Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

9.639 item publik

Publikasi

Halaman 450 dari 482

PERTANGGUNG JAWABAN HUKUM NAHKODA DAN PEMILIK KAPAL TERHADAP TERJADINYA KECELAKAAN KAPAL

RAHMAWATI
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAK RAHMAWATI NPM: 1640501043. Skripsi ini berjudul “Pertanggung Jawaban Hukum Nahkoda dan Pemilik Kapal Terhadap Terjadinya Kecelakaan Kapal” di bawah arahan dan bimbingan Bapak Mansyur, S.H., M.H dan Bapak Arif Rohman S.HI., LL.M. Transportasi laut dapat dikatakan sebagai salah satu kebutuhan pokok manusia, karena sebagai penunjang kehidupan dan untuk kemajuan perekonomian suatu daerah maupun suatu negara sesuai peraturan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, dimana mengatur mengenai tanggung jawab pihak-pihak kapal untuk bertanggung jawab apabila terjadi kecelakaan kapal yang mengakibatkan korban jiwa dan kerugian, dan untuk memberikan rasa aman bagi konsumen yang menggunakan jasa angkutan laut. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis untuk menjawab permasalahan di atas adalah yuridis normatif yang mengkaji dan menganalisa tentang pengaturan hukuman tanggung jawab pihak kapal nahkoda dan pemilik kapal kepada korban kecelakaan kapal melalui sumber perundang-undangan, buku, internet, jurnal, surat kabar dan literasi-literasi lainnya, sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kasus, pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian ini memberitahukan bahwa nahkoda sebagai pemimpin tertinggi dalam kapal bertanggung jawab atas terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan adanya korban jiwa karena kelalaian yang diperbuat oleh nahkoda dimana mendapat hukuman penjara yang ditetapkan oleh hakim namun harus sesuai dengan ketentuan undang-undang pelayaran, dalam hal mengenai tanggung jawab ganti rugi pemilik kapal bertanggung jawab atas barang yang berada dikapal miliknya, apabila selama berlayar kapal tersebut mengalami kecelakaan dan barang yang berada dalam kapal miliknya mengalami kerusakan, hilang dan lain-lain selama berlayar maka pemilik barang dapat menuntut ganti rugi atas barang yang dimilikinya bentuk tanggung jawab pemilik kapal. ABSTRACT RAHMAWATI NPM: 1640501043. with the title "Legal Liability of Captain and Ship Owner Against Ship Accidents" under the direction and guidance of Mr. Mansyur, S.H., M.H and Mr. Arif Rohman S.HI., LL.M. Sea transportation can be said to be one of the basic human needs, because as a life support and for the economic progress of a region or a country according to the regulations of Law Number 17 of 2008 concerning Shipping, which regulates the responsibility of the parties to be responsible in the event of an occurrence. ship accidents resulting in casualties and losses, and to provide a sense of security for consumers using sea transportation services. The research method used by the author to answer the above problems is juridical normative which studies and analyzes the regulation of the liability of the ship captain and ship owner to victims of ship accidents through statutory sources, books, internet, journals, newspapers and literacy. other literacy, while the approach used is a case approach, a statutory approach and a conceptual approach.The research method used by the author to answer the above problems is juridical normative which studies and analyzes the regulation of the liability of the ship captain and ship owner to victims of ship accidents through statutory sources, books, internet, journals, newspapers and literacy. other literacy, while the approach used is a case approach, a statutory approach and a conceptual approach. The results of this study inform that the captain as the highest leader in the ship is responsible for accidents that result in casualties due to negligence committed by the skipper who gets a prison sentence set by the judge but must be in accordance with the provisions of the shipping law, in terms of liability. compensation for the owner of the ship is responsible for the goods in his own ship, if during sailing the ship has an accident and the goods on his ship are damaged, lost etc. during sailing, the owner of the goods can claim compensation for the goods in his possession. replied the ship owner.

ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN PADA NOVEL PULANG KARYA TERE LIYE (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA)

WIDIYA NATALIA
2021 · Thesis · Open Access

Tujuan Penelitian ini yaitu peneliti ingin mengetahui dan mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan dalam novel Pulang karya Tere Liye yang diterbitkan oleh Republika cetakan 2015.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari novel Pulang Karya Tere Liye. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan teknik baca, menandai, catat. Artinya peneliti membaca teks secara keseluruhan dan menandai serta mencatat dengan cermat dan teliti. Novel Pulang Karya Tere Liye yang didasrkan pada nilai pendidikan. Perlu dianalisis karena novel pulang merupakan salah satu bentuk karya sastra yang dapat dijadikan pedoman untuk mengubah perilaku dan sikap pembaca baik secara langsung maupun tidak langsung melalui nilai-nilai yang terkandung didalamnya, sehingga pembaca sebagai penikmat karya sastra dapat bersikap sesuai dengan nilai yang terkandung di dalam novel tersebut. Jumlah keseluruhan Nilai Pendidikan yan di temukan peneliti berjumlah 45 data. Data yang sudah diperoleh dianalisis dengan cara menginterpretasikan data tersebut kemudian dibuat kesimpulan. Nilai pendidikan terdiri dari empat macam nilai pendidikan diantaranya, Nilai pendidikan Religius, Moral, Sosial, dan Budaya. Dari keempat nilai pendidikan ini hanya satu nilai pendidikan yang lebih banyak diperoleh datanya sebanyak 21 data nilai pendidikan moral. Nilai pendidikan Religius 3 data, Nilai pendidikan Sosial 9 data, dan Nilai Pendidikan Budaya sebanyak 10 data. Dari keempat nilai pendidikan yang paling dominan adalah nilai pendidikan moral dari ketiga nilai pendidikan lainnya.

A descriptive study of teaching reading in the eight grade students of smp negeri 5 tarakan

SANU
2021 · Thesis · Open Access

A DESCRIPTIVE STUDY OF TEACHING READING IN THE EIGHT GRADE STUDENTS OF SMPN 5 TARAKAN Abstract The purpose of this study was to find out the learning methods used by teachers in teaching reading for eighth graders at SMP Negeri 5 Tarakan. The subject of this research is an English teacher in the eight grade with 30 students in the 2020/2021 academic year. This is a qualitative descriptive study. the data were obtained through interviews, class observation and documents. The results showed that the learning methods used by teachers in reading class were GTM (Grammar Translation Method) and DM (Direct Method). These methods were effective, because the students can understand a text more. In addition, there are other methods, namely reading aloud and skimming. Reading aloud is implemented by letting the students to read aloud and skimming is reading quickly and taking important points from a text. The last two methods were applied due to the covid-19 pandemic situation. Thus, they could be carried out online using the zoom meeting application and WhatsApp to form class group online before starting teaching and learning. Keywords: Describing Learning, Learning to Read, Teaching Methods, Direct Method, Reading aloud.

PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA

MELJI SALWANIS
2021 · Thesis · Open Access

Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan yang dilakukan di pendidikan matematika Universitas Borneo Tarakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk Instrumen penilaian media pembelajaran berbasis digital pada mata pelajaran matematika. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan 4D. Pada model 4D terdiri dari 4 tahapan secara keseluruhan, namun pada penelitian ini hanya sampai pada tahap 3 yang disesuaikan dengan kebutuhan peneliti. Tahapannya dimulai dari Define(Pendefinisian), Design (Perencanaan), dan Develop (Pengembangan). Tujuan Khusus Mengembangkan Instrumen, dilakukan sebanyak 5 tahapan yaitu (1) Menentukan variable yang akan diteliti (2) Analisis Konseptual (3) Analisis Operasional (4) Menentukan kisi-kisi Instrumen (5) Membuat butir instrumen. Hasil analisis menunjukkan Instrumen Penilaian Media yang dikembangkan berdasarkan indikator media dan produk berkualitas memperoleh persentase respon oleh validator dengan nilai Koefisien reprodubilitasnya 0.91 dan Koefeisen Skalabilitas diperoleh 0.82 dengan kategori sangat baik.

PENGARUH SELF EFFICACY TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XII SMK MARITIM INDONESIA TARAKAN

LUSIANA SIMON KAMBUNO
2021 · Thesis · Open Access

PENGARUH SELF EFFICACYTERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XII SMK MARITIM INDONESIA TARAKANAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: pengaruh self efficacyterhadap prestasi belajar matematika siswa kelas XII SMK Maritim Indonesia Tarakan.Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitaif dengan metode survey. Penelitian ini dilakukan pada semester ganjil tahun ajaran 2020/2021. Populasi penelitian iniberjumlah 66siswa diambil dengan menggunakan teknik Nonprobability Samplingsampling jenuh. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi linear sederhana.Hasil penelitian menunjukkan bahwaterdapat pengaruh secara signifikan Self Efficacyterhadap prestasi belajar matematika siswadengan persamaanregresi Ŷ=55,12+0,309𝑋.

AN ANALYSIS OF THE EIGHTH GRADES STUDENTS’ DIFFICULTIES ON LEARNING ENGLISH VOCABULARY OF SMP NEGERI 4 TARAKAN

NOVITASARI AMOS
2021 · Thesis · Open Access

The purpose of this study was to analyze the difficulties experienced by the eighth grade students of SMP Negeri 4 Tarakan in learning English vocabulary. It used a descriptive qualitative method. The subjects of this study were the eighth grade students of SMP Negeri 4 Tarakan in the 2020/2021 academic year. The total student population was 343. The sample was 52 students selected using a simple random sampling technique. Data collection was carried out using test documents, questionnaires, and interviews. The test document was used to analyze the types of difficulties students had in learning vocabulary. The questionnaire was used to analyze the students' most dominant difficulties in learning vocabulary. Interviews were used to find out more about students’ difficulties in learning vocabulary. Data were analyzed using descriptive analysis to analyze student difficulties in the form of vocabulary tests and the percentage of student difficulties in the form of questionnaire. The results of this study indicated that; first, from the results of the vocabulary test, there were 10.96% of students who had difficulty in the aspect of meaning. Whereas in the grammar aspect, there were about 43.6% of students who have difficulties. Second, the results of the questionnaire show that 55.8% of students could understand aspects of meaning and 46.6% of students could understand aspects of grammar. Third, the results of interviews with the English teacher showed that the students had a lot of difficulties in grammar. Thus, it was concluded that there are two types of student difficulties in learning vocabulary, namely meaning and grammar. Second, the most dominant difficulty was grammar.

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN E-BOOK INTERAKTIF PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR KELAS VIII DI SMP NEGERI 8 TARAKAN

NELI MARKUS ALLOPA
2021 · Thesis · Open Access

Pengembangan media pembelajaran E-book interaktif materi bangun ruang sisi datar Kelas VIII SMP Negeri 8 Tarakan. (Dibimbing oleh Ibu Setia Widia Rahayu dan Ibu Nurmala ). Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan yang dilakukan di SMP Negeri 8 Tarakan pada kelas VIII Tahun Ajaran 2020/2021. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan E-book interaktif sebagai sumber belajar pada materi bangun ruang sisi datar yang layak untuk siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Tarakan. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Model ADDIE terdiri dari lima tahapan yang terdiri dari: Analysis(analisis), Design (perancangan), Development (pengembangan), Implementation (implementasi) dan Evaluation (evaluasi). Namun, karena keterbatasan waktu dan pembatasan tujuan penelitian, maka pada penelitian ini peneliti membatasi hanya sampai tahap pengembangan (development) saja. Tahap pengujian produk melalui 2 tahapan yaitu penilaian para ahli dan respon pengguna. Pada penilaian para ahli divalidasi oleh ahli materi, ahli media dan ahli bahasa. Pada uji coba kelompok kecil dilakukan pada satu orang guru matematika dan 6 siswa. Pada uji coba lapangan dilakukan pada 30 siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa produk media pembelajaran e-book interaktif yang dikembangkan berdasarkan validasi oleh ahli materi memperoleh kategori sangat layak dengan persentase 85,71%, ahli tampilan memperoleh kategori layak dengan persentase 78,84% dan ahli bahasa memperoleh kategori sangat layak dengan persentase 85%. Sedangkan dari hasil penelitian di lapangan oleh respon pengguna siswa diperoleh perentase 83,50% dengan kategori sangat layak. Media pembelajaran sudah memenuhi syarat layak dan dapat digunakan sebagai sumber belajar pada materi bangun ruang sisi datar untuk siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Tarakan.

IDENTIFIKASI HAMBATAN GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN IPA DAN CARA PEMECAHANNYA DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SMP NEGERI 12 TARAKAN

FEBBY BREACSIANI
2021 · Thesis · Open Access

Jenis penelitian ini adalah penelitian survei dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hambatan yang dihadapi guru dalam mengimplementasi Kurikulum 2013. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh guru IPA di SMP Negeri 12 Tarakan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, wawancara dan studi dokumentasi. Data dianalisis secara kuantitatif kemudian dilakukan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi Kurikulum 2013 : (1) pada tahap perencanaan pembelajaran 80% sepenuhnya terlaksana, pada tahap pelaksanaan pembelajaran 80% sepenuhnya terlaksana, dan pada tahap penilaian pembelajaran 58% sebagian besar terlaksana. (2) hambatan yang dihadapi guru dalam implementasi Kurikulum 2013 pada aspek proses pembelajaran 60,71% hambatan tinggi, pada aspek sumber pembelajaran 43,75% hambatan rendah, pada aspek proses dan pelaksanaan penilaian 25% hambatan sangat rendah, dan pada aspek informasi Kurikulum 2013 90% hambatan sangat tinggi.

IMPLEMENTASI SISTEM MONITORING SUHU AIR PADA BUDIDAYA TAMBAK DIKOTA TARAKAN MENGGUNAKAN PROTOKOL KOMUNIKASI LONG RANGE (LORA)

IRVAN RUSYANDI RUSTAM
2021 · Thesis · Open Access

Tambak adalah salah satu komoditas dari potensi perairan terbesar dibidang perikanan yang ada di kota tarakan. Untuk menigkatkan produksi tambak, manajemen kualitas air merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan oleh para petani. Cara yang ditempuh dapat ditinjau dari faktor fisika, kimia dan biologi perairan, meliputi kegiatan pemantauan. Namun semua dilakukan secara manual, dan hanya mengandalkan konsep tradisional. Suhu air adalah salah satu faktor fisika air yang sangat perlu dijaga tentunya untuk kelangsungan hidup biota yang ada dikolam tambak. Suhu juga mempengaruhi kadar oksigen yang terkandung dalam air. Oleh karena itu pada penelitian ini di bangun sebuah perangkat sistem pemantauan suhu air dan di implementasikan pada kolam budidaya tambak berbasis LoRa yang mampu mengukur dan memantau suhu air serta dapat mengukur perbedaan suhu pada lapisan permukaan dan dikedalaman lebih dari 1 m secara rutin. Pada perangkat sistem pemantauan suhu air mengunakan dua buah sensor (RTD) PT100 Mekanisme kerjanya adalah node yang telah dipasangi sensor akan mendeteksi data suhu air, lalu mengirimkan data tersebut ke gateway LoRa. Gateway berperan untuk mengumpulkan data lalu mengirimkannya ke website. Dari website ini kemudian data akan ditampilkan pada dashboard. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini mampu bekerja dengan baik pada jarak 2.3 KM, yang mana data sensor pada node dapat diterima dengan baik oleh website untuk disimpan dalam database dan ditampilkan pada dashboard, diperoleh bahwa sistem dapat mengumpulkan data suhu permukaan dan kedalaman 1 m, disimpulkan bahwa sistem ini cukup efektif dan efisien karena mampu memantau suhu air pada jarak jauh yaitu 2.3 KM.

THE EFFECTIVENESS OF RECIPROCAL TEACHING PROCEDURE TO IMPROVE STUDENTS READING COMPREHENSION AT SEVENTH GRADE OF SMPN 4 TARAKAN

FITRIANI
2021 · Thesis · Open Access

This study aimed to investigate effect of reciprocal teaching procedure to improve students reading comprehension at seventh grade of SMPN 4 Tarakan. The design of this research was pre-experimental. Using a purposive sampling technique, a total of 26 students from class VII-6 were determined as the research sample. Data were colleted through a written test. The colleted data were analyzed descriptively using the spss 22.0. the results showed there was a differentce in the mean scores between a pretest and a posttest. The mean score for the pretest was 64.23 and that for the posttest was 82.12. there was an increase by 17.89, with the posttest result was higher than the pretest. The result of paired sample test showed that the t-test was 12.182 and the t-table was 2.080. The t-test result was higher than the t-table (11,031 > 2,080). The null hypothesis (H0) was rejected and the alternative hypthesis (Ha) was accepted. Based on the analysis, it was proven that learning using the reciprocal teaching had an effect on improving reading comprehension of the seventh grade students of SMPN 4 Tarakan. Fitriani. 2020The Effectiveness of Reciprocal Teaching Procedure to Improve Students Reading Comprehension at Seventh Grade of SMPN 4 Tarakan. (Advisor by Winarno, M.Pd). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk pengaruh terhadap peningkatan pemahaman siswa dalam membaca menggunakan metode Reciprocal Teaching Proceduresiswa kelas VII-6diSMPN 4 Tarakan. Desain penelitian ini adalah pre-eksperimental.Penentuan sampel penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sampel dari penelitian ini adalah kelas VII-6yang terdiri dari 26 siswa. Instrument yang digunakan pada penelitian ini adalah tes tertulis yakni written test. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif analisis dengan bantuan SPSS 22.0.Hasil penelitian ini menunjukkan ada perbedaan skor rata-rata antara pretest dan posttest. Hal ini dibuktikan dengan hasil skor rata-rata siswa. Skor rata-rata siswa dalam pretest adalah 64.23 dan skor rata-rataposttest adalah 82.12. Ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa mengalami peningkatansebesar17.89. Nilai rata-rata siswa pada posttest lebih tinggi daripada pretest.Hasil dari paired sample test,menunjukkan hasil t-test adalah 12.182dan t-table adalah 2.080. Hasil t-test lebih tinggi dari t-table (11.031> 2.080). Hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima.Berdasarkan analisis, hal ini membuktikan bahwa pembelajaran menggunakan metodereciprocal teaching proceduremembawa pengaruh terhadap peningkatan pemahaman siswa dalam membaca di kelas VII 11di SMPN 4 Tarakan

EFEK EKSTRAK DAN SERBUK BUAH PINANG (ARECA CATECHU L.) TERHADAP KEONG MAS (POMACEA CANALICULATA) PADA TANAMAN PADI (ORYZA SATIVA L.).

DESY RESKY OKTAVIA
2021 · Thesis · Open Access

Moluskisida berbahan baku pinang merupakan alternatif pestisida untuk mengendalikan hama keong mas. Membandingkan efek jenis moluskisida yang berbentuk padatan (serbuk) dan ekstrak (cair), serta moluskisida berbahan aktif fentin masih perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuan mengetahui dan membandingkan pengaruh penggunaan moluskisida berbahan aktif fentin asetat, serbuk dan ekstrak buah pinang terhadap keong mas pada tanaman padi. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), dengan dua faktor. Faktor pertama jenis moluskisida yakni fentin asetat, serbuk, dan ekstrak buah pinang. Sedangkan, faktor kedua dosis yang terdiri dari dosis anjuran dan setengah dosis anjuran. Terdapat 6 kombinasi perlakuan yang diulang sebanyak 5 kali, sehingga terdapat 40 unit percobaan. Data penelitian terdiri dari tingkat mortalitas 1, 2, 3, 7, 14 hari setelah aplikasi, tingkat kerusakan rumpun, jumlah dan berat gabah kering. Analisis data menggunakan analisis varians non-parametrik uji Kruskal-Wallis dan Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh penggunaan fentin asetat, serbuk dan ekstrak buah pinang terhadap tingkat mortalitas keong mas dan kerusakan rumpun. Tingkat mortalitas mencapai 50% - 75% pada 3 hari setelah aplikasi dan mencapai 98% -100% pada 7 hari setelah aplikasi. Selanjutnya, tidak terdapat perbedaan terhadap jumlah dan berat gabah kering yang disebabkan ketidaksesuaian waktu infestasi keong mas dengan fase pertumbuhan tanaman sehingga daya rusak keong mas pada perlakuan kontrol tidak optimal. Hasil penelitian juga menunjukkan moluskisida serbuk buah pinang dapat menjadi alternatif pengganti moluskisida sintetis, disebabkan serbuk buah pinang cenderung lebih efektif dibandingkan dengan ekstrak buah pinang.

KARAKTERISTIK BURUH PETIK KELAPA SAWIT DAN HUBUNGANNYA DENGAN UPAH (STUDY KASUS DI PT. PRIMA BAHAGIA PERMAI DESA PURA SAJAU KABUPATEN BULUNGAN)

KARTIKA
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Karakteristik merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi motivasi kerja karyawan dan setiap individu menyadari identitasnya yang tidak sama dengan individu lain, karakteristik individu dapat digambarkan melalui beberapa ciri, seperti: biografis, kepribadian, persepsi dan sikap. Dalam penelitian ini ciri karakteristik individu yang digunakan yaitu karakteristik biografis antara lain umur, tingkat pendidikan, pengalaman kerja, serta status migran yang dimiliki buruh petik kelapa sawit. Tujuan penelitian a) Mengetahui karakteristik buruh petik kelapa sawit yang terdiri dari: umur, tingkat pendidikan, pengalaman kerja, status migran di PT. Prima Bahagia Permai. b) Menganalisis hubungan karakteristik buruh petik kelapa sawit yang terdiri dari: umur, tingkat pendidikan, pengalaman kerja, status migran dengan upah. Analisis data yang digunakan adalah Analisis Deskriptif dan Analisis Korelasi Pearson. Karakteristik buruh petik kelapa sawit berdasarkan Umur responden didominasi oleh umur 31 sampai 40 tahun dengan persentase sebesar 47%. Pengalaman kerja buruh petik sawit dengan jumlah tertinggi yaitu lama kerja 2 sampai 6 tahun sebanyak 16 orang dengan persentase sebesar 53%. Tingkat pendidikan buruh petik kelapa sawit memiliki kesamaan antara lulusan SMP (Sekolah Menengah Pertama) dengan lulusan SMA (Sekolah Menengah Atas) sebanyak 13 orang dengan persentase sebesar 43%. Buruh petik sawit berdasarkan status migran didominasi oleh buruh petik sawit yang merupakan penduduk migran sebanyak 21 orang dengan persentase sebesar 70%. Hubungan antara karakteristik buruh petik dengan upah adalah: umur terhadap upah memiliki korelasi sebesar 0,336 yang berarti hubungan lemah dan searah, tingkat pedidikan terhadap upah memiliki nilai korelasi sebesar -0,178 yang berarti hubungan sangat lemah dan tidak searah, pengalaman kerja memiliki nilai korelasi sebesar 0,180 yang berarti hubungan sangat lemah dan searah, status migran terhadap upah memiliki nilai -0,402 yang berarti bahwa hubungan antara status migran dengan upah lemah dan tidak searah.

ANALISIS KOMPARASI KANDUNGAN GULA PEREDUKSI BERAS KRAYAN DAN PENERAPANNYA PADA ASPEK LITERASI SAINS DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI

LYDIA NOVITA
2021 · Thesis · Open Access

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan metode Luff Schoorl yang bertujuan untuk mengetahui kadar kandungan gula pereduksi berupa glukosa pada beras Adan Krayan yaitu Adan putih, Adan merah dan Adan hitam melalui uji kuantitatif gula pereduksi, wawancara pra penelitian, dan dokumentasi. Gula pereduksi merupakan salah satu kelompok karbohidrat yang memiliki peran penting dalam tubuh, salah satunya adalah sebagai sumber energi bagi tubuh. Hasil penelitian menunjukan bahwa kandungan glukosa dalam beras Adan putih sebesar 7,64 mg (0,19%), Adan merah 10,15 mg (0,24%) dan Adan hitam 6,36 mg (0,15%) dalam setiap 10 gram nasi. Hasil penelitian kandungan gula pereduksi berupa glukosa dituangkan kedalam bentuk soal literasi sains bagi siswa kelas XI khususnya pada mata pelajaran biologi dengan skor validasi yaitu 2,92 dan termasuk dalam kriteria penilaian valid.

PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. PAGUNTAKA CAHAYA NUSANTARA (PLNT) KOTA TARAKAN

ULFA WIDYA
2021 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kepuasan Kerja dan Komitmen organisasi Terhadap Kinerja Karyawan PT. Paguntaka Cahaya Nusantara (PLNT) Kota Tarakan. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik nonprobability sampling dengan sampling purposive. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey dengan instrumen pernyataan dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner (angket). Adapun sampel dalam penelitian ini adalah karyawan mitra PT. Paguntaka cahaya nusantara (PLNT) Kota Tarakan yang berjumlah 51 responden. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 26.0. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kepuasan kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja sedangkan komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja.

PENGARUH LINGKUNGAN KERJA FISIK DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI (STUDI PADA PUSKESMAS KECAMATAN TANA LIA KABUPATEN TANA TIDUNG)

NURUL MUTMAINAH
2021 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Lingkungan Kerja Fisik dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai (Studi Pada Puskesmas Kecamatan Tana Lia Kabupaten Tana Tidung). Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik nonprobability sampling dengan sampling jenuh. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey dengan instrumen pernyataan dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner (angket). Adapun sampel dalam penelitian ini adalah pegawai tetap puskesmas Kecamatan Tana Lia Kabupaten Tana Tidung yang berjumlah 54 responden. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 26.0. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel lingkungan kerja fisik tidak berpengaruh terhadap kinerja sedangkan variabel disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja.

KINERJA REKSADANA SAHAM DI PASAR MODAL INDONESIA

FIRMAN SAPUTRA
2021 · Thesis · Open Access

Studi ini bertujuan untuk mengetahui reksadana saham yang memiliki kinerja terbaik dengan metode Jensen Alpha, Fama & french 3 factor model, dan model 4 factor Carhat serta mengetahui kinerja reksadana saham yang memiliki kinerja terbaik jika dibandingkan dengan kinerja pasar selama periode januari 2015 sampai dengan desember 2019. Penelitian ini menggunakan populasi perusahaan reksadana yang terdaftar di bursa efek indonesia sejak tahun 2015 sampai tahun 2019. Teknik yang digunakan adalah purposive sampling, sehingga hanya ada 121 reksadana saham yang menjadi sampel penelitian. metode analisis menggunakan metode Jensen Alpha, Fama & french 3 factor model, dan model 4 factor Carhat. hasil dari pengukuran tersebut akan dibandingkan dengan kinerja pasar maupun kinerja rata-rata reksadana lain untuk mengetahui reksadana manakah yang memiliki kinerja paling baik. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa inkonsisten reksadana saham dalam mempertahankan kinerjanya pada setiap periode, hal ini didasarkan pada hasil penelitian menggunakan metode Jensen Alpha, Fama & french 3 factor model, dan model 4 factor Carhat yang menunjukkan setiap periode reksadana terbaik selalu berubah. Peneliti juga menemukan bahwa kinerja reksadana mampu menghasilkan kinerja di atas kinerja investasi bebas resiko berdasarkan hasil dari Sharpe rasio yang menunjukkan hasil positif selama penelitian.

HUBUNGAN RESILIENSI DENGAN KECERDASAN INTERPERSONAL SISWA KELAS VIII MTS NEGERI TARAKAN

SHABRINA ZHAMIA
2021 · Thesis · Open Access

HUBUNGAN RESILIENSI DENGAN KECERDASAN INTERPERSONAL SISWA KELAS VIII MTS NEGERI TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan resiliensi dengan kecerdasan interpersonal siswa kelas VIII MTS Negeri Tarakan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada hubungan resiliensi dengan kecerdasan interpersonal siswa kelas VIII MTS Negeri Tarakan yang bertujuan untuk mengetahui hubungan resiliensi terhadap kecerdasan interpersonal siswa kelas VIII MTS Negeri Tarakan. Subjek dalam penelitian ini adalah 40 siswa di kelas VIII MTS Negeri Tarakan. Metode Penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan desain penelitian korelasi. Skala yang digunakan adalah skala likert. Pada skala resiliensi terdapat 26 item dan skala kecerdasan interpersonal terdapat 26 item. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang linier yang dibuktikan dengan hasil uji linieritas dimana nilai signifikan kurang dari 0,05 yaitu (0,000 0,05). Selanjutnya nilai koefisien korelasi yang diperoleh dalam penelitian yaitu 0,560. Hal ini berarti menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara resiliensi dengan kecerdasan interpersonal. Kata Kunci : Resiliensi, Kecerdasan Interpersonal

PENGUJIAN ANTIOKSIDAN DN ANTIBAKTERIAL EKSTRAK TUMBUHAN MANGROVE DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN BAKTERI

ASWAN
2021 · Thesis · Open Access

Kearifan lokal masyarakat pesisir pada umumnya memanfaatkan tumbuhan mangrove sebagai kayu bakar, arang, dan obat tradisional. Tumbuhan mangrove biasanya digunakan sebagai antimikrobial dan antioksidan karena adanya senyawa metabolit sekunder yang terkandung pada tumbuhan mangrove. Oleh karena itu, Diduga ekstrak tumbuhan mangrove dapat menghambat pertumbuhan R. Solanacearum penyebab penyakit layu tanaman, S. sobrinus dan memiliki aktivitas sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ekstrak tumbuhan mangrove yang digunakan memiliki potensi sebagai antibakterial dan antioksidan. Penelitian ini menggunakan metode difusi agar sumuran dengan konsentrasi 2000 ppm, 1000 ppm dan 500 ppm. Kontrol positif pada penelitian ini yaitu Chloramphenicol dengan konsentrasi 100 ppm dan kontrol negatifnya etanol 40%. Selain itu juga menggunakan metode DPPH penangkal radikal bebasnya pada uji antioksidan. Hasil yang diperoleh pada uji antibakteri pada tumbuhan mangrove didapatkan penghambatan tertinggi ditunjukkan oleh ekstrak etil asetat daun C. tagal dengan daya hambat terhadap S. sobrinus pada konsentrasi 2000 ppm yaitu 47% dan tidak memiliki daya hambat terhadap R. solanacearum. Hasil penelitian menunjukan aktivitas antioksidan tertinggi ditunjukkan pada ekstrak metanol daun C. tagal dengan konsentrasi 100 ppm yaitu 91,02%. The local wisdom of coastal communities generally uses mangrove plants as firewood,charcoal,and traditional medicine.Mangrove plants are usually used as antimicrobials and antioxidants because of the secondary metabolite compounds contained in them.Therefore, it is expected that mangrove plant extracts can inhibit the growth of R.solanacearum which causes plant wilt disease,S.sobrinus and has antioxidant activity. This study aimed to determine if the mangrove plant extract has potential as an antibacterial and antioxidant. This study used well method (gel diffusion) with a concentration of 2000 ppm,1000 ppm and 500 ppm.The positive control in this study was Chloramphenicol with a concentration of 100 ppm and the negative control was 40% ethanol. In addition, it also used the DPPH method to ward off free radicals in the antioxidant test. The results obtained in the antibacterial test on mangrove plants showed that the highest inhibition was indicated by the ethyl acetate extract of C. tagal leaves with inhibition against S. sobrimus at a concentration of 2000 ppm,which was 47% and had no inhibitory power against R. solanacearum.The results showed that the highest antioxidant activity was shown in the methanol extract of C. tagal leaves with a concentration of 100 ppm, namely 91.02%. Keywords: Antioxidant,Antibacterial,Mangrove Plant, R. solanacearum,S. Sobrinus

THE STUDENTS’ PROBLEMS IN LEARNING ENGLISH SUBJECT AT NINTH GRADE IN SMP NEGERI 7 TARAKAN.

HAMTONI
2021 · Thesis · Open Access

Penelitian ini di latarbelakangi oleh kondisi siswa yang mengalami permasalahan dalam mengikuti pembelajaran bahasa Inggris, terutama untuk kelas IX SMP Negeri 7 Tarakan. Peneliti memfokuskan penelitian ini dengan tujuan untuk mendeskripsikan kesulitan yang sering dialami siswa dalam belajar bahasa inggris, upaya yang dilakukan siswa dalam mengatasi kesulitan yang di alami oleh siswa. Peneliti menganggap penting untuk mengetahui kesulitan sehingga memdapatkan solusi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk menganalisis kesulitan belajar bahasa inggris siswa. Untuk mengumpulkan data yang diperlukan, peneliti melakukan observasi langsung ke sekolah SMP Negeri 7 Tarakan, menyebar angket kepada siswa kelas IX, melakukan wawancara kepada siswa dan guru bahasa inggris, dan melakukan observasi dengan menggunakan catatan lapangan. Dari hasil analisis data yang diperoleh dari kegiatan observasi, peneliti dapat menyimpulkan bahwa kemampuan berbahasa inggris siswa termasuk kategori kurang. Dari hasil analisis angket, peneliti menemukan beberapa permasalahan yang menyebabkan siswa kesulitan belajar bahasa inggris, yakni siswa masih menganggap bahasa inggris adalah salah satu pelajaran yang sulit dipelajari, kurangnya siswa mempraktekkan bahasa inggris, dan dengan didukung data hasil wawancara, peneliti menyimpulkan bahwa kesulitan belajar yang dialami siswa disebabkan oleh metode pembelajaran guru yang tidak sesuai dengan kondisi dan harapan siswa.

STUDI KOMPOSISI DAN PERSEBARAN SERANGGA PREDATOR ORDO ODONATA (CAPUNG) PADA AREAL PERTANIAN DAN NON PERTANIAN DI PULAU TARAKAN

SUPARMAN
2021 · Thesis · Open Access

Serangga ordo Odonata (capung) merupakan indikator kualitas lingkungan dan predator hama pada areal lahan pertanian. Pengetahuan tentang komposisi dan persebaran capung dapat mendukung upaya konservasi predator pada lahan pertanian dan non pertanian. Penelitian ini bertujuan mengetahui dan membandingkan komposisi spesies, dan persebaran, serta kondisi lingkungan mikro predator capung di Pulau Tarakan, khususnya pada areal pertanian dan non pertanian. Pengambilan contoh capung pada 29 lokasi yang terdiri dari 8 areal lahan non pertanian, dan 21 lahan pertanian. Lahan non pertanian terdiri dari hutan primer, mangrove dan rawa. Sedangkan, lahan pertanian terdiri dari perkebunan sayur, perkebunan buah, dan sawah. Selain itu, pengambilan data suhu, kelembapan, intensitas cahaya, dan pH Air. Indeks kekayaan jenis, indeks keanekaragaman Shannon, indeks dominansi Simpson, indeks kemerataan, regresi, diagram venn, dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan komposisi spesies capung di Pulau Tarakan terdiri dari 7 famili, 33 Genus, 48 Spesies. Indeks kekayaan spesies, indeks keanekaragaman, dan indeks kemerataan lahan non pertanian lebih tinggi dibandingkan dengan lahan pertanian. Sedangkan, indeks dominasi tertinggi pada areal lahan non pertanian, Selanjutnya, persebaran spesies cenderung berbeda antara lahan pertanian dan non pertanian. Terdapat 17 spesies tersebar atau aktif di areal lahan pertanian dan non pertanian. Sedangkan, spesies yang hanya ditemukan pada areal non pertanian sebanyak 15 spesies, dan areal lahan pertanian sebanyak 16 spesies. Selain itu, terdapat hubungan negatif signifikan antara jumlah spesies dan pH Air. Hal ini merupakan indikasi pH merupakan faktor lingkungan yang paling berperan dalam persebaran capung.