ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kepuasan kerja karyawan dalam mendukung efektivitas pelayanan publik pada Perumda Air Minum Apa’ Mening Kabupaten Malinau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan transformasional, disiplin kerja, dan motivasi kerja terhadap kepuasan kerja karyawan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Sampel penelitian berjumlah 93 responden, dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji instrumen, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, koefisien determinasi, dan uji t dengan bantuan IBM SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dengan nilai t hitung 3,156 dan signifikansi 0,002. Disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dengan nilai t hitung 4,958 dan signifikansi 0,000. Motivasi kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dengan nilai t hitung 3,799 dan signifikansi 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,522 menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional, disiplin kerja, dan motivasi kerja mampu menjelaskan kepuasan kerja sebesar 52,2 persen, sedangkan 47,8 persen dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa kepuasan kerja karyawan dapat ditingkatkan melalui kepemimpinan yang konsisten, disiplin kerja yang jelas dan adil, serta motivasi kerja melalui apresiasi dan peluang pengembangan diri.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan menganalisis peran mediasi kepuasan kerja dalam pengaruh stres kerja dan kualitas kehidupan kerja terhadap kinerja karyawan PT. Intracawood Manufacturing Tarakan. Latar belakang penelitian berangkat dari pentingnya kinerja karyawan dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 191 karyawan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data diperoleh melalui kuesioner yang dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan stres kerja tidak berpengaruh negatif terhadap kepuasan kerja maupun kinerja karyawan. Kualitas kehidupan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja serta kinerja karyawan. Kepuasan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Uji mediasi menunjukkan kepuasan kerja tidak memediasi pengaruh stres kerja terhadap kinerja karyawan, namun memediasi pengaruh kualitas kehidupan kerja terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menegaskan pentingnya kualitas kehidupan kerja dalam meningkatkan kepuasan dan kinerja karyawan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan menganalisis peran mediasi kepuasan kerja dalam pengaruh stres kerja dan kualitas kehidupan kerja terhadap kinerja karyawan PT. Intracawood Manufacturing Tarakan. Latar belakang penelitian berangkat dari pentingnya kinerja karyawan dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 191 karyawan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data diperoleh melalui kuesioner yang dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan stres kerja tidak berpengaruh negatif terhadap kepuasan kerja maupun kinerja karyawan. Kualitas kehidupan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja serta kinerja karyawan. Kepuasan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Uji mediasi menunjukkan kepuasan kerja tidak memediasi pengaruh stres kerja terhadap kinerja karyawan, namun memediasi pengaruh kualitas kehidupan kerja terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menegaskan pentingnya kualitas kehidupan kerja dalam meningkatkan kepuasan dan kinerja karyawan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan dan kompensasi terhadap kinerja karyawan yang dimediasi oleh kepuasan kerja pada Lembaga LPPTKA di Kota Tarakan. Permasalahan dalam penelitian ini berangkat dari pentingnya peningkatan kinerja karyawan melalui pengelolaan sumber daya manusia yang efektif, khususnya melalui program pelatihan dan pemberian kompensasi yang tepat.Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada karyawan LPPTKA di Kota Tarakan. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik sampling tertentu sesuai dengan karakteristik populasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi dan uji mediasi untuk mengetahui hubungan langsung dan tidak langsung antar variabel.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, begitu pula kompensasi yang juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, kepuasan kerja terbukti berperan sebagai variabel mediasi yang memperkuat hubungan antara pelatihan dan kompensasi terhadap kinerja karyawan. Artinya, semakin baik pelatihan dan kompensasi yang diberikan, maka kepuasan kerja karyawan akan meningkat, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan kinerja karyawan.Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi lembaga dalam meningkatkan kinerja karyawan melalui pengembangan program pelatihan yang efektif serta sistem kompensasi yang adil dan memadai.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Meningkatnya tuntutan kinerja dalam lingkungan pemerintahan daerah, khususnya pada daerah otonomi baru, menempatkan aparatur sipil negara pada situasi kerja yang semakin kompleks. Keterbatasan sumber daya organisasi dan tingginya kebutuhan koordinasi antarunit kerja menuntut pegawai untuk mampu menjaga keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi serta mempertahankan keterlibatan yang tinggi dalam pekerjaan. Dalam konteks tersebut, kepuasan kerja dipandang sebagai mekanisme psikologis yang berperan penting dalam menjelaskan hubungan antara kondisi kerja dan kinerja pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance dan work engagement terhadap kinerja pegawai serta menguji peran kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert kepada 182 pegawai Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Utara. Data dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antarvariabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, sedangkan work-life balance tidak berpengaruh langsung terhadap kinerja. Namun, kedua variabel tersebut berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja. Selanjutnya, kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dan berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara work-life balance, work engagement, dan kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan pentingnya aspek psikologis pegawai dalam upaya meningkatkan kinerja di sektor publik
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Peran ganda yang dijalankan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) wanita berpotensi menimbulkan tekanan psikologis yang dapat memengaruhi stres kerja dan kinerja. Kondisi ini menjadi perhatian penting dalam manajemen sumber daya manusia di sektor publik. Penelitian ini, yang dilakukan di Pemerintah Kota Tarakan, bertujuan untuk menguji pengaruh konflik peran ganda dan stres kerja terhadap kinerja ASN, dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, melibatkan 468 ASN wanita yang telah menikah sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik peran ganda dan stres kerja masing-masing berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, sementara kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Adapun stres kerja tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap kinerja. Namun, kepuasan kerja terbukti memediasi hubungan antara konflik peran ganda dan stres kerja dengan kinerja ASN. Temuan ini menegaskan peran kepuasan kerja sebagai mekanisme psikologis dalam menjelaskan hubungan antara tuntutan peran dan kinerja ASN wanita.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Meningkatnya tuntutan kinerja dalam lingkungan pemerintahan daerah, khususnya pada daerah otonomi baru, menempatkan aparatur sipil negara pada situasi kerja yang semakin kompleks. Keterbatasan sumber daya organisasi dan tingginya kebutuhan koordinasi antarunit kerja menuntut pegawai untuk mampu menjaga keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi serta mempertahankan keterlibatan yang tinggi dalam pekerjaan. Dalam konteks tersebut, kepuasan kerja dipandang sebagai mekanisme psikologis yang berperan penting dalam menjelaskan hubungan antara kondisi kerja dan kinerja pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance dan work engagement terhadap kinerja pegawai serta menguji peran kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert kepada 182 pegawai Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Utara. Data dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antarvariabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, sedangkan work-life balance tidak berpengaruh langsung terhadap kinerja. Namun, kedua variabel tersebut berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja. Selanjutnya, kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dan berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara work-life balance, work engagement, dan kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan pentingnya aspek psikologis pegawai dalam upaya meningkatkan kinerja di sektor publik
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi di Sekretariat DPRD Kabupaten Malinau. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain explanatory research. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai tetap sebanyak 80 orang, dengan teknik sampling jenuh (total sampling). Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner menggunakan skala Likert lima poin, kemudian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, kedua variabel tersebut juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Kepuasan kerja terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai serta memediasi secara parsial pengaruh gaya kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa model memiliki daya jelaskan yang kuat dalam menjelaskan variasi kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kepemimpinan transformasional dan peningkatan motivasi kerja sebagai strategi dalam meningkatkan kepuasan dan kinerja pegawai di lingkungan organisasi sektor publik.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan “untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, budaya organisasi, dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai, serta menguji peran kepuasan kerja sebagai variabel mediasi dalam hubungan tersebut.” Penelitian ini dilaksanakan pada Dinas Pendidikan Kabupaten Malinau dengan melibatkan 84 responden yang terdiri dari pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Honorer. Pendekatan studi yang diterapkan ialah kuantitatif melalui metode survei, sementara analisis data dilangsungkan melalui penerapan PLS-SEM. Temuan yang ada menjabarkan gaya kepemimpinan, budaya organisasi, dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Gaya kepemimpinan ialah variabel yang memiliki pengaruh paling besar pada kinerja pegawai. Selain itu, hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa kepuasan kerja tidak memediasi pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai. Sebaliknya, kepuasan kerja terbukti memediasi secara parsial pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai, meskipun dengan kontribusi mediasi yang relatif terbatas. Temuan tersebut menjabarkan peningkatan kinerja pegawai lebih efaktif dicapai melalui penguatan kepemimpinan, pembentukan budaya
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan Pengaruh Disiplin, Motivasi dan Lingkungan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Kantor Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan Kota Tarakan. Jenis penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan metode survey yaitu teknik pengumpulan data dengan kuesioner. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 38 pegawai dengan menggunakan teknik sampling jenuh yang artinya semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Metode analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji koefisien determinasi, uji t dan uji F dengan menggunakan bantuan aplikasi SPSS Versi 26.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa disiplin tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap kepuasan kerja. Sedangkan motivasi dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan mengkaji peran komitmen organisasi sebagai variabel mediasi dalam hubungan kepuasan kerja dan kinerja pegawai di Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Utara. berdasarkan Hasil observasi dan wawancara untuk memenuhi data awal penelitian menunjukkan adanya variasi dalam tingkat kepuasan dan komitmen, yang berdampak pada kinerja pegawai. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 125 dengan pengambilan sampel menggunakan Teknik purposive sampling sebanyak 100 responden dengan memenuhi kriteria penelitian yaitu ASN dan Staff penunjang layanan operasional di Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Utara. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan pendekatan SEM-PLS yang menggunakan bantuan software smart-PLS 4.0. Hasil penelitian telah membuktikan berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, penelitian ini menunjukkan bahwa kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap komitmen organisasi, komitmen organisasi selanjutnya berpengaruh terhadap kinerja pegawai di Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Utara . Namun dalam penelitian ini juga mengungkapkan bahwa kepuasan kerja tidak berpengaruh langsung terhadap kinerja pegawai, melainkan melalui peran komitmen organisasi sebagai variabel mediasi. Dengan kata lain, meskipun kepuasan kerja penting, pengaruhnya terhadap kinerja lebih signifikan ketika diikuti dengan komitmen organisasi yang tinggi.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tesis ini bertujuan untuk menguji pengaruh lingkungan kerja dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Pada penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode survey dan cara mengumpulkan data menggunakan kuesioner. Metode pengambilan sampel yang di gunakan adalah teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner kepada pegawai badan pendapatan daerah provinsi Kalimantan utara sebanyak 57 responden. Metode analisis yang digunakan adalah Partial Least Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai, budaya organisasi berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai, kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai, lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening dan budaya organisasi berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai yang dimediasi oleh komitmen organisasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Adapun populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah tenaga kesehatan yang berada di bawah naungan Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Malinau. Ukuran sampel yang diambil menggunakan rumus Slovin sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 95 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan inferensial menggunakan analisis SEMPLS dengan bantuan software SmartPLS Versi 4. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kepuasan kerja berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja pegawai dengan path coefficient 0,239 dan p value 0,090 dan pada level struktural memiliki pengaruh rendah dengan nilai f square 0,049. Selanjutnya kepuasan kerja ditemukan berpengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi dengan path coefficient 0,761 dan p value 0,000 dan memiliki pengaruh tinggi pada level struktural dengan nilai f square 1,380. Komitmen organisasi juga ditemukan memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan path coefficient 0,515 dan p value 0,000 dan berpengaruh sedang/moderat pada level struktural dengan nilai f square 0,227. Selain itu, komitmen organisasi juga berperan signifikan sebagai variabel yang memediasi kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai dengan path coefficient 0,392 dan p value 0,000 dan pada level struktural memiliki pengaruh mediasi yang kuat dengan nilai Upsilon V sebesar 0,154.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Beban Kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Pegawai dengan Kepuasan Kerja sebagai variabel mediasi di Sekretariat Daerah Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Partial Least Squares (PLS). Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diisi oleh 135 pegawai menggunakan skala Likert. Analisis data dilakukan untuk menguji validitas, reliabilitas, hubungan antar variabel, serta peran mediasi Kepuasan Kerja dalam model penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Beban Kerja memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap Kepuasan Kerja dan Kinerja Pegawai. Lingkungan Kerja juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Kerja, namun tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap Kinerja Pegawai. Kepuasan Kerja, sebagai variabel mediasi, memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap Kinerja Pegawai dan memperkuat hubungan tidak langsung antara Beban Kerja dan Kinerja Pegawai, serta Lingkungan Kerja dan Kinerja Pegawai. Secara keseluruhan, hasil ini mengindikasikan bahwa Beban Kerja dan Lingkungan Kerja memengaruhi Kinerja Pegawai terutama melalui Kepuasan Kerja sebagai mediator. Lingkungan kerja yang kondusif dan beban kerja yang sesuai dapat meningkatkan tingkat kepuasan kerja pegawai, yang pada akhirnya berdampak positif pada kinerja mereka. Temuan ini menekankan pentingnya manajemen organisasi untuk fokus pada peningkatan Kepuasan Kerja melalui pengelolaan beban kerja yang efektif dan penciptaan lingkungan kerja yang mendukung.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stres kerja, beban kerja dan kepuasan kerja terhadap turnover intention pada PT. Idec Abadi Wood Industries yang berlokasi Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Sampel yang digunakan sebanyak 93 responden karyawan. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian kuantitatif. Teknik yang digunakan dalam pengambilan data menggunakan kueisoner dengan metode non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah uji validitas, uji realibilitas, regresi linear berganda, uji asumsi klasik dengan menggunakan uji normalitas, uji heterokedastisitas, uji multikolonialitas, dan pengujian hipotesis uji parsial (t). Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel stres kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention karyawan. Variabel beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention karyawan. Dan, variabel kepuasan kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention karyawan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh motivasi, disiplin dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Segah Kabupaten Berau. Penelitian yang digunakan adalah penelitiam kuantitatif dengan menggunakan metode survey. Teknik pengumpulan data dengan pengamatan (Kuesioner dan Wawancara). Sampel penelitian diambil dengan menggunakan non probability sampling. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan sampel jenuh dengan jumlah sampel yang diolah 52 karyawan. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dan uji t (parsial) dengan bantuan SPSS. Hasil yang didapatkan membuktikan bahwa nilai thitung > ttabel (2.615 > 1,677) dan nilai signifikan t lebih kecil dari 0,05 ( 0,012 0,05) artinya motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, nilai thitung > ttabel (2,961 > 1,677) dan nilai signifikan t lebih kecil dari 0,05 (0,005 0,05) artinya disiplin berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dan nilai thitung > ttabel (3.008 > 1,677) dan nilai signifikan t lebih kecil dari 0,05 (0,004 0,05) artinya kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh Beban Kerja dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT.Tri Mitra Makmur Kota Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan tetap bagian produksi PT.Tri Mitra Makmur Kota Tarakan yang berjumlah 131 karyawan. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode Non Probability Sampling melalui sampling jenuh, sehingga seluruh karyawan tetap di bagian produksi PT.Tri Mitra Makmur Kota Tarakan yang berjumlah 131 karyawan ditetapkan sebagai responden penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada responden melalui skala likert 1 sampai 5. Metode analisa yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dan uji t dengan program SPSS versi 27. Hasil penelitian membuktikan bahwa Beban Kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Artinya, semakin meningkatnya beban kerja maka kinerja karyawan akan semakin menurun. Kepuasan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Artinya, semakin meningkatnya kepuasan kerja maka kinerja karyawan akan semakin meningkat.
Kata Kunci : Beban Kerja, Kepuasan Kerja, Kinerja Karyawan
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh Kepuasan Kerja dan Komitmen Organisasi terhadap Kinerja Karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuesioner (angket). Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Non Probability Sampling berjenis sampel jenuh. Sampel yang diperoleh berjumlah 46 responden karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tarakan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan program SPSS. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kepuasan kerja dan komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa adanya pengaruh dari kesetaraan gender terhadap pengembanga karir karyawan dan juga kepuasan kerja karyawan yang dimana objek dari penelitian ini adalah para dosen perempuan yang bekerja di Universitas Borneo Tarakan. Adapun variabel independent dari penelitian ini adalah Kesetaraan Gender. Sedangkan variabel dependen dari peneltiain ini adalah Pengembangan Karir dan Kepuasan Kerja karyawan. Teknik pemilihan sampel menggunakan titik jenuh atau keseluruhan dari sampel yang ada sehingga diperoleh 100 responden yang merupakan dosen perempuan yang aktif. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi sederhana menggunakan aplikasi SPSS. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa kesetaraan gender berpengaruh terhadap pengembangan karir karyawan, dan juga Kesetaraan gender berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Komitmen Organisasi dan Kepuasan Kerja Terhadap Turnover Intention Karyawan PT. Idec Abadi Wood Industries di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah karyawan PT. Idec Abadi Wood Industries di Kota Tarakan. sampel dalam penelitian ini sebanyak 192 responden dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling dan dihitung menggunakan rumus menurut Hair, et al., (2010). Pengujian hipotesis menggunakan model regresi linier berganda dengan uji-t yang dibantu oleh program SPSS versi 16. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan Komitmen Organisasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Turnover Intention karyawan PT. Idec Abadi Wood Industries di Kota Tarakan dan Kepuasan Kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Turnover Intention karyawan PT. Idec Abadi Wood Industries di Kota Tarakan.