IDA MUSLIMAH
2025 · Thesis · Open Access
Salah satu upaya untuk meningkatkan keterampilan membaca pada kelas rendah adalah dengan menggunakan media pembelajaran yang menarik. Media yang digunakan dalam penelitian ini adalah media Flash card yaitu kartu kecil yang berisi gambar/ teks yang mengingatkan siswa kepada suatu materi pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan pada siswa kelas II-A dengan menerapkan media Flash card suku kata. Jenis penelitian yang digunakaan yaitu penelitian dan pengembangan atau research and development dengan menggunakan model ADDIE. Subjek yang digunakan yaitu kelas II-A(kelas eksperimen) dan II-B (kelas kontrol) yang berjumlah masing- masing 28 siswa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan penerapan media Flash card dapat meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Flash card yang dikembangkan memiliki kelayakan yang baik berdasarkan validasi dari ahli media, materi, dan bahasa. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 97%, ahli bahasa 80%, dan ahli materi 80% yang menunjukan bahwa media Flash card sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. kepraktisan berdasarkan angket respon guru dan siswa. Hasil yang diperoleh dari angket respon guru sebesar 100% dan angket respon siswa sebesar 96% yang menunjukan bahwa media Flash card sangat praktis digunakan dalam proses pembelajaran. Pada keefektifan diperoleh dalam uji mann whitney memperoleh nilai sig (2-tailed) sebesar 0,012 yang artinya media Flash card efektif digunakan dalam proses pembelajaran. Dengan menggunakan media Flash card, diharapkan siswa dapat lebih aktif dan terlibat dalam pembelajaran, serta lebih mudah memahami materi suku kata. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan media pembelajaran yang inovatif dan efektif, serta meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas II SD.
MUH. RIFAL
2025 · Thesis · Open Access
Pemahaman konsep matematika siswa yang rendah menjadi salah satu permasalahan dalam pembelajaran, yang ditunjukkan oleh ketidaksesuaian antara jawaban dengan tingkat keyakinan siswa dalam menyelesaikan soal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kemampuan berpikir kritis dengan Certainty of Response Index (CRI) siswa SMK Paguntaka Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional yang melibatkan seluruh siswa SMK Paguntaka Tarakan tahun ajaran 2025/2026 yang berjumlah 19 orang sebagai sampel dengan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan berpikir kritis yang mencakup indikator interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi, serta dilengkapi dengan skala CRI dengan rentang skor 0–5. Data yang diperoleh dianalisis melalui statistik deskriptif dan statistik inferensial, dengan uji prasyarat normalitas menggunakan Shapiro-Wilk, serta pengujian hipotesis menggunakan korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen memiliki reliabilitas tinggi dengan nilai Alpha Cronbach's sebesar 0,747. Hasil analisis menunjukkan bahwa 73,7% siswa termasuk dalam kategori kemampuan berpikir kritis sedang. Selain itu, terdapat hubungan positif dan signifikan antara kemampuan berpikir kritis dengan CRI, ditunjukkan oleh nilai r_(s hitung)=0,649>r_(s tabel)=0,460. Koefisien determinasi yang diperoleh sebesar R^2=0,539, yang mengindikasikan bahwa kemampuan berpikir kritis berkontribusi sebesar 53,9% terhadap variasi nilai CRI. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi kemampuan berpikir kritis siswa, maka semakin tinggi pula tingkat keyakinannya terhadap kebenaran jawaban dalam menyelesaikan soal matematika, sehingga penting bagi guru untuk memperkuat kemampuan berpikir kritis dalam proses pembelajaran matematika melalui pendekatan yang mendorong siswa berpikir logis, mengevaluasi strategi penyelesaian, dan menarik kesimpulan yang tepat.
EVA YOLANDA GAZALI
2025 · Thesis · Open Access
KHAIRUL AZHAR
2025 · Thesis · Open Access
Pertumbuhan kebutuhan energi listrik yang terus meningkat mendorong perlunya optimalisasi operasi sistem tenaga listrik melalui pendekatan Dynamic Economic Dispatch (DED). Integrasi pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) sebagai sumber energi terbarukan dinilai efektif dalam menekan biaya operasional dan emisi karbon. Ketidakpastian output daya dari energi angin menjadi tantangan dalam menjaga kestabilan sistem dan efisiensi penjadwalan pembangkit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh integrasi PLTB terhadap performa DED dengan menggunakan metode Quadratic Programming pada dua sistem yaitu IEEE 30 Bus dan sistem Jawa-Bali 500 kV. Metode ini diimplementasikan dalam perangkat lunak GAMS dengan memanfaatkan solver CONOPT untuk menyelesaikan masalah optimasi dengan mempertimbangkan batasan kapasitas, ramp rate, dan keseimbangan daya selama 24 jam. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pada sistem IEEE 30 Bus, total daya optimal selama 24 jam tanpa integrasi PLTB sebesar 6.131,972 MW dengan total biaya operasional $20.328,85. Setelah integrasi PLTB, daya optimal menurun menjadi 4.039,708 MW dengan penurunan biaya menjadi $13.764,94. Pada sistem Jawa-Bali 500 kV, total beban tanpa PLTB sebesar 793.155,38 MW berkurang menjadi 377.295,48 MW setelah integrasi PLTB, dengan penurunan signifikan pada emisi dan biaya operasional. Hasil ini membuktikan bahwa integrasi PLTB dalam DED mampu meningkatkan efisiensi ekonomi dan keberlanjutan sistem tenaga listrik.
A. SAPUTRI P. DANDING
2025 · Thesis · Open Access
NUR SAFARIA TAMARA
2025 · Thesis · Open Access
Petir dapat menimbulkan kerusakan pada bangunan, sehingga diperlukan sistem penangkal petir sebagai upaya perlindungan. Sistem penangkal petir terdiri atas dua jenis, yaitu sistem eksternal dan internal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem penangkal petir eksternal pada Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan dengan menggunakan metode sudut proteksi. Analisis dilakukan dengan perhitungan teknis serta ilustrasi hasil menggunakan perangkat lunak AutoCAD menunjukkan bahwa metode sudut proteksi mampu melindungi seluruh bangunan. Hasil pengukuran nilai tahanan tanah setelah paralel elektroda diperole h sebesar 2,47 Ω, yang telah memenuhi standar ketentuan. Berdasarkan metode sudut proteksi, tingkat proteksi bangunan berada pada kategori IV dengan sudut proteksi 55°, menghasilkan radius perlindungan sebesar 32,77 m dengan cakupan area keseluruhan 65,54 m. Hasil evaluasi membuktikan sistem penangkal petir eksternal pada gedung Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan telah sesuai standar dan efektif dalam melindungi bangunan dari sambaran petir.
ALBERT FREDRICK
2025 · Thesis · Open Access
A
ELIKA TAMMU SARAMBU
2025 · Thesis · Open Access
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang Menganalisis Sistem Pengendalian Internal Persediaan Barang Dagang (Studi Kasus Pada Konter Sigma Cell Kota Tarakan). Penelitian ini adalah menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik dalam pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, dokumentasi, dengan menggunakan metode internal control questionnaires/Metode Kontrol Survei internal atas unsur-unsur pengendalian internal yang terdiri dari: 1) struktur organisasi yang memisahkan tanggung jawab fungsional secara tegas, 2) sistem otorisasi dan prosedur pencatatan, 3) praktik yang sehat, 4) karyawan yang mutunya sesuai dengan tanggung jawabnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal persediaan yang diterapkan Konter Sigma Cell Kota Tarakan cukup baik. Namun ada beberapa yang tidak sesuai dengan unsur-unsur pengendalian internal menurut teori karena kurangnya pemisahan tanggung jawab fungsional yang kurang serta beberapa dokumen tidak memiliki informasi yang jelas. Kata Kunci: Sistem pengendalian internal, Persediaan Barang, Internal Control Questionnaires.
CHRISTIN NATALIA
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan harga pokok produksi pada UMKM Batik Anggun Luasau serta mengevaluasi kesesuaian metode yang digunakan dengan pendekatan Job Order Costing. UMKM Batik Anggun Luasau merupakan usaha mikro yang memproduksi berbagai jenis batik, dengan salah satu produk utamanya adalah batik cap. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi, ditemukan bahwa perhitungan HPP yang dilakukan oleh UMKM ini belum mencakup seluruh komponen biaya produksi, melainkan hanya memperhitungkan biaya bahan baku dan tenaga kerja langsung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Data yang dianalisis meliputi biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, serta biaya overhead pabrik baik yang bersifat variabel maupun tetap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan HPP yang dilakukan oleh UMKM Batik Anggun Luasau menghasilkan nilai yang lebih rendah dibandingkan dengan perhitungan menggunakan metode Job Order Costing. Perbedaan tersebut disebabkan oleh belum dimasukkannya seluruh elemen biaya produksi, khususnya biaya overhead pabrik kedalam perhitungan harga pokok produksinya. Perbedaan perhitungan harga pokok produksi tersebut berpengaruh pada harga jual, dimana dengan metode job order costing menghasilkan harga jual yang lebih tinggi dari pada metode yang dilakukan oleh UMKM Batik Anggun Luasau.
WAHID
2025 · Thesis · Open Access
Hiu martil (Sphyrna lewini) merupakan salah satu spesies Elasmobranchii yang memiliki bentuk kepala pipih dan melebar menyerupai martil, yang berfungsi sebagai alat bantu navigasi dan pencarian mangsa. Perairan Kota Tarakan, Kalimantan Utara, merupakan wilayah strategis yang terletak di antara Laut Sulawesi dan Selat Makassar dengan karakteristik oceanografi yang dinamis, menjadikannya habitat potensial bagi berbagai jenis hiu, termasuk S. lewini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakter morfometrik, meristik, dan pola pertumbuhan hiu martil (S. Lewini) yang didaratkan di PPI Lingkas Kota Tarakan. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan selama 30 hari di kawasan PPI Lingkas yang didaratkan oleh nelayan alat tangkap pukat hela (trawl). Parameter morfometrik yang diamati meliputi panjang total (TL), panjang fork (FL), lebar kepala, dan tinggi badan, sementara parameter meristik mencakup jumlah sirip, gigi, dan lubang insang. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa panjang total hiu martil berkisar antara 55–80 cm dengan rata-rata 64,63 cm. Rasio TL:FL sebesar 1:0,76 dan proporsi lebar kepala sekitar 23% dari TL menunjukkan morfologi khas yang mendukung peran ekologis sebagai predator pelagis. Karakter meristik pada semua individu menunjukkan pola yang konsisten, yakni 2 sirip punggung, 2 sirip dada, 2 sirip perut, 1 sirip dubur, 1 sirip ekor, dan 5 pasang lubang insang. Analisis hubungan panjang-berat menunjukkan perbedaan pola pertumbuhan, dengan jantan cenderung isometrik dan betina menunjukkan pertumbuhan allometrik negatif, mencerminkan adanya dimorfisme seksual serta perbedaan strategi adaptasi ekologis dan reproduksi. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi acuan ilmiah dalam mendukung upaya konservasi dan pengelolaan sumberdaya hiu martil secara berkelanjutan, khususnya di wilayah perairan Kalimantan Utara.
NUR SAFARIA TAMARA
2025 · Thesis · Open Access
MUHAMMAD DIEN ARDYANSYAH
2025 · Thesis · Open Access
Ikan hiu lumpur (Hemigaleus microstoma) dari famili Hemigaleidae merupakan predator puncak yang berperan penting dalam ekosistem laut Indo-Pasifik Barat. Spesies ini memiliki nilai komersial tinggi namun berstatus "Vulnerable" menurut IUCN akibat penangkapan berlebih dan degradasi habitat. Kajian biologi ikan hiu di Indonesia masih terfokus pada aspek pemanfaatan, sementara studi morfometrik dan meristik masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik morfometrik, meristik, dan pola pertumbuhan ikan hiu lumpur yang didaratkan di Pos Pembelian Ikan Lingkas, Kota Tarakan. Metode peneltiian menggunakan deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan metode survei di lapangan sebanyak 8 kali. Penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling. Data yang di ambil berupa data morfometrik, meristik, panjang total, berat total, dan jenis kelamin. Hasil penelitian dilakukan sebanyak 30 sampel (23 jantan, 7 betina) dianalisis dengan menggukan metode morfometrik, meristik, penentuan jenis kelamin dan hubungan panjang-berat. Panjang total jantan berkisar 53–94 cm (Standar deviasi /SD = 71,00 ± 11,37 cm) dengan berat kisaran 0,7–3,8 kg (SD = 1,57 ± 0,70 kg). Ikan hiu jenis kelamin betina memiliki panjang berkisar 56–96 cm (SD = 69,14 ± 12,88 cm) dengan berat 1,1 – 4 kg (SD = 1,77 ± 1,03 kg). Karakter meristik relatif homogen pada kedua jenis kelamin, kecuali jumlah baris gigi jantan lebih tinggi pada betina. Hasil menunjukkan pola pertumbuhan alometrik negatif dengan pertambahan panjang lebih cepat dari pertumbuhan berat. Temuan ini memberikan data dasar biologi yang penting untuk pengelolaan berkelanjutan dan strategi konservasi ikan hiu lumpur di perairan Kalimantan Utara. Kata kunci: H. microstoma, identifikasi, meristik, morfometrik, pola pertumbuhan
YUDI DIAN FADHILAH
2025 · Thesis · Open Access
A
SELVIA MAHARANI
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode Cost Volume Profit (CVP) sebagai alat perencanaan laba pada UMKM Bakpao Suka-Suka selama Januari–Desember 2024. Analisis mencakup Contribution Margin (CM), Contribution Margin Ratio (CMR), Break Even Point (BEP), Margin of safety (MoS), dan target laba, baik secara total maupun per varian rasa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus berdasarkan data penjualan, biaya, dan laba yang diharapkan. Hasil penelitian menunjukkan adanya fluktuasi penjualan bulanan dan perbedaan kinerja antar varian rasa. Rasa ayam memberikan kontribusi margin tertinggi dan secara konsisten melampaui BEP, sedangkan rasa kacang hijau beberapa kali mencatat hasil negatif akibat rendahnya volume penjualan. Margin of safety tertinggi diperoleh pada varian ayam di bulan Desember ketika penjualan mencapai puncaknya, yang menunjukkan tingkat keamanan usaha paling besar. Untuk mencapai stabilitas keuangan, UMKM menetapkan target laba sebesar 30% dari kerugian sebelumnya, yang memerlukan penjualan lebih tinggi di bulan-bulan berikutnya. Kesimpulannya, metode CVP efektif sebagai alat perencanaan laba karena mampu menggambarkan hubungan penjualan, biaya, dan laba serta membantu mengidentifikasi varian produk menguntungkan.
DWI RISKY OKTAVIA
2025 · Thesis · Open Access
FAHRUL REZA PAHLEVI
2025 · Thesis · Open Access
Untuk mengetahui kondisi sistem tenaga listrik, umumnya dilakukan simulasi aliran daya. Melalui simulasi ini, berbagai parameter dalam sistem tenaga listrik dapat dijelaskan, seperti rugi-rugi daya dan jatuh tegangan. Pada penelitian ini menggunakan metode newton raphson pada perangkat lunak ETAP versi 19.0.1 untuk salinan sistem jaringan distribusi listrik di PT. PLN (Persero) UP3 Singkawang pada penyulang Kartini 20 kV. Hasil simulasi menunjukkan bahwa total rugi-rugi daya aktif sebesar 0,010 kW dan rugi-rugi daya reaktif adalah 0,029 kVAr. Mengenai jatuh tegangan tertinggi juga terjadi pada kabel kedua, yaitu sebesar 0,19 kV, kemudian untuk nilai jatuh tegangan terendah pada kabel keenam puluh delapan dengan nilai 0,0001 kV, sehingga untuk rata-rata jatuh tegangan sebesar 0,0144 kV. Hal ini dapat disebabkan karena kabel terlalu panjang. Nilai-nilai tersebut masih berada dalam batas toleransi atau standar yang ditetapkan oleh PT. PLN.
FAJAR ADI CANDRA
2025 · Thesis · Open Access
ANGELINA BINTI JABBAR
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan harga pokok produksi (HPP) menggunakan metode full costing dan variable costing dalam penetapan harga jual pada UMKM Bakpao Suka-Suka di Kota Tarakan. Latar belakang penelitian ini adalah masih digunakannya metode perhitungan sederhana oleh UMKM tersebut, yang hanya memasukkan biaya bahan baku dan tenaga kerja, tanpa memperhitungkan biaya overhead pabrik, sehingga penetapan harga jual kurang akurat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menghitung HPP berdasarkan kedua metode dan menentukan harga jual menggunakan metode cost plus pricing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan HPP dengan metode full costing menghasilkan nilai yang lebih tinggi dibandingkan metode variable costing karena mencakup semua biaya tetap dan variabel. Perbedaan ini berpengaruh pada penetapan harga jual, di mana metode full costing menghasilkan harga jual lebih tinggi namun memberikan gambaran biaya yang lebih lengkap, sedangkan metode variable costing menghasilkan harga jual lebih rendah dan cocok untuk keputusan jangka pendek. Temuan ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi pelaku usaha dalam memilih metode perhitungan HPP (Harga Pokok Produksi) yang tepat guna meningkatkan akurasi penetapan harga jual dan daya saing produk.
AMANDA PUTRI SALSABILA LUBIS
2025 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kinerja pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bulungan berdasarkan ketentuan dalam Permendagri Nomor 19 Tahun 2016. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi yang difokuskan pada tahapan pengadaan, penggunaan, penatausahaan, pemanfaatan, serta pengamanan dan pemeliharaan BMD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan BMD di lingkungan BKAD Kabupaten Bulungan telah dilaksanakan sesuai dengan regulasi yang berlaku dan didukung oleh penggunaan aplikasi SIMDA-BMD. BKAD secara berkala melaksanakan inventarisasi, rekonsiliasi data, serta evaluasi untuk menjamin efektivitas dan akuntabilitas pengelolaan. Namun demikian, masih ditemukan sejumlah kendala, seperti keterlambatan pengembalian aset oleh pegawai yang telah berpindah satuan kerja, permasalahan teknis pada pembaruan aplikasi, serta pemahaman yang belum merata terhadap perubahan kode rekening. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengelolaan BMD di BKAD Kabupaten Bulungan telah berjalan cukup efektif dan transparan, meskipun masih diperlukan peningkatan di aspek efisiensi dan kepatuhan administratif. Abstract This study aimed to assess the performance of Regional Property Management (BMD) at the Regional Financial and Assets Agency (BKAD) of Bulungan Regency based on the provisions of the Minister of Home Affairs Regulation Number 19 of 2016. This study uses a qualitative method with a case study approach. Data were obtained through interviews, observations, and documentation techniques focused on the stages of procurement, use, administration, utilization, and security and maintenance of BMD. The study results indicated that BMD management within the BKAD of Bulungan Regency has been implemented in accordance with applicable regulations and is supported by the use of the SIMDA- BMD application. The BKAD regularly conducts inventories, data reconciliations, and evaluations to ensure management effectiveness and accountability. However, several obstacles were still found, such as delays in the return of assets by employees who have moved work units, technical problems in application updates, and uneven understanding of changes in account codes. Thus, BMD management at the BKAD of Bulungan Regency has been quite effective and transparent, although improvements are still needed in the aspects of efficiency and administrative compliance.
AFSARIDAH
2025 · Thesis · Open Access
Afsaridah 2025. Pengaruh Teknik Sosiodrama Terhadap Perilaku Disiplin Siswa Di SMPN 1 Tanjung Palas Tengah. Pemimbing utama Nisa Ariantini, M.Pd dan Pembimbing kedua Siti Rahmi, S.Sos.I., M.Pd. Perilaku disiplin merupakan kondisi yang tercipta dalam bentuk melalui proses dari serangkaian perilaku yang menunjukan niali-nilai ketaatan,kepatuhan,kesetiaan, keteraturan, dan ketertiban. Berdasarkan obervasi ditemukan, masih ada siswa yangmengalami perilaku disiplin seperti melanggar peraturan dan tata tertib disekolah. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah perilaku disiplin siswa adalah menerapkan layanan bimbingan kelompok. Bimbingan kelompok dapat membantu dalam menyelesaikan masalah peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik sosiodrama terhadap perilaku disipli siswa kelas VIII Di SMPN 1 Tanjung palas Tengah. Jenis penelitian ini adalah kuantitaif dengan pre-experimental dengan desain one group pretest and post-test design. Jenis pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan random sampling sebanyak 10 peserta didik kelas VIII. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket berupa skala likert tentang perilaku disiplin analisis data dengan statistik deskriptif dan inferensial menggunakan uji Wilcoxon. Berdasarkan hasil penelitian ini, perhitungan Uji Wilcoxon dengan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000>0,05, maka Ha diterima dan Ho ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap perilaku disiplin kelas VIII di SMPN 1 Tanjung Palas Tengah.