ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Peranan Transportasi Udara Terhadap Harga Dan Ketersediaan Barang Pokok Di Kecamatan Krayan Kabupaten Nunukan Joffi Herdila Jafar Sidik Salim, S.E, M.Si Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui peranan transportasi udara terhadap harga dan ketersediaan barang pokok di Kecamatan Krayan Kabupaten Nunukan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dengan menyebarkan kuesioner atau angket pertanyaan kepada masyarakat, pedagang toko, Kades, Camat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tenaga kesehatan. Metode analisis dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan metode pengambilan sampel Purposive Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 54 responden, teknik analisis presepsi menggunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan peran Transportasi Udara sebesar 85% dengan katagori “Sangat Berperan” yang bermakna Transportasi Udara sangat berperan dalam angkutan penumpang dan barang dari kota Tarakan ke Kecamatan Krayan Kabupaten Nunukan. Peran Transportasi Udara terhadap harga barang pokok sebesar 74,7% dengan katagori “Berperan”, dan terhadap ketersediaan barang pokok sebesar 80% berada pada katagori “Sangat Berperan”. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran Transportasi Udara “Sangat Serperan” terhadap harga dan ketersediaan barang pokok di Kecamatan Krayan Kabupaten Nunukan. Kata Kunci : Transportasi Udara, Harga Barang, Ketersediaan barang.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua pertanyaan terkait ketersediaan beras di Kabupaten Bulungan. Pertama Apakah pertumbuhan penduduk sebagai faktor yang berpengaruh dalam ketersediaan beras di Kabupaten Bulungan. Kedua, Apakah luas lahan sebagai variabel penting dalam peningkatan produksi beras di Kabupaten Bulungan. Penentuan lokasi dalam penelitian ini dilakukan secara sengaja (purposive). Metode penentuan sampel dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling dengan kriteria yang digunakan untuk menentukan sampel penelitian ini adalah Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bulungan, Dinas Ketahanan Pangan yang mempunyai arsip data yang dibutuhkan peneliti. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah pendekatan dynamic system dengan software Ventana system (Vensim) PLE 9.3.4x64. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh terhadap ketersediaan beras adalah jumlah penduduk, dimana jumlah penduduk dari Tahun 2022-2052 naik secara signifikan dengan peningkatan rata-rata sebesar 2%. Produksi beras beras dari Tahun 2022-2052 mengalami penurunan rata-rata sebesar 2,1%, kebijakan simulasi ketersediaan beras di Kabupaten Bulungan telah dilakukan dengan skenario peningkatan laju cetak sawah sebesar 5%. Namun belum mencukupi konsumsi beras pada Tahun 2022, 2024-2025, 2029, 2031-2035, 2039-2041, 2045 dan 2050. Pada Tahun 2022 ketesediaan beras sebesar 8.075,15 ton dan konsumsi beras sebesar 8.075,16 ton sehingga masyarakat masih kekurangan 100 kg beras, begitu juga terjadi pada tahun-tahun berikutnya. Ketika melakukan skenario gabungan ketersediaan beras di Kabupaten Bulungan dengan peningkatan laju cetak sawah 5% dan produktivitas sawah 10% telah mencukupi konsumsi beras masyarakat Kabupaten Bulungan dari Tahun 2022 sampai dengan Tahun 2052.