Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

9.639 item publik

Publikasi

Halaman 443 dari 482

An Analysis of Students Grammatical Error in Writing Narrative Text by The Eleventh Graders of SMAN 1 Tarakan

MUHAMMAD FAUJIL
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRACT Faujil, Muhammad (2021). An Analysis of Grammatical Error in Writing Narrative Text by The Eleventh Graders of SMAN 1 Tarakan. This research was conducted to identify and describe the types of grammatical error made by the eleventh graders of SMAN 1 Tarakan in writing narrative text. The researcher used descriptive qualitative as the method of the research. The subject of the research was the eleventh graders of science 1 class of SMAN 1 Tarakan in academic year 2020/2021. The Number of population that had been taken as the data were 36 and they were selected by using purposive sampling technique. The researcher collected the data by using writing test. The subjects were asked to write narrative text along with the generic structure well. The result showed that there were 203 errors found in student’s writing based on grammatical error classified by Turton (1995). There were 60 errors of verb tense, 52 errors of verb be, 3 errors of subject-verb agreement, 3 errors of determiner, 5 errors of plural, 4 errors of pronoun, 22 errors of wrong word, 5 errors of verb, 6 errors of preposition, 2 errors of conjunction, 4 errors of article, 9 errors of auxilary, 2 errors of adjective, 2 errors adverb, 3 errors of possesive, 4 errors of noun, 6 errors of infinitive, 4 errors of gerund, 8 errors of modal, 2 errors of quantifiers and 3 errors of comparative. Briefly, the grammatical error of Verb Tense becomes the most dominant error that appeared the most on student’s writing in narrative text. Keyword : Grammatical Error Analysis, Grammatical Errors, Narrative Text.

ANALISIS HUBUNGAN KARAKTERISTIK WIRAUSAHA DENGAN KINERJA UMKM AGRIBISNIS KOTA TARAKAN

ARISKA
2021 · Thesis · Open Access

ANALISIS HUBUNGAN KARAKTERISTIK WIRAUSAHA DENGAN KINERJA UMKM AGRIBISNIS KOTA TARAKAN Abstrak Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kota Tarakan memiliki potensi yang cukup besar. Karena didukung oleh sumber daya alam yang dimiliki kota Tarakan yang berlimpah telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian masyarakat di kota Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui karakteristik wirausaha UMKM agribisnis di Kota Tarakan, 2) mengetahui kinerja UMKM agribisnis kota Tarakan dan 3) mengetahui hubungan antara karakteristik wirausaha dengan kinerja UMKM agribisnis di Kota Tarakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif pada tujuan satu dan dua dengan kuisioner yang hasilnya akan diolah menggunakan metode skoring skala likert untuk mendeskripsikan tujuan satu dan dua. Tujuan ketiga dengan analisis korelasi Spearman menggunakan SPSS untuk menganalisis hubungan karakteristik wirausaha dengan kinerja UMKM agribisnis kota Tarakan. Hasil penelitian 1) Karakteristik pada UMKM Agribisnis di Kota Tarakan setuju bahwa mereka memiliki tingkat kepercayaan diri, dan berorientasi hasil yang baik sedangkan untuk karakter kepimpinan, pengambilan resiko, berorientasi kemasa depan, dan keorisinalitas dalam kategori sangat baik. 2) Kinerja usaha pada UMKM Agribisnis di Kota Tarakan berada dalam kategori baik, untuk pendapatan semakin meningkat dari waktu ke waktu dengan kategori skor baik dengan persentase 62%, dan kategori skor baik dengan persentase untuk volume punjualan semakin meningkat dari waktu kewaktu, dan wilayah pemaasaran semakin berkembang dari waktu ke waktu memiliki kategori skor baik dengan persentase 59%. 3).Berdasarkan analisis korelasi, semua karakteristik wirausaha berhubungan dengan kinerja usaha. Terdapat hubungan kuat pada karekteristik percaya diri, hubungan sangat kuat pada karakteristik kepimpinan dan keorisinalitas, dan terdapat hubungan sedang pada karakteristik berorientasi hasil, pengambil resiko dan berorientasi ke masa depan.

KAJIAN NERACA AIR DI WILYAH KOTA TARAKAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA

SWANDI ARIANTO. S
2021 · Thesis · Open Access

Swandi Ariyanto .S 15201010041. Kajian Neraca Air Di Wilayah Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara. Dibimbing oleh Sudirman Sirait. Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui neraca air dengan metode Thornthwaite dan Mather di wilayah Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara periode 2010-2019. Manfaat penelitian ini dapat memberikan informasi mengenai neraca air, perencanaan upaya pengelolan limpasan dan pengisian air tanah di wilayah Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan yaitu studi pustaka, pengumpulan data, pengolahan dan anlisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama priode 2010-2019 wilayah Kota Tarakan memiliki nilai curah hujan andalan sebesar 3685.4 mm, nilai ETp rata-rata 39.75 mm, nilai CHlebih 3208.4 mm, limpasan 1744.81 mm dan pengisian air tanah 1463,6 mm. Hasil perhitungan nilai STo tertimbang adalah 87.88, Kc tertimbang 0.36 mm dan nilai C tertimbang 0.54 mm.

PERAN PEREMPUAN PADA RUMAH TANGGA PETANI RUMPUT LAUT DI DESA LIANG BUNYU KECAMATAN SEBATIK BARAT KABUPATEN NUNUKAN

MILA AKMALIA
2021 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bermaksud menjawab tiga pertanyaan terkait peran perempuan pada rumah tangga petani rumput laut. (1) bagaimanakah karakteristik rumah tangga petani rumput laut? (2) bagaimana peran perempuan pada rumah tangga petani rumput laut? (3) bagaimana hubungan antara karakteristik rumah tangga petani rumput laut dengan peran perempuan?. Penelitian ini menggunakan metode penentu sampel Quota sampling dengan jumlah sampel 50 responden. Analisis data yang digunakan yaitu analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini yaitu (1) Mengetahui Karakteristik rumah tangga petani rumput laut di desa Liang bunyu terbagi menjadi empat, yaitu usia, ukuran rumah tangga, tingkat pendapatan dan jumlah pondasi rumput laut. Karakteristik usia mayoritas berada dalam kelompok usia muda (15-29 tahun). Karakteristik ukuran rumah tangga mayoritas berada pada ukuran sedang (3-5 orang). Karakteristik tingkat pendapatan mayoritas memiliki pendapatan besar, dan terakhir karakteristik berdasarkan jumlah pondasi mayoritas berada di kategori sedang (2-4). (2) Mengetahui Peran perempuan yang terbagi menjadi dua yaitu pada aktivitas produktif dan aktivitas reproduktif. Pada aktivitas produktif terbagi menjadi 3 tahapan yaitu tahapan praproduksi, tahapan produksi dan tahapan pascapanen. Dalam tahapan praproduksi usaha rumput laut perempuan cukup berperan dan banyak terlibat pada sebagian besar aktivitasnya. Pada tahapan produksi perempuan sangat sedikit atau hampir tidak berperan karena pengerjaan dan prosesnya dilakukan di lautan tempat pondasi rumput laut. Pada tahapan pascapanen juga perempuan cukup berperan terutama pada bagian penentuan masa panen dan mengatur hasil penjualan. Peran perempuan pada aktivitas reproduktif masih dikatakan sangat berperan dalam melakukan aktivitasnya sebagai seorang istri dan ibu rumah tangga dalam menjalankan tugas domestiknya. (3) mengetahui Hubungan karakteristik rumah tangga dengan peran perempuan terbagi menjadi 3 yaitu hubungan usia responden, hubungan ukuran rumah tangga dan hubungan tingkat pendapatan rumah tangga dengan peran perempuan. Dalam penelitian ini yang memiliki hubungan yang kuat yaitu usia dan tingkat pendapata, sedangkan hubungan ukuran rumah tangga memiliki hubungan yang lemah. Dalam penelitian ini hubungan karakteristik rumah tangga dengan peran perempuan tersebut bersifat positif.

ANALISIS KOMPARATIF USAHA TANI JAGUNG DENGAN IRIGASI PANCAR (SPRINKLER IRRIGATION) DAN TRADISIONAL DI DESA SEPUTUK KABUPATEN TANA TIDUNG

ALFIN OKTAVIA
2021 · Thesis · Open Access

Irigasi sprinkler merupakan suatu metode irigasi yang fleksibel dimana selain dapat digunakan untuk menyiram tanaman, bisa juga untuk digunakan untuk pemupukkan dan pemberantasan hama. Teknologi irigasi pancar (sprinkler irrigation) dapat memberikan efisiensi dan efektifitas yang cukup tinggi dalam memenuhi kebutuhan air bagi tanaman di Desa Seputuk khususnya pada tanaman jagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya penerimaan dan pendapatan usaha tani jagung di Desa Seputuk dengan menggunakan irigasi pancar dan tradisional, serta mengetahui tingkat efisiensi antara usaha tani jagung dengan irigasi pancar dan tradisional. Teknik analisis data menggunakan analisis usaha tani dan R/C Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan yang diperoleh dari petani jagung yang menggunakan irigasi pancar sebesar Rp.2.331.194 per 0,04 ha lebih besar dibandingkan dengan pendapatan petani jagung dengan tradisional sebesar Rp1.352.916 per 0,04 ha. Penerimaan pada usaha tani jagung dengan irigasi pancar sebesar Rp.2.800.00 per 0,04 ha sedangan penerimaan usaha tani jagung dengan tradisonal sebesar Rp.1.600.000 per 0,04 ha. Efesiensi usaha tani dengan irigasi pancar sebesar 7,16 lebih tinggi dibandingkan dengan efisiensi usaha tani dengan tradisonal sebesar 6,10. Hal ini dikarenakan pada usaha tani jagung dengan irigasi pancar pemanfaatan air bagi tanaman yang lebih optimal dibandingkan usaha tani jagung dengan cara tradisional.

Studi Tarian Ajai Sebagai Pengembangan Moral Di SDN 003 Kayan Selatan Kabupaten Malinau

LISLI SAMUEL
2021 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai moral apa saja yang terkandung dalam tarian ajai Suku Dayak Kenyah Kabupaten Malinau di Desa Lidung Payau. Tarian ajai memiliki nilai yang baik yang berkaitan dengan perilaku positif, dan nilai yang terkandung dalam tarian ajai juga berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, seperti saling menghargai tidak memandang rendah orang lain dan menghargai budaya yang ada di Indonesia. Moral adalah perilaku baik buruk seseorang, dan moral juga tata cara seseorang dalam berperilaku sehari-hari, kebiasaan perilaku yang sesuai dengan norma yang ada dalam masyarakat setempat dan adat yang dianut atau adat orang lain harus dihargai dan sebagai ukuran baik, buruk, wajar tidak wajar, benar dan salah seseorang dalam berperilaku. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode triangulasi (Gabungan), melalui pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di dalam tarian ajai terdapat nilai-nilai moral yang positif yang terkandung yaitu, saling menghargai, tidak memandang rendah orang lain dan menghargai pendapat orang lain.

MODEL STRUKTURAL PERAN LEMBAGA PADA SUBSISTEM AGRIBISNIS HILIR KELAPA SAWIT (ELAEIS SP) DI KABUPATEN NUNUKAN

SAKTI ABI MAYU
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Peran lembaga pada subsistem agribisnis hilir sangat penting mulai dari kegiatan pengolahan komoditas primer sampai pada pemasaran komoditas serta komoditas primer/produk olahan. adapun Permasalahan Subsistem Agribisnis Hilir kelapa sawit di kabupaten Nunukan dikarenakan beberapa faktor diantaranya yaitu : (1). lembaga yang berpengaruh terhadap berjalannya subsistem agribisnis hilir. (2).Peran lembaga pada subsistem agribisnis hilir sangat penting mulai dari kegiatan pengolahan komoditas primer dan sampai pada pemasaran komoditas serta komoditas primer/produk olahan. (3). lembaga-lembaga terkait yang meningkatkan kualitas nilai dan ekonomi menggunakan pola pemilahan, pengemasan, pengolahan, distribusi dan pemasaran.Hasil yang diperoleh , terdapat 11 Lembaga yang memiliki peran penting terhadap Subsistem Agribisnis Hilir Kelapa Sawit di Kabupaten Nunukan dan masuk dalam sektor linkage atau memiliki daya dorongan yang besar, tetapi juga dibutuhkan dorongan oleh lembaga yang lain terhadap Subsistem Agribisnis Hilir Kelapa Sawit yakni : (1). Dinas Pertanian dan Perkebunan, (2). Penyuuh Pertanian, (3). PERBANKAN Bank Rakyat Indonesia Kabupten Nunukan, (4). GAPOKTAN/Kelompok Wanita Tani/Kelompok Tani, (5) Tengkulak, (6) Dinas Koperasi, (7). Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa ( BPMD ), (8). Unit Usaha Koperasi, (9). Perusahaan Sawit, (10). Badan Pusat Statistik (11). Balai Karantina Pertanian. Sedangkan lembaga yang perlu diberdayakan adalah lembaga yang berada pada posisi dependent yakni lembaga yang kekuatan pendorong terhadap program lemah, dan sebaliknya ketergantungan terhadap program kuat yaitu : (1) Dinas Perhubungan Infokom, (2) Humas Pemerintah Nunukan. Kata Kunci : Peran Lembaga, Subsistem Agrbisnis Hilir, Kelapa Sawit

STUDI PERBANDINGAN PERKERASAN JALAN LENTUR METODE BINA MARGA DAN METODE AASHTO DENGAN MENGGUNAKAN UJI DYNAMIC CONE PENETROMETER (STUDI KASUS: RUAS JALAN GN. SELATAN KOTA TARAKAN)

ADNAN ABDUL RASYID
2021 · Thesis · Open Access

Perencanaan perkerjaan perkerasan jalan lentur memerlukan metode yang tepat sehingga dapat menghasilkan nilai pakai yang baik. Banyaknya pedoman serta aturan dalam perencanaan perkerasan jalan lentur yang ada sekarang ini menjadi pertimbangan bagi para Engineer dalam memilih manakah manual yang dapat memberikan hasil dan manfaat yang lebih baik. Lingkungan serta kebutuhan konstruksi yang diinginkan juga menjadi pengaruh penting dalam menentukan pilihan. Oleh karena itu, dilakukanlah analisa perbandingan dari perkerasan jalan lentur metode Bina Marga dan AASHTO dengan menggunakan DCP (Dynamic Cone Penetrometer) untuk mencari perbedaan yang dapat mempengaruhi hasil pekerjaan. Berdasarkan hasil sampling data lapangan dan analisis, nilai CBR (California Bearing Ratio) yang diperoleh sebesar 2,5% dan 3%. Proses perhitungan yang telah dilakukan menghasilkan nilai ketebalan yang berbeda. Nilai CBR yang semakin besar akan dipengaruhi oleh nilai tebal perkerasan. Dimana, semakin besar nilai CBR maka akan semakin kecil nilai ITP (Bina Marga) dan SN (AASHTO). Hasil perbandingan yang dilakukan menyatakan bahwa adanya perbedaan pada metode Bina Marga dan AASHTO. Adapaun perbedaan terletak pada metode AASHTO diperoleh tebal perkerasan yang lebih tipis dikarenakan ada beberapa perbedaan parameter perhitungan, asumsi dalam perhitungan, batasan-batasan minimum tebal pekerasan masing-masing metode, serta kondisi lingkungan dan iklim setempat.

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHA SARANG BURUNG WALET DI DESA TENGKU DACING KECAMATAN TANA LIA KABUPATEN TANA TIDUNG

RAHAYU NUR FADILLAH
2021 · Thesis · Open Access

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjawab tiga pertanyaan. Pertama, bagaimana karakteristik rumah burung walet di Desa Tengku Dacing ? Kedua, bagaimana produksi dan pendapatan usaha sarang burung walet di Desa Tengku Dacing ? Ketiga, faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi produksi dan pendapatan usaha sarang burung walet di Desa Tengku Dacing ?. Data yang di gunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer yaitu data yang di dapatkan melalui wawancara, observasi dan kuesioner. Data Sekunder yaitu data yang didapatkan melalui dokumen, catatan, jurnal, dan lain-lain yang dibutuhan dalam penelitian. Analisis data menggunalakan fungsi Cobb Douglas. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa: Pertama, Karakteriatik rumah burung walat di Desa Tengku Dacing memiliki ukuran penangkaran yang beragam, rumah penangkaran burung walet terbuat dari material yang berbahan dasar kayu, memilki jumlah tingkatan maksimal 3 lantai, adapun bagian dan pelengkap isi dari penangkaran yaitu ukuran lubang keluar masuk, panjang papan sirip (m), jumlah tampungan baskom, dan ventilasi udara. Kedua, Pendapatan peternak sarang burung walet di Desa Tengku Dacing rata-rata di atas Rp.1.000.000/bulan dan yang paling besar pendapatannya yaitu Rp.32.500.000/bulan dengan produksi sebesar 2,5 kg. Ketiga, Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi usaha sarang burung walet di Desa Tengku Dacing yaitu ada variabel ukuran bangunan, lama usaha, tenaga kerja, dan pendapatan. Adapun Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usaha sarang burung walet di Desa Tengku Dacing Kecamatan Tana Lia Kabupaten Tana Tidung yaitu ada variabel harga sarang walet, upah per bulan, biaya racun hama, harga audio walet, harga parfum, dan produksi.

PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PADA GURU SMP NEGERI HONORER DI KOTA TARAKAN

MAYESTIKA JASMITHA
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAK PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA GURU HONORER SMP NEGERI DI KOTA TARAKAN Mayestika Jasmitha Budi Hasyim, S.E., M.SC Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Komitmen Organisasi, dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Guru Honorer SMPN Di Kota Tarakan. Hipotesis dalam penelitian ini adalah adanya Komitmen Organisas berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan, kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling, dan didapatkan 50 orang responden dari jumlah populasi sebanyak 105 Guru Honorer SMP Negeri Di Kota Tarakan. Untuk uji hipotesis digunakan model regresi linier berganda dan uji t. Metode analisis menggunakan alat analisis dengan bantuan program SPSS versi 22.0. Hasil penelitian ini menunjukkan komitmen organisasi dan kepuasan kerja berpengaruh positif dan terhadap kinerja guru honorer. Kata Kunci : Komitmen Organisasi, Kepuasan Kerja, Kinerja, Guru Honorer

ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN PRODUK MADU LEBAH KELULUT (TRIGONA SP) DI KOTA TARAKAN

RAUDYA TUZZAHRAH
2021 · Thesis · Open Access

ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN PRODUK MADU LEBAH KELULUT (Trigona sp) DI KOTA TARAKAN. ABSTRAK Penelitian ini bermaksud menjawab empat pertanyaan terkait produk madu lebah kelulut (trigona sp) di Kota Tarakan. Yang pertama bagaimana saluran pemasaran produk madu lebah kelulut (trigona sp) Di Kota Tarakan ?, kedua bagaimana margin pemasaran produk madu lebah kelulut (trigona sp) Di Kota Tarakan ? yang ketiga bagaimana farmer’s share saluran pemasaran produk madu lebah kelulut (trigona sp) di Kota Tarakan ? dan yang ke empat bagaimana tingkat efisiensi saluran pemasaran produk madu lebah kelulut (trigona sp) Di Kota Tarakan. Metode pengumpulan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling yaitu teknik pengambilan data secara sengaja, (Sugiyono, 2017) dengan kriteria yaitu : lembaga yang ikut serta menjadi distributor madu lebah kelulut trigona sp dan kegiatan distribusi harus continue (berlanjut) dan menentukan sumber-sumber informasi yang ada. Metode pengambilan sampel menggunakan metode sampling total, merupakan teknik pengambilan sampel dimana seluruh anggota populasi dijadikan sampel semua sebagai subyek yang dipelajari atau sebagai responden pemberi informasi. Jumlah sampel responden sebanyak 3 pengusaha madu lebah kelulut trigona sp binaan UPT.KPH Kota Tarakan, 1 orang pengelola koperasi UPT.KPH Kota Tarakan, dan 1 orang pengelola UMKM Kota Tarakan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data Sekunder adalah data yang diperoleh oleh pihak lain melalui studi pustaka. Data sekunder diambil dari literatur-literatur yang relavan seperti paper, jurnal, dan karya ilmiah lainnya. Data primer adalah data yang didapatkan secara langsung, data ini didapatkan dari hasil wawancara kepada pengusaha madu lebah kelulut (trigona sp) di Kota Tarakan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif, analisis margin pemasaran, analisis farmer’s share, dan analisis efisiensi pemasaran. Hasil dari penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa : pertama, terdapat tiga saluran pemasaran produk madu lebah kelulut (trigona sp) di Kota Tarakan yaitu dimana saluran I produsen langsung menjual produk madu ke konsumen akhir tanpa melalui lembaga pemasaran, saluran II produsen menjual produk madu nya melalui satu lembaga pemasaran, dan saluran III produsen menjual produk madu nya melalui dua lembaga pemasaran. kedua, total margin pemasaran pada saluran I dan II sama yaitu Rp. 0, pada saluran III total margin yang diperoleh sebesar Rp. 10.000. Ketiga, hasil Farmer’s Share dari ketiga saluran pemasaran yaitu sebesar 100%. Keempat, hasil perhitungan efisiensi pemasaran dari ketiga saluran pemasaran yaitu 0%. Sesuai kaidh keputusan 0-33% dikatakan efisien. Kata kunci : Madu, Lebah Kelulut (trigona sp), Saluran Pemasaran, Margin Pemasaran, Farmer’s Share, Efisiensi Pemasaran.

PENGARUH PEMBERIAN POC LIMBAH CAIR TAHU DAN MULSA ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KACANG HIJAU (VIGNA RADIATA L.)

M. SOESILO DERMAWAN
2021 · Thesis · Open Access

Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman kacang hijau dengan memodifikasi dosis pupuk organik cair dan pemberian mulsa organik. Penggunaan bahan organik sebagai pupuk organik cair (POC) dimaksudkan untuk menambah unsur hara bagi tanaman. Limbah tahu dapat memberikan nilai tambah bagi kesuburan tanah karena limbah tahu mengandung N, P, K Ca, Mg dan C organik yang berpotensi meningkatkan kesuburan tanah. Pemakaian mulsa organik merupakan salah satu pemanfaatan bahan organik yang baik bagi pertumbuhan tanaman. Mulsa dapat berperan dalam mengubah keadaan iklim mikro yang dapat mempengaruhi sifat tanah, menguntungkan untuk pertumbuhan, perkembangan dan peningkatan hasil tanaman. Penelitian ini dilaksanakan di lahan Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan menggunakan rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 faktor yaitu faktor 1 dosis pupuk organik cair (POC) dengan 4 taraf dan faktor 2 mulsa organik dengan 3 taraf diulang sebanyak 3 kali. Parameter Pengamatan yaitu tinggi tanaman, lebar daun, diameter batang, jumlah daun, berat biji, berat polong, bjumlah cabang jumlah polong. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam dan diuji lanjut dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa dosis pupuk organik cair (POC) berpengaruh nyata pada pertumbuhan tinggi tanaman, lebar daun, jumlah daun, diameter batang, jumlah cabang, berat polong, berat biji dan jumlah polong, dengan dosis terbaik pada perlakuan 90 ml/tanaman (L1), dan pada Mulsa organik berpengaruh nyata pada parameter lebar daun dengan perlakuan terbaik mulsa jerami (M1). Interaksi perlakuan terbaik pada mulsa organik + POC 90 ml/tanaman (M1L1) yang diaplikasikan memberikan pengaruh nyata pada parameter jumlah daun.

RESPON PERTUMBUHAN BIBIT KANTONG SEMAR (NEPENTHES MIRABILIS) TERHADAP WAKTU PERENDAMAN STEK BATANG DALAM LARUTAN ATONIK

HENDI MAKSON
2021 · Thesis · Open Access

Kantong semar (N. mirabilis) merupakan tumbuhan tropis yang memiliki nilai penting sebagai tanaman hias dan tanaman obat yang telah dimanfaatkan secara tradisional. Upaya perbanyakan tanaman Kantong Semar secara vegetatif dengan stek batang dapat menemukan kendala tanaman mudah mati karena sulit membentuk akar dan tunas baru. Upaya untuk meningkatkan pertumbuhan tunas dan perakaran dilakukan dengan bantuan ZPT. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh waktu perendaman stek batang dalam larutan atonik terhadap pertumbuhan bibit kantong semar (N. mirabilis) dan untuk mengetahui waktu perendaman stek batang dalam larutan atonik yang mampu memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan bibit kantong semar (N. mirabilis). Penelitian ini dilaksanakan di Kampung Baru Kelurahan Pamusian Kecamatan Tarakan Tengah. Penelitian ini menggunakan RAK satu faktor yaitu pengaruh waktu perendaman stek batang di dalam larutan atonik. Terdapat lima perlakuan yaitu (P0) control, (P1) 10 menit (P2) 20 menit, (P3) 40 menit, (P4) 80 menit, dan diulang sebanyak lima kali dengan pemberian 2 ml/l air larutan atonik. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan sidik ragam (ANOVA) dan diuji lanjut dengan menggunakan uji BNT taraf 5%. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan waktu perendaman stek batang dalam larutan atonik mampu meningkatkan pertumbuhan panjang tunas, panjang daun, lebar daun dan jumlah daun, tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap parameter persentase stek hidup, kecepatan tumbuh tunas, jumlah tunas dan panjang akar bibit Kantong Semar (N. mirabilis). Perlakuan waktu perendaman stek batang dalam larutan atonik konsentrasi 2 ml/l air dengan waktu perendaman 0 menit (P0), 10 menit (P1), 20 menit (P2), 40 menit (P3), dan 80 menit (P4) menunjukkan bahwa 80 menit (P4) adalah perlakuan waktu perendaman yang memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan bibit Kantong Semar (N. mirabilis) pada umur 12 MST dengan panjang tunas (9,34 cm), panjang daun (8,02 cm), jumlah daun (5,2 helai), lebar daun (2,34 cm).

ANALISIS WILAYAH BASIS DAN TREND PERKEMBANGAN KOMODITAS KOPI DI KALIMANTAN UTARA

SEPTIAN BELDY APRIAN
2021 · Thesis · Open Access

ANALISIS BASIS WILAYAH DAN TREND PERKEMBANGAN KOMODITAS KOPI DI KALIMANTAN UTARA ABSTRAK Kalimantan Utara merupakan salah satu wilayah Kalimantan yang memiliki banyak potensi. Potensi tersebut diantaranya Potensi Komoditas Kopi yang bisa menjadi unggul. Namun, ternyata banyak orang yang belum mengetahuinya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi sektor basis yang ada di Kalimantan Utara dengan menggunakan alat analisis Location Quotient (LQ) dan menggunakan alat analisis Trend Perkembangan kemudian kedua alat analisis tersebut digabungkan. Tujuan yang terakhir yaitu mengidentifikasi wilayah mana saja yang memiliki potensi wilayah basis dan trend perkembangan perkebunan kopi. Berdasarkan hasil analisis LQ dan trend diketahui bahwa sektor wilayah basis di Kalimantan Utara dengan menggunakan analisis keduanya lalu diketahui bahwa ada 3 dari Kabupaten yang ada di Kalimantan Utara memiliki keunggulan. Kabupaten yang memliki potensi unggulan yaitu Kabupaten Malinau, Kabupaten Bulungan, dan Kabupaten Tana Tidung. Ketiga Kabupaten tersebut merupakan sektor yang potensial untuk dikembangkan.

PENGARUH SERVICE RECOVERY TEHADAP KEPUASAN PELANGGAN (STUDI KASUS PADA PELANGGAN WIFI INDIHOME KOTA TARAKAN)

MUHAMMAD ROFIQUL RIZAL
2021 · Thesis · Open Access

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran Distributive Justice, Procedural Justice dan Interactional Justice terhadap Kepuasaan Pelanggan Wifi Indihome di kota Tarakan. Ukuran sampel yang diambil sebanyak 100 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner penelitian dimana data yang diperoleh selanjutnya menggunakan teknik analisis regresi dan uji t. Metode analisis menggunakan alat analisis dengan bantuan program IBM SPSS versi 26.0. Hasil penelitan ini menunjukkan bahwa Distributive Justice dan Procedural Justice memliki pengaruh yang positif terhadap Kepuasaan Pelanggan Wifi Indihome Kota Tarakan sedangkan Interactional Justice tidak berpengaruh terhadap Kepuasaan Pelanggan Wifi Idihome Kota Tarakan.

PENGARUH PENGAWASAN DAN DISIPIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS PEKERJAAN UMUM DAN TATA RUANG KOTA TARAKAN

CRISTIAN CHANDRA KANETY
2021 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Pengawasan dan Disiplin Kerja terhadap Pegawai Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Tarakan. Hipotesis dalam penelitian ini adalah adanya pengawasan berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai dan disiplin kerja berpengaruh positif terhadap kinerja. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode sampling jenuh dimana penentuan sampel diambil dari seluruh anggota populasi sebanyak 92 pegawai Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Tarakan. Untuk uji hipotesis digunakan model regresi linier berganda dan uji t. Metode analisis menggunakan alat analisis dengan bantuan program IBM SPSS versi 26.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengawasan tidak berpengaruh terhadap kinerja dan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Tarakan.

PENGARUH KOMITMEN, MOTIVASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN CV. FORTUNE ENGINEERING TARAKAN

SITI KHADIJAH
2021 · Thesis · Open Access

CV. Fortune Engineering is a consulting service provider in the fields of architecture, structure, structuring, mechanical, electrical, plumbing, and other engineering fields. Vision and mission of Fortune Engineering, namely to become planning consultant company, qualified and trusted architectur and engineering that ensures customer satisfaction and ensures client satisfaction, efforts to improve services on an ongoing basis, on time and manufacture and informative. CV. Fortune engineering is a type of construction planning & supervisory service business called a consultant, a company that performs construction work in the fields of: architectural planning; Engineering Planning (engineering); Spatial Planning; Architectural Supervision; Engineering Supervision (engineering); Spatial Planning Supervision; Specialist Consultancy; and other consulting services. The results of the research of respondents, namely based on gender, there were 36 respondents based on male gender with 29 houses or about 80.6%, female or around 19.4%. For respondents aged between 19-30 years as many as 17 people or about 47.2%, between the ages of 31-40 years as many as 26 people or about 44.4% and aged> 40 years as many as 3 people or about 8.3%. It is known that almost half of the respondents who filled out the questionnaire were aged 19-30 years. based on the latest high school education refers to 13 people or about 36.1%, D3, S1 related to 23 people or about 63.89%. Commitment has a positive effect on the employee performance of CV Fortune Tarakan, it is shown from the t test results of 6.059 and t table of 1.684 with a significant 0.009 which is smaller than 0.05, therefore the higher the employee commitment, the higher the employee performance at the company . Motivation has a positive effect on the performance of employees of CV. Fortune Tarakan, it is shown from the results of t count of 3.483> ttbael 1.684 and the significant level is less than 0.05 0.05). Thus the higher the employee motivation, the higher the employee's performance at the company. This means that with the motivation given by the company to employees, both rewards and awards, the maximum performance given by employees to the company will be given. The work environment has a positive effect on the performance of the employees of CV Fortune Tarakan. This is shown from the results of t count of 4.288 and t table of 4.288 and t table of 1.684 significant value of 0.023 which is smaller than 0.05. This shows a good work environment that is able to guarantee employee performance which in turn allows the company to obtain positive attitudes and behavior and will work in the interests of the company so that it will also have a good impact and can provide benefits for the company.

PENERAPAN ANALISIS ABC DALAM PENGENDALIAN PERSEDIAAN PRODUK (STUDI KASUS PADA USAHA KECIL MENENGAH (UKM) KRIPIK SINGKONG QOBHID DI KOTA TARAKAN)

DEWI SRI HANDRIANI
2021 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolahan persediaan produk Kripik Singkong. Permasalahan penelitian adalah (1) Bagaimanakah pengendalian persediaan produk keripik singkong (2) Bagaimanakah pengelompokan pengendalian persediaan produk keripik singkong. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Metode pengumpulan data adalah dengan metode wawancara dan oservasi. Subjek penelitian ini adalah UKM Qobidh Cracker. Dengan metode analisis ABC.Kesimpulan hasil penelitian ini adalah Perhitungan bulan Juni kelas A memliki nilai volume tahunan rupiah sebesar 48,19 % dari total persediaan yang terdiri dari 1 item (20%) persediaan produk, kelas B memliki nilai volume tahunan rupiah sebesar 19,68 % dari total persediaan produk yang terdiri dari 1 item (30%) persediaan, kelas C memliki nilai volume tahunan rupiah sebesar 32,13 % dari total persediaan produk yang terdiri dari 4 item (50%). Pada bulan Juli kelas A memliki nilai volume tahunan rupiah sebesar 43,39 % dari total persediaan produk yang terdiri dari 1 item (20%) persediaan, kelas B memliki nilai volume tahunan rupiah sebesar 17,46 % dari total persediaan produk yang terdiri dari 1 item (30%) persediaan, kelas C memliki nilai volume tahunan rupiah sebesar 27,72 % dari total persediaan yang terdiri dari 4 item (50%) dan Pada bulan Agutus kelas A memliki nilai volume tahunan rupiah sebesar 41,33 % dari total persediaan yang terdiri dari 1 item (20%) persediaan, kelas B memliki nilai volume tahunan rupiah sebesar 24,49 % dari total persediaan produk yang terdiri dari 1 item (30%) persediaan, kelas C memliki nilai volume tahunan dollar sebesar 29,59 % dari total persediaan produk yang terdiri dari 4 item (50%) persediaan produk. Hasil penelitian ini diharapakan dapat memberikan input bagi para pemilik perusahaan atau pemimpinan khususnya mengenai pererapan analisis ABC dalam pengendalian persediaan dalam manajemen operasi.

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH DASAR DI PULAU SEBATIK

ANDI MUHAMMAD AKMAL AKBAR
2021 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Gaya Kepemimpinan () dan Budaya Organisasi () terhadap Kinerja (Y). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survey. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga pendidik di SDN 001 Sebatik Timur. Teknik pengamilan sampel menggunakan sampling jenuh dengan responden sebanyak 26 orang. Pengukuran variabel pada penelitian ini menggunakan skala likert. Teknik pengumpulan data menggunkaan kuesioner teknik pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial Gaya Kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja, dan secara parsial Budaya Organisasi tidak berpengaruh terhadap Kinerja.

PENGARUH KONSENTRASI LIMBAH CUCIAN BERAS DAN INTERVAL WAKTU PEMBERIAN TERHADAP TANAMAN SAWI HIJAU (BRASSICA JUNCEA.L)

ADE SUCI MARDIAH
2021 · Thesis · Open Access

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk limbah cucian beras dan interval waktu terhadap pertumbuhan sawi hijau serta mengetahui jumlah konsentrasi yang tepat pada tanaman sawi hijau (B. Juncea L.). Limbah cucian beras merupakan limbah organik yang bermanfaat bagi tanaman dan dapat dijadikan pupuk pada tanaman, namun dalam pengaplikasian dibutuhkan takaran yang sesuai dan interval waktu pemberian yang tepat pula, agar hasil yang didapatkan menjadi maksimal. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu Rancangan acak kelompok (RAK) 3 kali ulangan, dosis masing-masing limbah air cucian beras memiliki konsentrasi yang berbeda diantaranya 100% (K1), 50% (K2), dan 25% (K3). selain itu interval waktu yang digunakan pada penelitian ini adalah 2 hari sekali (I1) , 4 hari sekali (I2), 7 hari sekali (I3). Hasil yang diperoleh dari penelitian yaitu pada parameter tinggi tanaman , jumlah daun, jumlah akar, dan berat kering akar tidak perpengaruh nyata pada semua perlakuan. pengaruh nyata terlihat pada ulangan parameter panjang daun 2mst, lebar daun 2mst diameter batang 3 mst, berat basah akar, dan berat basah tanaman sawi. Parameter panjang akar berpengaruh nyata pada ulangan, perlakuan, dan konsentrasi, namun pada uji lanjut DMRT 5% hasil yang diperoleh tidak berbeda nyata untuk semua parameter. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh dalam penelitian ini menyatakan bahwa hubungan antara pemberian limbah cucian beras dan interval waktu tidak berbeda nyata, namun pada perolehan hasil rata rata menunjukkan yang lebih mendominasi dan hasil terbaik adalah penggunaan limbah cucian beras 100% dan interval waktu pengaplikasian dua kali sehari dibeberapa parameter, selain itu terdapat pula pengaruh dari parameter panjang akar tanaman sawi yang berbeda nyata saran sebaiknya untuk konsentrasi pada kandungan air beras di tingkatkan dan interval waktunya di tambah, untuk mengetahui pengaruh kedunya lebih jauh, serta pengaruhnya terhadap perpanjangan akar pada tanaman sawi.