Profil penulis
RAHIM
20 karya publik ditemukan.
Identifikasi Keberadaan Makrodebris Di Sungai Kota Tarakan
Pencemaran makrodebris di sungai menjadi permasalahan lingkungan yang dapat menurunkan kualitas perairan serta berkontribusi terhadap pencemaran wilayah pesisir dan laut. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis dan menganalisis kepadatan makrodebris pada lima sungai di Kota Tarakan, yaitu Sungai Bandara, Sungai Karang Anyar, Sungai Selumit, Sungai Sebengkok, dan Sungai Pamusian. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengambilan sampel menggunakan jaring berukuran 10m2 yang dipasang melintang aliran sungai. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak tiga kali pengulangan pada setiap lokasi dengan interval 24 jam. Parameter yang diamati meliputi jenis, jumlah, komposisi, serta kepadatan makrodebris berdasarkan jumlah dan berat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 21 jenis makrodebris yang dikelompokkan ke dalam tujuh kategori, yaitu plastik, logam, kaca, kayu, kain, karet, dan kertas/kardus. Plastik merupakan kategori yang paling dominan dengan persentase sebesar 87%. Kepadatan jumlah tertinggi ditemukan di Sungai Bandara sebesar 13 item/m², sedangkan kepadatan berat tertinggi ditemukan di Sungai Pamusian sebesar 320,8 gram/m². Temuan ini menunjukkan bahwa aktivitas masyarakat di sekitar bantaran sungai berkontribusi terhadap keberadaan makrodebris sehingga diperlukan pengelolaan sampah yang lebih efektif untuk mengurangi pencemaran perairan.
Pengaruh work life balance dan flexible work arrangement terhadap kinerja pegawai non ASN dengan motivasi sebagai variabel mediasi pada dinas lingkungan hidup kota tarakan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work life balance dan flexible work arrangement terhadap kinerja pegawai dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi pada pegawai lapangan non-ASN di Dinas Lingkungan Hidup Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 200 orang. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa flexible work arrangement berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dan motivasi kerja. Work life balance juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai serta memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap motivasi kerja. Namun demikian, motivasi kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, hasil pengujian efek tidak langsung menunjukkan bahwa motivasi kerja tidak mampu memediasi hubungan antara flexible work arrangement maupun work life balance terhadap kinerja pegawai.
PENGARUH PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT, TUNTUTAN KERJA, DAN RESILIENSI TERHADAP KETERLIBATAN KERJA PADA APARATUR SIPIL NEGARA KELURAHAN DAN KECAMATAN DI KOTA TARAKAN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perceived organizational support, tuntutan kerja, dan resiliensi terhadap keterlibatan kerja pada Aparatur Sipil Negara (ASN) kelurahan dan kecamatan di Kota Tarakan. Studi ini dilakukan pada ASN kelurahan dan kecamatan di Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini merupakan penelitian eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada 170 responden, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Version 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived organizational support (POS) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keterlibatan kerja ASN kelurahan dan kecamatan di Kota Tarakan. Temuan ini menekankan pentingnya lingkungan kerja yang suportif di tingkat pemerintahan daerah, dimana ASN sering menghadapi beban administratif dan tuntutan pelayanan publik yang intens, sehingga peningkatan POS dapat menjadi strategi efektif untuk memotivasi karyawan agar lebih berdedikasi dan produktif. Tuntutan kerja memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap keterlibatan kerja ASN kelurahan dan kecamatan di Kota Tarakan. Temuan ini menyoroti kerentanan ASN di tingkat kelurahan dan kecamatan terhadap stressor lingkungan kerja yang tinggi, yang jika tidak dikelola dapat mengakibatkan kelelahan emosional dan penurunan motivasi, sehingga menghambat efisiensi organisasi pemerintahan daerah. Resiliensi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keterlibatan kerja ASN kelurahan dan kecamatan di Kota Tarakan. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan aspek psikologis dan kapasitas adaptif ASN menjadi salah satu kunci penting untuk mempertahankan keterlibatan kerja yang tinggi di tengah tuntutan kerja dan perubahan birokrasi yang dinamis di lingkungan pemerintah daerah Kota Tarakan.
IMPLEMENTATION OF THE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) MODEL TO ENHANCE EIGHTH-GRADE STUDENTS’ READING COMPREHENSION IN NARRATIVE TEXTS AT SMPN 7 TARAKAN
This research aimed to enhance students' reading comprehension of narrative texts through the implementation of the Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) learning model. This research used a Classroom Action Research (CAR) design conducted in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The research subjects were 32 students of class VIII-1 at SMP Negeri 7 Tarakan in the 2024/2025 academic year. The data were collected through reading comprehension tests and observation sheets of teacher and students' activities. The results showed an improvement in students' reading comprehension from Cycle I to Cycle II. In Cycle I, only 37% of students achieved the Learning Objective Achievement Criteria (KKTP) score of 74, which increased to 62% in Cycle II. Student activity increased from 92% to 96%, and teacher performance improved from 91% to 96%. The increase in student activity reflected higher engagement in key CIRC activities, including reading, group discussion, and writing. Teacher performance also improved as the CIRC steps were implemented more effectively, supporting students' engagement in reading activities. Thus, the CIRC model is effective in enhancing students' reading comprehension of narrative texts.
POLA DISTRIBUSI DAN KEPADATAN POPULASI Geloina sp DI KAWASAN MANGROVE KKMB KOTA TARAKAN
Pulau Tarakan, Kalimantan Utara, memiliki ekosistem mangrove yang menjadi habitat penting bagi berbagai biota, salah satunya Geloina sp yang mampu beradaptasi terhadap fluktuasi salinitas dan memanfaatkan bahan organik dari serasah mangrove. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola distribusi, kepadatan, serta hubungan panjang-berat Geloina sp sebagai dasar pengelolaan ekosistem mangrove berkelanjutan. Penelitian dilaksanakan dari bulan Maret-Mei 2025 menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan Teknik purposive sampling pada tiga area mangrove 9 ha (depan, tengah, dan belakang) dengan 30 plot transek kuadrat berukuran 5×5 m dan jarak antar area 30 m. Sampel dikumpulkan saat surut untuk menghitung kepadatan (ind/m²), pola distribusi dengan indeks Morisita, distribusi frekuensi ukuran cangkang, serta hubungan panjang-berat individu. Hasil penelitian menunjukkan vegetasi mangrove didominasi Rhizophora sp. dan Avicennia sp., dengan kepadatan tertinggi pada area depan (0,88 ind/m², 22 individu), diikuti area belakang (0,60 ind/m², 15 individu) dan tengah (0,48 ind/m², 12 individu). Hasil perhitungan Indeks Morisita (I = 0.9) menunjukkan bahwa pola distribusi Geloina sp di kawasan mangrove KKMB Kota Tarakan bersifat merata/seragam. Sebagian besar individu berukuran sedang (5,59–6,31 cm), dan hubungan panjang-berat mengikuti persamaan W = 0,3532·L³·¹⁹⁵⁷ (R² = 0,9041), menunjukkan pertumbuhan alometrik positif. Ekosistem mangrove KKMB mendukung keberadaan Geloina sp., namun kepadatannya masih rendah sehingga perlu pengelolaan berkelanjutan untuk meningkatkan populasi dan menjaga habitatnya.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN CONGESTIVE HEART FAILURE (CHF)
Prototipe Sistem Monitoring dan Peringatan Dini Potensi Longsor Berbasis Internet of things dengan Metode Fuzzy sugeno untuk Wilayah Rawan Longsor
Tanah longsor merupakan salah satu dari tiga bencana alam yang paling sering terjadi di Indonesia, dengan 291 kejadian tercatat sepanjang tahun 2020. Faktor-faktor seperti kelembapan tanah, kemiringan lereng, dan getaran menjadi pemicu utama terjadinya longsor. Penelitian ini mengembangkan sistem monitoring dan peringatan dini potensi longsor berbasis IoT dengan metode Fuzzy Sugeno yang efektif dalam mendeteksi potensi longsor. Hasil kalibrasi menunjukkan tingkat keakuratan sensor yang tinggi, dengan sensor kemiringan (MPU6050) memiliki akurasi 99,72%, sensor kelembapan tanah (YL-69) 100%, dan sensor getaran (SW-420) 100%. Sistem ini mengintegrasikan ketiga sensor tersebut yang terhubung dengan aplikasi Blynk untuk pemantauan real-time, memungkinkan akses data secara cepat dan akurat. Pengujian dilakukan dengan membuat tanah berlapis tiga, yaitu aluvial, laterit, dan gambut, serta mensimulasikan berbagai kondisi seperti kemiringan hingga 60°, kelembapan mencapai 70%, dan pemberian getaran untuk menguji respons sistem terhadap perubahan lingkungan. Data hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor berfungsi dengan baik dalam mendeteksi potensi longsor, sementara logika Fuzzy Sugeno mampu mengidentifikasi tingkat bahaya dengan efektivitas 100% berdasarkan parameter kemiringan, kelembapan, dan getaran tanah. Sistem ini juga berhasil mengirim data secara real-time ke aplikasi Blynk dan memberikan notifikasi bahaya yang dapat diterima langsung oleh perangkat mobile, sehingga memungkinkan respons cepat terhadap kondisi darurat. Selain itu, sistem peringatan dini yang menggunakan buzzer terbukti akurat dan responsif, dengan efektivitas mencapai 100%, memberikan sinyal peringatan yang jelas saat kondisi berbahaya terdeteksi. Keseluruhan hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini efektif dan dapat diandalkan untuk memantau perubahan kondisi tanah serta memberikan peringatan dini terhadap potensi longsor, sehingga dapat berkontribusi dalam mitigasi risiko bencana di wilayah rawan longsor.
Studi Pengembangan Apikultur di Kabupaten Tana Tidung
a
KAJIAN PENGOLAHAN TAMBAK TRADISIONAL DI PULAU TIAS DESA TANJUNG BUKA KABUPATEN BULUNGAN
Kajian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengolahan tambak tradisional di Pulau Tias, Desa Tanjung Buka, Kabupaten Bulungan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif melalui observasi lapangan, wawancara dengan petambak, dan analisis data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas tambak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas tambak, di mana tambak yang lebih luas cenderung memiliki hasil yang lebih tinggi. Luasan tambak di Pulau Tias berkisar 5-35 ha/petak. Hasil produksi tambak yang paling tinggi yaitu tambak pak Herman dengan luas tambak 35 ha sebanyak dua ton untuk hasil udang dan tujuh ton untuk hasil ikan bandeng, yang kedua pak H. Ansar dengan luas tambak 13 ha sebanyak 500kg dan untuk hasil udang tujuh ton untuk hasil ikan bandeng, yang ketiga pak Artan dengan luas tambak 7 ha sebanyak 500kg untuk hasil udang dan lima ton untuk hasil ikan bandeng. Selain itu, faktor-faktor lain seperti kualitas air, jenis bibit yang digunakan, teknik pemeliharaan, dan penanganan hama juga memainkan peran penting dalam menentukan hasil akhir budidaya.
ANALISIS TINGKAT KESELAMATAN LALU LINTAS PADA PERSIMPANGAN DENGAN METODE TRAFFIC CONFLICT TECHNIQUE (TCT) STUDI KASUS: JALAN SEI.SESAYAP - JALAN SEI.MAHAKAM KOTA TARAKAN
.
Analisis pengaruh komposisi polyethylene terephthalate (PET) terhadap kekuatan mekanik material komposit
Sampah plastik ini bisa didaur ulang biasanya banyak ditemukan pada kemasan makanan dan minuman. Penelitian ini bertujuan sebagai pemanfaatan limbah plastik PET (Polyethylene terephthalate) body botol plastik air mineral menjadi komposit untuk mengetahui pengaruh komposisi terhadap kekuatan mekanik. Komposisi filler yang digunakan yaitu sekitar 20, 25, 30 (%) serat dari PET body botol plastik dengan matriks sekitar 100 (%) resin epoxy. Penggunaan filler diiringi pengurangan matriks yang digunakan dari 100% epoxy. Spesimen H (20%) nilai kekerasan 60 shore D, pada proses pengujian impak energi serap sebesar 2,17 joule dan ketangguhan impak sebesar 0.013 J/mm2, pada spesimen I penambahan PET (25%) nilai kekerasan 72 shore D, energi serap sebesar 1,41 joule dan ketangguhan impak sebesar 0.008 J/mm2, spesimen J (30%) semakin banyak penggunaan serat PET energi serap sebesar 0.305 joule dan ketangguhan impak 0.001 J/mm2.
IMPROVING STUDENT'S SPEAKING SKILL BY USING COMMUNTY LANGUAGE LEARNING APPROACH AT EIGHTH GRADE SMP N 10 TARAKAN
Community Language Learning is a method where the teacher becomes a counsellor in the classroom, so that the relationship between teacher and students is more towards the practice of English in the classroom. The purpose of this study is to improve students' English-speaking skills by using the Community Language Learning method in the eighth grade of SMP N 10 Tarakan and to describe students' responses related to the use of the method. This study used Classroom Action Research design consisting of two cycles and each cycle had four meetings, and involved 25 students of class VIII - 4. The research data were obtained from observation data, interviews and students' speaking test results. The data were analyzed qualitatively by using descriptive statistics and qualitatively by thematic analysis. The results showed that in the first cycle students who scored above the KKM were 44% of the total students and for the second cycle it increased by 84% of the total number of students. The challenges in using the community language learning method are: teacher and student readiness, teaching media and evaluation of students' speaking ability due to limited time allocation conditions. Keywords: Speaking Skill
Faktor-Faktor Budaya Organisasi yang Berhubungan dengan Penerapan Surgical Safety checklist (SSC) di Kamar Operasi RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan
Kamar operasi merupakan bagian paling sering memiliki masalah dalam keselamatan pasien. Kesalahan yang terjadi di ruang operasi akan berimbas pada terjadinya komplikasi, kecacatan ataupun ancaman jiwa. Penggunaan surgical safety checklist yang merupakan salah satu prosedur keselamatan pasien di kamar operasi. Penerapan surgical safety checklist di kamar operasi bisa dipengaruhi banyak faktor. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor budaya organisasi yang berhubungan dalam penerapan surgical safety checklist di kamar operasi RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan. Penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan desain penelitian menggunakan metode survey dengan pendekatan studi cross sectional. Sampel yang dgunakan adalah total sampling sebanyak 56 orang responden di kamar operasi RSUD dr. H Jusuf SK Tarakan. Variabel independennya adalah budaya organisasi meliputi komunikasi, pelatihan dan pengembangan, pengambilan risiko, pengambilan keputusan, praktik manajemen, reward dan kerja sama. Variabel dependennya adalah penerapan surgical safety checklist. Data penelitian diperoleh dengan cara menggunakan kuesioner dan hasilnya diolah dengan aplikasi pengolahan data statistik dengan analisis kendall’s tau-b. Hasil peneltian untuk variabel budaya organisasi hanya pada komunikasi yang berhubungan dengan penerapan surgical safety checklist surgical safety checklist dengan nilai sig 2 tailed 0,05, sedangkan yang lainya nilai sig 2 tailed > 0,05 yang artinya tidak ada hubungan. Untuk penerapan surgical safety checklist sebagian besar sudah sangat patuh dengan nilai persentase penerapan 58,9%.
Analisis Pengaruh Perubahan Beban Terhadap Putaran dan Daya Masuk Motor Induksi 3 Fasa Rotor Belitan
Motor induksi 3 fasa merupakan salah satu jenis motor yang sangat umum digunakan di berbagai industri karena memiliki keunggulan dalam hal biaya, dimensi, dan daya tahan. Meskipun memiliki keunggulan signifikan seperti torsi tinggi dan efisiensi yang baik, motor ini tetap rentan terhadap beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kinerjanya, dengan perubahan beban dan beban lebih menjadi salah satu penyebab utama. Beban lebih dapat terjadi akibat kelebihan beban pada sistem, kurangnya pemeliharaan, atau kondisi area yang kurang ideal. Dampak dari beban lebih ini dapat menyebabkan penurunan efisiensi dan torsi pada motor induksi 3 fasa, berpotensi merugikan kinerja keseluruhan sistem. Penelitian ini fokus pada penggunaan beban pengereman sebagai bentuk uji beban. Metode yang diterapkan melibatkan pengukuran dan perhitungan, yang secara otomatis melakukan perhitungan dan menampilkan output seperti slip, daya input, torsi induksi, daya output, dan efisiensi. Berdasarkan hasil penelitian ini di variasi beban yang diberikan mempengaruhi nilai torsi pada motor yaitu peningkatan torsi motor saat beban dinaikkan secara berkala saat beban pada posisi 75% 0.857 Nm, 100% 0,947 Nm dan 125% sebesar 0,936Nm. Nilai slip motor masing-masing pada beban 75%,100% dan 125% 9,3%,10,8% dan 12% . Sedangkan nilai daya input atau daya masuk motor pada 75% 530,6 Watt pada 100% 587,54 Watt, dan pada beben 125% 623,57 Watt. sedangkan nilai efisiensi pada motor posisi 75% nilai efisiensinya 23,23% pada 100% sebesar 22,77 dan pada beban lebih 125% sebesar 20,85%. Dari data yang telah di teliti dapat di lihat bahwa nilai daya masuk kan terus meningkat berdasarkan nilai beban yang dinaikkan,dan nilai slip pada motor semakin besar dan efisiensi terbaik pada motor yang di teliti terdapat pada saat motor bekerja pada beban 75%. .
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.Y DI PUSKESMAS KARANG REJO
Pelayanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir yang berkualitas membutuhkan tenaga kesehatan terampil yang didukung oleh ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai. Sebagai bidan diharapkan mampu memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif dan berkesinambungan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, dan perawatan bayi baru lahir. Kesehatan dan kelangsungan hidup ibu dan bayi sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor dalam pelayanan kebidanan, termasuk asuhan kebidanan yang diberikan oleh bidan. Oleh karena itu asuhan komprehensif yang diberikan pada Ny. Y G6P5A0 adalah dengan melakukan kunjungan Antenatal Care sebanyak 6 kali pada usia kehamilan 37 minggu 4 hari. Asuhan yang dilakukan pada persalinan pada tanggal 17 Mei 2022 pukul 21.10 WITA. Usia kehamilan 39 minggu 3 hari, Pada kala I, II, III, IV, tidak ditemukan celah dan berjalan normal. Ibu Y berjalan normal mulai dari kunjungan 6 jam terhitung tanggal 18 Mei 2022. Pada asuhan nifas dilakukan 1 kali kunjungan dan tidak ditemukan masalah. Tanda vital, proses involusi, tinggi fundus uteri, kontraksi uterus, proses laktasi, dan pengeluaran lochea, selama nifas berjalan secara fisiologis tidak ada celah. Perawatan bayi baru lahir dilakukan 3 kali kunjungan dan tanpa adanya identifikasi masalah, serta dilakukan untuk menjaga bayi tetap hangat, melakukan IMD dan melakukan imunisasi awal yaitu HB0. Pengamatan pada bayi baru lahir dilakukan mulai 1 jam setelah lahir hingga 11 hari. Bayi lahir berjenis kelamin perempuan dengan berat badan normal 3.700 gram, panjang badan spontan 50 cm, dan tidak ditemukan komplikasi.
Pengaruh Kecerdasan Emosional, Stress Kerja dan Kepuasan Kerja Terhadap Komitmen Organisasi Pada Pegawai ASN kelurahan Kota Tarakan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional, stress kerja dan kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi pegawai ASN kelurahan Kota Tarakan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan melakukan pengumpulan data menggunakan metode angket atau kuesioner. Pada penelitian ini metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purpose sampling dengan menggunakan teknik sampel jenuh. Sampel dalam penelitian ini yaitu pegawai asn yang bekerja di kantor kelurahan Kota Tarakan sebanyak 155 pegawai. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas, regresi linear berganda, uji asumsi klasik dengan menggunakan uji normalitas, uji multikolonieritas, uji heterokedatisitas dan uji autokorelasi, pengujian hipotesis, uji parsial (uji t), uji kelayakan model (uji f), serta uji analisis koefisien determinasi (R2) menggunakan IBM SPSS 22. Adapun hasil pada penelitian ini menunjukan bahwa kecerdasan emosional berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi, stress kerja berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap komitmen organisasi dan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi pegawai asn kelurahan Kota Tarakan.
ANALISIS PENDAPATAN DAN FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP ALIH FUNGSI LAHAN TANAMAN KAKAO MENJADI TANAMAN KELAPA SAWIT DI KECAMATAN SEBATIK TIMUR KABUPATEN NUNUKAN
Tanaman perkebunan kakao dan kelapa sawit merupakan komoditas unggulan dari subsektor perkebunan yang ada di Indonesia. Terjadinya penurunan luas ladi Kecamatan Sebatik Timur Kabupaten Nunukan, menganalisis perbedaan pendapatan antara usahatani kakao dan kelapa sawit serta perbedaan pendapatan antara usahatani kakao sebelum beralih fungsi dan setelah beralih fungsi ke kelapa sawit diKecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan dan menganalisis faktor-faktor apa saja yang berpengaruh terhadap alih fungsi lahan kakao menjadi kelapa sawit diKecamatan Sebatik timur, Kabupaten Nunukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini terbagi menjadi dua, yaitu metode pengambilan sampel menggunakan kombinasi Puprposive Sampling dan Convenience Sampling. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif, pendapatan dan regresi logistik biner. Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata pendapatan petani kakao lebih rendah dari pada rata-rata pendapatan petani kelapa sawit. Terdapat perbedaan yang nyata antara pendapatan sebelum dan sesudah beralih fungsi dari kakao menjadi kelapa sawit, yaitu dari rata-rata Rp.18.176.995 menjadi Rp. 40.695.240. Terdapat dua faktor yang secara signifikan berpengaruh terhadap keputusan petani dalam melakukan alih fungsi lahan yaitu, luas lahan dan serangan hama dan penyakit. Sedangkan, faktor yang secara signifikan tidak berpengaruh terhadap keputusan petani dalam melakukan alih fungsi lahan adalah usia, tingkat Pendidikan dan pendapatan.
Pengaruh model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VIII SMP Muhammadiyah 2 Tarakan
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP MUHAMMADIYAH 2 TARAKAN (Studi Eksperimen di kelas VIII-A dan VIII-C SMP Muhammadiyah 2 Tarakan) Lulita Rahim, Eka Widyawati Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Borneo Tarakan, Indonesia Email: [email protected] Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimential Design dengan desain penelitian posttest only control desain. Variabel bebas penelitian ini adalah model pembelajaran Creative Problem Solving dan variabel terikat pada penelitian ini adalah kemampuan pemahaman konsep matematika siswa. Populasi a pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 2 Tarakan. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling dan didapatkan sampel yaitu kelas VIII-C sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 22 siswa dan kelas VIII-A sebagai kelas kontrol dengan jumlah 21 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan tes pemahaman konsep matematika siswa (posttest). Data dianalisis menggunakan analisis statistika dengan bantuan software SPSS versi 23.0 for windows. Hasil analisis statistika deskriptif menunjukkan bahwa skor rata-rata pencapaian kemampuan pemahaman konsep matematika siswa pada kelas eksperimen adalah 76,95 dan pada kelas kontrol adalah 64,76 . Hasil analisis statistika inferensial untuk kemampuan pemahaman konsep matematika siswa menggunakan uji independent sampel t-test dengan taraf signifikan 5% (α = 0,05) diperoleh p-value sebesar 0,02019 sehingga H0 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa skor rata-rata kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang diberikan perlakuan menggunakan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) lebih tinggi secara signifikan dari skor rata-rata kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang diberikan penerapan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas VIII-A SMP Muhammadiyah 2 Tarakan atau model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) berpengaruh terhadap kemampuan pemmahaman konsep matematika
KAJIAN KANDUNGAN AMONIAK PADA MEDIA PEMELIHARAAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) MENGGUNAKAN SISTEM AKUAPONIK TANAMAN KANGKUNG (Ipomoea aquatica) DENGAN KEPADATAN BERBEDA
ABSTRAK Ikan Nila (Oreochromis niloticus) salah satu ikan air tawar yang mendapat perhatian cukup besar dari pemerintah yang diharapkan dapat menyumbang peningkatan produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penurunan kadar amoniak pada sistem akuaponik dengan menggunakan kepadatan kangkung yang berbeda untuk perbaikan kualitas air. Penelitian terdiri dari tiga perlakuan, yaitu perlakuan kontrol, akuaponik kepadatan 20 rumpun kangkung dan akuaponik kepadatan 40 rumpun kangkung. Hasil pengukuran konsentrasi amoniak pada perlakuan kontrol sebesar 0,504 mg/L, perlakuan akuaponik kepadatan 20 rumpun kangkung sebesar 0,343 mg/L dan perlakuan akuaponik kepadatan 40 rumpun kangkung sebesar 0,272 mg/L. sedangkan untuk pengukuran parameter lainnya, meliputi suhu berkisar 25-28oC, oksigen terlarut (DO) berkisar 3.5-5.7 mg/L, pH berkisar 7.6-8.0 dan nitrit berkisar 0.20-1.30 mg/L. Pertumbuhan bobot dan panjang ikan tertinggi diperoleh pada perlakuan akuaponik dengan kepadatan 40 rumpun kangkung, yaitu sebesar 9.2 g dan 3.4 cm. Nilai pertumbuhan kangkung berkisar 9.74-9.82 cm. Penurunan kadar amoniak dengan kepadatan rumpun kangkung yang berbeda sangat efektif untuk memperbaiki mutu kualitas air.