Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

9.639 item publik

Publikasi

Halaman 452 dari 482

ANALISIS EKSTERNALITAS AKTIVITAS BUDIDAYA RUMPUT LAUT DI KAWASAN PESISIR PANTAI AMAL KOTA TARAKAN

JULISNA
2020 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis eksternalitas positif dan eksternalitas negatif dari aktivitas budidaya rumput laut yang dilakukan di Kawasan Pesisir Pantai Amal Kota Tarakan melalui variabel ekonomi, sosial dan lingkungan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dengan cara wawancara melalui kuesioner yang dibagikan. Penentuan sampel penelitian menggunakan metode sampling purposive dengan jumlah sampel 100 responden. Model analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Deskriptif kuantitatif menggunakan skor skala likert dan distribusi frekuensi persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan perbandingan skor skala likert, distribusi frekuensi persentase eksternalitas positif memiliki nilai 58,26 % sedangkan distribusi frekuensi persentase eksternalitas negatif memiliki nilai 41,74 %. Hal ini dapat menunjukkan bahwa masyarakat di Kawasan Pesisir Pantai Amal Kota Tarakan lebih menerima manfaat daripada kerugian dari adanya aktivitas budidaya rumput laut yang dilakukan. Berdasarkan tiga variabel eksternalitas yang telah diteliti, skor dan persentase eksternalitas positif menyatakan bahwa variabel ekonomi memiliki nilai persentase tertinggi sedangkan eksternalitas negatif menyatakan bahwa variabel lingkungan memiliki nilai persentase tertinggi di Kawasan Pesisir Pantai Amal Kota Tarakan.

ANALISIS KELAYAKAN USAHA PETERNAKAN AYAM BROILER DENGAN POLA KEMITRAAN DI KOTA TARAKAN

SITI MAWADDAH
2020 · Thesis · Open Access

Penelitian dilaksanakan di Kota Tarakan dengan tujuan untuk (1) menganalisis kelayakan usaha peternakan ayam broiler ditinjau dari aspek non finansial dan finansial (2) menganalisis pola kemitraan perusahaan UD. Ayam Waras. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 5 (lima) peternak inti ayam broiler yang ada di Kota Tarakan dan sampel dalam penelitian ini yaitu satu peternak inti dan lima peternak plasma dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Berdasarkan hasil analisis aspek non finansial dan finansial usaha peternakan ayam broiler layak untuk dilanjutkan, hasil analisis menunjukkan bahwa biaya tetap rata-rata sebesar Rp 4.249.943, biaya variabel rata-rata sebesar Rp 70.756.000, penerimaan total rata-rata sebesar Rp 125.817.000, keuntungan rata-rata sebesar Rp 50.811.057. Usaha peternakan ayam broiler dengan kemitraan UD. Ayam Waras layak untuk dikembangkan, dengan nilai analisa R/C ratio yaitu sebesar > 1 (rata-rata 1,67).

KAJIAN ALTRUISME DALAM BUKU THE SELFISH GENE DAN POTENSINYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI

MARTINA SALIANTI TANDI
2020 · Thesis · Open Access

KAJIAN ALTRUISME DALAM BUKU THE SELFISH GENE DAN POTENSINYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI Abstrak Penlitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep altruisme dan contohnya dalam kehidupan mahluk hidup dalam buku The Selfish Gene, kaitan konsep antara altruisme dengan tingkah laku dan kaitannya dengan makhluk hidup serta kaitannya dengan evolusi tingkah laku, potensi gambaran konsep altruisme sebagai materi dalam pembelajaran biologi ditinjau dari kompetensi inti dan kompetensi dasar (pada tingkat sekolah menengah) dan capaian pembelajaran lulusan (pada tingkat perguruan tinggi). Metode dalam penelitian ini dengan mengkaji altruisme dalam buku the selfish gene. Hasil penelitian ini yaitu altruisme adalah suatu sifat yang dimiliki seseorang atau individu yang menunjukan sifat peduli terhadap sesama atau pengorbanan diri terhadap sesame contohnya adalah spesies lebah madu (apis mellifera) famili lebah (Apoidae) yaitu pengorbanan diri, altruisme berkaitan dengan tingkah laku dimana altruisme akan di bagi menjadi tiga jenis yaiu : intraspesies, interspesies dan resiprokal dan c. Altruisme berpotensi untuk dijadikan konten pada materi evolusi SMA Kelas XII sesuai dengan kompetensi Inti dan kompetensi dasar, sementara itu altruisme juga dapat di sesuaikan dengan mata kuliah biologi sosial dan Etologi, sesuai dengan capaian pembelajaran mata kuliah dan sub capaian pembelajaran mata kuliah.

PENCANTUMAN LABEL HALAL BAGI PRODUK DAGING HEWAN DITINJAU DARI PRINSIP NONDISKRIMINASI

SYARIFAH AINUN NAJMA
2020 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Label Halal merupakan Perlindungan Konsumen yang dilindungi dalam Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, dalam regulasi tersebut produk yang masuk ke Indonesia wajib bersertifikat halal, Namun Indonesia sebagai Negara anggota World Trade Organization penting pula melihat Prinsip Nondiskriminasi atau perlakuan yang sama yang merupakan prinsip utama dalam World Trade Organization. Penelitian ini dilakukan dengan tipe penelitian yang bersifat Yuridis Normatif, yaitu penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder. Pendekatan yang dilakukan yaitu Pendekatan Perundang-undangan (Statute approach) pendekatan konseptual (Conceptual approach) dan Pendekatan Kasus (Case Approach). Tipe penelitian ini dapat menjawab rumusan masalah pertama yaitu penerapan prinsip nondiskriminasi di indonesia bagi produk daging hewan yaitu pemerintah Indonesia sudah menerapkan prinsip nondiskriminasi dengan mengeluarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 29 Tahun 2019 yang tidak mengatur kewajiban label halal namun Kementerian Perdagangan mempersyaratkan rekomendasi dari Kementerian Pertanian melalui Peraturan Menteri Pertanian Nomor 34 Tahun 2016 yang mewajibkan pemasukan daging yang memenuhi persyaratan halal. Rumusan kedua, Kesesuaian pencantuman label halal bagi produk daging hewan dengan prinsip nondiskriminasi karena mengingat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1994 tentang pengesahan persetujuan organisasi perdagangan dunia telah sesuai dengan aturan nasional yang berlaku. ABSTRACT The kosher label is a consumer protection under statute no. 33 of 2014 on kosher products in the regulation that comes into Indonesia, but Indonesia as a member of the world trade organization, is also important to look at the same nondiscrimination principles or treatment that are the primary principles in the world trade organization. The research was conducted with a normative-juridical type of research, a legal research conducted by the study of library material or secondary data. The approach used to answer this legal issue is the statutory approach, the conceptual approach and the case approach. This type of research could address the first problem, the application of Indonesia’s nondiscrimination principles for meat products the Indonesian government has implemented a nondiscrimination principle by issuing Trade Minister Number 29 of the year 2019 that doesn’t set the obligation of an honest label but Ministry of Trade requires recommendations from the Ministry of Agriculture through a regulation Minister of Agriculture Number 34 of 2016 which requires the import of meat that meets halal requirements. The second problem, the appropriation of label as kosher for meat products on nondiscrimination principles, because in view of law number 7 of 1994 act on the approval of the world trade organization has been in accordance with current national regulations.

ANALISIS TRANSMISI VOLATILITAS PADA PASAR KEUANGAN INDONESIA

NURUL AZIZAH
2020 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan adanya keberadaan heteroskedastisitas volatilitas untuk menangkap guncangan pada Pasar Keuangan Indonesia dengan menggunakan Pasar Modal, Pasar Valuta Asing dan Pasar Uang sebagai instrument penelitian. Variabel diambil dari setiap pasar yang diuji adalah IHSG, Kurs dan Treasury Bills. Metode penelelitian yang digunakan adalah ARCH, GARCH, Vector Error Correction (VECM) dan diolah menggunakan Eviews 10. Dengan menggunakan data runtutan waktu (time series) mingguan. Data penelitian menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui publikasi investing.com dan yahoo.finance.co.id periode 2008 sampai dengan 2018. Penelitian ini menemukan Pasar Keuangan Indonesia memiliki volatilitas dan Volatilitas terbesar bergerak pada Treasury bills, Model terbaik untuk menghitung Volatilitas adalah Garch, korelasi antara variabel instrument keuangan memiliki keterikatan satu sama lain dalam pasar keuangan Indonesia yang mana akan menyebabkan spillover dalam makro dan mikro ekonomi Indonesia.

PENGARUH MODEL WORD SQUARE TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR IPA (BIOLOGI) SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 11 TARAKAN

APRIANITA S.
2020 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model Word Square terhadap minat dan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Tarakan. Jenis penelitian adalah quasi experiment menggunakan pretest dan posttest nonequivalent control grup design. Sampel pengambilan dilakukan dengan purposive sampling. Sampel penelitian yakni kelas VIII-3 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-4 sebagai kelas kontrol. Variabel yang diukur yaitu minat dan hasil belajar siswa. Pengumpulan data menggunakan intrumen tes berbentuk pilihan ganda dan angket. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh nilai rata-rata posttest hasil belajar kelas eksperimen 80,0 sedangkan pada kelas 63,5. Uji hasil minat belajar dengan menggunakan uji Independent Sampel t Test pada taraf signifikan 0,05 diperoleh nilai sebesar 0,000 yang arti nya terdapat perbedaan minat belajar siswa yang menggunakan model Word Square dengan kelas kontrol yang menggunakan model konvensional. Hasil belajar siswa dengan menggunakan uji Independent Sampel t Test pada taraf signifikan 0,05 diperoleh nilai sebesar 0,000 yang arti nya terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan model Word Square dengan tidak. Pada uji Manova dengan nilai signifikan 0,000 yang artinya lebih kecil dari 0,05 menunjukkan bahwa siswa kelas eksperimen yang menggunakan model word square terdapat perbedaan minat dan hasil belajar dengan siswa yang menggunakan model konvensional. Sehingga disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model word square terhadap minat dan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Tarakan. Beberapa hal yang dapat menjadi penyebab adanya pengaruh model word square dapat membangun pengetahuan siswa dengan dituntut mencari jawaban yang paling tepat dan harus menemukan apa yang dicarinya, mengarahkan siswa untuk berperan aktif, berpikir kritis dan teliti dalam menemukan jawaban pada proses pembelajaran.

PERAN BIMBINGAN KELUARGA TERHADAP PRA PERNIKAHAN ADAT TIDUNG ULUN PAGUN DI MAMBURUNGAN KOTA TARAKAN

ANGGRAENI
2020 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Anggraeni, 2020. “Peran bimbingan keluarga terhadap pra pernikahan adat tidung ulun pagun di Mamburungan kota Tarakan” Tujuan penelitian untuk mengetahui tradisi pra pernikahan adat tidung dan memahami peran bimbingan keluarga terhadap pra pernikahan adat tidung. Penelitian ini dilakukan mulai dari tanggal 30 September – 30 November 2019 di Mamburungan kota Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan kualitatif deksfriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat asli suku tidung yang telah melakukan tradisi pernikahan adat tidung yaitu Rh, An, Ls, dan Jm. Instrumen penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa, Peran bimbingan keluarga dalam penelitian ini adalah berupa nasihat akan gambaran hidup ketika sudah berumah tangga kelak yang bisa dijadikan sebagai bahan referensi ketika sudah menjadi suami istri. dan dalam tradisi sebelum pernikahan adat tidung harus melewati empat tahap yaitu ginisinis, makou beseruan, ngatod de pulut dan bepupur.

PENGEMBANGAN MEDIA BUKU CERITA BERGAMBAR DALAM PEMBELAJARAN CERITA FANTASI UNTUK SISWA KELAS VII SMP NEGERI 9 TARAKAN

WENING TIYAS
2020 · Thesis · Open Access

Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dari model Borg and Gall antara lain (1) penelitian dan pengumpulan informasi awal, (2) perencanaan, (3) pengembangan produk awal, (4) uji coba awal, (5) revisi produk, (6) uji coba lapangan, (7) revisi uji coba lapangan, (8) uji lapangan, (9) revisi produk akhir, (10) desiminasi dan implementasi kemudian dimodifikasi oleh Setyosari (2013: 223) yang dibatasi pada tujuh tahap yaitu (1) penelitian dan pengumpulan informasi awal, (2) perencanaan, (3) pengembangan produk awal, (4) uji coba awal, (5) revisi produk, (6) uji coba lapangan, (7) revisi produk akhir. Instrumen penelitian dan pengembangan ini menggunakan lembar pedoman wawancara guru, angket validasi bahasa, dan angket validasi media memiliki 10 aspek penilaian, angket respon guru memiliki 10 aspek penilaian dan angket respon siswa berjumlah 8 aspek. Hasil penelitian dari validasi penyajian media buku cerita bergambar pembelajaran cerita fantasi melalui angket oleh ahli bahasa mencapai presentase 100% dengan kualifikasi layak dan ahli media mencapai presentase 90% dengan kualifikasi sangat layak. Hasil angket respon guru terhadap media buku cerita bergambar pembelajaran cerita fantasi presentasenya sebesar 90% dikualifikasikan sangat praktis dan respon siswa sebesar 99% dengan kualifikasi sangat efektif. Uji coba produk dilaksanakan di kelas VII-1 SMP Negeri 9 Tarakan. Hasil penelitian dan pengembangan media buku cerita bergambar pembelajaran cerita fantasi layak digunakan dalam pembelajaran bahasa Indonesia khusunya pembelajaran cerita fantasi.

KEANEKARAGAMAN JENIS SERANGGA PADA TANAMAN SAWI (BRASSICA JUNCEAE L) DI KOTA TARAKAN

RACHMAD AKBAR
2020 · Thesis · Open Access

KEANEKARAGAMAN JENIS SERANGGA PADA TANAMAN SAWI (Brassica juncea L) DI KOTA TARAKAN ABSTRAK Rachmad Akbar 15201010056 2020. “Keanekaragaman Jenis Serangga Pada Tanaman Sawi (Brassica juncea L) di Kota Tarakan”. Dibimbing oleh Bapak Ammarullah. Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Tanaman sawi (Brassica juncea L.) Merupakan tanaman sayuran dengan iklim sub-tropis, namun mampu beradaptasi dengan baik pada iklim tropis. Tanaman sawi tergolong tanaman yang toleran terhadap suhu tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis keanekaragaman serangga yang terdapat pada tanaman sawi (Brassica juncea L) dan untuk mengetahui peranan berbagai jenis serangga pada tanman sawi (Brassica juncea L). Data keanekaragaman jenis serangga dari penangkap serangga secara langsung maupun tidak langsung dengan menggunakan perangkap yang terdiri dari yellow trap fitffall trap dan swepp net dilahan Pertanian Kampung 6 Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan selanjutnya di idenfikasi di Laboratorium Perlindungan Tanaman Fakultas Pertanian UBT, data yang diperoleh dianalisis dengan mengunakan indeks keanekaragaman, pada lahan Pertanian Kampung 6 Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan 1,29 (H’) dari Shannon-Winner dan indeks dominansi pada lahan Pertanian Kampung 6 Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan 0,40 (C) dari Simpson. Sehingga dapat disimpulkan bahwa keanekaragman jenis serangga sedang pada lahan Pertanian Kampung 6 Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan.

PENGARUH PENERAPAN TEKNOLOGI DHT (DRY HEAT TREATMENT) DAN KOMBINASI PERENDAMAN BENIH DENGAN VARIASI KONSENTRASI NACLO DALAM UPAYA MENJAGA KUALITAS DAN DAYA SIMPAN BENIH CABAI

DEDY RAHMAN
2020 · Thesis · Open Access

PENGARUH PENERAPAN TEKNOLOGI DHT (Dry Heat Treatment) DAN KOMBINASI PERENDAMAN BENIH DENGAN VARIASI KONSENTRASI NaClO DALAM UPAYA MENJAGA KUALITAS DAN DAYA SIMPAN BENIH CABAI Abstrak Cabai (Capsicum annum L) merupakan salah satu produk hortikultura yang sangat penting di Indonesia. Produksi cabai di kota Tarakan pada tahun 2016 mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan dibandingkan tahun 2015. Namun, kurangnya pengetahuan petani dalam upaya menjaga kualitas dan daya simpan benih cabai mandiri membuat petani harus mengeluarkan biaya lebih dalam memenuhi kebutuhan bercocok tanam. Penerapan Dry Heat Treatment (DHT) dan Penggunaan Natrium Hipoklorit NaClO dapat meningkatkan vigor dan viabilitas benih sehingga memperkecil laju kemunduran mutu benih. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kombinasi perlakuan NaClO dan DHT yang dapat menghasilkan benih yang terlindungi mutu dan kualitasnya selama masa simpan. Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2020 sampai dengan juli 2020 di Laboratorium Perlindungan Tanaman, Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan, metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) Faktorial Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali, sehingga terdapat 64 unit percobaan dan setiap unit terdiri dari 10 sampel. Hasil penelitian menunjukkan pada parameter perkecambahan perlakuan NaClO control (N0), 1% (N1) tidak berbeda nyata dibandingkan perlakuan NaClO 1% (N1), 3% (N2), dan 5% (N3). Pareameter vegetatif benih menunjukan bahwa kombinasi perlakuan NaClO dan DHT menunjukan data tertinggi panjang akar yaitu N1D1 (kombinasi 1% NaClO dan 50�C selama 72 jam), pada parameter tinggi batang yaitu N1D1 (kombinasi 1% NaClO dan 50�C selama 72 jam), pada parameter jumlah daun yaitu N2D1 (kombinasi 1% NaClO dan 60�C selama 72 jam). data paling rendah ditunjukan pada kombinasi perlakuan D3 (70�C selama 72 jam) terhadap semua perlakuan NaClO semua taraf, sehingga di dapatkan beberapa kesimpulan yaitu, Perlakuan NaClO semua taraf menujukan tidak berbeda nyata untuk semua sampel, perlakuan DHT terbaik yaitu pada taraf 50�C selama 72 jam (D1), kombinasi perlakuan terbaik untuk parameter perkecambahan yaitu N0D0 dan N0D1, kombinasi perlakuan terbaik untuk parameter vegetatif panjang akar dan tinggi batang adalah pada perlakuan N1D1, sedangkan untuk Jumlah daun pada kombinasi perlakuan N2D1.

HUBUNGAN ANTARA GAYA BELAJAR VAK (VISUAL, AUDITORIAL, KINESTETIK) DENGAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS VIII DI MTS NEGERI TARAKAN

AJI MUDIN
2020 · Thesis · Open Access

Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan menggunakan metode deskriptif korelasi yang bertujuan untuk menganalisis hubungan gaya belajar siswa kelas VIII IPA MTs Negeri Tarakan terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 131 siswa kelas VIII MTs Negeri Tarakan dan sampel penelitian terdiri dari 107 siswa MTs Negeri Tarakan yang diperoleh dengan perhitungan rumus Nomogram Harry King. Teknik pengumpulan data menggunakan tes pilihan ganda untuk mengetahui hasil belajar siswa, angket gaya belajar untuk mengetahui gaya belajar siswa dan dokumentasi. Data dianalisis dengan Uji statistik Pearson Product Moment dan Regresi Berganda menggunakan software IBM SPSS Statistics 20 for Windows. Hasil analisis data pada penelitian diperoleh nila signifikansi Gaya belajar visual terhadap hasil belajar siswa yaitu 0,623. Gaya belajar auditorial terhadap hasil belajar siswa dengan signifikansi 0,654. Gaya belajar kinestetik terhadap hasil belajar siswa dengan signifikansi 0,849 dan Gaya belajar Visual, Auditorial, Kinestetik secara bersama-sama terhadap hasil belajar siswa dengan signifikansi 0,962. Berdasarkan hasil analisis data diatas, signifikansi yang diperoleh dari masing-masing variabel ataupun secara bersama-sama memiliki nilai signifikansi lebih besar dari 0,05. Simpulan pada penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan yang signifikan baik dari masing-masing gaya belajar visual, auditorial dan kinestetik terhadap hasil belajar siswa, maupun gaya belajar secara bersama-sama terhadap hasil belajar siswa.

TINGKAT KEBERHASILAN PENYULUH DALAM PELAKSANAAN KEGIATAN PENYULUHAN (STUDI KASUS DI KELOMPOK TANI TUNGGUL BATU KOTA TARAKAN)

AGUSTINUS MENGUN
2020 · Thesis · Open Access

Salah satu upaya untuk meningkatkan sumberdaya petani, adalah melalui kegiatan penyuluhan pertanian. Kegiatan penyuluhan pertanian di Kota Tarakan telah lama dilakukan di kelompok-kelompok tani yang tersebar di empat kecamatan yang ada di Kota Tarakan. Sampai saat ini jumlah tenaga penyuluh pertanian di Kota Tarakan masih sangat terbatas, berdasarkan data yang diperoleh dari instansi terkait jumlah PPL yang ada berjumlah 10 orang (Disnaktan Kota Tarakan, 2018). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) mendeskripsikan tugas pokok penyuluh pertanian di Kota Tarakan, 2) menganalisa tingkat keberhasilan penyuluh dalam pelaksanaan kegiatan penyuluhan di kelompok tani tunggul batu kota Tarakan. . Metode analisis yang digunakan pada peneltian ini adalah analisis deskriptif dan analisis kuantitatif dengan menggunakan skala likert. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa 1) Terdapat beberap tugas pokok penyuluh pertanian di kelompok tani Tunggul batu Kota Tarakan yaitu Mengidentifikasi potensi wilayah dan agrosistem serta kebutuhan teknologi dibidang pertanian. Menyusun program penyuluhan pertanian, Menyusun Rencana Kerja Penyuluhan Pertanian (RKPP), Menerapkan metode penyuluhan pertanian, Menyusun materi penyuluhan pertanian, Mengembangkan swadaya dan swakarsa petani, Mengevaluasi dan melaporkan hasil pelaksanaan kegiatan penyuluhan pertanian dan dampaknya. 2) Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa tingkat keberhasilan penyuluh dalam melakukan kegiatan penyuluhan di Kelompok Tani Tunggul Batu adalah sangat baik dengan skor sebesar 25.85.

PENGGUNAAN KELAS KATA VERBA DAN NOMINA PADA TEKS DESKRIPSI SISWA KELAS VII-C DI SMP NEGERI 7 TANJUNG SELOR

NUR ASMI ALAWIYAH
2020 · Thesis · Open Access

Penelitian yang di bahas dalam penelitian ini, adalah bagaimana bentuk kata verba dan kata nomina yang telah mengalami proses morfologis pada teks deskripsi siswa kelas VII-C di SMP Negeri 7 Tanjung Selor unuk lebih memahami dan mendeskripsikan bagaimana bentuk kata verba dan kata nomina yang mengalami proses morfologis seperti afiksasi, reduplikasi dan pemajemukkan Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data baca dan catat. Peneitian ini kualitatif deskriptif ini berisi kata-kata dan kalimat untuk mendeskripsikan sesuatu secara jelas. Data dalam peneltian ini adalah kata, frasa dan kalimat sedangkan sumber data dalam penelitian adalah hasil kerja siswa melalui teks deskripsi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas kata verba lebih dominan daripada kelas kata nomina. Kelas kata nomina adalah kelas kata yang menggambarkan suatu benda seperti mahkluk hidup maupun benda mati. Nomina turunan yang terdapat di teks deskripsi adalah nomina turunan mengikat afiksasi, seperti pepohonan, kepribadian, dan sebagainya. Terdapat juga nomina yang mengalami reduplikasi yaitu seperti bunga-bunga dan nomina yang mengalami pemajemukkan yaitu berat badan. Tidak hanya kata nomina saja, namun pada teks deskripsi terdapat kata verba. Kata verba adalah kata yang menggambarkan segala tindakan ataau perbuatan yang dikerjakan oleh seseorang. Kata verba turunan yang digunakan adalah verba turunan yang mengikat afiksasi seperti melewati, membuat, melihat dan sebagainya. Kata verba afiksasi adalah kata verba yang mengikat afiksasi adalah kata verba yang terdapat morfem terikat prefiks dan sufiks baik di awal kata dasar maupun di akhir kata dasar tersebut.

PENGEMBANGAN MEDIA POP UP BOOK PADA LAYANAN INFORMASI KARIR DI SEKOLAH DASAR KOTA TARAKAN

HERI GUNAWAN
2020 · Thesis · Open Access

Penelitian ini adalah pengembangan media pop up book dan untuk menghasilkan produk media Pop Up Book Pada Layanan Informasi Karir di Sekolah Dasar Kota Tarakan. Penelitian pengembangan ini di adaptasi menggunakan desain penelitian pengembangan Borg and Gall dalam Sugiyono (2015) yang dilaksanakan sampai pada tahap ke enam dan disesuaikan dengan penelitian pengembangan. Media ini merupakan salah satu media yang akan digunakan untuk membantu guru untuk mewujudkan terlaksananya layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah, terutama untuk membantu orang tua memberikan pengetahuan pada anaknya terkait karir sehingga dapat memberikan gambarakan kepada anak tentang cita-citanya.Hasil penelitian menujukkan skor yang diperoleh dari validator ahli desain sebesar 48 atau 85,7% berada pada kategori sangat layak, nilai skor dari validator ahli materi sebesar 54 atau 90% berada pada kategori sangat layak. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa Pengembangan Media Pop Up Book Pada Layanan Informasi Karir di Sekolah Dasar Kota Tarakan sangat layak dan baik dijadikan sebagai media Layanan Informasi Karir di Sekolah Dasar.

Pertumbuhan Udang Windu (Penaeus monodon) dengan Pemberian Ekstrak Daun Katuk (Sauropus androgynus)

AHMAD ARSYIDI
2020 · Thesis · Open Access

Hormon yang berperan dalam proses molting hewan krustasea seperti udang yaitu moulting stimulating hormon (MSH) dan molt inhibiting hormone (MIH). Prekursor dari hormon ini yaitu kolesterol. Daun katuk (Sauropus androgynous) mengandung senyawa kimia yaitu sterol yang diduga mampu meningkatkan MSH pada udang windu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan udang windu setelah pemberian ekstrak daun katuk. Metode penelitian dengan menggunakan Rancangan acak lengkap (RAL) 4 perlakuan 3 ulangan. Perlakuan dengan dosis Perlakuan 1 (Kontrol) tanpa pemberian ekstrak katuk, Perlakuan 2 (P2) 5 gr/kg pakan, Perlakuan 3 (P3) 50 gr/kg pakan, Perlakuan 4 (P4) 100 gr/kg pakan. Berdasarkan hasil penelitian pertumbuhan berat dan pertumbuhan panjang secara statistik menunjukkan berbada nyata (P0,05). Pertumbuhan udang windu pada akhir penelitian pertumbuhan berat paling tinggi terdapat pada P4 dengan pemberian ekstrak daun katuk dengan nilai pertumbuhan berat rata-rata (70,18±9,57 gr). Sedangkan pertumbuhan berat paling rendah terdapat pada P1 dengan nilai pertumbuhan berat rata-rata (32,62±7,54gr). Pertumbuhan panjang paling tinggi terdapat pada P4 dengan panjang rata-rata (1,19±0,10 cm) sedangkan pertumbuhan panjang paling rendah terdapat pada P1 dengan pertumbuhan panjang rata-rata (0,62±0,09 cm). Data kualitas air selama penelitian menunjukkan suhu berkisar 25-30 oC, DO 5,28 -8,43 ppm, salinitas 27-30 ppt dan pH 6,14–7,9mg/l. Pemberian ektrak katuk mampu meningkatkan pertumbuhan udang windu.

PENGARUH DOSIS PUPUK ORGANIK DAN JARAK TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN WIJEN (SESAMUM INDICUM L.)

VIVI PUTRIYANI
2020 · Thesis · Open Access

Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman wijen dengan memodifikasikan dosis pupuk organik dan jarak tanam. Pemberian pupuk kandang dapat memperbaiki sifat fisik tanah. Pupuk kandang yang akan digunakan adalah jenis kotoran ayam dan sapi yang mengandung unsur hara yang lengkap, baik unsur hara makro seperti N, P dan K, maupun unsur hara mikro Ca, Mg dan S. Salah satu usaha untuk meningkatkan produksi wijen yaitu dengan mengatur jarak tanam tepat. Peningkatan produksi wijen dapat dilakukan dengan cara perbaikan tingkat kerapatan tanam. Penelitian ini dilaksanakan di lahan warga Kampung Bugis, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Tarakan Barat. Penelitian ini merupakan penelitian faktorial dengan 2 faktor yaitu faktor 1 dosis pupuk organik dengan 4 taraf dan faktor 2 jarak tanam dengan 3 taraf diulang sebanyak 3 kali. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam dan diuji lanjut dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa dosis pupuk organik berpengaruh nyata pada pertumbuhan panjang daun, jumlah cabang, jumlah polong, panjang polong, panjang akar dan berat 1000 biji dengan dosis terbaik pada perlakuan P3 (50 gr pupuk kandang ayam dan 50 gr kandang sapi), dan pada perlakuan jarak tanam berpengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman, panjang daun, jumlah daun, jumlah cabang, panjang polong, panjang akar dan berat 1000 biji dengan perlakuan terbaik J3 (60x25cm). Interaksi perlakuan terbaik pada P3J3 (50gr pupuk kandang ayam dan 50 gr pupuk kandang sapi dan jarak 60x25 cm) yang diaplikasikan memberikan pengaruh nyata pada tinggi tanaman, panjang daun, diameter batang dan panjang akar.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI KACANG PANJANG (VIGNA SINENSIS L) DI KEAMATAN TARAKAN UTARA

NUR FADHILAH
2020 · Thesis · Open Access

Petani sebagai pelaksana usahatani kacang panjang mengharapkan produksi yang lebih besar lagi agar memperoleh pendapatan yang besar. Dalam meningkatkan pedapatan, faktor produksi sangat menentukan besar kecilnya produksi yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis penerimaan (TR) dan biaya dalam usahatani Kacang Panjang, (2) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani Kacang Panjang. Penelitian ini di laksanakan di Kecamatan Tarakan Utara. Metode yang digunakan dalam penentuan sampel adalah metode sensus dengan jumlah 50 orang petani kacag panjang. Analisis yang digunakan yat analisis R/C rasio dan regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi SPSS 25. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata penerimaan petani kacang panjang dengan luas lahan 0,1 sebesar Rp 6.408.600 dan biaya sebesar Rp 2.942.607 dan rata-rata pendapatan usahatani kacang panjang sebesar Rp 3.465.993 per musim tanam. Berdasarkan Uji F diperoleh variabel independen (harga benih, harga pupuk, harga pestisida, upah tenaga kerja, harga penjualan) secara bersama-sama (simultan) mempengaruhi pendapatan. Hal ini menunjukkan oleh nilai F 12,377 dengan (sig) 0.000 0.05 maka H1 diterima dan H0 ditolak. Berdasarkan hasil Uji t diperoleh bahwa variabel harga jual (X5) dengan nilai (Sig 0.000) dan harga pupuk (X2) dengan nilai (Sig 0,047) berpengaruh terhadap pendapatan sedangkan variabel harga benih (X1) dengan nilai (Sig 0,759), harga pestisida (X3) dengan nilai (Sig 0,144), upah tenaga kerja (X4) dengan nilai (Sig 0,177) tidak signifikan berpengaruh terhadap pendapatan.

PEMBERDAYAAN ANGGOTA KELOMPOK TANI (STUDI KASUS PADA KELOMPOK TANI FLORA DAN FAUNA MANDIRI DI KELURAHAN JUATA PERMAI KECAMATAN TARAKAN BARAT)

NURAZILA
2020 · Thesis · Open Access

EMPOWERMENT OF FARMER GROUP MEMBERS (CASE STUDY ON INDEPENDENT FLORA AND FAUNA FARMER GROUP IN JUATA PERMAI VILLAGE, NORTH TARAKAN DISTRICT) ABSTRACK Empowering farmers through the institutionalization of farming groups is one of the appropriate methods of community empowerment to enable them to improve their quality of life. The Independent Flora and Fauna Farming Group is focused on empowering the farmer community to increase overall agricultural productivity in both agricultural, livestock and fishery aspects. The existence of the Independent Flora and Fauna Farming Group is based on the common purpose of the farmers, the aspects of the farm and the aspect of their fisheries to meet the needs of daily life. The purpose of this research is to know the empowerment of members of independent flora and fauna farming groups and know the factors of supporting and inhibiting the empowerment of independent flora and fauna farming group members. This type of research uses qualitative and quantitative research methods with a scoring method with a likert scale and a respondent count of 14 people. Data collection techniques are carried out with several techniques namely observation, interview and documentation. The results of this study showed the process of empowering members of the farmer group based on indicator input that is categorized strongly agrees with the average score of 3.29 against the suitability of work equipment and the place that is adequate. In indicators the process is categorized strongly agreeing with the average score of 3.86 against excellent participation and structured group management. And in the output indicator that is categorized strongly agree with the average score of 3.88 against the increase in self-reliance that is already very good and also the level of income that supports the standard of living. Supporting factors in empowerment are support of insanity, motivation and capital, for inhibitory factors are diseases / pests and minimal knowledge. Keywords : Empowerment, Farmer Groups, Supporting Factors and Inhibitors

STRATEGI PENINGKATAN EKONOMI WISATA WILAYAH PESISIR (STUDY KASUS : PANTAI BATULAMAMPU SEBATIK)

MOHD NIZAM
2020 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi peningkatan ekonomi wisata wilayah pesisir (studi kasus: Pantai Batu Lamampu Sebatik) Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa angket atau kusioner, populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat wilayah pesisir tepatnya rt 07, 08, dan 09 dengan total penduduk sebanyak 134 jiwa. Metode pengambilan sampel dalam penelitian menggunakan Accidental Sampling. Penelitian ini menggunakan metode analisis SWOT dan hasil dari penelitian ini menghasilkan beberapa strategi yaitu strategi SO, WO, ST dan WT. Namun dari penelitian ini didapatkan strategi proritas yang tepat untuk diterapkan adalah strategi ST (Streght – Threats) diantarnya adalah : (i) mengembangkan pantai Batu Lamampu menjadi lebih baik untuk dapat bersaing dengan pantai lainnya, (ii) menjaga ciri khas pantai seperti sumberdaya alam pendukung, nilai religi dan nilai edukasi yang terdapat pada objek wisata. Dan strategi peningkatan menerapkan strategi deversifikasi yang artinya menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang jangka panjang.

WILLINGNESS TO PAY PETANI TERHADAP UPAYA PERBAIKAN LAHAN KRITIS DI KOTA TARAKAN

INDRI APRILIANI
2020 · Thesis · Open Access

Lahan kritis merupakan suatu bentuk keadaan lahan atau tanah yang sebenarnya dapat menjadi ladang peluang bagi suatu kelompok masyarakat khususnya petani. Bagi sebagian individu khusunya para petani saat ini, dalam mengelola lahan krtitis tersebut menjadi menjadi lahan lahan yang dapat digunakan oleh masyarakat petani dalam kegiatan bercocok tanam dan dapat menghasilkan nilai ekonomis bagi para petani selain itu pengelolaan lahan tersebut juga berdampak bagi lingkungan ekologis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kesediaan membayar) petani dalam upaya perbaikan lahan kritis. Desain pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah petani dan menggunakan simple random sampling untuk menentukan populasi yang dilakukan secara acak. Penetapan ukuran sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus Lameshow dari hasil perhitungan jumlah populasi yang dijadikan sampel sebanyak 100 responden. Alat analisis yang digunakan adalah valuasi ekonomi dengan metode Contingent Valuation Method (CVM). Hasil dari penelitian ini adalah estimasi upaya yang dilakukan untuk perbaikan kondisi lahan kritis sebesar per indivdu Rp. 130.000 perbulan lebih besar dibandingkan nilai rata-rata dari maksimum kesediaan membayar (Average of Maximum Willingness To Pay) petani dalam upaya perbaikan lahan kritis untuk meningkatkan produktivitas pertanian yaitu sebesar Rp. 49.850 per individu perbulan dan nilai total Willingness To Pay (WTP) responden secara keseluruhan sebesar Rp.59.820.000 pertahun. Hasil ini menunjukkan bahwa kesediaan membayar petani dalam upaya perbaikan lahan kritis di Kecamatan Tarakan Timur dan Tarakan Utara Kota Tarakan sangat rendah.