Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

9.639 item publik

Publikasi

Halaman 467 dari 482

Analisis kelayakan usaha, tingkat keramahan lingkungan dan hubungan terhadap pendapatan bubu dasar (bottom fish pots) di desa tepian, kecamatan sembakung, nunukan

HARIYADI
2020 · Thesis · Open Access

Most of the people in the edge of the village of Sembakung sub-district of Nunukan Regency work as fisherman whouse basic bubu fishing equipment and get a mixed income from the bottom fish pots. Bubu fishermen doing fishing business still rarely calvulate in detail the costs incurred and the income received at the time production s that the benefits generated are not known. In addition, fisherman also rarely pay attention to use of fishing gear so as not to damage the waters. This study aims to analyze the business feasibility, the level of environmental friendliness and the bottom fish pots fishermen’s income relationship in the Tepian Sembakung Village, Nunukan District. This research method used is quantitative descriptive method with sampling and data collection using an observation approach that is observing the main catches of giant bottom shrimp fishermen (Macrobrachium rosenbergii) and byproducts of catfish bottom trap fishermen (pagasius hypophthalsmus), chopsticks (Chopsticks), (Toxotes jaculatrix), fish with a cross (Paraplotosus albilabris) and mangrove crab (Scylla serrata), and using a survey apprpach that is interviewing techniques for the feasibility of basic bubu fishermen and the level of environmental friendliness of basic bubu fishermen. The result of the feasibility analysis of the basic bubu fishermen business generate monthly profit of Rp. 3.346.944 and produce bep, roi, b/c ratio in fishers with more than 1 base tarp so that this fishing gear generates profit and is feasible to run and the base trap isnincluded in the category of fishing gear that is very environmentally friendly with a value

Pengaruh Model Pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas IX MTs Negeri Tarakan

AYATUSY SYIFA
2020 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IX MTs Negeri Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas IX MTs Negeri Tarakan. Pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling. Sampel penelitian ini adalah kelas IX-C sebagai kelas eksperimen dan kelas IX-D sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes kemampuan pemecahan masalah matematika. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Analisis deskriptif meliputi rata-rata hitung dan simpangan baku. Analisis inferensial menggunakan uji Mann Whitney U. Berdasarkan hasil analisis uji Mann Whitney U menunjukkan bahwa pada data pretest dengan taraf signifikan 0.05 diperoleh 0,101 > 0.05 maka H0 diterima sehingga tidak terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Sedangkan pada data posttest dengan taraf signifikan 0.05 diperoleh 0,0197 0.05 maka H0 ditolak sehingga model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IX MTs Negeri Tarakan.

KAJIAN PERTUMBUHAN UDANG GALAH (Macrobrachium rosenbergii) HASIL TANGKAPAN BUBU DASAR (Bottom Fish Pots) DI MUARA TEPIAN KECAMATAN SEMBAKUNG NUNUKAN

INDAH MAYANG SARI
2020 · Thesis · Open Access

ABSTRACT The study aims to analyze and obtain the growth patterns with the Long-Weight Relationship approach, the condition factors of giant prawns (Macrobrachium Rosenbergii), analyze and obtain the growth models with the von Bertalanffy growth approach of giant prawn biota in the waters of Muara Tepian Sembakung village. The study was conducted for 3 months from November 2019 to January 2020. The research was designed by using a purposive random sampling method. The results of the study were obtained from the samples of 150 tails, the relationship of PT-BT was negative allometric b 3 with the values of 2.8933x, PAb-BT was negative allometric b 3 with the values of 2.5615x, and PK-BT was negative allometric b 3 with the values of 1.7102x. The condition factors of PT-PB small appearance was 0.67%, PAb-BT was 4.00% and PK-BT was 3.33%. PT-BT undersized appearance was 52.00%, PAb-BT was 44.00% and PK-BT was 46.00%. The proportional appearance of PT-BT was 1.33%, PAb-BT was 1.33%, and PK-BT was 1.33%. The large appearance of PT-BT was 43.33%, PAb-BT 45.33%, PK-BT 39.33%. The huge appearance of PT-BT was 2.67%, PAb-BT was 5.33% and PK-BT was 10.00%. The growth model of von Bertalanffy has obtained a maximum length growth of 22,299 cm for 75.5 days. The growth model von Bertalanffy is Lt = 22.299 (1-2.71828 -0.1469 (t-0.0522)).

AKSESIBILITAS PETANI TERHADAP LEMBAGA PEMBIAYAAN USAHATANI HORTIKULTURA SAYURAN DI KECAMATAN TARAKAN UTARA KOTA TARAKAN

MIRANDA ARTHADINA SARAGIH
2020 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Daerah yang menjadi basis tanaman hortikultura sayuran yaitu pada Kecamatan Tarakan Utara yang merupakan salah satu daerah utama penghasil sayuran. Namun, petani hortikultura sayuran yang ada di Kecamatan Tarakan Utara perekonomiannya masih menengah kebawah. Hal ini dikarenakan sulitnya memperoleh bantuan modal yang disebabkan ketidakmampuan dalam menyediakan agunan dan karena persyaratan yang tidak dapat dipenuhi oleh para petani. Tujuan penelitian ini adalah : (1) Agar mengetahui sumber dan jenis pembiayaan lembaga usahatani hortikultura sayuran di Kecamatan Tarakan Utara (2) Untuk mengetahui aksesibilitas terhadap sumber pembiayaan di Kecamatan Tarakan Utara. Metode penentuan sampel yaitu dengan menggunakan metode Snowball sampling dan analis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menjelaskan sumber dan jenis pembiayaan lembaga usahatani hortikultura sayuran di Kecamatan Tarakan Utara adalah dari sumber pembiayaan lembaga informal dan formal, Adapun sumber pembiayaan lembaga informal berasal dari: Tengkulak dan Rentenir. Sumber pembiayaan dari lembaga formal berasal dari Kur Bank Bri, Baznas dan Dinas Pertanian. Aksesibilitas petani hortikultura sayuran terhadap sumber pembiayaan yang mudah diakses adalah berasal dari Lembaga Informal yaitu Tengkulak dan Rentenir karena dalam prosedurnya tidak mensyaratkan agunan dan mekanisme peminjaman pada lembaga ini relatif sangat cepat dan sederhana, sesuai dengan kemampuan petani. Pada umumnya lembaga informal lebih menekankan pada persyaratan kejujuran dan kepercayaan. Hal ini bisa dilihat dari, apabila petani terlambat membayar pinjaman maka sanksi dari lembaga ini hanya berupa Bunga yang semakin hari bertambah, teguran/peringatan. Namun, karena kemudahan dalam mengaksesnya maka petani banyak memilih menggunakan sumber pembiayaan dari lembaga ini.

ANALISIS HUKUM PENJATUHAN PIDANA TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA NARKOTIKA (Studi Putusan Nomor 109 /PID/2017/PT.SMR)

LULUK HARDIATI
2020 · Thesis · Open Access

Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, mendefinisikan narkotika sebagai zat atau obat berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan. Terdapat 4 (empat) jenis ancaman bagi pidana pokok dalam UU Narkotika, yaitu pidana mati, pidana penjara, denda dan kurungan. Pidana mati merupakan sanksi terberat dalam penjatuhan pidana oleh hakim pengadilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaturan hukuman mati pada tindak pidana narkotika dan Pertimbangan hukum Pengadilan Tinggi menolak pidana mati terhadap Putusan Nomor 109/PID/2017/PT.SMR. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis untuk menjawab permasalahan di atas adalah yuridis normatif yang mengkaji dan menganalisa tentang pengaturan hukuman mati pada tindak pidana narkotika dan pertimbangan hukum pengadilan melalui sumber perundang-undangan, buku, internet, jurnal, surat kabar dan literasi-literasi lainnya, sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kasus, pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian ini menunjukkan masih di berlakukannya hukuman mati bagi para pelaku tindak pidana Narkotika sesuai yang telah di cantumkan di dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, mengingat narkotika merupakan kejahatan luar biasa dan merupakan pelanggaran Hak Asasi Manusia yang besar. Pertimbangan hukum oleh hakim merupakan hak mutlak yang tidak dapat diganggu gugat, namun putusan hakim haruslah dapat memberikan efek jera terhadap para pelaku tindak pidana terkhususnya bagi semua residivis sesuai dengan teori pemidanaan yang dimana agar dapat memberikan efek jera dan menjadi upaya perlindungan bagi masyarakat terhadap pelaku kejahatan tindak pidana.

Improving Students Vocabulary Mastery Through Snake and Ladder Game on Teaching Vocabulary Of The Seventh Graders At Junior High School 9 Of Tarakan

TITIN RARA
2020 · Thesis · Open Access

Kosakata adalah hal yang paling penting dalam pembelajaran Bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada peningkatan kosa kata siswa menggunakan permainan ular tangga pada kelas VII-6 di SMPN 9 Tarakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Total populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas tujuh SMPN 9 Tarakan. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 33 siswa. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar pengamatan dan tes kosa kata. Terdapat dua kesuksesan dalam penelitin ini. Pertama, nilai tes siswa harus mencapai 73 atau melebihi. Kedua, penilaian kegiatan guru dan siswa harus mencapai 80. Hasil penelitian dari siklus pertama sampai siklus kedua menunjukan bahwa penggunan permainan ular tangga dapat meningkatakan kosa kata siswa. Peningkatan ini dapat dilihat dari nilai tes kosa kata yang meningkat disetiap pertemuan. Pada pertemuan pertama pada siklus satu persetanse kelas adalah 12% sedanglan pertemuan kedua adalah 48%. Pada siklus kedua, dalam pertemuan pertama persentasi kelas adalah 67% sedangkan pada pertemuan kedua adalah 85%. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa mengajar kosa kata kepada siswa menggunakan permainan ular tangga dapat meningkatkan kosa kata siswa. Peningkatan ini juga dapat dilihat dari hasil lembar pengamatan. Pada siklus pertama skor yang diperoleh pada lembar pengamatan guru adalah 77,62 dan 78,82 yang di kategorikan baik. Pada siklus kedua jumlah skor pada pertemuan pertama dan kedua adalah 88,23 dengan kategori sangat baik. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pencapaian kosa kata siswa dapat meningkat dengan menggunakan permainan ular tangga.

ENGLISH LEARNING STRATEGIES USED BY THE SEVENTH GRADE STUDENTS AT SMP N 8 TARAKAN

SULFITRIANA BTE SUDIRMAN
2020 · Thesis · Open Access

abstract.This study sought to answer two questions related to learning strategies used by seventh grade students of SMP N 8 Tarakan first, what was the percentage of learning strategies used by the students in learning English? Second, what was the most dominant learning strategy used by the students in learning English. This research used a quantitative descriptive method. The researcher described the learning strategies used by the seventh grade students. The population of this study was 215 students and the researcher took 5% (141 students) of the total population as the samples. In addition, a Microsoft Excel 2010 was used to analyze the data to find out the percentage of learning strategies. The instruments used in this study were a closed questionnaire and structured interview. The results showed that the strategy most frequently used by the seventh grade students of SMP N 8 Tarakan was metacognitive strategy (65%) and the least used was compensation strategy (43%).

Tinjauan Izin Poligami Dalam Hukum Positif Di Indonesia

DINDA RANI SAFITRI
2020 · Thesis · Open Access

Nama penulis: Dinda Rani Safitri. Nama Pembimbing I: Dr. Basri, S.H.,M.Kn, Nama Pembimbing II: Mansyur, S.H.,M.H. Pada asasnya dalam suatu perkawinan seorang pria hanya boleh mempunyai seorang isteri, Seorang isteri hanya boleh mempunyai seorang suami namun, undang-undang memperbolehkan adanya perkawinan poligami dengan harus memenuhi syarat alternative dan syarat kumulatif. Berdasarkan penjelasan diatas penulis tertarik dengan permasalahan yang harus diteliti yaitu tujuan adanya izin dari Pengadilan Agama saat ingin berpoligami dan apa yang menjadi dasar pertimbangan hakim dalam mengabulkan izin poligami di Pengadilan Agama Tarakan. Dari permasalahan tersebut penulis mengambil tipe penelitian Yuridis-Normatif yang dimana metode penelitian hukum ini pada dasarnya ialah penggabungan antara pendekatan hukum normatif dengan adanya penambahan dari berbagai unsur-unsur empiris. Teknik pengumpulannya diambil melalui perundang-undangan, catatan resmi, dan putusan hakim, serta melakukan sedikit wawancara dengan hakim yang menangani perkara. Hasil dari permasalahan ini adalah dalam hal hanya apabila dikehendaki oleh pihak yang bersangkutan, maka pengadilan dapat memberi izin kepada suami untuk beristeri lebih dari seorang (pasal 3 UU No. 1 Tahun 1974), melalui izin poligami dari Pengadilan Agama dimaksudkan agar mendapatkan Kepastian Hukum dan Konsekuensi Hukum. Selain itu Pengadilan Agama hanya memberi izin kepada suami yang akan beristri lebih dari seorang apabila istri tidak dapat menjalankan kewajibannya sebagai isteri, istri mendapat cacat badan atau penyakit yang tidak dapat disembuhkan dan istri tidak dapat melahirkan keturunan dengan catatan istri telah menyatakan sikap bahwa istri mampu dan rela dipoligami melalui tulisan ataupun lisan yang diucapkan dihadapan persidangan tetapi, jika istri tidak dapat dimintai keterangan tanpa alasan yang jelas maka hakim menyatakan bahwa istri tidak menggunakan haknya untuk membantah dalil yang diberikan oleh suami dengan itu hakim memutuskan bahwa istri menyetujui untuk dipoligami melalui izin tertulis yang telah istri tanda tangani. Penulis berharap untuk kedepannya masyarakat sadar akan pentingnya izin poligami dari istri pertama dan pengadilan agama sebelum melakukan perkawinan poligami, dan untuk kedepannya ketentuan persetujuan istri lebih dipertegas lagi dengan mengadirkan istri dihadapan persidangan sebelum diputuskan karena dikhawatirkan akan menjadi celah bagi suami yang mengajukan poligami dengan memalsukan tanda tangan dipernyataan persetujuan istri.

Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny. L di Wilayah Puskesmas Karang Rejo

CAMELIA
2020 · Thesis · Open Access

Data World Health Organization (WHO) mengenai status kesehatan nasional pada capaian target Sustainable Development Goals (SDGs) menyatakan secara global sekitar 830 wanita meninggal setiap hari karena komplikasi selama kehamilan dan persalinan, dengan tingkat Angka Kematian Ibu (AKI) sebanyak 216 per 100.000 kelahiran hidup (WHO, 2017) Sebanyak 99 persen kematian ibu akibat masalah kehamilan, persalinan atau kelahiran terjadi di negara-negara berkembang. Rasio Angka Kematian Ibu (AKI) masih dirasa cukup tinggi sebagaimana ditargetkan menjadi 70 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2030. Angka Kematian Ibu di Indonesia termasuk tinggi diantara negara-negara ASEAN.Berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012, angka kematian ibu di Indonesia masih tinggi sebesar 359 per 100.000 kelahiran hidup. Data ini merupakan acuan untuk mencapai target AKI sesuai Sustainable Development Goals yaitu 70 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2030. Pelaksanaan Asuhan Kebidanan Komprehensif dimulai pada tanggal 28 Oktober 2019 di Puskesmas Karang Rejo Tarakan dengan NY. L sebagai responden untuk pelaksanaan asuhan. Kunjungan awal dilakukan pada saat klien memasuki usia kehamilan 36-37 minggu dan selanjutnya di lakukan kunjungan ulang sebanyak dua kali kunjungan dan dilakukan setiap satu minggu satu kali kunjugan. Persalinan terjadi pada usia kehamilan 38-39 minggu. Kunjungan nifas dilakukan sebanyak tiga kali dan bersamaan dengan kunjungan bayi baru lahir. Pelaksanaan asuhan kehamilan menggunakan standar asuhan persalinan normal atau APN. Penattalaksanaan asuhan masa nifas dan bayi baru lahir menyesuaikan kebutuhan selama masa nifas dan bayi baru lahir. Adapun tujuan di lakukannya asuhan kebidanan komprehensif adalah untuk mendeteksi secara dini apakah terdapat masalah selama kehamilan, persalinan nifas, maupun bayi baru lahir dengan menggunakan meode SOAP. Selama melakukan asuhan kebidanan komprehensif tidak didapatkan masalah pada kehamilan. Pada persalinan tidak di dapatkan masalah dan ibu melahirkan secara spontan serta tidak terjadi komplikasi. Pada bayi di temukan masalah dengan berat badan lahir rendah kemudian dilakukannya perawatan selanjutnya pada bayi yaitu menjaga kehangatan pada bayi dengan metode kangguru, menganjurkan ibu untuk menyusui bayinya dengan cara memberitahu ibu cara menyusui yang benar. kunjungan nifas pada bayi tidak di temukan adanya masalah, ibu dan bayi dalam keadaan baik, asuhan yang diberikan sesuai standar yang telah ditetapkan. Asuhan kebidanan komprehensif telah di dokumentasikan dalam bentuk SOAP.

Penerapan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika i kelas VIII-7 SMP Negeri 5 Tarakan.

None
2020 · Thesis · Open Access

Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan di SMP Negeri 5 Tarakan pada kelas VIII-7. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa melalui pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI). penelitian dilaksanakan pada tanggal 5 November 2019 - 12 November 2019 dan 3 Maret 2020 – 9 Maret 2020 di SMP Negeri 5 Tarakan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-7 SMP Negeri 5 Tarakan, yaitu 28 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi pemecahan masalah dan instrumen tes hasil belajar matematika siswa. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu analisis data keterlaksanaan pembelajaran guru dan siswa, pemecahan masalah, dan hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, yaitu terdiri dari 3 pertemuan pada setiap siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa pada siklus I sebanyak 20 siswa atau 71.43% siswa berada pada kategori tidak baik. Pada siklus II mengalami penurunan dengan sebanyak 14 siswa atau 50% siswa berada pada kategori baik. Sedangkan pada hasil belajar siswa pada siklus I memiliki rata-rata sebesar 55 dengan ketuntasan klasikal 42.86% siswa. Hasil belajar siswa pada siklus II memiliki rata-rata sebesar 76 dengan ketuntasan 67.86% siswa. Kemampuan pemecahan masalah siswa dari siklus I ke siklus 2 menurun sebanyak 6 siswa atau 21.43%. ketuntasan klasikal hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II meningkat dengan rata-rata sebesar 21 atau 75%. Berdasarkan hasil penelitian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah kelas VIII-7 SMP Negeri 5 Tarakan.

OPTIMALISASI PEMBAGIAN TUGAS KARYAWAN ( Studi Kasus : UMKM Ar-Raihan Kelurahan Pantai Amal Tarakan Timur)

None
2020 · Thesis · Open Access

SEPRINA DU RUMABUTAR. 1640202079. 2020. “OPTIMALISASI PEMBAGIAN TUGAS KARYAWAN STUDI KASUS : UMKM AR-RAIHAN KELURAHAN PANTAI AMAL KECAMATAN TARAKAN TIMUR”. DIBIMBING OLEH DR. NIA KURNIASIH ,SP.,MP. FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN. KOTA TARAKAN MENJADI SALAH SATU KOTA DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA PENGHASILAN RUMPUT LAUT JENIS EUCHEUMA BAIK DALAM BENTUK KERING MAUPUN OLAHAN. UMKM AR-RAIHAN ADALAH SALAH SATU USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) YANG ADA DI KOTA TARAKAN YANG MEMPRODUKSI PRODUK-PRODUK YANG BERBAHAN BAKU RUMPUT LAUT, MENGOLAH RUMPUT LAUT MENJADI PRODUK MAKANAN YANG BERNILAI EKONOMIS MEMBUAT PENINGKATAN EKONOMI DAN MEMBUKA LAPANGAN PEKERJAAN BAGI WARGA SEKITAR. SAAT INI BANYAK USAHA YANG MEMPRODUKSI BARANG DAN JASA. PRODUK YANG DIHASILKAN HARUS MAMPU MENYAINGI PRODUK LAIN. PENGUSAHA DITUNTUT UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI DAN EFEKTIFITAS PENGGUNAAN SDM PADA USAHANYA. BIAYA DAN WAKTU PENGOPERASIAN PRODUK MENJADI OPTIMAL MERUPAKAN TUJUAN AKHIR YANG INGIN DICAPAI DALAM OPTIMALISASI PEMBAGIAN TUGAS, DIMANA BIAYA DAN WAKTU YANG OPTIMAL ADALAH KEPUASAN UMKM. TUJUAN PENELITIAN INI ADALAH : 1. UNTUK MENGETAHUI HASIL OPTIMALISASI PENUGASAN KARYAWAN DENGAN MELIHAT DARI WAKTU PENYELESAIAN MINIMUM PEKERJAAN DAN BIAYA PRODUKSI MINIMUM DI UMKM AR-RAIHAN. METODE YANG DIGUNAKAN DALAM PENELITIAN MENGGUNAKAN METODE SENSUS DISEBUT JUGA SAMPLING TOTAL, ADAPUN DALAM PENELITIAN INI SELURUH TENAGA KERJA UMKM AR-RAIHAN YANG MENJADI SEMPEL, DAN MENGGUNAKAN METODE ANALISIS LINIER PROGRAMMING METODE HUNGARIAN. HASIL YANG DIPEROLEH DALAM PENELITIAN INI ADALAH TERDAPAT PENEMPATAN TENAGA KERJA UNTUK MEMBUAT PRODUK DENGAN WAKTU YANG OPTIMAL, SEBELUM MENGGUNAKAN METODE HUNGARIAN WAKTU PENGERJAAN SELAMA 190,8 JAM, SEDANGKAN TOTAL WAKTU OPTIMAL YANG DIPEROLEH 185 JAM DENGAN EFISIENSI WAKTU SEBANYAK 5,8 JAM. ONGKOS KERJA KARYAWAN MENGALAMI PENURUAN SETELAH DIANALISIS SEBANYAK RP.41.998, TOTAL ONGKOS KERJA OPTIMAL YANG DIKELUARKAN OLEH UMKM SEBANYAK RP.1.295.000/BULAN SEDANGKAN SEBELUM DIANALISIS UMKM MENGELUARKAN ONGKOS KERJA SEBESAR RP.1.336.998/BULAN.

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. J G2P1A0 DI WILAYAH PUSKESMAS GUNUNG LINGKAS KOTA TARAKAN

NONI ASTRIANI
2020 · Thesis · Open Access

Noni Astriani. 1730701004. Laporan Kasus Asuhan Kebidanan Pada Ny. J G2P1A0 Di Wilayah Puskesmas Gunung Lingkas Kota Tarakan tahun 2020. Pembimbing I Agus Purnamasari, SST., M.Keb. Pembimbing II Ririn Ariyanti, S.Si.T., M.Keb Abstrack Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2017, angka kematian ibu dalam masa kehamilan, persalinan, nifas adalah sebanyak 216 per 100.000 kelahiran hidup. Tujuan laporan tugas akhir (LTA) untuk memberikan asuhan kebidaan secara komprehensif pada ibu hamil, bersalin, nifas dan bayi baru lahir (BBL) dengan pendekatan manajemen asuhan kebidanan melalui 7 langkah varney dan pendokumentasian melalui SOAP. Asuhan dilakukan pada Ny. J usia 26 tahun G2P1A0 sesuai dengan kemenkes RI (2013) pada 3 kali ANC selama trimester III, dimana ANC I kadar Protein Urine (-), pada TM II ibu mengeluh sesak napas dan sering BAK, pada saat melakukan ANC III sesak napas dan sering BAK ibu telah berkurang. Persalinan terjadi pada usia kehamilan 40 minggu 2 hari, kala I fase aktif berlangsung 12 jam 30 menit pukul 15.00 WITA - 02.30 WITA, kala lI 10 menit bayi lahir spontan 02.40 WITA, JK: laki-laki, kala IIl 10 menit plasenta lahir lengkap pukul 02.50 WITA, kala IV 2 jam. Kunjungan nifas 4 kali, yaitu KFI, KF 2, KF 3 dan KF 4 tidak terjadi masalah selama masa nifas. Bayi baru lahir, pada kunjungan neonatal dilakukan 3 kali, yaitu KN 1, KN 2 dan KN 3, tidak ditemukan masalah selama pada masa kunjungan neonatal. Asuhan komprehensif ini telah dilakukan pada masa kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir. Hasilnya tidak didapatkan masalah pada masa kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir. Diharapkan hasil Laporan Tugas Akhir ini dapat menjadi sumber informasi yang dapat meningkat kanpengetahuan mahasiswi tentang asuhan komprehensif pada ibu hamil, persalinan, nifas dan bayi baru lahir sehingga dapat dilakukan upaya pengembangan penulisan Laporan Tugas Akhir selanjutnya.

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. M G2P1A0 DI WILAYAH PUSKESMAS KARANG REJO KOTA TARAKAN

RICHESHERLY
2020 · Thesis · Open Access

Asuhan Kebidanan adalah memberikan pelayanan pada masa Kehamilan, Persalinan, nifas dan bayi baru lahir untuk mengurangi AKI dan AKB masih menjadi masalah besar bagi Indonesia, disebabkan karena pertolongan oleh non tenaga kesehatan, pengawasan antenatal yang masih kurang memadai sehingga terjadinya resiko tinggi dalam kehamilan, terlalu banyak anak, terlalu mudah dan terlalu tua untuk hamil. Masalah ini dapat diatasi dengan meningkatkan pelayanan kebidanan yang berkualitas sesuai dengan standar kebidanan. Tujuan diberikan asuhan kebidanan komprehensif sejak masa hamil, hingga bayi baru lahir, mulai dari mengindentifikasi, mendiagnosa, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi setiap kunjungan. Metode yang dilakukan pada laporan tugas akhir ini adalah metode pendekatan studi kasus dimana penulis mengumpulkan data dan mendeskripsikan proses asuhan kebidanan komprehensif Continuty Of Care (COC) pada Ny. M melalui pendekatan Varney Dan SOAP. Penatalaksanaan asuhan komprehensif dari masa kehamilan dilakukan sebanyak 9 kali. Pada trimester pertama 3 kali, trimester kedua 3 kali dan trimester ketiga 5 kali dengan standar pelayanan 10 T, pertolongan persalinan, nifas dilakukan 3 kali kunjungan 6 jam, 3 hari dan 10 hari asuhan pada BBL dilakukan bersamaan dengan kunjungan nifas 6 jam, 3 hari dan 10 hari. Pada asuhan persalinan tanggal 23 November 2019 bayi lahir spontan . tidak teridentifikasi adanya masalah pada masa persalinan. Pada masa nifas dilakukan 3 kali kunjungan dan tidak teridentifikai adanya masalah. Asuhan bayi baru lahir dilakukan 3 kali kunjungan dan tanpa adanya identifikasi masalah apapun. Asuhan komprehensif yang diberikan berlangsung dengan baik, diharapkan bidan dengan tenaga tenaga kesehatan meningkatkan fasilitas pelayanan untuk meningkatkan pengetahuan pasien pentingnya pemeriksaan kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir dan institusi meningkatkan kualitas pendidikan sehingga dapat menghasilkan bidan yang berkualitas.

Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. T dengan Sectio Caesaria Di wilayah Puskesmas Gunung Lingkas Tarakan

SITI SUMARNI
2020 · Thesis · Open Access

Tingginya AKI dan AKB masih menjadi masalah besar bagi Indonesia, karena dapat memberi gambaran perkembangan derajat kesehatan dan juga digunakan sebagai indicator dalam penilaian keberhasilan pelayanan kesehatan dan program pembangunan kesehatan. Tujuannyan untuk melakukan Asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. T dan bayinya sejak masa kehamilan, persalinan, nifas adan bayi baru lahir. Mulai dari mengidentifikasi, mendiagnosa, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi setiap kunjungan dan pemeriksaan sehingga dapat menurunkan resiko terjadinya komplikasi pada ibu dan bayi. Asuhan kebidanan dari masa kehamilan selama 4 kali kunjungan meliputi, I kali pada kunjungan trimester I, I kali kunjungan di trimester II dan 2 kali kunjungan di trimester III, dengan standar petolongan persalinan menggunakan 60 langkah APN, nifas dilakukan 3 kali kunjungan yang meliputi 6 Jam, 14 hari dan 28 hari post partum, bayi baru lahir dilakukan 3 kali kunjungan bayi baru lahir 6 jam, 14 hari dan 28 hari. Asuhan kebidanan masa kehamilan teridentifikasi adanya masalah dimana HB ibu adalah 10 gr/dl sampai menjelang persalinan. Pada asuhan persalinan pada tanggal 29 November 2019 Ny. T G1P0A0 umur 23 tahun jam 08.40 Wita Ny. T dirujuk ke RSUD Tarakan karena Ketuban Pecah Dini (KPD) , setelah dilakukan pemeriksaan pembukaan 2 cm Ny. T di bawah naik keruangan Bougenvill jam 12.30 Wita dan dilakukan pemeriksaan pembukaan maju menjadi 4 cm porsio lunak, ketuban pecah, penurunan hodge I. Selanjutnya 4 jam kemudian dilakukan pemeriksaan kembali jam 16.40 Wita pembukaan maju 6 cm djj 130 x/m, porsio lunak, ketuban pecah, penurunan hodge II. Jam 21.45 pembukaan lengkap, setelah dipimpin meneran selama 30 menit tidak ada kemajuan persalinan , sehingga dokter memutuskan untuk melakukan tindakan Seksio Cesaria (SC) . Tanggal 29 November 2017 Jam 22.10 Wita Persiapan pasien untuk operasi mencukur rambut kemaluan, melepaskan semua perhiasan yang ada di tubuh pasien, memakaikan baju operasi, memasang kateter, infus terpasang cairan RL 20 tetes permenit 500 ml, setelah itu pasien diantar keruang operasi. Jam 00. 45 Wita Ny T selesai operasi kemudian dipindahkan ke ruang perawatan, hasil pemeriksaan post SC 2 jam keadaan Ny. T tekanan darah 110/80 mmHg, Nadi 84 x/menit, Pernafasan 20 x/menit. Bayi lahir pukul 23.36 Wita, berat badan : 2700 gram, panjang badan 48 cm, lingkar kepala: 30 cm, lingkar dada : 29 cm, lingkar perut : 30 cm, A/S : 8/9, anus berlubang, tidak ada kelainan pada tubuh bayi. Tanggal 30 November 2019. Pada Persiapan KB ibu telah diberikan penjelasan tentang jenis-jenis KB dan apa saja keuntungan dan kekurangan dari KB, kemudian menyakinkan ibu tentang KB yang akan digunakan dan ibu memutuskan untuk menggunakan KB Suntik 3 bulan.

Laporan Kasus Asuhan kebidanan di Ny.F P1A0 dengan Anemia dan Atonia Uteri di wilayah Puskesmas Karang Rejo Tarakan.

NIA ADRIANI
2020 · Thesis · Open Access

GAMBARAN KASUS Asuhan Kebidanan adalah memberikan pelayanan pada masa Kehamilan, Persalinan, nifas dan bayi baru lahir untuk mengurangi AKI dan AKB masih menjadi masalah besar bagi Indonesia, disebabkan karena pertolongan oleh non tenaga kesehatan, pengawasan antenatal yang masih kurang memadai sehingga terjadinya resiko tinggi dalam kehamilan, terlalu banyak anak, terlalu mudah dan terlalu tua untuk hamil. Masalah ini dapat diatasi dengan meningkatkan pelayanan kebidanan yang berkualitas sesuai dengan standar kebidanan. Tujuan diberikan asuhanan kebidanan komprehensif sejak masa hamil, hingga bayi baru lahir, mulai dari mengindentifikasi, mendiagnosa, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi setiap kunjungan. Kasus diambil di Puskesmas Karang Rejo Tarakan dari tanggal 09 November 2019 sampai dengan tanggal 10 Desember 2019. Ny.F G1 P0 A0 umur 21 tahun, pekerjaan sebagai ibu rumah tangga, dan suami Tn.S usia 25 tahun pekerjaan swasta. Ny.F selama hamil memeriksa kehamilannya ke Puskesmas Karang Rejo Tarakan secara rutin sebanyak 9 kali. Pada trimester pertama 1 kali, trimester kedua 3 kali dan trimester ketiga 5 kali dengan standar pelayanan 10 T, pertolongan persalinanan, nifas dilakukan 3 kali kunjungan 6 jam, 6 hari dan 2 minggu asuhan pada BBL dilakukan bersamaan dengan kunjungan nifas 6 jam, 6 hari dan 2 minggu. Berdasarkan asuhan yang diberikan pada kehamilan teridentifikasi pada kunjungan awal ibu didapatkan kenaikan berat badan yang berlebih dan telah di lakukan KIE, Pada kunjungan ulang pertama didapatkan hasil protein urine Negatif (+) dan HB 9,9 gr/dl serta kenaikan berat badan 1kg, maka dilakukan KIE Nutrisi oleh bidan dan dilakukan pemberian tablet tambah darah 90 tablet. Pada kunjungan ulang kedua didapatkan hasil HB 12,5 gr/dl dan protein urine (+). Pada asuhan tanggal 25 November 2019 ibu datang ke puskesmas Karang Rejo pukul 14.30wita mengatakan ingin melahirkan di dapatkan pemeriksaan TTV dalam batas Normal dan hasil pemeriksaan dalam didapatkan Ø6 cm, porsio tidak teraba, KK (+), Hodge II, Presentasi belakang kepala teraba UUK, molase 0, penumbungan tidak ada.. Pukul 06.00 terdapat tanda-tanda kala II dilakukan pimpinan meneran. Pukul 07.30Wita bayi lahir spontan, menangis kuat, kulit kemerahan, keadaan bayi normal, tidak di temukan kecatatan dan ibu mengalami komplikasi pertama di karenakan uterus tidak berkontraksi dengan baik dan perdarahan banyak yaitu terjadi atonia uteri dan dapat di atasi dengan dilakukan KBI dan pemberian Infus RL drip Oxytosin 20 IU dan pemberian injeksi Methylergometrin melalui IM dan dilakukan rujukan ke RSUD Tarakan dikarenakan KU ibu lemah. Komplikasi kedua ibu mengalami robekan pada perineum derajat III dan telah dilakukan penjahitan oleh bidan sebelum keadaan ibu lemah. Pada masa nifas dilakukan 3 kali kunjungan bersamaan dengan kunjungan bayi dan tidak didapatkan penyulit dan komplikasi. Asuhan komprehensif yang diberikan berlangsung dengan baik, diharapkan bidan dengan tenaga tenaga kesehatan meningkatkan fasilitas pelayanan untuk meningkatkan pengetahuan pasien pentingnya pemeriksaan kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir dan institusi meningkatkan kualitas pendidikan sehingga dapat menghasilkan bidan yang berkualitas.

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PERMAINAN TRUTH AND DARE PADA TEMA 5 SUBTEMA 1 KOMPONEN EKOSISTEM KELAS V SDS MUHAMMADIYAH 3 AL-HILAL TARAKAN

NASRUDIN
2020 · Thesis · Open Access

Nasrudin. 2020. Pengembangan Media Pembelajaran Permainan Truth and Dare pada Tema 5 Subtema1 Komponen Ekosistem Kelas V SDS Muhammadiyah 3 Al-Hilal Tarakan. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan. (Dibimbing oleh Kartini dan Dedi Kusnadi). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran permainan truth and dare dan mengetahui kelayakan dan tingkat ketertarikan siswa terhadap media pembelajaran yang dikembangkan pada pembelajaran tematik tema 5 subtema 1 komponen ekosistem kelas V SDS Muhammadiyah 3 Al-Hilal Tarakan. Model pengembangan yang digunakan mengacu pada tahapan pengembangan yang dikemukakan oleh Sugiono. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu, wawancara, lembar validasi dan angket ketertarikan siswa. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli materi sebesar 84%, ahli media 85,7% dan praktisi 100%. Hasil angket ketertarikan siswa pada uji coba produk awal sebesar 98,6% dan uji coba pemakaian sebesar 99,6%. Hasil validasi ahli materi, ahli media dan praktisi menunjukkan bahwa media pembelajaran permainan truth and dare sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil angket ketertarikan pada uji coba produk awal dan uji coba pemakaian menunjukkan bahwa tingkat ketertarikan siswa terhadap media pembelajaran permainan truth and dare berada pada kategori sangat tertarik.

The Profile of English Examination Results of Junior High School in Tarakan

KARTIKA EKAPAKSI
2020 · Thesis · Open Access

Tujuan penelitian ini (1) mendeskripsikan profil hasil Ujian Bahasa Inggris siswa Sekolah Menengah Pertama di Tarakan ditinjau dari jenis ujian, status sekolah, akreditasi sekolah, pencapaian siswa, dan jenis kelamin (2) mengetahui apakah ada perbedaan hasil ujian Bahasa Inggris siswa SMP di Tarakan ditinjau dari jenis ujian, status sekolah, akreditasi sekolah, pencapaian siswa, dan jenis kelamin. Penelitian ini menggunakan Kausal Komparatif dan jumlah sampel adalah 862 siswa SMP di Kota Tarakan tahun akademik 2018/2019. Penelitian ini menggunakan purposive dan cluster random sampling sebagai teknik pengambilan sampel. Pada penelitian ini, data dikumpulkan dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon, uji Mann Whitney, dan uji Kruskal Willis. Berdasarkan hasil perhitungan (1) Ujian Bahasa Inggris pada variabel jenis ujian, status sekolah, akreditasi sekolah, dan pencapaian siswa menunjukkan nilai signifikan kurang dari tingkat signifikan 0,05. Hº ditolak dan Hª diterima (2) UN Bahasa Inggris pada variabel jenis kelamin menunjukkan nilai signifikan lebih dari tingkat signifikan 0,05. Hª ditolak dan Hº diterima. Sedangkan US Bahasa Inggris pada variabel jenis kelamin menunjukkan nilai signifikan kurang dari tingkat signifikan 0,05. Hº ditolak dan Hª diterima. Dari hasil perhitungan akhir tersebut, dapat disimpulkan bahwa (1) hasil US Bahasa Inggris lebih baik daripada hasil UN Bahasa Inggris (2) sekolah swasta lebih baik daripada sekolah negeri (3) akreditasi A lebih baik daripada akreditasi B dan C (4) hasil UN Bahasa Inggris termasuk dalam kategori kurang dan hasil US Bahasa Inggris termasuk dalam kategori baik (5) jenis kelamin tidak memberikan pengaruh terhadap hasil UN Bahasa Inggris antara siswa laki-laki dan perempuan. Sedangkan terdapat perbedaan hasil US Bahasa Inggris antara siswa laki-laki dan perempuan.

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSPOR KEPITING KOTA TARAKAN TAHUN 2017-2019

SYAMSUDIN NUR
2020 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh produksi, nilai tukar, dan suku bunga terhadap ekspor kepiting Kota Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Data-data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berupa runtun waktu (time series) selama 36 bulan yakni dari bulan Januari tahun 2017 sampai dengan bulan Desember tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linear berganda dan hasil dari penelitian ini menunjukkan secara parsial hanya variabel produksi yang berpengaruh signifikan terhadap ekspor kepiting Kota Tarakan dengan nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel (95,371>1,693), sedangkan nilai tukar dan suku bunga tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap ekspor kepiting Kota Tarakan. Hal ini dikarenakan nilai t-hitung dari variabel nilai tukar lebih kecil dari t-tabel (1,3381,693) dan nilai t-hitung dari variabel suku bunga lebih kecil dari t-tabel (0,1921,693). Adapun secara simultan variabel produksi, nilai tukar, dan suku bunga berpengaruh signifikan terhadap ekspor kepiting Kota Tarakan dengan nilai f-hitung lebih besar dari F-tabel (4,080>2.26). Dengan hasil koefisien determinasi (R^2) dengan nilai 0,997 atau sebesar 99,7%.