaman pendidikan seks anak setelah diberikan teknik permainan simulasi, maka dapat disimpulkan bahwa teknik permainan simulasi berpengaruh terhadap pemahaman pendidikan seks di RT.03 Kelurahan Karang Harapan Kecamatan Tarakan Barat. Kata Kunci: Teknik Permainan Simulasi, Pendidikan Seks Mengetahui, Hendra Pribadi, S.Pd., M.Psi NIDN.198509112014041001   INFLUENCE OF SIMULATION GAME TECHNIQUES ON UNDERSTANDING SEX EDUCATION IN RT.03 KARANG HARAPAN VILLAGE OF WEST TARAKAN SUBDISTRICT ABSTRACT Nur Fajriah, 2021. The Influence of Simulation Game Techniques on Understanding Sex Education in RT.03 Karang Harapan Village of West Tarakan Subdistrict. University of Borneo Tarakan. Guided by Hendra Pribadi, S.Pd., M.Psi as the main guide and Suriata M.Pd as the member guide. This research aims to find out the influence of simulation game techniques on the understanding of sex education in RT.03 Karang Harapan Village of West Tarakan Subdistrict. Simulation games are games that are intended to reflect on situations that exist in actual life but can be modified and made simpler, can be taken in part or taken out of context. This research is a pre-experimental design experiment in the form of One Group Pretest-Posttest Design. The study used 15 research samples. The data collection method uses a scale of understanding of sex education given before and after the provision of treatment in the form of group guidance with simulation game techniques. Data analysis used is descriptive statistical analysis and Wilcoxon test. The results showed that there is an influence of simulation game techniques on the understanding of sex education. This is evidenced by the results of wilcoxon test calculations managed using SPSS 22.0 for windows obtained asym sig of 0.001 with a significant level (α) of 5% (0.05), so it can be interpreted asymp sig α or 0.001 0.05. Therefore the hypothesis proposed by Ha is acceptable and H0 is rejected. In other words, there is a change in the level of understanding of child sex education after being given simulation game techniques, it can be concluded that simulation game techniques affect the understanding of sex education in RT.03 Karang Harapan Village of West Tarakan Subdistrict. Keywords: Simulation Game Techniques, Sex Education

KOMPOSISI JENIS DAN UKURAN IKAN HASIL TANGKAPAN KELONG (Guiding Barrier) DI PERAIRAN JUATA LAUT KOTA TARAKAN

SAIFUL ALAM
2021 · Thesis · Open Access

Kelong (Guiding Barrier) merupakan alat tangkap ikan pasif terpasang di pesisir pantai, terdiri dari beberapa bagian yang memanfaatkan ruaya ikan di perairan pantai. Guiding barrier terdiri atas bagian pagar berjaring (penaju), memiliki dua sayap dan bagian kantong akhir. Umumnya ikan yang tertangkap di guiding barrier karena dalam pergerakannya di pantai terbentur penaju dan bergerak menuju bagian sayap dan terperangkap pada bagian kantong akhir. Informasi/data ilmiah terkait hasil tangkapan dengan ragam alat tangkap, sangat diperlukan sebagai dasar kebijakan pengelolaan sumberdaya perikanan pada suatu perairan. Penelitian bertujuan mengetahui komposisi jenis dan ukuran (panjang dan berat) ikan hasil tangkapan guiding barrier di perairan Juata Laut. Metode penelitian menggunakan motode deskriptif kuantitatif selama Januari – Februari 2021, dengan purposive sampling selama 8 kali pengambilan sampel. Hasil penelitian menghasilkan jumlah sampel sebanyak 22 jenis ikan dengan total 581 ekor. Ikan belanak (Mugil sp.) merupakan sampel ikan dominan tertangkap. Komposisi ukuran panjang sampel hasil tangkapan utama guiding barrier yang dominan tertangkap pada kisaran 13.47 – 22.57 cm (ikan kakap merah / Lutjanus sp.), 22.39 – 26.97 cm (ikan kuwe / Caranx sp.) dan 103.40 – 155.32 cm (ikan belanak / Mugil sp.). Komposisi ukuran berat yang dominan tertangkap pada sampel Lutjanus sp. (59.78 – 297.84 gr), sampel Caranx sp. (58.47 – 94.16 gr) dan sampel ikan Megalops sp. (103.40 – 155.32 gr). Hasil analisa hubungan panjang berat pada sampel utama guiding barrier menunjukkan pola pertumbuhan allometrik positif pada sampel Lutjanus sp. dan allometrik negatif pada sampel Mugil sp. dan Caranx sp.

Deskripsi Tanaman Bengkuang (pachyrhizus erosus L) di Lahan Pesisir

JURIAH
2021 · Thesis · Open Access

Tanaman bengkuang merupakan tanaman hortikultura yang dibudidayakan untuk menghasilkan umbi yang dapat dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk; (1) Mengetahui Adaptasi Pertumbuhan dan hasil bengkuang yang telah dilakukan pada Tanah pesisir. dan (2) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui identifikasi pertumbuhan tanaman. Metode penelitian menggunakan demonstrasi Plot sistem pola tanam sederhana, ukuran bedeng 150cm x 150cm, analisis data yang digunakan analisis deskriptif menguraikan data dengan keadaan yang ada dilapangan. Hasil penelitian pengamatan Pertumbuhan, terlihat hasi pengamatan tinggi tanaman 11,96 cm, panjang sulur 33,37 cm, jumlah daun 208,59 helai, lebar daun 8,76 cm, panjang daun 9,34 cm, jumlah cabang 5,93 cabang, jumah bunga 17,79 buah, 19,16 buah, panjang akar 10,31 cm, diameter batang 0,16, jumlah Polong 17,47 buah, panjang polong 9,66 buah, tangkai polong 9,25 buah, biji polong 107,06 buah, berat basah 112,64 gr, lingkar umbi 11,85 cm, bobot umbi 1,58 cm. untuk penanaman bengkuang menggunakan bahan tanam benih dilakukan pada media tanam semai dan pada saat musim kemarau, karena lingkungan menjadi salah satu faktor penunjang pertumbuhan tanaman bengkuang.

BIOLOGI IKAN ARUT (Pomadasys sp) DAN IKAN KAKAP MERAH (Lutjanus sp) DI PERAIRAN TARAKAN

MILDESTRI PATABO
2021 · Thesis · Open Access

Abstrak Penelitian terkait sifat pertumbuhan perikanan yang berhubungan dengan alat tangkap rawai dasar di perairan Tarakan umumnya belum banyak diketahui secara detail khususnya pada hasil tangkapannya. Hal ini merupakan hal yang penting dalam upaya pengelolaan sumberdaya perikanan yang bertanggung jawab agar sumberdaya ikan yang ada di Perairan tetap ada dan lestari, terkhusus di perairan pulau Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta menjelaskan terkait aspek biologi ikan yang mencakup pertumbuhan ikan, hubungan panjang dan berat, faktor kondisi serta rasio kelamin pada ikan arut (Pomadasys sp) dan ikan kakap merah (Lutjanus sp) di Perairan Tarakan. Metode penelitian menggunakan pendekatan observasi dan pengamatan serta pengukuran panjang – berat dan metode pengumpulan sampel dengan purposive random sampling, yang digunakan untuk menganalisis model dan sifat pertumbuhan, hubungan panjang dan berat, faktor kondisi dan rasio kelamin ikan hasil tangkapan utama rawai. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari–Maret 2021. Hasil penelitian menunjukkan, nisbah kelamin pada ikan arut (Pomadasys sp.) dan ikan kakap merah (Lutjanus sp.) hasil tangkapan rawai dasar di perairan Tarakan bahwa ikan betina yang lebih dominan tertangkap. Hasil pengolahan data pertumbuhan yang pada sampel ikan arut (Pomadasys sp) diperoleh nilai model pertumbuhan sebesar yaitu Lt = 59.338 (1 – e -0.0352 (t – 0.62876)) dan pada sampel ikan kakap merah (Lutjanus sp) diperoleh nilai sebesar Lt = 64.143 (1 – e -0.0711 (t – 0.30246)). Hasil analisa panjang-berat ikan arut jantan-betina dengan sifat pertumbuhan allometrik positif dan ikan kakap merah jantan-betina dengan sifat pertumbuhan allometrik negatif. Nilai faktor kondisi yang di dapat arut jantan selama penelitian berkisar 0,96 – 1,09, arut betina kisaran 0,79 – 1,40, ikan kakap merah jantan berkisar 0,86 – 1,19, kakap merah betina berkisar 0,86 – 1.21 dan nisbah kelamin yang diperoleh tidak seimbang

Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Udang Galah Di Kecamatan Sesayap Hilir Kabupaten Tana Tidung Kalimantan Utara

WINDY ASTIGORI SIHOMBING
2021 · Thesis · Open Access

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN UDANG GALAH DI KECAMATAN SESAYAP HILIR KABUPATEN TANA TIDUNG KALIMANTAN UTARA ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh harga udang galah, harga ikan, harga ayam, pendapatan dan jumlah tanggungan keluarga terhadap jumlah permintaan udang galah secara parsial dan simultan serta mengukur elastisitas permintaan udang galah di Kecamatan Sesayap Hilir Kabupaten Tana Tidung Kalimantan Utara. Sampel berjumlah 60 konsumen udang galah yang di tentukan dengan metode purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan koefisien determinasi (R2) sebesar 28,8%. Hasil uji F menunjukkan bahwa variable bebas yang diamati secara serempak berpengaruh nyata terhadap permintaan udang galah pada tingkat kepercayaan 95%. Sedangkan hasil uji t yaitu ada tiga variable yang berpengaruh nyata terhadap permintaan udang galah yakni harga udang galah, harga ikan serta pendapatan dan variable yang tidak berpengaruh adalah harga ayam dan jumlah tanggungan keluarga. Berdasarkan hasil analisis regresi yang dihasilkan didapatkan nilai elastisitas harga udang galah bersifat elastis, harga ikan (subtitusi) bersifat inelastis, harga ayam (komplementer) bersifat elastis dan pendapatan menunjukkan udang galah merupakan barang normal bersifat inelastis. Kata kunci: permintaan, analisis faktor

Optimalisasi Produksi Kue pada Ukm Kue Lapis Tarakan Menggunakan Metode Pemrograman Linier

DESY KRISTINA NATALIA MANURUNG
2021 · Thesis · Open Access

Keberlangsungan suatu usaha sangat dipengaruhi oleh tingkat keuntungan yang diperoleh. Salah satu yang mempengaruhi tingkat keuntungan adalah jumlah produksi. UKM Kue Lapis Tarakan adalah UKM di Kota Tarakan yang memproduksi 4 jenis kue yaitu kue lapis terap Tarakan, brownies, bolu gulung dan bolu marmer. Tujuan penelitian ini untuk menghitung jumlah produksi optimal masing-masing kue yang diproduksi agar UKM Kue Lapis Tarakan memperoleh keuntungan yang maksimal.. Analisis data menggunakan pemrograman linier dibantu dengan software POM-QM. Pada saat ini, perusahaan memproduksi 12 box lapis terap Tarakan, brownies sebanyak 10 box, bolu gulung sebanyak 9 box dan 7 box untuk bolu marmer. Keuntungan yang diperoleh dari produksi aktual sebesar Rp.798.575 per satu kali produksi. Solusi dengan pemrograman linier menunjukkan bahwa keuntungan maksimal sebesar Rp.1.118.428 per satu kali produksi dapat diperoleh dengan memproduksi kue lapis terap Tarakan sebanyak 13 box, brownies sebanyak 17 box, bolu gulung sebanyak 13 box, dan bolu marmer sebanyak 10 box. Selisih keuntungan antara produksi aktual dengan produksi optimal adalah sebesar Rp. 319.853 per satu kali produksi. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan dalam melakukan produksi di UKM Kue Lapis Tarakan agar mampu mendapatkan keuntungan maksimal.

IMPLEMENTASI SISTEM MONITORING Cos φ SEBAGAI KENDALI KONSUMSI DAYA REAKTIF BERLEBIH

HENDRI B.
2021 · Thesis · Open Access

.Pada suatu sistem jaringan instalasi suatu perusahaan produk atau industri tidak menutup kemungkinan untuk mengkonsusmsi beban yang sangat besar. sebagian besar industri memiliki mesin produksi berkapasitas beban yang sangat besar terutama beban induktif. beban induktif sangat berpengaruh pada kualitas φ di sistem jaringan yang akan mengakibatkan kerugian besar baik itu dari pihak PLN (Perusahaan Milik Negara) maupun dari pihak industri. Dari hal tersebut, perlu dilakaukan pemonitoringan nilai cos φ. Selain itu juga perlu dilakukan solusi agar beban reaktif pada industri tersebut tidak melampaui batas yang telah di tetapkan PLN. Dalam penelitian ini telah dilakukan pemonitoringan cos φ pada sistem kemudian akan memutus beban dengan mengontrol sircuit breaker ketika cos φ diketahui melampaui batas yang telah ditentukan yaitu 0,85. Pada penelitian yang saya terapkan ketika cos phi jatuh sebesar 0,76 ketika daya reaktif terputus maka cosphi kembali normal sebesar 0,86. Relay tersputus menyesuaikan seberapa besar nilai cos phi yang jatuh.