CHAERUL
2020 · Thesis · Open Access
Telah dilakukan penelitian Analisis Makanan Dan Kebiasaan Makan Ikan Kerapu (Epinephalus Malabaricus) Hasil Tangkpan Bubu Dasar (Bottom Fish Pots) Di Perairan Bunyu..Berdasarkan hasil penelitian di Perairan Pulau Bunyu menggunakan variabel isi lambung ikan kerapu jantan yang didapatkan berasal dari lambung dan usus terdapat tiga kelas dari biota laut yaitu kelas pisces / ikan, kelas crustacea (udang dan kepiting) dan kelas cepalopoda (cumi-cumi). Tiap-tiap kelas tersebut, terdapat empat jenis makanan yang berada dalam lambung ikan kerapu jantan yaitu ikan, udang, cumi dan kepiting. Hasil penelitian yang di olah didapatkan jenis spesies yang berasal dari lambung ikan kerapu jantan yang paling banyak di temukan adalah jenis kepiting dengan persentase sebesar 30,92%, kemudian jenis spesies udang sebesar 30,88% dan jenis spesies ikan sebesar 20,39% serta jenis cepalopoda/ cumi-cumi sebesar 17,81%. Hasil penelitian di olah menggunakan kriteria indeks preponderance.Hasil penelitian mengenai indeks proporderance ikan kerapu betina dengan menganalisis isi lambung dan usus ikan kerapu betina yang banyak di temukan adalah jenis ikan dengan persentase sebesar 42,7%, kemudian jenis spesies udang sebesar 32,2%, jenis spesies cumi sebesar 17,6% dan jenis kepiting sebesar 4% serta jenis kerangka sebesar 1,36%.Berdasarkan hasil penelitian mengenai isi lambung ikan kerapu betina, dimana jenis ikan paling banyak di temukan dalam usus dan lambung sebesar 42,7%,dari hasil penelitian menjelaskan bahwa apabila IP lebih dari 40% maka jenis makanan tersebut kategori jenis makanan utama..
ARIFIN
2020 · Thesis · Open Access
ARIYANTO
2020 · Thesis · Open Access
Bawang daun merupakan salah satu komoditas tanaman hortikultura yang layak dikembangkan secara intensif di Indonesia khususnya di Tarakan Provinsi Kalimantan Utara. Akan tetapi produktifitas bawang daun cenderung mengalami penurunan pada tahun 2016-2017. Alternatif yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktifitas bawang daun adalah dengan menggunakan pupuk organik cair (POC) N. mirabillis. Penelitian bertujuan untuk mengetahui : (1) respon pertumbuhan dan hasil tanaman bawang daun berdasarkan dari pemberian pupuk organik cair N. mirabillis. (2) serta menentukan pemberian konsentrasi pupuk organik cair N. mirabillis yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang daun. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari hingga September 2019, di lahan petani Kampung Satu skip Kec. Tarakan tengah, Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan sehingga diperoleh 25 unit percobaan, dengan konsentrasi A0 : 0%, A1 : 5%, A2 : 10%, A3 : 20%, dan A4 : 40%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair N. mirabillis memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah daun dan pengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah anakan, dan berat basah tanaman bawang daun. Pemberian pupuk organik cair N. mirabillis dengan konsentrasi 10% (A2) menghasilkan jumlah daun 32,86% lebih banyak dibandingkan kontrol, konsentrasi 20% (A3) 32,27% lebih banyak dibandingkan kontrol, konsentrasi 40% (A4) 22,80% lebih banyak dari kontrol, dan konsentrasi 5% (A1) 6,77% lebih banyak dari kontrol. Scallion are one of the horticultural plant commodities that are suitable for intensive development in Indonesia, especially in Tarakan, North Kalimantan Province. However, lts productivity tended to decline in 2016-2017. An alternative that can be done to increase its productivity is to use liquid organic fertilizer (POC) N. mirabillis. This study aims to determine: (1) the response to growth and yield of scallions based on the application of liquid organic fertilizer of N. mirabillis. (2) the concentration of liquid organic fertilizer N. mirabillis which can increase the growth and yield of scallions. This research was conducted from January to September 2019, in the farmer's land in Kampung Satu skip Kec. Central Tarakan, Tarakan City. The research method used was a non-factorial randomized block design (RBD) consisting of 5 treatments and 5 replications in order to obtain 25 experimental units, with concentrations of A0: 0%, A1: 5%, A2: 10%, A3: 20%, and A4: 40%. The results showed that the application of liquid organic fertilizer to N. mirabillis had a significant effect on the number of leaves and had no significant effect on plant height, number of tillers, and wet weight of the plants. Application of liquid organic fertilizer N. mirabillis with a concentration of 10% (A2) resulted in 11.86 leaves or 32.86% more leaves than control, 8.86 pieces, a concentration of 20% (A3) 11.72 or 32.27% more than the control of 8.86 strands, the concentration of 40% (A4) 10.88 or 22.80% more than the control of 8.86, and the concentration of 5% (A1) 9.46 leaves or 6.77% a lot more out of control.
BELLA ROSA
2020 · Thesis · Open Access
Latar belakang penulis mengangkat judul ini adalah karena pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual khusunya merek sangat banyak terjadi, pelanggaran HKI ini tidak lagi bersifat local tetapi sudah melewati batas-batas negara yang tentunya akan sangat berdampak buruk bagi semua masyarakat. Salah satu penyebab adanya Pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual terjadi karena kurangnya penghargaan terhadap HKI khususnya merek yang berada pada tingkat yang relative rendah, terbukti dari sering munculnya pemalsuan dan juga pembajakan merek melalui kegiatan ekspor dan impor dibawah pengawasan Bea dan Cukai, untuk mendapatkan perlndungan merek dagang barang ekspor dan impor pemahaman mengenai hal tersebut sangatlah minim. Metode penelitian yang penulis gunakan dalam skripsi ini adalah penelitian hukum normatif. Hasil penelitian penulis simpulkan bahwa untuk mendapatkan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual khususnya Merek dagang terhadap barang Ekspor dan Impor, pemegang atas hak merek dapat mengajukan permintaan peanangguhan kepada Pengadilan Niaga karena dua alasan, alasan pertama berdasarkan pemberitahuan dari Pejabat Bea dan Cukai apabila terdapat bukti yang cukup dan alasan kedua berdasarkan Inisiatif dari Pemegang atas Hak Merek. Untuk mempermudah proses perlindungan merek dagang terhadap barang ekspor dan impor seorang pemegang atas hak merek haruslah mengajukan permohonan perekaman data Hak Kekayaan Intelektual pada kantor Kepabeanan. Selanjutnya permohonan penangguhan yang diajukan pemegang atas hak merek Ketua Pengadilan akan mengabulkan permohonan apabila lampiran-lampiran serta bukti yang diberikan telah cukup dan sesuai dengan persyaratan dari Pengadilan Niaga.
ADI BAYU HERMAWAN
2020 · Thesis · Open Access
Pengembangan produksi lada mengalami penurunan dan menyebabkan pendapatan petani menjadi berkurang, sehingga peningkatan produksi menjadi kurang maksimal. Penelitian strategi pengembangan produksi lada (piper nigrum linn) bertujuan untuk (1) mengetahui faktor internal dalam strategi pengembangan produksi komoditi lada di Desa Gunung Seriang, (2) mengetahui faktor eksternal dalam strategi pengembangan produksi komoditi lada di Desa Gunung Seriang, (3) merumuskan strategi pengembangan produksi komoditi lada di Desa Gunung Seriang. Metode penentuan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 10 responden. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor internal meliputi: kekuatannya; ketersediaan lahan yang luas, letak wilayah strategis, sumber daya manusia yang banyak, dan adanya kelompok tani sebagai wadah pemersatu petani, sedangkan kelemahannya meliputi: modal yang kurang, penanganan hama dan penyakit yang kurang, teknologi yang masih tradisional, dan akses jalan yang kurang memadai/tidak kondusif. Faktor eksternal meliputi: peluang berupa adanya dukungan pemerintah, potensi sumberdaya, adanya BUMDes, sedangkan ancamannya meliputi: harga hasil produk ditentukan tengkulak, petani beralih menanam komoditi lain dan tidak adanya penyuluhan. Hasil analisis SWOT menunjukkan posisi berada di kuadaran II yang berarti keadaan petani Desa Gunung Seriang mendukung strategi S-T dengan meningkatkan/memaksimalkan kualitas dan kuantitas hasil produksi yang lebih baik dengan memanfaatkan luas lahan serta memperbaiki produksi dan meningkatkan kualitas kerja dengan dukungan SDM yang banyak serta wilayah yang strategis.
SAFIRA MAHARANI
2020 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Kesejahteraan Terhadap Kinerja Pegawai Pada Satuan Polisi Pamong Praja Dan Pemadam Kebakaran Kota Tarakan” (Studi Kasus Pada Bidang Pemadam Kebakaran). Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik nonprobability sampling dengan sampling jenuh. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey dengan instrument pernyataan dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner (angket). Adapun sampel dalam penelitian ini adalah pegawai Pemadam Kebakaran di Kota Tarakan yang berjumlah 66 responden. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 22.0. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja sedangkan variabel kesejahteraan tidak berpengaruh terhadap kinerja.
WELTI APRIANI
2020 · Thesis · Open Access
ANALYSIS OF THE DATA USED IS DESCRIPTIVE ANALYSIS, SWOT ANALYSIS AND QSPM MATRIX. THE RESULTS OF THIS RESEACH DISCUSSION ARE INTERNAL FACTORS
None
2020 · Thesis · Open Access
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. R DENGAN DIAGNOSA GAGAL GINJAL KRONIK DI RUANG ANGGREK A RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN
ABSTRAK
Gagal ginjal kronik merupakan suatu penurunan fungsi ginjal yang cukup berat dan irreversible, umumnya tidak pulih, dimana tubuh tidak mampu memelihara metabolisme dan gagal memelihara keseimbangan cairan dan elektrolit yang menjadikan menurunya volume vaskuler dan gangguan reabsornsi. Berdasarkan hasil dari system review metaanalysis yang dilakukan didapatkan prevalensi di dunia gagal ginjal kronik sebesar 13,4% (Hill et al,2016). Dan di Indonesia menurut Riskesdas (2018) terdapat 0,38% penderita terdiagnosa Gagal ginjal kronik dan terjadi peningkatan dari tahun sebelumnya. Tujuan penulisan adalah melakukan proses keperawatan, membandingkan antar terori dan kasus, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghaambat, melaksanakan pemecahan masalah. Penyusuna laporan tugas akhir ini penulis menggunakan studi kasus. Subjek penelitian adalah Tn. R dengan gagal ginjal kronik di Ruang Anggrek A RSUD Tarakan Provinsi Kalimantan Utara. Hasil yang didapatkan terdapat lima masalah keperawatan yang ditegakkan pada Tn. R, pola nafas tidak efektif, hipervolemi, resiko perfusi perifer tidak efektif,nyeri akut, intoleransi aktivitas, ansietas, dan defisit pengetahuan. Dari hasil analisis didapatkan kesenjagan antara teori dan kasus pada Tn.R yaitu dari pengkajian pada aktivitas, sirkulasi, eliminasi, makanan/cairan, nyeri/kenyamanan, intergritas ego, neurosensori, keamanan, pernapasan. Pada diagnosa dikasus yaitu defisit nutrisi,gangguan intergritas, gangguan pertukaran gas. Intervensi harus disesuaikan dengan kondisi dan sarana prasarana. Evaluasi hasil yang didapatkan dari lima diagnosa keperawatan dua yang tidak teratasi dan tiga yang teratasi.
None
2020 · Thesis · Open Access
Cedera kepala merupakan penyebab kematian terbesar, diperkirakan 100.000 orang meninggal setiap tahunnya. Indonesia di tahun 2018 memiliki 9,2% proporsi cedera yang akan mengakibatkan kegiatan sehari-hari terganggu, sedangkan untuk proporsi cedera kepala pada tahun 2018 di Indonesia adalah 11,9%. Prevelensi cedera kepala yang terjadi di Kalimantan Utara berada di urutan ke 13 dalam proporsi cedera kepala 14,7% pada tahun 2018. Berdasarkan prevalensi tersebut, maka penulis tertarik mengambil kasus cedera kepala sebagai laporan tugas akhir. Penulis menggunakan metode deskriptif, tipe studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan dengan tahapan pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Tujuan umum laporan tugas akhir ini adalah mendapatkan pengalaman nyata asuhan keperawatan yang dilakukan secara holistik dan komprehensif. Subjek penelitian adalah Tn. A dengan Post Craniatomy ec Fraktur Parietal di Ruang Perawatan Dahlia A Rumah Sakit Umum Tarakan Provinsi Kalimantan Utara pada tanggal 17 Juli 2020 sampai dengan tanggal 19 Juli 2020. Hasil penelitian didapatkan enam diagnosa keperawatan yang ditegakkan pada Tn. A, yaitu risiko perfusi serebral tidak efektif, risiko infeksi, gangguan mobilitas fisik, nyeri akut, gangguan pola tidur dan risiko cedera. Kesimpulan, penulis mendapatkan kesenjangan yang terdapat antara teori dan kasus pada Tn. A dimulai dari pengkajian terdapat enam kesenjangan, pada diagnosa terdapat lima kesenjangan, intervensi harus disesuaikan dengan kondisi dan sarana prasarana. Evaluasi hasil yang didapatkan dari enam diagnosa keperawatan, lima yang teratasi dan satu tidak teratasi
None
2020 · Thesis · Open Access
Diabetes Mellitus adalah gangguan metabolisme yang ditandai dengan hiperglikemi yang berhubungan dengan abnormalitas metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein yang disebabkan oleh penurunan sekresi insulin atau penurunan sensitivias insulin atau keduanya dan menyebab kankomplikasi kronis mikrovaskular dan neuropati. Dalam penyusunan laporan tugas akhir ini penulis menggunakan metode studi kasus, yaitu metode ilmiah yang menggambarkan keadaan yang sedang terjadi, dan semua kegiatan hanya memusatkan perhatian pada kasus secara intensif, dimulai dengan pengumpulan data, analisa data, merumuskan masalah, intervensi, dan implementasi serta evaluasi yang telah dilakukan. Dari hasil pengumpulan data didapatkan 4 diagnosa keperawatan yaitu nyeri, kerusakan integritas jaringan, defisit perawatan diri dan Gangguan pola tidur. Berdasarkan hasil evaluasi keperawatan dari 4 diagnosa yang didapatkan disimpulkan bahwa ada 3 diagnosa keperawatan yang dapat diatasi dan 1 diagnosa keperawatan yang belum teratasi. Sehingga perawat diharapkan melaksanakan tugas sebagai care giver yang memberikan asuhan keperawatan secara holistik dan komprehensif.
None
2020 · Thesis · Open Access
Asuhan kebidanan komprehensif adalah asuhan berkesinambungan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana. Peran Bidan selain memberikan asuhan komprehensif juga harus meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam penanganan dan memberikan pelayanan kesehatan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana.
Asuhan kebidanan komprehensif dilakukan pada Ny.M usia 21 tahun G2P1A0 dengan 5 kali ANC di trimester III, dimana didapati anemia ringan dengan kadar HB 10,2 gr/dL pada kunjungan pertama dan 10,5 gr/dL pada kunjungan kedua, memiliki keluhan pusing dan mata berkunang-kunang. Persalinan terjadi pada usia kehamilan 40 minggu, kala 1 fase aktif berlangsung 4 jam dari pukul 20.00 hingga 00.00 WITA, kala II berlangsung 40 menit bayi lahir spontan pukul 00.40 WITA, kala III berlangsung 10 menit plasenta lahir lengkap secara spontan pukul 00.50 WITA, kala IV berlangsung 2 jam, tidak ada penyulit dan komplikasi. KF pada Ny.M dilakukan sebanyak 3 kali, ibu tidak memiliki keluhan, dapat melakukan perawatan payudara, menyusui dengan ASI eksklusif, tidak ditemukan tanda-tanda bahaya dan komplikasi. KN pada By.Ny.M sebanyak 3 kali, tidak ditemukan tanda-tanda bahaya dan komplikasi.
Asuhan kebidanan komprehensif ini telah dilakukan pada masa kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir. Hasilnya didapatkan masalah pada masa kehamilan yaitu anemia ringan pada trimester III. Masalah telah teratasi setelah diberikan asuhan kebidanan. Diharapkan hasil laporan asuhan kebdianan ini dapat menjadi sumber informasi yang dapat meningkatkan pengetahuan mahasiswi tentang asuhan komprehensif pada ibu hamil, bersalin, nifas dan bayi baru lahir sehingga dapat dilakukan upaya pengembangan penulisan laporan asuhan kebidanan komprehensif selanjutnya.
SINTA
2020 · Thesis · Open Access
SINTA NPM. 16..405010.05 PERLINDUNGAN HUKUM HAK CIPTA LAGU ATAU MUSIK ATAS PERBUATAN MELAWAN HUKUM MELALUI MEDIA INTERNET. Dibawah bimbingan dan arahan bapak Darwis Manurung, S.H.,M.Hum selaku pembimbing I dan ibu Zulvia Makka,S.H.,M.H selaku pembimbing II. Lagu atau musik merupakan salah satu karya cipta yang dilindungi oleh undang-undang Nomor 28 tahun 2014 tentang hak cipta. Namun sering kali terjadi pelanggaran-pelanggaran terhadap karya cipta lagu atau musik yang merupakan hak milik dari seorang pencipta. Tidak ada kewajiban mendaftarkan setiap ciptaan, karena hak cipta tidak diperoleh berdasarkan pendaftaran namun hak cipta dimiliki penciptanya secara otomatis ketika ide itu selesai diekspresikan dalam bentuk suatu karya atau ciptaan yang berwujud. Penelitian ini dilakukan dengan tipe penelitian yang bersifat yuridis normatif. yuridis normatif adalah Penelitian yuridis normatif adalah penelitian hukum kepustkaan yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder. Pendekatan yang digunakan untuk menjawab isu hukum ini adalah Pendekatan Perundang-undangan (Statute approach), Pendekatan kasus (Case approach ), Pendekatan konseptual (conceptual approach). Tipe penelitian ini yang dapat menjawab rumusan masalah yang pertama yaitu bentuk perlindungan hukum yang diberikan bagi pemegang hak cipta atau pencipta lagu atau musik atas perbuatan melawan hukum ada dua yaitu perlindung preventif dimana pemerintah berkerjasama dengan menteri telekomunikasi dan informasi untuk memberikan pencegahan sebelum terjadinya sengkete yaitu penutupan situs atau pembelokiran situs yang dianggap telah terjadinya perbuatan melawan hukum selama 14 hari sesuai dengan ketentuan Pasal 54 sampai dengan Pasal 56 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta. Rumusan kedua mekanisme penyelesaian sengketa perdata terhadap pelanggaran hak Cipta yaitu bagi pencipta, pemegang hak cipta atau hak terkait yang merasa dirugikan dapat mengajukan tuntutan ganti rugi di Pengadilan Niaga yang sesuai dengan Pasal 95 sampai dengan Pasal 108 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta. Kata Kunci : Perlindungan Hukum, Hak Cipta Lagu, Media Internet.
HARVERDIANSYAH ROSANDI
2020 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh experiental marketing terhadap loyalitas pelanggan yang di mediasi oleh kepuasan pelanggan studi kasus pada Kafe Galileo di Kota Tarakan. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan kuantitatif disertai dengan penggunaan metode survei serta metode pengambilann sampel yang digunakann ialah teknik purposive sampling. Penentuan jumlah pengambilan sampel adalah dengan menggunakan rumus hair yang ditentu bahwa sampelnya terdiri dari 120 responden pelanggan galileo café di Kota Tarakan. Metode analisis data yang digunakan adalah SEM (Structural Equation Modeling) yang dioperasikan dalam program SmartPLS versi 3.0. Berdasarkan pada hasil penelitian ini experiental marketing dan kepuasan pelanggan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan Kafe Galileo Kota Tarakan. Hal itu berdasarkan hasil uji yang dilakukan untuk melihat pengaruh tidak langsung dari experiental marketing dan kepuasan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan Kafe Galileo. Dapat disimulkan bahwa loyalitas pelanggan dari Kafe galileo dapat disebabkan adanya pengaruh dari experiental marketing dan kepuasan pelanggan yang dirasakan oleh pelanggan tersebut.
None
2020 · Thesis · Open Access
Tingginya AKI dan AKB masih menjadi masalah besar bagi Indonesia, karena dapat memberi gambaran perkembangan derajat kesehatan dan juga digunakan sebagai indicator dalam penilaian keberhasilan pelayanan kesehatan dan program pembangunan kesehatan. Masalah ini dapat diatasi dengan melakukan pelayanan kebidanan komprehensif yang merupakan asuhan kebidanan yang berkelanjutan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir, sehingga dapat meningkatkan mutu pelayanan dan kesejahteraan ibu dan bayi, serta menurunkan resiko terjadinya komplikasi pada ibu dan bayi.
Pelaksanaan Asuhan Kebidanan Komprehensif dimulai pada tanggal 08 November 2019 di Puskesmas Juata Tarakan dengan Ny. H sebagai responden untuk pelaksanaan asuhan. Kunjungan Awal dilakukan pada saat klien memasuki usia kehamilan 37 minggu dan selanjutnya dilakukan kunjungan ulang sebanyak 3 kali kunjungan dan dilakukan setiap 1 minggu 1 kali kunjungan. Persalinan terjadi pada usia kehamilan 40 minggu 3 hari. Kunjungan nifas dilakukan sebanyak 4 kali dan bersamaan dengan kunjungan bayi baru lahir. Pelaksanaan asuhan kehamilan menggunakan standar asuhan persalinan normal (APN). Penatalaksanaan asuhan masa nifas dan bayi baru lahir menyesuaikan kebutuhan selama masa nifas dan bayi baru lahir.
Selama melakukan asuhan kebidanan komprehensif didapatkan masalah pada bayi. Pada kunjungan kehamilan awal, kunjungan ulang pertama dan kedua tidak didapatkan masalah. Pada persalinan tidak ditemukan masalah, pada kunjungan nifas tidak didapatkan masalah, pada bayi ditemukan adanya masalah, bayi lahir dengan A/S 5/7, telah dilakukan penanganan bayi asfiksia hingga A/S menjadi 8/9 ibu dan bayi dalam keadaan baik, asuhan yang diberikan sesuai standar yang telah ditetapkan. Asuhan kebidanan komprehensif telah di dokumentasikan dalam bentuk SOAP.
None
2020 · Thesis · Open Access
None
2020 · Thesis · Open Access
Gagal jantung kongestif adalah kumpulan gejala klinis akibbat kelainan struktural ataupun fungsional jantung yang menyebabkan gangguan kemampuan pengisian ventrikel dan ejeksi darah ke seluruh tubuh. Prevalensi CHF pada Negara berkembang sekitar 1-2% dari populasi dewasa. Data yang diperoleh dari WHO tahun 2016 menunjukan bahwa pada tahun 2015 terdapat 23 juta atau sekitar 54% dari total kematian disebabkan oleh Gagal Jantung Kongestif. Penelitian yang telah dilakukan di Amerila Serikat menunjukkan bahwa resiko berkembangnya Gagal Jantung Kongestif adalah 20% untuk usia ≥ 40 tahun selama beberapa dekade terakhir. Data Riskesdas tahun 2013 menunjukan prevalensi gagal jantung di Indonesia sebanyak 0,3% dan mengalami peningkatan pada tahun 2018 yaitu sebanyak 1,5%. Tujuan penulisan adalah melakukan proses keperawatan, membandingkan antara teori dan kasus, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, melaksanakan pemecahan masalah. Dalam penyusunan tugas akhir ini penulis menggunakan metode deskriptif dengan tipe studi kasus, pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, pemeriksaan head to toe, dokumentasi, kepustakaan dan subjek adalah klien. Hasil yang di dapatkan Tn.L dimulai dari pengkajian, pengkajian pola sirkulasi ditandai dengan tidak terdapat bedah jantung, pola eliminasi ditandai dengan tidak ada penurunan frekuensi berkemih, pola makanan/cairan ditandai dengan tidak terdapat penurunan nafsu makan. Kesimpulan ditemukan adanya kesenjangan dari pengkajian dan perumusan diagnosa keperawatan antara teori dan kasus pada Tn.L. Sikap kooperatif pasien dan keluarga yang terbuka serta bekerja sama dengan perawat.
None
2020 · Thesis · Open Access
YUNITA EKA PRAHANDINI
2020 · Thesis · Open Access
Tarakan adalah sebuah pulau kecil yang dikelilingi oleh laut luas keseluruhan wilayahnya mencapai 65.733 Ha, yang terdiri atas daratan seluas 25.080 Ha dan laut seluas 40.653 Ha. Letak pulau Tarakan yang wilayahnya dikelilingi oleh laut, memiliki potensi sumberdaya ikan, udang yang besar baik dari segi jumlah maupun keanekaragamannya, hal ini dapat ditandai dengan banyaknya alat tangkap Trammel net yang digunakan oleh nelayan di Mamburungan Kota Tarakan. Pada kesempatan dilakukan penelitian tentang tingkat keramahan lingkungan alat tangkap Trammel net. Berdasarkan 9 kriteria keramahan lingkungan (acuan, FAO) dan 5 kriteria keramahan lingkungan (acuan, Monintja dan Arimoto). Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah melakukan wawancara dan pada nelayan. Penelitian ini dilaksankan pada bulan November 2019 sampai bulan Januari 2020. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk menentukan tingkat keramahan lingkungan pada alat tangkap Trammel net. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh bahwa alat tangkap Trammel net di Mamburungan Kota Tarakan termasuk dalam kategori sangat ramah lingkungan.
NURHIDAYAH
2020 · Thesis · Open Access
KELIMPAHAN JENIS IKAN HASIL TANGKAPAN PUKAT BAWAL (GILL NET) DI PERAIRAN PULAU SEBATIK KABUPATEN NUNUKAN Abstrak Perairan Pulau Sebatik merupakan salah satu daerah penangkapan ikan dengan alat tangkap gill net. Gill net digunakan untuk menangkap ikan bawal. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi dan kelimpahan jenis – jenis ikan serta mengklasifikasikan hasil tangkapan utama berdasarkan ukuran panjang total. Penelitian dilaksanakan mulai bulan Januari sampai Februari 2020 dengan metode purposive sampling. Sampel ikan dikumpulkan menggunakan alat tangkap gill net dengan mesize 7 incih. Total ikan hasil tangkapan yang diperoleh sebanyak 311 ekor. Keanekaragaman jenis ikan terdistribusi dari 1 filum, 3 kelas, 9 ordo, 15 famili, 17 genus dan 18 spesies. Hasil kelimpahan relatif jenis ikan berkisar antara 0,32 – 27%. Kelimpahan tertinggi dari jenis Pampus argenteus 27%, Pampus sp. 20% dan Drepane sp. 12%, sedangkan hasil kelimpahan terendah dari jenis Sphyrna lewini 0,32%, Muraenesox bagio 0,65% dan Thryssa hamiltonii 0,65%. Hasil tangkapan ikan bawal berdasarkan ukuran dari trip 1 dengan ukuran 23 – 29,02 cm, trip 2 dengan ukuran 25 – 29,02 cm, trip 3 dengan ukuran 27 – 32,54 cm dan trip 4 dengan ukuran 25 – 30,78 cm. Hasil pengukuran panjang total ikan bawal yang tertangkap secara keseluruhan didapatkan antara 22 – 36,06 cm dengan didominasi ukuran yaitu 27,27 – 29,02.
ANNISA TYAS MAWARTI
2020 · Thesis · Open Access
The purpose of this study was to analyze speaking anxiety among the first semester 2019/2020 students at the Escymo in the English Education Department at the University of Borneo Tarakan. This research used qualitative and quantitative methods. Using a total sampling techniques, 70 students was determined as the sample of this research. Data were collected by means of questionnaires, interviews, and observations in the Escymo online class. The questionnaire results were presented in a percentage and the interview and observation results were recorded and documented. The results of this study showed that, first, the students had various tendencies to speak anxiety. Most students agreed to have signs of speaking anxiety on physical signs, thinking, behavior, and emotional signs depending on the preparation of students before speaking. Second, the results of the interviews showed that students had various signs of speaking worries and they reduced these problems by preparing, memorizing, and doing simulations. Third, the results of the observations from the Escymo online class showed that the tendency of speaking anxiety signs was seen when students practiced speaking in the class such as taking notes, being nervous, holding an object, and smiling when making a grammar mistake.