RISA
2020 · Thesis · Open Access
POC limbah kulit pisang kepok meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill). Tanaman tomat merupakan salah satuh komoditas yang banyak diminati oleh masyarakat, sehingga perlu upaya peningkatan produksi. Salah satu upaya peningkatan pertumbuhan dan produksi dengan cara pemberian pupuk organik cair limbah kulit pisang kepok dan mengatur jarak tanam. Penelitian ini bertujuan meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman tomat. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari 2020 samapi Mei, bertempat di pantai Amal, Kecamatan Tarakan Timur. Rencangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok dengan 2 faktor. Terdapat 12 kombinasi perlakuan dan diulang 3 kali, sehingga diperoleh 36 satuan percobaan. Faktor pertama POC kulit pisang kepok yang terdiri dari 4 perlakuan yaitu (P0) kontrok, (P1) 250 ml, (P2) 350 ml, (P3) 450 ml. sedangkan faktor kedua yaitu jarak tanam yang terdiri dari 3 perlakuan (J1) 40x40 cm, (J2) 40x50 cm, (J3) 40x60 cm. Data yang diperoleh dari hasil pengukuran parameter pengamatan dilakukan uji anova, data yang berbeda nyata dilanjutkan uji DMRT. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian POC kulit pisang kepok dan jarak tanam dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman tomat dan interaksi antara kedua faktor memperoleh hasil yang tertinggi pertumbuhan, produksi tanaman tomat. Perlakuan P1J1 memiliki nilai tertinggi pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun. Perlakuan P3J1 memiliki nilai tertinggi berat batang, berat daun, berat akar sedangkan perlakuan P3J3 menghasilkan nilai tertinggi jumlah buah, berat buah terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill).
SIPRIANUS RON
2020 · Thesis · Open Access
Perairan mangrove memiliki potensi sumberdaya perairan yang sangat berlimpah. Salah satunya adalah zooplankton sebagai rantai makanan biota perairan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui struktur komunitas zooplankton di kawasan tambak dan hutan mangrove Kelurahan Mamburungan Kota Tarakan serta kondisi kualitas air pada lokasi pengambilan sampel zooplankton. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Analisis yang dilakukan dengan menghitung kelimpahan zooplankton, indeks keanekaragaman, keseragaman dan dominansi. Hasil penelitian ini didapatkan zooplankton dari filum arthropoda kelas crustacea dengan jumlah 6 spesies. Kondisi zooplankton pada stasiun tambak dengan 4 ulangan diperoleh jumlah kelimpahan pada ulangan I-IV secara berturut-turut sebanyak 33 ind/L, 44 ind/L, 166 ind/L dan 289 ind/L, sedangkan kondisi zooplankton pada stasiun mangrove dengan 4 ulangan didapatkan jumlah total kelimpahan dari ulangan I-IV sebanyak 22 ind/L, 77 ind/L, 199 ind/L, dan 1345 ind/L. 2. Kondisi kualitas perairan yang ada di stasiun tambak dan mangrove dikategorikan baik, untuk pertumbuhan dan perkembangbiakan zooplankton. Nilai indeks keanekaragaman, keseragaman dan dominansi yang berada di stasiun tambak dan mangrove dikategorikan sedang.
SRI WAHYUNI
2020 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelimpahan dan dominansi jenis Udang di Perairan Sungai Sembakung dan untuk mengetahui potensi implementasinya pada pembelajaran biologi Kelas X SMA berdasarkan hasil penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan kuantitatif dan kualittatif. Sampel dari penelitian ini adalah seluruh spesies dari Udang yang terdapat di Perairan Sungai Sembakung. Hasil penelitian ini ditemukan 4 spesies yang termasuk ke dalam 1 genus yaitu Macrobrachium. (1) Kelimpahan tertinggi yang terdapat di Perairan Sungai Sembakung adalah jenis Udang Macrobrachium Rosenbergii dengan indeks kelimpahan sebesar 42.13% yang termasuk kategori tinggi sedangkan kelimpahan terendah yaitu jenis Udang Macrobrachium Australe dengan indeks kelimpahan 2.55% yang termasuk kategori rendah. (2) Dominansi Udang di Perairan Sungai Sembakung terdapat pada spesies Macrobrachium Rosenbergii dengan indeks dominansi sebesar 0.18 sedangkan dominansi terendah terdapat pada spesies Macrobrachium Australe dengan indeks dominansi sebesar 0.00 yang masing-masing berkategori rendah. (3) hasil penelitian analisis keterkaitan penelitian kelimpahan dan dominansi udang dengan pembelajaran Biologi, terdapat pada materi animalia invertebrata kelas X SMA dengan Kompetensi Dasar (KD) 3.8 dan 4.8. langkah pemanfaatan hasil penelitian menjadi potensi implementasi pada pembelajaran Biologi, antara lain: (1) kejelasan potensi; (2) kesesuaian dengan tujuan pembelajaran; (3) kejelasan sasaran; (4) kejelasan informasi; (5) pedoman eksplorasi; (6) kejelasan perolehan yang ingin dicapai. Kata Kunci : Udang, Kelimpahan, Dominansi, Pembelajaran Biologi, Sungai Sembakung
CHIKARENA MALLINDA
2020 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Pertimbangan Hakim Pada Putusan Pelaku Residivis Anak Pelaku Tindak Pidana Pencurian. (Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Negeri Tarakan Nomor : 24/Pid.Sus- Anak/2017/PN.Tar). “Arif Rohman, S.HI.L.L., M dan Mawardi Khairi, S.H., M.H. Anak sebagai pelaku tindak pidana memerlukan perhatian yang khusus dari semua pihak, mengingat anak adalah aset bangsa dan perkembangan masa depannya masih panjang. Kenakalan anak dapat di artikan sebagai perbuatan melanggar norma hukum dan norma. Salah satu bentuk perbuatan yang terjadi selama ini adalah tindak pidana pencurian berulang kali.. Pada hakekatnya, segala bentuk penanganan terhadap anak yang melanggar hukum harus memprioritaskan kepentingan terbaik untuk anak. Oleh karena itu, keputusan yang diambil hakim harus adil dan proporsional, serta tidak semata-mata dilakukan atas pertimbangan hukum, tapi juga mempertimbangkan faktor lain, seperti kondisi lingkungan sekitar anak, status sosial anak, dan keadaan keluarga. Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif, yaitu mengkaji undang-undang dan peraturan serta teori-teori hukum yang berkaitan dengan tindak pidana pencurian dan pelaku. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan Undang-Undang, pendekatan konseptual , dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa aspek yang dijadikan pertimbangan oleh hakim diantaranya : Pertama, aspek sosial yaitu tidak adanya lembaga-lembaga pendukung untuk anak tersebut. Kedua, asas kemanfatan apakah anak tersebut apabila di penjara akan menjadi lebih baik lagi atau sebaliknya. Putusan Nomor: 24 / Pid.Sus-Anak / 2017 / PN.Tar, terdakwa sebelumnya telah melakukan pencurian dan sedang menjalani hukuman 10 bulan dari kasus sebelumnya 1 tahun 6 bulan Putusan: 4 / Pid.Sus-Anak / 2017 / PN.Tar. karena dalam satu kasus tidak mungkin ada dua keputusan maka kasus baru dibuka dari pengembangan pengungkapan fakta persidangan dalam keputusan sebelumnya. Anak itu berasal dari keluarga yang broken home, di luar rumah anak tersebut bergabung dalam plot seseorang yang suka mencuri. Dalam persidangan hakim sebenarnya tidak ingin anak tersebut dipenjara karena hakim sangat mempertimbangkan perkembangan anak jika anak tersebut dipenjara di lembaga pemasyarakatan. Kata kunci: pencurian, anak, pertimbangan hakim
PRAYOGO PANGESTU
2020 · Thesis · Open Access
Limbah Budidaya yang berasal dari sisa pakan yang terbuang dapat mengalami penurunan, penumpukan bahan organik dan anorganik dapat mengakibatkan peningkatan kandungan amonia, maka diperlukan dengan memanfaatkan tanaman air H. verticilata. Pada dasarnya penelitian ini akan membantu pengelolaan kualitas air, pengelolaan limbah secara biologi dapat dilakukan dengan memanfaatkan tanaman air H. verticilata. H. verticilata merupakan tanaman air yang hidup di kolam dan terdapat di perairan tergenang. Fitoremediasi merupakan penggunaan tanaman dalam menyerap, mendegradasi, menstabilkan lingkungan yang terkontaminasi. Tujuan Dari penelitian ini untuk mengetahui kemampuan H. verticilata dalam mengubah konsentrasi kadar amonia pada perairan budiadaya air tawar yang tercemar amonia. Penelitian ini dilaksanakan selama satu bulan dengan lokasi pengambilan sampel yaitu di Usaha Perikanan Rakyat (UPR PROGO SARI) dan lokasi penelitian dilaksanakan di Laboratorium Mini Hatchery dan Laboratorium Kualitas air Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Adanya perubahan dalam mengamati kadar amonia pada perlakuan 200 gram menunjukkan nilai amonia 0,069 mg/L disusul perlakuan 150 gram dengan nilai amonia 0,069 mg/L, kemudian pada Perlakuan Kontrol dengan nilai amonia 1,662 mg/L, dan perlakuan 250 gram dengan nilai amonia 3,183 mg/L.
None
2020 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) terhadap kemampuan komunikasi matematika siswa kelas IX SMP Muhammadiyah 2 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2019/2020 di SMP Muhammadiyah 2 Tarakan. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain posttest only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas IX SMP Muhammadiyah 2 Tarakan. Pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas IX-C sebagai kelas kontrol dan kelas IX-D sebagai kelas eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes kemampuan komunikasi matematika. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Analisis deskriptif meliputi rata-rata hitung dan simpangan baku. Analisis inferensial meliputi uji asumsi prasyarat dan uji hipotesis. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan komunikasi matematika kelas eksperimen adalah 2,68 dan rata-rata kemampuan komunikasi matematika kelas kontrol adalah 1.66 Hasil analisis uji independent sample t-test pihak kanan dengan taraf signifikan 5% (α = 0,05) diperoleh p-value sebesar 0,000. Sehingga dapat dilihat bahwa 0,000 ˂ 0,05. Dengan demikian H0 ditolak, yang berarti bahwa rata-rata kemampuan komunikasi matematika siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran IOC lebih tinggi secara signifikan dari rata-rata kemampuan komunikasi matematika siswa yang diajar menggunaka model konvensional. Sehingga dapat disimpulkan bahwa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe IOC berpengaruh terhadap kemampuan komunikasi matematika pada siswa kelas IX SMP Muhammadiyah 2 Tarakan.
None
2020 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stress kerja dan harga diri terhadap kinerja pegawai satpol PP di Kota Tarakan. Data penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari seluruh pegawai honor Satpol PP di kota Tarakan yang berjumlah 100 orang. Hipotesis dalam penelitian ini adalah adanya stres kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai, harga diri berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Untuk uji hipotesis digunakan model regresi linier berganda dan uji t. Metode analisis menggunakan alat analisis dengan bantuan program SPSS versi 22.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa stres kerja, dan harga diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai .
None
2020 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Dimas Agung Saputra. 2020. Pengembangan Media Pembelajaran Flash Berbasis Audio Dan Visual Pada Meteri Cerita Fantasi Di Smp Negeri 6 Tarakan. Skripsi, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing utama Rita Kumala Sari, M. Pd. dan Anggota pembimbing Dr. Dwi Cahyono Aji, S.S,M.A . Kata Kunci: Pengembangan Media Pembelajaran Flash, Berbasis Audio Dan Visual, Pada Materi Cerita Fantasi, di SMP Negeri 6 Tarakan. Pengembangan Media Pembelajaran Flash Berbasis Audio Dan Visual Pada Meteri Cerita Fantasi Di Smp Negeri 6 Tarakan dan menghasilkan produk Pengembangan Media Pembelajaran Flash Berbasis Audio Dan Visual Pada Meteri Cerita Fantasi yang efektif dari aspek kelayakan dan keefektifan. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dari model Borg and Gall antara lain (1) penelitian dan pengumpulan informasi awal, (2) perencanaan, (3) pengembangan produk awal, (4) uji coba awal, (5) revisi produk, (6) uji coba lapangan, (7) revisi uji coba lapangan, (8) uji lapangan, (9) revisi produk akhir, dan (10) desiminasi dan implementasi. Namun dimodifikasi oleh Setyosari (2013) yang dibatasi sampai pada tahap ke tujuh yaitu (1) penelitian dan pengumpulan informasi awal, (2) perencanaan, (3) pengembangan produk awal, (4) uji coba awal, (5) revisi produk, (6) uji coba lapangan, dan (7) revisi produk akhir. Instrumen penelitian dan pengembangan ini menggunakan lembar pedoman wawancara guru, angket validasi ahli materi yang meliputi tiga indikator penilaian yaitu (1) kesesuaian materi dengan KD, (2) keakuratan materi, dan (3) pendukung penyajian, selanjutnya angket validasi ahli bahasa memiliki sepuluh aspek penilaian, dan juga angket validasi ahli media memiliki sembilan aspek penilaian, angket respon guru memiliki tujuh aspek penilaian, dan angket respon siswa berjumlah lima aspek penilaian. Hasil penelitian dari validasi penyajian media pembelajaran melalui angket oleh ahli materi pada indikator pertama penilaian kesesuaian materi dengan Kompetensi Dasar (KD) mendapatkan nilai 75%, kedua indikator keakuratan materi mendapat nilai 75%, dan ketiga indikator pendukung penyajian mendapat nilai 81%. Jika digabungkan dari ketiga indikator tersebut, nilai penyajian LKS melalui angket oleh ahli materi mencapai persentase sebesar 77%. Dari ahli bahasa mencapai 75%, dan ahli media mencapai 80,5%. Hasil angket tanggapan dari guru terhadap Pengembangan Media Pembelajaran Flash Berbasis Audio Dan Visual Pada Meteri Cerita Fantasi Di SMP Negeri 6 Tarakan 75% dan respon siswa sebesar 100%. Uji coba produk yang dikembangkan dilaksanakan di SMP Negeri 6 Tarakan, Kelas VIIB. Hasil penelitian dan pengembangan media pembelajaran layak digunakan dalam pembelajaran bahasa Indonesia berbasis audio visual pada materi cerita fantasi
None
2020 · Thesis · Open Access
TUJUAN DARI PENELITIAN INI ADALAH UNTUK MENGETAHUI SEBERAPA BESAR AKUNTABILITAS PENGELOLAAN DANA DESA TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA LAPRI. AKUNTABILITAS DANA DESA INI TERBAGI ATAS PERENCANAAN, PELAKSANAAN, PENATAUSAHAAN, SERTA PERTANGGUNGJAWABAN. PENELITIAN INI DILAKSANAKAN DI DESA LAPRI KECAMATAN SEBATIK KABUPATEN NUNUKAN DENGAN CARA MEMBERIKAN ANGKET ATAU KUESIONER KEPADA MASYARAJAT SEBANYAK 100 KUESIONER. HAL INI DILAKUKAN UTNTUK MENGETAHUI PENDAPAT MASYARAKAT TERHADAP PENGGUNAAN DANA DESA. KUESIONER INI DIOLAH DENGAN MENGGUNAKAN SKALA LIKERT. HASIL ANALISIS PENELITIAN INI MENUNJUKKAN BAHWA AKUNTABILITAS PENGELOLAAN DANA DESA INI MASIH SESUAI DENGAN PERMENDAGRI NO. 113 TAHUN 2014. DARI PEMBAGIAN KUESIONER MENUNJUKKAN BAHWA RATA–RATA MASYARAKAT DESA LAPRI SETUJU DENGAN PENEGLOLAAN DANA DESA. HASIL DARI PENGOLAHAN DATA KUESIONER TERSEBUT TELAH DIDAPATKAN HASIL TERENDAH DARI SELURUH KUESIONER ADALAH DENGAN SKOR SEBESAR 228 DARI 400 SKOR DENGAN PERSENTASE SEBESAR 57% DARI 100%. SEDANGKAN HASIL TERTINGGI DARI PEMBAGIAN KUESIONER ADALAH DENGAN SKOR SEBESAR 380 DARI 400 DENGAN PERSENTASI SEBESAR 95% DARI 100%.
SUMARLIN
2020 · Thesis · Open Access
Hormon tiroksin berperan penting dalam proses pematangan ovari pada kepiting bakau dan sudah diujikan pada media pemeliharaan yang terkontrol namun belum diujikan langsung di dalam tambak tradisional. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji efektivitas penambahan hormon tiroksin dengan dosis yang berbeda dalam mempercepat proses pematangan ovari pada induk betina kepiting bakau di tambak tradisional. Dosis tiroksin yang digunakan pada induk kepiting bakau terdiri dari tiga perlakuan yaitu: A, 0 µg/gram bobot (kontrol); B, dosis 0,1 µg/gram bobot; dan C, 0,2 µg/gram bobot. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan hormon tiroksin berbeda nyata dengan kontrol terhadap pematangan ovari induk kepiting bakau. Penambahan tiroksin pada dosis 0,1 µg/gram, sebagai stimulator maturasi kepiting bakau memberikan perkembangan ovari yang terbaik.
NUR DAMAYANTI
2020 · Thesis · Open Access
Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D). Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan pop up matematika berbasis budaya lokal sebagai media pembelajaran yang layak untuk siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Tarakan. Model pengembangan yang digunakan adalah modifikasi model Borg and Gall. Prosedur pengembangan yang digunakan ialah 7 dari 10 langkah yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk dan uji coba pemakaian. Tahap pengujian produk melalui 2 tahapan yaitu penilaian para ahli dan respon pengguna. Pada penilaian para ahli divalidasi oleh ahli materi, ahli media dan ahli bahasa. Pada uji coba kelompok kecil dilakukan pada guru matematika dan 8 siswa. Pada uji coba lapangan dilakukan pada 32 siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa produk pop up matematika berbasis budaya lokal yang dikembangkan berdasarkan validasi oleh ahli materi memperoleh kategori sangat layak dengan persentase 90%, ahli media memperoleh kategori sangat layak dengan persentase 87,5% dan ahli bahasa memperoleh kategori sangat layak dengan persentase 81,25%. Sedangkan dari hasil penelitian di lapangan oleh respon pengguna siswa diperoleh persentase 91,96% dengan kategori sangat layak. Karena telah memenuhi syarat layak yang terdiri dari aspek kelayakan materi, kelayakan media, kelayakan bahasa, dan kelayakan respon pengguna, maka pop up matematika berbasis budaya lokal dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang layak untuk siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Tarakan.
ADI SURYANTO
2020 · Thesis · Open Access
Adi Suryanto. 2020. “Pengaruh Teknik Sosiodrama Terhadap Perilaku Prososial Pada Siswa Kelas IX SMP Negeri 5 Tarakan”. Program Studi Bimbingan dan Konseling. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing Winarno, M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik sosiodrama terhadap perilaku prososial pada siswa kelas IX SMP Negeri 5 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian Pre-eksperimental design dengan menggunakan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 5 Tarakan yang berjumlah 213 siswa. Peneliti menggunakan skala perilaku prososial dengan skala likert dan menggunakan random sampling untuk mengambil sampel. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 21 siswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif dan inferensial dengan uji Wilcoxon menggunakan SPSS 22.0 for windows. Berdasarkan hasil penelitian sebelum dan sesudah pemberian treatment, diperoleh hasil perhitungan uji hipotesis dengan pengambilan keputusan berdasarkan probabilitas diperoleh nilai asym sig = 0,000 α = 0,05 maka Ha diterima maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh teknik sosiodrama terhadap perilaku prososial pada siswa kelas IX SMP Negeri 5 Tarakan.
ANJELINA BIRING
2020 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan produk kamus anak bahasa Toraja Indonesia sekaligus untuk mengetahui keefektifan produk kamus anak bahasa Toraja Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun pelajaran 2019/2020. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah pengembangan. Penelitian ini dilaksanakan di TK Pelita Kristen Juata Tarakan dengan jumlah siswa 31 orang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah lembar observasi, pedoman wawancara, dokumentasi dan angket atau kuesioner. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah teknik analisis data kebutuhan, teknik analisis data penilaian guru dan ahli dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data pada penelitian dapat disimpulkan bahwa pengembangan media pembelajaran berbentuk kamus anak bahasa Toraja Indonesia digunakan untuk memperkenalkan budaya Toraja pada anak di usia dini khususnya pada anak suku Toraja dan disesuaikan dengan tingkat perkembangan siswa, selain pengembangan kamus ini dinyatakan sangat layak berdasarkan validasi ahli materi dengan persentase 96%, kemudian dikatakan layak berdasarkan validasi ahli desain dengan persentase 79% kemudian dinyatakan layak berdasarkan validasi ahli bahasa Indonesia dengan persentase 79% dan dinyatakan sangat layak berdasarkan validasi ahli bahasa Toraja dengan persentase 100%. Adapun kepraktisan media kamus diperoleh dari respon guru kelas dengan persentase 96% yang berarti sangat praktis dan keefektifan media kamus diperoleh dari respon siswa kelas B1 dan B2 dengan persentase 95% yang berarti sangat efektif.
MUHAMMAD RIZKY PURWANTO
2020 · Thesis · Open Access
NILAI BUDAYA DALAM BUKU PAGUNTAKA NYANYIAN RAKYAT SUKU TIDUNG KARYA EVA APRIANI DAN SITI SULISTYANI PAMUJI (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA) Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pemakaian nilai budaya yang terdapat pada lirik nyanyian rakyat suku Tidung di Kota Tarakan Kalimantan Utara. Berdasarkan masalah yang diajukan dalam penelitian ini, yaitu analisis nilai budaya dalam nyanyian rakyat suku Tidung di Kota Tarakan Kalimantan Utara, maka jenis penelitian ini termasuk penelitian kualitatif etnografi. Artinya, prosedur penelitian ini merupakan penelitian yang menghasilkan kata-kata secara tertulis dari lirik lagu yang analisis menggunakan kajian sosiologi sastra. Etnografi merupakan sebuah ilmu yang mempelajari tentang kebudayaan. Sehingga pada penelitian kali ini peneliti akan menjelaskan tentang nilai budaya yang terdapat dalam lirik lagu kebudayaan masyarakat suku Tidung. Penelitian kualitatif etnografi merupakan penelitian yang menganalisis sebuah data-data baik tertulis maupun lisan dari sebuah kebudayaan. Lirik nyanyian yang diteliti dalam gaya bahasa pada lirik nyanyian rakyat suku Tidung di Kota Tarakan Kalimantan Utara, yaitu: 1) Usak Amad Tantu, 2) Pagun Bakin Banta, 3) Beladaw, 4) Dindang pagun, 5) Belimpung Taka Tagas dan 6) Bebilin. Data dalam penelitian ini adalah berupa bait atau lirik nyanyian yang mengandung nilai budaya dalam nyanyian rakyat suku Tidung. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti kali ini hanya mengambil beberapa judul nyanyian dari sederetan nyanyian rakyat suku Tidung. Dari 6 lirik nyanyian yang telah dianalisis dengan kajian sosiologi sastra dapat diambil kesimpulan bahwa secara keseluruhan data yang didapatkan yaitu nilai budaya terdapat 33 data lirik lagu. Nilai budaya paling dominan yang terdapat dalam lirik nyanyian rakyat suku Tidung di Kota Tarakan Kalimantan Utara yaitu mata pencaharian suku rakyat Tidung, interaksi sosial. Kata kunci: Nilai Budaya, Nyanyian Rakyat Suku Tidung, Sosiologi Sastra.
None
2020 · Thesis · Open Access
Pada proyek pembangunan atau bidang konstruksi, perencanaan sangat diperlukan karena perencanaan dimaksudkan untuk mengatur waktu dan urutan berbagai tahapan serta keterkaiatan antara aktivitas-aktivitas yang ada. Selain itu perencaan menjadi dasar pelaksanaan dan pengawasan dalam proyek pembangunan. Objek penelitian ini adalah pembangunan Rumah Hunian Bapak Abdul yang beralamatkan Mamburungan, RT.07, Tarakan Timur. Bangunan ini Berukuran 7x12 meter (tipe 84). Pembangunan rumah tipe 84 m2 ini menggunakan 5 tenaga kerja, yaitu 1 kepala tukang, 2 tenaga kerja ahli, dan 2 tenaga kerja pembatu. Penelitian ini melakukan penjadwalan dengan metode PERT (Project Evaluation and Review Technique)untuk mengetahui bentuk jaringan kerja dan jalur kritis yang ada pada proyek tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat empat jalur pengerjaan yang terbentuk dalam jaringan Network, Yaitu jalur 1, A + B + C + D + E + M dengan total waktu penyelesaian 64,5 hari. Jalur 2, A + B + C + F + G + H + J + M dengan total waktu penyelesaian 106 hari. Jalur 3, A + B + C + F + I + M dengan total waktu penyelesaian 66 hari. Dan Jalur 4 yaitu A + B + C + F + K + L + M dengan total waktu penyelesaian 71,5 hari. Dan yang merupakan jalur kritis adalah Jalur A + B + C + F + G + H + J + M dengan waktu penyelesaian 106 hari.
None
2020 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku afiks-afiks dalam bahasa Indonesia. Penelitian dilaksanakan pada bulan September 2019 di SMP Negeri 5 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Metode penelitian ini menggunakan metode simak yang diantaranya ada teknik simak bebas cakap, teknik rekam, dan teknik catat. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu rekam, simak, dan catat. Data yang terkumpul sebanyak 45 data. Data tersebut dianalisis menggunakan teori afiksasi membentuk verba. Berdasarkan hasil penelitian ini berupa perilaku afiks dalam bahasa Indonesia, diantaranya mencakup 15 jenis afiks, yaitu prefiks meN-, prefiks ber-, prefiks ter-, prefiks di-, sufiks –kan, sufiks –an, konfiks meN-kan, konfiks di-kan, konfiks meN-i, konfiks di-i, konfiks ber-kan, konfiks ber-an, konfiks ke-an, konfiks memper-i dan konfiks memper-kan. Dalam proses morfologis mengalami penggabungan morfem seperti {meN-} jika melekat pada kata dasar beli berubah bentuk menjadi {membeli} dan morfem {meN-} jika bertemu dengan fonem /b/ akan berubah menjadi morfem {mem-}. Penelitian ini juga menemukan rumus perilaku afiks, jika morfem {meN-} dan {ber-} dilekatkan dengan kata dasar lari akan berubah bentuk *melari dan berlari. Dengan demikian hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jika sudah diwakilkan dengan morfem {ber-} maka morfem {meN-} tidak berterima dalam bahasa Indonesia begitu sebaliknya dan juga tidak semua afiks bisa melekat pada kata dasar untuk membentuk kata kerja.
None
2020 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa dengan menerapkan model pembelajaran scramble berbantuan media kartu kata bergambar. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan pada semester ganjil TA 2019/2020. Dengan subjek penelitian yang terdiri dari 22 siswa. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Prosedur tiap siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran scramble berbantuan media kartu kata bergambar dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I di SDN 051 Tarakan. Siklus I sebanyak 36% dari jumlah keseluruhan siswa masuk dalam level pembaca mandiri, 23% dari jumlah keseluruhan siswa masuk dalam level membaca berkembang dan 41% dari jumlah keseluruhan siswa masuk dalam level membaca perlu bimbingan, siklus II mengalami peningkatan menjadi 77% dari jumlah keseluruhan siswa masuk dalam level mandiri dan 23% dari jumlah keseluruhan siswa masuk dalam level pembaca perlu bimbingan. Siklus I ketuntasan penilaian aspek afektif afektif sebesar 50% mengalami peningkatan pada siklus II manjadi 72%. Siklus I ketuntasan penilaian aspek psikomotorik siswa sebesar 59% mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 78%. Hasil penilaian tes kemampuan membaca permulaan siswa, penilaian aspek afektif dan aspek psikomotorik siswa telah mencapai indikator keberhasilan sehingga peneliti menghentikan siklus dalam penelitian ini.
YENI RAHMANIA
2020 · Thesis · Open Access
YENI RAHMANIA. 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment menggunakan pretest-posttest nonequivalent control group design. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian yaitu kelas VIII-1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-2 sebagai kelas kontrol. Variabel yang diukur yaitu kemampuan berpikir kritis siswa. Pengumpulan data menggunakan instrumen tes berbentuk uraian dan lembar observasi. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh nilai rata-rata posttest kemampuan berpikir kritis kelas eksperimen yaitu 50,08 sedangkan kelas control yaitu 48,54. Hasil uji Independent Sample t Test pada taraf signifikansi (α) 0,05 diperoleh nilai t hitung sebesar 0,521 sedangkan t tabel sebesar 2,003 yang berarti t hitung t tabel, sehingga H0 diterima. Hal ini menunjukkan tidak ada perbedaan kemampuan berpikir kritis yang signifikan antara kelas eksperimen yang menggunakan model Problem Based learning dan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran Direct Instruction sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh model Problem Based learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan. Beberapa hal yang dapat menjadi penyebab tidak adanya pengaruh perlakuan dalam penelitian ini, diantaranya: penerapan model Problem Based Learning masih tergolong pengalaman belajar yang baru bagi siswa, siswa kurang aktif selama berdiskusi, sumber informasi yang terbatas, siswa belum terbiasa mengerjakan soal berpikir kritis dan waktu perlakuan yang tergolong singkat.
ISMA PRIANDANI
2020 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dan keeratan antara Program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) terhadap Literasi Baca-Tulis Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Tarakan dan pelaksanaan Program GLS di SMP Negeri 1 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Tarakan tahun pembelajaran 2019/2020 yang berjumlah 345 peserta didik. Sampel diambil berdasarkan teknik Simple Random Sampling. Sampel pada penelitian ini adalah perwakilan peserta didik dari kelas VIII-1 sampai VIII-11. Keseluruhan sampel berjumlah 86 peserta didik. Instrumen penelitian berupa angket. Sebelum angket didistribusikan, peneliti telah melakukan uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis korelasi Kendall’s Tau-B dengan menggunakan SPSS versi 25.00 for windows. Berdasarkan hasil analisis data, 69 dari 86 peserta didik menunjukkan sikap mendukung pada Program GLS dan Literasi Baca-Tulis di sekolah dan berdasarkan hasil uji korelasi Kendall’s Tau-B pada taraf signifikan 5% (N = 86) diperoleh p-value kurang dari 0.05 (0.000 0.05) artinya ada hubungan antara Program GLS dengan Literasi Baca-Tulis. Kemudian, hasil Zhitung lebih besar dari Ztabel (4.972 > 1.65). Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan dan keeratan yang kuat antara Program GLS dan Literasi Baca-Tulis peserta didik di sekolah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa “Terdapat hubungan yang signifikan dan keeratan yang kuat antara Program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dengan Literasi Baca-Tulis Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Tarakan”.
DECO AJIE NUGROHO
2020 · Thesis · Open Access
Deco Ajie Nugroho, Fakultas Hukum Universitas Borneo Tarakan, NPM.15501010036, dengan Judul “Pertimbangan Hakim Dalam Putusan Pidana Pembunuhan Berencana Sebagai Disparitas Pada Kasus Sejenis”,dengan Pembimbing I yaitu, Mansyur,S.H.,M.H dan Pembimbing II yaitu Inggit Akim,S.H.,M.H Latar belakang yang penulis tuangkan dalam skripsi ini adalah, pembunuhan berencana sering dijadikan bahan perdebatan dimasyarakat, berkaitan dengan terjadinya perbedaan pidana dalam suatu putusan terhadap kasus yang sejenis. Penulis memilih untuk melakukan kajian terhadap pemidanaan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tarakan yang memeriksa dan memutus perkara pembunuhan berencana, yang secara khusus penulis akan mendalami pertimbangan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tarakan dalam putusannya, sehingga akhirnya sampai pada amar putusan berbebntuk pemidanaan terhadap pelaku kejahatan pembunuhan berencana. Rumusan masalah penulis yang pertama adalah, apakah yang menjadi dasar pertimbangan hakim dalam pemidanaan yang berbeda terhadap Putusan Nomor; 380/Pid.B/2015/PN.Tar dan Putusan 323/Pid.B/2015/PN.Tar sedangkan Rumusan masalah yang kedua adalah, apakah pemidanaan yang berbeda terhadap beberapa tindak pidana pembunuhan berencana tersebut telah memenuhi rasa keadilan bagi terpidana. Metode peneletian pulis adalah Normatif, Pendekatan Masalah, Pendekatan Konseptual, Pendekatan Historis, Pendekatan Perbandingan serta Bahan Hukum Primer.Kesimpulan dan saran penulis adalah, dalam dua kasus yang tuntutan dan ancaman pasal dan pemidanaannya sama Majelis Hakim telah memutus perkara dengan hasil yang berbeda sehingga muncul disparitas dalam putusan tersebut, hal ini menjadi acuan bagi penulis untuk lebih mendalamai dasar pertimbangan hakim tersebut dan apakah dari putusan yang telah dijatuhkan kepada terdakwa sudah mencerminkan keadilan bagi mereka.