KARLIANDI
2020 · Thesis · Open Access
Medicinal plants used by various tribes in Indonesia have provided information about the potential of Indonesia’s biodiversity. Dayak Kenyah is an example of the tribe. Identification of medicinal plant species and their benefits is an effort to preserve potential medicinal plants. This study aimed to identify the types of medicinal plants used by the Dayak Kenyah tribe in Punan Gong Solok Village, Malinau Regency and to find out the utilization of the plants in the preparation of Biology learning for tenth grade students. This was a survey research with a descriptive qualitative approach. This research found 60 types of medicinal plants used by the Dayak Kenyah tribe in Punan Gong Solok village. Those 60 species belonged to 37 families. Plant families commonly used were Zingiberaceae, Araceae and Aracaceae. The most widely used organ was the leaf. Based on the analysis of the 2013 curriculum, this study results could be included in the lesson topic of Kingdom Plantae. The Basic Competence 3.7 applies the principle of classification to classify plants into the division based on observations of plant morphology and metagenesis and link their role in the survival of life on earth. Basic competence 4.7 presents data on morphology and the role of plants in various aspects of life in the form of written reports.
ANINDITA AMELIA
2020 · Thesis · Open Access
ANINDITA AMELIA, NPM.1640501049 dengan judul “Penegakan Hukum Tindak Pidana Perdagangan Anak Yang Dilakukan Oleh Orang Tua Kandung” di bawah Bimbingan, Dr.Nurasikin,S.HI.,M.H dan Arif Rohman,S.HI.,LL.M. Perdagangan anak dapat dikategorikan suatu tindak pidana yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. Perdagangan anak merupakan perbuatan serupa dengan perbudakan modern yang melanggar harkat dan martabat manusia, yang bertentangan dengan tata hukum, serta merugikan masyarakat dan anti sosial. Perdagangan orang (trafficking) khususnya anak telah menjadi sebuah fenomena yang tiada habis-habisnya dicegah maupun diberantas di dunia ini. Masalah perdagangan orang terhadap anak ini merupakan suatu masalah yang sangat kompleks, dari waktu ke waktu semakin berkembang dan meningkat, sehingga sangat sulit untuk menekan angka pertumbuhannya Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penegakan hukum perdagangan anak yang dilakukan oleh orang tua kandung berdasarkan Putusan Pengadilan Nomor 400/Pid.Sus/2017/PN Sim dan untuk mengetahui penyebab terjadinya perdagangan anak yang dilakukan oleh orang tua kandung. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode yuridis normatif yang menekankan pada penelitian kepustakaan . Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penegakan hukum terhadap tindak pidana perdagangan anak yang dilakukan oleh orang tua kandung dari kasus putusan pengadilan negeri Simalungun Nomor 400/Pid.Sus/2017/PN Sim Dijatuhi hukuman pada pasal I ke- 68 yaitu Pasal 76 F Jo Pasal 83 UURI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UURI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menyatakan bahwa perbuatan tersangka tidak dijerat oleh pasal yang terkandung dalam Undang-Undang Tindak Pidana Perdagangan Orang yang bertujuan mengeksploitasi tetapi lebih termasuk didalam Undang-Undang Perlindungan anak karena perdagangan anak yang dilakukan tidak untuk tujuan mengeksploitasi anak. Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab terjadinya perdagangan anak yakni faktor individu, ekonomi, keluarga,pendidikan,lemahnya mental, dan lemahnya penegakan hukum.
DZULKIFLI
2020 · Thesis · Open Access
ABSTRAK DZULKIFLI. Gaya Bahasa Retoris pada Kumpulan Naskah Pidato Joko Widodo Kajian Stilistika. Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing Utama Rita Kumalasari, M.Pd. Pembimbing Anggota Eva Apriani, M.Pd Kata kunci: Gaya Bahasa Retoris, Stilistika, Naskah, Pidato. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Gaya Bahasa Retoris dalam Naskah Pidato Joko Widodo melalui Kajian Stilistika. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Laporan penyajian data, disajikan dengan menggunakan huruf, bukan dalam bentuk angka, dan metode penelitian ini disajikan secara terurai dalam bentuk kata-kata, kalimat, atau apapun dalam bentuk paragraf. Data penelitian ini adalah semua bentuk kata, kalimat, maupun paragraf dalam naskah pidato Joko Widodo, yang sesuai dengan masalah yang diangkat peneliti, yakni tentang gaya bahasa retoris. Sumber data penelitian adalah 6 naskah pidato Joko Widodo yang disimpan oleh Sekretariat Kabinet Republik Indonesia pada periode 2017-2019 yang diakses melalui internet. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan yang berkaitan dengan gaya bahasa retoris dan dikaji menggunakan kajian stilistika. Hasil penelitian pada naskah pidato Joko Widodo menunjukkan bahwa Joko Widodo sering menggunakan gaya bahasa retoris. Gaya bahasa retoris yang digunakan Joko Widodo antara lain asonansi 2 data, asindeton 8 data, polisindeton 12 data, paradoks 1 data, erotesis atau pertanyaan retoris 1 data, eufimismus 1 data, hiperbola 2 data, elipsis 2 data, prolepsis atau antisipasi 2 data, dan pleonasme 1 data. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, gaya bahasa retoris yang menonjol dan mendominasi adalah polisidenton, dari 30 data yang ada gaya bahasa retoris jenis polisidenton paling mendominasi dengan data sebanyak 12 data yang terdapat dalam kumpulan pidato Joko Widodo yang tersimpan dalam Sekretariat Kabinet Republik Indonesia.
FENITA LARAS SAKTI
2020 · Thesis · Open Access
Fenita Laras Sakti, NPM: 16.405010.94, dengan judul Skripsi “Upaya yang dilakukan Masyarakat untuk memperoleh Kepastian Hukum atas Penguasaan Fisik Tanah Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) PT PERTAMINA EP di Kota Tarakan” di bawah bimbingan, Dosen Pembimbing I Dr. Marthen B Salinding, S.H., M.H dan Dosen Pembimbing II Dr. Basri, S.H., M.Kn. Masalah penguasaan tanah fisik, tanah Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) itu suatu masalah yang sangat kompleks sekali, khususnya untuk wilayah di Kota Tarakan ini yang mana memiliki tingkat pertumbuhan penduduk yang sangat pesat dan tidak di imbangi dengan ketersediaan akan wilayah. Dari pihak PT PERTAMINA EP bahwa jumlah persengketaan tanah Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) yang ada di wilayah Kota Tarakan ini sangatlah banyak dalam tiap tahunnya saja terus meningkat cukup pesat, maka di kemudian hari akan terus bersengketa antara PT PERTAMINA EP dengan masyarakat, dikarenakan tanah WKP tersebut hak pakai oleh PT PERTAMINA EP menurut Kontrak Kerjasama dengan Menteri Keuangan Republik Indonesia. Metode yang digunakan penelitian yuridis normatif yaitu penelitian hukum kepustakaan yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder sebagai bahan dasar untuk diteliti. Pendekatan yang digunakan adalah Pendekatan peraturan perundang-undangan (Statute Approach) dan Pendekatan konseptual (Conseptual Approach). Status Kepemilikan tanah Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) di Kota Tarakan belum dapat diterbitkan sebuah sertifikat sampai adanya kejelasan antara pihak PT Pertamina EP sendiri dengan Pemerintah Kota mana saja yang merupakan asset mereka yang mereka kuasai dan mereka akui di pencatatan BUMN tersebut dan Kepastian Hukum atas penguasaan tanah Wilayah Kerja Pertambangan (WKP), statusnya hanya menunggu kepastian pelepasan dari PT Pertamina EP atau persetujuan pelepasan dari Kementerian Keuangan, karena tanah WKP merupakan asset Negera.
MARIO. M
2020 · Thesis · Open Access
Tujuan dari penelitian ini dilakukan karena ingin mengembangkan bahasa daerah khususnya kata sapaan bahasa Dayak Agabag. Penelitian ini mendeskripsikan bentuk kata sapaan hubungan keluarga, kata sapaan menurut jenis kelamin, kata sapaan berdasarkan usia, dan kata sapaan menurut kedudukannya. Metode pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. yaitu penelitian yang berguna untuk mendokumentasikan kata sapaan bahasa Dayak Agabag yang pada saat sekarang masih dipakai oleh masyarakat penuturnya dalam hubungan komunikasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, teknik observasi, simak, cakap (catat dan wawancara) dan alat perekam. Teknik analisis data yaitu menerjemahkan sapaan tersebut sesuai dengan hasil wawancara dengan informan. Hasil dari penelitian Bentuk Kata Sapaan Dalam Bahasa Dayak Agabag di Desa Tujung Kecamatan Sembakung Kabupaten Nunukan ini yaitu menunjukkan bahwa ada beberapa bentuk kata sapaan menurut (1) hubungan keluarga contohnya anak dengan saudara-saudara dari ayah atau ibu, (2) menurut jenis kelamin berupa kata sapaan untuk laki-laki (Ama) dan untuk perempuan (Ina), (3) menurut usia contohnya Aka (orang yang dianggap lebih tua,/kakak), (4) menurut kedudukannya Ama (bapak) sebagai kepala keluarga, dan Abuk (anak) sebagai anggota keluarga. Fungsi dari sapaan dalam bentuk kata sapaan dalam bahasa Dayak Agabag menurut hubungan keluarga, jenis kelamin, usia, dan kedudukan harus mengikuti pola sapaan di masyarakat Dayak Agabag.
DWI AHMAD EFENDI
2020 · Thesis · Open Access
Tujuan penelitian ini untuk lebih memahami makna simbol yang terdapat pada Analisis Makna Simbol Tarian Rampok Barong Turonggo Seto di Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara dengan menggunakan kajian semiotik. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian berupa data yang berisi tentang analisis makna simbol tarian rampok barong turonggo seto yang diperoleh melalui observasi, wawancara, rekam dan catat. Teknik penyajian data dalam penelitian ini berbentuk tabel yang terdapat makna simbol. Teknik analisis data dalam penelitian ini dengan melakukan analisis terhadap makna yang terdapat dalam sebuah simbol, karena makna dan simbol ialah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Hasil penelitian ini ialah berupa Makna Simbol yang terdapat dalam Tarian Rampok Barong Turonggo Seto di Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara. Hal yang ditemukan dalam penyajian data pada tabel pembahasan terdapat 6 data yang termasuk kedalam alat musik, 14 data yang termasuk kedalam benda, dan 12 data yang termasuk kedalam sajen, jumlah keseluruhan data yang diperoleh dalam penelitian ini sebanyak 32 data. Sign merupakan sesuatu yang berbentuk fisik yang dapat ditangkap oleh panca indera manusia dan merupakan sesuatu yang merujuk hal lain diluar tanda itu sendiri. Object merupakan acuan dari tanda (sign) berupa konteks sosial yang menjadi referensi dari tanda (sign) atau sesuatu yang dirujuk tanda. Interpretant (Interpretasi/penggunaan) merupakan konsep pemikiran dari orang yang menggunakan tanda dan menurunkannya kesuatu makna tertentu atau makna yang ada dalam pikiran seseorang tentang objek yang dirujuk kesebuah tanda. Semua data-data tersebut akan diketahui maknanya jika dikaji menggunakan teori segitiga makna.
MOH. NOR AZMI
2020 · Thesis · Open Access
ABSTRACT Bubu (Bottom Fish Pots). is a fishing tool that has its operation in the water to facilitate the fish target catches into bubu. The purpose of this research was to know the composition of the size of fish types and to know the pattern of grouper fish growth with variable length weight loss results. The study was conducted from April to June 2019 in the Bunyu waters with a descriptive and quantitative method. The sampling method used "purposive sampling". Relationship length weight of the composition of research results of long-size grouper fish (Epinephelus malabaricus) catches taken there are 35 tails, in its condition can be said to be thin with a factor of long and heavy condition reaches 68.57% in total Type of fish. The type of grouper fish is the total length of fish weight which is negative alometric 3 with the value of 2.9992 X-, as for the result of the standard length of the fish weight represents the negative Alometric 3 with the value of X-2.8159, while for the length of the fish is Negative Alometrics 3 with a value of B 2.7891 x-. Keywords : Bottom fish pots, grouper fish, the relations of length and weight, Characteristics of Condition Factors. ABSTRAK Bubu (Bottom Fish Pots). merupakan alat tangkap yang pengoperasianya diletak dalam air untuk memudahkan ikan target tangkapan masuk kedalam bubu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui komposisi ukuran jenis ikan dan mengetahui pola pertumbuhan ikan kerapu dengan variabel hubungan panjang berat hasil. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan April sampai Juni 2019 di Perairan Bunyu dengan metode deskriptif dan kuantitatif. Metode pengambilan sampel menggunakan ”purposive sampling”. Hubungan panjang berat komposisi hasil penelitian ukuran panjang berat ikan kerapu (Epinephelus malabaricus) tangkapan yang diambil terdapat 35 ekor, dalam kondisinya dapat dikatakan kurus dengan faktor kondisi panjang dan berat total mencapai 68.57% pada jenis ikan. Jenis ikan Kerapu terdapat panjang total berat ikan yang bersifat alometrik negatif 3 dengan nilai 2.9992x-, adapun hasil dari panjang standar berat ikan menggambarkan alometrik negative 3 dengan nilai 2.8159x-, sedangkan untuk panjang cagak ikan bersifat alometrik negative 3 dengan nilai b 2.789.
TITIN SURYANI
2020 · Thesis · Open Access
THE EFFECT OF WORD CLAP GAME ON VOCABULARY ACHIEVEMENT OF SEVENTH GRADE STUDENTS IN SMPN 4 TARAKAN Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah "Word Clap Game" dapat digunakan sebagai strategi dalam pengajaran kosa kata dan untuk mengetahui apakah penggunaan "Word Clap Game" dapat meningkatkan prestasi kosa kata siswa dalam belajar kosa kata. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII-1 di SMPN 4 Tarakan tahun akademik 2020/2021. Kosa kata adalah salah satu komponen bahasa Inggris yang harus dikuasai dan diperoleh oleh siswa dalam mempelajari bahasa baru. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan Word Clap Game sebagai strategi untuk mengajar kosa kata kepada siswa kelas tujuh SMP N 4 Tarakan. Game bertepuk kata adalah permainan yang menggunakan tepukan dan kolaborasi dengan siswa lain. Instrumen yang diguanakan berupa tes fill in the blank berupa posttest dan pretest. Selain itu peneliti menggunakan deskriptif analisis sebagai data dan SPSS 24.0 digunakan untuk analisis statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan skor rata-rata antara pra tes dan pos tes.Hal ini dibuktikan dengan hasil skor rata-rata siswa. Rata rata skor yang diperoleh siswa di pra tes adalah 54.85 dan 79.03 di pos tes. Artinya, terdapat peningkatan nilai rata-rata siswa yaitu sebesar 24.18 poin.Dapat dilihat bahwa peningkatan nilai rata-rata siswa pada pos tes lebih tinggi daripada pra tes dan menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan dari nilai membaca siswa antara pra tes dan pos tes. Hasil dari paired sample test menunjukkan bahwa hasil t-test (11.274) lebih tinggi dari t-tabel (2.042). jadi Ha diterima dan Ho ditolak. Berdasarkan hasil, dapat disimpulkan bahwa permainan Word Clap dapat digunakan sebagai strategi untuk meningkatkan prestasi kosa kata siswa. Selain itu, pendapat siswa tentang permainan juga menunjukkan bahwa itu membantu siswa dalam belajar kosa kata. Kata Kunci : Word clap game, Achieve Vocabulary
ROHMAD OKTARIO PRIANTO
2020 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti korelasi antara penguasaan kosakata dan kemampuan menulis bahasa inggris siswa dikelas sepuluh, siswa SMA Negeri 3 Tarakan. In adalah penelitian kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi adalah siswa kelas sepuluh dari SMA Negeri 3 Tarakan. Menggunakan teknik cluster random sampling, 59 dari 288 siswa kelas X MIA 2 dan X IIS 1 diambil sebagai sampel penilitian.Data dikumpulkan menggunakan tes. Data dianalasis secara statistic menggunakan Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS versi 24.0. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada korelasi signifikan antara penguasaan kosakata dan kemampuan menulis siswa di kelas sepuluh siswa SMA Negeri 3 Tarakan seperti yang ditunjukkan dengan nilai signifikansi 0.006 0.05 dan nilai r yang dihitung lebih besar dari nilai r kritis (0.354 > 0.256).
ETRISA ARDELLA
2020 · Thesis · Open Access
Vocabulary is a crucial thing to learn in language learning. This research objective was to find out whether there was any significant difference in students vocabulary achievement before and after using picture series at seventh grade SMPN 11 Tarakan. This research was an experimental research and used pre experimental one group pretest-posttest design. The population in this research was all of the seventh grade students at SMPN 11 Tarakan. The number of the sample in this research was 32 students. The sample was chosen by using purposive sampling technique. Class for treatment was VII-1. It consisted of 32 students. In analyzing the data the researcher was use paired sample t-test in SPSS 22.0. The research result showed that there was different mean score between pretest and posttest. It was proven by the result of the students’ mean score from pretest was 59.47 and 76.41 in the posttest. It means that the improvement of the students’ mean was 16.93. It showed that the improvement of the students mean score in the posttest was higher than pretest. The result of paired sample (2 tailed) 0.000 is lower than 0.05, it means that the picture series can give any contribution to the students’ vocabulary achievement. It can be concluded that using picture series is effective in teaching vocabulary.
DAYANG MAYA UTARI
2020 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mencari keefektifan dalam penggunaan metode Mind Mapping dalam meningkatkan skill penulisan siswa kelas VIII di SMP Negeri 11 Tarakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kuasi-eksperimen. Didalam pengumpulan data, peneliti menggunakan tes. Peneliti memberikan tes sebelum (pre-tes) dan setelah (post-tes). Skor rata-rata dari setiap tes dibandingkan untuk mengetahui peningkatan dalam skill penulisan siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan positif didalam penulisan siswa. Skor rata-rata pre-test kelas eksperimen adalah 55,85 dan pada kelas kontrol adalah 56,7. Rata-rata skor post-test pada kelas eksperimen adalah 78,15 dan pada kelas kontrol adalah 72,25. Nilai post-test kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol, hasil dari independent sample T-test menunjukkan bahwa t-test (1,779) lebih tinggi dari pada t-table (1,686). Dapat disimpulkan bahwa metode Mind Mapping terbukti efektif meningkatkan skill penulisan siswa kelas VIII di SMP Negeri 11 Tarakan.
NURHASANAH WATI
2020 · Thesis · Open Access
Abstract This study aimed to describe the problem grammar equivalence found in the translation of descriptive texts. This research used a qualitative approach. Data were collected by giving tests to students and the collected data were analyzed using a descriptive method. Using stratified random sampling, 54 students from the English education department of the University of Borneo Tarakan were taken as the study samples. The result of the study showed that the most common problem was in the category of person in the form of possessive adjective and personal pronoun. Then, followed by the number category where the problem was in the translation of plural SL into singular TL. For the gender category, the problem found was in translating SL masculine to TL because it was not in context. For the tense category, there were no structural differences in the Indonesian language and the problem faced by the translators was on the use of time information. In the voice category, there were no structural changes in both English and Indonesian, just a matter of choosing the wrong words.
YOHANA MARSIANA
2020 · Thesis · Open Access
PEDAGOGICAL COMPETENCE OF THE ENGLISH TEACHERS AT PUBLIC JUNIOR HIGH SCHOOLS IN TARAKAN Abstract This research aimed to describe pedagogical competence of English teachers at public junior high schools in Tarakan and students’ perception towards the pedagogical competence of the English teachers at public junior high schools in Tarakan. This study used a survey method and a quantitative approach. The research population was the English teachers and all students of public junior high schools in Tarakan. The sample of this study was 12 English teachers and 338 students taken using a stratified random sampling technique. The instruments used in this study were questionnaire and interviews. The students and the teachers were asked to fill out the questionnaires distributed by the researcher, after which the researcher conducted interviews with the English teachers related to their pedagogical competence. The result showed that the average score of the teacher’s pedagogical competence was 155.58 (very good category) while the average score of students’ perceptions towards the English teacher’s pedagogical competence was 150.24 (good category). The result of the interviews with the teachers showed that the teachers had different ways of mastering pedagogical competence.
TIO VANI SIMORANGKIR
2020 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan mengetahui miskonsepsi siswa kelas XIIMIASMA Negeri 3 Tarakan dengan menggunakan metode Certainty Of Response Index (CRI). Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik Probability samping yaitu seluruh siswa XII MIA. Pengumulan data mengunakan instrumen tes berbentuk pilihanberalasan terbuka disertai kolom CRI. Berdasarkan hasil penelitian kelas XII SMA Negeri 3 Tarakan siswa mengalami miskonsepsi dengan persentase rata-rata 37,32%. Miskonsepsi tertinggi terdapat pada butir soal 19 dengan persentase 60% dan miskonsepsi terendah terdapat pada butir soal 10 dengan persentase 22,96%.
SARIFAH SABARIA
2020 · Thesis · Open Access
Syarifah Sabaria, 2020. Tujuan penelitian untuk menghasilkan media pembelajaran Biologi menggunakan Adobe Flash CS6 materi Virus Kelas X SMA Muhammadiyah Tarakan yang layak digunakan dan untuk mendeskripsikan respon siswa terhadap pengembangan media pembelajaran Biologi menggunakan Adobe Flash CS6 pada materi Virus Kelas X SMA Muhammadiyah Tarakan. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) melalui enam tahapan pengembangan yaitu Concept, Design, Material Collecting, Assembly, dan Testing. Sampel yang diambil adalah kelas X SMA Muhammadiyah Tarakan yang berjumlah 30 siswa. Hasil validasi kelayakan media menunjukan kriteria layak dengan persentase ahli media 85% kriteria layak, ahli materi 82% kriteria layak, ahli praktisi 80% kriteria layak dan hasil uji coba respon siswa menunjukan media pembelajaran Biologi yang dikembangkan sangat baik dengan persentase sebesar 93% dan dapat digunakan pada proses pembelajaran.
MEYSSI ARSISKA
2020 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelimpahan dan dominansi jenis ikan di Sungai Sedulun Kabupaten Tana Tidung serta untuk mengetahui potensi implementasinya pada pembelajaran biologi kelas X SMA/MA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Sampel penelitian meliputi seluruh jenis spesies dari kelas pisces yang terdapat di Sungai Sedulun Kabupaten Tana Tidung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 7 spesies yang termasuk ke dalam 7 genus yang berbeda yaitu Arius maculatus, Hemigabrus capitulum, Kryptoterus cryptoterus, Toxotes jaculatrix, Glossogobius giuris, Puntius javanicusdan Johnius trachycephalus. (1) Kelimpahan tertinggi yang terdapat di Sungai Sedulun Kabupaten Tana Tidung adalah jenis Toxotes jaculatrix dengan indeks kelimpahan 32,0% yang termasuk kategori tinggi sedangkan kelimpahan terendah yaitu Johnius trachycephalus dengan indeks kelimpahan 1,3% yang termasuk kategori rendah. (2) Dominansi tertinggi dominansi tertinggi di Sungai Sedulun Kabupaten Tana Tidung yaitu spesies Toxotes jaculatrix dengan indeks dmoninansi sebesar 0,10 sedangkan dominansi terendah yaitu Hemigabrus capitulum dan Johnius trachycephalus dengan indeks dominansi sebesar 0,00 yang masing-masing berkategori rendah. (3) Hasil penelitian yang telah dilakukan berpotensi untuk dijadikan sebagai sumber belajar pada pembelajaran biologi kelas X SMA/MA pada materi Kingdom Animalia, submateri Kelas Pisces.
DESI JURAIDAH
2020 · Thesis · Open Access
Desi Juraidah. 2020. Penelitian mengenai Pelaksanaan Konseling Individual Terhadap Perilaku Bullying Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Sekatak. Skripsi program studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan. Dosen pembimbing utama : Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd. Bullying merupakan suatu perilaku agresif yang bersifat negatif yang mengakibatkan seseorang dalam keadaan tidak nyaman merupakan perilaku yang dapat merugikan dan membahayakan orang lain yang mengalami bullying, penanganan yang harus dilakukan yaitu menggunakan konseling individual yang merupakan salah satu layanan konseling secara tatap muka oleh konselor dan konseli. Dalam lingkup sekolah konseling individual adalah salah satu layanan dalam bimbingan dan konseling yang digunakan oleh guru BK dalam pegentasan masalah yang dihadapi oleh siswa di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan konseling individual terhadap perilaku bullying siswa di SMP Negeri 1 Sekatak. Jenis penelitian ini adalah penelitian Kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah satu siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sekatak. Adapun proses pengambilan subjek penelitian menggunakan snowball sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan konseling yang dilaksanakan oleh guru BK di SMP Negeri 1 Sekatak terhadap perilaku bullying, belum sesuai dengan SOP yang berlaku, berdasarkan hasil penelitian faktor penyebab subjek melakukan bullying adalah faktor teman sebaya, lingkungan dan kurangnya perhatian dari keluarga. subjek mudah terpengaruh dan juga pernah menjadi bahan bulian pada saat subjek masih di sekolah dasar sehingga itu salah satu pemicu subjek untuk melakukan tindakan bully. Tindakan bully yang subjek lakukan adalah tindakan bully dalam kategori bullying verbal yaitu hanya melalui kata-kata. Kata Kunci : Konseling individual, perilaku bullying
BAGUS SATRIA MADANI S
2020 · Thesis · Open Access
Penerapan Restorative Justice Dalam Penyelesaian Perkara Pidana Di Kepolisian Dibawah bimbingan Dr.Syafruddin, S.H.,M.Hum selaku pembimbing I dan Mansyur S.H.,M.H. selaku pembimbing II. Permasalahan dalam penegakan hukum di Indonesia seperti penumpukan perkara dan kelebihan tahanan dapat diatasi dengan Restorative Justice. Restorative Justice bertujuan untuk mengalihkan proses peradilan pidana dari pola menghukum secara pidana ke pola pemulihan. Apabila diterapkan maka secara berangsur-angsur penumpukan perkara dan kelebihan tahanan akan berkurang karena terlebih dahulu diselesaikan dengan Restorative Justice. Permasalahan kemudian muncul yaitu tidak adanya hukum yang mengatur tentang penerapan Restorative Justice dalam penyelesaian perkara pidana, padahal apabila dilihat Restorative Justice dapat menjadi obat atas berbagai permasalahan penegakan hukum di Indonesia. Atas pertimbangan tersebut, maka kepolisian terdorong menggunakan kewenangan yang diberikan oleh negara yaitu diskresi untuk memperbolehkan penyelesaian perkara pidana dengan Restorative Justice, sehingga atas dasar diskresi ini, perkara pidana dapat diselesaikan dengan Restorative Justice. Dalam penerapan Restorative Justice kepolisian memberikan batasan dalam bentuk persyaratan yang harus dipenuhi oleh semua pihak yang terkait, sehingga dengan adanya persyaratan ini membuat tidak semua bentuk tindak pidana dapat diselesaikan dengan Restorative Justice karena terdapat pembatasan. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis untuk menjawab permasalahan diatas adalah yuridis normatif yang mengkaji dan menganalisa tentang penerapan Restorative Justice melalui sumber perundang-undangan, buku, internet, jurnal, surat kabar dan literasi-literasi lainnya, sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil dari penelitian penulis menunjukkan bahwa perkara pidana di kepolisian dapat diselesaikan dengan Restorative Justice dan tidak semua bentuk tindak pidana dapat diselesaikan dengan Restorative Justice karena dalam penerapannya kepolisian membuat persyaratan-persyaratan yang harus terpenuhi.
MIRA ANDANI
2020 · Thesis · Open Access
Mira Andani, NPM : 1640501087 dengan Judul Penjualan BBM Botolan Dan Pertamini dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 Tentang Minyak Dan Gas Bumi, dengan dosen Pembimbing Dr. SYAFRUDDIN. S.H,M.Hum dan ARIF ROHMAN, S.Hi.,L.LM. Penjualan BBM tanpa izin usaha niaga dikategorikan sebagai suatu tindak pidana dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, izin ini berguna untuk memastikan standar kelayakan dan keamanan dari proses penjualan BBM itu sendiri. Saat ini terdapat penjualan BBM botolan dan dengan menggunakan mesin yang diberi nama Pertamini. Oleh karena ini penulis mengangkat permasalahan mengenai Penjualan BBM Botolan dan Pertamini dalam perspektif Undang-Undang Migas. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah penjualan BBM botolan dan Pertamini dikategorikan sebagai tindak pidana dan bagaimana penegakan terhadap penjualan BBM ilegal khususnya di Kota Tarakan. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris yakni melakukan pengamatan terhadap suatu peraturan perundang-undangan dan sejauh mana peraturan tersebut ditegakkan, dan melakukan wawancara kepada pihak terkait. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa penjualan BBM botolan dan Pertamini dikategorikan sebagai suatu tindak pidana karena melanggar pasal 53 Huruf d karena niaga BBM dilakukan tanpa izin usaha, kemudian dalam penegakkannya pihak kepolisian khususnya di Kota Tarakan hanya melakukan teguran kepada penjualan BBM botolan dan Pertamini ini, hal ini tentunya tidak tepat karena dalam UU Migas menyatakan penjualan BBM tanpa izin niaga dikenakan sanksi berupa dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling tinggi Rp30.000.000.000,00 (tiga puluh miliar rupiah).
TRI WAHYUNINGSIH
2020 · Thesis · Open Access
This research was conducted to (1) identify and describe the types of errors in descriptive paragraph made by the third semester students majoring in English education at the Borneo Tarakan University (UBT); (2) find out the frequency of types of the errors; (3) identify and describe the sources of the errors. The subjects of this study were 37 third semester students. Data were collected by asking the students to write descriptive paragraphs with the given topics. To get information about possible causes of the errors, 6 students were interviewed. The results showed that there were totally 401 errors found in students’ writings which were analyzed using Surface Strategy Taxonomy. They consisted of 98 omission errors, 58 addition errors, 226 formation errors, and 19 placement errors. Meanwhile, based on the comparative analysis taxonomy, 150 errors were caused by developmental factor, 21 errors by interlingual factor, 72 errors by ambiguous factor, and 3 errors by other factors. In conclusion, the students’ grammatical errors were due to their lack of grammar understanding and the influence of indonesian structure in the process of learning English.