FITRI HANDAYANI
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Fitri Handayani NPM: 1640501015 dengan judul skripsiTinjauan Yuridis Pertambangan Pasir LautIllegalOleh Mayarakat Di Kecamatan Sebatik,Dr.Syafruddin,S.H.,M.Hum sebagai pembimbing I dan Arif Rohman, S.HI.,LL.Msebagai Pembimbing II. Penelitian skripsi ini bertujuan untuk menjawab permasalahan penelitian yaitu: Bagaimana penegakan hukum pertambangan pasir laut illegal di Kecamatan Sebatik dan Bagaimana tanggung jawab (orang) pemilik pertambangan illegal terhadap kerusakan lingkungan akibat pertambangan di Kecamatan Sebatik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode hukum Normatif yaitu merupakan penelitian hukum untuk menetukan aturan hukum, prinsip hukum,maupun doktrin hukum untuk menjawab masalah hukum guna untuk menjawab masalah hukum yang dihadapi. ABSTRACT Fitri Handayani NPM: 1640501015with the thesis title juridical Review of Illegal sea sand Mining by the Community in SebatikDistrict,Dr.Syafruddin, S.H.,M.Hum as supervisor I and Arif Rohman, S.HI.,LL.M as Supervisor II. This thesis research aims to answer research problemes, namely: How to enforce the low on illegal sea sand mining in Sebatik District end How is the responsibility (person) of illegal mining owners to environmental damage due to mining in Sebatik District. The research medhod used in this study is the normative legal method,whick is a legal research to determine the rule of law, legal principles, and legal doctrine to answer legal problems in order to answer legal problems faced. Sea sand mining that has accurred in the Sebatik sub-district since 2007 until now can be said to be a criminal act of illegal mining. Lack of supervision and lack of firmness of law enforment officers against perpetrators (community) CAUSIng environmental damage in the form of abrasion along the coast of the sea, this is contrary to low 3 of 2020 concerning mineral end coal mining end law number 32 of 2009 concerning Environmental Management Until now, there are no cases of arrests from law enforcement officers and there is no form of community responsibility. Pertambangan pasir laut yang terjadi di kecamatan sebatik sejak tahun 2007 hingga saat ini dapat di katakan sebagai tindak pidana pertambangan illegal. kurangnya pengawasan dan tidak tegasnya aparat penegak hukum terhadap pelaku (Masyarakat) menyebabkan kerusakan lingkungan berupa abrasi di sepanjang pantai pesisir laut, hal ini bertentangan Dengan Undang Undang 3 Tahun 2020 Tentang Pertambangan Mineral Dan Batu Bara Dan Undang Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup Sampai saat ini tidak adanya kasus penangkapan dari aparat penegak hukum dan tidak adanya bentuk tanggung jawab masyarakat.
NUR RAHMAH NIAR
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kurikulum 2013 pada aspek standar proses yang mencakup perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran di SMK Kesehatan Kaltara Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian studi kasus menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh berdasarkan hasil observasi,kuesioner wawancara dan dokumentasi. analisis yang digunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru biologi telah mempersiapkan RPP sesuai kurikulum 2013 dengan baik dan lengkap. Pelaksanaan pembelajaran Biologi masih menggunakan metode ceramah karena sistem pembelajaran online dan melalui media slide PPT. Penyusunan RPP guru memiliki kendala dalam membedakan materi pembelajaran yaitu materi yang bersifat fakta, konsep, prinsip dan prosedur serta pelaksanaan pembelajaran belum sesuai dengan RPP yang disusun. pelaksanaan pembelajaran hanya secara daring atau online dengan menggunakan aplikasi webex meet dan guru biologi belum melakukan penilaian saat pembelajaran berlangsung.selain itu guru memberikan variasi dengan pembelajaran praktikum dilaboratorium sehingga dapat memfasilitasi pendekatan saintifik dan mengembangkan karakter siswa.
INNA PUTRISAKINAH
2021 · Thesis · Open Access
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan upaya guru dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa di SDN 016 Tarakan dan mendeskripsikan kondisi kemandirian belajar siswa di SDN 016 Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan di SDN 016 Tarakan pada tahun ajaran 2018/2019. Penelitian ini berfokus pada upaya guru dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa di SDN 016 Tarakan dan kondisi kemandirian belajar siswa di SDN 016 Tarakan. Adapun sumber data pada penelitian ini berupa data primer dan data sekunder dengan informan yaitu kepala sekolah, guru dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Serta menggunakan teknik analisis data kualitatif melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di SDN 016 Tarakan telah melakukan upaya melalui peranannya sebagai seorang guru seperti guru sebagai demonstrator, guru sebagai pengelola kelas, guru sebagai mediator dan fasilitator dan guru sebagai evaluator. Namun, upaya guru tersebut tidak sejalan dengan kondisi kemandirian belajar siswa seperti siswa belum memiliki kepercayaan diri, siswa belum memiliki kemampuan belajar sendiri, tetapi siswa memiliki sikap menghargai waktu.
ERBIANSYAH
2021 · Thesis · Open Access
Karamunting (Melastoma malabathricum) mengandung senyawa metabolik sekunder yang terdiri dari sponin, tanin, triteroenoid dan steroid, flavonoid yang mampu meningkatkan sistem imunitas. Penelitian ini bertujuan untuk menguji potensi tumbuhan karamunting sebagai imunostimulan pada benur (PL-20) yang diuji tantang dengan bakteri Vibrio parahaemolyticus. Metode penelitian dengan menggunakan Rancangan acak lengkap (RAL) 4 perlakuan 3 ulangan, yaitu perlakuan Kontrol tanpa pemberian ekstrak karamunting, Perlakuan (P1) 0,1 g/kg, Perlakuan (P2) 0,2 g/kg, Perlakuan (P3) 0,3 g/kg. Berdasarkan hasil penelitian pemberian pakan powder dengan ekstrak daun karamunting dengan konsentrasi berbeda sangat berpengaruh pada sistem imunitas pada udang windu. Daun karamunting memberikan pengaruh positif terhadap kelangsungan hidup udang windu yang diuji tantang dengan bakteri Vibrio parahaemolyticus. Nilai kelangsungan hidup udang windu (Penaeus monodon) tertinggi diperoleh pada perlakuan dosis 0,3 g/kg, menunjukkan berbeda nyata dibandingkan perlakuan tanpa pemberian ekstrak daun karamunting. Pemberian ektrak karamunting dapat meningkatkan sistem imunitas pada udang windu terhadap serangan bakteri Vibrio parahaemolyticus .
AMRIS PRIYANDI
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis belalang (Orthoptera) berdasarkan indeks keanekaragaman dan kelimpahan belalang di Hutan Penelitian Universitas Borneo Tarakan dan Potensi implementasinya pada pembelajaran Biologi kelas X SMA. Dari hasil penelitian belalang di Hutan Penelitian Universitas Borneo Tarakan terdapat 2 famili yaitu Acrididae dan Tettigonidae dengan terbagi 19 spesies Acrida ungarica, Acrida ungarica, Acrida conica, Oxya chinensis, Oxya japonica, Caryanda spuria, Trilophidia annulata, valanga nigricornis, xenocatantops humilis, Phlaeoba fumosa, Traulacris sp., Pseudoxya diminuta, Traulia borneensis, Oxya Serville, Xenacatantops humilis nymph, Elimaea sp, Conocephalus fasciatus, Ceraeocercus fuscipennis, dan Conocephalus Maculatus. Berdasarkan perhitungan indeks keanekaragaman yang dilakukan, keanekaragaman belalang pada kedua stasiun tergolong dalam kategori sedang dengan nilai H’ pada stasiun I 2,20 sedangkan pada stasiun II 2,57. Hasil perhitungan Indeks kelimpahan tergolong tinggi pada spesies Phlaeoba fumosa 24,54%, paling rendah yaitu spesies Oxya chinensis dan valanga nigricornis 0,53%. Adapun hasil analis keterkaitan penelitian pada pembelajaran biologi yaitu pada materi keanekaragaman hayati kompetensi dasar 3.2 mengenai berbagai tingkat keanekaragaman hayati di Indonesia, beserta ancaman dan pelestariannya dan kompetensi dasar 4.2 menyajikan hasil observasi berbagai tingkat keanekaragaman hayati di Indonesia serta usulan upaya pelestariannya.
NURITI
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan belajar dan faktor-faktor penyebab kesulitan belajar biologi pada siswa kelas VII SMP Negeri 3 Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VII-6 dan kelas VII-7 yang berjumlah 64 siswa, sampel ditentukan dengan cara purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes dan angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa kelas VII-6 dan kelas VII-7 (64 siswa) mengalami kesulitan belajar, nilai rata-ratanya adalah 44 dengan katagori kesulitan belajar tinggi. Faktor-faktor penyebab kesulitan belajar siswa berasal dari faktor internal (60,24%) dan faktor eksternal (60,36%) dengan kriteria cukup berpengaruh. Faktor-faktor penyebab kesulitan belajar tertinggi dari faktor internal adalah mencari dan membaca buku biologi pada saat jam pelajaran sedang kosong (53,52%), sedangkan faktor penyebab kesulitan belajar tertinggi dari faktor eksternal adalah teman bergaul siswa lebih senang mengajak bermain daripada belajar (52,34%) dengan kriteria cukup berpengaruh.
LISWIKI CHANDRA
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa baik secara umum maupun setiap indikator kemampuan pemecahan masalah matematika pada siswa kelas IX SMP Negeri 4 Tarakan dalam pembelajaran daring. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas IX semester ganjil tahun ajaran 2020/2021 di SMP Negeri 4 Tarakan. Metode pengumpulan data menggunakan tes kemampuan pemecahan masalah matematika berupa uraian. Adapun pemberian tes kemampuan pemecahan masalah matematika dilakukan secara daring menggunakan aplikasi Zoom dan WhatsApp. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 118 siswa yang diambil menggunakan teknik proportionate stratified random sampling.Hasil penelitian ini menujukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dalam pembelajaran daring tergolong kategori rendah dengan rata-rata sebesar 40.55. Untuk indikator memahami masalah tergolong kategori rendah dengan nilai rata-rata sebesar 32.03 atau dengan nilai persentase 19.75%, indikator merencanakan penyelesaian tergolong kategori sedang dengan nilai rata-rata sebesar 48.53 atau dengan nilai persentase 29.92%, indikator melaksanakan penyelesaian tergolong kategori sedang dengan nilai rata-rata sebesar 69.27 atau dengan nilai persentase 42.70%, dan indikator memeriksa kembali tergolong kategori rendah dengan nilai rata-rata sebesar 12.37 atau dengan nilai persentase 7.63%.
ENDRA BAYU
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keanekaragaman dan kelimpahan capung di area teresterial Kota Tarakan menjadi potensi implementasi terhadap pembelajaran Biologi kelas X SMA/MA. Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Lokasi penelitian terbagi menjadi tiga yaitu Persawahan Mamburungan, Hutan Kota Sawahlunto SKIP dan Lahan Pertanian Kampung Enam. Parameter yang diukur adalah keanekaragaman dan kelimpahan capung. Parameter lingkungan turut menjadi hal yang penting dalam penelitian ini diantaranya suhu, kelembaban, kecepatan angin, intensitas cahaya dan ketinggian. Hasil penelitian capung di area teresterial Kota Tarakan ditemukan delapan belas spesies dari dua famili diantaranya Libellulidae dan Coenagrionidae. Analisis tingkat keanekaragaman capung di area teresterial Kota Tarakan sebesar 2.69 yang menunjukan kriteria keanekaragaman jenis dalam kategori tingkat sedang. Kemudian nilai indeks kelimpahan capung tertinggi terdapat pada spesies Crocothemis servilia sebesar 14.41% yang dikategorikan dalam tingkat tendah, sedangkan spesies yang memiliki nilai kelimpahan terendah terdapat pada spesies Copera marginipes sebesar 0.71% yang dikategorikan dalam tingkat rendah. Selanjutnya dilakukan analisis keterkaitan penelitian keanekaragaman dan kelimpahan capung dengan pembelajaran Biologi, terdapat pada materi keanekaragaman hayati Indonesia kelas X SMA dengan Kompetensi Dasar (KD) 3.2 dan 4.2. Langkah pemanfaatan hasil penelitian menjadi potensi implementasi pada pembelajaran Biologi antara lain : (1) kejelasan potensi; (2) kesesuaian dengan tujuan pembelajaran; (3) Kejelasan sasaran; (4) Kejelasan pedoman eksplorasi; (5) Kejelasan perolehan yang ingin di capai.
MUHAMMAD ASWAR
2021 · Thesis · Open Access
Salah satu factor yang berperan dalam proses moulting kepiting bakau terdiri dari faktor eksternal dan faktor internal. Formula Oil Crab dan metode mutilasi dapat merangsang tubuh kepiting bakau melakukan pergantian kulit atau biasa disebut dengan Moulting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan lama waktu moulting kepiting bakau dengan menggunakan metode mutilasi dan penambahan formula Oil Crab. Metode penelitian dengan menggunakan Rancangan acak lengkap (RAL) 3 perlakuan 5 ulangan. Perlakuan 1 (Kontrol), Perlakuan 2 (penambahan formula Oil Crab) 0,1 mg/ekor, Perlakuan 3 (mutilasi) memotong seluruh kaki jalan kepiting bakau. Berdasarkan hasil penelitian tersebut kepiting bakau dapat Moulting seluruhnya pada perlakuan mutilasi di hari ke 19-26 dengan pertumbuhan berat badan mutlak mencapai rata- rata 24,40 gram. Sedangkan dengan metode penambahan formula Oil Crab dengan dosis 0,1 mg/ekor tidak memadai untuk kepiting bakau melakukan Moulting. pada akhir penelitian kepiting bakau dengan penambahan formula Oil Crab mencapai pertumbuhan berat badan mutlak bertambah mencapai rata-rata berat 19,60 gram. Data kualitas air selama penelitian menunjukkan suhu berkisar 27-32 oC, DO 6,4 - 7,8 mg/l, salinitas15-18 ppt dan pH 7.
AKLIN SIMON
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRACT The purpose of this study was to find out the level of motivation in learning English and to find out the correlation between students’ extrinsic motivation and students’ intrinsic motivation in learning English. The study was conducted at SMAK Don Bosco Tarakan. The sample of this study was 55 students of eleventh grades. This study uses descriptive quantitative analysis and the technique sampling used in this study was purposive sampling. Furthermore, the technique used in collecting data is questionnaires. The questionnaire consists of 40 questions in which question 1-15 are questions for extrinsic motivation and question 16-40 are questions for intrinsic motivation. The result of this study shows that the total mean score of extrinsic motivation was 2.42 and the total of mean score of intrinsic motivation was 2.63 However, the overall mean motivation was considered a medium level of motivation. Meanwhile, the result of correlation of this study indicates there is no significant correlation based on the Pearson product moment, the correlation coefficient or the rtest which was 0,213 was lower than rtable which was 0.266, Therefore, there was sufficient evidence to suggest that the Ho was accepted and Ha was rejected. On the other words there is no tendency that the students who motivated from extrinsic motivation in learning English will have a high motivation of intrinsic motivation in learning English.
M. ADNAN
2021 · Thesis · Open Access
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan gaya bahasa dalam kumpulan puisi “Setengah Tiang” karya Ali Syamsudin Arsi kajian stilistika. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa majas perbandingan dan majas penegasan dalam kumpulan puisi “Setengah Tiang” karya Ali Syamsudin Arsi. Teknik yang dipakai dalam penelitian ini adalah teknik analisis isi atau tekstual. Pegumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik pembacaan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan dalam penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa majas repetisi ialah majas yang paling dominan digunakan karena perulangan kata, frase dan klausa yang sama dalam satu kalimat. Hal ini menunjukkan bahwa Ali Syamsudin Arsi ingin menegaskan pada kalimat-kalimat tertentu bahwa kalimat tersebut memiliki kesan yang sangat mendalam, sedangkan majas yang jarang Ali Syamsudin Arsi gunakan ialah majas retoris majas yang jawabannya telah terkandung di dalam pernyataan tersebut, sedangkan Ali Syamsudin Arsi adalah penulis yang mencoba menyampaikan pesan dan makna yang mendalam kepada pembaca karena ingin menegaskan apa yang terjadi pada lingkungan sekitar. Adapun jumlah majas yang ditemukan ialah tediri dari 68 data yang terdapat dalam 12 majas, majas repetisi terdiri dari 16 data, majas paralelisme terdiri dari 14 data, majas personifikasi terdiri dari 10 data, majas alegori terdiri dari 10 data, majas simile terdiri dari 9 data, majas sinetesia terdiri dari 2 data, majas enumerasio terdiri dari 2 data, majas metafora terdiri dari 1 data, majas pleonasme terdiri dari 1 data, majas tautologi tediri dari 1 data, majas hiperbola terdiri dari 1 data dan majas retoris terdiri dari 1 data.
IKA YULIANI
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penilaian hasil belajar siswa sesuai kurikulum 2013 pada mata pelajaran IPA di SMP Negeri 2 Tarakan. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 4 orang yang terdiri dari 2 guru mata pelajaran IPA, Wakil Kepala Kurikulum dan Siswa dengan penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh berdasarkan hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru IPA terhadap perencanaan penilaian hasil belajar berdasarkan kurikulum 2013 yaitu sangat efektif (100%) dan pemahaman guru IPA terhadap pelaksanaan penilaian hasil belajar berdasarkan kurikulum 2013 yaitu efektif (70%). Pelaksanaaan penilaian hasil belajar dalam kurikulum 2013 rata-rata penilaian sikap dengan kategori efektif (75,0%), penilaian pengetahuan dengan kategori efektif (66,7%) dan penilaian keterampilan dengan kategori tidak efektif (37,5%). Proses implementasi penilaian sikap hampir tidak terlaksana, penilaian pengetahuan lebih dominan pada tes tertulis serta penilaian kompetensi keterampilan lebih dominan penilaian praktek hal ini berarti guru masih mengutamakan sistem penilaian yang berorientasi pada hasil kognitif siswa.
MONICA ELIDA SARI
2021 · Thesis · Open Access
This study aimed to measure student learning independence at the SMAK Frater Don Bosco Tarakan during the Covid-19 pandemic. Independent learning is a condition of student learning activities that are independent of others, students have a willingness to learn, have confidence in completing their learning tasks, and are responsible for solving their learning problems. This quantitative research was carried out through a survey method and data were collection through a scale. The sampling was done by using a purposive sampling technique. The number of samples in this study were 51, taken from 58 populations consisting of class XI IP A and XI IPS. The results showed that the learning independence of students at SMAK Frater Don Bosco Tarakan during the Covid 19 pandemic was in a very high category. This could be seen from the results of the percentage of 51 research samples, there were 23 students in the very high category with a percentage score of 45.1%.
LOLYTA DAMANIK
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren penelitian Pendidikan Biologi selama 1 dekade (2011-2020) di Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi pustaka dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu skripsi mahasiswa pendidikan biologi lulusan tahun 2011-2020 yang mengumpulkan ke perpustaakan UBT. Tren yang dilihat yaitu dari dimensi pendekatan yang digunakan, jenis atau metode penelitian, bidang penelitian dan sampel penelitian. Skripsi yang terkumpul berdasarkan data yang mengumpulkan ke perpustakan yaitu 315 buah skripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren penelitian pendidikan biologi yang dilihat dari sudut pandang pendekatan yang digunakan diperoleh bahwa pendekatan kuantitatif memiliki nilai yang signifikan dibandingkan dengan pendekatan yang lainnya dengan nilai persentase 53 % , pendekatan kombinasi dengan nilai persentase 37% dan kualitatif dengan nilai 10%. Selanjutnya berdasarkan bidang yang digunakan diperoleh bahwa 84% bidang pendidikan biologi dan 16% bidang biologi murni. Sedangkan jika dilihat dari jenis/metode penelitian yang sering digunakan adalah quasi eksperimen dan R&D dengan sampel yang banyak digunakan di jenjang SMP dan SMA.
HYCAL AL FARIST
2021 · Thesis · Open Access
Pada setiap kegiatan konstruksi tentu memiliki karakteristik yang disebabkan oleh keberagaman kondisi yang mempengaruhi proses kegiatan konstruksi itu sendiri, pada saat ini dapat kita temukan kegiatan konstruksi yang dalam pelaksanaannya berjalan tidak sesuai dengan waktu perencanaan sehingga perlu dilakukan evaluasi terkait kinerja waktu pelaksanaan proyek yang sedang berlangsung. Studi kasus dalam penelitian ini yaitu pada proyek Pembangunan Menara Suar Tanjung Batu dan Fasilitas Pendukungnya, proyek Pembangunan Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) di kota Tarakan, Pembangunan Gedung Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan, Konstruksi Fisik Pasar Tenguyun serta Pemeliharaan Bangunan Ruang Tunggu Pelabuhan Tengkayu 1 Kota Tarakan dengan data yang diambil berupa time schedule dan hasil kemajuan pekerjaan dilapangan, kemudian dilakukan analisis untuk mengetahui nilai varian jadwal dan indeks kinerja jadwal masing-masing proyek menggunakan metode nilai hasil. Berdasarkan analisis data didapatkan hasil bahwa terdapat beragam kondisi dari perkembangan kinerja waktu pada pelaksanaan proyek yang berlangsung selama masa pandemik Covid 19 di kota Tarakan, ada yang berjalan sesuai dengan waktu rencana dan ada yang mengalami keterlambatan. Pada pelaksanaan proyek Pembangunan Gedung Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan, proyek Pemeliharaan Bangunan Ruang Tunggu Terminal Pelabuhan Tengkayu 1 Kota Tarakan, dan proyek Konstruksi Fisik Pasar Tenguyun, nilai varians jadwal yang diperoleh yaitu bernilai positif serta indeks kinerja yang bernilai satu yang menyatakan proyek berjalan sesuai waktu yang direncanakan, sedangkan pada proyek Pembangunan Menara Suar Tanjung Batu dan proyek Pembangunan Gedung Majelis Ulama Indonesia, kota Tarakan, nilai varians jadwal yang diperoleh yaitu bernilai negatif serta nilai indeks kinerja dibawah nol yang menyatakan proyek mengalami keterlambatan.
TRI UTAMI
2021 · Thesis · Open Access
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMPTING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 9 TARAKAN Abstrak Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan dengan pendekatan kuantitatif. Variabel bebas pada penelitian ini adalah model pembelajaran Probing Prompting dan variabel terikat adalah kemampuan pemecahan masalah. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Tarakan. Sample penelitian diambil dengan menggunakan teknik probability sampling (simple random sampling) yang terbagi menjadi dua kelas yaitu kelas VIII-3 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-4 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes uraian serta analisis data menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Adapun dalam penelitian ini menggunakan uji hipotesis, uji statistik yang digunakan adalah uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji hipotesis yang telah dilakukan oleh peneliti terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan pemevahan matematika yang menggunakan model Probing Prompting dengan yang diajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Tarakan dengan thitung > ttabel yaitu 4,122 > 1,670 maka H0 ditolak. thitung berada pada daerah penerimaan H1 dan tolak H0 maka hipotesis H1 : µ1 > µ2 dapat diterima. Maka, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Probing Prompting terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tarakan.
RYAN KELLY
2021 · Thesis · Open Access
Ryan Kelly, NPM. 16.40501.091, dengan judul Skripsi “Perjanjian Bagi Hasil Padi Sawah Antara Pemilik Dengan Petani Penggarap Di Kecamatan Krayan Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara” dibawah bimbingan Dr. Basri, S.H., M.kn dan Wiwin Dwi Ratna F, S.H., M.Hum. Di Kehidupan Manusia Peranan Pertanian Sawah Padi Sangat Penting, Selain Sebagai Tempat Untuk Memenuhi Kebutuhan Utama Manusia, Juga sebagai Objek Dalam Perjanjian. Pelaksanaan Perjanjian Bagi Hasil Padi Sawah Banyak Di Lakukan Pada Masyarakat Pedesaan, Karena Mayoritas Penduduk Bekerja Sebagai Petani, Begitu Juga Dengan Pelaksanaan Perjanjian Bagi Hasil Padi Sawah Antara Pemilik Dengan Petani Penggarap Di Kecamatan Krayan Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara. Sampai Saat ini Perjanjian Bagi Hasil Padi Sawah Masi Di Gunakan Oleh Masyarakat Kecamatan Krayan Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara, Kecamatan Krayan juga Salah Satu Daerah Yang Terbilang Sangat Berpotensial Di Bidang Pertanian itu Semua Karena Lahan Pertanian Yang Cukup Luas Begitu Juga Dengan Irigasinya, Maka Tidak Heran Banyak Masyarakat Kecamatan Krayan yang Menjadikan Lahan Mereka Sebagai Lahan Pertanian Sawah Padi. Untuk itu Tujuan Dari Penelitian ini Adalah Untuk Mengetahui Dan Menganalisa Sistem Perjanjian Bagi Hasil Padi Sawah Yang Berlaku Di Kecamatan Krayan Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara Baik Bentuk, Jangka waktu, Dan Pembagianya. Dari Hasil Penelitian Yang Saya Peroleh, Bahwa Pelaksanaan Perjanjian Bagi Hasil Padi Sawah Antara Pemilik Dengan Petani Penggarap Di Kecamatan Krayan Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara Yaitu Mereka Melakukan Perjanjian Bagi Hasil Yang Mendasarkan Pada Kebiasaan Yang Sudah Turun-Temurun Di Lakukan Yakni Perjanjian Berdasarkan Persetujuan Dan Kespakatan Antara Pemilik Dengan Petani Penggarap yang Mau Menggarap Sawah Padi Miliknya, Yang Di Lakukan Secara Lisan Dengan Dasar Kepercayaan. Mengenai Hak Dan Kewajian Serta Imbangan Pembagian Hasil Juga Berdasarkan Kesepakatan Kedua pihak saja, Kemudian hapusnya atau putusnya hubungan kerja kedua belah pihak terjadi pada saat jangka waktu yang telah disepakati Bersama sudah berakhir atau pada saat musim panen berakhir maka perjanjian itu berakhir dengan sendirinya. Apabila Penggarap ingin meneruskan lagi untuk menggrap padi sawah itu maka harus mendapat izin atau persetujuan kembali dari pemilik padi sawah yang bersangkutan.
JIHAN NABILAH
2021 · Thesis · Open Access
The purpose of this study was to find out a significant relationship between speaking anxiety and speaking skills of the 2019 English Education students at the University of Borneo Tarakan. This research used quantitative methods. The sample was determined by using total sampling technique. Researcher took 69 students to carry out this research. Data were collected using questionnaires, speaking test, and interviews. Horwitz’ (1986) FLCAS questionnaire with 33 questions was used to measure students’ speaking anxiety and speaking test to measure students’ speaking skills. The Pearson Product Moment correlation test and Independent Sample T-test were used in analyzing the data. The result of this study showed that, first, there was no relationship between speaking anxiety and speaking skills because the r-test value (0.221) was lower than the r-table (0.235) and the sig.2-tailed value (0.068) was higher than 0.05 which indicated there was no relationship. Second, there was no significant difference in the speaking skills of students who had high and low levels of speaking anxiety. The result of Independent Sample T-test showed that the sig value. 2-tailed (0.152) was higher than 0.05. Third, there was a significant correlation between speaking anxiety and grammar on speaking skill as r-test (0.294) was higher than r-table (0.235) and the sig value. 2-tailed (0.014) was lower than 0.05. The result of the student interviews also showed that the aspect that could affect their speaking skills were components of speaking itself such as vocabulary, grammar, pronunciation, etc, confidence, preparation, and classroom atmosphere.
WIWIN PUSPITASARI
2021 · Thesis · Open Access
This study aimed at describing profile of English National Examination Results of Junior High Schools in Tana Tidung and dinding out whether there where differences in the Examination Results in terms of Schools status, school accreditation, majors, gender and student achievement. There where 8 Schools student in Tana Tidung in the accademic year 2018/2019. This research used a quantitative method. The results showed (1) where the researcher found that Schools with lower accreditation can get better results, (2) female student s where better than male students (3) for student achievement oh the results of the English National Examination was in the very poor category (4) and each districy there is no significant difference. As the significant value in each variable was less than the significant level of 0.05, the Hp was rejected. It was indicated that there where differences in English National Examination scores of junior high school students on Tana Tidung in terms of student achievement, school accreditation, gender and sub-disrtict.
MUHAMMAD RAHMAD
2021 · Thesis · Open Access
.