Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

7 hasil
Subjek: Kelas III
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Peran Guru Dalam Meningkatkan Minat Membaca Siswa Kelas III-C SDN 006 Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam meningkatkan minat membaca siswa kelas III-C di SDN 006 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sekunder, dan informan pada penelitian ini meliputi guru wali kelas III- C dan 4 siswa kelas III-C. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Selanjutnya teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk minat membaca siswa. Yaitu sebagai kreator, guru mengadakan kegiatan membaca sepuluh menit dan lomba membaca. Fasilitator memberikan kemudahan kepada siswa dalam membaca dengan menyediakan fasilitas untuk mempermudah membaca siswa. Motivator memberikan penguatan kepada siswa agar dapat menimbulkan dorongan dan semangat dalam membaca dan Evaluator membantu siswa dengan mengadakan evaluasi terhadap minat membaca siswa.

7 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Faktor Penyebab Rendahnya Motivasi Intrinsik Siswa Dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di SDN 029 Juata Sesanip Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab rendahnya motivasi intrinsik siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan (PJOK) pada kelas III-A SDN 029 Juata Sesanip Tarakan. Latar belakang penelitian ini muncul dari fenomena rendahnya minat, perhatian, serta keterlibatan siswa dalam kegiatan PJOK. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskripsi. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas III-A berjumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi angket motivasi intrinsik, wawancara, dan observasi. Data dianalisis dengan persentase, kemudian diperkuat dengan hasil wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada indikator kesehatan, 2 siswa (7%) berada pada kategori rendah, 16 siswa (57%) kategori sedang, dan 10 siswa (36%) kategori tinggi. Pada indikator perhatian, 5 siswa (18%) berada pada kategori rendah, 20 siswa (71%) kategori sedang, dan 3 siswa (11%) kategori tinggi. Pada indikator minat, 4 siswa (14%) berada pada kategori rendah, 15 siswa (54%) kategori sedang, dan 9 siswa (32%) kategori tinggi. Pada indikator bakat, 4 siswa (14%) berada pada kategori rendah, 15 siswa (54%) kategori sedang, 9 siswa (32%) kateegori tinggi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa mayoritas siswa berada pada kategori sedang, namun masih terdapat persentase cukup besar pada kategori rendah, khususnya pada indikator perhatian. Kesimpulan penelitian ini adalah motivasi intrinsik siswa dipengaruhi oleh kondisi kesehatan, perhatian, minat dan bakat yang belum optimal. Oleh karena itu, guru perlu menerapkan strategi pembelajaran yang lebih variatif dan menyenangkan

7 dilihat · 1 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

DESKRIPSI GAYA BELAJAR SISWA KELAS III-A DI SDN 015 TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berfokus pada deskripsi siswa kelas III-A di SDN 015 Tarakan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian di kelas III-A SDN 015 Tarakan. Informan pada penelitian ini ialah 3 siswa sebagai sampel penelitian yang merupakan keterwakilan siswa dengan gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik, yang terpilih melalui teknik pemilihan sampel purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Proses analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas III-A SDN 015 Tarakan memiliki gaya belajar yang beragam terdiri dari gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik. Hal tersebut ditunjukkan oleh 3 siswa kelas III-A SDN 015 Tarakan yang merupakan sampel penelitian. Siswa yang memiliki gaya belajar visual ditandai dengan S1, menunjukkan karakteristik memiliki gaya belajar visual yaitu lebih mudah memahami materi pembelajaran melalui pengelihatan daripada pendengaran dan lebih mudah menerima intruksi melalui yang dilihatnya. Sampel penelitian yang memiliki gaya belajar auditori ditandai dengan S2, menunjukkan karakteristik memiliki gaya belajar auditori yaitu lebih antusias dan memahami materi pembelajaran melalui penjelasan guru daripada membaca dan ketika berargumentasi cenderung berintonasi. Sampel penelitian yang memiliki gaya belajar kinestetik ditandai dengan S3, menunjukkan karakteristik memiliki gaya belajar kinestetik yaitu lebih mudah memahami materi pembelajaran jika dipelajari melalui peragaan materi pembelajaran dan ketika berargumentasi cenderung menggerakkan tanganya.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGEMBANGAN BUKU CERITA BERJENJANG LEVEL B3 UNTUK SISWA KELAS III SDN 029 JUATA SESANIP

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Buku cerita berjenjang merupakan buku cerita yang disesuaikan dengan jenjang kemampuan membaca sehingga dapat meningkatkan minat membaca siswa. SDN 029 Juata Sesanip belum terdapat perjenjangan buku pada buku bacaan siswa kelas III. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media buku cerita berjenjang level B3 untuk siswa kelas III sekaligus untuk mengetahui kelayakan dan ketertarikan siswa terhadap buku cerita. Metode Penelitian ini yaitu penelitian dan pengembangan (Research and Development). Penelitian ini menggunakan prosedur pengembangan model ADDIE yang memiliki lima tahapan pengembangan yang terdiri dari Analyze (Analisis), Design (Desain), Develop (Pengembangan), Implement (Implementasi), dan Evaluate (Evaluasi). Penilaian kelayakan buku cerita berjenjang level B3 ini melalui proses validasi oleh ahli media, ahli bahasa, ahli materi dan ahli praktisi. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 94% dengan kategori sangat layak, ahli bahasa sebesar 76% dengan kategori layak, ahli materi sebesar 94% dengan kategori sangat layak, dan ahli praktisi sebesar 98% dengan kategori sangat layak. Validasi ahli media, bahasa, materi dan praktisi mendapatkan persentase rata-rata sebesar 90,5%. Hasil angket ketertarikan siswa pada uji coba terbatas sebesar 95% dan pada uji coba pemakaian sebesar 96,4%. Berdasarkan hasil validasi ahli dan uji coba, buku cerita yang dikembangkan sangat layak dan membuat siswa sangat tertarik untuk membaca sehingga dapat digunakan sebagai bahan bacaan siswa kelas III dengan jenjang pembaca level B3.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BIG BOOK MATERI WUJUD BENDA PADA SISWA KELAS III SDN 030 TARAKAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Permasalahan yang ditemukan di SDN 030 Tarakan yaitu proses pembelajaran dikelas terlihat pembelajaran lebih bepusat kepada guru pada saat penyampaian materi, sedangkan masih banyak siswa kurang aktif, merasa bosan, kurang fokus dan lambat dalam memahami materi karena guru jarang sekali menggunakan media pembelajaran hal inilah yang melatar belakangi dikembangkannya media pembelajaran Big Book. tujuan penelitian untuk mengetahui kelayakan media dan untuk mengetahui respon siswa terhadap media Big Book Materi Wujud Benda. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Research And Development. Model dan pengembangan ini mengadopsi teori ADDIE. Adapun langka-langka pengembangan media pembelajaran Big Book yang telah dilaksanakan yaitu tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan. Untuk mengetahui kelayakan media dilakukan uji validasi oleh para ahli. Adapun hasil uji validasi media menunjukan bahwa Big Book Materi Wujud Benda memperoleh skor 45 dari skor maksimal 50% dengan persentase sebesar 90% (sangat layak), sedangkan uji validasi materi memperoleh skor 40 dari skor maksimal 50% dengan persentase 80% (layak), dan uji validasi bahasa memperoleh skor 40 dari skor maksimal 50% dengan persentase 80% (layak). Dengan hasil tersebut telah memenuhi syarat dan layak untuk digunakan. Adapun hasil dari angket respon siswa terhadap media Big Book Materi Wujud Benda pada saat uji coba terbatas dengan jumlah 5 orang siswa memperoleh skor 250 dengan persentase 100% (sangat tertarik). Dan hasil uji coba lapangan dengan jumlah 20 orang siswa memperoleh skor 932 dengan persentase 93,2% (sangat tertarik). Berdasarkan hasil validasi ahli media, materi, bahasa dan respon siswa dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Big Book Materi Wujud benda layak dan sangat menarik digunakan dalam pembelajaran. Dengan adanya media Big Book Materi Wujud Benda ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa terkait Materi Wujud Benda.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENEGAKAN HUKUM OLEH PETUGAS SYAHBANDAR PELABUHAN TARAKAN DALAM RANGKA KESELAMATAN PELAYARAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan Penelitian adalah untuk menganalisis penerapan kewenangan penegakan hukum Syahbandar Pelabuhan Tarakan dalam rangka keselamatan pelayaran dan filosofi fungsi kewenangan syahbandar Pelabuhan Tarakan dalam rangka penegakan hukum guna keselamatan pelayaran. Berdasarkan isu hukum yang dikaji, penelitian ini diarahkan pada kekhasan ilmu hukum yang sifatnya normatif, sehingga tipe penelitian tesis ini adalah penelitian hukum normatif, yaitu penelitian yang mengkaji isu tentang syahbandar Pelabuhan Tarakan dalam rangka penegakan hukum guna keselamatan pelayaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan kewenangan penegakan hukum Syahbandar Pelabuhan Kelas III Tarakan dalam rangka keselamatan pelayaran, terbagi atas 2 (dua), yaitu penegakan hukum yang diterapkan secara preventif dan represif. Secara preventif, yaitu penegakan hukum dalam rangka mencegah terjadinya perbuatan melawan hukum pelayaran, mencakup: Melakukan pengawasan terhadap kapal selama masa pandemi covid-19, melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap kapal yang akan berlayar; melakukan patroli laut; melakukan himbauan pemasangan nomor kursi penumpang; dan melakukan sosialisasi. Adapun penegakan hukum secara represif, penerapannya mencakup: melakukan penahanan kepada nakhoda yang tidak memiliki persetujuan berlayar dan melakukan penyitaan peralatan kapal yang tidak memenuhi standar pelayaran. Fungsi kewenangan syahbandar Pelabuhan Tarakan dalam rangka penegakan hukum guna keselamatan pelayaran, secara filosofis, adalah untuk mendudukkan kembali profesionalisme syahbandar sebagai penegak hukum dalam rangka menjamin keselamatan serta keamanan laut. Artinya, hakikat fungsi kewenangan tersebut, untuk memastikan secara spesifik peran dan tugas syahbandar, termasuk Syahbandar Pelabuhan Kelas III Tarakan dalam penegakan hukum di wilayah perairan laut Indonesia.

7 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN E-POSTER MATERI ARTI DAN MAKNA KOSAKATA PADA SISWA KELAS III SDN 018 TARAKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development). Prosedur penelitian dan pengembangan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu, Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran E-Poster yang ditinjau dari uji validitas media, materi, dan praktisi serta mengetahui efektivitas media pembelajaran E-Poster. Penilaian kelayakan media pembelajaran E-Poster terdiri dari ahli media, ahli materi, dan ahli praktisi. Hasil uji validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 88%, ahli materi 92%, ahli praktisi 90% dan uji coba terbatas 90,8%, uji coba lapangan 92,7%. Berdasarkan hasil validasi ahli media, materi dan praktisi menunjukkan bahwa media E-Poster sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil angket ketertarikan siswa pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan menunjukkan bahwa tingkat ketertarikan siswa terhadap media pembelajaran E-Poster berada pada kategori sangat tertarik.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail