BookOpen AccessMetadata saja
2018•Koleksi Perpustakaan
Pendekatan Ekonomi dalam Penegakan Hukum Terhadap Kejahatan Korporasi merupakan salah satu buku yang ditulis oleh Dr. Asep N. Mulyana, S.H., M.Hum. Sebelumnya penulis telah menerbitkan sejumlah buku, antara lain Fungsionalisasi Hukum Pidana dalam Aktivitas Pasar Modal di Indonesia (2010), Kontrak Kerja Konstruksi dalam Perspektif Tindak Pidana Korupsi (2010), Sanksi Pajak Berbasis Penerimaan Negara (2014), dan Dimensi Koruptif (Pejabat) Publik; Pergeseran Paradigma Penegakan Hukum Pasca Undang-Undang Administrasi Pemerintahan (2016). Buku ini berisi analisis penulis pada praktik penegakan hukum terhadap kejahatan korporasi, baik yang dilakukan oleh aparat penegak hukum di Indonesia maupun otoritas hukum di berbagai negara. Atas dasar kajian akademis dan pengalamannya sebagai praktisi hukum, penulis menawarkan suatu model pendekatan ekonomi terhadap kejahatan korporasi dan bisnis, yang tidak hanya bertumpu pada filosofi retributif dalam penegakan hukum pidana, tetapi juga senantiasa memperhatikan berbagai faktor ekonomi dan sosial secara menyeluruh.
BookOpen AccessMetadata saja
2018•Koleksi Perpustakaan
Evolusi Guru dan Sekolah di Abad 21 memberikan gambaran situasi abad 21 yang berdampak secara tidak langsung pada anak didik. Sedihnya, para guru banyak yang tidak menyadari tentang perubahan ini dan tidak segera mengubah cara mengajarnya. Bahkan, sering juga saya jumpai guru-guru muda yang terpengaruh cara mengajar lama yang tidak sesuai dengan perkembangan zaman. Pihak sekolah pun masih memandang sekolah dengan cara lama. Buku ini dibuat seperti perjalanan karena proses evolusi berlangsung bertahap, bukan seperti sulap. Dan dalam perjalanannya, akan terasa bahwa evolusi sudah tak terelakkan, yang harus segera dilakukan jika tidak ingin ketinggalan zaman.
BookOpen AccessMetadata saja
2018•Koleksi Perpustakaan
Bagiku rindu adalah suatu perasaan gundah dan bahagia yang terjadi karena faktor jarak, kehilangan, dan kepergian. Perasaan tersebut bisa saja suka, duka, lara, atau bahkan kecewa. Tergantung posisi diriku, apakah merindukan seseorang karena terpisahkan oleh jarak, atau merindukan seseorang yang telah hilang tanpa alasan, atau bahkan merindukan seseorang yang telah benar-benar pergi dari kehidupan ini. Faktor –faktor tersebutlah yang sering kali menjadi landasan atas kemunculan rindu dalam kehidupanku, memengaruhi perasaaan yang kemudian membuat diriku gundah gulana, suka dan duka, atau kecewa dan lara. “Kadang yang membuat kita sedih bukan seperti apa rindu itu datang, tapi masih adakah sesuatu yang kita rindukan itu.” Buku Persembahan Penerbit GradienMediatama
BookOpen AccessMetadata saja
2018•Koleksi Perpustakaan
Peradaban manusia dimuka bumi ini terus menunjukan tanda-tanda yang mengkhawatirkan dalam upaya manusia untuk meneruskan eksistensinya di jagat raya. Perang yang tidak pernah berhenti dan saat ini ditambah terorisme, serta tingkat kekerasan yang tidak pernah menurun menunjukan bahwa peradaban kita tidak pernah mengalami kemajuan sejak jaman kerajaan-kerajaan sebelum masehi yang juga dihiasi oleh kisah-kisah perang. Ketika terjadi kejadian terorisme 9/11 yang meruntuhkan menara kembar WTC di Amerika Serikat, saya pikir dunia akan berubah dan para pemimpin bangsa akan mengambil kebijakan yang berbeda sehingga kekerasan, terorisme dan perang bisa dikurangi. Namun sepertinya saya salah, entah para pemimpin negara-negara besar memang tidak memiliki niat untuk merubah kebijakannya atau memang mereka sudah memiliki niat namun mereka tidak mampu. Kemudian keserakahan manusia sepertinya semakin menjadi-jadi membuat lingkungan bumi tempat planet kita tinggal ini mengalami kerusakan dan ditenggarai telah terjadi perubahan iklim yang bisa mengancam keberlangsungan peradaban manusia di muka bumi ini. Kekerasan dan keserakahan merupakan dua bentuk perilaku manusia yang sepertinya mampu menempatkan peradaban manusia di dalam tanda tanya. Buku Mortido: ketakutan, keserakahan dan keawasan sebuah evolusi peradaban ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.
BookOpen AccessMetadata saja
2018•Koleksi Perpustakaan
Dalam dekade milenial dan digital, setiap organisasi berupaya untuk menjadi pemenang dalam kancah kompetisi kanibalism. Untuk tujuan ini, organisasi dituntut meningkatkan kinerjanya termasuk di dalamnya SDM yang ada. Dengan buku ini diharapkan dapat membantu HRD untuk menciptakan karyawan yang kapabel, potensial dan profesional.
BookOpen AccessMetadata saja
2018•Koleksi Perpustakaan
Ketika terbangun di subuh hari maka akan terngiang di otak dan hati kita apa yang harus kita lakukan subuh ini dan mencoba mengingat apa yang sudah direncanakan semalam. Setelah bergegas salat subuh kemudian melakukan aktivitas rutin lainnya, lalu menginventori peralatan atau pendukung kita ke tempat aktivitas kita selanjutnya. Kemudian sekitar jam tujuh pagi hari ke tempat kerja sesuai rencana kita semalaman, di tempat kerja melakukan rutinitas sembari menyelesaikan apa yang belum terselesaikan kemarin atau memperbaiki pekerjaan kemarin yang belum terselesaikan. Aktivitas di atas merupakan proses pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen secara manajerial. Dimana manajemen ini pada dasarnya sudah seusia dengan peradaban manusia, tetapi barulah dipelajari sebagai ilmu tersendiri pada beberapa abad terakhir. Seperti ilmu-ilmu yang lainnya, manajemen juga mengalami perkembangan yang sangat pesat sehingga manajemen di bagi kebanyak cabang seperti manajemen organisasi, manajemen operasional, manajemen resiko, manajemen pemasaran, manajemen sumber daya manusia (MSDM), dll. MSDM pada dasarnya sudah muncul di tahun 1940-an dengan istilah manajemen kepegawaian atau manajemen personalia. Manajemen kepegawaian ini membahas tentang pengelolaan sumber daya manusia tetapi masih dalam cakupan kecil yaitu yang berada di dalam organisasi. Tetapi pada tahun 1960-an dikembangkan menjadi MSDM, yang cakupannya sudah sangat meluas karena membahas tentang sumber daya manusia di dalam dan luar organisasi, sehingga karena dipandang perlu maka perusahaan-perusahaan berskala besar dan menengah mengadakan departeman SDM yang terpisah dari departemen lainnya.
BookOpen AccessMetadata saja
2018•Koleksi Perpustakaan
Secara umum sektor UMKM masih memiliki sejumlah persoalan, antara lain: keterbatasan modal kerja maupun investasi, kesulitan dalam pemasaran, distribusi dan pengadaan bahan baku dan input lainnya, keterbatasan akses informasi mengenai peluang pasar dan lainnya, keterbatasan pekerja dengan keahlian tinggi (kualitas SDM rendah) dan kemampuan teknologi. Melalui kemitraan antara UMKM dengan Koperasi dan Korporasi di-harapkan dapat menyelesaikan persoalan-persoalan yang dihadapi UMKM. Di sisi lain, dengan bergabungnya UMKM pada usaha koperasi juga akan memperkokoh usaha koperasi. Demikian pula dengan bekerjasamanya UMKM dalam memasok usaha hulu korporasi, diharapkan korporasi dapat mengembangkan usahanya pada aspek-aspek bisnis lainnya. Sehingga melalui kemitraan UMKM, Koperasi dan Korporasi yang sinergis akan memperkuat ekonomi masyarakat dengan terbukanya lapangan kerja dan lapangan berusaha yang lebih luas. Kiranya buku ini dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi pengembangan ekonomi masyakat ke depan.
BookOpen AccessMetadata saja
2018•Koleksi Perpustakaan
Sekolah sebagai lembaga pendidikan bertugas menyelenggarakan proses pendidikan dan proses belajar mengajar dalam usaha untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Ditinjau dari komponennya, ada beberapa unsur atau elemen utama dalam organisasi sekolah/madrasah. Unsur-unsur tersebut meliputi: (1) sumber daya manusia, yang mencakup kepala sekolah, guru, pegawai administrasi, dan siswa, (2) sumber daya material, yang mencakup peralatan, bahan, dana, dan sarana prasarana lainnya, (3) atribut organisasi, yang mencakup tujuan, ukuran, struktur tugas, jenjang jabatan, formalisasi, dan peraturan organisasi, (4) iklim internal organisasi, yakni situasi organisasi yang dirasakan personel dalam proses interaksi, dan (5) lingkungan organisasi sekolah. Keberhasilan organisasi sekolah banyak ditentukan keberhasilan kepala sekolah dalam menjalankan peranan dan tugasnya. Peranan adalah seperangkat sikap dan perilaku yang harus dilakukan sesuai dengan posisinya dalam organisasi. Peranan tidak hanya menunjukkan tugas dan hak, tapi juga mencerminkan tanggung jawab dan wewenang dalam organisasi. Dalam hal ini kepala sekolah sebagai seseorang yang diberi tugas untuk memimpin sekolah, kepala sekolah bertanggung jawab atas tercapainya tujuan sekolah. Kepala sekolah diharapkan menjadi pemimpin dari inovator di sekolah. Oleh sebab itu, kualitas kepemimpinan kepala sekolah adalah signifikan bagi keberhasilan sekolah. Kepala sekolah perlu memiliki kemampuan untuk memberdayakan seluruh sumber daya manusia yang ada untuk mencapai tujuan sekolah. Kepala sekolah berada di garda depan untuk menggerakkan kegiatan dan menetapkan target sekolah/ madrasah. Keputusan-keputusan penting yang berdampak besar bagi organisasi (sekolah/madrasah) terlahir darinya. Maka, eksistensi dan fungsi kepala sekolah sangat penting untuk dikaji, dirumuskan, dan dikembangkan guna memenuhi harapan publik akan terwujudnya lembaga pendidikan yang bermutu. Profesionalitas kepala sekolah menjadi syarat mutlak terwujudnya sekolah/madrasah yang berdaya saing tinggi. Kalau kepala sekolah pasif, apatis, dan miskin ide, maka sekolah akan mengalami kemunduran. Oleh karena itu, jangan meremehkan posisi kepala sekolah. Karena, sebaik apapun sistem yang dibangun, kalau pemimpinnya buruk, maka akan sulit melakukan perubahan signifikan dalam organisasi. Terlebih jika pemimpin yang berfungsi sebagai penjaga gawang organisasi tidak proaktif, bahkan sangat suka mempertahankan status quo dan menutup peluang pembaharuan. Di sinilah urgensinya mengembangkan kualitas kepala sekolah agar mampu memimpin sekolah/madrasah secara dinamis, kompetitif, dan produktif sesuai tantangan zaman. Peran kepala sekolah seperti ini menunjukkan bahwa mereka memiliki dua peran besar dalam melaksanakan tugasnya, pertama sebagai manajer dan kedua sebagai pemimpin. Kepala sekolah sebagai pemimpin tertinggi di sekolah, sangat berpengaruh bahkan sangat menentukan terhadap kemajuan sekolah, sehingga kepala sekolah mempunyai wewenang yang lebih luas dalam menentukan pencapaian tujuan yang mengarah pada keberhasilan serta peningkatan mutu pendidikan. Buku Manajemen Sumber Daya Manusia Kekepalasekolahan ini merupakan pengembangan dari Bab 1, 2 dan 3 Disertasi yang berjudul “Pengaruh Kompetensi, Motivasi Kerja dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja serta Implikasinya pada Produktivitas Kerja Kepala Sekolah di Madrasah Tsanawiyah Propinsi Lampung” yang penulis susun guna menyelesaikan pendidikan Program Pascasarjana Strata Tiga (S-3) Ilmu Manajemen, konsentrasi Manajemen SDM pada Universitas Persada Indonesia (UPI) Y.A.I Jakarta.
BookOpen AccessMetadata saja
2018•Koleksi Perpustakaan
Mayoritas mahasiswa saat mengambil mata kuliah Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM), Manajemen Strategik, penyusunan skripsi, tesis, maupun disertasi selalu mengalami kesulitan dalam menyusun teori, karena banyaknya buku-buku, jurnal ilmiah, laporan hasil penelitian, laporan tugas akhir yang tersebar dan tidak menyatu. Hal itu juga pernah dialami penulis saat menempuh seluruh mata kuliah tersebut. Oleh karena itu, berdasarkan pengalaman itu, penulis ingin membantu pembaca berlatih mengembangkan berbagai teori yang sangat berkaitan dengan MSDM. Banyak sekali teori MSDM yang sering digunakan oleh para mahasiswa, dosen, dan peneliti dalam mengembangkan model yang hendak diteliti. Melalui buku ini para pembaca disuguhkan teori tentang: (1) Budaya Organisasi, (2) Kompetensi, (3) Kepercayaan Diri, (4) Motivasi, (5) Komitmen Organisasi, (6) Pengembangan Karier, (7) Kinerja dan Produktivitas, (8) Kesejahteraan, (9) Ketekunan, (10) Pengawasan, (11) Pengambilan Keputusan, (12) Pendidikan dan Latihan, (13) Komunikasi Interpersonal, (14) Kepemimpinan, (15) Keadilan, (16) Kepuasan Kerja, (17) Konsep Diri, (18) Ketenangan Kerja/Lingkungan Kerja/Iklim Kerja, (19) Kerja sama, (20) Reward/Gaji, Pendapatan, Tunjangan, Reimunerasi, (21) Semangat Kerja, dan (22) Produktivitas, Buku Persembahan Penerbit PrenadaMediaGroup
BookOpen AccessMetadata saja
2018•Koleksi Perpustakaan
Sumber Daya manusia merupakan Human Capital oleh karena itu pelaksanaan MSDM harus dikaitkan dengan strategi organisasi untuk meningkatkan kinerja, mengembangkan budaya korporasi dengan mengetrapkan inovasi. Fungsi perusahaan adalah mengerahkan seluruh sumber daya (SDM) atau kemampuan internal untuk menghadapi kepentingan pasar. Kemampuan SDM merupakan competitive advantage dari perusahaan. Dengan demikian, dari segi sumber daya (SDM), strategi bisnis adalah mendapatkan added value yang maksimum yang dapat mengoptimumkan competitive advantage. Dalam menunjang keberhasilan pencapaian tujuan organisasi maka dibutuhkan SDM yang memiliki kemampuan, meliputi daya pikir dan daya fisik, untuk itu organisasi perlu melakukan pemilihan SDM yang handal yang dimulai dari penarikan, pengembangan, penilaian prestasi kerja, kompetensi dengan melakukan komunikasi baik verbal maupun non verbal dengan ditunjang pemberian kompensasi yang layak. Buku Manajemen Sumber Daya Manusia ini ditulis karena adanya dorongan bagi penulis untuk ikut membantu mahasiswa dan masyarakat umum untuk mempelajari seluk beluk tentang MSDM, walaupun buku-buku tentang MSDM sudah banyak ditulis oleh para pakar. Dalam buku ini pembahasan berkisar tentang MSDM (Pengadaan SDM, Kompensasi, Pengembangan, karir, Penilaian prestasi kerja, Globalisasi, K3, Sertifikasi Profesi) yang akan dibahas BAB per BAB Buku MSDM ini tentunya jauh dari sempurna, untuk itu kritik dan saran yang sifatnya membangun selalu penulis harapkan untuk menyempurnakan buku ini dalam edisi berikutnya juga ucapan terima kasih kepada segenap civitas akademika STP AMPTA Yogyakarta yang telah membantu segala sarana prasarana dalam penyusunan buku ini.