Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

9.639 item publik

Publikasi

Halaman 481 dari 482

PENGARUH PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 12 TARAKAN

NUR OKTAFIA INDAH
2019 · Thesis · Open Access

This was a quasi-experimental research with a posttest only control design. The independent variable in this study was a realistic mathematics approach and the dependent variable is students’ understanding of mathematical concepts. The population in this study were all students of class VIII at SMP Negeri 12 Tarakan. Samples were taken using simple random sampling technique, namely 32 class VIII-4 students as the experimental group and 32 class VIII-5 students as the control group. Data collected by written test and documentation. Data were analyzed using descriptive analysis and inferential analysis (independent sample ttest) with the help of SPSS 23.0 software for windows. The average posttest score in the experimental class was greater than the average posttest value in the control class, 70.37 compared to 55.80. While the results of the independent sample t-test with a significant level of 5% ( = 0.05) obtained a p-value of 0,000. Thus was rejected and was accepted, so it could be concluded that the approach influenced students’ ability to understand mathematical concepts.

ANALISIS PENGARUH EKUITAS MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KARTU PERDANA TELKOMSEL DI TARAKAN

NUR ASIKIN
2019 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Analisis Pengaruh Ekuitas Merek Terhadap Keputusan Pembelian Kartu Perdana Telkomsel Di Tarakan Nur Asikin (Nurjannatul Hasanah, S.E., M.M) Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji analisis pengaruh ekuitas merek terhadap keputusan pembelian kartu perdana Telkomsel di Tarakan. Hipotesis dalam penelitian ini adalah adanya kesadaran merek berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian kartu perdana Telkomsel, asosiasi merek berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian kartu perdana Telkomsel, mutu yang dirasakan berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian kartu perdana Telkomsel, dan loyalitas merek berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian kartu perdana Telkmsel Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dan di dapatkan 150 orang responden dari beberapa pengguna kartu perdana telkomsel yang ada di wilayah Kota Tarakan. Selanjutnya dilakukan pengujian hipotesis menggunakan model regresi linier berganda dengan uji t dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran merek berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian kartu perdana Telkomsel, asosiasi merek berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian kartu perdana Telkomsel, mutu yang dirasakan berpengaruh negatif terhadap keputusan pembelian kartu perdana Telkomsel, dan loyalitas merek berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian kartu perdana Telkmsel Kata Kunci : Kesadaran Merek, Asosiasi Merek, Mutu Yang Dirasakan, Loyalitas Merek, keputusan Pembelian.

HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DAN KETERAMPILAN METAKOGNITIF TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII SMP NEGERI DI KABUPATEN NUNUKAN

DINI ANDINI POETRI
2019 · Thesis · Open Access

DINI ANDINI POETRI. 2015. Kecerdasan emosional merupakan kemampuan siswa dalam mengenali dan mengontrol emosi diri, sehingga berdampak positif pada saat mengikuti pembelajaran. Kecerdasan emosional erat kaitannya dengan keterampilan metakognitif. Keterampilan metakognitif adalah kemampuan siswa untuk mengontrol proses belajarnya, mulai dari tahap perencanaan, memilih strategi yang tepat sesuai masalah yang dihadapi kemudian melihat kemajuan dalam belajar dan mengoreksi jika terjadi kesalahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kecerdasan emosional terhadap hasil belajar siswa dan menganalisis hubungan antara keterampilan metakognitif terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei dengan menggunakan metode deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah 920 siswa kelas VII seluruh SMP Negeri di Kabupaten Nunukan dan sampel penelitian adalah 242 siswa dengan penentuan sampel menggunakan rumus Nomogram Harry King. Keseluruhan data diperoleh berdasarkan skor dari angket kecerdasan emosional, tes essai keterampilan metakognitif dan tes pilihan ganda hasil belajar siswa, kemudian dianalisis dengan uji korelasi Pearson Product Moment, untuk mencari korelasi variabel kecerdasan emosional (X1) dengan variabel hasil belajar siswa (Y) dan variabel keterampilan metakognitif (X2) dengan variabel hasil belajar siswa (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional memiliki korelasi terhadap hasil belajar siswa sebesar 0,122 yang berarti kecerdasan emosional tidak memiliki hubungan terhadap hasil belajar siswa serta keterampilan metakognitif memiliki korelasi terhadap hasil belajar siswa sebesar 0,029 yang berarti keterampilan metakognitif memiliki hubungan terhadap hasil belajar siswa. Sumbangan efektif kecerdasan emosional terhadap hasil belajar sebesar 0,9% dan sumbangan relatifnya 34% , serta sumbangan efektif keterampilan metakognitif terhadap hasil belajar sebesar 1,3% dan sumbangan relatifnya 48%. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa, diantaranya faktor internal yang meliputi kecerdasan, minat dan perhatian, motivasi belajar, ketekunan, sikap, kebiasaan belajar serta kondisi fisik dan kesehatan serta faktor eksternal meliputi keluarga, sekolah dan masyarakat

ANALISIS SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER PADA MATA PELAJARAN IPA BERDASARKAN DIMENSI PROSES KOGNITIF TAKSONOMI ANDERSON DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DI SMP NEGERI 1 NUNUKAN SELATAN

FITRIANI
2019 · Thesis · Open Access

Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh naskah butir soal ujian akhir semester genap mata pelajaran IPA kelas VII, VIII, dan IX di SMP Negeri 1 Nunukan Selatan Tahun Pembelajaran 2018/2019. Pengumpulan data dilakukan dengan cara dokumentasi dan wawancara. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan cara mengambil soal yang telah terdokumentasi. Data dianalisis sesuai dengan kata kerja operasional dimensi proses kognitif Taksonomi Anderson dan aspek kemampuan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) sebaran dimensi proses kognitif Taksonomi Anderson pada soal belum merata, soal didominasi pada dimensi proses kognitif level C1, C2 dan C3. Persentase dimensi kognitif pada kelas VII yaitu C1 diperoleh 44%, C2 diperoleh 44% dan C3 diperoleh 12%. Kelas VIII yaitu C1 diperoleh 20%, C2 diperoleh 46,7%, C3 diperoleh 26,7%, dan C4 diperoleh 6,7%. Kelas IX yaitu C1 diperoleh 2,8%, C2 diperoleh 25,7%, C3 diperoleh 42,8%, dan C4 diperoleh 28,5%. (2) sebaran aspek kemampuan berpikir kritis pada soal juga belum merata, soal didominasi pada aspek 1 dan aspek 2. Persentase aspek kemampuan berpikir kritis pada kelas VII yaitu A1 diperoleh 44% dan A2 diperoleh 56%. Kelas VIII yaitu A1 diperoleh 46,7%, A2 diperoleh 43,3% dan A3 diperoleh 10%. Kelas IX yaitu A1 diperoleh 5,7%, A2 diperoleh 48,5%, A3 diperoleh 40% dan A5 diperoleh 5,7%.

PENGARUH TEKNIK MOTIVATIONAL INTERVIEWING UNTUK MENINGKATKAN EMPATI PADA SISWA KELAS VIII SMPN 11 TARAKAN

DAHLIA
2019 · Thesis · Open Access

Empati merupakan sebuah perasaan yang dimana seseorang menunjukkan rasa ibanya pada orang lain dan mengerti tentang masalah dan keadaan, serta kemampuan untuk membayangkan diri sendiri di posisi orang lain. Adapun permasalahan yang ada dilapangan, siswa memiliki rasa empati yang rendah yaitu kurangnya rasa peduli terhadap teman sendiri, mementingkan diri sendiri, suka berkelompok dan membentuk sebuah komunitas sendiri, sikap acuh pada siswa yang berdampak kurangnya respon terhadap temannya, tidak mau berbagi dengan teman yang sedang kesulitan. Maka untuk mengatasi hal tersebut perlu diberikan layanan konseling kelompok. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Teknik Motivational Interviewing untuk meningkatkan empati pada siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Tarakan. Jenis penelitian adalah Kuantitatif, dengan pendekatan Pre-eksperimental dengan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini sebanyak 127 siswa. Peneliti menggunakan purposive sampling untuk pengambilan sampel dalam jumlah 10 siswa dengan menggunakan skala likert. Instrumen yang digunakan skala empati, skala yang telah melalui pengujian validasi dari penilaian Alpha Cronbach dan diperoleh koefisien 0,907 yang menunjukkan tingkat reliability yang tinggi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan analisis inferensial menggunakan uji wilcoxon program SPSS 22.0 for windows. Berdasarkan hasil analisis data statistik hasil perhitungan uji wilcoxon, nilai asymp sig = 0,005 α = 0,05 menunjukkan H◦ di tolak artinya ada peningkatan. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan layanan konseling kelompok dengan teknik Motivasional Intervienwing dapat meningkatkan empati pada siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Tarakan. Bagi peneliti selanjutnya, dapat menggunakan penelitian ini sebagai acuan untuk mengembangkan penelitian yang serupa dengan design berbeda dari peneliti sebelumnya.

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI TAMBAK UDANG WINDU SISTEM TRADISIONAL DI KALIMANTAN UTARA

MUHAMMAD RIVALDI
2019 · Thesis · Open Access

ABSTRAK ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI TAMBAK UDANG WINDU SISTEM TRADISIONAL DI KALIMANTAN UTARA Muhammad Rivaldi Jafar Sidik Salim, S.E., M.Si Budidaya udang windu sistem tradisional di Kalimantan Utara ini sangat dibutuhkan untuk mendorong ekspor dari sektor bagian perikanan dan dapat meningkatkan pertumbuhan perekonomian sehingga dapat mempenggaruhi pembangunan di Daerah Kalimantan Utara. Hasil dari budidaya udang windu dalam sistem tradisional ini juga dapat menyediakan permintaan udang windu yang sangat tinggi yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat lokal sehingga produksi budidaya udang windu dalam sistem tradisional ini harus ditingkatkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jumlah bibit, luas lahan, jumlah tenaga kerja, pemupukan lahan, pemberian pestisida, dan pemeliharaan terhadap produksi budidaya udang windu sistem tradisional yang ada di Kabupaten Bulungan dan Kabupaten Tana Tidung. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Data diolah menggunakan Eviews9 dan responden sebanyak 52 responden sebagai sampel dengan menggunakan metode random sampling dari 110 populasi. Hasil dari penelitian ini bahwa secara parsial (uji t), bahwa jumlah bibit, luas lahan, pemberian pestisida, dan pemeliharaan berpengaruh nyata terhadap produksi, sedangkan jumlah tenaga kerja, dan pemupukan lahan tidak berpengaruh secara nyata. Secara serempak (uji f), bahwa jumlah bibit, luas lahan, jumlah tenaga kerja, pemupukan lahan, pemberian pestisida, dan pemeliharaan berpengaruh nyata terhadap produksi budidaya udang windu sistem tradisional ini. Persamaan regresi LnY = -7,629541 + 0,681558 (X1) + 0,729861 (X2) + 0,212685 (X3) + 0,055199 (X4) + 0,264375 (X5) + 0,390764 (X6) + e, dan R2 sebesar 0,755886 hal ini menunjukan bahwa sebesar 75% variabel terikat (produksi) dapat dijelaskan oleh variabel bebas (jumlah bibit, luas lahan, jumlah tenaga kerja, pemupukan lahan, pemberian pestisida, dan pemeliharaan). Sedangkan sisanya 25% dipengaruhi oleh variabel bebas lainnya yang belum dimasukan ke dalam model.

SURVEI PENYALAHGUNAAN NARKOBA PADA SISWA DI SMK NEGERI 2 KOTA TARAKAN

CINDI FEBRIYAN ROMADANI
2019 · Thesis · Open Access

CINDI FEBRIYAN ROMADANI. 2019. Ancaman penyalahgunaan Narkoba di Indonesia kian meningkat dan mengarah pada generasi muda. Berdasarkan hasil survei Badan Narkotika Nasional tahun 2017 diketahui bahwa angka prevalansi penyalahguna Narkoba di Indonesia telah mencapai 2,23% atau sekitar 4,2 juta orang dari total populasi penduduk (berusia 10-59 tahun). Pada masa remaja rasa ingin tahu dan mencoba hal-hal yang baru sangatlah besar, maka tidak jarang remaja menjadi sasaran bagi para bandar Narkoba. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyalahguunaan narkoba pada siswa di SMK Negeri 2 Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan pendekatan Kuantitatif deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah siswa SMK Negeri 2 Kota Tarakan yang berjumlah 1.336 siswa dengan sampel penelitian sebanyak 22% dari jumlah populasi sehingga jumlah sampel sebanyak 294 siswa. Instrument penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk persentase data penelitian secara keseluruhan terdapat beberapa siswa yang menyalahgunakan narkoba, yaitu sebesar 5% (14 siswa) dari total keseluruhan sampel 294 siswa. Siswa tersebut lebih banyak memilih pernyataan yang bersifat negatif sehingga mendapatkan nilai rendah pada tabulasi item pernyataan kuesioner, yang mana dalam penentuan skor item kuesioner, jika pernyataan bersifat negatif maka skor yang diperoleh akan bernilai rendah, begitupun sebaliknya jika pernyataan bersifat positif maka skor yang diperoleh akan bernilai tinggi. Dan berdasarkan hasil perbandingan analisis deskriptif persentase data penelitian per-indikator yaitu indikator pertama (faktor individu) dan indikator kedua (faktor lingkungan), diperoleh hasil bahwa faktor penyebab siswa menyalahgunakan narkoba sebagian besar karena faktor individu (indikator pertama), yaitu sebesar 14% dari total sampel 294 siswa. Sedangkan pada indikator kedua yang menyalahgunakan narkoba karena faktor lingkungan diperoleh sebesar 4% dari total keseluruhan sampel.

PENGARUH BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK PERMAINAN TRADISIONAL KALIMANTAN UNTUK MENINGKATKAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL SISWA SMPN 2 PULAU DERAWAN

RATNA DEWI
2019 · Thesis · Open Access

Ratna Dewi, 2019, “Pengaruh Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Permainan Tradisional Kalimantan Untuk Meningkatkan Komunikasi Interpersonal Siswa SMP Negeri 2 Pulau Derawan”. Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing oleh Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd. Komunikasi interpersonal adalah proses penyampaian pesan yang dilakukan antara dua orang atau lebih dengan peluang untuk memberikan umpan balik. Komunikasi interpersonal siswa SMP Negeri 2 Pulau Derawan masih rendah, hal ini ditunjukkan dari perilaku siswa yang kurang kompak saat ada perlombaan kelas, meluapkan emosi lewat FB, lebih senang menyendiri main gad-ged dan sulit mengungkapkan pendapat dalam situasi diskusi. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan komunikasi interpersonal siswa menggunakan bimbingan kelompok dengan teknik permainan tradisional Kalimantan yaitu permainan betewah dan pindah bintang. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh teknik permainan tradisional kalimantan terhadap komunikasi interpersonal siswa. Jenis peneitian adalah kuantitatif, dengan pendekatan pre-experiment dan desain one group pre-test post-test design, Populasi penelitian ini sebanyak 42 siswa dan sampel 8 siswa kelas IX SMP Negeri 2 Pulau Derawan. Teknik pengumpulan data menggunakan skala komunikasi interpersonal, Realibilitas diperoleh koefisien 0,757 yang menunjukan tingkat reliabilitas tinggi. Analisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial menggunakan uji Wilcoxon dengan bantuan 22.0 SPSS windows. Berdasarkan hasil analisis data perhitungan uji-wilcoxon nilai asymp sig = 0,12 α = 0,05 maka H_0 ditolak yang berarti ada pengaruh penerapan bimbingan kelompok dengan teknik permainan tradisional Kalimantan untuk meningkatkan Komunikasi Interpersonal Siswa Kelas IX SMP Negeri 2 Pulau Derawan. Bagi peneliti selanjutnya, dapat menggunakan penelitian ini sebagai acuan untuk mengembangkan penelitian yang serupa dengan desain berbeda dari peneliti sebelumnya.

ANALISIS PENDAPATAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA IKAN BANDENG TANPA DURI (STUDI KASUS : USAHA KECIL MENENGAH MIRACLE SPESIALIS BANDENG TANPA DURI DI KOTA TARAKAN)

SULISTIAWATI
2019 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis pendapatan dan strategi yang digunakan dalam pengembangan usaha ikan bandeng tanpa duri di Kota Tarakan. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan menggunakan metoe pendekatan kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah usaha kecil menengah Miracle karena dalam penelitian ini menggunakan studi kasus, dan data penelitian ini menggunakan data primer. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa analisis pendapatan yang dilakukan diketahui bahwa penerimaan total yang diperoleh UKM Miracle setiap bulannya adalah Rp. 388.500.000 dengan biaya total yang dikeluarkan setiap bulannya ialah sebesar Rp. 318.140.533 dengan demikian total keuntungan dari proses produksi yang diperoleh UKM Miracle setiap bulannya mencapai Rp. 70.359.467. Sedangkan tahap analisis strategi pengembangan yang dilakukan yaitu dengan melihat kondisi internal dan eksternal perusahaan dengan cara analisis situasi menggunakan analisis SWOT, dengan melalui tahapan IFAS (Internal Strategic Factors Analysis Summary), EFAS (External Strategic Factors Analysis Summary), diagram SWOT dan matriks SWOT. Hasil analisis data menunjukkan bahwa strategi yang digunakan yaitu strategi WO (Weekness-Opportunity).

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN SOPIR TAKSI BANDAR UDARA INTERNASIONAL JUWATA TARAKAN

FHAIZAL
2019 · Thesis · Open Access

ABSTRAK FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN SOPIR TAKSI BANDAR UDARA INTERNASIONAL JUWATA TARAKAN Fhaizal Jafar Sidik Salim, S.E., M.Si Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jam kerja, jarak tempuh kendaraan, dan jumlah penumpang terhadap pendapatan sopir taksi bandara yang ada di Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai dari persamaan model untuk koefisien β1 adalah sebesar 0,226583 yang mana menunjukkan bahwa setiap penambahan jam kerja (X1) sebesar satu jam kerja maka akan meningkatkan pendapatan sopir taksi Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan sebesar Rp 226.583 per bulan dengan asumsi variabel lain (jarak tempuh kendaraan dan jumlah penumpang) tetap atau konstan, koefisien β2 adalah sebesar 0,613723 menunjukkan bahwa setiap penambahan jarak tempuh kendaraan (X2) sebesar satu kilometer maka akan meningkatkan pendapatan sopir taksi Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan sebesar Rp 613.723 per bulan dengan asumsi variabel lain (jam kerja dan jumlah penumpang) tetap atau konstan, dan koefisien β3 adalah sebesar 0,074903 menunjukkan bahwa setiap penambahan jumlah penumpang (X3) sebesar satu orang penumpang maka akan meningkatkan pendapatan sopir taksi Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan sebesar Rp 74.903 per bulan dengan asumsi variabel lain (jam kerja dan jarak tempuh kendaraan) tetap atau konstan. Adapun nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,908130 atau 90,81% dimana nilai R2 menunjukkan bahwa variabel jam kerja, jarak tempuh kendaraan, dan jumlah penumpang menjelaskan variabel pendapatan sedangkan sisanya 9.19% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak ada dalam model regresi.

PENGEMBANGAN GAME EDUTAINMENT KINGDOM OF MATHEMATICS SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS IX SMP NEGERI 5 TARAKAN

HERLINA
2019 · Thesis · Open Access

Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan yang dilakukan di SMP Negeri 5 Tarakan pada kelas IX. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan dan mengembangkan produk berupa Game Edutainment Kingdom Of Mathematics sebagai media pembelajaran matematika yang berkualitas untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada materi sistem persamaan linear dua variabel kelas IX SMP Negeri 5 Tarakan. Model pengembangan yang digunakan adalah model penemuan Thiagarajan yaitu Four-D yang terdiri atas 4 tahap yang meliputi tahap define, design, development dan disseminate. Pada tahap pengembangan dilakukan validasi produk yang terdiri dari validasi ahli isi atau materi, ahli media serta ahli bahasa. Kemudian dilanjutkan uji coba produk yang dilakukan sebanyak 2 tahapan yaitu uji coba terbatas dilakukan terhadap 4 orang siswa dan uji lapangan utama dilakukan terhadap 30 orang siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa game Kingdom Of Mathematics yang dikembangkan berdasarkan hasil validasi dari ketiga validator memperoleh persentase kevalidan media sebesar 76,83% (valid). Selanjutnya hasil analisis dari uji lapangan utama memperoleh persentase kepraktisan sebesar 85,31% (sangat praktis). Adapun, hasil analisis keefektifan media dari uji lapangan utama memperoleh persentase 78,57% (efektif). Jadi, media pembelajaran berupa Game Edutainment Kingdom Of Mathematics yang dikembangkan oleh peneliti dapat dikatakan berkualitas untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IX SMP Negeri 5 Tarakan karena telah memenuhi kriteria kualitas yaitu kevalidan, kepraktisan serta keefektifan.

MAKNA YANG TERKANDUNG DALAM RUMAH ADAT DAYAK KENYAH DI DESA SETULANG KABUPATEN MALINAU (KAJIAN SEMIOTIKA)

LAILA SARI
2019 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna apa yang terdapat di dalam rumah adat di Desa Setulang Kabupaten Malinau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari masyarakat suku Dayak Kenyah. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan catat. Teknik analisis data di lakukan dengan mengumpulkan data yang telah dicatat dan yang telah di dokumentasi, kemudian mendeskripsikan makna yang terdapat di dalam rumah adat Dayak kenyah, dan membuat kesimpulan dari data yang di dapat. Jumlah keseluruhan data yang terkumpul pada penelitian ini yaitu sebanyak 36, data penelitian terdiri atas 8 data berupa ukiran, 4 data berupa gambar, 3 data berupa pahatan, 9 data berupa benda, 6 data berupa warna dan 6 data berupa arsitektur. Dari hasil pemaknaan secara semiotik dengan menggunakan teori segitiga makna, maka di peroleh kesimpulan bahwa data yang berada di dalam rumah adat tersebut memiliki makna yang berbeda beda. Long ngoleng,Lenco,talawang,Udo,Perisai,Mandau,Sape dan warna merah memiliki makna dapat memanggil roh nenek moyang yang memiliki kekuatan. Selibit,Folo,Kelunan,Fala Adet dan Kelupi memiliki makna kebersamaan dan kerukunan masyarakat Suku Dayak Kenyah yang tidak ada putus-putusnya. Kelunan,Ka’cet, Nga’noq, Melepeg dan Telingaan Aruu memiliki makna untuk memperkenalkan kebudayaan yang ada di dalam Suku Dayak Kenyah. Terfazho, Sapuk, Saung dan Pakaian adat laki-laki memiliki makna status sosial mayarakat. Belogo, warna kuning, putih, hitam, hijau dan biru memiliki makna religius sebagai tanda terima kasih masyarakat Dayak Kenyah kepada Tuhan yang telah memberikan mereka kehidupan serta alam yang berperan menjadi sumber kehidupan mereka dan arsitektur yang memiliki makna memberikan perlindungan di setiap masyarakat memasuki rumah adat. Kata Kunci: Makna, Rumah Adat, Dayak Kenyah, Semiotika.

PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN TERNAK NATURAL DENGAN KONSENTRASI BERBEDA PADA PAKAN KOMERSIL TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus)

NOVITA SARI ARDILLAH
2019 · Thesis · Open Access

Ikan nila (O. niloticus) merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang memiliki prospek usaha yang cukup menjanjikan. Pertumbuhan ikan nila sangat dipengaruhi oleh pakan, untuk mempercepat pertumbuhan, salah satu pakan alternatif adalah pemberian vitamin ternak natural. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian vitamin ternak natural dengan konsentrasi berbeda pada pakan komersial terhadap laju pertumbuhan ikan nila. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan A (kontrol), perlakuan B (penambahan 5 ml), perlakuan C (penambahan 10 ml), dan perlakuan D (penambahan 15 ml). Hasil penelitian ANOVA didapatkan perlakuan terbaik pada perlakuan C dengan pertumbuhan panjang mutlak sebesar 2,35 cm, pertumbuhan berat mutlak sebesar 3,82 gram, pertumbuhan spesifik sebesar 1,83%, dan kelangsungan hidup tertinggi pada perlakuan B dan C, yaitu sebesar 77% serta FCR pada perlakuan C, sebesar 0,20. Kondisi kualitas air, suhu, pH, DO masih dalam kisaran normal, kecuali amoniak relatif tinggi sebesar 2 ppm.

TINJAUAN YURIDIS PENGALIHAN ASET DAERAH PEMERINTAH KOTA TARAKAN KE PROVINSI BERDASARKAN UU NOMOR 23 TAHUN 2014 TENTANG PEMERINTAH DAERAH (STUDI PENGALIHAN PELABUHAN TENGKAYU I TARAKAN)

AZZAM REWABAWADEWA
2019 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Azzam Rewabawadewa, Fakultas Hukum Universitas Borneo Tarakan, NPM. 15.501010.018, dengan judul Skripsi Tinjauan Yuridis Pengalihan Aset Daerah Pemerintah Kota Tarakan Ke Provinsi Berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah (Studi Pengalihan Tengkayu I Tarakan)”, di bawah bimbingan Bapak Dr.Yahya Ahmad Zein, S.H.,M.H dan Ibu Inggit Akim, S.H.,M.H. Permasalahan yang muncul setelah diundangkannya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah khususnya yang berkaitan dengan kewenangan yang dimiliki antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota, Tentunya turut mempengaruhi kewenangan daerah yang ada saat ini. Pelabuhan Tengkayu I Kota Tarakan yang pada awalnya dibangun oleh PT.Pertamina dipergunakan masyarakat umum sebagai pelabuhan yang penting untuk dapat masuk ke kota tarakan, dengan Terbentuknya Kota Tarakan, pengelolaan Pelabuhan Tengkayu I Tarakan dikelola oleh pemerintah Kota Tarakan. Berdasarkan Undang- Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah dalam pengelolaan pelabuhan Tengkayu I Tarakan telah beralih ke Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Kewenangan Provinsi Kalimantan Utara dalam rangka pengelolaan Pelabuhan Tengkayu I Tarakan diperoleh dengan cara Atribusi yakni wewenang pemerintahan yang diperoleh dari Peraturan Perundang-Undangan, artinya wewenang Pemerintah dimaksud telah diatur dalam Peraturan Perundangundangan yang berlaku. Wewenang Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah disebut sebagai urusan pemerintahan konkuren. Urusan Pemerintahan konkuren terdiri atas Urusan Pemerintahan Wajib dan Urusan Pemerintahan Pilihan yang dibagi antara Pemerintah Pusat, Daerah Provinsi,dan Daerah Kabupaten/Kota. Urusan Pemerintahan Wajib dibagi dalam Urusan Pemerintahan Wajib yang terkait pelayanan dasar dan Urusan Pemerintahan Wajib yang tidak terkait pelayanan dasar. Berdasarkan uraian diatas, maka penulis tertarik menyusun penulisan penelitian Hukum dengan Judul yaitu Tinjauan Yuridis Pengalihan Aset Daerah Pemerintah Kota Tarakan Ke Provinsi Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah (Studi Pengalihan Pelabuhan Tengkayu I Tarakan). Kata Kunci : Aset, Pemerintah Daerah, Kewenangan,dan Pelabuhan.

PENERAPAN PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) BERBANTUAN MEDIA MANIPULATIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS II AL-FAJR SD MUHAMMADIYAH 2 TARAKAN.

RIZKY ARIANY
2019 · Thesis · Open Access

Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui bagaimana penerapan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) berbantuan media manipulatif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas II Al-Fajr di SD Muhammadiyah 2 Tarakan. Jenis penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus dengan desain atau tahapan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri 26 siswa. Pengumpulan data menggunakan Tes Hasil Belajar (THB), lembar penilaian afektif dan psikomotorik, serta lembar observasi aktivitas guru dan siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pada hasil belajar siswa kelas II Al-Fajr di SD Muhammadiyah 2 Tarakan melalui penerapan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) berbantuan media manipulatif. Pada siklus I diperoleh hasil belajar aspek kognitif sebesar 58%, pada aspek afektif sebesar 38%, dan pada aspek psikomotorik sebesar 81%. Sedangkan siklus II mengalami peningkatan dengan perolehan hasil belajar aspek kognitif sebesar 85%, pada aspek afektif sebesar 84%, dan pada aspek psikomotorik sebesar 92%. Meningkatnya hasil belajar karena siswa mampu memahami unsur- unsur bangun datar sederhana, adanya perubahan sikap dalam bekerja sama pada diskusi kelompok, percaya diri dalam menyampaikan jawaban, dan lebih meningkatkan keterampilan siswa terutama dalam mendemontrasikan media manipulatif. Secara keseluruhan hasil belajar siswa telah mencapai indikator keberhasilan yaitu 80%, sehingga penelitian ini dapat dikatakan berhasil.

PENGARUH ASAL BIBIT YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT (Kappaphycus alvarezii) MENGGUNAKAN METODE LONGLINE DI PERAIRAN PANTAI AMAL

RABIYAH
2019 · Thesis · Open Access

Rumput laut merupakan tanaman thallus yang tumbuh di perairan dengan salinitas tinggi dan mampu menghasilkan karaginan. Pertumbuhan rumput laut dipengaruhi oleh berbagai faktor baik bersifat internal maupun eksternal. Faktor internal yang mempengaruhi pertumbuhan antara lain jenis rumput laut, galur, bagian thallus dan umur rumput laut yang dibudidayakan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat laju petumbuhan rumput laut dengan asal bibit yang berbeda. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen yang disusun dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari tiga perlakuan dan empat ulangan. Penelitian ini dilakukan selama 49 hari dengan menggunakan metode longline di perairan Pantai Amal, Kota Tarakan. Asal bibit yang digunakan dalam penelitian ini adalah asal bibit Liagu, Tanjung Karis,dan Pantai amal. Hasil terbaik yang didapatkan dalam penelitian ini adalah asal bibit dari Pantai amal dengan bobot pertumbuhan Mutlak 148.75. Sedangkan bobot pertumbuhan tertinggu pertumbuhan spesifik terdapat pada perlakuan Pantai amal dengan bobot 49.50%.

PEMBINAAN TERHADAP NARAPIDANA LANSIA DI LAPAS KELAS II A TARAKAN

ABDUR RAHMAN BIN HAMZAH
2019 · Thesis · Open Access

Abdur Rahman Hamzah, Fakultas Hukum Universitas Borneo Tarakan, NPM. 14.501010.044, dengan judul “Pembinaan Terhadap Narapidana Lanjut Usia di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kota Tarakan”, dengan Pembimbing I, Bapak Mansyur, S.H., M.H dan Pembimbing II, Arif Rohman, S.HI., LL.M Lanjut Usia merupakan warga binaan pemasyarakatan yang harus diberikan perhatian dan pembinaan yang intensif secara khusus karena kondisi narapidana lanjut usia yang telah mengalami kemunduran mental dan fisik berbeda dengan narapidana muda/remaja. Kebijakan khusus yang diberikan kepada para lanjut usia didasari oleh Undang-undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia, yang ingin ditekankan oleh instrumen ini adalah perlakuan spesifik terhadap kebutuhan kelompok lansia terhadap tindakantindakan diskriminatif terlebih jika berdampak pada kesejahteraan sosial lansia itu sendiri. Permasalahan diatas menimbulkan isu hukum mengenai mekanisme pembinaan narapidana lansia dalam melaksanakan hukuman pada Lapas Kelas II Tarakan serta hambatan-hambatan pembinaan narapidana lansia dalam pelaksanaan hukuman pada Lapas Kelas II A Tarakan. Isu hukum ini diteliti menggunakan metode dengan Tipe Penelitian Hukum Empiris dan Pendekatan Peraturan Perundang-undangan (Statue Approach) serta Pendekatan Konseptual (Conceptual Approach). Pada akhir penelitian ini penulis menarik kesimpulan bahwa Pembinaan Narapidana Lanjut Usia di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Tarakan belum dilaksanakan sepenuhnya sebagaimana ditentukan menurut Undang-undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia sehingga pembinaan narapidana lansia tersebut belum berjalan secara efektif dan efesien serta pada pelaksanaan pembinaan narapidana lanjut usia masih mengalami banyak kendala. Baik dari narapidana itu sendiri, narapidana lanjut usia, sarana dan prasarana pembinaan yang tidak memadai, over kapasitas, tidak adanya tenaga profesional, petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Tarakan yang masih kurang, serta kurangnya anggaran sehingga kualitas pembinaan yang dilakukan tidak optimal. Selain itu dalam pelaksanaan pembinaan narapidana lanjut usia, agar menggunakan pola/metode kegiatan yang lebih kreatif, inovatif, dan humanis agar tidak merasa bosan dan malas dalam mengikuti kegiatan tersebut serta Hambatan-hambatan Pembinaan Narapidana Lansia dalam pelaksanaan hukuman pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Tarakan, Pemerintah dalam hal ini Kementerian Hukum dan HAM harus memperhatikan kondisi semua Lembaga Pemasyarakatan terkhusus Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Tarakan.

PERANAN SAKSI DAN AHLI DALAM PEMBUKTIAN TINDAK PIDANA PADA UNDANG-UNDANG NOMOR 19 TAHUN 2016 PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2008 TENTANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK

MUH. TRI CYAISAR
2019 · Thesis · Open Access

Muhammad Tri Cyaisar (NPM. 14501010051) dengan judul skripsi, “Peranan Saksi Dan Ahli Dalam Pembuktian Tindak Pidana Pada Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Perubahan Atas Undang-Undang Nomr 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik” dibawah bimbingan Mansyur,S.H.,M.H sebagai pembimbing I dan Dr. Nur Asikin, S.HI., M.H sebagai pembimbing II. Hukum Acara pidana dalam penanganan tindak pidana cyber crime di Indonesia pada dasarnya sama dengan ketentuan umum yang diatur dalam KUHAP dan peraturan pelaksanaannya. Dalam penanganan alat bukti elektronik diperlukan penanganan secara khusus oleh para penegak hukum. Alat bukti elektronik tersebut merupakan perluasan dari alat- alat bukti dalam KUHAP. Dalam skripsi ini, permasalahan yang dibahas peran saksi dan ahli dalam pembuktian terjadinya tindak pidana Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta akibat hukum apabila terjadi perbedaan antara keterangan saksi dan ahli dalam proses pembuktian tindak pidana Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis dalam skripsi ini adalah penelitian yuridis normatif yaitu penelitian hukum yang mengacu pada norma-norma hukum yang terdapat dalam peraturan perundang-undangan dan putusan-putusan pengadilan serta norma-norma hukum yang ada dalam masyarakat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebenarnya dalam kasus cyber crime atau kejahatan digital yang merupakan tindak pidana yang terdapat dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik hampir sama dengan kejahatan biasa, akan tetapi dalam pembuktiannya ada beberapa alat bukti yang menggunakan alat bukti yang bersifat elektronik.. Apabila terjadi perbedaan antara Keterangan Saksi dan Keterangan Ahli dalam proses pembuktian maka yang dipakai adalah Keterangan Saksi, karena saksi tersebutlah yang melihat, mendengar, mengalami suatu peristiwa pidana sendiri. Sedangkan keterangan ahli hanya untuk mendukung. Kekuatan alat bukti keterangan ahli bersifat bebas, karena tidak mengikat seorang hakim untuk memakainya apabila bertentangan dengan keyakinannya, termasuk dalam hal ini terhadap tindak pidana didalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

THE CORRELATION BETWEEN STUDENTS' LEARNING MOTIVATION AND STUDENTS' ENGLISH LEARNING ACHIEVEMENT AT EIGHTH GRADE STUDENTS OF SMP NEGERI 7 TARAKAN

YUSTAN BIN SAMPE ROPONG
2019 · Thesis · Open Access

ABSTRACT YUSTAN SAMPE R. 2019. The Correlation between Students’ Learning Motivation and Students’ English Learning Achievement at Eighth Grade Student of SMP Negeri 7 Tarakan in Academic 2018/2019. (Advised by Romlah Ulfaika, M.Pd). Motivation is one of important role in learning because it can make the influence to students learning achievement. The objective of this research was to find out is there any correlation between students’ learning motivation and students’ English learning achievement at eighth grade students of SMP Negeri 7 Tarakan. This research uses approach quantitative with correlation method. 60 students of the eighth grade students of SMP Negeri 7 Tarakan were taken as the sample in this research by purposive sampling technique. To collect the data in this research, the researcher used questionnaire of learning motivation and document analysis from students’ report of English learning achievement. To find out the correlation between students’ learning motivation and students’ English learning achievement, the researcher used pearson product moment correlation to analyse the data. The result of questionnaire from students’ learning motivation found that the students’ learning motivation at eighth grade students of SMP Negeri 7 Tarakan was in medium classification. It can be seen from the mean score (88.83) of learning motivation with the percentage 96.67% from classification of students’ learning motivation. The result of students’ English learning achievement found that the students’ English learning achievement at eighth grade students of SMP Negeri 7 Tarakan was in good category. It can be seen from the mean score (76.85) of English achievement with percentage 51.67% from classification of students’ English learning achievement. The analysis using pearson product moment correlation. The result show that there was significant correlation between students’ learning motivation and students’ English learning achievement. The degree of correlation coefficient was medium or enough correlation.

PENGGUNAAN TINDAK TUTUR EKSPRESIF DAN IMPLIKATUR PERCAKAPAN PADA REKAMAN VIDEO DEBAT CAPRES DAN CAWAPRES TAHAP 1, 2 DAN 3 TAHUN 2019 (KAJIAN PRAGMATIK)

SISI RAHAYU
2019 · Thesis · Open Access

SISI RAHAYU, 2019. Skripsi penggunaan tindak tutur ekspresif dan implikatur percakapan pada video debat capres dan cawapres tahap 1, 2 dan 3 tahun 2019 (kajian pragmatik). Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia. Fakultas Keguruan dab Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing Pertama Rita Kumalasari, M.Pd. dan Anggota Pembimbing Siti Fathona, M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis tindak tutur ekspresif dan implikatur percakapan yang ada dalam video debat capres dan cawapres tahap 1, 2 dan 3 tahun 2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu metode penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah kalimat, berupa kalimat tuturan yang mengandung tindak tutur ekspresif dan implikatur percakapan pada video debat capres dan cawapres tahap 1, 2 dan 3 tahun 2019. Sumber data dalam penelitian ini adalah tuturan yang berasal dari sumber lisan debat capres dan cawapres tahap 1, 2 dan 3 tahun 2019. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, terdapat empat jenis tindak tutur ekspresif dan dua jenis implikatur percakapan yang ditemukan dalam penelitian ini, yaitu tindak tutur ekspresif mengkritik yang berupa kritikan yang disampaikan oleh penutur kepada lawan tuturnya melalui ujaran biasanya bersifat langsung, ekspresif menyalahkan berupa ujaran yang menyalahkan seseorang dalam tindakan, ekspresif memuji berupa pujian yang disampaikan penutur terhadap lawannya serta implikatur percakapan umum berupa percakapan yang tidak memerlukan konteks khusus dan implikatur percakapan khusus yang memerlukan konteks untuk menjelaskan percakapan yang sedang terjadi.