AYU FITRIA WARDANI
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK sirosis hepatis merupakan peradangan difus dan kronik sehingga timbul kerusakan susunan parenkim hati. Indonesia merupakan negara dengan endemisitas tinggi hepatitis B, terbesar kedua di negara South East Asian Region (SEAR). Berdasarkan hasil riset kesehatan dasar (Rikesdas), studi dan uji saring darah donor PMI maka diperkirakan di antara 100 orang di Indonesia, 10 diantaranya telah terinfeksi hepatis B dan C. Sirosis hepatik menempati urutan ke-7 penyebab kematian di dunia. Tujuan penulisan adalah agar dapat menerapkan dan melakukan asuhan keperawatan kepada klien, membandingkan kesenjangan antara teori dan kasus, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, memecahkan masalah pada klien. Dalam penyusunan tugas akhir ini penulis menggunakan metode deskriptif dengan tipe studi kasus, pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, pemeriksaan head to toe, dokumentasi, kepustakaan dan subjek adalah klien. Hasil yang didapatkan pada Ny. S terdapat 5 diagnosa keperawatan yang ditegakkan yaitu pola napas tidak efektif, konstipasi, gangguan pola tidur, defisit perawatan diri, defisit pengetahuan kurang. Penulis menyimpulkan bahwa terdapat kesenjangan yang ditegakkan pada Ny. S dimulai dari pengkajian, pengkajian sirkulasi. Kesimpulan ditemukan adanya kesenjangan dari pengkajian dan perumusan diagnosa keperawatan antara teori dan kasus pada pada Ny. T. Sikap kooperatif pasien dan keluarga yang terbuka serta bekerja sama dengan perawat. Kata kunci:sirosis hepatis, dokumentasi keperawatan, asuhan keperawatan.
ADE RINDIANI
2021 · Thesis · Open Access
PPOK adalah suatu penyakit paru kronik yang ditandai oleh adanya hambatan aliran udara di saluran nafas yang tidak sepenuhnya reversible. Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK) merupakan salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian di seluruh dunia yang membunuh individu di seluruh dunia setiap sepuluh detik. Diperkirakan pada tahun 2030 PPOK akan menjadi penyebab ke-3 kematian di seluruh dunia setelah penyakit jantung dan stroke. Dari data tersebut yang menjadi latar belakang penulis mengambil kasus penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) dalam penulisan Laporan Tugas Akhir. Dalam penyusunan laporan tugas akhir ini penulis menggunakan studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan dengan tahapan pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, implementasi dan evaluasi. Tujuan umum laporan tugas akhir ini adalah untuk mendapatkan pengalaman nyata tentang asuhan keperawatan pada Tn. W di Ruangan Dahlia A Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan dengan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan secara komprehensif. Hasil yang didapatkan terdapat tujuh diagnosa keperawatan yang dapat ditegakkan pada Tn. W, bersihan jalan napas, pola napas tidakefektif, nyeri kronis, gangguan pola tidur, intoleransi aktivitas, risiko defisit nutrisi, defisit perawatan diri. Penulis menyimpulkan bahwa terdapat kesenjangan yang terdapat antara teori dan kasus pada Tn. W dimulai dari pengkajian empat, diagnosa sembilan, intervensi harus disesuaikan dengan kondisi dan sarana prasarana. Evaluasi hasil yang didapatkan di diagnosa keperawatan lima teratasi sebagian dan dua teratasi.
IBIT BADRA
2021 · Thesis · Open Access
Asuhan Keperawatan Pada An. G dengan Diagnosis Gastroenteritis Akut Di Ruang Cemara Rumah Sakit Umum Kota Tarakan Ibit Badra, Alfianur, Sulidah ABSTRAK Gastroenteritis merupakan peradangan yang terjadi di dalam lambung dan usus yang memberikan gejala diare dengan frekuensi lebih banyak dari biasanya yang disebabkan oleh bakteri, virus dan parasit yang patogen. Penyakit saluran pencernaan gastroenteritis ini masih menjadi masalah kesehatan di seluruh dunia. Penulis menemuan metode deskriptif dengan tipe studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan dengan tahap pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Tujuan umum laporan tugas akhir ini penulis mendapat gambaran nyata dalam menerapkan asuhhan keperawatan pada klien dengan Gastroenteritis Akut. Subjek laporan ini adalah An. G dengan Gastroenteritis Akut di Ruang Perawaatan Cemara Rumah Sakit Umum Kota Tarakan dari tanggal 5 sampai 4 April 2021. Pada saat melakukan asuhan keperawatan penulis tidak menemukana kesenjangan antara teori dan kasus pada An. G dengan Gastroenteritis Akut. Untuk diagnosis An. G Diare berhubungan dengan iritasi gastrointestinal, defisit nutrisi berhubungan dengan ketidakmampuan menerima makanan, disfungsi motilitas gastrointestinal berhubungan dengan. Intervensi harus sesuai dengan kondisi dan sarana prasarana. Evaluasi hasil yang didapatkan dari tiga diagnosis keperawatan satu teratasi diare berhubungan dengan iritasi gastrointestinal, satu tidak teratasi Defisit nutrisi berhubungan dengan ketidakmampuan menerima makanan, dan satu teratasi sebagian Disfungsi motilitas gastrointestinal berhubungan dengan malnutrisi.
PUTRI NUR MUZDALIFAH
2021 · Thesis · Open Access
Asuhan Keperawatan Pada Tn. I dengan Post Op Abses Brachialis Dextra di Ruang Cemara Rumah Sakit Umum Kota Tarakan ABSTRAK Abses adalah penimbunan nanah yang terjadi akibat infeksi bakteri. Abses dapat terjadi dimana saja pada bagian tubuh kita. Nanah adalah cairan yang mengandung banyak protein dan sel darah putih yang telah mati. Dari data tersebut yang menjadi latar belakang penulis mengambil kasus Post Op Abses Brachialis Dextra dalam penulisan Laporan Tugas Akhir. Berdasarkan masalah yang terjadi tindakan yang dilakukan adalah pembedahan untuk mengeluarkan pus/nanah pada abses. Dalam penyusunan Laporan Tugas Akhir ini penulis menggunakan studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan dengan tahapan pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi dan evaluasi. Tujuan umum Laporan Tugas Akhir ini adalah mendapatkan gambaran nyata tentang asuhan keperawatan Abses Brachialis Dextra dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan secara komprehensif. Subjek penelitian adalah Tn. I dengan Post Op Abses Brachialis Dextra di Ruang Cemara RSUKT Tarakan dari tanggal 29 Maret 2021 sampai dengan 31 Maret 2021. Hasil yang didapatkan terdapat tiga diagnosis keperawatan yang dapat ditegakkan pada Tn. I, nyeri akut, risiko infeksi, gangguan integritas kulit.
HESTIWINATA WILLIAM
2021 · Thesis · Open Access
Penyakit tuberculosis masih menjadi salah satu masalah yang menyebabkan gangguan kesehatan bagi jutaan orang didunia. Menurut WHO (2019) angka penemuan tuberculosis mencapai 10 juta kasus didunia. Tujuan penulisan ini agar penulis memperoleh gambaran nyata mengenai pelaksanaan dan pendokumentasian asuhan keperawatan yang komprehensif pada An. I dengan penyakit tuberculosis paru. Metode penulisan ini deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan, pada An. I. Hasil pengkajian klien terdapat 4 masalah keperawatan yaitu gangguan pertukaran gas, bersihan jalan napas tidak efektif, diare, dan hipertermi. Intervensi yang telah dilakukan dan kriteria hasil yang telah disusun berdasarkan prioritas masalah. Evaluasi hasil tindakan keperawatan menunjukkan masalah keperawatan yang penulis rumuskan dalam diagnosa keperawatan dapat teratasi sesuai tujuan yang telah di tetapkan. Dari keempat diagnosa keperawatan tersebut terdapat dua masalah yang dapat teratasi sesuai dengan tujuan dan kriteria hasil yang telah ditentukan dan terdapat dua masalah yang belum teratasi karena belum sesuai dengan tujuan dan kriteria hasil yang telah ditentukan. Kesimpulan penulis mendapatkan dalam melakukan asuhan keperawatan pada An. I dengan tuberculosis paru sesuai dengan tugas perawat dalam proses keperawatan secara komprehensif.
JALEHA
2021 · Thesis · Open Access
Diabetes Melitus adalah penyakit kronis yang terjadi karena kegagalan pankreas menghasilkan hormon insulin (hormon pengatur gula darah), atau kondisi dimana tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang dihasilkannya secara baik. akibat penyakit tidak menular. Pravelensi Diabetes Melitus di Indonesia pada penduduk usia diatas 15 tahun adalah sekitar 8,5%. Kejadian Diabetes Melitus tertinggi adalah di DKI Jakarta dengan persentase 3,4% dari 10.5 juta jiwa atau sekitar 250 ribu penduduk di DKI menderita Diabetes Melitus (Riskesdas, 2018). Tujuan penulis adalah membandingkan antara teori dan kasus, mengidentifikasi faktor pendukung serta penghambat dalam melaksanakan proses keperawatan dan cara pemecahan masalah diagnosis pada Ny. C, dari hasil penelitian studi kasus tersebut penulis menemukan 4 diagnosis keperawatan yaitu: ketidakstabilan kadar glukosa darah, resiko ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh, gangguan mobilitas fisik, gangguan integritas jaringan. Kesimpulan: penulis menemukan terdapat beberapa kesenjangan antara diagnosis yang terdapat pada teori tapi tidak pada kasus yaitu: resiko kekurangan volume cairan, keletihan, ketidakberdayaan, deficit pengetahuan. Dalam penulisan laporan tugas akhir ini penulis menggunakan metode deskriptif dengan tipe studi kasus dengan teknik pengumpulan data yang meliputi observasi, wawancara, pemeriksaan head to toe, kepustakaan subjek adalah klien dengan pengambilan intervensi berdasarkan OTEK (Observasi, Terapeutik, Edukasi, dan Kolaboratif). Diharapkan tersedianya fasilitas dari institusi yang menunjang pelaksanaan asuhan keperawatan pada klien.
NONI ASTRIA KATRINA LUMBAN GAOL
2021 · Thesis · Open Access
Isolasi sosial merupakan upaya klien untuk menghindari interaksi dengan orang lain, menghindari hubungan dengan orang lain maupun komunikasi dengan orang lain. Tujuan umum laporan tugas akhir ini adalah mendapatkan pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan yang dilakukan dengan memusatkan perhatian pada satu kasus secara intensif, di mulai dari pengumpulan data, analisa data, merumuskan masalah, intervensi, implementasi, dan mengevaluasi hasil yang telah dilakukan. Hasil studi kasus yang didapatkan terdapat tiga diagnosa keperawatan yang dapat ditegakkan pada Tn. U yaitu isolasi sosial:menarik diri, gangguan konsep diri:harga diri rendah,gangguan konsep diri:halusinasi. Kesimpulan penulis mendapatkan proses pemecahan masalah pada Tn.U dengan diagnosa isolasi sosial:menarik diri, gangguan konsep diri:harga diri rendah,resiko persepsi sensori:halusinasi penglihatan, rencana tindak lanjut yaitu mempertahan intervensi setiap diagnosa serta memberikan pujian pada pasien atas keberhasilannya melakukan intervensi yang telah dibuat perawat. Hasil tidak ditemukan kesenjangan antara teori dan kasus. Pada pelaksanaan tidak dapat dilakukan intervensi pada intervensi keluarga untuk ketiga diagnosa. Saran penulis diharapkan keluarga klien meningkatkan komunikasi terapeutik dengan bahasa yang mudah dimengerti serta memberikan kesempatan klien untuk menceritakan keadaannya.
KALEB MANGGASA'
2021 · Thesis · Open Access
Gagal Ginjal Kronik merupakan gangguan fungsi ginjal yang progresif dan tidak dapat pulih kembali, dimana tubuh tidak mampu memelihara metabolisme dan gagal memelihara keseimbangan cairan dan elektrolit yang berakibat pada peningkatan ureum. Berdasarkan data dari WHO penderita gagal ginjal kronik di dunia tahun 2013 meningkat 50% dari tahun sebelumnya. Kemudian berdasarkan hasil Riskesdas (2018) menunjukkan prevalensi penyakit gagal ginjal kronik di indonesia meningkatan pada tahun 2018 sebesar 0,38% dan di kalimantan utara sebesar 0,64% pada tahun 2018. Tujuan penulisan adalah melakukan proses keperawatan, membandingkan antara teori dan kasus, mengidentifikasi faktor penghambat dan pendukung, serta melaksanakan pemecahan masalah. Penyusunan laporan tugas akhir ini menggunakan studi kasus. Pemberian asuhan keperawatan proses keperawatan meliputi: pengkajian, diagnosis, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Hal ini dilakukan untuk memperleh gambaran dan kemampuan penerapan asuhan keperawatan pada Tn. M dengan diagnosis gagal ginjal kronik yang dirawat di ruang Dahlia A RSUD Tarakan. Dari hasil penerapan didapatkan kesenjangan antara teori dan kasus pada Tn. M yaitu dari pengkajian, diagnosis, intervensi, dan implementasi. Sedangkan pada evaluasi hasil didapatkan dari lima diagnosis tiga diagnosis teratasi dan dua diagnosis tidak teratasi.
YAYA ALFIAH
2021 · Thesis · Open Access
Asuhan Keperawatan Pada An.G Dengan Diagnosa Medik Bronkopneumonia di Ruang Cemara Rumah Sakit Umum Kota Tarakan ABSTRAK Bronkopneumonia merupakan salah satu jenis penyakit infeksi saluran pernapasan akut yang menjadi masalah kesehatan di dunia dengan angka kematian yang sangat tinggi dari seluruh insiden di Indonesia. Tujuan penulisan ini agar penulis dapat memahami konsep dan teori serta memperoleh pengalaman nyata tentang pelaksanaan asuhan keperawatan pada An.G dengan penyakit bronkopneumonia. Metode penulisan adalah deskriptif, tipe studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan studi dokumentasi serta studi kepustakaan. Pemberi asuhan keperawatan menggunakan langkah-langkah proses keperawatan meliputi: pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Pengkajian yang mencakup identitas klien, riwayat keseluruhan. Diagnosa keperawatan yang ditemukan bersihan jalan napas tidak efektif, pola napas tidak efektif, defisit nutrisi, dan defisit pengetahuan. Intervensi yang dilakukan dan kriteria hasil yang telah disusun berdasarkan prioritas masalah. Evaluasi hasil tindakan keperawatan penulis rumuskan dalam diagnosa keperawatan yang dapat teratasi sesuai tujuan yang telah ditetapkan dari kriteria hasil yang diharapkan. Dari empat diagnosa tersebut 1 masalah dapat teratasi sesuai dengan tujuan dan waktu yang telah ditentukan, 2 masalah yang teratasi sebagian, dan 1 masalah yang belum teratasi sesuai dengan tujuan dan waktu yang telah ditetapkan. Diharapkan keluarga klien mampu menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari anak dari asap rokok serta lingkungan yang berdebu. Kata kunci: Bronkopneumonia, Asuhan Keperawatan, Anak. Mengetahui, Sulidah, S.Kep., Ns., M.Kep NIP. 196902061999031003
KHAIRUNISSA RIZKY AMALIA
2021 · Thesis · Open Access
Bronkopneumonia merupakan radang paru-paru yang menimpa satu atau beberapa lobus paru-paru yang ditandai dengan terdapatnya bercak-bercak infiltrat yang diakibatkan oleh bakteri, virus, jamur dan benda asing. Sering kali ditandai dengan demam disertai kejang dan sesak nafas. Tujuan penulisan adalah memperoleh pengalaman yang nyata tentang pelaksanaan asuhan keperawatan pada An.T. Karya tulis ini merupakan penelitian sederhana dengan tipe deskriptif dengan pendekatan studi kasus menggunakan metode pendekatan proses keperawatan meliputi wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi serta studi kepustakaan. Hasil pengkajian didapatkan lima diagnosa pada An.T yaitu bersihan jalan nafas tidak efektif, pola nafas tidak efektif, defisit nutrisi, gangguan tumbuh kembang dan gangguan pola tidur. Kesimpulan: asuhan keperawatan dilakukan dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan. Terdapat kesenjangan antara teori dan kasus. Dari hasil evaluasi ditemukan satu diagnosa yang belum teratasi yaitu gangguan tumbuh kembang. Diharapkan keluarga pasien agar selalu memberikan dukungan penuh untuk mencegah serta menghindarkan pasien dari faktor-faktor penyebab Bronkopneumonia kambuh kembali dan selalu memberikan stimulus agar tumbuh kembang An.T sesuai dengan umurnya.
RAVI VABRIKA MILA PRADANA
2021 · Thesis · Open Access
ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN. T DENGAN DIAGNOSA KETOASIDOSIS DIABETIKUM DI RUANG CEMARA RUMAH SAKIT UMUM KOTA TARAKAN ABSTRAK Ketoasidosis diabetik (KAD) adalah keadaan dekompensasi metabolik yang ditandai oleh hiperglikemia, asidosis dan ketosis, terutama di sebabkan oleh defisiensi insulin absolut atau relatif. Kematian akibat KAD di RSCM tercatat dari januari 2002 Mei 2006 adalah sebanyak 12 orang dari 62 penderita kasus KAD, sedangkan pada juni 2006 Maret 2011 tercatat kematian dari kasus kada menurun menjadi 1 orang dari 40 penderita kasus KAD. Dari data tersebut yang menjadi latar belakang penulis mengambil kasus Ketoasidosis Diabetik dalam penulisan Laporan Tugas Akhir. Dalam penyusunan laporan tugas akhir ini penulis menggunakan studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan dengan tahapan pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, implementasi dan evaluasi. Tujuan umum laporan tugas akhir ini adalah mendapatkan pengalaman nyata asuhan keperawatan yang dilakukan secara holistik dan komprehensif. Subjek penelitian adalah Tn. T dengan Ketosidosis Diabetik di Ruang Cemara Rumah Sakit Umum Kota Tarakan dari tanggal 22 Maret 2021 sampai dengan 25 Maret 2021. Penulis menyimpulkan bahwa terdapat kesenjangan yang terdapat antara teori dan kasus pada Tn. T dimulai dari pengkajian, diagnosa, Intervensi harus disesuaikan dengan kondisi dan sarana prasarana. Evaluasi hasil yang didapatkan semua intervensi keperawatan telah di laksakan.
DEA ANANDA
2021 · Thesis · Open Access
Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang terjadi akibat pankreas tidak memproduksi cukup insulin atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang di produksi secara efektif
HANA AFIANA
2021 · Thesis · Open Access
The utilization of traditional medicinal plants has been carried out by the Berusu Dayak tribe from generation to generation, among which they use Padaran (Z. montanum) and turmeric (C. longa), which are known to have antibacterial, antioxidant, and anticancer activities. The purpose of this study was to determine the percentage of antibacterial inhibition and antioxidant potential of the extracts of Padaran rhizome and turmeric. The plants were extracted with hexane, ethyl acetate, and methanol as solvents. Antibacterial activity was carried out against the bacteria Ralstonia solanacearum, Staphylococcus aureus, Streptococcus sobrinus, Salmonella typhi, Propianibacterium acnes using the agar well diffusion method with concentrations of 500, 1000, and 2000 ppm. Antioxidant activity was tested by DPPH free radical activity mechanism. The results showed that the extracts of Padaran rhizome and turmeric did not have antibacterial activity in the absence of an inhibition zone formed. The highest antioxidant activity againts DPPH was shown by ethyl acetat extract of Padaran rhizome (Z. montanum) with an inhibition of 89.65%, and the extract of turmeric (C. longa) obtained the highest inhibitory value in ethyl solvent of 82.79%. This study showed the potential of the rhizome of Padaran (Z. montanum) and turmeric (C. longa) plants which were used by the Berusu Dayak tribe as natural antioxidants. Pemanfaatan tanaman obat tradisional dilakukan oleh suku Dayak Berusu secara turun temurun, diantara yang digunakannya adalah tanaman padaran (Z. montanum) dan kunyit (C. longa), yang dikenal memiliki aktivitas antibakteri, antioksidan, dan antikanker. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persentase hambatan antibakteri dan potensi antioksidan ekstrak rimpang padaran dan kunyit. Tananam diekstrak dengan pelarut heksan, etil asetat, dan metanol. Aktivitas antibakteri dilakukan terhadap bakteri Ralstonia solanacearum, Staphylococcus aureus, Streptococcus sobrinus, Salmonella typhi, Propionibacterium acnes menggunakan metode difusi agar sumuran dengan konsentrasi 500, 1000, dan 2000 ppm. Aktivitas antioksidan diuji dengan mekanisme aktivitas radikal bebas DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak rimpang padaran dan kunyit tidak memiliki aktivitas antibakteri dengan tidak adanya zona hambat yang terbentuk. Aktivitas antioksidan tertinggi terhadap DPPH ditunjukkan oleh ekstrak etil asetat rimpang padaran (Z. montanum) dengan penghambatan sebesar 89,65%, dan pada ekstrak tanaman kunyit (C. longa) diperoleh nilai penghambatan tertinggi pada pelarut etil yaitu sebesar 82,79%. Penelitian ini menunjukkan potensi rimpang tanaman padaran (Z. montanum) dan kunyit (C. longa) yang dimanfaatkan suku Dayak Berusu sebagai antioksidan alami.
ABI NUBLI
2021 · Thesis · Open Access
Diabetes Melitus merupakan penyakit yang tidak menular yang disebabkan oleh kerusakan pankreas atau berkurangnya produksi insulin oleh pankreas sehingga terjadi peningkatan glukosa darah serta resistensi insulin yang menjadi salah satu faktor penyebab turunnya kualitas sumber daya manusia. Tujuan penulis untuk mendapat kan gambaran dan pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan pada Tn.S dalam penyusunan tugas hakir ini penulis menggunakan tipe studi kasus dengan metode deskriptif mulai dari observasi, wawancara, dan pemeriksaan fisik.,Dokumentasi,keputusan subjek adalah klien. Dalam penyusunan tugas hakir ini penulis mendapatkan hasil pengkajian klien terdapat 5 diagnosis keperawatan yaitu:nyeri akut,ketidak seimbangan glukosa darah, gangguan mobilitas fisik,resiko infeksi,berat badan lebih. Dan penulis melakukan intervensi yang semuanya dapat teratasi,kesimpulan penulis menemukan kesenjagan diagnosis keperawatan pada Tn,S yang ada pada teori namun tidak ada pada kasus yaitu: nyeri akut,resiko infeksi, dan berat badan lebih dan diagnosi yang tdiak ada diteori namun ada pada kasus yaitu: kelelahan,defisit nutrisi,resiko infeksi,defisit pengetahuan,ketidak berdayaan.
MUH. RISALDI NADIR
2021 · Thesis · Open Access
.
EDO SAPUTRA
2021 · Thesis · Open Access
Stroke non hemoragik adalah stroke yang disebabkan karena penyumbatan pembuluh darah diotak oleh thrombosis maupun emboli sehingga suplai glukosa dan oksigen ke otak berkurang dan terjadi kematian sel atau jaringan otak yang disuplai.tujuan penulisan ini untuk mendapatkan gambaran dan pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan pada Ny.S, dalam penyusunan tugas akhir ini penulis menggunakan metode deskriptif dengan tipe studi kasus, pengumpulan data, me;iputi observasi, wawancara, pemeriksaan head toe toe, dokumentasi, kepustakaan subjek adalah klien terdapat 5 diagnosis keperawatan yaitu : gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan gangguan neuromuskuler, defisit perawatan diri berhubungan dengan gangguan musculoskeletal, risiko aspirasi dibuktikan dengan penurunan tingkat kesadaran, risiko jatuh dibuktikan dengan kekuatan otot menurun, defisit pengatahuan dibuktikan dengan menyakan masalah yang dihadapi dan penulis melakukan intervensi, terdapat 3 diagnosis teratasi dan 2 diagnosis yang belum teratasi.kesimpulan: penulis menemukan kesenjangan diagnosis keperawatan pada Ny.S yang ada pada teori namun tidak terdapat pada kasus yaitu: gangguan mobilitas fisik, deifisit pengatahuan dan defisit perawatan diri. Dan diagnosis yang tidak terdapat pada teori namun ada di kasus yaitu: resiko aspirasi, dan resiko jatuh.
ADINDA NOVI YUDIANTI
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Penelitian dilakukan di Kota Tarakan pada bulan Januari – Maret 2021 dengan tujuan mengetahui bio-populasi ikan senangin dan ikan arut dari aspek sex ratio, pertumbuhan, TKG (Tingkat Kematangan Gonad), IKG (Indeks Kematangan Gonad), fekunditas, ukuran pertama kali matang gonad (Lm) dan tertangkap (Lc). Total sampel penelitian 113 ekor yang terdiri dari ikan arut 81 ekor dan ikan senangin 32 ekor. Sampel diukur panjang menggunakan penggaris dan ditimbang bobotnya menggunakan timbangan analitik. Pengamatan jenis kelamin dilakukan secara anatomi dengan melihat gonad ikan. Sex ratio ikan sampel selama penelitian adalah 1 : 4 (ikan senangin) dan 1 : 2 (ikan arut). Berdasarkan model pertumbuhan ikan arut sebagai hasil tangkapan utama, diketahui parameter pertumbuhannya yaitu dugaan panjang maksimal tercapai (L∞) 71.26 cm, koefisien pertumbuhan (K) 0.0127 cm dan dugaan umur pada panjang teoritis null (t0) sebesar -1.0665 hari. TKG ikan senangin jantan dominan TKG I dan betina TKG IV. Sampel ikan arut jantan dominan TKG I dan betina TKG III. Kisaran IKG ikan senangin jantan 0.08 – 1.29 dan betina 0.11 – 3.47. IKG ikan arut jantan berkisar 0.08 – 1.62 dan betina 0.38 – 2.34. Nilai Lm ikan arut 30.6 cm dan ikan senangin 40.4 cm. Nilai ukuran Lc pada ikan arut 30.9 cm dan ikan senangin 34.7 cm. ABSTRACT The study was conducted in Tarakan City in January to March 2021 with the aim of finding out the bio-population of the Senangin fish and Arut fish from the aspect of sex ratio, growth, TKG (Gonadal Maturity Level), IKG (Gonadal Maturity Index), fecundity, size at first gonadal maturity (Lm) and caught (Lc). The total sample of the study was 113 fish consisting of 81 Arut and 32 Senangin. Samples were measured in length using a ruler and weighed using an analytical balance. Observation of sex was done anatomically by looking at the fish gonads. The sex ratio of the sampled fish during the study was 1:4 (Senangin fish) and 1:2 (Arut fish). Based on the growth model of Arut fish as the main catch, it was known that its growth parameters reached the estimated maximum length (L∞) 71.26 cm, gowth coefficient (K) of 0.0127 cm, and age estimation at null theoretical length (t0) of -1.0665 days. The male Senangin was dominant of TKG I and female of TKG IV. The male Arut was dominant of TKG I and female of TKG III. The range of IKG of male Senangin was 0.08-1.29 and the female was 0.11-3.47. The IKG of the male arut ranged from 00.08-1.62 and the female 0.38-2.34. The Lm value of Arut was 30.6 cm and Senangin was 40.4 cm. The value of Lc size in Arut was 30.9 cm and Senangin was 34.7 cm.
HENGKY TERNANDO
2021 · Thesis · Open Access
Salah satu kawasan di Kota Tarakan yang telah siap melakukan pembangunan gedung adalah Universitas Borneo Tarakan. Pembangunan yang saat ini akan dilakukan adalah pembangunan gedung Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES). Pembangunan ini diperkirakan akan berpengaruh terhadap volume dan sistem pergerakan Lalu-lintas di beberapa jaringan jalan dalam kampus dan jaringan jalan sekitar kampus Universitas Borneo Tarakan. Oleh sebab itu penelitian mengenai Analisa dampak lalu-lintas dilakukan akibat pembangunan gedung tersebut berdasarkan ukuran minimal wajib andalalin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja lalu-lintas terhadap ruas dan simpang jalan di kawasan kampus Universitas Borneo Tarakan. Hasil analisis yang didapat dari survei dilapangan kinerja lalu-lintas ruas jalan Universitas Borneo Tarakan karakteristik tingkat pelayanan ruas jalannya berdasarkan Level of Service (LoS) berada pada level (B). Kinerja lalu-lintas ruas jalan Taman Anggrek berdasarkan Level of Service (LoS) berada pada level (B). Untuk tingkat pelayanan simpang Universitas Borneo Tarakan Kinerja lalu-lintasnya berdasarkan Level of Service (LoS) berada pada level (B). Kinerja lalu-lintas simpang jalan Amal Baru berdasarkan Level of Service (LoS) berada pada level (B). Maka hasil analisis kinerja ruas jalan ruas dan simpang di lingkungan Universitas Borneo Tarakan, lalu-lintasnya masih dalam kondisi yang baik.
INDAH YUNI
2021 · Thesis · Open Access
Stroke merupakan keadaan ditemukannya tanda-tanda klinis yang berkembang cepat yaitu defisit neurologik fokal dan global, stroke diakibatkan karena pembuluh darah otak mengalami penyumbatan yang menyebabkan otak tidak mendapatkan pasokan darah yang membawa oksigen yang diperlukan sehingga mengalami kematian sel/jaringan. Berdasarkan beberapa definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa Stroke merupakan kerusakan yang progresif dan irreversible dimana tubuh tidak mampu melakukan aktivitas secara mandiri. Tujuan umum laporan tugas akhir ini adalah Penulis dapat memahami konsep dan teori yang berkaitan dengan stroke serta memperoleh gambaran yang nyata terhadap pelaksanaan asuhan keperawatan pada klien Ny. A dengan diagnosa medis Stroke di Ruang Anggrek A RSUD Tarakan melalui proses pendekatan asuhan keperawatan secara holistik dan komprehensif. Penyusunan laporan tugas akhir ini penulis menggunakan metode deskriptif dengan tipe studi kasus, yaitu metode ilmiah yang menggambarkan keadaan yang sedang terjadi dan semua kegiatan hanya tertuju pada satu kasus secara intensif, dimulai dari pengumpulan data, klasifikasi data, analisis data, merumuskan diagnosis keparawatan, intervensi dan implementasi yang telah dilakukan. Hasil pengkajian pada Ny. A didapatkan lima diagnosa yaitu Risiko perfusi serebral tidak efektif berhubungan dengan hipertensi, gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan penurunan kekuatan otot, gangguan pola tidur berhubungan dengan hambatan lingkungan (pencahayaa, kebisingan), keletihan berhubungan dengan kondisi fisiologis (penyakit kronis), defisit perawatan diri berhubungan dengan kelemahan. Kesimpulan penulis mendapatkan pengalaman dalam merawat pasien dengan masalah utama non hemoragik stroke sesuai dengan tindakan yang berdasarkan kewenangan dan tanggung jawab perawat secara profesional.
DIAH INDRIANA
2021 · Thesis · Open Access
Diabetes Melitus atau sering disebut dengan kencing manis adalah suatu penyakit kronik yang terjadi ketika tubuh tidak dapat memproduksi cukup insulin atau tidak dapat menggunakan insulin (resistensi insulin). Indonesia menempati peringkat 7 sebagai negara dengan penyandang DM terbanyak di dunia, dan diperkirakan akan naik peringkat 6 pada tahun 2040. Laporan Tugas Akhir ini bertujuan mendapatkan pengalaman nyata tentang penerapan dan pelaksanaan asuhan keperawatan pada Ny. H dengan Diabetes Melitus Tipe II. Metode Penulisan Laporan Tugas Akhir ini menggunakan metode ilmiah dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi. Hasil pengkajian dari Ny. H terdapat 5 masalah keperawatan yaitu ketidakstabilan kadar glukosa darah, gangguan mobilitas fisik, gangguan integritas jaringan, gangguan pola tidur dan defisit nutrisi. Kesimpulan penulis menemukan kesenjangan yang ada pada teori tetapi tidak ada pada kasus mulai dari pengkajian dan diagnosis keperawatan. Evaluasi hasil yang didapatkan terdapat empat diagnosis yang teratasi.