MUHAMMAD FAISAL RIZAL
2020 · Thesis · Open Access
ABSTRACT This research is purpose to know the variety of main catch fish basic bubu and comparison of main catch fish basic bubu with seatback process after die method. This research was implemented for two months that on April until Mei 2019 in Bunyu Island Kabupaten Bulungan. This research method was use survey method and descriptive method and descriptive with case study approach. The sample decision was are purposive sampling. The seatback of fish quality was influenced of some factors, that was the temperature of the habitat where the fish live, types of the fish, way to catch the fish and way to handled the fish. Rate of fish freshress dedured was variety and very depend on fish condition when the fish was catched. Fish freshress dedined is prevalent to occur because of enzymatic work reduced ATP. Based on the comparized result of fish quality of Red Snapper Fish (Lutjanus sp) and Grouper Lumpur Fish (Epinephelus malabaricus) that Red Snapper Fish (Lutjanus sp) has longer quality decline then Grouper Lumpur fish (E. malabaricus). Based on the result comparized of organoleptic test of Red Snapper Fish (Lutjanus sp) and Grouper Lumpur Fish (E. malabaricus) that changes in eye organs, gills and body surface mucus is longer than Red Snapper Fish (Lutjanus sp) quality decline compare then Grouper Lumpur Fish (E. malabaricus) that has quality descline faster then it. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan dari penelitian ini mengetahui jenis ikan hasil tangkapan utama bubu dasar dan perbandingan hasil tangkapan utama bubu dasar dengan metode proses kemunduran mutu ikan setelah mati. Penelitian ini dilaksanakan selama kurang lebih dua bulan yaitu pada bulan April sampai Mei 2019 di perairan pulau Bunyu Kabupaten Bulungan. Metode penelitian ini menggunakan metode survey dan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Penentuan pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Kemunduran mutu ikan sangat dipengaruhi oleh beberapa factor antara lain suhu habitat mana ikan itu hidup, jenis ikan, cara penangkapan dan cara penanganan. Laju penurunan kesegaran ikan sangat bervariasi dan sangat tergantung pada kondisi ikan pada saat itu tertangkap. Penurunan tingkat kesegaran ikan lazim terjadi karena kerja enzimatik mengurai ATP. Berdasarkan hasil perbandingan laju kemunduran mutu ikan antara ikan Kakap merah (Lutjanus sp) dan ikan Kerapu lumpur (Epinephelus malabaricus) bahwa ikan Kakap merah (Lutjanus sp) lebih lama kemunduran mutunya dibandingkan ikan Kerapu lumpur (E. malabaricus). Berdasarkan hasil perbandingan uji organoleptic antara ikan Kakap merah (Lutjanus sp) dan ikan Kerapu lumpur (E. malabaricus) bahwa perubahan organ mata, insang dan lendir permukaan badan lebih lama ikan Kakap merah (Lutjanus sp) kemunduran mutunya dibandingkan dengan ikan Kerapu lumpur (E. malabaricus) yang lebih cepat mengalami kemunduran mutu.
MIRNA SUGIARTI
2020 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bermaksud menjawab tiga pertanyaan terkait pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Thinking Aloud Pairs Problem Solving (TAPPS) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. Pertama, apakah model pembelajaran kooperatif TAPPS berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa perempuan? Kedua, apakah model pembelajaran kooperatif tipe TAPPS berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa laki-laki? Ketiga, apakah model pembelajaran kooperatif tipe TAPPS berpengaruh secara signifikan dan konsisten terhadap kemampuan pemecahan masalah di kelas VIII MTs DDI Tarakan pada materi pola bilangan?. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experimental dengan desain penelitian pretest-posttest, non-equivalent multiple-group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VIII MTs DDI Tarakan. Pengambilan sampel dilakukan secara sampling jenuh. Sampel dalam penelitian ini adalah semua anggota dari populasi yaitu siswa kelas VIII MTs DDI Tarakan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes kemampuan pemecahan masalah matematika. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa; pertama, terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa perempuan; kedua, terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa laki-laki; ketiga, model pembelajaran kooperatif tipe TAPPS berpengaruh secara signifikan dan konsisten terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII MTs DDI Tarakan pada materi pola bilangan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TAPPS berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII MTs DDI Tarakan.
SULAIMAN
2020 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Sulaiman, NPM.15.501010.055, dengan judul skripsi “Tinjauan Hukum Perjanjian Modal Ventura Sebagai Salah Satu Sumber Pendanaan Dalam Pengembangan Perusahaan Pasangan Usaha”. Dibawah bimbingan Wiwin Dwi Ratna, S.H.,M.Hum dan Zulvia Makka, S.H.,M.H. Permasalahan yang dihadapi oleh usaha kecil dan menengah adalah keterbatasan modal. Disamping itu, juga terdapat kelemahan-kelemahan yang melekat pada sebagian besar Usaha kecil dan menengah ini seperti keterbatasan manajemen. Program pemerintah dalam rangka memberdayakan usaha kecil adalah dengan perusahaan modal ventura, karena perusahan modal ventura memberikan bantuan kepada usaha kecil tidak berupa modal melainkan juga bantuan berupa manajemen. Keterlibatan ini menjadi karakteristik khas yang dapat menjadi solusi dalam mengatasi kelemahan yang umumnya dihadapi oleh usaha kecil menengah, yaitu kemampuan dalam pengelolaan manajemen perusahaan. Berdasarkan latar belakang di atas ditemukan permasalahan yaitu prosedur lembaga modal ventura dalam memberikan bantuan bagi perusahaan pasangan usaha dan tanggungjawab perusahaan modal ventura terhadap perusahaan pasangan usaha atas kegagalan penyertaan modal. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif, menggunakan pendekatan undang-undang dan pendekatan konseptual, dengan mengkaji dan menganalisis semua peraturan undang-undang yang terkait dengan isu hukum yang ditangani serta mempelajari pandangan-pandangan dan doktrin didalam ilmu hukum. Prosedur lembaga modal ventura dalam memberikan bantuan kepada perusahaan pasangan usaha terbagi atas bantuan modal dan manajemen, prosedur ini melalui beberapa tahapan berupa pengajuan proposal, kunjungan lapangan, uji tuntas, pengajuan permohonan pembiayaan kepada Komite Investasi, keputusan menerima atau menolak permohonan pembiayaan, pembuatan surat pernyataan penerimaan fasilitas pembiayaan, penandatanganan kontrak, dan fasilitas pembiayaan. Tanggungjawab Perusahaan Modal Ventura terhadap perusahaan pasangan usaha atas kegagalan penyertaan modal atau pailit tidak diatur secara jelas dalam peraturan perundang-undangan, mengenai hal tersebut dapat mengacu pada perjanjian yang telah dibuat oleh perusahaan mdoal ventura dan perusahaan pasangan usaha serta dapat dilihat pada hak dan kewajiban para pihak yang telah disepakati bersama sebagaimana diatur dalam perjanjian terkait. Kata Kunci : ABSTRAK Sulaiman, NPM.15.501010.055, dengan judul skripsi “Tinjauan Hukum Perjanjian Modal Ventura Sebagai Salah Satu Sumber Pendanaan Dalam Pengembangan Perusahaan Pasangan Usaha”. Dibawah bimbingan Wiwin Dwi Ratna, S.H.,M.Hum dan Zulvia Makka, S.H.,M.H. Permasalahan yang dihadapi oleh usaha kecil dan menengah adalah keterbatasan modal. Disamping itu, juga terdapat kelemahan-kelemahan yang melekat pada sebagian besar Usaha kecil dan menengah ini seperti keterbatasan manajemen. Program pemerintah dalam rangka memberdayakan usaha kecil adalah dengan perusahaan modal ventura, karena perusahan modal ventura memberikan bantuan kepada usaha kecil tidak berupa modal melainkan juga bantuan berupa manajemen. Keterlibatan ini menjadi karakteristik khas yang dapat menjadi solusi dalam mengatasi kelemahan yang umumnya dihadapi oleh usaha kecil menengah, yaitu kemampuan dalam pengelolaan manajemen perusahaan. Berdasarkan latar belakang di atas ditemukan permasalahan yaitu prosedur lembaga modal ventura dalam memberikan bantuan bagi perusahaan pasangan usaha dan tanggungjawab perusahaan modal ventura terhadap perusahaan pasangan usaha atas kegagalan penyertaan modal. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif, menggunakan pendekatan undang-undang dan pendekatan konseptual, dengan mengkaji dan menganalisis semua peraturan undang-undang yang terkait dengan isu hukum yang ditangani serta mempelajari pandangan-pandangan dan doktrin didalam ilmu hukum. Prosedur lembaga modal ventura dalam memberikan bantuan kepada perusahaan pasangan usaha terbagi atas bantuan modal dan manajemen, prosedur ini melalui beberapa tahapan berupa pengajuan proposal, kunjungan lapangan, uji tuntas, pengajuan permohonan pembiayaan kepada Komite Investasi, keputusan menerima atau menolak permohonan pembiayaan, pembuatan surat pernyataan penerimaan fasilitas pembiayaan, penandatanganan kontrak, dan fasilitas pembiayaan. Tanggungjawab Perusahaan Modal Ventura terhadap perusahaan pasangan usaha atas kegagalan penyertaan modal atau pailit tidak diatur secara jelas dalam peraturan perundang-undangan, mengenai hal tersebut dapat mengacu pada perjanjian yang telah dibuat oleh perusahaan mdoal ventura dan perusahaan pasangan usaha serta dapat dilihat pada hak dan kewajiban para pihak yang telah disepakati bersama sebagaimana diatur dalam perjanjian terkait. Kata Kunci : Lembaga Pembiayaan, Modal ventura, Perusahaan Pasangan Usaha.
MAHATHIR MUHAMMAD
2020 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur komunitas Echinodermata berdasarkan indeks kelimpahan dan kemerataan Echinodermata di perairan Pulau Derawan menjadi potensi implementasi terhadap pembelajaran Biologi Kelas X SMA. Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Lokasi penelitian terbagi menjadi enam stasiun penelitian. Setiap stasiun terdiri dari empat transek dengan masing-masing panjang transek kurang lebih 110 meter dengan masing-masing ukuran plot 1x1 m2. Parameter yang diukur yaitu Kelimpahan dan Kemerataan Echinodermata. Parameter penunjang berupa faktor lingkungan yang meliputi suhu, pH, salinitas, Total Dissolve Solid (TDS) dan Dissolved oxsigen (DO). Hasil penelitian Echinodermata di perairan Pulau Derawan ditemukan delapan spesies di antaranya yaitu Archaster typicus, Linckia leavigata, Nardoa tuberculata, Diadema setosum, Echinothrix calamaris, Leganum leganum, Holothuria atra dan Synapta maculata. Indeks kelimpahan spesies dari Filum Echinodermata di perairan Pulau Derawan yang tergolong tinggi terdapat pada spesies Diadema setosum dengan nilai kelimpahan 60.33%. kelimpahan Echinodermata yang yang tergolong sedang terdapat pada spesies Archaster typicus sebesar 19.48% dan Leganum leganum sebesar 17.81%. Sedangkan kelimpahan yang tergolong rendah terdapat pada spesies Linckia leavigata sebesar 0.48%, Echinothrix calamaris sebesar 1.19%, Nardoa tuberculata, Holothuria atra dan Synapta maculata dengan nilai masing-masing sebesar 0.24%. Indeks kemerataan Echinodermata di perairan Pulau Derawan sebesar 0.505 yang berarti tergolong tidak stabil. Selanjutnya dilakukan analisis keterkaitan penelitian struktur komunitas Echinodermata dengan pembelajaran Biologi. Hasil analisis keterkaitan penelitian struktur komunitas Echinodermata dengan pembelajaran Biologi, terdapat pada materi animalia invertebrata kelas X SMA dengan Kompetensi Dasar (KD) 3.8 dan 4.8. Langkah pemanfaatan hasil penelitian menjadi potensi implementasi pada pembelajaran biologi, antara lain: (1) kejelasan potensi; (2) kesesuaian dengan tujuan pembelajaran; (3) kejelasan sasaran; (4) kejelasan pedoman eksplorasi; (5) kejelasan perolehan yang ingin dicapai.
KUMALA IRJAYANTI
2020 · Thesis · Open Access
Terdapat sejumlah faktor yang mempengaruhi keberhasilan belajar bahasa asing, termasuk gaya belajar siswa. Oleh karna itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya belajar yang paling banyak disukai oleh siswa kelas sembilan di Miagao National High School, Iloilo, Philippines dan SMP Negeri 1 Tarakan Indonesia, dan juga untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan antara gaya belajar siswa kelas Sembilan di Miagao National High School, Iloilo, Philippines dan SMP Negeri 1 Tarakan Indonesia pada tahun ajaran 2019/2020. Sample diambil sebanyak 89 dari 632 siswa, 43 siswa Pilipina dan 46 siswa Indonesia dengan menggunakan purposive sampling. Gaya belajar diidentifikasi berdasarkan angket gaya belajar dan wawancara untuk memperkuat data. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain komparatif. Hasil mengungkapkan bahwa gaya belajar yang paling banyak digunakan oleh siswa kelas sembilan di Pilipina adalah kinestetik sebanyak 16 siswa dengan persentase 37.21% , sedangkan gaya belajar yang paling banyak digunakan di Indonesia adalah gaya belajar visual sebanyak 22 siswa dengan persentase 47.83%. Secara keseluruhan, berdasarkan hasil perhitungan dari uji Independent Sample T-test menunjukan bahwa nilai sig.(2 tailed) lebih tinggi daripada level of significant (0.052>0.05) dan nilai T-hitung lebih rendah daripada T-table (-1.9751.988). Itu mengindikasikan bahwa Ho diterima dan Ha ditolak. Dengan demikian tidak terdapat perbedaan yang berarti antara gaya belajar siswa kelas Sembilan di Miagao National High School, Iloilo, Philippines dan SMP Negeri 1 Tarakan Indonesia.
NURUL ULFAH
2020 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bermaksud untuk menjawab rumusan masalah yaitu apakah terdapat pengaruh penerapan pendekatan SETS (Science, Environment, Technology and Society) terhadap nilai literasi sains siswa pada tes pertama, kedua, ketiga dan keempat sebelum dan setelah pembelajaran serta bagaimana grafik time series dari nilai rata-rata tes sebelum dan setelah pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan pendekatan SETS terhadap literasi sains siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian time series. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 2 Tarakan dan sampel penelitian adalah kelas VII J. Hasil penelitian uji homogenitas dan uji normalitas didapatkan hasil bahwa data homogen dan normal. Analisis uji T sampel berpasangan diperoleh hasil dengan nilai signifikasi 0,000. Jika sig (2-tailed) 0,05 maka Ha diterima, kesimpulannya bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pretes dan postes. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Pendekatan SETS berpengaruh dan terdapat perbedaan yang signifikan antara pretes pertama hingga keempat dengan postes pertama hingga keempat, 2) Grafik hasil penelitian menunjukkan hasil nilai rata-rata pretes stabil dan konsisten kemudian setelah diberikan perlakuan keadaannya meningkat secara konsisten pula.
RESKY ARYANI
2020 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh yang signifikan dari model pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Tarakan pada materi relasi dan fungsi. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2019/2020 di SMP Negeri 9 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experimental dengan desain penelitian Posttest only control design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Tarakan. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas VIII-3 sebagai kelas kontrol dan kelas VIII-4 sebagai kelas eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes uraian kemampuan pemahaman konsep matematika. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Analisis statistik deskriptif meliputi rata-rata hitung dan standar deviasi sedangkan analisis inferensial meliputi uji asumsi prasyarat dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil analisis dengan taraf signifikansi 5% dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Inside Outside Circle berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Tarakan pada materi relasi dan fungsi, diperoleh thitung sebesar 4,708 dan nilai p-value sebesar 0,000
WIDYA DESTIYANTI ADJIE
2020 · Thesis · Open Access
Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental dengan desain Nonequivalend Control Group Desaign yang dilaksanakan di kelas IX MTs DDI Tarakan. Sampel penelitian ini adalah kelas IX-B dengan jumlah 19 siswa sebagai kelas eksperimen 1 yang diberi perlakuan berupa model pembelajaran discovery learning dan kelas IX-C dengan jumlah 21 siswa sebagai kelas ekaperimen 2 yang diberi perlakuan berupa model pembelajaran probing prompting yang diambil dengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial menggunakan uji Mann-Whitney dengan bantuan software SPSS versi 23.0 for windows. Hasil analisis deskriptif menunjukan nilai pretest kelas eksperimen 1 dan eksperimen 2 pada kategori yang sama yaitu kurang aktif sedangkan pada nilai posstest kelas eksperimen 1 lebih tinggi yaitu 53,3% dengan kategori aktif dan kelas eksperimen 2 sebesar 43,14 dengan kategori kurang aktif. Sedangkan berdasarkan hasil analisis inferensial pada data pretest dengan taraf signifikasi 0,05 diperoleh p=0,5 maka H0 diterima sehingga tidak terdapat perbedaan keaktifan kelas eksperimen 1 dan 2. Sedangkan pada data posttest diperoleh p=0,0025 maka H0 ditolak dimana model pembelajaran discovery learning lebih baik dibandingkan probing prompting terhadap keaktifan belajar siswa.
SITI RAHMI
2020 · Thesis · Open Access
PERWATAKAN TOKOH DAN NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA BUKU KUMPULAN CERITA ANAK AYO BERSEMANGAT KARYA WIDYA ROSS (KAJIAN SASTRA ANAK) Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perwatakan tokoh dan nilai pendidikan karakter yang terdapat pada buku kumpulan cerita anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Sumber data dalam penelitian diperoleh dari bukucerita anak yang berjudul Ayo Bersemangat karya Widya Ross. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik baca, simak, dan catat. Teknik analisis data yang dilakukan dengan mengumpulkan data yang telah dicatat kemudian mendeskripsikan perwatakan tokoh dan nilai pendidikan karakter yang terkandung selanjutnya membuat kesimpulan dari data yang telah di dapat. Jumlah keseluruhan data yang diperoleh pada penelitian ini yaitu sebanyak 32 data. Data penelitian terdiri atas 26 data perwatakan tokoh yakni, kerja keras, baik hati, perhatian, pemalu, tegas, penyabar, jujur, bertanggung jawab, penolong, cemas, penyayang, cuek, penakut, pemalas, suka mengeluh, pemarah serta 6 data nilai pendidikan karakter yakni nilai pendidikan karakter kerja keras, nilai pendidikan menghargai prestasi, nilai pendidikan karakter jujur, nilai pendidikan karakter bersahabat dan komunikatif, nilai pendidikan karakter tanggung jawab, nilai pendidikan karakter peduli sosial. Kata Kunci: Perwatakan, Nilai Pendidikan Karakter, Cerita Anak, Sastra Anak
ICA HERMAWATI
2020 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika ditinjau dari kriteria ketuntasan belajar; mengetahui kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika ditinjau dari kriteria ketuntasan klasikal; dan mengetahui pengaruh model TGT terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika;. Adapun jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VIII SMP Negeri 7 Tarakan. Dari populasi tersebut diambil dua kelas sebagai sampel dengan teknik simple random sampling. Kedua kelas yang terpilih sebagai sampel diberikan pretest dan posttest. Data hasil pretest-posttest kemudian dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis inferensial. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa; rata-rata kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika memenuhi kriteria ketuntasan belajar (≥61); rata-rata kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika memenuhi kriteria ketuntasan klasikal (≥85%); rata-rata kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika pada model pembelajaran TGT lebih baik daripada model pembelajaran konvensional. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Tarakan menggunakan konsep relasi dan fungsi.
NUR FATIN IZZATI
2020 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk lebih memahami dan mendeskripsikan bagaimana bentuk kata verba dan kata nomina yang mengalami proses morfologis seperti afiksasi, reduplikasi, dan pemajemukan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data baca dan catat. Penelitian kualitatif deskriptif ini berisi kata – kata dan kalimat untuk mendeskripsikan sesuatu secara jelas. Data dalam penelitian ini adalah kata, frasa dan kalimat sedangkan sumber data dalam penelitian adalah hasil kerja siswa melalui teks laporan hasil observasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa kelas kata verba lebih dominan digunakan, yaitu sebanyak 72 kata verba dan pada kelas kata nomina sebanyak 39 kata nomina. Kata verba adalah kelas kata yang menggambarkan semua tindakan atau tingkah laku yang dikerjakan oleh seseorang. kata verba yang mengikat afiksasi adalah kata verba yang terdapat morfem terikat prefiks dan sufiks baik di awal kata dasar maupun di akhir kata dasar tersebut. Kata verba turunan yang digunakan seperti ditemukan, menyendiri, menurunkan dan sebagainya. Kelas kata nomina adalah kelas kata yang menggambarkan suatu benda seperti makhluk hidup maupun benda mati. Nomina turunan yang terdapat di teks LHO adalah nomina turunan mengikat afiksasi, seperti Pemangsa, Pegunungan, Penglihatan dan sebagainya. Terdapat juga kata nomina yang mengalami reduplikasi atau pengulangan, seperti kata nomina ibu – ibu dan nomina yang mengalami pemajemukan juga terdapat dalam teks LHO ini seperti kata nomina kerang mutiara.
EGA MARS DIYANTI
2020 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh model CIRC (Cooperative Integrated Reading And Composition) dalam kemampuan membaca pemahaman pada siswa kelas VII SMP Negeri 10 Tarakan. Penelitian ini di laksanakan pada bulan juli 2019 di SMP Negeri 10 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain Pretest-Posttest control group design. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 10 Tarakan sejumlah 115 siswa. Sampel penelitian diambil dengan teknik simple random sampling yang terbagi dalam dua kelas yaitu kelas VII-1 sebagai kelas kontrol dan VII-2 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 46 siswa. Data analisis dengan menggunakan uji statistik independent sample t-test dengan bantuan sofware SPSS versi 16.0 for windows.Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil analisis statistik inferensial menggunakan uji independent sample t-test diperoleh thitung 2,120 pada taraf signifikan a = 0,05 dan dk = 44 diperoleh nilai ttabel 1,680 berarti thitung > ttabel (2,120 > 1,680) artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan model CIRC (Cooperative Integrated Reading and Compotision) berpengaruh terhadap pembelajaran kemampuan membacapemahaman pada siswa kelas VII SMP Negeri 10 Tarakan.
JUMSAN
2020 · Thesis · Open Access
Nutrisi untuk pertumbuhan udang windu (Penaeus monodon) yaitu protein, karbohidrat, lemak, mineral dan vitamin. Salah satu bahan baku lokal yang dapat dimanfaatkan ialah rumput laut (Kappaphycus alvarezii) sebagai bahan tambahan pembuatan pakan buatan. Rumput laut merupakan salah satu komoditas andalan Kota Tarakan yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan non-pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan buatan yang dicampur rumput laut terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup udang windu. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan perlakuan A: Kontrol, perlakuan B: 10 gram (tepung rumput laut), perlakuan C: 30 gram (tepung rumput laut), perlakuan D: 50 gram (tepung rumput laut) dengan 5 ulangan. Perlakuan D menunjukkan laju pertumbuhan yang tertinggi yaitu berat rata-rata 0,169 gram dan panjang rata-rata 1,95 cm, SR dari setiap perlakuan tidak berbeda nyata. Penambahan tepung rumput laut memberikan nilai yang signifikan terhadap pertumbuhan udang windu
MUHAMMAD SURTAJI ARJUN KAHAR
2020 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Muhammad Surtaji Arjun Kahar, 2019. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV-B Di SDN 043 Tarakan. PGSD, FKIP, UBT. (Dibimbing oleh Kadek Dewi Wahyuni Andari dan Dedi Kusnadi). Tujuan penelitian ini yaitu menerapkan model pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV-B SDN 043 tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan subjek penelitian, 26 siswa. Penelitian dilaksanakan 2 siklus, setiap siklus yang terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data yang diperoleh dalam penelitian yaitu lembar observasi kegiatan siswa, lembar observasi kegiatan guru, penilaian kognitif, afektif, dan psikomotorik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pada hasil belajar IPA siswa kelas IV-B SDN 043 Tarakan melalui penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share, dilihat dari siklus I ketuntasan hasil belajar siswa (kognitif) 61%, menjadi 85% pada siklus II. Siklus I hasil belajar siswa (afektif) 58% katagori baik, menjadi 86% pada siklus II katagori sangat baik. Siklus I ketuntasan hasil belajar siswa (psikomotorik) 58% katgori baik, meningkat secara signifikan menjadi 92% katagori sangat baik. Penelitian dikatakan berhasil dan sesuai dengan indikator keberhasilan. Kata Kunci: Model TPS, hasil belajar IPA
OULIEN SURYA
2020 · Thesis · Open Access
Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan implementasi pada metode ajar dan media ajar serta untuk menggambarkan perbedaan metode ajar dan media ajar yang digunakan oleh dua guru kelas 4 yang berbeda di Integrated Laboratory School of West Visayas State University dan SD Nasional Plus Indo Tionghoa Tarakan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Instrumen penelitian ini adalah field note, kuesioner, wawancara, dan dokumen sekolah. Serta teknik analisis data menggunakan triangulasi oleh Miles dan Huberman. Peneliti menemukan ada beberapa perbedaan dan persamaan metode ajar yang digunakan oleh kedua guru yang berbeda. Metode ajar yang biasa digunakan oleh guru di Integrated Laboratory School of West Visayas State University adalah metode diskusi kelompok, metode picture and picture, metode tanya jawab. Sementara itu di SD Nasional Plus Indo Tionghoa Tarakan, metode bermain peran yang umum digunakan, metode picture and picture, metode demonstrasi, dan metode tanya jawab. Kemudian guru di Integrated Laboratory School of West Visayas State University kebanyakan menggunakan media pengajaran dengan guru menggunakan jenis visual yang tidak diproyeksikan seperti foto, gambar dan poster sebagai media ajar. Selain itu, guru juga biasanya menggunakan jenis permainan dan juga jenis realitas seperti permainan puzzle dan juga boneka. Sementara itu guru di SD Nasional Plus Indo Tionghoa Tarakan juga menggunakan media pengajaran visual yang tidak diproyeksikan dan menggunakan jenis media pengajaran cetak seperti menggunakan buku aktivitas siswa atau modul.
HULWANUN LIKA HANIFA
2020 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap kemampuan representasi matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain posstest only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VIII SMP Negeri 10 Tarakan. Pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII-2 dan kelas VIII-3. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes kemampuan representasi matematika. Analisis inferensial meliputi uji asumsi prasyarat dan uji independent sample t-test. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan representasi matematika kelas eksperimen adalah 68,65 dan rata-rata kemampuan representasi matematika kelas kontrol adalah 47,82. Hasil analisis uji independent sample t-test dengan taraf signifikan 5% (α = 0,05) diperoleh p-value sebesar 0. Sehingga dapat dilihat bahwa 0 0,05 dengan demikian H0 ditolak, artinya bahwa rata-rata kemampuan representasi matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning lebih tinggi dari kemampuan representasi matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional pada kelas VIII SMP Negeri 10 Tarakan, maka dapat disimpulkan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning berpengaruh terhadap kemampuan representasi matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Tarakan.
DESWITHA PARAMITHA SARI
2020 · Thesis · Open Access
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan di MAN Tarakan pada kelas XI MIA 3. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematika siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Three Step Interview pada kelas XI MIA 3 MAN Tarakan. Pengambilan data dilakukan pada tanggal 30 Oktober 2019-16 November 2019 di MAN Tarakan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA 3 MAN Tarakan, yaitu 33 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi kemampuan komunikasi matematika lisan dan instrumen tes kemampuan komunikasi matematika tulisan siswa. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu analisis data keterlaksanaan kegiatan pembelajaran model TSI, kemampuan komunikasi matematika lisan, dan kemampuan komunikasi matematika tulisan siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, yang terdiri dari 3 pertemuan pada setiap siklus. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kemampuan komunikasi matematika lisan siswa pada siklus I sebesar 66,67% siswa berada pada minimal kategori baik. Pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 88,89% siswa berada pada minimal kategori baik. Sedangkan kemampuan komunikasi matematika tulisan siswa pada siklus I sebesar 74,08% siswa berada pada minimal kategori baik dan siklus II mengalami peningkatan menjadi 85,19% siswa berada pada minimal kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian diatas, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Three Step Interview dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematika siswa kelas XI MIA 3 MAN Tarakan.
LIGA MARTANG
2020 · Thesis · Open Access
Tingginya tingkat serangan penyakit baik bersifat infeksius maupun non-infeksius merupakan penyebab yang mempengaruhi rendahnya produksi tambak tradisional, salah satu adalah serangan bakteri Vibrio harveyi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun karamunting (Melastoma malabathricum L) sebagai imonustimulan benur udang windu terhadap serangan bakteri V. harveyi yang diuji tantang pada benur udang windu stadia post larva usia 10 hari (PL – 10) yang diberikan pakan metode eksperimeental yang dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan 1 (kontrol), perlakuan 2 (50 ppm), perlakuan 3 (100 ppm) dan perlakuan 4 (150 ppm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelangsungan hidup yang tertinggi terdapat pada perlakuan 3 yaitu persentase 100%. Hasil pengukuran kualitas air selama penelitian menunjukkan bahwa kisaran yang diperoleh masih berada pada normal yang baik bagi kehidupan benur udang windu (Penaeus monodon).
SISKA
2020 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA dengan menerapkan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) berbantuan media audio visual pada siswa kelas VIII SMPN 3 Nunukan Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian Tindakan Kelas(PTK) yang terdiri atas dua siklus. Pada tiap siklusterdiri atas dua kali pertemuan, dengan tahapan pada setiap siklus yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, lembar observasi aktivitas guru dan aktivitas siswa, lembar penilaian (mengukur aspek sikap dan ketrampilan) serta Tes Hasil Belajar dan Lembar Kerja siswa (Mengukur aspek pengetahuan). Hasil penelitian menunjukan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) berbantuan media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VIII SMPN 3 Nunukan Selatan. Secara klasikal nilai siswa dari siklusI ke siklusII terdapat peningkatan pada ketiga aspek yang diukur yaitu, aspek pengetahuan pada siklus I yaitu 50% dan siklus II mengalami peningkatan yaitu 79%. Pada aspek sikap persentase siswa yang memperoleh nilai dengan kategori minimal baik pada siklus I yaitu 64% dan siklus II mengalami peningkatan yaitu 96%. Sedangkan aspek keterampilan, persentase siswa yang memperoleh nilai dengan kategori minimal baik pada siklus I yaitu 61% dan siklus II mengalami peningkatan yaitu 86%. Nilai siswa secara klasikal yang diperoleh tersebut telah mencapai indikator ketuntasan yaitu 75%. Hasil pengamatan aktivitas guru mengajar siklus I 82 dengan kategori sangat baik, siklus II 86 dengan kategori sangat baik dan hasil aktivitas siswa siklus I 70% dengan kategori baik, siklus II 93% berkategori sangat baik.
NOPI HARIANTI
2019 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mikro habitat dan morfologi udang mantis di perairan Sebatik Kabupaten Nunukan serta mengaplikasikan produk bio-booklet berbasis potensi lokal pada submateri invertebrata kelas X SMA/MA yang memenuhi aspek kelayakan. Model pengembangan dan penelitian ini mengacu pada desain model penelitian Borg & Gall (1983) yang disederhanakan menjadi lima tahap. Sampel penelitian adalah 12 orang siswa yang telah menempuh submateri invertebrata filum arthropoda kelas malacostraca. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian di perairan Sebatik ditemukan dua jenis udang mantis yaitu Harpiosquilla raphidea dan Oratosquillina gravieri dan mikro habitat yang paling cocok dan disukai khususnya H. raphidea yaitu pada salinitas 21‰, suhu 31oC, pH 7,1 dan DO 6,9 ppm. H. raphidea memiliki berat total rata-rata 14,33-50,82 gr dan panjang total rata-rata 8,83-14,12 cm, duri pada dactylus sebanyak 8 duri, pada propodus sebanyak 15-16 duri dan pada telson sebanyak 6 duri. Sedangkan O. gravieri memiliki berat total rata-rata 8 gr dan panjang total rata-rata 8,05 cm, duri dactylus sebanyak 6 duri, pada propodus sebanyak 3 duri dan pada telson 6 duri. Hasil validasi oleh tim ahli diperoleh rata-rata persentase sebesar 92% dengan kriteria sangat layak. Hasil validasi respon siswa menunjukkan tingkat kelayakan produk sebesar 93% dengan kriteria sangat layak.