Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: : efisiensi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Kinerja Kredit Perbankan terhadap Industri Pengolahan di Indonesia

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis efisiensi relatif produksi, penyerapan kredit, efektivitas kredit, pola keterkaitan, serta kebutuhan kapital terhadap industri pengolahan di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder hasil publikasi Bank Indonesia (BI) dan Badan Pusat Statistik (BPS). Penelitian ini menggunakan data dari tahun 2018-2023. Penelitian ini menggunakan alat analisis Locatient Quantient (LQ) yang di transformasikan ke dalam rumus efisiensi relatif produksi, penyerapan kredit, Incremental Capital Output Ratio (ICOR), pola pemetaan, dan perencanaan kebutuhan kapital. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efisiensi relatif produksi sektor industri pengolahan periode 2018-2023 yang basis yakni Jawa dengan nilai rata-rata 1,13, sedangkan Bali dan Nusa Tenggara adalah non basis dengan nilai rata-rata 0,13. Hasil penelitian penyerapan kredit sektor industri pengolahan Jawa tertinggi dengan nilai rata-rata 1,26 dan yang terendah Bali dan Nusa Tenggara dengan nilai rata-rata 0,18. Efektivitas kredit dengan nilai terendah adalah Jawa dengan rata-rata nilai Rp 4,1 sedangkan Bali dan Nusa Tenggara nilai efektivitas tinggi dengan nilai rata-rata Rp 39,83. Pola keterkaitan efisiensi relatif produksi dan penyerapan kredit menunjukkan provinsi yang terklasifikasi sebagai progresif inovatif adalah Kepulauan Riau dan Riau berturut-turut selama tahun 2019, 2021, dan 2023. Sedangkan provinsi yang terklasifikasi gagal adalah Sumatera Utara dan Sumatera Selatan. Kemudian kebutuhan kapital dengan target pertumbuhan sebesar 4,6% dibutuhkan kapital sebesar 8.39 ribu triliun. Selanjutnya proyeksi kebutuhan kapital sebesar 7% membutuhkan tambahan kapital kredit secara keseluruhan sebesar 13.73 ribu triliun. Kemudian proyeksi kebutuhan kapital sebesar 9% mampu menghasilkan kebutuhan kapital hingga sebesar 18.77 ribu triliun.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Rancang Bangun Sistem Pembangkit Listrik Turbin Pelton Skala Laboratorium

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Energi baru terbarukan merupakan energi yang ramah lingkungan karena memanfaatkan sumber energi rendah emisi seperti matahari, air, dan bayu. Energi baru terbarukan yang bersumber dari air dapat diubah menjadi energi listrik dengan menggunakan sistem pembangkit daya turbin air seperti turbin pelton. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun dan menguji sistem pembangkit daya listrik turbin pelton skala laboratorium. Metode yang digunakan adalah metode analitis untuk merancang sistem pembangkit daya dan metode eksperimen pengujian beban untuk mengetahui efisiensi dari sistem pembangkit daya tersebut. Sistem pembangkit daya turbin pelton yang telah dirancang bangun memiliki dimensi panjang rangka sekitar 1200 mm, lebar 800 mm, tinggi 900 mm, dan sudu dengan jumlah 18 buah. Poros turbin berdiameter sekitar 20 mm dengan panjang sekitar 700 mm, dan ukuran runner turbin sekitar 300 mm. Hasil pengujian turbin pelton dengan beban lampu 5 Watt menunjukkan besar tegangan konsumsi beban sekitar 14,77 Volt besar arus sekitar 0,02126 Ampere. Sementara putaran yang dihasilkan oleh turbin dan generator sekitar 1838,1 dan 1617,5 rpm, masing-masing. Efisiensi sistem peDmbangkit daya turbin pelton mencapai 10,29%.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS EFISIENSI FAKTOR PRODUKSI USAHA TANI RUMPUT LAUT (Eucheuma cottonii) (STUDI KASUS KELURAHAN MAMBURUNGAN DAN PANTAI AMAL) DI KECAMATAN TARAKAN TIMUR

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS EFISIENSI FAKTOR PRODUKSI USAHA TANI RUMPUT LAUT (Eucheuma cottonii) DI KECAMATAN TARAKAN TIMUR Abstrak Rumput laut (Eucheuma Cottonii) merupakan tumbuhan yang tergolong dalam ganggang (alga) multiseluler divisi thallophyta. Untuk dapat meningkatkan produksi rumput laut harus dilakukan optimalisasi penggunaan faktor produksi suatu penggunaan faktor produksi bensin, tali benang, tali botol, upah, bibit, pelampung, tenaga kerja. Kelurahan Mamburungan dan Kelurahan Pantai Amal Kecamatan Tarakan Timur menjadi salah satu daerah yang banyak memproduksi hasil rumput laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) karakteristik petani rumput laut di Tarakan Timur; (2) pendapatan usahatani rumput laut di Tarakan Timur, (3) Efisiensi teknis pada usahatani rumput laut di Tarakan Timur. Metode penentuan sampel Purposive Sampling dengan responden 86 petani. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif, analisis biaya dan analisis regresi liner berganda dengan bantuan aplikasi Microsoft Excel dan SPSS 24. Hasil analisis menunjukkan bahwa karakteristik usaha rumput laut di Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan meliputi umur, pendidikan, tingkat status, pengalaman; rata-rata pendapatan petani rumput laut di Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan sebesar Rp. 3,413,994 / produksi; berdasarkan hasil uji t diperoleh bahwa variabel bensin (X1) (sig 0.001), dan pelampung (X2) (sig 0.000) berpengaruh terhadap pendapatan sedangkan variabel tali benang (X2) (sig 0.810), tali botol (X3) (sig 0.134), upah (X4) (sig 0.707), bibit (X5) (sig 0.725), dan tenaga kerja (X7) (sig 0.406) tidak berpengaruh. Variabel independen yang paling berpengaruh. Berdasarkan hasil uji efisiensi faktor produksi melalui fungsi produksi Cobb-Douglas diketahui nilai efisiensi faktor produksi bensin, tali benang, tali botol, upah, bibit, pelampung dan tenaga kerja tidak efisien karena nilainya kurang dari 1 yang artinya perlu pengurangan faktor produksi dari masing-masing variabel.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Peran Efisiensi Modal Kerja dalam Meningkatkan Profitabilitas dengan Pertumbuhan Perusahaan Sebagai Variabel Mediasi (Studi pada Perusahaan Consumer Non-Cylicals di Indonesia)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran efisiensi modal kerja dalam meningkatkan profitabilitas dengan pertumbuhan perusahaan sebagai variabel mediasi pada perusahaan sektor consumer non-cylicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2018-2022. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling yang diperoleh sebanyak 64 perusahaan sehingga seluruh data observasi sebanyak 320. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan SEM-PLS dengan aplikasi WarpPLS 8.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efisiensi modal kerja berpengaruh negatif signifikan terhadap profitabilitas, efisiensi modal kerja berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan perusahaan, pertumbuhan perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas dan pertumbuhan perusahaan memediasi secara positif signifikan pengaruh efisiensi modal kerja terhadap profitabilitas perusahaan. Implikasi teoritis penelitian ini mendukung teori manajemen modal kerja dan teori skala ekonomi dalam memaksimalkan profitabilitas perusahaan.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail